Top PDF BAB 1 Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, Dan Ldr Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2012.

BAB 1  Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, Dan Ldr Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2012.

BAB 1 Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, Dan Ldr Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2012.

Perekonomian di Indonesia berkembang dan tumbuh dengan berbagai macam lembaga keuangan, salah satunya adalah Lembaga Keuangan Perbankan. Bank merupakan lembaga keuangan terpenting dan sangat mempengaruhi perekonomian baik secara mikro maupun secara makro. Bank secara sederhana dapat diartikan sebagai lembaga keuangan yang kegiatan utamanya adalah menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali dana tersebut ke masyarakat serta memberikan jasa bank lainnya (Kasmir, 2012:12). Disamping untuk meningkatkan perekonomian negara bank juga bertujuan untuk meningkatkan pembangunan nasional (Sudiyatno, 2010:125).
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH RASIO CAR, BOPO, DAN LDR TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA  Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, Dan Ldr Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2012.

ANALISIS PENGARUH RASIO CAR, BOPO, DAN LDR TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, Dan Ldr Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2012.

Penelitian ini meneliti pengaruh rasio CAR, BOPO, dan LDR terhadap kinerja keuangan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2008-2012. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI pada periode 2008-2012 yang telah dipublikasikan di Indonesia Capital Market Directory (ICMB) dan dibukukan di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Berdasarkan karakteristik yang telah ditentukan diperoleh 21 perusahaan dari 30 perusahaan, jumlah data menjadi 105 data.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH RASIO CAR, BOPO, DAN LDR TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN   Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, Dan Ldr Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2012.

ANALISIS PENGARUH RASIO CAR, BOPO, DAN LDR TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, Dan Ldr Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2012.

Alhamdulillah, puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik serta hidayah-Nya kepada kita semua, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Analisis rasio keuangan memegang peranan penting dalam keputusan investasi para investor. Selain sebagai acuan pengambilan keputusan investasi, analisis ini juga memegang peranan penting dalam pengevaluasian kinerja keuangan perusahaan agar dapat lebih efisien dan efektif dalam penggunaan modal perusahaan. Dengan ini, penulis mengambil judul “ ANALISIS PENGARUH RASIO CAR, BOPO, DAN LDR TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (Studi Kasus Tahun. 20082012)”. Skripsi ini disusun dengan maksud untuk memenuhi syarat dalam rangka menyelesaikan program pendidikan Strata-1 Program Studi Manajemen pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, dan LDR Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2012

Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, dan LDR Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2012

Sudiyatno (2010:126) profitabilitas merupakan indikator yang paling tepat digunakan untuk mengukur kinerja suatu bank. Ukuran profitabilitas pada perusahaan perbankan pada umumnya yang digunakan adalah ROE ( Return On Equity ) dan ROA ( Return On Asset ), karena ROE hanya mengukur return yang diperoleh dari investasi pemilik perusahaan dalam bisnis, sedangkan ROA kemampuan perusahaan untuk memperoleh earnings dalam operasi perusahaan dengan memanfaatkan aktiva yang dimilikinya. Sehingga dalam penelitian ini menggunakan ROA sebagai ukuran kinerja keuangan perbankan. Semakin besar ROA menunjukan kinerja yang semakin baik, karena tingkat pertambahan laba meningkatkan pertumbuhan asset. Apabila ROA meningkat, berarti tingkat profitabilitas perusahaan ikut meningkat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah rasio CAR, BOPO, dan LDR berpengaruh terhadap kinerja keuangan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2008-2012
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH RASIO BOPO, LDR, CAR, DAN NPL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN  Analisis Pengaruh Rasio BOPO, LDR, CAR, Dan NPL Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan (Studi Empiris Perusahahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Periode 2010-2013).

ANALISIS PENGARUH RASIO BOPO, LDR, CAR, DAN NPL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN Analisis Pengaruh Rasio BOPO, LDR, CAR, Dan NPL Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan (Studi Empiris Perusahahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Periode 2010-2013).

pendapatan yang tumbuh pesat melebihi pertumbuhan biaya yang dibatasi pada 9%, Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat sebesar 11% menjadi Rp23,4 triliun, dan pinjaman nasabah meningkat pula sebesar 14% menjadi Rp 19,6 triliun, (www.bi.go.id). Peningkatan ini umumnya didorong oleh kenaikan pinjaman modal kerja, ditunjukan dengan alokasi likuiditas yang baik dengan rasio LDR sebesar 83%. Peningkatkan kinerja pada tahun 2013 direalisasikan melalui prinsip kehati-hatiannya dan pengendalian terkontrol pada risiko kredit dan risiko lainnya, yang diterapkan oleh Bank dan Grup HSBC. Dimana Rasio Kredit Bermasalah (NPL) tetap terjaga kurang dari 1% dan Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (CAR) terjaga pada level di atas 13% , (www.bi.go.id).
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, Nim, Ldr, Dan Npl Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan (Studi Kasus Pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2008-2010).

PENDAHULUAN Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, Nim, Ldr, Dan Npl Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan (Studi Kasus Pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2008-2010).

6. Mengetahui pengaruh dari Capital Adequacy Ratio (CAR) , BOPO , Net Interest Margin (NIM) , Loan to Deposit Ratio (LDR) , Non Performing Loan (NPL) secara simultan berpengaruh terhadap kinerja keuangan perbankan yang diukur dengan Return on Asset (ROA)

8 Baca lebih lajut

Analisis pengaruh bopo, car, ldr terhadap kinerja keuangan perbankan yang terdaftar di bei - Perbanas Institutional Repository

Analisis pengaruh bopo, car, ldr terhadap kinerja keuangan perbankan yang terdaftar di bei - Perbanas Institutional Repository

Menurut Faezal (2013) Biaya operasional terhadap beban operasional dimana bergerak dibidang perbankan dengan melakukan efesiensi operasi untuk mengetahui apakah bank dalam operasinya yang berhubungan dengan usaha pokok bank, dilakukan dengan benar dalam arti sesuai yang di harapkan dan pemegang saham. Biaya operasinal dihitung berdasarkan penjumlahan dari total beban bunga dan total beban operasional lainnya. Pendapatan operasional adalah penjumlahan dari total pendapatan bunga dan total pendapatan bunga dan total pendapatan operasional lainnya. Semakin kecil ratio ini berarti semakin efisien biaya operasional yang di keluarkan oleh bank yang bersangkutan. Ratio biaya operasional digunakan untuk mengukur tingkat efisien dan kemampuan bank dalam melakukan kegiatan operasionalnya. Biaya operasional terhadap pendapatan operasional menunjukkan apakah bank telah menggunakan semua faktor produk sinyal dengan tepat guna dan hasil manajemen bank dalam mengelolah kredit bermasalah yang diberikan oleh bank. Semakin kecil rasio ini berarti semakin efisien biaya operasional yang dikeluarkan bank yang bersangkutan sehingga
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Analisis pengaruh bopo, car, ldr terhadap kinerja keuangan perbankan yang terdaftar di bei - Perbanas Institutional Repository

Analisis pengaruh bopo, car, ldr terhadap kinerja keuangan perbankan yang terdaftar di bei - Perbanas Institutional Repository

Perbankan mempunyai peranan besar terhadap perekonomian suatu Negara berkembang maupun Negara maju. Setiap pelaku ekonomi dalam menjalankan setiap kegiatan tentunya menginginkan mencari laba atau berusaha meningkatkan laba. Kinerja keuangan merupakan perusahaan yang dapat mengukur kebeerhasilan perusahaan dalam menghasilkan laba, sehingga dapat melihat prospek, pertumbuhan, dan potensi perkembangan baik perusahaan dengan mengandalkan sumber daya yang ada. Studi ini bertujuan untuk menguji pengaruh Biaya Operasional Terhadap Beban Operasional (BOPO), Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan To Deposit Ratio (LDR), Devisa di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2012-2016. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda. Hasil analisis data menunjukkan Biaya Operasional terhadap Beban Operasional (BOPO) berpengaruh terhadap kinerja keuangan perbankan, sedangkan Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan To Deposit Ratio (LDR) tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perbankan.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH RASIO BOPO, LDR, CAR, DAN NPL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN  Analisis Pengaruh Rasio BOPO, LDR, CAR, Dan NPL Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan (Studi Empiris Perusahahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Periode 2010-2013).

ANALISIS PENGARUH RASIO BOPO, LDR, CAR, DAN NPL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN Analisis Pengaruh Rasio BOPO, LDR, CAR, Dan NPL Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan (Studi Empiris Perusahahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Periode 2010-2013).

Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa BOPO berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan (ROA) dengan yaitu -22,344 < 1,9802 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Sehingga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jika BOPO meningkat yang berarti tingkat efisiensi menurun, maka ROA yang diperoleh bank akan menurun. Loan to Deposit Ratio (LDR) dalam penelitian ini tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan sebesar -1,9802 ≤ - 0,881 ≤ 1,9802dan tingkat signifikansi sebesar 0,380 > 0,05. Semakin tinggi LDR suatu bank tidak menjadi tolak ukur keberhasilan manajemen bank untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan perbankan tersebut. Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan (ROA) yang dibuktikan dengan sebesar 2,232 > 1,9802 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,027 < 0,05. Semakin tinggi tingkat kecukupan modal (CAR) suatu bank dapat menjadi tolak ukur keberhasilan manajemen bank dalam meningkatkan kinerja keuangan. Non Performing Loan(NPL) berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets (ROA) dengan yaitu 19,285 > 1,9802 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,005. Sehingga dapat ditarik kesimpulan jika semakin kecil nilai NPL maka semakin kecil pula risiko kegagalan kredit yang disalurkan, yang berpotensi meningkatkan pendapatan bunga dan perolehan laba, sehingga akan meningkatkan kinerja keuangan perusahaan perbankan tersebut.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH RASIO CAR, BOPO, NIM, LDR, DAN NPL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN  Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, Nim, Ldr, Dan Npl Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan (Studi Kasus Pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesi

ANALISIS PENGARUH RASIO CAR, BOPO, NIM, LDR, DAN NPL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, Nim, Ldr, Dan Npl Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan (Studi Kasus Pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesi

( p= 0,471 > 0,05). Hal ini dimungkinkan kemampuan bank dalam memperoleh laba dari bunga tidak cukup besar untuk dapat dijadikan sebagai laba perusahaan. Loan to Deposit Ratio (LDR) berpengaruh positif signifikan terhadap ROA dengan t hitung = 2,089 > 1,988 ( p= 0,040 < 0,05). Non Performing Loan (NPL)

14 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH RASIO CAR, BOPO, NIM, LDR, DAN NPL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN  Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, Nim, Ldr, Dan Npl Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan (Studi Kasus Pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesi

ANALISIS PENGARUH RASIO CAR, BOPO, NIM, LDR, DAN NPL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, Nim, Ldr, Dan Npl Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan (Studi Kasus Pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesi

Bank dianggap sebagai penggerak roda perekonomian suatu Negara. Fungsi bank sebagai lembaga keungan sangat vital, misalnya menciptaan peredaran uang untuk menunjang kegiatan usaha, tempat menyimpan uang, melakukan pembayaran atau penagihan. Peran perbankan dalam pembiayaan akan semakin besar, hal tersebut disebabkan dana yang diperlukan dalam pembangunan berasal atau dihimpun dari masyarakat melalui perbankan, yang kemudian disalurkan kembali kepada masyarakat berupa pemberian kredit guna menuju kearah yang lebih produktif. Penilaian kinerja perusahaan penting dilakukan baik oleh manajemen, pemegang saham, pemerintah maupun pihak lain yang berkepentingan dan berkaitan dengan distribusi kesejahteraan diantara mereka, tidak terkecuali perbankan. Untuk menilai kinerja keuangan dilakukan dengan medote analisis rasio keuangan CAMEL ( capital, asset, management, earning, dan liquidity ).
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Pengaruh Risiko Usaha Bank Terhadap Return On Assets Pada Bank Umum Nasional Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh Risiko Usaha Bank Terhadap Return On Assets Pada Bank Umum Nasional Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

“Analisis Pengaruh CAR, LDR, NIM, NPL, BOPO, dan DPK Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan Studi Kasus Pada Bank Umum Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2008-2012”, Skripsi Fak[r]

3 Baca lebih lajut

ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PERBANKAN SYARIAH DENGAN PERBANKAN KONVENSIONAL YANG TERDAFTAR DI BANK INDONESIA.

ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PERBANKAN SYARIAH DENGAN PERBANKAN KONVENSIONAL YANG TERDAFTAR DI BANK INDONESIA.

Rindawati melakukan penelitian terhadap dua bank syariah dan enam bank konvensional pada tahun 2007 tentang kinerja keuangan perbankan syariah dengan perbankan konvensional dengan menggunakan rasio CAR, NPL, ROA, ROE, BOPO, dan LDR. Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata rasio keuangan perbankan syariah (NPL dan LDR) lebih baik secara signifikan dibandingkan dengan perbankan konvensional, sedangkan pada rasio-rasio yang lain perbankan syariah lebih rendah kualitasnya. Akan tetapi penelitian yang dilakukan Maharani pada Bank Muamalat dan Bank Rakyat Indonesia pada tahun 2010 terdapat perbedaan dengan Rindawati. Menurut maharani rasio keuangan perbankan syariah NPL dan LDR tidak lebih baik dibandingkan konvensional. Dan maharani menyimpulkan bahwa kinerja keuangan perbankan syariah berbeda dengan kinerja keuangan perbankan konvensional.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

Pengaruh CAR, LDR, BOPO, dan NPL Terhadap Profitabilitas Perbankan (Studi pada Bank yang Listed di Bursa Efek Indonesia Tahun 2010-2012)

Pengaruh CAR, LDR, BOPO, dan NPL Terhadap Profitabilitas Perbankan (Studi pada Bank yang Listed di Bursa Efek Indonesia Tahun 2010-2012)

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan tahunan dari bank yang terdaftar di BEI selama periode 2010-2012, jurnal-jurnal, penelitian-penelitian terdahulu, Statistik Perbankan Indonesia, Direktori Perbankan Indonesia. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis regresi berganda dengan tingkat signifikansi (α) 5%. Populasi dalam penelitian ini adalah bank yang terdaftar pada BEI. Seluruh populasi sasaran dalam penelitian ini menjadi sampel.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Pengaruh CAR, LDR, BOPO, dan NPL Terhadap Profitabilitas Perbankan (Studi pada Bank yang Listed di Bursa Efek Indonesia Tahun 2010-2012)

Pengaruh CAR, LDR, BOPO, dan NPL Terhadap Profitabilitas Perbankan (Studi pada Bank yang Listed di Bursa Efek Indonesia Tahun 2010-2012)

“Analisis Pengaruh Rasio CAR, BOPO, NPL, NIM dan LDR Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan Studi Kasus Perusahaan Perbankan Yang Tercatat Di BEJ Periode Juni 2002 – Juni 2007”.Tesis, Prog[r]

2 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN  Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan (Studi kasus pada perusahaan Food and Beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2008-2012.

ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan (Studi kasus pada perusahaan Food and Beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2008-2012.

Berdasarkan sampel diatas merupakan perusahaan yang dipilih sesuai dengan karakteristik yang sudah dijelaskan pada bab sebelumnya. Perusahaan-perusahaan yang diambil sudah terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dalam penelitian ini terdapat banyak perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, akan tetapi yang memenuhi kriteria untuk diteliti sebanyak 10. Jumlah data yang dipakai sebanyak 50 (10x5). Penelitian menggunakan 3 variabel yaitu Current Ratio (CR), Debt to Equity (DER), Gross Profit Margin (GPM).
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - ANALISIS PENGARUH NPL, NIM, DAN ROE TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN PERBANKAN UMUM YANG TERDAFTAR DI BEI (2012-2016) - UMBY repository

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - ANALISIS PENGARUH NPL, NIM, DAN ROE TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN PERBANKAN UMUM YANG TERDAFTAR DI BEI (2012-2016) - UMBY repository

Menurut penelitian Ulfa Maria (2014) tentang pengaruh kinerja keuangan terhadap harga saham bank umum milik pemerintah di BEI dimana hasil penelitiannya LDR, ROA, NPM, dan CAR secara simultan atau bersama- sama akan berpengaruh terhadap harga saham. Secara parsial variabel LDR, ROA, dan CAR berpengaruh tidak signifikan terhadap harga saham, sedangkan NPM memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham pada Bank Umum Milik Pemerintah yang go publik di Bursa Efek Indonesia.

9 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh CAR, NPL, BOPO, NIM dan LDR terhadap ROA (Studi Kasus pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Periode 2007-2012).

Analisis Pengaruh CAR, NPL, BOPO, NIM dan LDR terhadap ROA (Studi Kasus pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Periode 2007-2012).

Persaingan bisnis yang semakin ketat menuntut bank untuk meningkatkan kinerjanya agar dapat menarik investor. Investor sebelum menginvestasikan dananya memerlukan informasi mengenai kinerja perusahaan. Pengguna laporan keuangan bank membutuhkan informasi yang dapat dipahami, relevan, andal dan dapat dibandingkan dalam mengevaluasi posisi keuangan dan kinerja bank serta berguna dalam pengambilan keputusan ekonomi Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), BOPO, Net Interest Margin (NIM) dan Loan to Deposit Ratio (LDR) terhadap Return On Asset (ROA) perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2007-2012.
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

DAFTAR PUSTAKA  Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Menggunakan Metode Camel Pada Bank Konvensional Di Indonesia.

DAFTAR PUSTAKA Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Menggunakan Metode Camel Pada Bank Konvensional Di Indonesia.

Sudiyatno, Bambang dan Jati Suroso, 2010, Analisis Pengaruh Pihak Ketiga, BOPO, CAR, dan LDR terhadap kinerja keuangan pada sektor perbankan yang go public di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2005-2008, Dinamika keuangan dan perbankan, Mei 2010, hal.125-137, ISSN : 1979-4878.

4 Baca lebih lajut

Pengaruh Reformasi Pajak Tahun 2008 Terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh Reformasi Pajak Tahun 2008 Terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Pemerintah Indonesia telah melakukan perubahan perundang - undangan di bidang perpajakan pada tahun 2008 dengan mengeluarkan beberapa undang undang pajak baru mulai 1 Januari 2009, yaitu UU No 28/2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, serta UU No 36/2008 tentang Pajak Penghasilan. Perubahan Reformasi Pajak 2008 yaitu dengan mengenakan tarif berbeda pada wajib pajak perorangan dan wajib pajak badan.

13 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...