Top PDF Analisis Sistem Persediaan Bahan Baku di PT Mustika Raga, Jakarta

Analisis Sistem Pengendalian Persediaan Bahan Baku di PT Septatrada Hardaguna, Gunung Putri - Bogor

Analisis Sistem Pengendalian Persediaan Bahan Baku di PT Septatrada Hardaguna, Gunung Putri - Bogor

Dengan metode simulasi dicari kombinasi yang tepat antara pemesanan optimum (Q) dan titik pemesanan kembali (R) yang menghasilkan total biaya persediaan terendah dan waktu pemesanan yang optimal. Pada metode simulasi terlebih dahulu dilakukan uji distribusi probabilitas yaitu uji chi kuadrat untuk mengetahui sebaran petuang data kebutuhan bahan baku. Berdasarkan uji chi kuadrat yang dilakukan didapatkan bahwa data tingkat kebutuhan tepung terigu, gula pasir dan baker's fat pada bulan Juni-Agustus berdistribusi empiris dan data tingkat kebutuhan tepung terigu, gula pasir dan baker's fat pada bulan September-November berdistribusi normal.
Baca lebih lanjut

121 Baca lebih lajut

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA PT INDUKTORINDO UTAMA

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA PT INDUKTORINDO UTAMA

Tabel 4.26 Use Case specification untuk “Mendata BAS” 138 Tabel 4.27 Use Case specification untuk “Mencetak BAS” 138 Tabel 4.28 Use Case specification untuk “View BAS” 139 Tabel 4.29 Use Case specification untuk “View Laporan Bahan Baku” 140 Tabel 4.30 Use Case specification untuk “view Laporan Bahan Baku Sisa” 140 Tabel 4.31 Use Case specification untuk “view Laporan Bahan Baku

23 Baca lebih lajut

Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Busa pada PT. "X" untuk Meminimumkan Biaya Persediaan.

Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Busa pada PT. "X" untuk Meminimumkan Biaya Persediaan.

Masalah persediaan merupakan salah satu masalah penting yang harus diselesaikan oleh perusahaan. Salah satu upaya dalam mengantisipasi masalah persediaan ini adalah dengan mengadakan suatu sistem pengendalian persediaan. Kebutuhan akan sistem pengendalian persediaan muncul karena adanya permasalahan yang mungkin dihadapi oleh perusahaan seperti kelebihan atau kekurangan persediaan. Jika perusahaan mengalami kelebihan persediaan maka banyak resiko yang harus diatasi perusahaan seperti kerusakan barang, biaya perawatan barang, serta tertanamnya modal. Agar dapat memenuhi permintaan konsumen secara maksimal, perusahaan yang bergerak di bidang produksi sudah tentu membutuhkan bahan baku untuk diproses. Untuk memenuhi kebutuhan bahan baku, dibutuhkan peranan manajemen yang baik untuk menunjang kelancaran proses produksi. Salah satu cara untuk menunjang kelancaran proses produksi yaitu dengan melakukan pengendalian persediaan bahan baku.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Analisis kebijakan perusahaan dalam pengendalian persediaan bahan baku di PT. X

Analisis kebijakan perusahaan dalam pengendalian persediaan bahan baku di PT. X

Studi tentang manajemen rantai suplai dilakukan oleh Aini (2005) dan Usman (2007). Aini (2005) dengan judul penelitian Analisis Sistem Pasokan Sayuran ke Ritel menggunakan pendekatan analisis deskriptif untuk menyatakan bahwa alokasi penggunaan biaya terbesar dalam pengadaan barang (procurement) dan distribusi adalah pembelian bahan baku yang dilakukan secara kredit dan tunai serta biaya transportasi. Untuk itu perusahaan perlu melakukan efisiensi biaya dengan melakukan penghematan di sektor lain seperti biaya pemesanan (ordering cost) yang berkurang setelah beralih pada media elektronik. Selain itu perusahaan juga akan berusaha meningkatan pendapatan penjualan karena diharapkan dapat mengurangi biaya tetap perusahaan. Faktor lain yang juga mempengaruhi tingkat keuntungan perusahaan adalah minimisasi persentase jumlah barang yang kembali dari pasar ( return). Jika presentase jumlah produk atau barang yang dikembalikan dari konsumen semakin rendah maka kinerja perusahaan dalam melakukan penanganan distribusi produk dikatakan baik, sebaliknya ketika presentase jumlah produk return banyak maka kinerja distribusi produk yang dilakukan oleh perusahaan rendah.
Baca lebih lanjut

119 Baca lebih lajut

Analisis pengendalian persediaan bahan baku impor dengan simulasi monte carlo di PT Goodyear Indonesia Tbk - Bogor

Analisis pengendalian persediaan bahan baku impor dengan simulasi monte carlo di PT Goodyear Indonesia Tbk - Bogor

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sistem pengendalian persediaan bahan baku impor di PT Goodyear Indonesia, Tbk., menganalisis tingkat persediaan dan kebijakan pengendalian persediaan bahan baku impor yang optimal atau sesuai dengan kebutuhan perusahaan, menghasilkan model penentu kebijakan pengendalian bahan baku impor dalam rangka menjaga kelancaran produksi dan meningkatkan efisiensi, mengetahui tingkat efisiensi metode yang digunakan oleh perusahaan dibandingkan dengan metode simulasi dalam hal penghematan biaya persediaan bahan baku impor. Analisis pengendalian persediaan bahan baku impor mengkaji beberapa aspek di antaranya analisis ABC, simulasi permintaan bahan baku impor, jumlah pemesanan optimal (economic order quantity), persediaan pengaman (safety stock), titik pemesanan kembali (re-order point), dan total biaya persediaan bahan baku impor.
Baca lebih lanjut

204 Baca lebih lajut

Analisis biaya persediaan bahan baku ayam di restoran hartz chicken buffet (HCB) Bogor

Analisis biaya persediaan bahan baku ayam di restoran hartz chicken buffet (HCB) Bogor

Hartz Chicken Buffet (HCB) dalam proses produksinya menggunakan bermacam-macam bahan baku sesuai dengan macam menu yang disajikan. Jenis produk olahan yang disajikan antara lain: Chicken Fillet, Liver, Hartz sp Nugget, Beef Nugget, Gizzard, Chicken by Pieces, Chicken Whole, Part Wing Cut. Pengadaan semua jenis bahan baku dilakukan berdasarkan kebutuhan sesuai dengan rata-rata pemakaian periode sebelumnya. Perusahaan menetapkan standar mutu bahan baku yang diterima dari supplier untuk menjaga kualitas menu. Semua jenis bahan baku yang akan dianalisis merupakan bahan baku yang paling banyak digunakan dibandingkan dengan jenis bahan baku lainnya. Perusahaan menerima pasokan bahan baku dari beberapa suplier tergantung jenis bahan baku yang mereka butuhkan. Semua jenis bahan baku karkas ayam dipesan dari PT Charoen Pokphand yang berlokasi di Jakarta. Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk semua jenis bahan baku dalam penerimaan bahan baku dari supplier, yaitu tekstur, warna kulit, kesegaran, bau, wadah pengangkutan.
Baca lebih lanjut

81 Baca lebih lajut

Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Spare Parts Gudang Bahan Baku Line 1 PT TDI

Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Spare Parts Gudang Bahan Baku Line 1 PT TDI

EOI merupakan sistem pemesanan interval tetap untuk menentukan waktu dan jumlah pemesanan optimum untuk persediaan. Pada pembelian satuan dan gabungan, pemisahan pesanan jarang dilakukan untuk tiap item. Biasanya, pemasok menyediakan banyak item, dan ini lebih ekonomis untuk pemesanan gabungan. Ketika semua item dari sumber yang sama dipesan bersamaan, tinjauan level stok untuk item tersebut dapat dikoordinasikan dan perawatan inventori dapat ditekan menjadi minimum serta penghematan biaya logistik dan transportasi sangat dimungkinkan. Pada persiapan pemesanan gabungan, kuantitas tiap item yang dipesan berdasarkan interval waktu antara order pada group tersebut. Permasalahan mendasar pada situasi ini adalah penentuan interval waktu yang mana akan meminimalkan biaya inventori pada biaya grup keseluruhan.
Baca lebih lanjut

71 Baca lebih lajut

Sistem Informasi Persediaan Bahan Baku Pada PT. Deka Interior Contractor Jakarta

Sistem Informasi Persediaan Bahan Baku Pada PT. Deka Interior Contractor Jakarta

PT. Deka Interior Contractor yang mulanya beralamat di Cilandak, Ratu Prabu II, hanya berupa rumah kecil dan semua kegiatan administrasi, keuangan, dan desain dilakukan di rumah ini. Karyawannya pun dulu hanya berjumlah 4 orang yang terdiri dari, satu orang pada administrasi/sekretaris, satu orang pada bidang keuangan, satu orang pada bidang desain interior dan 1 orang lagi supervisor. Dan produksi barang/furniture, PT. Deka Interior Contractor memberikan proyek juga kepada perusahaan manufaktur. Karena mempertimbangkan lokasinya sekarang dengan lokasi proyek, maka ia memutuskan untuk pindah lokasi.
Baca lebih lanjut

155 Baca lebih lajut

Analisis Sistem Pengadaan Dan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Jamu Tradisional Pada PT X Bogor

Analisis Sistem Pengadaan Dan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Jamu Tradisional Pada PT X Bogor

Dalam industri jamu tradisional pengadaan dan persediaan bahan baku merupakan faktor yang sangat penting dalam proses produksi. Hal ini disebabkan karena simplisia sebagai bahan baku jamu berasal dari tanaman obat dengan kualitas yang beragam dan bersifat bergantung dari alam. Kondisi tersebut bertentangan dengan kebutuhan simplisia secara kontinu dengan kualitas sesuai standar perusahaan dalam proses produksi. Seiring dengan kenaikan jumlah perusahaan yang bergerak dalam industri jamu tradisional setiap tahunnya menyebabkan peningkatan penggunaan simplisia. Padahal simplisia yang digunakan biasanya berasal dari hutan atau kebun sehingga bersifat musiman dan dapat terjadi kelangkaan sewaktu-waktu. Untuk menjaga kelangsungan proses produksi dan efisiensi biaya perusahaan dapat menerapkan suatu sistem pengendalian persediaan yang mampu untuk mengantisipasi ketidakpastian dan kemungkinan lain seperti kekurangan atau kelebihan bahan baku.
Baca lebih lanjut

122 Baca lebih lajut

gunadarma 10204970 ssm fe

gunadarma 10204970 ssm fe

ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA PROSES DAUR ULANG PLASTIK DALAM MENGHASILKAN PRODUK TUTUP GALON DENGAN MENGGUNAKAN METODE EOQ DAN SISTEM PRODUKSI JIT PADA PT.. MULIA MITRAPLAST - CIK[r]

1 Baca lebih lajut

Analisis Sistem Pengendalian Persediaan Bahan Baku Utama Biskuit di PT XYZ

Analisis Sistem Pengendalian Persediaan Bahan Baku Utama Biskuit di PT XYZ

Tabel 7 merupakan hasil analisis ABC atas bahan baku, dimana penentuan tersebut didasarkan pada penggunaan bahan baku yang paling banyak dalam proses produksi dan mengeluarkan biaya dalam jumlah yang tinggi. Bahan baku yang termasuk kedalam kategori penting dengan persentasi kumulatif biaya yang digunakan mencapai 70 persen agar mendapatkan perhatian lebih dalam pengendalian persediaannya. Berdasarkan hasil analisis pada Tabel 7, bahan baku yang berada di kelas A yaitu gula, tepung terigu dan bubuk cokelat yang secara berurutan memiliki persentase biaya kumulatif sebesar 30,59 persen, 50,37 persen dan 69,83 persen. Di kelas B, setelah bubuk cokelat adalah shortening dengan presentase kumulatif biaya sebesar 82,37 persen. Di kelas C, menggenapi presentase biaya sampai dengan 100 persen yaitu pewarna berupa lake brilliant blue dan perasa berupa butter flavor dengan jumlah penggunaan per tahun sebesar 0,05 ton dan 0,11 ton.
Baca lebih lanjut

72 Baca lebih lajut

Analisis Sistem Informasi Akuntansi Pengendalian Persediaan Bahan Baku pada PT. X.

Analisis Sistem Informasi Akuntansi Pengendalian Persediaan Bahan Baku pada PT. X.

Persediaan berpengaruh baik pada neraca maupun laporan laba rugi. Persediaan harus ditangani dengan baik, selain penyimpanan dan pengeluarannya juga pemasukannya ke perusahaan. Kesalahan dalam pemasukan yang disebabkan karena harga dan kualitas akan mempengaruhi terhadap harga pokok penjualannya (La Midjan, 1995).

18 Baca lebih lajut

Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku dan Bahan Pendukung pada PT. MGN

Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku dan Bahan Pendukung pada PT. MGN

PT. MGN merupakan perusahaan manufaktur kayu olahan yang mengkhususkan pada produk easel dan frame. Penjualan PT. MGN berorientasi ekspor dengan negara tujuan Korea Selatan berdasarkan sistem pemesanan. Akan tetapi, saat ini PT. MGN belum mampu memenuhi seluruh pesanan yang ditentukan sebelumnya untuk setiap kali pengiriman barang. Kondisi ini membuat PT. MGN kehilangan kesempatan meraih keuntungan dari produk yang tidak dapat dipenuhi. Kekurangan persediaan yang terjadi disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya keterbatasan dalam pengendalian bahan baku, keterbatasan kapasitas alat transportasi dan keterbatasan kapasitas produksi .
Baca lebih lanjut

40 Baca lebih lajut

Sistem Informasi Persediaan Bahan Baku Pada PT Berkat Manunggal Jaya Semarang.

Sistem Informasi Persediaan Bahan Baku Pada PT Berkat Manunggal Jaya Semarang.

Suatu sistem yang baik harus mampu memberikan informasi pada waktunya, dengan data-data yang akurat dan tepat dalam proses pengolahannya. Salah satu faktor yang terjadi pada PT Berkat Manunggal Jaya adalah Sering terjadi kesalahan dalam penghitungan stok barang pada kartu stok serta membutuhkan waktu yang cukup lama untuk membuat laporan persediaan dan transaksi barang masuk maupun keluar, karena harus mengumpulkan data pada mutasi atau LOM untuk dilakukan pengecekan transaksi dengan kartu stok dan jumlah fisik barang. Sering terjadi kehilangan data softcopy yang tersimpan pada komputer, karena terlalu banyak file sehingga resiko kehilangan file lebih besar. PT Berkat Manunggal Jaya Semarang memerlukan sebuah sistem informasi yang mampu memberikan bantuan dalam mengatasi permasalahan dan mempercepat proses transaksi barang masuk dan keluar serta menghasilkan laporan-laporan yang standart. Perancangan sistem dan pembuatan aplikasi Persediaan Bahan Baku dengan menggunakan metode pengembangan System Development Life Cycle (SDLC), Microsoft Visual Basic 6.0 sebagai programnya, MySQL sebagai database server, dan Crystal Report untuk laporan. Dari hasil analisis dan perancangan sistem, dapat disimpulkan bahwa sistem persediaan bahan baku pada yang sudah dibuat dapat mengatasi permasalahan administrasi di gudang yang berhubungan dengan pendataan data, pengolahan data transaksi dan membuat laporan persediaan bahan baku dengan format yang standar perusahaan pada umumnya. Sistem persediaan bahan baku bisa menjadi solusi yang baik untuk mengatasi permasalahan administrasi gudang pada PT Berkat Manunggal Jaya Semarang..
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PERBAIKAN TATA LETAK GUDANG BAHAN BAKU DAN ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU   PERBAIKAN TATA LETAK GUDANG BAHAN BAKU DAN ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU DI PT. MACANAN JAYA CEMERLANG.

PERBAIKAN TATA LETAK GUDANG BAHAN BAKU DAN ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU PERBAIKAN TATA LETAK GUDANG BAHAN BAKU DAN ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU DI PT. MACANAN JAYA CEMERLANG.

Keadaan gudang bahan baku di PT. Macanan Jaya Cemerlang tidak teratur. Bahan baku diletakkan menjadi satu tanpa ada pemisahan yang jelas untuk tiap jenis bahan baku. Sistem pengambilan barang secara FIFO (First in First Out)sulit untuk diterapkan karena barang sulit diambil dan allowance antar bahan baku hampir tidak ada. PT. Macanan Jaya Cemerlang dalam melakukan pemesanan bahan baku tidak mempunyai dasar dalam menentukan jumlah pemesanan dan waktu pemesanan. Pemesanan bahan baku hanya berdasarkan perkiraan saja sehingga jumlah bahan baku berlebihan, gudang tidak dapat menampung bahan baku dan biaya total persediaan menjadi tinggi.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...