Top PDF Aspek-Aspek Filosofi Kepemimpinan Dalam Al-Qur'an Dan As-Sunnah

Aspek-Aspek Filosofi Kepemimpinan Dalam Al-Qur'an Dan As-Sunnah

Aspek-Aspek Filosofi Kepemimpinan Dalam Al-Qur'an Dan As-Sunnah

Leadership is the ability of a person to influence and motivate others to do something according to common goals. Leaders must be based on the iman, ta'abbudi, charity sholeh and akhlaqul karimah in carrying out his leadership to achieve prosperity and salvation of the world and the hereafter. In the Qur'an and as-Sunnah are known several words of designation for leadership include: Khalifah, Amiir (ulul amr), and Imamah, region, and ri'ayah. A leader must have at least four aspects as Rasulullah SAW exemplifies, namely: Shiddiq, Amanah, Tabligh and Fathanah. Shiddiq means honest in word and deed, trust means trustworthy in keeping responsibility, Tabligh means convey all kindness to its people and fathanah means smart in managing society. The purpose of leadership in Islam is to uphold Islam (Iqamatuddin) and world based on Shari'a Islam
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

MODERASI ISLAM (WASATHIYAH ISLAM) PERSPEKTIF AL-QUR AN, AS-SUNNAH SERTA PANDANGAN PARA ULAMA DAN FUQAHA. Khairan Muhammad Arif

MODERASI ISLAM (WASATHIYAH ISLAM) PERSPEKTIF AL-QUR AN, AS-SUNNAH SERTA PANDANGAN PARA ULAMA DAN FUQAHA. Khairan Muhammad Arif

Pertama: Al-Qardhawi adalah ulama abad 21 yang sangat paham terhadap maqashid syari’ah dan thuruq Istinbath Nushus Syar’iyah di era modern. Al-Qardhawi mampu berijtihad menjawab problematika dan isu-isu keIslaman kontnporer dalam bingkai Al-Qur’an dan As-Sunnah, lalu disinergikan dengan kondisi umat Islam modern. Pandangan dan Ijtihad Al-Qardhawi dalam masalah fiqh Syariah, tsaqafah Islamiyah kontenporer dan dalam mensosialisasikan serta mendakwah Islam wasathiyah, sebagai bukti beliau adalah tokoh yang sangat sulit dicari bandingannya dalam dunia Islam. Al-Qardhawi berusaha melakukan modernisasi dan revitalisasi hukum-hukum Islam dan Syariah sesuai dengan budaya dan kondisi manusia modern dalam banyak karya ilmiahnya. Diantaranya adalah karya beliau yang berjudul “Al- Halal wal haram fi Al-Islam”, Fiqh Zakat, Fatawa Muashirah, Kaifa nata’amal ma’a Al-Qur’an Al-Adzim, kaifa nata’amal ma’a As-Sunnah An-Nabawaiyah, kaifa nata’amal ma’a At-turats. Dalam buku-buku ini, Al-Qardhawi telah melakukan moderniasi dan revitalisasi Istilah-istilah syari’ah yang masih kuno dalam kita-kitab fiqh klasik menjadi Istilah-istilah yang dapat dicerna dan dipahami oleh umat Islam dalam konteks modern dan budaya global. Realitas ini dapat dibuktikan dengan banyaknya pengehargaan dunia terhadap karya ilmiah dan ijtihad beliau dalam ilmu- ilmu keIslaman, juga pengakuan para Ulama dunia terhadap kompetensi dan konsistensi beliau terhadap arah pemikiran moderat, sebagaimana telah disebutkan di atas.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Otentifikasi Akseleratif Antara As-Sunnah dan Al-Qur an (Model Kajian Sumber Tasyri al-islami) Oleh: Abu Bakar Abak

Otentifikasi Akseleratif Antara As-Sunnah dan Al-Qur an (Model Kajian Sumber Tasyri al-islami) Oleh: Abu Bakar Abak

Namun, sebagian mufassir mengartikan bahwa yang dimaksudkan oleh ‘mafhum nash al-ayat tentang al-Kitab adalah sebutan lain untuk al- Qur'an, sedang al-Hikmah yaitu hukum-hukum yang terkandung dalam al- Kitab. Sebagian mufassir juga mengambil penafsiran bahwa maksud siyaq nash al-ayat (tema pokok yang tersebut dalam inti ayat) adalah al-Kitab dan as-Sunnah. Penafsiran-penafsiran ini semuanya menunjukkan pada arti bahwa Nabi s.a.w. adalah salah seorang Rasulullah di antara rasul-rasul lain yang dipilih dari kalangan manusia, seperti disebutkan dalam surah an- Nahl: 16 dan 36. Baginya diturunkan wahyu sebagai dasar untuk mengajarkan agama kepada segenap manusia, seperti diungkapkan dalam risalah kenabiannya, yang tidak mungkin dapat disangkal oleh manusia yang menerimanya, kecuali orang-orang kafir sebagaimana yang telah disebut oleh nash-nash al-Qur'an sendiri. Makna tema yang sama juga disebutkan dalam surah-surah antara lain: al-Baqarah: 129, 151, 231, 251; Ali Imran: 48, 81, 164, an-Nisa: 113 ; al-Maidah: 110 ; al-Isra': 39 ; al- Jumu'ah: 2.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

BAB II LANDASAN TEORI. ekonomi syariah merupakan bagian dari muamalat (hubungan antara manusia. Al-Qur`an dan As-sunnah sebagai sumber hukum Islam.

BAB II LANDASAN TEORI. ekonomi syariah merupakan bagian dari muamalat (hubungan antara manusia. Al-Qur`an dan As-sunnah sebagai sumber hukum Islam.

Showwam Azmy ( 2012 ), dengan judul Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Bagi Hasil Simpanan Mudharabah Pada Bank Umum Syariah di Indonesia Tahun 2005-2008, berdas[r]

25 Baca lebih lajut

Menurut Al-Qur`an dan As-Sunnah

Menurut Al-Qur`an dan As-Sunnah

Ibnu Abbas melanjutkan, “Nabi pun bangun dan beliau telah memahami apa yang dikatakan kepadanya oleh malaikat. Beliau menyuruh ‘Ammar bin Yasir dan sekelompok sahabatnya ke sumur tersebut yang airnya telah berubah seperti inai. Kemudian sumur itu dikeringkan. Setelah tampak batu besar, ia pun digulingkan, dan tampaklah di bawahnya kantong yang berisikan tali busur bersimpul sebelas. Kemudian mereka membawanya kepada Rasulullah. Maka, turunlah surah al-Falaq dan surah an-Naas. Kedua surah ini berjumlah 11 ayat dan sama dengan banyaknya buhul yang berjumlah 11 pula. Setiap kali beliau membaca satu ayat, lepaslah satu buhul. Setelah seluruh buhulnya terbuka, Rasulullah dapat bangkit dan seolah-olah terlepas dari ikatan. Buhul itu pun dibakar. Nabi menyuruh kita berlindung kepada Allah melalui kedua surah tersebut. Lubaid mengunjungi Rasulullah.
Baca lebih lanjut

108 Baca lebih lajut

Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Al-Qur`an dan As-Sunnah

Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Al-Qur`an dan As-Sunnah

Ayat-ayat Al-Qur`an yang Menjelaskan Keutamaan Menuntut Ilmu dan Kedudukan Ulama Allah Ta'ala berfirman menerangkan keutamaan ulama dan apa-apa yang mereka miliki dari kedudukan dan ket[r]

6 Baca lebih lajut

Al-qur\u27an Dan As-sunnah Sebagai Sumber Inspirasi Etos Kerja Islami

Al-qur\u27an Dan As-sunnah Sebagai Sumber Inspirasi Etos Kerja Islami

Agama Islam yang berdasarkan Al-Qur’an dan Al-Hadits sebagai tuntunan dan pegangan bagi kaum muslimin mempunyai fungsi tidak hanya mengatur dalam segi ibadah saja melainkan juga mengatur umat dalam memberikan tuntutan dalam masalah yang berkenaan dengan kerja. Telah dijelaskan bahwa Islam mendorong umatnya untuk bekerja, hidup dalam kemuliaan dan tidak menjadi beban orang lain. Islam juga memberi kebebasan dalam memilih pekerjaan yang sesuai dengan kecenderungan dan kemampuan setiap orang. Namun demikian, Islam mengatur batasan-batasan, meletakkan prinsip-prinsip dan menetapkan nilai- nilai yang harus dijaga oleh seorang muslim, agar kemudian aktifitas bekerjanya benar-benar dipandang oleh Allah sebagai kegiatan ibadah yang memberi keuntungan berlipat di dunia dan di akhirat.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PETUNJUK KESEHATAN DALAM AL QUR’QN DAN AS-SUNNAH

PETUNJUK KESEHATAN DALAM AL QUR’QN DAN AS-SUNNAH

Geriatri merupakan salah satu cabang ilmu kedokteran moderen. Kedokteran Islam sebenarnya yang pertama kali mempromosikannya. Banyak ayat-ayat Al Qur’an dan sunnah yang memerintahkan agar memelihara ayah, ibu, nenek dan orang-orang yang telah lanjut usianya atau yang seumur dengannya (jompo), menghormat kekurangan mereka, sabar terhadap mereka terlebih-lebih dalam keadaan sakit. Orang pertama yang menulis ini adalah Ibnu Sina dalam karnyanya “Al Qanun” dalam sub bab “Thibul Musinin was Syuyukh” (pemeliharaan orang-orang lanjut usia dan orang jompo).
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

Keikhlasan dalam Telaah Al-Qur`an

Keikhlasan dalam Telaah Al-Qur`an

mereka akan sirna dan kekuatan mereka akan menjadi lemah. Ketika kekuatan umat muslim melemah, kekuatan orang yang kafir kepada Allah akan menjadi kuat. Tak ada seorang muslim pun bersedia bertanggung jawab terhadap hal tersebut, hanya karena ia memenuhi keinginan hawa nafsunya. Sesungguhnya, umat Islam diharapkan mampu mengamalkan kebenaran yang terkandung di dalam AlQur`an dengan segala kemampuan terbaik yang mereka miliki. Ia harus menjadi contoh bagi umat muslim lainnya dan mendorong semangat agar mereka hidup sesuai dengan tuntunan Islam. Ini membuktikan bahwa seseorang yang belum berhasil mengatasi kecemburuan dan persaingan yang ada pada dirinya, ia tidak akan mampu memenuhi tanggung jawab ini dengan sebenar-benarnya. Karena itu, ia berbuat sesuatu yang melemahkan kekuatan orang–orang beriman dan menguatkan orang yang ingkar kepada Allah. Sebagai akibatnya, orang seperti ini tidak hanya menjadi contoh buruk bagi teman dan keluarganya, tetapi ia juga memikul kesalahan dan dosa besar. Karena itu, ia seharusnya dengan segera berhenti melakukan kebiasaan seperti itu dan mencontoh akhlaq yang lebih mulia. Hanya dengan begitu, ia mampu mendapatkan keikhlasan dan mencapai tingkatan akhlaq yang diridhai Allah. Sebagaimana yang diungkapkan Badiuzzaman, apa yang pantas bagi seorang muslim adalah “membangun kesatuan yang murni dengan sesama muslim” sesuai dengan ayat yang menyatakan, “Tolong-menolonglah satu sama lainnya dalam kebaikan dan amal saleh,” dan memelihara semangat keikhlasan agar tetap hidup.
Baca lebih lanjut

77 Baca lebih lajut

Metode Komunikasi dalam Al-Qur`An

Metode Komunikasi dalam Al-Qur`An

Pada kesempatan ini juga penulis ingin mengucapkan ribuan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Bapak Dr. Samsul Bahri, M. Ag sekalu pembimbing pertama dan Ibu Nuraini, S. Ag, M.Ag selaku pembimbing kedua, yang telah membantu dan memberi bimbingan dengan kesabaran dan keikhlasan dan selalu meluangkan waktunya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir ini. Ucapan terima kasih kepada Bapak Muhajirul Fadhli, MA selaku Sekretaris Sidang, Bapak Dr. Nur Khalis, M. Ag selaku Penguji I dan Ibu Musdawati, MA selaku Penguji II. Terima kasih juga ingin penulis sampaikan kepada bapak Dr. Abd. Wahid, M. Ag, selaku penasehat akademik yang telah memberingan bimbingan dan nasehat dari semester pertama sampai dengan akhir. Ucapan Terima kasih kepada Bapak Rektor dan Wakil Rektor, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Bapak Dr. Lukman Hakim, M.Ag.Terima kasih juga kepada Ketua Prodi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir Bapak Dr. Muslim Juned, MA, kepada Sekretaris Prodi Ilmu Al-Qur`an Ibu Zulihafnani, MA beserta dengan semua dosen dan asisten dosen Fakultas Ushuluddin dan Filsafat yang telah memberikan ilmu pengetahuan selama penulis menjadi mahasiswa UIN Ar- Raniry
Baca lebih lanjut

110 Baca lebih lajut

Perbedaan antara Al Qur an dengan Hadist

Perbedaan antara Al Qur an dengan Hadist

 Al-Qur’an adalah sebuah kumpulan kalam Allah SWT yang disampaikan terhadap Nabi saw., baik makna maupun lafalnya.. Sedangkan Hadist Qudsi adalah hadist yang disampaikan oleh Nabi saw[r]

15 Baca lebih lajut

KORUPSI DALAM PERSPEKTIF AL-QUR`AN

KORUPSI DALAM PERSPEKTIF AL-QUR`AN

kemudian dikaji secara meendalam dari berbagai aspek yanng terkait dengannya, seperti asbabun nuzul, kosa kata dan sebagainya. Semua dijelaskan dengan rinci dan tuntas, dan didukung oleh dalil- dalil atau fakta-fakta yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, baik argumen yang berasal dari Al- Qur`an, hadits, maupun pemikiran rasional. Jadi, dalam metode ini, tafsir Al-Qur`an tidak dilakukan dengan menelusuri ayat demi ayat, tetapi ia mencoba mengkaji Al-Qur`an dengan mengambil sebuah tema khusus dari berbagai macam tema doktrinal, sosial dan kosmologis yang dibahas oleh Al- Qur`an.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

ASPEK ASPEK MA ANI DALAM AL-QUR AN SURAT YASIN DAN ALTERNATIF PEMBELAJARANNYA SKRIPSI

ASPEK ASPEK MA ANI DALAM AL-QUR AN SURAT YASIN DAN ALTERNATIF PEMBELAJARANNYA SKRIPSI

Alternatif pembelajaran yang penulis maksud adalah bagaimana cara yang mungkin dapat dilakukan oleh seorang guru Bahasa Arab dalam mengajarkan materi ilmu Ma‟ani beserta contoh-contoh yang terdapat dalam ayat-ayat pada surat Yasin. Desain dan strategi pembelajaran diterapkan agar siswa, mahasiswa, maupun santri dapat memahami aspek ilmu Ma‟ani dalam surat Yasin dengan baik.

23 Baca lebih lajut

Pemimpin dan Kepemimpinan dalam al Qur a

Pemimpin dan Kepemimpinan dalam al Qur a

Dalam al- Qur an, kata imam bentuk tunggal dipergunakan sebanyak kali. Sementara kata a`immah (bentuk plural) 5 kali dengan arti dan maksud yang bervariasi sesuai dengan penggunaannya. Ia bisa bermakna jalan umum QS. Yāsīn [36]: ; pedoman QS. H”d [ ]: ; ikut QS. al - Furqān [ ]: ; dan petunjuk (QS. al-A qāf [ ]: . Begitu pula dalam makna kata pemimpin, kata ini merujuk pada banyak konteks, seperti pemimpin yang akan dipanggil Tuhan bersama umatnya untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka (QS. al- Isrā [ ]: ; pemimpin orang-orang kafir (QS. al-Tawbah [9]: 12); pemimpin spiritual atau para rasul yang dibekali wahyu untuk mengajak manusia mengerjakan kebajikan, mendirikan salat, menunaikan zakat, yaitu Nabi Ibrahim, Ishaq dan Ya qub (QS. al- Anbiyā [ ]: ; pemimpin dalam arti luas dan bersifat umum ataupun dalam arti negatif (QS. al- Qashash [28]: 5 dan 41); dan pemimpin yang memberi petunjuk berdasarkan perintah Allah (QS. al-Sajdah [32]: 24). 15
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

KURIKULUM PEMBELAJARAN AL QUR AN DAN AL

KURIKULUM PEMBELAJARAN AL QUR AN DAN AL

Salah satu aspek yang harus unggul adalah masalah pendidikan islam sehingga pendidikan islam menjadi slah satu icon atau syimbol peradaban islam yang mengagumkan bagi semua insan. 26 Dengan demikian aspek yang harus ada dalam sekola ataupun instansi pendidikan iala sesuatu yang bisa mendidik dan menjadikan karakter peserta didik lebih beraklakulh karimah. Dalam proses belajar mengajar diperlukan juga strateginya. Strategi belajar mengajar merupakan pola tindak guru-murid dalam perwujudan kegiatan belajar mengajar yang bertujuan sebagai kerangka acuan (frame of reference) untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik dengan menggunakan berbagai metode dan pendekatan pembelajaran, sumber belajar, dan alat/media pembelajaran. 27 Dengan adanya metode dan pendekatan pembelajaran, sumber belajar dan menggunakan alat/media pembelajaran pendidik dan peserta didikpun mampu mengkuti proses belajar mengajar secara baik dan tersususn. Dengan demikian pendidik dan peserta didik tidak lagi kesulitan dalam sebuah proses belajar mengajar yang akan dilakukan, karena semua bahan ataupun alat untuk melakukan sebuah proses belajar mengajar sudah tersedia dan ditentukan dengan direncanakan dengan jauh sebelum proses belajar mengajar di lakukan.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

DAFTAR PUSTAKA. Al-Jazairi, Syaikh Abu Bakar Jabir Tafsir Al-Qur an Al-Aisar Jilid 1. Jakarta: Darus Sunnah

DAFTAR PUSTAKA. Al-Jazairi, Syaikh Abu Bakar Jabir Tafsir Al-Qur an Al-Aisar Jilid 1. Jakarta: Darus Sunnah

Kualitas Fermentasi Dan Nilai Nutrisi Silase Berbasis Sisa Tanaman Padi Yang Diensilase Dengan Penambahan Inokulum Bakteri Asam Laktat Epifit.. Hariadi, B, Tj.[r]

5 Baca lebih lajut

Korupsi dalam Perspektif Al-qur`an

Korupsi dalam Perspektif Al-qur`an

Tulisan ini dilatarbelakangi oleh adanya beberapa ayat Al-Qur`an yang menjelaskan tentang persoalan korupsi. Namun selama ini ayat-ayat tersebut kurang mendapat tempat dalam aspek dasar hukum maupun dalam lingkup penelitian. Studi terhadap makna korupsi dalam Al-Qur`an difokuskan pada pemahaman ayat-ayat Al-Qur`an dengan telaah dan analisis penafsiran kitab- kitab tafsir. Dalam tulisan ini akan dianalisis pandangan Al-Qur`an dan tentu saja interpretasi para mufassir terhadap ayat-ayat Al-Qur`an yang terkait dengan masalah praktik korupsi dengan menggali penafsiran berbagai mufassir dalam berbagai karya tafsir. Beberapa term dalam ayat-ayat Al-Qur`an yang mendekati makna dan praktik korupsi diantaranya adalah perampokan (al-ḣarb), pencurian (as-sarq), term penghianatan (al-ghulul), dan penyuapan (as- ṣuht).
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...