Top PDF BAB II IMAN KEPADA ALLAH SWT - 2 Iman kepada Allah

BAB II IMAN KEPADA ALLAH SWT - 2 Iman kepada Allah

BAB II IMAN KEPADA ALLAH SWT - 2 Iman kepada Allah

Bagaimana sikap kita setelah meyakini bahwa Allah SWT mempunyai sifat basar (Maha Melihat) ? Tentunya kita lebih berhati-hati dalam berbuat sesuatu. Kita tidak mungkin berbohong atau menyembunyikan kebohongan di hadapan Allah SWT. Karena apapun yang kita lakukan sudah barang tentu akan dilihat oleh Allah SWT. Bila kita melakukan suatu kebaikan sekecil apaun akan dilihat Allah SWT , sebaliknya bila kita melakukan kejelekan walupun disembunyikan juga akan tetap dilihat oleh Allah SWT. Sekarang terserah manusia itu sendiri, mau memperbanyak berbuat baik atau menunmpuk-numpuk perbuatan jahat.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

BAB II IMAN KEPADA ALLAH SWT - 2 Iman kepada Allah

BAB II IMAN KEPADA ALLAH SWT - 2 Iman kepada Allah

begitu, bagaimana cara meyakini bahwa Allah SWT itu ada? Walaupun mata kita tidak pernah melihat wujud Allah SWT, namun kita dapat menyaksikan keindahan alam semesta seperti pantai, laut, gunung, bentangan gurun, dan langit yang biru.Walaupun telinga kita tidak pernah mendengar suara Allah SWT, namun kita dapatmendengar kicau burung yang merdu. Walaupun kulit kita tidak pernah bersentuhan denganAllah SWT, namun kita dapat merasakan sejuknya sentuhan angin. Demikian pula dengan hidung kita yang dapat mencium aroma bunga yang wangi, serta lidah kita yang dapatmerasakan manisnya buah-buahan. Semua itu merupakan ciptaan Allah SWT. Kiranya cukupdengan menyaksikan segala ciptaan-Nya kita dapat meyakini betapa agungnya Allah SWTsebagai Sang Pencipta.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

2. IMAN KEPADA ALLAH SWT - IMAN KEPADA ALLAH

2. IMAN KEPADA ALLAH SWT - IMAN KEPADA ALLAH

4. Bayan, artinya penjelas terhadap beberapa sifat wajib Allah yang ada sebelumnya. Ada tujuh macam yaitu; qadiran, muridan, ‘aliman, hayyan, sami’an, basiran, mutakaliman. Mustahil bagi Allah SWT memiliki sifat ‘ajizun, mukrahun, jahilun, mayyitun, assmma, a’ma, abkama.

9 Baca lebih lajut

PAI Kelas 8. Bab 2. Iman Kepada Kitab Allah SWT

PAI Kelas 8. Bab 2. Iman Kepada Kitab Allah SWT

Men u r u t bah asa, im an ad alah per caya atau m em ben ar kan . M e n u r u t is t ila h , im a n a d a la h k e p e r ca ya a n ya n g d iya k in i keben aran n ya dalam hati, diucapkan den gan lisan , dan diam alkan den gan perbuatan . J adi, im an kepada Allah swt. artin ya percaya dan m eyakin i bahwa Allah m em pun yai kitab yan g telah diturun kan kepada para rasul agar m en jadi pedom an bagi um atn ya. H ukum berim an kepada kitab-kitab Allah adalah fardu ’ain . Oran g yan g t id ak m em p er cayai ad an ya kit ab-kit ab Allah d in am akan kafir , sebagaim an a firm an Allah swt. dalam Surah Al-Baqarah ayat 213, berikut in i.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

BAB II IMAN KEPADA ALLAH SWT - IMAN KEPADA ALLAH

BAB II IMAN KEPADA ALLAH SWT - IMAN KEPADA ALLAH

Bagaimana jika sopir dalam sebuah mobil tersebut ada 2. Coba bayangkan! Begitu juga jika yang mengatur dan menguasai alam ini ada Tuhan selain Allah SWT. Mungkinkah yang mengatur 2, 3, atau 4 Tuhan? b. Dalil Naqli adalah dalil yang berdasarkan kebenaran Al-Quran dan Al-

6 Baca lebih lajut

BAB 2 IMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH - 02. Iman kepada Kitab-kitab Allah

BAB 2 IMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH - 02. Iman kepada Kitab-kitab Allah

Dengan sifat kasih dan sayang-Nya, Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan kepada umat manusia agar dapat menjalani kehidupannya di dunia dengan ketenangan dan dapat menikmati kebahagiaan. Untuk itu Allah SWT memberikan pedoman dan petunjuk- petunjuknya yang diwahyukan kepada para rasul-Nya. Oleh para rasul, wahyu tersebut kemudian disampaikan kepada umat manusia.

7 Baca lebih lajut

BAB II IMAN KEPADA RASUL-RASUL ALLAH - IMAN KEPADA RASUL

BAB II IMAN KEPADA RASUL-RASUL ALLAH - IMAN KEPADA RASUL

Nabi adalah manusia biasa yang memperoleh wahyu dari Allah, tetapi tidak wajib menyampaikan kepada ummatnva, sedangkan rasul adalah manusia biasa yang memperoleh wahyu dari Allah SWT dan wajib menyampaikan kepada ummatnya. Jadi perbedaan antara nabi dengan rasul terletak pada wajib/tidaknya menyampaikan wahyu yang diterima kepada ummatnya.

6 Baca lebih lajut

rpp bab 2 iman kpd allah

rpp bab 2 iman kpd allah

Orang yang beriman tentu merasa dekat dengan Allah Swt. Oleh karena merasa dekat, dia beru-saha taat, menjalankan perintah dan menjauhi segala larangan-Nya. Sungguh bahagia dan beruntung ma-nusia yang bisa seperti ini. Jadi, orang yang beriman akan medapatkan berbagai keuntungan, antara lain sebagai berikut.

15 Baca lebih lajut

Bab 2 Iman Kepada Kitab Allah

Bab 2 Iman Kepada Kitab Allah

Men u r u t bah asa, im an ad alah per caya atau m em ben ar kan . M e n u r u t is t ila h , im a n a d a la h k e p e r ca ya a n ya n g d iya k in i keben aran n ya dalam hati, diucapkan den gan lisan , dan diam alkan den gan perbuatan . J adi, im an kepada Allah swt. artin ya percaya dan m eyakin i bahwa Allah m em pun yai kitab yan g telah diturun kan kepada para rasul agar m en jadi pedom an bagi um atn ya. H ukum berim an kepada kitab-kitab Allah adalah fardu ’ain . Oran g yan g t id ak m em p er cayai ad an ya kit ab-kit ab Allah d in am akan kafir , sebagaim an a firm an Allah swt. dalam Surah Al-Baqarah ayat 213, berikut in i.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

2 iman kepada allah sw1

2 iman kepada allah sw1

Dalil adalah argumentasi untuk lebih menguatkan dan menambah keyakinan dan pemahaman kita akan keberadaan Allah SWT. Dalil bisa berasal dari logika manusia (bersifat logis atau masuk akal), ada juga yang berasal dari Al-Quran dan Hadits sebagai pedoman hidup seorang muslim. Dalil untuk memhami sifat-sifat Allah dibedakan menjadi 2, yaitu:

6 Baca lebih lajut

10. IMAN KEPADA QADA DAN QADAR ALLAH SWT - IMAN KEPADA QADA DAN QADAR

10. IMAN KEPADA QADA DAN QADAR ALLAH SWT - IMAN KEPADA QADA DAN QADAR

2. Bersabar dalam menghadapi cobaan. Dalam hadis Tirmizi: ”sesungguhnya besarnya pahala itu bergantung pada besarnya ujian/cobaan dan sesungguhnya Allah mencintai suatu kaum, maka kaum itu akan diujinya terlebih dahulu.” Oleh karenanya jadikanlah ujian/cobaan sebagai batu loncatan untuk menambah kualitas keimanan kita kepada Allah.

7 Baca lebih lajut

IMAN KEPADA KITAB KITAB ALLAH DAN DAMPAK

IMAN KEPADA KITAB KITAB ALLAH DAN DAMPAK

Percaya kepada kitab-kitab Allah SWT hukumnya adalah wajib ‘ain atau wajib bagi seluruh warga muslim di seluruh dunia. Dilihat dari pengertian atau arti defenisi, kitab Allah SWT adalah kitab suci yang merupakan wahyu yang diturunkan oleh Allah SWT melalui rasul-rasulnya untuk dijadikan pedoman hidup umat manusia sepanjang masa. Orang yang mengingkari serta tidak percaya kepada Al-quran disebut orang- orang murtad. 2

13 Baca lebih lajut

Bab 11 Iman Kepada Rasul Allah

Bab 11 Iman Kepada Rasul Allah

Wajib bagi r asu l m em iliki sifat tablig atau m en yam paikan . Tidak m un gkin seoran g rasul dapat m en yebarkan wahyu yan g ia terim a tan pa disam paikan kepada um atn ya. J adi yan g dim aksud m en ya m p a ika n a d a la h m en ya m p a ika n p er in t a h -p er in t a h d a n laran gan -laran gan Allah dan tidak m en yem bun yikan sedikit pun wahyu yan g ia terim a dari Allah swt.

14 Baca lebih lajut

BAB 11 IMAN KEPADA RASUL ALLAH SAW - 11 iman kpd rasul

BAB 11 IMAN KEPADA RASUL ALLAH SAW - 11 iman kpd rasul

Setelah sekian tahun hidup dan berkeluarga di negeri Madyan, Nabi Musa a.s. rindu kembali ketengah-tengah kaumnya (Kaum Bani Israil) yang berada di Mesir. Pada saat perjalanannya menuju Mesir itulah dia mendapatkan wahyu dari Allah SWT di perbukitan “Thur Sinai” atau Turisina di suatu tempat yang disebut Allah SWT lembah suci Thuwa. Disamping menerima wahyu, Nabi Musa a.s. juga menerima mukjizat berupa tongkat dan kedua telapak tangan yang dapat berkilauan memancarkan cahaya atas ijin Allah SWT. Seperti diketahui bahwa bangsa Mesir saat itu sangat mengagungkan sihir, mukjizat yang diberkan Allah SWT kepada nabi Musa a.s. diberikan untuk menaklukkan sihir para ahli tenung Fir’aun. Nabi Musa a.s. kemudian diperintahkan Allah SWT untuk mengingatkan dan mengajak Fir’aun agar kembali ke jalan yang benar.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

11. IMAN KEPADA RASUL ALLAH - 4 iman kepada rasul allah

11. IMAN KEPADA RASUL ALLAH - 4 iman kepada rasul allah

Iman kepada rasul mencakup empat hal yaitu: 1. menyakini bahwa risalah para rasul benar-benar dari Allah SWT. 2. Menyakini nama-nama rasul Allah yang disebut dalam Al Quran dan Hadis. 3. Membenarkan berita-berita yang sahih tentang rasul Allah. 4. Mengamalkan syariat rasul yang diutus untuk umat Islam, yaitu Nabi Muhammad SAW.

6 Baca lebih lajut

2. IMAM KEPADA KITAB-KITAB ALLAH SWT. - IMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH

2. IMAM KEPADA KITAB-KITAB ALLAH SWT. - IMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH

Al Qur’an diturunkan secara berangsur-angsur selama 22 tahun 2 bulan 22 hari. 13 tahun di Makkah dan 10 tahun di Madinah. Jumlah surat 114 surat, 86 surat diturunkan sebelum hijrah ke Madinah (yang disebut surat Makiyyah). 28 surat setelah hijrah ke Madinah (yang disebut surat Madaniyah). Surat terpanjang adalah al Baqarah sejumlah 286 ayat, terpendek surat al Kausar hanya 3 ayat.

6 Baca lebih lajut

BAB II IMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH - IMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH

BAB II IMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH - IMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH

Adapun pengertian wahyu adalah pemberitahuan Allah, yang disampaikan kepada para Nabi dan Rasul melalui perantaraan Malaikat Jibril. Dalam istilah agama, pemberitahuan Allah kepada seorang Nabi atau Rasul tentang hukum syara’ (agama) untuk dijadikan pedoman hidup bagi umat manusia dalam rangka untuk mencapai kebahagiaan di dunia maupun di akhirat.

5 Baca lebih lajut

Menangis Karena Allah, Bukti Iman Yang Tidak Bisa Direkayasa

Menangis Karena Allah, Bukti Iman Yang Tidak Bisa Direkayasa

―Mu’adz radhiallahu’anhu pun suatu ketika pernah menangis tersedu -sedu. Kemudian di tanyakan kepadanya, “Apa yang membuatmu menangis?”. Maka beliau menjawab, “Karena Allah „azza wa jalla hanya mencabut dua jenis nyawa. Yang satu akan masuk surga dan satunya akan masuk ke dalam neraka. Sedangkan aku tidak tahu akan termasuk golongan manakah aku di antara kedua golongan itu?”.” [5]

6 Baca lebih lajut

Iman Kepada Kitab Suci Allah

Iman Kepada Kitab Suci Allah

Kitab-kitab yang dimaksud dalam ayat di atas berisi peraturan, ketentuan, perintah dan larangan yang dijadikan pedoman bagi umat manusia dalam menjalankan kehidupan agar tercapai kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. Kitab-kitab Allah swt. diturunkan pada masa yang berlainan, namun di dalamnya terkandung ajaran pokok yang sama, yaitu ajaran tauhid atau ajaran tentang keesaan Allah swt. Yang berbeda hanyalah dalam hal syariat yang disesuaikan dengan zaman dan keadaan umat pada waktu itu.

5 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...