Top PDF UJI KONTAK BACILLUS DENGAN MIKROBA RAGI TAPAI PADA MEDIA PAKAN AYAM DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN Salmonella sp. DAN Escherichia coli (Penerapan Model Problem Based Learning Pada Materi Kompetisi Bakteri Kelas X SMA Di 3 Sekolah Bandar Lampung Seme

UJI KONTAK BACILLUS DENGAN MIKROBA RAGI TAPAI PADA MEDIA PAKAN AYAM DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN Salmonella sp. DAN Escherichia coli (Penerapan Model Problem Based Learning Pada Materi Kompetisi Bakteri Kelas X SMA Di 3 Sekolah Bandar Lampung Seme

UJI KONTAK BACILLUS DENGAN MIKROBA RAGI TAPAI PADA MEDIA PAKAN AYAM DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN Salmonella sp. DAN Escherichia coli (Penerapan Model Problem Based Learning Pada Materi Kompetisi Bakteri Kelas X SMA Di 3 Sekolah Bandar Lampung Seme

Bacillus merupakan mikroba flora normal pada saluran pencernaan ayam (Green dkk, 2006:4288). Ciri-ciri bakteri ini adalah organisme saprofitik, berbentuk batang, gram positif, pembentuk spora non-patogen yang biasanya ditemukan dalam air, udara, debu, tanah dan sedimen. Terdapat beberapa jenis bakteri yang bersifat saprofit pada tanah, air, udara, dan tumbuhan, seperti: Bacillus cereus dan Bacillus subtilis (Jawetz dkk, 2005 : 285). Jenis-jenis Bacillus yang ditemukan pada saluran pencernaan ayam yaitu Bacillus subtilis, Bacillus pumilus, Bacillus lincheniformis, Bacillus clausii, Bacillus megaterium, Bacillus firmus, kelompok Bacillus cereus (Barbosa dkk, 2005: 968).
Baca lebih lanjut

74 Baca lebih lajut

UJI KONTAK BACILLUS DENGAN MIKROBA RAGI TAPAI PADA MEDIA PAKAN AYAM DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN Salmonella sp. DAN Escherichia coli (Penerapan Model Problem Based Learning Pada Materi Kompetisi Bakteri Kelas X SMA Di 3 sekolah Bandar Lampung Seme

UJI KONTAK BACILLUS DENGAN MIKROBA RAGI TAPAI PADA MEDIA PAKAN AYAM DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN Salmonella sp. DAN Escherichia coli (Penerapan Model Problem Based Learning Pada Materi Kompetisi Bakteri Kelas X SMA Di 3 sekolah Bandar Lampung Seme

Puji syukur pada Allah SWT, atas segala nikmat dan kehendak-Nya sehingga skripsi ini dapat diselesaikan sebagai salah satu syarat dalam meraih gelar Sarjana Pendidikan pada Program Studi Pendidikan Biologi Jurusan Pendidikan MIPA, FKIP Unila. Skripsi ini berjudul “ Uji Kontak Bacillus Dengan Mikroba Ragi Tapai Pada Media Pakan Ayam Terhadap Pertumbuahn Salmonella sp. dan Escherichia coli ” . (Penerapan Model Problem Based Learning Pada Materi Kompetisi Bakteri Kelas X SMA Di 3 Sekolah Bandar Lampung Semester Ganjil Tahun Ajaran 2011/2012)
Baca lebih lanjut

69 Baca lebih lajut

UJI KONTAK BAKTERI BACILLUS DAN MIKROBA RAGI TAPAI TERHADAP PERTUMBUHAN Escherichia coli PADA MEDIA PAKAN AYAM. (Penggunaan Instrumen Evaluasi Kognitif Pada Materi Kompetisi Bakteri Kelas X SMA Bandar Lampung Semester Ganjil Tahun Ajaran 2011/2012)

UJI KONTAK BAKTERI BACILLUS DAN MIKROBA RAGI TAPAI TERHADAP PERTUMBUHAN Escherichia coli PADA MEDIA PAKAN AYAM. (Penggunaan Instrumen Evaluasi Kognitif Pada Materi Kompetisi Bakteri Kelas X SMA Bandar Lampung Semester Ganjil Tahun Ajaran 2011/2012)

Mikroba yang terkandung dalam ragi tapai terdiri dari beberapa jenis kapang, yaitu Chlamidomucor oryzae, Rhizopus oryzae, Mucor serta khamir Candida utilis, Saccharomyces cerevisiae, bakteri Pediococcus dan Bacillus dengan memanfaatkan kemampuan khamir S.cereviceae (ragi) yaitu mikroba atau khamir utama yang terkandung di dalam ragi tapai . S.cereviceae dapat meningkatkan kecernaan pakan berserat tinggi dan dapat berperan sebagai probiotik pada unggas. Pemberian Bacillus sp dan ragi tape dengan cara dicampurkan pada pakan ayam diharapkan dapat memperbanyak probiotika yang bekerja pada usus sehingga dapat menurunkan jumlah E.coli dalam usus.
Baca lebih lanjut

72 Baca lebih lajut

UJI KONTAK BAKTERI BACILLUS DAN MIKROBA RAGI TAPAI TERHADAP PERTUMBUHAN Escherichia coli PADA MEDIA PAKAN AYAM (Penggunaan Instrumen Evaluasi Kognitif Pada Materi Kompetisi Bakteri Kelas X SMA Bandar Lampung Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2011/2012)

UJI KONTAK BAKTERI BACILLUS DAN MIKROBA RAGI TAPAI TERHADAP PERTUMBUHAN Escherichia coli PADA MEDIA PAKAN AYAM (Penggunaan Instrumen Evaluasi Kognitif Pada Materi Kompetisi Bakteri Kelas X SMA Bandar Lampung Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2011/2012)

Mikroba yang terkandung dalam ragi tapai terdiri dari beberapa jenis kapang, yaitu Chlamidomucor oryzae, Rhizopus oryzae, Mucor serta khamir Candida utilis, Saccharomyces cerevisiae, bakteri Pediococcus dan Bacillus dengan memanfaatkan kemampuan khamir S.cereviceae (ragi) yaitu mikroba atau khamir utama yang terkandung di dalam ragi tapai . S.cereviceae dapat meningkatkan kecernaan pakan berserat tinggi dan dapat berperan sebagai probiotik pada unggas. Pemberian Bacillus sp dan ragi tape dengan cara dicampurkan pada pakan ayam diharapkan dapat memperbanyak probiotika yang bekerja pada usus sehingga dapat menurunkan jumlah E.coli dalam usus.
Baca lebih lanjut

59 Baca lebih lajut

Artikel Publikasi : PEMANFAATAN UMBI GADUNG DANUMBI UWI SEBAGAI MEDIA  Pemanfaatan Umbi Gadung Dan Umbi Uwi Sebagai Media Alternatif Substitusi Nutrient Agar (Na)Untuk Pertumbuhan Bakteri.

Artikel Publikasi : PEMANFAATAN UMBI GADUNG DANUMBI UWI SEBAGAI MEDIA Pemanfaatan Umbi Gadung Dan Umbi Uwi Sebagai Media Alternatif Substitusi Nutrient Agar (Na)Untuk Pertumbuhan Bakteri.

Abundance of natural resources that have been used as a substitute for bacterial growth media to encourage researchers to examine and make substitutions of alternative media Nutrient Agar is derived from gadung tuber and uwi tuber. Media usage of natural origin are concidered more economical. This study uses a Completely Randomized Design (CRD) with 2 factors. Factor 1 is a type is Escherichia coli and Staphylococcus aureus. Factor 2 is the type of media that is gadung tuber, uwi tuber, and Nutrient Agar (NA) is a media control. The second test bacteria inoculated by means of a spread plate and incubated for 24- 48 hours at 37 o C. The parameters measured were the number population and size of the of bacterial colonies. Total populous, either Esherichia coli or Staphylococcus aureus is the gadung tuber media with the results of Too much Too Count (TMTC) which means that the population of bacteria very much. Total population of Escherichia coli in media uwi tuber was 2,3× 10 9 CFU/ml and the media NA 3,6× 10 9 CFU/ml. Total population of Staphylococcus aureus in uwi tuber was 2,3× 10 9 CFU/ml and the media NA is 5,5× 10 9 CFU/ml. Best bacteria l colony size (large easily and observed) are on NA media, while in between the two media tuber bacterial colonies best (easily observed and large) is the tuber uwi media. The results showed that the alternatif media of gadung tuber and uwi tuber can be used as a substitute NA media for bacterial growth.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS BELAJAR KIMIA S ISWA KELAS X SMA PADA MATERI REAKSI REDOKS.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS BELAJAR KIMIA S ISWA KELAS X SMA PADA MATERI REAKSI REDOKS.

konsep yang ada pada setiap materi kimia serta keterkaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu cara menghafal yang digunakan akan membuat materi kimia menjadi lebih sulit dipahami dan konsep-konsep pokok yang diharapkan tidak tercapai, sehingga diperlukan cara lain untuk membantu siswa memahami materi yang bersifat abstrak tesebut. Saat ini disinyalir bahwa pembelajaran kimia hanya ditekankan pada konsep matematis, hal ini semakin membuat siswa enggan untuk belajar kimia. Padahal, walaupun siswa dapat memecahkan masalah matematis dalam materi kimia, tidak menjamin siswa tersebut mengerti konsep dari fenomena yang terjadi, karena mereka masih mengalami miskonsepsi (Wigiani, dkk, 2012).
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

UJI KONTAK BAKTERI BACILLUS DAN MIKROBA RAGI TAPAI TERHADAP PERTUMBUHAN SALMONELLA PADA MEDIA PAKAN AYAM (Penggunaan Bahan Ajar Materi Kompetisi Bakteri Kelas X SMA Semester Ganjil Tahun Ajaran 2011/2012)

UJI KONTAK BAKTERI BACILLUS DAN MIKROBA RAGI TAPAI TERHADAP PERTUMBUHAN SALMONELLA PADA MEDIA PAKAN AYAM (Penggunaan Bahan Ajar Materi Kompetisi Bakteri Kelas X SMA Semester Ganjil Tahun Ajaran 2011/2012)

Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan transformasi logaritma. Digunakan transformasi logaritma karena angka yang diperoleh pada jumlah total mikroba terlalu besar atau mempunyai kisaran sangat luas. Transformasi ini tidak dapat digunakan secara langsung pada nilai nol, dan bila beberapa nilai pengamatan kurang dari 10, maka diinginkan mendapat transformasi yang berfungsi seperti akar untuk nulai-nilai yang kecil dan seperti logaritma untuk nilai-nilai yang besar. Penambahan 1 pada setiap pengamatan sebelum diambil logaritmanya mempunyai pengaruh atau akibat seperti yang diinginkan ini. Jadi log (Y+ 1) berlaku seperti transformasi akar untuk bilangan-bilangan sampai 10, tetapi tidak berbeda jauh dengan log Y untuk bilangan-bilangan selanjutnya. Setelah angka tranformasi log diperoleh kemudian dibuat grafik transformasi log terhadap waktu untuk mengetahui pola pertumbuhan mikroba dan daya tahan bakteri Salmonella akibat adanya pengaruh kontak bakteri Bacillus dan ragi tapai.
Baca lebih lanjut

62 Baca lebih lajut

Efek Antimikroba Pandanus Cocos Oil (PCO) dan Tea Tree Oil (TTO) Terhadap 4 Spesies Bakteri dan Candida Albicans.

Efek Antimikroba Pandanus Cocos Oil (PCO) dan Tea Tree Oil (TTO) Terhadap 4 Spesies Bakteri dan Candida Albicans.

Pemanfaatan tumbuhan sebagai obat telah banyak menarik perhatian dunia medis. Pengembangan dan promosi Pandanus Cocos Oil (PCO) di Indonesia dan Tea Tree Oil (TTO) di Australia adalah bukti nyata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penghambatan pertumbuhan 4 spesies bakteri (Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, Salmonella typhi, Escherichia coli) dan jamur (Candida albicans) oleh Pandanus Cocos Oil (PCO) dan Tea Tree Oil (TTO). Metode penelitian yang digunakan adalah metode Kirby Bauer. Cakram kertas steril sebelumnya ditetesi PCO atau TTO kemudian diuji efek antimikrobanya. Diameter zona inhibisi diukur untuk mengetahui kemampuan inhibisi kedua zat tersebut. Data ditabulasi dengan T test. Hasil penelitian menunjukkan PCO tidak memiliki efek antimikroba terhadap 4 spesies bakteri dan Candida albicans, dimana tidak terbentuknya zona inhibisi yang mengelilingi cakram kertas steril yang ditetesi PCO. Hal yang berbeda ternyata didapatkan pada TTO, yaitu didapatkan efek antimikroba dengan terbentuknya zona inhibisi pada cakram yang ditetesi TTO. Disimpulkan PCO tidak efektif. Setelah dihitung secara statistik, TTO efektif menghambat pertumbuhan keempat spesies bakteri tersebut dan Candida albicans.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

Uji Skrining Fitokimia, Aktivitas Antioksidan Dan Antibakteri Ekstrak Metanol, Etil Asetat  Dan N-Heksana Daun Benalu Kakao(Dendrophthoe Pentandra (L.) Miq.)

Uji Skrining Fitokimia, Aktivitas Antioksidan Dan Antibakteri Ekstrak Metanol, Etil Asetat Dan N-Heksana Daun Benalu Kakao(Dendrophthoe Pentandra (L.) Miq.)

Dendrophthoe pentandra (L.) Miq. merupakan benalu yang dapat tumbuh diberbagai inang yaitu pada inang lobi-lobi, mangga, nangka, jambu air dan juga cokelat (kakao). Dendrophthoe pentandra (L.) Miq. merupakan salah satu jenis benalu yang digunakan sebagai tanaman obat tradisional yang tersebar luas di Indonesia. Perbedaan inang benalu diperkirakan menghasilkan metabolit sekunder yang berbeda, maka perlu dilakukan penelitian untuk melihat inang dari tanaman apa yang mempunyai khasiat paling baik dalam mengatasi berbagai penyakit yang ditimbulkan khususnya pada bakteri patogen seperti Staphylococcus aureus, Bacillus cereus, Escherichia coli dan Pseudomonas aeruginosa (Nasution et al, 2008).
Baca lebih lanjut

120 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMA PADA MATERI POKOK STOIKIOMETRI.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMA PADA MATERI POKOK STOIKIOMETRI.

Pada kesempatan ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada Dra. Anna Juniar, M.Si sebagai dosen pembimbing yang telah memberikan banyak ilmu dan saran yang sangat berguna untuk penyelesaian skripsi ini. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Prof.Dr.Manihar Situmorang, M.Sc, Ph.D selaku dosen pembimbing akademik selama penulis menjalani perkuliahan di Unimed yang telah banyak membantu penulis untuk menjalani perkuliahan dan banyak memberikan saran untuk keberlangsungan perkuliahan penulis. Ucapan terimakasih kepada Bapak Prof.Dr.Albinus Silalahi,M.S, Ibu Dra.Hafni Indriati Nasution,M.Si dan Bapak Drs.Marudut Sinaga,M.Si selaku dosen pembanding yang telah memberikan nasihat, saran, komentar dan perbaikan untuk melengkapi skripsi ini. Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada kepala sekolah SMA Negeri 2 Pematangsiantar Bapak Rudolf Barmen Manurung, M.Pd dan wakil kepala sekolah Bapak Tambunan, M.Pd yang telah memberikan izin melakukan penelitian di sekolah terkait. Penulis juga mengucapkan terimakasih kepada Ibu Menak Pakpahan, S.Pd dan Ibu L. Siregar, S.Pd yang telah memeberikan banyak masukan kepada penulis selama melakukan penelitian.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

Uji aktivitas antibakteri ekstrak herba meniran (Phyllanthus niruri) terhadap pertumbuhan bakteri bacillus cereus dan escherichia coli.

Uji aktivitas antibakteri ekstrak herba meniran (Phyllanthus niruri) terhadap pertumbuhan bakteri bacillus cereus dan escherichia coli.

Kontrol negatif dan kontrol positif digunakan sebagai pembanding dalam menentukan aktivitas antibakteri dari ekstrakmeniran. Kontrol negatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah aquades steril dan cairan formaldehida sebagai kontrol positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol negatif tidak menghasilkan zona hambat, artinya aquades tidak berpengaruh pada bakteri uji. Sedangkan kontrol positif menghasilkan zona bening yang cukup panjang pada kedua bakteri uji. Kontrol positif formaldehida memiliki zona hambat lebih besar daripada ekstrak meniran baik yang diekstraksi dengan cara direbus atau ditumbuk. Pada aktivitas pertumbuhan bakteri Escherichia coli, cairan formaldehida memberikan diameter zona hambat sepanjang 31,240 mm. Sedangkan pada aktivitas pertumbuhan bakteri Bacillus cereus kontrol positif menghasilkan diameter zona hambat yang lebih panjang, yaitu 57,520 mm. Gambar hasil pengujian kontrol positif dan kontrol negatif terhadap bakteri Bacillus cereus dapat dilihat pada lampiran 6 dan untuk bakteri Escherichia coli uji dapat dilihat pada lampiran 7.
Baca lebih lanjut

124 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SUB MATERI POKOK PENCEMARAN LINGKUNGAN DI KELAS X SMA NEGERI 1 SUNGGAL TAHUN PEMBELAJARAN 2012/2013.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SUB MATERI POKOK PENCEMARAN LINGKUNGAN DI KELAS X SMA NEGERI 1 SUNGGAL TAHUN PEMBELAJARAN 2012/2013.

Selain masalah di atas, mutu pendidikan di Indonesia juga rendah khususnya pada pendidikan dasar dan menengah. Salah satunya disebabkan oleh dominannya penerapan metode pengajaran konvensional, yang menitik beratkan guru sebagai sumber informasi dalam jumlah yang besar (Dasna, 2007). Metode konvensional juga sudah banyak dikritik dan dituntut untuk diperbaiki, karena sifatnya searah yaitu dari guru ke siswa dan siswa hanya pasif menerima materi dari guru, sekarang dianggap cara yang kurang tepat. Selama ini guru kurang memberikan perhatian sains (biologi) di SMA cenderung diarahkan semata-mata untuk menyiapkan anak didik melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Analisa Kandungan Escherichia Coli, Salmonella, Danstaphylococcus Aureus Pada Daging Sapi Beku Dan Tidak Beku Di Pasar Modern Medan Tahun 2016

Analisa Kandungan Escherichia Coli, Salmonella, Danstaphylococcus Aureus Pada Daging Sapi Beku Dan Tidak Beku Di Pasar Modern Medan Tahun 2016

Hasil Pemeriksaan Bakteri Escherichia coli, Staphylococcus aureus dan Salmonella pada daging sapi beku Transmart Medan fair... Hasil Pemeriksaan Bakteri Escherichia coli, Staphylococcus[r]

8 Baca lebih lajut

this PDF file UJI TOKSISITAS DARI PENYALUT LAYAK MAKAN BERBASIS PATI SAGU (Metroxylon sagu) | Nisah | BIOTIK: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi dan Kependidikan 1 SM

this PDF file UJI TOKSISITAS DARI PENYALUT LAYAK MAKAN BERBASIS PATI SAGU (Metroxylon sagu) | Nisah | BIOTIK: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi dan Kependidikan 1 SM

berbasis pati sagu tersebut, sensitivitas bakteri E. coli terhadap ekstrak, serta kecepatan difusi bahan aktif yang terdapat dalam ekstrak terhadap medium agar. Selain itu, kondisi lingkungan media bakteri uji yaitu suhu, waktu inkubasi, umur bakteri juga mempengaruhi tidak terbentuknya zona hambat yang terbentuk pada tiap perlakuan konsentrasi ekstrak. Hal ini sesuai dengan pendapat Hadioetomo (1993), menyatakan bahwa waktu inkubasi, umur dan jumlah sel bakteri berpengaruh terhadap pengujian daya hambat suatu bahan sebagai antibakteri [8]. Sementara Dwijoseputro (1987), menyatakan bahwa tingkat efektifitas suatu bahan menggunakan metode Kirby Bauer dikatakan sensitif jika terbentuk zona hambat (daerah bening) di sekeliling kertas cakram [9].
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Survei Cemaran Escherichia coli, Salmonella sp dan Total Mikroba pada Produk Olahan Daging Bakso dan Sosis Sapi di Pasar Tradisional Kota Bandar Lampung

Survei Cemaran Escherichia coli, Salmonella sp dan Total Mikroba pada Produk Olahan Daging Bakso dan Sosis Sapi di Pasar Tradisional Kota Bandar Lampung

10 2 MPN/gram dan rata-rata jumlah bakteri Klebsiella 2,99 x 10 2 CFU/gram. jumlah Escherichia coli dalam dendeng daging giling telah melebihi syarat baku mutu SNI 5 x 10 1 MPN/gram (Herlia, 2010). Pada penelitian produk sosis sapi di kota Bogor di temukan 23 sampel sosis dari 39 sampel tercemar E. coli (Djoefri, 2006). Hasil penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Harsojo dan Andini pada tahun 2003, dalam penelitiannya untuk menentukan bakteri Salmonella pada sampel bakso dengan metode hitung cawan, ternyata kontaminasi bakteri cukup tinggi (11,4 x 107 koloni/g), sehingga bila dikaitkan dengan Standar Nasional Indonesia (1995) bakso tersebut tidak memenuhi persyaratan karena telah melebihi ambang batas yang diizinkan . Selain itu dari hasil identifikasi
Baca lebih lanjut

79 Baca lebih lajut

Isolasi and Identification of Bacteria from the Urine Fluid Organic Fertilizer (POC)Ettawa Crossbred (PE) in The Sleman Regency | Suwito | Jurnal Sain Veteriner 3781 7427 1 PB

Isolasi and Identification of Bacteria from the Urine Fluid Organic Fertilizer (POC)Ettawa Crossbred (PE) in The Sleman Regency | Suwito | Jurnal Sain Veteriner 3781 7427 1 PB

Saat ini POC banyak digunakan untuk pupuk pada tanaman sayuran, buah-buahan, dan tanaman hias. Pupuk organik cair (POC) apabila mengandung bakteri patogen, maka dapat membahayakan terhadap kesehatan masyarakat. Hal tersebut terutama terhadap masyarakat yang mengkonsumsi sayuran dalam keadaan mentah atau lalapan yang pencuciannya kurang sempurna, sehingga mempunyai risiko terinfeksi Salmonella sp dan E. coli O157:H7. Oleh karena itu perlu dilakukan pemeriksaan bakteri patogenik dalam POC sebelum digunakan. Tujuan penelitian ini adalah mengisolasi dan mengidentifikasi Salmonella sp., E. coli O157:H7 dan bakteri lain dalam POC dari peternakan kambing PE di Kabupaten Sleman.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

T1__Daftar Pustaka Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis pada Mata Pelajaran Biologi Siswa Kelas X MIA 1 SMA N 1 Pabelan Kabupaten Semarang Tahun P

T1__Daftar Pustaka Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis pada Mata Pelajaran Biologi Siswa Kelas X MIA 1 SMA N 1 Pabelan Kabupaten Semarang Tahun P

Siswidyawati, Nanik. 2009. Implikasi Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Biologi Kelas VII-A SMP NEGERI 1 Gesi Tahun Ajaran 2007/2008. SKIPSI FKIP UNS: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta.

2 Baca lebih lajut

BAGAN IDENTIFIKASI BAKTERI

BAGAN IDENTIFIKASI BAKTERI

BAGAN IDENTIFIKASI BAKTERI ESCHERICHIA COLI DAN PSEUDOMONAS Sp.[r]

1 Baca lebih lajut

Uji Aktivitas Antibakteri Air Rebusan Dan Ekstrak Etanol Cacing Tanah (Megascolex sp.)Terhadap Bakteri Salmonella typhosa, Escherichia coli, Shigella dysenteriae

Uji Aktivitas Antibakteri Air Rebusan Dan Ekstrak Etanol Cacing Tanah (Megascolex sp.)Terhadap Bakteri Salmonella typhosa, Escherichia coli, Shigella dysenteriae

Bentuk tubuh dari Salmonella typhimurium adalah batang lurus pendek dengan panjang 1-1,5 mikrometer. Tidak membentuk spora, bersifat gram negatif. Biasanya bergerak motil dengan menggunakan flagella dan kadang menjadi bentuk non-motilnya. Bakteri ini tumbuh baik pada suhu optimum sekitar 37 0 C. Biasanya memproduksi asam dan gas dari glukosa, maltosa, mannitol dan sorbitol, tetapi tidak memfermentasi laktosa dan sukrosa. Tidak membentuk indol dan gelatin cair. Salmonella typhimurium dapat menyebabkan penyakit tifus yang ditandai dengan demam, mual, muntah, diare dan hilangnya nafsu makan (Anonim, 2009).
Baca lebih lanjut

75 Baca lebih lajut

LAPORAN AKHIR MIKROBIOLOGI DAN VIROLOGI

LAPORAN AKHIR MIKROBIOLOGI DAN VIROLOGI

Langkah yang kedua yaitu pengamatan mikroskopik yeast (khamir). Khamir (yeast) adalah fungi yang memiliki sel tunggal dengan pembelahan sel melalui pertunasan (budding). Ciri-ciri khamir (yeast) yaitu bersel satu (uniseluler), tidak berfilamen, berbentuk oval atau bulat, tidak berflagela, berukuran lebih besar dari bakteri, lebar 1-5 mm, panjang 5-30 mm. Hal pertama yang dilakukan adalah membersihkan gelas benda dengan alcohol sampai bebas lemak dan debu kemudian teteskan 1 tetes metilen blue pada bagian tengahnya, ambil biakan murni Saccharomyces sp. dengan menggunakan ose tumpul kemudian diratakan pada gelas objek yang sudah diberi metilen blue. Tutup dengan gelas penutup dan hindari pembentukan gelombang udara di dalam preparat karena dapat mengganggu pengamatan terhadap morfologi yeast (khamir). Kemudian amati di bawah mikroskop dengan pembesaran lemah kemudian dengan perbesaran sedang.
Baca lebih lanjut

76 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...