Top PDF Bahan Berbahaya Dan Beracun

Bahan Berbahaya Dan Beracun

Bahan Berbahaya Dan Beracun

Akhir-akhir ini makin banyak limbah-limbah dari pabrik,rumah tangga,perusahaan, kantor-kantor, sekolah dan sebagainya. Yang berupa cair,padat bahkan berupa zat gas dan semuanya itu berbahaya bagi kehidupan kita. Tetapi ada limbah yang lebih berbahaya lagi yang disebut dengan limbah B3(bahan berbahaya dan beracun).Hal tersebut sebenarnya bukan merupakan masalah kecil dan sepele,karena apabila limbah Bahan Berbahaya dan Beracun(B3) tersebut dibiarkan ataupun dianggap sepele penanganannya,atau bahkan melakukan penanganan yang salah dalam menanganani limbah B3 tersebut.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Implementasi Izin Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun Sebagai Instrumen Pengendalian

Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun Provinsi Jawa Timur

Implementasi Izin Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun Sebagai Instrumen Pengendalian Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun Provinsi Jawa Timur

Limbah industri baik berupa gas, cair maupun padat umumnya termasuk kategori atau dengan sifat limbah B3. Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang sangat ditakuti adalah limbah dari industri kimia. Limbah dari industri kima pada umumnya mengandung berbagai macam unsur logam berat yang mempunyai sifat akumulatif dan beracun (toxic) sehingga berbahaya bagi kesehatan manusia. Limbah pertanian yang paling utama ialah pestisida dan pupuk. Limbah B3 dari kegiatan industri yang terbuang ke lingkungan akhirnya akan berdampak pada kesehatan manusia. Dampak itu dapat langsung dari sumber ke manusia, misalnya meminum air yang terkontaminasi atau melalui rantai makanan, seperti memakan ikan yang telah menggandakan (biological magnification) pencemar karena memakan mangsa yang tercemar. Berikut ini daftar indutri di Jawa Timur yang menghasilkan limbah B3 sesuai tabel 2 berikut :
Baca lebih lanjut

40 Baca lebih lajut

TATA LAKSANA PERIZINAN DAN PENGAWASAN PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN SERTA PENGAWASAN PEMULIHAN AKIBAT PENCEMARAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN OLEH PEMERINTAH DAERAH

TATA LAKSANA PERIZINAN DAN PENGAWASAN PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN SERTA PENGAWASAN PEMULIHAN AKIBAT PENCEMARAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN OLEH PEMERINTAH DAERAH

Menindaklanjuti surat permohonan PT……………………………………, No. Surat …………………., Tanggal………………., Perihal………………., maka dari hasil evaluasi terhadap dokumen yang diajukan kepada kami, dapat disampaikan bahwa lingkup kegiatan terhadap permohonan tersebut adalah kegiatan pengumpulan limbah bahan berbahaya dan beracun skala nasional. Sehubungan dengan hal itu bersama ini kami sampaikan berkas permohonan dan lembar evaluasi rekomendasi pengumpulan limbah bahan bebahaya dan beracun skala nasional, untuk ditindak lanjuti dalam proses penerbitan izin pengumpulan limbah bahan berbahaya dan beracun.
Baca lebih lanjut

68 Baca lebih lajut

Panduan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun (b3)

Panduan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun (b3)

b. Limbah bahan berbahaya dan beracun, disingkat limbah B3, ada1ah sisa suatu usaha dan/atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan/atau beracun yang karena sifat dan/atau konsentrasinya dan/atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan dan/atau merusakkan lingkungan hidup, dan/atau dapat membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lain;

12 Baca lebih lajut

PERSYARATAN TEKNIS PENGOLAHAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN

PERSYARATAN TEKNIS PENGOLAHAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN

Pengolahan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), adalah proses untuk mengubah jenis, jumlah dan karakteristik limbah B3 menjadi tidak berbahaya dan/atau tidak beracun dan/atau immobilisasi limbah B3 sebelum ditimbun dan/atau memungkinkan agar limbah B3 dimanfaatkan kembali (daur ulang). Proses pengolahan limbah B3 dapat dilakukan secara pengolahan fisika dan kimia, stabilisasi/solidifikasi, dan insenerasi.

14 Baca lebih lajut

SIMBOL/LABEL/MSDS. Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)

SIMBOL/LABEL/MSDS. Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)

Bahan Berbahaya dan Beracun yang selanjutnya disingkat dengan B3 adalah bahan yang karena sifat dan atau konsentrasinya dan atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan dan atau merusak lingkungan hidup, dan atau dapat membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lainnya;

43 Baca lebih lajut

PERSYARATAN TEKNIS PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN

PERSYARATAN TEKNIS PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN

3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 1994 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Lembaran Negara Tahun 1994 Nomor 26, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3551) yang diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 1995 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 1994 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Lembaran Negara Tahun 1995 Nomor 24, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3595);

4 Baca lebih lajut

SIMBOL DAN LABEL LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN

SIMBOL DAN LABEL LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN

3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 1994 tentang Pengelolaan Limbah bahan Berbahaya dan Beracun (Lembaran Negara Tahun 1994 Nomor 26, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3351) yang telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 1995 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 1994 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Lembaran Negara Tahun 1995 Nomor 24, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3595); 4. Keputusan Presiden Nomor 77 Tahun 1994 tentang Badan Pengendalian Dampak

12 Baca lebih lajut

Daftar B3 Bahan Berbahaya dan Beracun Ru

Daftar B3 Bahan Berbahaya dan Beracun Ru

Pokja K3MFK akan mengambil data yang sudah diisi selambat-lambatnya pada hari…….……..tanggal……….….... No Jenis B3 Bahan Berbahaya dan Beracun Jumlah cc/ml/gram/butir/satuan sesuai jenis b[r]

1 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN

PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN

(4) Penghasil dan/atau pengumpul dan/atau pengangkut dan/atau pengolah dan/atau pemanfaat dan/atau penimbun limbah B3 wajib segera melaporkan tumpahnya bahan berbahaya dan beracun (B3) dan limbah B3 ke lingkungan kepada instansi yang bertanggung jawab dan/atau Gubernur Kepala Daerah Tingkat I dan/atau Bupati/Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II.

27 Baca lebih lajut

PEMANFAATAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN

PEMANFAATAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN

1. Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun yang selanjutnya disingkat dengan limbah B3 adalah sisa suatu usaha dan/atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan/atau beracun yang karena sifat dan/atau konsentrasinya dan/atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung dapat mencemarkan dan/atau merusak lingkungan hidup, dan/atau dapat membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lainnya. 2. Penghasil limbah B3 selanjutnya disingkat penghasil adalah badan usaha yang kegiatannya

6 Baca lebih lajut

DOKUMEN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN

DOKUMEN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN

3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 1994 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Lembaran Negara Tahun 1994 Nomor 26, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3551) yang telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 1995 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 1994 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Lembaran Negara Tahun 1995 Nomor 24, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3595); 4. Keputusan Presiden Nomor 77 Tahun 1994 tentang Badan Pengendalian Dampak

6 Baca lebih lajut

TATA CARA PERIZINAN PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN

TATA CARA PERIZINAN PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN

Menimbang : a. bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 40 ayat (1) huruf a dan ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, perlu menetapkan Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup tentang Tata Cara Perizinan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun;

14 Baca lebih lajut

TATA LAKSANA PENGAWASAN PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN DI DAERAH

TATA LAKSANA PENGAWASAN PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN DI DAERAH

3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 1994 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Lembaran Negara Tahun 1994 Nomor 26,Tambahan Lembaran Negara Nomor 3551) yang telah dirubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 1995 tentang perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 1994 tentang Pengelolaan Limbah Bahan berbahaya dan Beracun ( Lembaran Negara Tahun 1995 Nomor 24,Tambahan Lembaran Negara Nomor 3595); 4. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 1998 tentang kordinasi Kegiatan Instansi

6 Baca lebih lajut

TATA CARA PEMULIHAN LAHAN TERKONTAMINASI LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN

TATA CARA PEMULIHAN LAHAN TERKONTAMINASI LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN

Menimbang : a. bahwa limbah bahan berbahaya dan beracun akibat tumpahan, ceceran, kebocoran, atau pembuangan langsung ke lahan memiliki potensi menimbulkan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan, sehingga perlu dilaksanakan pemulihan lahan terkontaminasi limbah bahan berbahaya dan beracun; b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a serta

12 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN NOMOR 85 TAHUN 1999

PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN NOMOR 85 TAHUN 1999

Kegiatan pembangunan bertujuan meningkatkan kesejahteraan hidup rakyat yang dilaksanakan melalui rencana pembangunan jangka panjang yang bertumpu pada pembangunan di bidang industri. Pembangunan di bidang industri tersebut di satu pihak akan menghasilkan barang yang bermanfaat bagi kesejahteraan hidup rakyat, dan di lain pihak industri itu juga akan menghasilkan limbah. Di antara limbah yang dihasilkan oleh kegiatan industri tersebut terdapat limbah bahan berbahaya beracun (limbah B3).

44 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN NOMOR 18 TAHUN 1999

PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN NOMOR 18 TAHUN 1999

Limbah bahan berbahaya dan beracun ini antara lain adalah bahan baku yang bersifat berbahaya dan beracun yang tidak digunakan karena rusak/kadaluarsa, sisa bahan/kemasan, tumpahan, sisa proses, oli bekas, oli kotor, limbah dari kegiatan pembersihan kapal dan tangki yang memerlukan penanganan dan pengolahan khusus. Tidak termasuk bagi limbah cair yang bersifat B3 tetapi dapat diawasi oleh peraturan pemerintah tentang pengendalian pencemaran air serta limbah debu dan gas yang bersifat limbah B3 tetapi dapat diawasi oleh peraturan pemerintah tentang pengendalian pencemaran udara.
Baca lebih lanjut

56 Baca lebih lajut

FASILITAS PENGUMPULAN DAN PENYIMPANAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN DI PELABUHAN

FASILITAS PENGUMPULAN DAN PENYIMPANAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN DI PELABUHAN

(1) Pemilik kapal, operator kapal, atau perwakilan kapal wajib melakukan pemberitahuan (notifikasi) kepada administrator pelabuhan dan penanggungjawab usaha dan/atau kegiatan fasilitas pengumpulan dan penyimpanan limbah bahan berbahaya dan beracun dalam waktu 24 (dua puluh empat) jam sebelum limbah bahan berbahaya dan beracun diserahkan kepada penanggungjawab usaha dan/atau kegiatan fasilitas pengumpulan dan penyimpanan limbah bahan berbahaya dan beracun.

16 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN NOMOR 74 TAHUN 2001

PENGELOLAAN BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN NOMOR 74 TAHUN 2001

Meningkatnya kegiatan pembangunan di Indonesia dapat mendorong peningkatan penggunaan bahan berbahaya dan beracun (B3) di berbagai sektor seperti industri, pertambangan, pertanian dan kesehatan. B3 tersebut dapat berasal dari dalam negeri maupun dari luar negeri (impor). B3 yang dihasilkan dari dalam negeri, juga ada yang diekspor ke suatu negara tertentu. Proses impor dan ekspor ini semakin mudah untuk dilakukan dengan masuknya era globalisasi.

38 Baca lebih lajut

Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)

Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)

Bahan Berbahaya dan Beracun yang selanjutnya disingkat dengan B3 adalah bahan yang karena sifat dan atau konsentrasinya dan atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan dan atau merusak lingkungan hidup, dan atau dapat membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lainnya;

43 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...