Top PDF Bahan Tambahan Pangan Dalam Produk Makanan/Minuman/Kosmetik

Bahan Tambahan Pangan Dalam Produk Makanan/Minuman/Kosmetik

Bahan Tambahan Pangan Dalam Produk Makanan/Minuman/Kosmetik

Dalam senyawa flavonoid penting, beta karoten memiliki fungsi antioksidan kuat yang membantu tubuh radikal bebas, dan dengan demikian membatasi kerusakan membran sel, DNA dan protein struktur dalam jaringan. Studi penelitian menunjukkan bahwa asupan makanan dari makanan tinggi ß-karoten memiliki hubungan positif dengan penurunan risiko penyakit cardio-vascular serta rongga mulut, dan kanker paru-paru. Sampai di konversi menjadi vitamin-A oleh enzim di dinding usus, ß-karoten melakukan semua fungsi vitamin A seperti siklus visual, reproduksi (produksi sperma), pemeliharaan fungsi epitel, pertumbuhan dan perkembangan. (Nutrion and You, 2015)
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENGATURAN PENGGUNAAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN PADA PRODUK MAKANAN KEMASAN DAN ASAS PERLINDUNGAN TESIS

KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENGATURAN PENGGUNAAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN PADA PRODUK MAKANAN KEMASAN DAN ASAS PERLINDUNGAN TESIS

Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam tesis yang berjudul: “KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENGATURAN PENGGUNAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN PADA PRODUK MAKANAN KEMASAN DAN ASAS PERLINDUNGAN” ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk

13 Baca lebih lajut

PENGOLAHAN BAHAN PANGAN BUAH SEGAR MENJADI MAKANAN DAN MINUMAN

PENGOLAHAN BAHAN PANGAN BUAH SEGAR MENJADI MAKANAN DAN MINUMAN

Selain memberikan manfaat sebagai wadah penyajian kemasan dan penyajian, juga berhubungan dengan cara menampilkan produk/hasil olahan pangan dalam bentuk menarik. Bentuk yang menarik akan menambah selera saat menyantapnya atau tertarik untuk membeli produk olahan pangan tersebut. Banyak penjual makanan atau restoran yang memberikan tampilan unik, eksotis, dan berkarakter pada penyajian dan kemasan produknya. Eksplorasi penggunaan bahan penyajian hidangan pun sangat variatif sekali. Ada yang menggunakan gerabah ataupun batok kelapa yang didesain menjadi gelas cantik. Ada yang membuat kemasan dengan modifikasi bahan, seperti plastik dan kertas. Oleh karena itu, saat ini bisnis kemasan dan wadah penyajian memiliki prospek menguntungkan. Kreativitas kita sangat dibutuhkan untuk dapat menciptakan wadah penyajian maupun kemasan.
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

Gambaran Perilaku Pedagang Jajanan Makanan dan Minuman terhadap Penggunaan bahan tambahan pangan ( BTP) di Pusat Jajanan Pajak USU Padang bulan Medan Tahun 2012

Gambaran Perilaku Pedagang Jajanan Makanan dan Minuman terhadap Penggunaan bahan tambahan pangan ( BTP) di Pusat Jajanan Pajak USU Padang bulan Medan Tahun 2012

Keamanan pangan merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam prakteknya masih banyak produsen pangan yang menggunakan bahan tambahan yang beracun atau berbahaya bagi kesehatan yang sebenarnya tidak boleh digunakan dalam makanan. Kurangnya perhatian terhadap hal ini, telah sering mengakibatkan terjadinya dampak berupa penurunan kesehatan konsumen. Banyaknya bahan tambahan pangan dalam bentuk lebih murni dan tersedia secara komersil dengan harga yang relatif murah akan mendorong meningkatnya pemakaian bahan tambahan pangan oleh para pedagang jajanan makanan dan minuman.
Baca lebih lanjut

83 Baca lebih lajut

Analisa Bakteri Escherichia coli dan Kandungan Zat Pewarna Rhodamin B Pada Makanan Jajanan di Kantin dan Luar Sekolah di Sekolah Dasar Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang Pada Tahun 2017

Analisa Bakteri Escherichia coli dan Kandungan Zat Pewarna Rhodamin B Pada Makanan Jajanan di Kantin dan Luar Sekolah di Sekolah Dasar Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang Pada Tahun 2017

2. Bahan tambahan pangan dengan tidak sengaja ditambahkan ke dalam makanan (bahan yang tidak memiliki fungsi dalam makanan tersebut), baik dalam jumlah sedikit atau cukup banyak akibat perlakuan selama proses produksi, pengolahan dan pengemasan. Bahan ini dapat pula merupakan residu atau kontaminan dari bahan yang sengaja ditambahkan untuk produksi bahan mentah atau penangananya yang masih terus terbawa ke dalam makanan yang akan dikonsumsi. Contohnya adalah residu pestisida, antibiotik dan hidrokarbon aromatik polisiklik.
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pengaruh Minuman Berkarbonasi Terhadap Kadar Ureum Darah Mencit (Mus musculus) Galur Swiss Webster.

PENDAHULUAN Pengaruh Minuman Berkarbonasi Terhadap Kadar Ureum Darah Mencit (Mus musculus) Galur Swiss Webster.

Banyak makanan dan minuman kemasan yang diproduksi dengan memperhatikan aspek selera, sehingga makanan dan minuman tersebut disukai oleh kaum tua maupun muda. Minuman soft drink yang rasanya menyengat ternyata bisa dinikmati oleh anak balita, apalagi junk food berupa makanan ringan yang memang rasanya menggugah selera. Kecanggihan teknologi pengolahan makanan, pengemasan, dan penyimpanan secara tidak langsung sebagian memang menguntungkan konsumen. Makanan atau minuman kemasan kini mudah dijumpai diberbagai toko, warung, atau supermarket. Pertumbuhan makanan atau minuman kemasan ini demikian cepat, pada waktu dulu hanya bisa dijumpai kurang lebih 1000 produk kemasan, kini bisa dijumpai lebih dari 10.000 produk yang siap dikonsumsi. Rahasia membanjirnya produk makanan atau minuman kemasan adalah dengan peranan bahan tambahan makanan (BTM) sangat besar untuk menghasilkan produk-produk kemasan (Khomsan,2003).
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Analisis Pewarna Buatan Pada Selai Roti Yang Bermerek Dan Tidak Bermerek Yang Beredar Di Kota Medan Tahun

Analisis Pewarna Buatan Pada Selai Roti Yang Bermerek Dan Tidak Bermerek Yang Beredar Di Kota Medan Tahun

Penggunaan bahan tambahan makanan banyak digunakan oleh para produsen untuk memberikan daya tarik tersendiri bagi produksi pangan. Bahan tambahan pangan seperti pewarna mampu menarik mata pembeli. Anak-anak dan orang dewasa pun terkadang sering terjebak oleh tampilan luar dari makanan seperti warna dan bentuk. Hal ini merupakan kelemahan konsumen yang dimanfaatkan oleh produsen. Kelemahan tersebut adalah kebiasaan konsumen yang hanya melihat tampilannya ketika membeli. Membeli satu barang selain membutuhkan ketelitian juga diperlukan kecerdasan. Konsumen harus cerdas memilih produk yang aman untuk di konsumsi, karena tidak semua bahan tambahan (adiktif) tersebut aman bagi tubuh ( Aminah, 2009).
Baca lebih lanjut

72 Baca lebih lajut

Bahan Tambahan Pangan dalam Industri Minuman – Ditjen Agrokimia Deperin

Bahan Tambahan Pangan dalam Industri Minuman – Ditjen Agrokimia Deperin

• Sakarin ditemukan tahun 1878 dan merupakan pemanis buatan yang telah lama diterima dan digunakan dalam makanan dan minuman. Di Amerika Serikat, National Institutes of Health, berkesimpulan bahwa sakarin dicabut dari daftar senyawa karsinogenik potensial. Juga Negara Bagian Kalifornia mencabut sakarin dari daftar 65 macam senyawa karsinogen.

31 Baca lebih lajut

DAFTAR PUSTAKA  Pengaruh Minuman Berkarbonasi Terhadap Kadar Glukosa Darah Mencit (Mus musculus).

DAFTAR PUSTAKA Pengaruh Minuman Berkarbonasi Terhadap Kadar Glukosa Darah Mencit (Mus musculus).

Badan Pengawasan Obat dan Makanan RI. 2004. Keputusan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia tentang Persyaratan Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pemanis Buatan dalam Produk Pangan No. H. K. 00. 05. 1. 4547. Jakarta: BPOM RI.

5 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pengaruh Pewarna Sintetis Minuman Ringan Terhadap Kadar Kreatinin Darah Mencit (Mus musculus).

PENDAHULUAN Pengaruh Pewarna Sintetis Minuman Ringan Terhadap Kadar Kreatinin Darah Mencit (Mus musculus).

Zat pewarna adalah bahan yang dapat memberi warna pada makanan, sehingga makanan tersebut akan lebih menarik (Apriani, 2013). Pewarna makanan adalah bahan tambahan makanan yang dapat memperbaiki atau memberi warna pada makanan. Pewarna makanan akan menaikkan selera meskipun tidak menaikkan kualitas gizi dan bahkan bila salah dalam penggunaannya dapat merugikan kesehatan. Menurut peraturan, pemberian pewarna pada makanan pada dasarnya memiliki fungsi memperbaiki warna makanan, tetapi tidak boleh mengurangi nilai gizi atau menurunkan mutu dari produk makanan yang bersangkutan (Sugiyatmi, 2006). Zat warna sintetik digunakan secara luas dalam bahan makanan yang sesuai dengan arahan Uni Eropa No 94/36/WE yang diperbolehkan penggunaannya salah satunya adalah Carmoisine (Rohman, 2011). Penggunaan pewarna sintetis harus dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku karena dapat merugikan kesehatan (Sumarlin, 2010). Karmoisin dapat memberikan pengaruh negatif dan mengubah beberapa penanda biokimia pada organ-organ penting seperti hati dan ginjal pada dosis tinggi (Aroni, 2011). Tapi banyak tersedia zat pewarna yang tidak dianjurkan untuk makanan, seperti tartazine, quinoline yellow, sunset yellow, azorubine, amaranth, ponceau 4R, erythrosine, allura red, indigotine, briliant blue, food green’s, briliant black BN, brown HT dan annatto extracts (Arisman, 2012).
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

I. PENDAHULUAN  KUALITAS BISKUIT KERAS DENGAN KOMBINASI TEPUNG AMPAS TAHU DAN BEKATUL BERAS MERAH.

I. PENDAHULUAN KUALITAS BISKUIT KERAS DENGAN KOMBINASI TEPUNG AMPAS TAHU DAN BEKATUL BERAS MERAH.

Biskuit adalah produk yang diperoleh dengan memanggang adonan yang berasal dari tepung terigu dengan penambahan makanan lain dan dengan atau penambahan bahan tambahan pangan yang diijinkan. Biskuit diklasifikasikan dalam empat jenis: biskuit keras, crackers, cookies dan wafer. Kadar air yang rendah dihasilkan dari proses pemanggangan adonan biskuit yang sempurna (Aprianita dan Wijaya,2010).

6 Baca lebih lajut

PENGOLAHAN BAHAN PANGAN SAYURAN MENJADI MAKANAN DAN MINUMAN KESEHATAN

PENGOLAHAN BAHAN PANGAN SAYURAN MENJADI MAKANAN DAN MINUMAN KESEHATAN

Agar suatu produk pengolahan berhasil dengan baik maka perlu memperhatikan tahapan/proses pembuatan pengolahan pangan, yang meliputi perencanaan, pelaksanaan pembuatan, penyajian/ pengemasan dan evaluasi. Mengapa? Agar dapat dihasilkan karya pengolahan yang sesuai kegunaan, nyaman dalam rasa, tepat dalam pengolahan, memiliki nilai estetis dalam penyajian maupun kemasan, dan aman bagi kehidupan manusia. Adapun, apabila diaplikasikan ke dalam sebuah contoh tahapan pembuatan makanan dan minuman berbahan sayuran, sebagai berikut:

34 Baca lebih lajut

Analisis Penggunaan Sakarin dan Sikt Pada Manisan Buah yang Dijajakan di Pasar Rame Medan

Analisis Penggunaan Sakarin dan Sikt Pada Manisan Buah yang Dijajakan di Pasar Rame Medan

Pemanis merupakan zat yang dapat menimbulkan rasa manis atau mempertajam penerimaan terhadap rasa manis tersebut (Winarno, 1994). Pemanis merupakan senyawa kimia yang sering ditambahkan untuk keperluan produk olahan pangan, industri serta makanan dan minuman kesehatan. Pemanis berfungsi untuk meningkatkan cita rasa dan aroma, serta memperbaiki sifat-sifat fisik, sebagai pengawet, memperbaiki sifat-sifat kimia sekaligus merupakan sumber kalori bagi tubuh, mengembangkan jenis minuman dan makanan dengan jumlah kalori terkontrol, mengontrol program pemeliharaan dan penurunan berat badan, mengurangi kerusakan gigi, dan sebagai bahan substitusi pemanis utama. ( Eriawan R. dan Imam P., 2002).
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Analisis Pewarna Buatan Pada Selai  Roti yang Bermerek dan tidak  Bermerek yang Beredar di Kota  Medan Tahun 2013

Analisis Pewarna Buatan Pada Selai Roti yang Bermerek dan tidak Bermerek yang Beredar di Kota Medan Tahun 2013

Penggunaan bahan tambahan makanan banyak digunakan oleh para produsen untuk memberikan daya tarik tersendiri bagi produksi pangan. Bahan tambahan pangan seperti pewarna mampu menarik mata pembeli. Anak-anak dan orang dewasa pun terkadang sering terjebak oleh tampilan luar dari makanan seperti warna dan bentuk. Hal ini merupakan kelemahan konsumen yang dimanfaatkan oleh produsen. Kelemahan tersebut adalah kebiasaan konsumen yang hanya melihat tampilannya ketika membeli. Membeli satu barang selain membutuhkan ketelitian juga diperlukan kecerdasan. Konsumen harus cerdas memilih produk yang aman untuk di konsumsi, karena tidak semua bahan tambahan (adiktif) tersebut aman bagi tubuh ( Aminah, 2009).
Baca lebih lanjut

72 Baca lebih lajut

Studi Perilaku Kerbau Lumpur (B. bubalis carabanesis) di Kecamatan Munte, Kabanjahe, dan Mardingding  Kabupaten Karo

Studi Perilaku Kerbau Lumpur (B. bubalis carabanesis) di Kecamatan Munte, Kabanjahe, dan Mardingding Kabupaten Karo

Penggunaan bahan tambahan makanan banyak digunakan oleh para produsen untuk memberikan daya tarik tersendiri bagi produksi pangan. Bahan tambahan pangan seperti pewarna mampu menarik mata pembeli. Anak-anak dan orang dewasa pun terkadang sering terjebak oleh tampilan luar dari makanan seperti warna dan bentuk. Hal ini merupakan kelemahan konsumen yang dimanfaatkan oleh produsen. Kelemahan tersebut adalah kebiasaan konsumen yang hanya melihat tampilannya ketika membeli. Membeli satu barang selain membutuhkan ketelitian juga diperlukan kecerdasan. Konsumen harus cerdas memilih produk yang aman untuk di konsumsi, karena tidak semua bahan tambahan (adiktif) tersebut aman bagi tubuh ( Aminah, 2009).
Baca lebih lanjut

91 Baca lebih lajut

Pengaruh Perbandingan Sari Buah Mengkudu dengan Sari Buah Durian dan Jumlah Gum Arab terhadap Mutu Permen Jelly Mengkudu

Pengaruh Perbandingan Sari Buah Mengkudu dengan Sari Buah Durian dan Jumlah Gum Arab terhadap Mutu Permen Jelly Mengkudu

Syafutri, M. I., E. Lidiasari, dan H. Indawan. 2010. Karakteristik permen jelly timun suri (Cucumi melo L.) dengan penambahan sorbitol dan ekstrak kunyit (Curucuma domestikaI Val.). Jurnal Gizi dan Pangan. 5(2): 78-86. Syamsul, H. S. S.dan J. R. Hutapea. 1991. Inventaris Tanaman Obat Indonesia.

4 Baca lebih lajut

II.  TINJAUAN PUSTAKA  KUALITAS SIRUP GOJI BERRY (Lycium barbarum L.) DENGAN KOMBINASI KADAR ANGKAK DAN SUHU PEMANASAN.

II. TINJAUAN PUSTAKA KUALITAS SIRUP GOJI BERRY (Lycium barbarum L.) DENGAN KOMBINASI KADAR ANGKAK DAN SUHU PEMANASAN.

Angkak adalah produk fermentasi yang dihasilkan oleh kapang Monascus purpureus (Gambar 1). Monascus purpureus umumnya ditumbuhkan pada medium beras, tetapi dapat juga tumbuh pada medium ampas tapioka, ampas tahu, atau dedak. Monascus purpureus dapat menghasilkan metabolit sekunder berupa pigmen. Pigmen angkak memiliki warna yang konsisten dan stabil, dapat bercampur dengan pigmen alami lainnya dan dengan bahan makanan, tidak mengandung racun dan tidak karsinogen. Angkak telah lama digunakan sebagai pewarna makanan di negara-negara Asia maupun Eropa. Pada umumnya angkak digunakan untuk mewarnai berbagai produk makanan seperti produk ikan, daging, anggur, dan minuman beralkohol (Tisnadjaja, 2006).
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

6. BAB VI   Bahan Tambahan Makanan

6. BAB VI Bahan Tambahan Makanan

Tidak hanya masalah yang berhubungan dengan kesehatan saja yang perlu diinformasikan secara benar dan tidak menyesatkan melalui label dan iklan pangan, namun perlindungan secara batiniah perlu diberikan kepada masyarakat. Masyrakat Islam merupakan jumlah terbesar dari penduduk Indonesia yang secara khusus dan non diskriminatif perlu dilindungi melalui pengaturan halal. Bagaimanapun juga, kepentingan agama atau kepercayaan lainnya tetap dilindungi melalui tanggungjawab pihak yang memproduksi atau memasukkan pangan ke dalam wilayah Indonesia untuk diperdagangkan bagi keperluan tersebut.
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

Analisa Natrium Benzoat dalam Minuman Isotonik Di Kota Medan Tahun 2011.

Analisa Natrium Benzoat dalam Minuman Isotonik Di Kota Medan Tahun 2011.

Menurut penelitian Dwi Mulyanti, terdapat perbedaan secara nyata pada kadar air, vitamin C, nilai pH, nilai total padatan terlarut, kadar natrium benzoat, dan kadar pewarna tartrazine. Penelitian pada empat merk saos tomat di mana penambahan natrium benzoat berada dibawah Standar Peraturan Menteri Kesehatan RI yaitu 600- 1000 mg/kg. Pada saos ABC (472,06 ppm), saos Eco (404,06 ppm)dan saos Del Monte (584,28 ppm). Kandungan natrium benzoat lebih rendah dibandingkan standar, hal ini perlu dilakukan untuk mengurangi gangguan kesehatan akibat dari penggunaan natrium benzoat yang berlebihan. Sedangkan pada saos Lucky sudah sesuai dengan standar yaitu sebesar 676,24 ppm. Dari keempat merk saos tersebut ditinjau dari segi bahan pengawet yang digunakan layak untuk dikonsumsi.
Baca lebih lanjut

68 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...