Top PDF Bahasa Indonesia Kelas 12 Suratno dan Wahono 2010

Bahasa Indonesia Kelas 12 Suratno dan Wahono 2010

Bahasa Indonesia Kelas 12 Suratno dan Wahono 2010

Pornografi berasal dari bahasa Yunani Kuno, porne (pelacur) dan graphein (menulis). Pornografi semula mengacu pada karya sastra Yunani Kuno yang menggambarkan tingkah laku pelacur. Masyarakat Yunani Kuno yang berpandangan naturalistis tidak menganggap hubungan seksual secara terang- terangan sebagai perbuatan mesum. Masyarakat Hindu juga mengenal buku karya pujangga Mallanaga Vatsyayana, Kama Sutra (berisi tuntunan bercinta), dari abad ke-4. Adapun bukti kehadiran karya pornografi di Indonesia dapat ditemukan pada Candi Sukuh di lereng G. Lawu, Jawa Tengah, yang didirikan sekitar tahun 1437. Di lantai pintu gerbang candi ini terdapat relief yang menggambarkan alat kelamin pria (lingga) dengan alat kelamin wanita (yoni). Dalam kesusastraan Jawa juga terdapat beberapa buku yang dinilai pornografis, seperti Cadraning Wanita karya pujangga keraton Jogjakarta pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengkubuwono VIII. Buku ini bercerita tentang wanita dan teknik bercinta.
Baca lebih lanjut

226 Baca lebih lajut

KETERBACAAN WACANA DALAM BUKU TEKS BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNTUK SMP/MTs KELAS VIII KARANGAN WAHONO TERBITAN CV GITA PERDANA TAHUN 2010

KETERBACAAN WACANA DALAM BUKU TEKS BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNTUK SMP/MTs KELAS VIII KARANGAN WAHONO TERBITAN CV GITA PERDANA TAHUN 2010

Melalui teknik uji rumpang, pembaca diminta untuk dapat memahami wacana yang tidak lengkap (karena bagian-bagian tertentu dari wacana tersebut telah dengan sengaja dilesapkan) dengan pemahaman yang sempurna. Bagian-bagian yang dihi- langkan itu, biasanya kata ke n, digantikan dengan tanda tertentu (garis lurus mendatar dengan tanda titik-titik). Penghilangan atau pelesapan bagian-bagian kata dalam teknik uji rumpang mungkin juga tidak berdasarkan kata ke n secara konsis- ten dan sistematis. Dengan menggunakan teknik uji rumpang dalam waktu yang relatif singkat guru dapat segera mengetahui keterbacaan wacana; tingkat pema- haman siswa; dan latar belakang pengalaman, minat, dan bahasa siswa.
Baca lebih lanjut

68 Baca lebih lajut

KETERBACAAN WACANA DALAM BUKU TEKS BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNTUK SMP/MTs KELAS VIII KARANGAN WAHONO TERBITAN CV GITA PERDANA TAHUN 2010

KETERBACAAN WACANA DALAM BUKU TEKS BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNTUK SMP/MTs KELAS VIII KARANGAN WAHONO TERBITAN CV GITA PERDANA TAHUN 2010

Sejalan dengan hal ini, untuk memilih buku teks yang akan ditetapkan penggunaan- nya pada suatu satuan pendidikan diperlukan prosedur pemilihan. Salah satu prose- dur yang dapat dipilih adalah melalui pertimbangan yang dilakukan oleh para pen- didik. Aspek-aspek yang perlu dipertimbangkan adalah kesesuaian materi, penyaji- an materi, penggunaan bahasa dan keterbacaannya, kualitas latihan dan soal yang disajikan, serta aksesibilitas terhadap buku teks. Secara rinci setiap aspek tersebut diuraikan berikut ini.

68 Baca lebih lajut

Bahasa Indonesia IPA IPS Kelas 12 Kastam Syamsi dan Anwar Efendi 2010

Bahasa Indonesia IPA IPS Kelas 12 Kastam Syamsi dan Anwar Efendi 2010

Tiga puluh lima tahun silam, ketika Malaysia baru bangkit dari tidur lelapnya pasca penjajahan Inggris, negeri itu mulai melirik masalah pendidikan. Kebijakan pemerintah Malaysia sekira tahun 1970-an adalah peningkatan mutu pendidikan guna menciptakan kader-kader bangsa yang berkualitas. Sayangnya, waktu itu Malaysia hanya sedikit memiliki aset pendidik yang berbobot, sehingga melirik sejumlah tenaga pengajar Indonesia yang dianggap jauh lebih maju dalam urusan pendidikan. Salah satu tenaga pendidik yang direkrut (dikontrak) Malaysia yaitu Muchtar (almarhum), guru SMPP (sekarang SMAN III) Kota Sukabumi Almarhum Muchtar barangkali akan tersenyum melihat kemajuan bidang pendidikan di Ma- laysia, karena sedikit banyak almarhum memiliki kiprah dalam memajukan negara tetangga ini. Sebaliknya, bisa jadi almarhum akan menangis ketika menyaksikan betapa tertinggalnya pendidikan di negaranya sendiri. Melihat kemajuan pendidikan di Malaysia dan Singapura, tidak mengheran- kan jika ribuan orang tua, akhirnya harus menjatuhkan pilihan agar
Baca lebih lanjut

177 Baca lebih lajut

Bahasa Indonesia Bahasa Kelas 12 Kastam Syamsi dan Anwar Efendi 2010

Bahasa Indonesia Bahasa Kelas 12 Kastam Syamsi dan Anwar Efendi 2010

Setelah bercakap-cakap sebentar, inspektur itu mengatakan pada saya, “Coba memegang kedua telinga dengan tangan melalui kepala; jika hal itu mungkin kamu berumur enam tahun .... Kamu diterima dan datanglah besok ke sekolah. “Dengan demikian, pada tahun 1920 saya masuk HIS (Hollands Indlandse School - sekolah dasar untuk kaum pribumi), yang merupakan satu-satunya di kota. Di sekolah itu saya belajar bahasa Belanda, termasuk kebudayaan Belanda. Di dinding kelas tergantung gambar-gambar yang dibubuhi keterangan seperti “inlander (orang pribumi) itu malas”, “inlander itu bodoh”, dan “inlander itu adalah pencuri”. Di bawah gambar seorang Belanda yang duduk di kursi ditulis “orang Belanda itu cerdas”. Pada mulanya, saya tidak terlalu bergairah untuk belajar bahasa Belanda dan menyanyi lagu-lagu seperti “Rood wit en blauw, de koning en zijn vrouw” (merah, putih, biru sang raja dengan permaisuri) dan sebagainya dan sebagainya. Beberapa waktu kemudian kami mendapat seorang guru asal Jawa yang memberikan mata pelajaran sejarah. Dia menceritakan mengenai perlawanan Diponegoro dan berkembanglah rasa nasionalisme kami. Ketika saya masih bersekolah di sekolah dasar, Surabaya dilanda aksi-aksi pemogokan yang khusus dilancarkan jawatan kereta api. Kaum komunis pada tahun- tahun 1926 dan 1927 mulai bergerak dan di mana-mana timbul huru-hara. Di mana-mana muncul seruan untuk mogok yang dibubuhi gambar palu arit dan bulan bintangnya Islam. Hal-hal itu menyadarkan kami bahwa perlawanan dan keresahan sosial
Baca lebih lanjut

275 Baca lebih lajut

Bahasa Indonesia Kelas 11 Suratno dan Wahono 2010

Bahasa Indonesia Kelas 11 Suratno dan Wahono 2010

Sungguhpun Elisa masih belum yakin benar, ia berusaha menyembuhkan lelaki yang mengaku ayah yang sebenarnya itu. Keadaan Thalib makin baik, bahkan sudah mencoba melukis lagi. Namun, masalah yang kini dihadapi Elisa adalah hubungannya dengan Sukoharjito. Belakangan, pemuda keturunan bangsawan Solo itu, diketahui akan menikah dengan wanita lain yang sudah dihamilinya. Betapa kecewanya Elisa. Sukoharjito yang menjadi tumpuan harapannya di antara lelaki lain yang berusaha merebut hati Elisa, termasuk Gail, seorang wartawan Amerika yang sangat menggodanya—justru telah menghancurkan segalanya; memupus juga keinginannya untuk menjadi warga negara Indonesia. Peristiwa itu telah menjungkirbalikkan sikap hidupnya semula. Elisa kemudian memutuskan untuk hijrah ke Belanda, menyusul keluarganya yang sudah lebih dulu berada di sana. Keputusan itu menjadi lebih kuat lagi setelah ia selamat dari kematian ketika pesawat yang membawanya ke Palembang, jatuh. Di samping itu, Elisa sendiri sudah merasa mulai bosan dengan pekerjaannya sebagai pramugari. Atas segala peristiwa itu, pada hari yang ditentukan, ia berangkat menyusul keluarganya ke Belanda. “Dengan hati rawan tetapi terang, tanah dan kotaku kutinggalkan” (hlm. 190). Itulah langkah yang diambil gadis Indo yang karena kegagalan cintanya, terpaksa meninggalkan negeri ini; tanah yang telah melahirkan dan membesarkannya.
Baca lebih lanjut

226 Baca lebih lajut

Bahasa Indonesia Kelas 10 Suratno dan Wahono 2010

Bahasa Indonesia Kelas 10 Suratno dan Wahono 2010

lokasi sekolah jauh, atau lingkungan yang tidak memungkinkan. Jika permasalahan tersebut tidak segera dicari solusinya, maka masa depan anak- anak tersebut akan terancam. Bahkan mungkin jauh tertinggal dengan bangsa lain. Hal itulah yang mendasari bahwa pendidikan alternatif sangat dibutuhkan di Indonesia. Salah satu alternatifnya adalah belajar di rumah dengan mendatangkan guru atau pengajar pada waktu yang telah dijadwalkan. Jadi, anak-anak tidak perlu kesulitan lagi menempuh perjalanan yang jauh atau tidak perlu mengeluarkan banyak biaya dan waktu. Mereka tetap dapat membantu orang tua dan dapat belajar. Untuk itu, dengan sistem sekolah rumah (homeschooling) menjadi model pendidikan masa depan yang pas bagi mereka.
Baca lebih lanjut

218 Baca lebih lajut

Bahasa Indonesia   Bahasa Indonesia Kelas 10 Suratno dan Wahono 2010

Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia Kelas 10 Suratno dan Wahono 2010

lokasi sekolah jauh, atau lingkungan yang tidak memungkinkan. Jika permasalahan tersebut tidak segera dicari solusinya, maka masa depan anak- anak tersebut akan terancam. Bahkan mungkin jauh tertinggal dengan bangsa lain. Hal itulah yang mendasari bahwa pendidikan alternatif sangat dibutuhkan di Indonesia. Salah satu alternatifnya adalah belajar di rumah dengan mendatangkan guru atau pengajar pada waktu yang telah dijadwalkan. Jadi, anak-anak tidak perlu kesulitan lagi menempuh perjalanan yang jauh atau tidak perlu mengeluarkan banyak biaya dan waktu. Mereka tetap dapat membantu orang tua dan dapat belajar. Untuk itu, dengan sistem sekolah rumah (homeschooling) menjadi model pendidikan masa depan yang pas bagi mereka.
Baca lebih lanjut

218 Baca lebih lajut

Kelas 12 SMA Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik Siswa 1

Kelas 12 SMA Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik Siswa 1

Pelajaran ini merupakan proses pembelajaran bahasa Indonesia yang berbasis teks cerita sejarah. Pembelajaran teks ini membantu peserta didik memeroleh wawasan pengetahuan yang lebih luas agar terampil berpikir kritis dan kreatif serta mampu bertindak efektif menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan nyata seperti yang tercermin dalam teks. Melalui pembahasan peristiwa sejarah dunia, peserta didik diharapkan dapat menjadikan hal ini sebagai motivasi dalam meraih cita-cita dan memperkuat kepribadiannya. Pembelajaran ini juga dimaksudkan untuk menanamkan sikap positif dalam diri peserta didik terhadap bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia merupakan cerminan sikap dan jati diri bangsa Indonesia di lingkungan pergaulan dunia global. Untuk itu, pelajaran I dikemas dengan menyajikan tema atau topik “Menggali Kearifan dalam Peristiwa Sejarah Dunia”.
Baca lebih lanjut

208 Baca lebih lajut

Perangkat Pembelajaran Bahasa Indonesia SMA Kelas X II Semester 2 DOC Bahasa Indonesia 12

Perangkat Pembelajaran Bahasa Indonesia SMA Kelas X II Semester 2 DOC Bahasa Indonesia 12

5. Esai adalah karangan pendek tentang suatu fakta yang dibahas menurut pandangan pribadi penulisnya. Esai merupakan salah satu bentuk wacana. Biasanya esai menjelaskan suatu permasalahan. Esai membahas masalah aktual yang sedang ramai dibicarakan umum. Karangan berbentuk esai singkat, padat, dan fokus pada objek yang dibahas. Esai disampaikan dengan bahasa yang ringan.

36 Baca lebih lajut

PENGARUH MEDIA GAMBAR DAN VERBALISTERHADAP KEMAMPUAN MENULIS DITINJAU DARI KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR NEGERI GUGUS SUDIRMAN KECAMATAN GIRIMARTO KABUPATEN WONOGIRI TAHUN 2009

PENGARUH MEDIA GAMBAR DAN VERBALISTERHADAP KEMAMPUAN MENULIS DITINJAU DARI KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR NEGERI GUGUS SUDIRMAN KECAMATAN GIRIMARTO KABUPATEN WONOGIRI TAHUN 2009

menulis karangan yaitu berupa penilaian yang dilaksanakan sebelum dan sesudah eksperimen, sehingga dapat diketahui pengaruh dari perlakuan yang diberikan tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di empat sekolah dasar dalam satu gugus dengan jumlah siswa masing-masing SD hampir sama, dan mengingat jumlah siswa kelas dua masing-masing sekolah dasar di Gugus Jendral Sudirman kurang memenuhi persyaratan, maka untuk memenuhi syarat jumlah sampel diambil dua kelas dari dua sekolah dasar untuk kelas eksperimen dan dua kelas dari dua sekolah dasar untuk kelas kontrol yang berjumlah 71 anak. Karena penelitian ini dilaksanakan di empat SD, maka ada kelebihan dan kekurangannya. Kelebihannya adalah tingkat kerahasiaan dari alat eveluasi yang akan digunakan terjaga dengan baik, tetapi dari sisi kekurangan atau kelemahannya, karena kelas eksperimen dan kelas kontrol merupakan SD yang berbeda dimungkinkan guru kelas akan mempunyai rasa khawatir akan hasil evaluasi yang mungkin tidak baik, terutama guru yang kelasnya menjadi kelas kontrol, dia akan memanipulasi hasil evaluasi karena dia akan malu kalau hasil evaluasi tidak sesuai yang diharapkan. Untuk mengurangi kelemahan- kelemahan itu peneliti berusaha untuk mencegah efek tersebut dengan jalan :
Baca lebih lanjut

157 Baca lebih lajut

Kelas 12 SMA Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik Siswa 2

Kelas 12 SMA Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik Siswa 2

Pelajaran ini merupakan proses pembelajaran bahasa Indonesia yang berbasis teks cerita iksi. Pembelajaran teks ini membantu peserta didik memeroleh wawasan pengetahuan yang lebih luas agar terampil berpikir kritis dan kreatif, serta bertindak efektif menyelesaikan permasalahan kehidupan nyata yang tidak terlepas dari kehadiran teks. Pengalaman tokoh rekaan dalam menyelesaikan komplikasi permasalahan yang dibangun melalui imajinasi penulis digunakan sebagai motivasi dalam meraih cita-cita dan mencipta citra pribadi peserta didik. Permasalahan yang dihadapi para tokoh ini perlu dievaluasi agar dapat terpecahkan. Menguraikan komplikasi dan mengevaluasi permasalahannya dibahas untuk menguatkan kapasitas peserta didik guna memanfaatkan keberadaan bahasa Indonesia dalam menempatkan diri sebagai cerminan sikap bangsa Indonesia di lingkungan pergaulan dunia global. Untuk itu, pelajaran ini dikemas dengan menggunakan tema “Mengurai Komplikasi Cerita Fiksi dalam Novel”.
Baca lebih lanjut

248 Baca lebih lajut

Bab 5 Menyajikan Gagasan Melalui Artikel

Bab 5 Menyajikan Gagasan Melalui Artikel

Bahasa dalam artikel bersifat ilmiah populer, berbeda dengan bahasa ilmiah pada umumnya. Penggunaan bahasa penting untuk diperhatikan untuk melihat sasaran pembacanya. Kecenderungan pembaca teks artikel adalah membaca tulisan yang tidak terlalu panjang, mudah dibaca, dan mudah dipahami. Oleh karena itu, pada saat membuat opini, gunakan bahasa yang komunikatif, tidak bertele-tele, dan ringkas penyajiannya. Dalam menggali gagasan dan argumentasi, gunakanlah kalimat yang efektif, efi sien, dan mudah dimengerti. Jika kamu menggunakan istilah asing atau bahasa daerah, buatlah padanan kata dalam bahasa Indonesia. Pada subpelajaran sebelumnya, kamu sudah dapat membedakan antara fakta dan opini penulis dalam sebuah artikel opini. Sekarang, kamu diminta menjadi seorang penulis artikel dengan mengungkapkan opini atau pendapatnya ke dalam sebuah kalimat yang baik dan benar.
Baca lebih lanjut

52 Baca lebih lajut

Bahasa Indonesia SMA Kelas XII

Bahasa Indonesia SMA Kelas XII

Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertam- bah percaya bahwa aku anak Belanda. sunggu hari - hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan lenggak-lenggok orang Belanda.

5 Baca lebih lajut

Bab 02 – Bahasa dalam Surat dan Acara Resmi

Bab 02 – Bahasa dalam Surat dan Acara Resmi

Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Tu- han Yang Maha Kuasa karena berkat Rahmat -Nya, kita dapat berkumpul di tempat ini dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-73. Ikrar dari berbagai perkum- pulan pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928, yaitu bertanah air satu. tanah air Indo- nesia; berbangsa satu, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa persatuan, yaitu bahasa Indonesia. Perlu kita renungkan kembali baik -baik mengenai makna Sumpah Pemuda. Topik pidato tersebut adalah ....

3 Baca lebih lajut

Bab 04 – Ide Pokok dan Kesimpulan Paragraf

Bab 04 – Ide Pokok dan Kesimpulan Paragraf

(1) Baik secara kelompok atau organisasi maupun individual, masyarakat secara spontan mengumpulkan bantuan untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang kena musibah. (2) Hal itu terlihat sejak tsunami di Aceh dan serangkaian bencana alam lainnya di Indonesia. (3) Bahkan membantu korban banjir lumpur panas Lapindo Brantas di Porong-Sidoarjo, Jawa Timur. (4) Walaupun banjir lumpur itu aki- bat ulah manusia, tetap mengundang rasa kemanusiaan. (5) Kepedulian masyarakat secara spontan itu merupakan perwujudan rasa simpati dan empati terhadap sesama- nya.

4 Baca lebih lajut

Bahasa Indonesia SMA Kelas XII

Bahasa Indonesia SMA Kelas XII

Percabangan suatu bahasa proto menjadi dua bahasa baru atau lebih, serta tiap-tiap bahasa baru itu dapat bercabang pula dan seterus- nya, dapat disamakan dengan percabangan sebatang pohon. Pada suatu waktu batang pohon tadi mengeluarkan cabang-cabang baru, tiap cabang kemudian bertunas dan bertumbuh menjadi cabang-cabang baru, tiap cabang kemudian bertunas dan bertum- buh menjadi cabang-cabang baru. Cabang- cabang yang baru ini kemudian mengeluar- kan ranting-ranting yang baru. Demikian se- terusnya. Begitu pula percabagnan pada ba- hasa.

4 Baca lebih lajut

Bahasa Indonesia Bahasa Kelas 12 Nurita Bayu Kusmayati Eka Trianingsih 2009

Bahasa Indonesia Bahasa Kelas 12 Nurita Bayu Kusmayati Eka Trianingsih 2009

Berbahasa Indonesia itu sebenarnya mudah, jika kita menguasai kaidahnya. Mudah, karena kita yang warga negara Indonesia hampir setiap saat mendengar, membaca, dan bahkan memakai bahasa Indonesia dalam berbagai kesempatan. Kita sering mendengar orang memakai bahasa Indonesia dalam berbagai forum (diskusi, seminar, kuliah, ceramah ilmiah, pidato kenegaraan, dan lain-lain). Kita juga sering membaca buku dan berbagai media massa cetak seperti jurnal, majalah, dan surat kabar. Bahkan, kita hampir selalu memakai bahasa Indonesia dalam setiap kesempatan berkomunikasi pada forum resmi (formal) seperti rapat, ceramah, khotbah, diskusi, kuliah, dan sebagainya. Sayangnya, tidak banyak orang yang mau memiliki perhatian khusus untuk menguasai kaidah bahasa Indonesia tersebut, karena mereka merasa sudah “mampu” berbahasa Indonesia.
Baca lebih lanjut

382 Baca lebih lajut

Kelas 12 SMA Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik Guru

Kelas 12 SMA Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik Guru

Melalui kegiatan proyek pengembangan teks, di kalangan peserta didik, juga akan tumbuh sikap tanggung jawab, setia, dan bangga akan keberadaan bahasa Indonesia di tengah lingkungan pergaulan dunia global. Sikap itulah yang melandasi terwujudnya bahasa Indonesia menjadi sumber aktualisasi diri. Sementara itu, sebagai sumber pengembangan kegiatan ilmiah atau saintiik, proses pembelajaran teks dengan berbasis proyek, berbasis masalah, dan berbasis penemuan tetap ditempuh secara bertahap dari pembangunan konteks dan pemodelan teks, kerja bersama membangun teks, serta kerja mandiri menciptakan teks yang sesuai dengan teks model. Semua tahapan pembelajaran teks itu, selain terarah dan terukur, juga dilakukan secara terkendali oleh pendidik atau pembelajar melalui kegiatan evaluasi/penilaian autentik terhadap proses dan hasil pembelajaran.
Baca lebih lanjut

464 Baca lebih lajut

Makalah bahasa indonesia kelas 12

Makalah bahasa indonesia kelas 12

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya Lah sehingga makalah ini dapat terselesaikan dengan baik. Adapun tujuan penulisan ini yaitu diajukan sebagai tugas bahasa indonesia yang diberikan kepada penulis.

15 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...