Top PDF Campur Kode dalam Novel Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990 Karya Pidi Baiq

Campur Kode dalam Novel Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990 Karya Pidi Baiq

Campur Kode dalam Novel Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990 Karya Pidi Baiq

Penelitian ini memiliki dua tujuan. (1) Mendeskripsikan penggunaan wujud campur kode dalam novel Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990 karya Pidi Baiq. (2) Mendeskripsikan fungsi terjadinya campur kode dalam novel Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990 karya Pidi Baiq. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskripstif analisis. Data dalam penelitian ini adalah dialog tokoh dan deskripsi cerita. Sumber data penelitian ini diambil dari novel Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990 karya Pidi Baiq. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak dan catat, karena sumber datanya berupa teks. Validitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah trianggulasi teori. Teknik analisis data menggunakan analisis mengalir meliputi tiga komponen dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan campur kode dalam novel Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990 karya Pidi Baiq berjumlah 79 data. Campur kode terbanyak yaitu berwujud kata, terdapat 41 data. Campur kode berwujud frasa terdapat 52 data. Campur kode berwujud klausa terdapat 13 data. Berwujud baster terdapat 2 data. Campur kode berwujud singkatan hanya terdapat 1 data. Campur kode berwujud perulangan kata terdapat 1 data. Fungsi campur kode yang melatarbelakangi terjadinya campur kode dalam novel Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990 karya Pidi Baiq adalah (1) Menghormati lawan tutur, (2) Kebutuhan kosakata, (3) Mempermudah menyampaikan maksud, (4) Membicarakan topik tertentu, (5) Menunjukkan identitas, (6) Menunjukkan keterpelajaran, (7) Mempertegas sesuatu, (8) Memperhalus tuturan, (9) Menunjukkan keakraban. Fungsi campur kode dominan adalah mempertegas sesuatu yang terdapat pada campur kode wujud kata sebanyak 10 data, campur kode kata tersebut berbentuk dialog tokoh dalam novel.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

KRITIK SOSIAL  PADA NOVEL “Dilan : dia adalah Dilanku Tahun 1990” KARYA PIDI BAIQ

KRITIK SOSIAL PADA NOVEL “Dilan : dia adalah Dilanku Tahun 1990” KARYA PIDI BAIQ

Penelitian ini berjudul Kritik Sosial Pada NovelDilan: dia adalah Dilanku Tahun 1990Karya Pidi Baiq. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui kritik sosial yang terkandung dalam novel, (2) Untuk mengetahui hasil analisis kritik sosial yang terkandung dalam novel. Penelitian ini termasuk ke dalam teknik pustaka dan analisis isi (content analysis). Metode yang digunakan adalah metode penleitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teks novelDilan: dia adalah Dilanku Tahun 1990 Karya Pidi Baiq” , cetakan kedua tahun 2016 dan diterbitkan oleh Pastel Books Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan sosiologi sastra yang mempertimbangkan segi kemasyarakatan untuk lebih memahami gejala sosial yang terdapat dalam novelDilan: dia adalah Dilanku Tahun 1990” yang terfokus kepada permasalahan yang berkaitan dengan kritik sosial. Hasil penelitian ini ditujukan kepada dunia pendidikan terutama kalangan remaja yang masih mengenyam pendidikan di sekolah yang menimbulkan berbagai masalah-masalah sosial yang terjadi di tengah- tengah lingkungan kehidupan masyarakat. Adapun kritik sosial yang terdapat pada novelDilan: dia adalah Dilanku Tahun 1990”, yaitu kritik sosial terhadap kenakalan remaja di sekolah, kritik terhadap kriminaitas, sikap dan perilaku, pendididik (guru), kekuasaan, dan ketidakadilan dan hukum..
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Misteri Percintaan Dua Insan Remaja dan Aspek Moral dalam Novel Dilan 1990 Dia Adalah Dilanku Karya Pidi Baiq: Sebuah Tinjauan Sosiologi Sastra

Misteri Percintaan Dua Insan Remaja dan Aspek Moral dalam Novel Dilan 1990 Dia Adalah Dilanku Karya Pidi Baiq: Sebuah Tinjauan Sosiologi Sastra

Sebelum aku lanjutkan ceritanya, aku mau nulis sedikit pendapatku soal Dilan sebagai anak geng motor. Menurutku, andaikan saja semua geng motor macam Dilan, mungkin tak akan ada anggota gang motor seperti Anhar. Maksudku meski keduanya anak berandal, tapi Dilan pintar dan selalu mendapat ranking pertama dikelasnya sedangkan Anhar pernah tidak naik kelas (Dilan, 2014: 87).

34 Baca lebih lajut

Kajian Intertekstual Novel Dilan Karya Pidi Baiq dengan Novel Milea Karya Pidi Baiq | Marliana | Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) 1 PB

Kajian Intertekstual Novel Dilan Karya Pidi Baiq dengan Novel Milea Karya Pidi Baiq | Marliana | Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) 1 PB

Alur dalam novelDilan dia adalah Dilanku 1990” adalah alur mundur, dimulai dengan: “Sebelumnya, aku mau cerita dulu di mana posisiku yang sekarang. Malam ini, aku sedang di ruang kerjaku bersama hot lemon dan lagu-lagu Rolling Stones, dikawasan Jakarta pusat, di rumah yang aku tempati saat ini bersama suamiku sejak tahun 1997.”(2015, h lm. 12). Pada bab awal milea akan memperkenalkan segala sesuatu tentang dirinya kisah cintanya dan keluarganya. “Namaku Milea Adnan Hussain jenis kelamin perempuan, nama belakangku diambil dari nama ayahku” (2015, hlm. 13). Pada bab kedua Milea akan menceritaakan perjalanan cintanya bersama Dilan pada tahun 1990 “kamu Milea ya?” “eh, iya” “boleh gak aku ramal, nanti kita akan bertemu dikantin” (2015, hlm. 20). Alur yang terdapat dalam novelDilan dia adalah Dilanku 1991” memiliki alur maju mundur, terdapat pada bagian pembukaan novel ini diceritakan Milea yang sedang berada di tahun 2015. Lalu, dirinya menceritakan kembali kejadian pada tahun 1991 untuk melanjutkan buku pertamanya.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PERILAKU TOKOH DILAN DALAM NOVEL TRILOGI DILAN 1990, DILAN 1991, DAN MILEA KARYA PIDI BAIQ 

(Kajian Psikologi Sastra)

PERILAKU TOKOH DILAN DALAM NOVEL TRILOGI DILAN 1990, DILAN 1991, DAN MILEA KARYA PIDI BAIQ (Kajian Psikologi Sastra)

Perilaku Dilan ketika sedang jatuh cinta pada Milea unik, sederhana, dan romantis. Inilah yang menjadi daya tarik pembaca khususnya kaum wanita yang sangat mengidam-idamkan adanya sosok pria seperti “Dilan” di dunia nyata. Kepribadian Dilan yang sederhana telah mematahkan tolak-ukur pria yang romantis identik dengan pemberian bunga, boneka, ataupun dengan pemberian barang-barang mewah. Dilan selalu mempunyai cara tersendiri yang membuat hal sederhana menjadi romantis, hanya dengan perlakuan-perlakuan kecil seperti memberikan sebuah kado ulang tahun berupa TTS (Teka-Teki Silang) kepada Milea, ketika teman pria lainnya memberikan setangkai bunga dan boneka.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

ANALISIS ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA NOVEL NEGERI 5 MENARA KARYA AHMAD FUADI.

ANALISIS ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA NOVEL NEGERI 5 MENARA KARYA AHMAD FUADI.

Tuturan (13) sampai dengan (16) menunjukkan adanya campur kode dari bahasa Arab dan bahasa Indonesia. Penyisipan kata tampak dalam tuturan (13). Kata qanun pada tuturan tersebuut berfungsi untuk menguatkan maksud pembicara. Pada tuturan (14) disisipkan frase ma’an najahyang berarti “semoga sukses”. Campur kode tersebut berfungsi sebagai ucapan selamat yang dimaksudkan sebagai bentuk kepedulian penutur pada mitra tuturnya. tuturan (14) menyisipkan klausa sebagai bentuk penghormatan pada mitra tuturnya. penyisipan klausa Syukran ya ikhwani lihurudikumdirasa memiliki nilai penghargaan yang lebih tinggi disbanding dengan bahasa Indonesia sebab penutur mempertimbangkan tingkat pemahaman keagamaannya. Selanjutnya, pada tuturan (16) disisipkan bentuk baster Sahibul Menarasebagai bentuk pengintegrasian diri antara penutur dan mitra tutur dalam satu komunitas sosial. Semua campur kode pada tuturan tersebut terjadi karena dekatnya hubungan emosional penutur dengan bahasa Arab.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Analisis Alih Kode Dan Campur Kode Pada Novel Negeri 5 Menara Karya Ahmad Fuadi

Analisis Alih Kode Dan Campur Kode Pada Novel Negeri 5 Menara Karya Ahmad Fuadi

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) bentuk alih kode dan campur kode, (2) faktor penyebab alih kode dan campur kode, dan (3) fungsi alih kode dan campur kode novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan sampel percakapan pada novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah analisis dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis mengalir. Hasil penelitian ini sebagai berikut. Pertama, gejala alih kode terjalin dalam empat formasi. Gejala campur kode terjalin dalam tujuh formasi. Kedua, faktor pendorong alih kode berkaitan dengan pembicara dan pribadi pembicara, mitra tutur, fungsi dan tujuan pembicaraan, dan situasi pembicaraan Faktor pendukung meliputi alih kode extralinguistic dan intralinguistik. Faktor extralinguistic berkaitan dengan karakteristik speaker seperti latar belakang sosial, religiusitas perasaan, tingkat pendidikan, dan lokalitas perasaan. Faktor Intralinguistics berkaitan dengan adanya kata-kata dalam bahasa yang dapat menampung konsep makna yang dimaksudkan dalam elemen linguistik dimasukkan. Ketiga, fungsi alih kode dan campur kode novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi adalah untuk menjelaskan, memerintah, berdoa, bertanya, dan menegaskan maksud.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Analisis campur kode dalam novel Ketika Cinta Bertasbih karya Habiburrahman El Shirazy

Analisis campur kode dalam novel Ketika Cinta Bertasbih karya Habiburrahman El Shirazy

Novel literer adalah novel bermutu sastra, novel literer menyajikan persoalan-persoalan kehidupan manusia secara serius. Di samping memberikan hiburan, novel serius juga terimplisit tujuan memberikan pengalaman berharga kepada pembaca, atau paling tidak mengajak meresapi dan merenungkan secara lebih sungguh-sungguh tentang permasalahan yang dikemukakan. Masalah percintaan banyak juga diangkat ke dalam novel serius. Namun, ia bukan satu- satunya masalah yang penting dan menarik untuk diungkap. Masalah kehidupan amat kompleks, bukan sekedar cinta asmara, melainkan juga hubungan sosial, ketuhanan, maut, takut, cemas, dan bahkan masalah cinta itu pun dapat ditujukan terhadap berbagai hal, misalnya cinta kepada orang tua, saudara, tanah air dan lain-lain. Masalah percintaan (asmara) dalam karya fiksi memang tampak penting, terutama untuk memperlancar cerita. Namun, barangkali, masalah pokok yang ingin diugkap pengarang justru di luar percintaan itu sendiri.
Baca lebih lanjut

122 Baca lebih lajut

Campur Kode dan Alih Kode Nilai-nilai Islam dalam Novel Padang Bulan Karya Andrea Hirata

Campur Kode dan Alih Kode Nilai-nilai Islam dalam Novel Padang Bulan Karya Andrea Hirata

Data dalam penelitian ini adalah kalimat yang mengandung campur kode dan alih kode berbasis nilai islami. Sumber data penelitian ini adalah novel Padang karya Andrea Hirata yang diterbitkan oleh PT Bentang Pustaka, cetakan pertama dengan jumlah 240 halaman. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka, teknik catat dan teknik simak. Tekmik analisis data menggunakan model pembacaan heuristik (berdasarkan struktur bahasa) dan hermeneuistik. (pembacaan dengan tujuan memperoleh makna).

16 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Kajian Campur Kode Dan Alih Kode Pada Novel Perahu Kertas Karya Dewi Lestari.

PENDAHULUAN Kajian Campur Kode Dan Alih Kode Pada Novel Perahu Kertas Karya Dewi Lestari.

Salah satu fungsi bahasa adalah sarana untuk menyampaikan suatu gagasan. Gagasan dapat disampaikan melalui berbagai cara baik secara lisan maupun tertulis. Pidato, orasi, berkhotbah, berceramah dan bernyanyi merupakan beberapa contoh dari pengungkapan gagasan secara lisan, sedangkan tajuk rencana, surat pembaca, puisi, lirik lagu, cerpen, novel dan bentuk tulisan yang lain merupakan gagasan yang disampaikan dalam wujud tulisan.

11 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Analisis Campur Kode Dalam Novel 9 Matahari Karya Adenita.

PENDAHULUAN Analisis Campur Kode Dalam Novel 9 Matahari Karya Adenita.

Setiap karya sastra pada dasarnya suatu peristiwa bahasa, dengan menggunakan tanda atau lambang yang dapat didengar (bunyi bahasa) dan dapat dilihat (huruf). Bahasa sebagai sarana komunikasi yang dipakai oleh manusia dilihat dari sudut pandang tersebut. Melalui karya sastra, pengarang bisa menyampaikan pesan tertentu terhadap pembacanya sehingga terjadi peristiwa bahasa dalam bentuk komunikasi satu arah dari pengarang ke pembacanya.

5 Baca lebih lajut

Kekerasan Simbolik dalam Film “Dilan 1990” dan “Dilan 1991”

Kekerasan Simbolik dalam Film “Dilan 1990” dan “Dilan 1991”

Makna Konotasi Aksi yang dilakukan Dilan bersama geng motornya ini memiliki makna berupa perilaku anak geng motor yang identik dengan aksi kekerasan. Mereka menguasai jalanan serta mengintimidasi lingkungan yang dilalui konvoi dengan memperlihatkan serta mengayun-ayunkan senjata tajam berupa pedang. Hal tersebut mengindikasi adanya kekerasan simbolik dikarenakan bisa menimbulkan ketakutan serta kecemasan pada masyarakat yang dilewati konvoi tersebut. Dalam Atika (2016), istilah geng sendiri pada umumnya dipakai untuk kelompok yang lebih besar (dominan) dan terbatas pada kelompok yang kecil (minoritas). Definisi tentang geng sangat jelas identik dengan kehidupan berkelompok. Hanya saja geng memang memiliki makna yang sedemikian negatif. Dalam sebuah konsep yang moderat, geng merupakan sebuah kelompok kaum muda yang pergi secara bersama-sama dan sering kali menyebabkan keributan.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

NASKAH PUBLIKASI  Campur Kode Dan Alih Kode Pada Novel Brother Karya Shofi Annisa.

NASKAH PUBLIKASI Campur Kode Dan Alih Kode Pada Novel Brother Karya Shofi Annisa.

Pada data (d) merupakan alih kode dalam bentuk dialog yang dilakukan oleh Alan untuk Pak Radit. Alih kode pada data (d) berwujud peralihan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. Unsur bahasa Inggris yang dimaksud yaitu where do you live right now. Kemudian beralih ke bahasa Indonesia tanya Alan. Unsur bahasa Inggris memiliki arti dimana anda tinggal sekarang. Unsur bahasa Indonesia pada kutipan tersebut berfungsi untuk memberikan keterangan kepada insur bahasa Inggris kalau sedang menanyakan sesuatu kepada Pak Radit. Sedangkan usnur bahsa Inggris pada kutipan data (d) berfungsi untuk formalitas di kelas akselerasi.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

ANALISIS CAMPUR KODE DALAM NOVEL SOBA NI IRU YO KARYA YOANA DIANIKA.

ANALISIS CAMPUR KODE DALAM NOVEL SOBA NI IRU YO KARYA YOANA DIANIKA.

Sedangkan novel Soba Ni Iru Yo termasuk kedalam novel populer, yang lebih di kenal dengan novel pop. Novel karya Yoana Dianika ini berhasil menjadi juara 3 dalam lomba mengarang novel 30 hari 30 buku pada tahun 2012. Novel ini diterbitkan pertama kali pada bulan mei tahun 2012. Gaya penulisannya memakai bahasa Indonesia baku dan tidak baku yang terdapat serpihan bahasa Jepang dan bahasa Inggris.

24 Baca lebih lajut

AnalisisSemiotika Kekerasan dalam Film Dilan 1990

AnalisisSemiotika Kekerasan dalam Film Dilan 1990

Film Dilan 1990 adalah salah film Indonesia yang banyak ditonton dari kalangan remaja di tahun 2018.Film ini mengalahkan beberapa judul film yang sedang tayang saat itu di bioskop. Film ini mengangkat cerita tentang kisah percintaan remaja pada masa sekolah menengah atas (SMA) di kota Bandung, banyak hal manis yang terjadi dalam kisah percintaan antara Dilan dan Milea dan tanpa disadari ternyata juga banyak terjadi hal negative dalam film tersebut.Didalam film ini ada beberapa adegan yang cukup mengganggu dan kurang nyaman dilihat seperti kekerasan verbal dan non verbal. Permasalahan pada penelitian ini adalah bagaimana unsur kekerasan yang terdapat dalam film Dilan 1990 menurut semiotika Roland Barthes yang dilihat dari denotasi, konotasi dan mitos. Penelitian ini memakai metode deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian mengungkapkan dalam film Dilan 1990 terdapat adegan kekerasan verbal dan non verbal. Kekerasan verbal merupakan bentuk kekerasan yang ditandai dengan ucapan yang adapada film ini, yang direpresentasikan dengan perkataan (genit, ganjen, gatal, pelacur, setan, anjing, brengsek, memble). Sedangkan kekerasan non verbal merupakan bentuk kekerasan fisik yang di tandai dengan tindakan yang ada didalam film ini yang direpresentasikan dengan bentuk tindakan (memukul, tawuran, menampar)
Baca lebih lanjut

70 Baca lebih lajut

Alih Kode Dan Campur Kode Dalam Novel Hata Batak Si Tumoing Manggorga Ari Sogot Karya Saut Poltak Tambunan

Alih Kode Dan Campur Kode Dalam Novel Hata Batak Si Tumoing Manggorga Ari Sogot Karya Saut Poltak Tambunan

Pada masyarakat terbuka yaitu, masyarakat yang dapat menerima ke datangan masyarakat dengan etnik yang berbeda dan hidup berdampingan dengan baik maka,akan terjadi apa yang disebut kontak bahasa. Hal yang paling menonjol yang bisa terjadi dari adanya kontak bahasa adalah terdapatnya bilingualisme dan multilingualisme dengan berbagai macam peristiwa bahasa misalnya alih kode dan campur kode. Peristiwa alih kode dan campur kode yang biasa terjadi dalam komunikasi percakapan lisan juga, dapat terjadi pada percakapan atau dialog (bahasa lisan yang dituliskan) antartokoh dalam novel atau karya sastra lainnya.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Alih Kode Dan Campur Kode Dalam Novel Hata Batak Si Tumoing Manggorga Ari Sogot Karya Saut Poltak Tambunan

Alih Kode Dan Campur Kode Dalam Novel Hata Batak Si Tumoing Manggorga Ari Sogot Karya Saut Poltak Tambunan

Judul skripsi ini adalah Alih Kode Dan Campur Kode Dalam Novel HataBatak Si Tumoing Manggorga Ari Sogot Karya Saut Poltak Tambunan.Yang di bahas dalam penelitian ini adalah bagaimana alih kode dan campur kode pada novel Hata Batak ini serta faktor yang menyebabkan alih kode dan campur kode dalam novel Hata Batak ini.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan alih kode dan campur kode serta mengetahui faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode dalam novel ini. Penelitian ini menggunakan teori sosiolinguistik oleh Fishman, Thelandler dan Soewito dalam Chaer dan Agustina (2004). Metode yang digunakan dalam menganalisis penelitian ini adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif . Dari hasil penelitian ini terdapat alih kode intern dan ekstern yakni intern bahasa Indonesia dan Jawa, ekstern bahasa Inggris. Campur kode terdapat campur kode ke dalam dan ke luar. Campur kode ke dalam bahasa Indonesia dan Jawa campur kode keluar yakni bahasa Inggris dan Malaysia. Faktor penyebab alih kode ada 5 yakni : penutur, lawan tutur, kehadiran orang ketiga, perubahan situasi dan perubahan topik pembicaraan. Faktor penyebab campur kode ada 4 yakni : peran, keinginan untuk menjelaskan dan menafsirkan, penutur dan bahasa.
Baca lebih lanjut

85 Baca lebih lajut

Alih Kode Dan Campur Kode Dalam Novel Hata Batak Si Tumoing Manggorga Ari Sogot Karya Saut Poltak Tambunan

Alih Kode Dan Campur Kode Dalam Novel Hata Batak Si Tumoing Manggorga Ari Sogot Karya Saut Poltak Tambunan

Puji dan syukur saya ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kasih dan rahmat-Nya yang telah memberikan kesehatan, kekuatan, serta pertolongan kepada penulis, sehingga dapat menyelesaikan skripsi ini.Adapun judu l skripsi ini yaitu “Alih kode Dan Campur Kode Dalam Novel Hata Batak Si Tumoing Manggorga AriSogot Karya Saut Poltak Tambunan”.Penulis berharap skripsi ini menjadi bahan

12 Baca lebih lajut

Alih Kode Dan Campur Kode Dalam Novel Hata Batak Si Tumoing Manggorga Ari Sogot Karya Saut Poltak Tambunan

Alih Kode Dan Campur Kode Dalam Novel Hata Batak Si Tumoing Manggorga Ari Sogot Karya Saut Poltak Tambunan

Judul skripsi ini adalah Alih Kode Dan Campur Kode Dalam Novel HataBatak Si Tumoing Manggorga Ari Sogot Karya Saut Poltak Tambunan.Yang di bahas dalam penelitian ini adalah bagaimana alih kode dan campur kode pada novel Hata Batak ini serta faktor yang menyebabkan alih kode dan campur kode dalam novel Hata Batak ini.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan alih kode dan campur kode serta mengetahui faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode dalam novel ini. Penelitian ini menggunakan teori sosiolinguistik oleh Fishman, Thelandler dan Soewito dalam Chaer dan Agustina (2004). Metode yang digunakan dalam menganalisis penelitian ini adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif . Dari hasil penelitian ini terdapat alih kode intern dan ekstern yakni intern bahasa Indonesia dan Jawa, ekstern bahasa Inggris. Campur kode terdapat campur kode ke dalam dan ke luar. Campur kode ke dalam bahasa Indonesia dan Jawa campur kode keluar yakni bahasa Inggris dan Malaysia. Faktor penyebab alih kode ada 5 yakni : penutur, lawan tutur, kehadiran orang ketiga, perubahan situasi dan perubahan topik pembicaraan. Faktor penyebab campur kode ada 4 yakni : peran, keinginan untuk menjelaskan dan menafsirkan, penutur dan bahasa.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects