Top PDF Cerita Rakyat Jawa Barat

Cerita Rakyat Jawa Barat

Cerita Rakyat Jawa Barat

Upaya memperkenalkan kembali cerita rakyat ini dilakukan untuk mendukung Gerakan Literasi Nasional yang sejalan dengan kebijakan Penumbuhan Budaya Literasi dan Penumbuhan Karakter anak-anak Indonesia. Cerita ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan bacaan untuk pembiasaan membaca produktif siswa di kelas.

71 Baca lebih lajut

CERITA RAKYAT JAWA BARAT SEBAGAI GAGASAN BERKARYA SENI INSTALASI DENGAN TEKNIK POP-UP.

CERITA RAKYAT JAWA BARAT SEBAGAI GAGASAN BERKARYA SENI INSTALASI DENGAN TEKNIK POP-UP.

Skripsi penciptaan ini megambil lima adegan yang diambil dari lima cerita rakyat yang mewakili dari tiap Cerita Rakyat Jawa Barat dan diambil sebagai suatu objek, kemudian dipahami dan dihayati kembali agar dapat memunculkan imajinasi dan juga ide-ide yang nantinya dapat diaplikasikan dengan menggunakan media instalasi yang menggunakan teknik Pop-up. Teknik ini biasanya hanya dipasang pada sebuah buku cerita bergambar. Dengan wujud berupa ilustrasi dari tiap bagian yang sebelumnya sudah dirancang sedemikian rupa dengan melakukan eksperimen terlebih dahulu agar dapat menghasilkan suatu adegan yang sesuai, semuanya itu kemudian disusun kembali dan dipasang pada koper dan peti sehingga menghasilkan sebuah karya berupa ilustrasi dalam koper dan peti. Semuanya itu disajikan dengan tidak menghilangkan identitas yang ada dalam Cerita Rakyat Jawa Barat Tersebut.
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

Perancangan Desain Stiker Digital Line Ilustrasi Cerita Rakyat Jawa Barat.

Perancangan Desain Stiker Digital Line Ilustrasi Cerita Rakyat Jawa Barat.

Salah satu penyebab kurangnya minat kaum remaja terhadap cerita rakyat Jawa Barat adalah dikarenakan mereka menganggap cerita rakyat itu kuno, kolot, dan kurang menarik dari segi visual dibandingkan tokoh dari cerita produk luar. Selain itu juga, cerita rakyat dianggap tidak relevan lagi dengan perkembangan zaman pada era globalisasi yang serba modern. Kemajuan teknologi dan jaringan internet menyebabkan anak sekarang lebih menyukai tokoh cerita produk luar. Peran desain komunikasi visual dalam hal ini yaitu mempromosikan agar tokoh dari cerita rakyat Jawa Barat dapat semakin dikenal dan disukai oleh kaum remaja.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Hukum Adat Indonesia ( Cerita Rakyat Jawa Barat, Legenda Situ Sangiang Kampung Wates Majalengka).

Hukum Adat Indonesia ( Cerita Rakyat Jawa Barat, Legenda Situ Sangiang Kampung Wates Majalengka).

"Wahai para pembesar Talaga, mungkin telah tiba saatnya aku pindah dari derah ini ke ujung Kulon Banten. Di sana aku akan mendirikan kerajaan untuk melawan keturunan Sunan Gunung Jati. Sebab aku akan tetap mempertahankan kepercayaanku yang lama, yaitu agama Sanghiang. Jika di antara kalian ada yang hendak ikut, berangkatlah ke ujung kulon, disana aku menunggu. Apa artinya aku tetap menjadi Raja Talaga, jika anakku yang bernama Aria Salingsingan telah memeluk agama Islam. Mungkin telah tiba waktunya kerajaan Talaga harus runtuh. Jika kalian mau memeluk Islam silakan, itu hak masing- masing. Esok lusa atau di kemudian hari nama Talaga Manggung akan muncul kembali ke permukaan. Selamat tinggal rakyat Talaga.
Baca lebih lanjut

84 Baca lebih lajut

Cerita Rakyat Jawa Barat

Cerita Rakyat Jawa Barat

Upaya memperkenalkan kembali cerita rakyat ini dilakukan untuk mendukung Gerakan Literasi Nasional yang sejalan dengan kebijakan Penumbuhan Budaya Literasi dan Penumbuhan Karakter anak-anak Indonesia. Cerita ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan bacaan untuk pembiasaan membaca produktif siswa di kelas.

72 Baca lebih lajut

S PSR 0900929 Table of Content

S PSR 0900929 Table of Content

Syaeful Zemy, 2014 Cerita Rakyat Jawa Barat Sebagai Gagasan Berkarya Seni Instalasi Dengan Teknik Pop-up Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu [r]

10 Baca lebih lajut

S PSR 0900929 Abstract

S PSR 0900929 Abstract

Skripsi penciptaan ini megambil lima adegan yang diambil dari lima cerita rakyat yang mewakili dari tiap Cerita Rakyat Jawa Barat dan diambil sebagai suatu objek, kemudian dipahami dan dihayati kembali agar dapat memunculkan imajinasi dan juga ide-ide yang nantinya dapat diaplikasikan dengan menggunakan media instalasi yang menggunakan teknik Pop-up. Teknik ini biasanya hanya dipasang pada sebuah buku cerita bergambar. Dengan wujud berupa ilustrasi dari tiap bagian yang sebelumnya sudah dirancang sedemikian rupa dengan melakukan eksperimen terlebih dahulu agar dapat menghasilkan suatu adegan yang sesuai, semuanya itu kemudian disusun kembali dan dipasang pada koper dan peti sehingga menghasilkan sebuah karya berupa ilustrasi dalam koper dan peti. Semuanya itu disajikan dengan tidak menghilangkan identitas yang ada dalam Cerita Rakyat Jawa Barat Tersebut.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

T1 152009013 Daftar Pustaka

T1 152009013 Daftar Pustaka

Fungsi, Kedudukan, dan Struktur Cerita Rakyat Jawa Barat.. Perkembangan Tradisi dan Kebudaaan Masyarakat..[r]

2 Baca lebih lajut

S PSR 0900929 Bibliography

S PSR 0900929 Bibliography

Syaeful Zemy, 2014 Cerita Rakyat Jawa Barat Sebagai Gagasan Berkarya Seni Instalasi Dengan Teknik Pop-up Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu [r]

2 Baca lebih lajut

PENGARUH CERITA DETEKTIF TRADISIONAL BARAT TERHADAP NOVEL INDONESIA MENCARI SARANG ANGIN DAN KREMIL KARYA SUPARTO BRATA

PENGARUH CERITA DETEKTIF TRADISIONAL BARAT TERHADAP NOVEL INDONESIA MENCARI SARANG ANGIN DAN KREMIL KARYA SUPARTO BRATA

Dalam tulisannya “Srawungku karo Sastra Jawa” Suparto Brata menceritakan bahwa perkenalannya dengan dunia sastra sudah dimulai sebelum masuk bangku sekolah melalui dongeng dan tembang- tembang pengantar tidur yang dibawakan oleh ibunya. Dalam tulisan “Roman Detektif Berbahasa Jawa” (Prawoto [Ed.], 1991), Suparto Brata menceritakan proses kreatifnya dalam mengarang cerita-cerita detektif. Dikemukakannya bahwa ketika duduk di bangku kelas IV Sekolah Rakyat tahun 1942, ia mulai membaca karya-karya sastra yang dipinjam dari perpustakaan sekolah atau perpustakaan keliling. Genre cerita yang digemarinya adalah cerita kejahatan berbahasa Jawa, seperti “Kiai X”, Ni Wungkuk ing Bedhagrowong, Topeng Mas, dan Kepala Kecu karena waktu itu ia hanya menguasai bahasa Jawa sebagai bahasa ibu. Sebelum kemerdekaan, ia sudah membaca roman-roman kejahatan berbahasa Jawa lainnya, seperti Tri Jaka Mulya, Kembang Kapas, Kepala Kecu, Gambar Mbabar Wewadi, Gerombolan Gagak Mataram, dan Gerombolan Mliwis Putih. Ketika penerbit Balai Pustaka mengeluarkan buku-buku terjemahan dari Barat sebagai bahan bacaan kaum pribumi, Suparto Brata pun mulai membaca buku-buku cerita detektif terjemahan berbahasa Melayu (Indonesia) karya-karya Arthur Conan Doyle dengan tokoh detektifnya yang terkenal Sherlock Holmes dan cerita detektif karya-karya pengarang pribumi seperti Syuman Hasibuan.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Si Kabayan : cerita rakyat dari Jawa Barat - Repositori Institusi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Si Kabayan : cerita rakyat dari Jawa Barat - Repositori Institusi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Penulis mengucapkan puji dan syukur ke hadirat Allah Swt. karena berkat bimbingan-Nya, penulis dapat menyelesaikan penulisan cerita anak yang berjudul Cerita Si Kabayan. Cerita Si Kabayan adalah sastra lisan Sunda yang sangat terkenal dalam kehidupan masyarakat Sunda. Bahkan, boleh jadi Cerita Si Kabayan terkenal pula di luar masyarakat Sunda, meskipun kenal sebatas tokohnya sedangkan ceritanya seperti apa belum banyak diketahui, antara lain karena faktor bahasa. Oleh karena itu, penulisan kembali cerita anak ini dalam bahasa Indonesia perlu diwujudkan. Dengan adanya penulisan cerita anak-anak yang bersumber pada sastra daerah, sastra daerah tidak hanya dikenal di daerahnya, tetapi juga mengindonesia. Dengan demikian, penulisan cerita anak-anak yang bersumber pada sastra daerah berfungsi sebagai salah satu alat bantu dalam usaha mewujudkan gerakan literasi nasional.
Baca lebih lanjut

67 Baca lebih lajut

Cerita Rakyat dari Jawa Barat

Cerita Rakyat dari Jawa Barat

Singkat cerita, ibu bapak Boncel sampai di Kadipaten Caringin. Keadaan bapak dan ibu Boncel sungguh menyedihkan. Mereka datang dengan baju lusuh, berkeringat, dan dekil. Maklum, mereka berjalan jauh dari Desa Bungbulang berjalan kaki dengan bekal makanan seadanya. Kehidupan orang tua Boncel tidaklah berubah semenjak ditinggal pergi Boncel. Mereka masih miskin dan bapaknya tetap seorang buruh tani. Akhirnya, sampailah mereka ke Kadipaten Caringin. Ketika sampai di batas kota yang menunjukkan bahwa tempat itu adalah Kadipaten Caringin, mereka bertanya kepada seorang penduduk untuk meyakinkan.
Baca lebih lanjut

64 Baca lebih lajut

Cerita Rakyat dari Sulawesi Barat

Cerita Rakyat dari Sulawesi Barat

dan menambah wawasan. Untuk itu, kepada pengolah kembali cerita ini kami ucapkan terima kasih. Kami juga menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Kepala Pusat Pembinaan, Kepala Bidang Pembelajaran, serta Kepala Subbidang Modul dan Bahan Ajar dan staf atas segala upaya dan kerja keras yang dilakukan sampai dengan terwujudnya buku ini.

62 Baca lebih lajut

Cerita Rakyat dari Sulawesi Barat

Cerita Rakyat dari Sulawesi Barat

ini. Namun, aku harus tetap menghormatinya sebagai orang tuaku. Lalu, bagaimana keadaan ibuku dan saudara-saudaraku yang lain? Kini, di negeri tempat aku dibuang, di negeri ini aku bisa bertahan. Syukurlah, berkat takdir Tuhan yang Mahakuasa kini aku menjadi Panglima di Kerajaan Goa. Sudah tiba saatnya aku harus membantu rakyat Balanipa dari penindasan raja yang kejam,” pikir Panglima Manyambungi.

61 Baca lebih lajut

STRUKTUR NARATIF CERITA RAKYAT SUMBAWA BARAT

STRUKTUR NARATIF CERITA RAKYAT SUMBAWA BARAT

Berita   kembalinya   Jompong   Suar   dan   Putri   Mandang   Wulan   yang   menghilang   lebih  dari  setahun  segera  tersebar  ke  se-­‐ luruh   pelosok   kerajaan.   Raja   Buntar   Buana  dan  seluruh  penghuni  istana  serta   seluruh   rakyat   kerajaan   sangat   bersuka   cita.  Jompong  Suar  yang  dihukumnya  te-­‐ lah  berhasil  melaksanakan  hukuman  de-­‐ ngan  penuh  tanggung  jawab.  Bukan  saja   bambu   yang   dibawanya   pulang,   tetapi   Putri  Mandang  Wulan  telah  pula  ditemu-­‐ kannya.   Seluruh   rakyat   mengelu-­‐elukan   Baginda  Raja.  Jompong  Suar  dianugerahi   gelar   Pangeran   dan   dikawinkan   dengan   Putri  Mandang  Wulan,  dan  akhirnya  me-­‐ reka   hidup   bahagia.   Dalam   cerita   “Lalu   Lepang  Kuning”,  tidak  ada  peristiwa  per-­‐ nikahan   dan   naik   takhta,   karena   kedua   tokoh   adalah   suami   istri,   dan   sang   istri   bukanlah  anak  raja.  Akhir  cerita  ditandai   dengan   permohonan   maaf   keenam   sau-­‐ dara   istri   Lalu   Lepang   Kuning.   Mereka   semua  akhirnya  hidup  bahagia.  Kebaha-­‐ giaan   tersebut   makin   lengkap   setelah   Lalu   Lepang   Kuning   dikaruniai   seorang   anak  yang  gagah  dan  tampan.  
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

APLIKASI PENGENALAN CERITA RAKYAT DI PROVINSI   Aplikasi Pengenalan Cerita Rakyat Di Provinsi Jawa Tengah.

APLIKASI PENGENALAN CERITA RAKYAT DI PROVINSI Aplikasi Pengenalan Cerita Rakyat Di Provinsi Jawa Tengah.

Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah negara yang terdapat beraneka ragam seni dan kebudayaan, diantaranya berupa legenda yang diangkat dari cerita rakyat. Cerita rakyat mengisahkan suatu kejadian di suatu tempat. Tokoh dan cerita yang ada cukup unik, menarik, namun sayang jaman sekarang banyak anak kurang paham tentang cerita rakyat. Tugas akhir bertujuan membangun sebuah aplikasi pengenalan cerita rakyat di Provinsi jawa Tengah. Penelitian dengan melakukan kegiatan pengumpulan data, melalui dokumentasi dan studi pustaka. Aplikasi yang dibangun menggunakan sebuah metode SDLC (System Development Life Cycle). SDLC memiliki beberapa tahapan yaitu proses pencarian data, perancangan, pembuatan dan pengujian. Aplikasi dibangun menggunakan software Construct 2 untuk perancangan aplikasi, Adobe Photoshop5 dan CorelDraw untuk mengolah gambar, serta Audacity untuk mengolah suara. Aplikasi berhasil dikembangkan dengan judul aplikasi pengenalan cerita rakyat di Provinsi Jawa Tengah yaitu aplikasi berbasis website yang bersifat online. Berdasarkan hasil pengujian ke responden menggunakan kuisioner di SD Negeri Kedawung 1 disimpulkan bahwa 100% guru dan 97,4% siswa dinyatakan aplikasi ini membuat siswa tertarik untuk membaca Cerita Cakyat.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

MAKALAH MENGENAI KEBUDAYAAN BETAWI DISUS

MAKALAH MENGENAI KEBUDAYAAN BETAWI DISUS

Merupakan komunitas penduduk di Jawa (Pulau Nusa Jawa) yang berbahasa Melayu, dikemudian hari disebut sebagai orang Betawi. Orang Betawi ini disebut juga sebagai orang Melayu Jawa. Merupakan hasil percampuran antara orang-orang Jawa, Melayu, Bali, Bugis, Makasar, Ambon, Manado, Timor, Sunda, dan mardijkers (keturunan Indo-Portugis) yang mulai menduduki kota pelabuhan Batavia sejak awal abad ke-15. Di samping itu, juga merupakan percampuran darah antara berbagai etnis: budak- budak Bali, serdadu Belanda dan serdadu Eropa lainnya, pedagang Cina atau pedagang Arab, serdadu Bugis atau serdadu Ambon, Kapten Melayu, prajurit Mataram, orang Sunda dan orang Mestizo. Sementara itu mengenai manusia Betawi purbakala, adalah sebagaimana manusia pulau Jawa purba pada umumnya, pada zaman perunggu manusia Betawi purba sudah mengenal bercocok tanam. Mereka hidup berpindah-pindah dan selalu mencari tempat hunian yang ada sumber airnya serta banyak terdapat pohon buah-buahan. Mereka pun menamakan tempat tinggalnya sesuai dengan sifat tanah yang didiaminya, misalnya nama tempat Bojong, artinya "tanah pojok".
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

S PSR 0900929 Chapter1

S PSR 0900929 Chapter1

Dengan menggunakan cerita rakyat sebagai gagasan untuk berkarya pop-up ini penulis sendiri ingin mengenalkan kembali suatu cerita yang sudah tidak asing lagi tapi juga kurang diperhatikan karena terlalu sering melihat cerita-cerita yang lain yang berasal dari luar.

4 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...