Top PDF CONTOH KASUS HUKUM PERDATA INTERNASIONAL (1)

CONTOH KASUS HUKUM PERDATA INTERNASIONAL (1)

CONTOH KASUS HUKUM PERDATA INTERNASIONAL (1)

bagi anak-anak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang ini. Undang- Undang ini pada dasarnya tidak mengenal kewarganegaraan ganda ataupun tanpa kewarganegaraan. Kewarganegaraan ganda yang diberikan kepada anak dalam Undang- Undang ini merupakan suatu pengecualian. Mengenai hilangnya kewarganegaraan anak, maka hilangnya kewarganegaraan ayah atau ibu apabila anak tersebut tidak punya hubungan hukum dengan ayahnya tidak secara otomatis menyebabkan kewarganegaraan anak menjadi hilang Berdasarkan UU ini Eddy yang merupakan anak yang lahir dari perkawinan seorang wanita WNI dengan pria WNA diakui sebagai warga negara Indonesia. Eddy akan berkewarganegaraan ganda , dan setelah dia berusia 18 tahun atau sudah kawin maka ia harus menentukan pilihannya. Pernyataan untuk memilih tersebut harus disampaikan paling lambat 3 (tiga) tahun setelah anak berusia 18 tahun atau setelah kawin. Namun pemberian kewaranegaraan ini akan menimbulkan permasalahan baru di kemudian hari atau tidak. Memiliki kewarganegaraan ganda berarti tunduk pada dua yurisdiksi, dalam kasus ini antara Indonesia dan Belanda. ANALISIS. Pengaturan baru. Pengaturan status hukum anak hasil perkawinan campuran dalam UU Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia memberi peraturan baru yang positif karena secara garis besar Undang-undang baru ini memperbolehkan dwi kewarganegaraan yang terbatas dalam mengatasi persoalan- persoalan yang timbul dari perkawinan campuran. Permasalahannya adalah menyangkut dwi kwarganegaraan pada anak, jika nantinya anak menganut terus dwi kewarganegaraanya maka harus ada penyelundupan hukum jika anak tersangkut suatu kasus pada suatu negara. Dan apakah ketika anak mendapatkan permasalahan hukum nantinya ada perlindungan dari negara dimana ia tinggal, karena menyangkut mengenai dwi kewarganegaraan.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

PERLINDUNGAN HAK CIPTA DARI BUKU DALAM CASE 1: 05-CV-08136-DL UNITED STATES DISTRICT COURT SOUTHERN DISTRICT OF NEW YORK THE AUTHOR GUILD INC., ET. AL. VS GOOGLE INC.

PERLINDUNGAN HAK CIPTA DARI BUKU DALAM CASE 1: 05-CV-08136-DL UNITED STATES DISTRICT COURT SOUTHERN DISTRICT OF NEW YORK THE AUTHOR GUILD INC., ET. AL. VS GOOGLE INC.

Pelanggaran Hak Cipta Buku di Mesin Pencari merupakan Kasus yang menarik untuk dibahas karena dampaknya menyebar secara global dan beberapa di antaranya ada karya bangsa Indonesia yang ditampilkan. Peneliti menggunakan teori yang berhubungan untuk meneliti permasalahan hukum di kasus tersebut menggunakan TRIPs, United Stated Copyright Law, Asas Hukum Perdata Internasional, dan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta.

1 Baca lebih lajut

RESUME HUKUM PERDATA INTERNASIONAL

RESUME HUKUM PERDATA INTERNASIONAL

kewarganegaraan seseorang ditentkan oleh tempat kelahiran. Contoh: Ad1. orang tua Y melahirkan di wilayah X, anak berkewarganegaraan X. Kedua, Asas keturunan (ius sanguins), kewarganegaraan berdasarkan kketurunan daripada orang yang bersangkutan. Contoh: Ad2. orang tua Y melahirkan di wilayah X, anak berkewarganegaran Y. Mengenai kewarganegaraan di Indonesia, berdasarkan undang-unadang, kewarganegaraan menggunakan prinsip nasionalitas. Diatur dalam pasal 1 udang-undang kewarganegaraan, kewarganegaraan diperoleh dengan kelahiran yaitu: Karena kelahiran dari seseorang warga negara indonesia, jadi berdasarkan keturunan (pasal 1 ayat a, c, e), dan berdasarkan kelahiran di wilayah republik indonesia jika masih dipenuhi lain syarat-syarat (pasal 1 ayat f, g, h). Dapat juga dengan domisili di wilayah Indonesia dengan memenuhi syarat-syarat yang ada. Dwi kewarganegaraan (bipartide) adalah orang dapat meiliki dua kewarganegaraan (bipatride) atau lebih dari dua kewarganegaraan. Bipartide timbul karena dianutnya berbagai asas yang berbeda dalam peraturan kewarganegaraan. Apabila suatu negara menganut asas kelahiran dan negara lain menganut asas keturunan. Contoh: orang tau A cina (ius sanguins) (tinggal di indonesia lebih dari 20 tahun) maka menurut undang-undang kewarganegaraan dianggap sebagai warganegara melahirkan di indonesia, maka anaknya punya dua kewarganegaraan. Cara mencegah bipartide dapat dilakukan dengan melakukan perjanjian bilateral, misalnya antara indonesia dengan cina. Undang-undang no.2 tahun 1958 dimana dalam waktu 20 hari sejak (20-1-1960 s/d 10-1-1962) orang yang berstatus dwi kewarganegaraan harus memilih salah satu dan melepaskan yang lain. Apartide adalah orang yang tidak mempunyai kewarganegaraan. Contoh: terjadinya pencabutan kewarganegaraan, kelahiran anak dengan orang tua ius solli di negara ius sangins. Apartide dapat terjadi karena orang tua menganut ius solli, melahirkan anak do negara yang menagnut ius sanguins, maka anak yang dilahirkan apartide. Cara mencegah dapat dilakukan dengan mengguakan titik taut pengganti untuk menentukan kewarganegaraan yang digunakan sebagai faktor yang menentukan hukum yang harus diperlukan. Pemakaian hukum domisili
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Renvoi Dalam Hukum Perdata Internasional

Renvoi Dalam Hukum Perdata Internasional

1. Titik taut primer adalah factor-faktor/keadaan yang menciptakan hubungan HPI dalam kasus ini yang merupakan titik taut primer harus dilihat/ditinjau dari pengadilan yang berwenang menyelesaikan sengketa ini. Menurut pandangan PN hamburg perkara ini adalah perkara HPI karena ada unsure asingnya yaitu pihak penggugat dan tergugat berkewarganegaraan swiss.

8 Baca lebih lajut

Contoh Kasus Hukum Perdata yang saya amb

Contoh Kasus Hukum Perdata yang saya amb

Perkawinan Syekh Puji dengan Ulfa dilakukan secara siri, mengingat usia Ulfa masih di bawah batas usia perkawinan yang telah diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan, sehingga tidak dapat didaftarkan di kantor catatan sipil dan bagi petugas agama yang melangsungkan upacara perkawinan tersebut, dapat diberi hukuman pidana. Hal ini sesuai dengan pasal 530 KUHP yang berisi: mengancam pidana bagi petugas agama yang melangsungkan upacara perkawinan sebelum dinyatakan kepadanya bahwa telah dilangsungkan lebih dulu upacara perkawinan di catatan sipil. Dalam penulisan menggunakan metode penelitian hukum normatif, didukung dengan dilakukannya wawancara dengan Kak Seto sebagai Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak dan H. Umar Shihab sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia. Dapat ditarik kesimpulan bahwa adanya pelanggaran terhadap pasal-pasal yang mengatur tentang hak anak dalam Pasal 4, Pasal 8, Pasal 9, Pasal 10, dan Pasal 11 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 Tentang
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

hukum perdata internasional

hukum perdata internasional

Dalam hukum perdata internasional terdapat yang namanya status personal, yaitu penyelesaian suatu kasus HPI dengan menganut prinsip kewarganegaraan. Status personal adalah kondisi atau keadaan suatu pribadi dalam hubum yang diberikan/ diakui oleh Negara untuk mengamankan dan melindungi lembaga-lembaganya 1 . Status personal ini meliputi hak dan

4 Baca lebih lajut

Contoh Kasus Ekonomi Internasional di In

Contoh Kasus Ekonomi Internasional di In

Dalam kasus ini, dengan melibatkan beberapa subyek hukum internasional secara jelas menggambarkan bahwa kasus ini berada dalam cakupan internasional yakni dua negara di Asia dan merupakan anggota badan internasional WTO mengingat keduanya merupakan negara yang berdaulat. Dan kasus dumping yang terjadi menjadi unsur ekonomi yang terbungkus dalam hubungan dagang internasional kedua Negara dengan melibatkan unsur aktor- aktor non negara yang berasal dari dalam negeri masing-masing negara yaitu perusahaan-perusahaan yang disubsidi oleh pemerintah untuk memproduksi produk ekspor. Dumping merupakan suatu tindakan menjual produk-produk impor dengan harga yang lebih murah dari harga dan ini merupakan pelanggaran terhadap kesepakatan WTO. Indonesia meminta bantuan DSB WTO dan melalui panel meminta agar kebijakan anti dumping yang dilakukan korea ditinjau kembali karena tidak konsisten dengan beberapa point artikel kesepakatan seperti artikel 6.8 yang paling banyak diabaikandan artikel lainnya dan Indonesia juga meminta Panel terkait dengan artikel 19.1 dari Understanding on Rules and Procedures Governing the Settlement of Disputes (DSU) untuk meminta Korea bertindak sesuai dengan kesepakatan GATT dan membatalkan kebijakan anti dumping impor kertas yang dikeluarkan oleh mentri keuangan dan ekonominya pada tanggal 7 november 2003.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

HUKUM PERDATA INTERNASIONAL OLEH NO

HUKUM PERDATA INTERNASIONAL OLEH NO

Kasus yang kemudian menghadapkan Indonesia di depan ICSID atas gugatan PT. AMCO adalah sebagaimana dituduhkan bahwa pada tanggal 31 Maret/ 01 April 1980, pemerintah RI secara melanggar hukum, dengan an armed military action, telah mengambil alih control dan manajemen hotel Kartika Plaza dari PT. AMCO dan pada tahun yang sama, pada 09 Juli 1980, bertindak atas nama BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal), ketua badan itu telah mencabut izin penanaman modal asing AMCO ASIA CORPORATION yang oleh pihak AMCO dipandang sebagai tindakan yang melanggar hak-hak mereka yang dijamin oleh hukum Indonesia yang karenanya telah menimbulkan kerugian bagi pihak AMCO ASIA CORPORATION.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Hukum Perdata Internasional

Hukum Perdata Internasional

Jika ditinjau dari asas lex domicilie , atau domisili tempat tinggal maka hukum perdata yang dapat digunakan untuk menyelesaikan kasus ini adalah Hukum Perdata Indonesia atau Hukum Perdata Jerman. Karena, Jessica Iskandar berdomisili di Indonesia, sedangkan Ludwig berdomisili di Jerman.

2 Baca lebih lajut

HUKUM PERDATA INTERNASIONAL TUGAS 1

HUKUM PERDATA INTERNASIONAL TUGAS 1

S e c a r a e k o n o m i s k e k u a t a n p e r d a g a n g a n d a n p e n a n a m a n m o d a l m u n g k i n a k a n mendapatkan keuntungan yang tidak wajar. Padahal jika negara berkembang ingin memperoleh modal asing, bagaimana pun, mereka harus memberi jaminan kepada investor asing mengenai keselamatan investasi mereka bukan dengan cara seperti itu. Salah satunya adalah menjadi anggota Konvensi Washington. Karena Konvensi Washington telah menyediakan suatu aturan internasional yang diharapkan dapat memelihara keseimbangan keuntungan yang diperoleh investor dan negara anggota Konvensi. Dengan diperbolehkannya para pihak untuk mengajukan pembatalan terhadap putusan arbitrase ICSID berarti biaya penyelesaian sengketa akan bertambah mahal,karena kasus yang sama dapat diulang beberapa kali sebagai kasus baru, dengan dewan a r b i t r a s e y a n g b a r u .
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Kasus Hukum Perdata Internasiona 1

Kasus Hukum Perdata Internasiona 1

Penyelundupan Hukum, kita saksikan hokum nasional tetap berlaku itu dan dianggap tepat pada suatu peristiwa tertentu saja, yakni karena kini ada seorang yang untuk mendapatkan berlaku nya hokum asing telah melakukan suatu tindakan yang bersifat mengindarkan pemakaian hokum nasional itu, Jadi hokum asing yang dikesampingkan karena pemyelundupan hokum, akan mengakibatkan bahwa untuk hal-hal lainnya akan selalu boleh dipergunakan hokum asing itu Contoh:

9 Baca lebih lajut

Hukum internasional 014

Hukum internasional 014

• Negara, negara sudah diakui sebagi subyek hukum internasional sejak adanya hukum international, bahkan hukum international itu disebut sebagai hukum antarnegara. • Tahta Suci (Vatikan) Roma Italia, Paus bukan saja kepoala gereja tetapi memiliki kekuasaan duniawi, Tahta Suci menjadi subyek hukum Internasional dalam arti penuh karena itu satusnya setara dengan Negara dan memiliki perwakilan diplomatic diberbagai Negara termasuk di Indonesia. • Palang Merah Internasional, berkedudukan di jenewa dan menjadi subyek hukum internasional
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

HUKUM PERDATA dalam pengatu  INTERNASIONAL

HUKUM PERDATA dalam pengatu INTERNASIONAL

Masalah pokok ketiga ini berkaitan erat dengan persoalan : apabila berdasarkan pendekatan HPI ternyata hukum asing yang seharusnya diberlakukan atau hak-hak asing yang harus ditegakkan dalam putusan perkara, timbul masalah apakah pengadilan suatu negara harus selalu mengakui dan memberlakukan hukum atau hak asing di wilayah yurisdiksinya. Apakah landasan bagi forum untuk menolak atau membenarkan penerimaan atau pengakuan hukum asing tersebut. Hal inilah yang secara singkat disebut sebagai pengakuan putusan hakim asing (recognition of foreign judgements). Tia Aristutia, SH., MH Disusun oleh Tia Aristutia, SH., MH 4 BAB II
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

Tugas hukum perdata internasional

Tugas hukum perdata internasional

1. Perancis mengkualifikasikan izin orang tua ini sebagai persyaratan esensial atau suatu persyaratan dasar sahnya suatu pernikahan yang terdapat di dalam pasal 148 Code Civil. karena berhubung dalam hal ini Phillip usianya 19 Tahun, jadi pasal ini tentunya menjadi dasar yang harus dipenuhi oleh Philip agar pernikahannya tetap sah. 2. Dalam hukum Inggris, izin orang tua ini dikualifikasikan sebagai

4 Baca lebih lajut

SISTEM HUKUM INTERNASIONAL

SISTEM HUKUM INTERNASIONAL

Hukum ini kemudian berkembang menjadi Volkernrecht (bahasa Jerman), Droit des Gens (bahasa Prancis) dan Law of Nations atau International Law (Bahasa Inggis). Pengertian Volkernrecht dan Ius Gentium sebenarnya tidak sama karena dalam hukum Romawi, istilah Ius Gentum mempunyai pengertian berikut ini.

29 Baca lebih lajut

Presentasi Hukum Perdata Internasional

Presentasi Hukum Perdata Internasional

Pengadilan arbitrase dilaksanakan oleh suatu “panel hakim” atau arbitrator yang dibentuk atas dasar persetujuan khusus para pihak, atau dengan perjanjian arbitrase yang telah ada. Persetujuan arbitrase tersebut dikenal dengan compromis (kompromi) yang memuat; (a) persetujuan para pihak untuk terikat pada keputusan arbitrase, (b) metode pemilihan panel arbitrase, (c) waktu dan tempat hearing (dengar pendapat), (d) batas- batas fakta yang harus dipertimbangkan, dan (e) prinsip-prinsip hukum atau keadilan yang harus diterapkan untuk mencapai suatu kesepakatan.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Hukum Perdata Internasional 002

Hukum Perdata Internasional 002

Pembedaan ke dalam statuta Personalia, Realia, dan Mixta tidak lagi dilihat sebagai hukum yang mengatur suatu kota akan tetapi sebagai kategori untuk mengkualifikasikan pokok perkara yang sedang dihadapi dan kemudian digunakan sebagai titik tolak untuk menentukan lex cause. Statuta ini akan tetap berlaku terhadap siapa saja (warga kota ataupuan pendatang / orang asing) yang berada dalam teritorial yang bersangkutan.

11 Baca lebih lajut

Contoh Hukum Internasional Contoh

Contoh Hukum Internasional Contoh

Beberapa contoh hukum internasional terkait dengan bidang lingkungan hidup adalah Konvensi PBB mengenai Hukum Laut Tahun 1982, Konvensi Perlindungan Lapisan Ozon Tahun 1985, Konvensi PBB mengenai Perubahan Iklim Tahun 1992, Konvensi PBB mengenai Keanekaragaman Hayati (United Nations Convention on the Biological Diversity/UNCBD), Konvensi Stockholm mengenai Persistens Organic Pollutans (POPs) dan lain sebagainya. Contoh Hukum Internasional Yang Berkaitan Dengan Perang

3 Baca lebih lajut

Hukum Perdata 004

Hukum Perdata 004

Tujuan Hukum perdata adalah memberikan perlindungan hukum untuk mencegah tindakan main hakim sendiri dan untuk menciptakan suasana yang tertib.Atau dengan kata lain tujuan hukum perdata adalah untuk mencapai suasan yang tertib hukum dimana seseorang mempertahankan haknya melalui bsdsn peradilan sehingga tidak terjadi tindakan sewenang-wenang.

6 Baca lebih lajut

1 PENGERTIAN HUKUM PERDATA INTERNASIONAL

1 PENGERTIAN HUKUM PERDATA INTERNASIONAL

Hukum Antar Golongan  Gautama: Hukum Antar Golongan adalah keseluruhan peraturan- dan keputusan hukum yang menunjukkan stelsel-hukum manakah yang berlaku atau apakah yang merupakan h[r]

30 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...