Top PDF dampak efek rumah kaca dan pemanasan glo

dampak efek rumah kaca dan pemanasan glo

dampak efek rumah kaca dan pemanasan glo

Pemanasan Global dan Perubahan Iklim terjadi akibat aktivitas manusia, terutama yang berhubungan dengan penggunaan bahan bakar fosil (minyak bumi dan batu bara) serta kegiatan lain yang berhubungan dengan hutan, pertanian , dan peternakan. Aktivitas manusia di kegiatan- kegiatan tersebut secara langsung maupun tidak langsung menyebabkan perubahan komposisi alami atmosfer, yaitu peningkatan jumlah Gas Rumah Kaca secara global.

5 Baca lebih lajut

EFEK RUMAH KACA DAN DAMPAKNYA TERHADAP B

EFEK RUMAH KACA DAN DAMPAKNYA TERHADAP B

Bila emisi gas-gas rumah kaca terus meningkat dengan laju peningkatan seperti sekarang maka diperkirakan pada tahun 2030 rata-rata kenaikan suhu udara akan berkisar antara 3 sampai 5oC dan menyebabkan perubahan iklim global. 3. Hubungan Efek Rumah Kaca, Pemanasan Global dan Perubahan Iklim Secara umum iklim sebagai hasil interaksi proses-proses fisik dan kimiafisik parameternya, seperti suhu, kelembaban, angin, dan pola curah hujan yang terjadi pada suatu tempat di muka bumi. Untuk mengetahui kondisi iklim suatu tempat, menurut ukuran internasional diperlukan nilai rata-rata parameternya selama kurang lebih 30 tahun. Iklim muncul akibat dari pemerataan energi bumi yang tidak tetap dengan adanya perputaran atau revolusi bumi mengelilingi matahari selama kurang lebih 365 hari serta rotasi bumi selama 24 jam. Hal tersebut menyebabkan radiasi matahari yang diterima berubah tergantung lokasi dan posisi geografi suatu daerah. Daerah yang berada di posisi sekitar 23,5 Lintang Utara – 23,5 Lintang Selatan, merupakan daerah tropis yang konsentrasi energi suryanya surplus dari radiasi matahari yang diterima setiap tahunnya (MenLH, 2003).
Baca lebih lanjut

29 Baca lebih lajut

Efek Rumah Kaca, Perubahan Iklim, Pemanasan Global, Atmosfer

Efek Rumah Kaca, Perubahan Iklim, Pemanasan Global, Atmosfer

Meskipun CO 2 , siklus air, dan gas-gas rumah kaca lainnya di atmosfer adalah transparan untuk radiasi cahaya Matahari, namun gas-gas tersebut masih mampu menangkap dan menyerap radiasi cahaya yang memancar ke Bumi dalam jumlah banyak. Radiasi yang terserap sebagian juga akan direfleksikan kembali oleh Bumi. Pada keadaan normal, jumlah radiasi panas yang diserap dengan yang direfleksikan kembali sama.

15 Baca lebih lajut

Efek Rumah Kaca Penyebab Dampak dan Penc

Efek Rumah Kaca Penyebab Dampak dan Penc

diperkirakan setiap 40 menit oleh monitor pengawas dekat tebing di tepi laut. Tetapi pada 2006 hasilnya menunjukkan terjadinya peningkatan. Jumlah gas metan di udara melonjak dari sekitar 28 juta ton pada Juni 2006 hingga Oktober 2007. Saat ini jumlahnya sudah mencapai 5,6 miliar ton metan di udara. Jika hal ini terus terjadi, maka akan buruk efeknya. Saat kadar metan terus meningkat, tentunya akan mempercepat perubahan iklim. Di lain pihak, kadar nitrogen triflorida di udara diperkirakan meningkat empat kali lipat beberapa tahun terakhir dan 30 kali lipat sejak 1978. Namun, peningkatan tersebut hanya menyumbang 0,04 persen dari total efek pemanasan global yang disebabkan oleh karbondioksida. Gas ini biasanya digunakan sebagai semacam pembersih pada industri manufaktur televisi dan monitor komputer serta panel.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Soal Uraian GEOGRAFI BAB 4

Soal Uraian GEOGRAFI BAB 4

Dewasa ini di bumi terjadi fenomena efek rumah kaca yang menyebabkan terjadinya pemanasan global.. Terkait dengan fenomena tersebut jelaskan hal-hal sebagai berikut.[r]

1 Baca lebih lajut

Efek Rumah Kaca terhadap (4)

Efek Rumah Kaca terhadap (4)

permukaan bumi menjadi naik. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya Efek Rumah Kaca. Gas yang menyerap sinar inframerah disebut Gas Rumah Kaca. Efek rumah kaca bisa terjadi karena berubahnya komposisi GRK (Gas Rumah Kaca), yaitu meningkatnya konsentrasi GRK secara global akibat kegiatan manusia terutama yang berhubungan dengan pembakaran bahan bakar fosil (minyak, gas, dan batubara) seperti pada pembangkitan tenaga listrik, kendaraan bermotor, AC, komputer, memasak. Selain itu GRK juga dihasilkan dari pembakaran dan penggundulan hutan serta aktivitas pertanian dan peternakan, GRK yang dihasilkan dari kegiatan tersebut, seperti karbondioksida, metana, dan nitroksida. Hal tersebut di atas juga merupakan salah satu penyebab pemanasan global yang terjadi saat ini.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Pemanasan global terhadap lingkungan hidup (5)

Pemanasan global terhadap lingkungan hidup (5)

Pemanasan global adalah peristiwa meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut dan permukaan bumi, akibat peningkatan gas rumah kaca di atmosfer yang banyak disebabkan oleh aktifitas manusia. Sementara Intergovernmental Panel On Cliamt Change (IPPC) menjelaskan lebih lanjut bahwa akibat pemanasan global telah terjadi kenaikan suhu minimum dan maksimum bumi antara 0,5-1,5 derajat. Kenaikan suhu itu terjadi pada suhu minimum dan maksimum di siang hari maupun malam hari antara 0,5- 2,0 derajat celcius atau temperatur rata-rata global telah meningkat sekitar 0,6 derajat celcius. Meningkatnya suhu global diperkirakan akan menimbulkan dampak atau
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) MATERI PEMANASAN GLOBAL & DAMPAKNYA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PERTEMUAN I) | Karya Tulis Ilmiah

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) MATERI PEMANASAN GLOBAL & DAMPAKNYA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PERTEMUAN I) | Karya Tulis Ilmiah

Pemanasan global terjadi ditandai dengan peristiwa efek rumah kaca dan penipisan lapisan ozon. Efek rumah kaca adalah proses masuknya radiasi dari matahari dan terjebaknya radiasi di dalam atmosfer akibat gas rumah kaca sehingga menaikkan suhu permukaan bumi. Adapun gas rumah kaca yang menyebabkan efek rumah kaca yaitu karbon dioksida, metana, nitrogen oksida, CFC, dan belerang oksida.

6 Baca lebih lajut

POLITIK LINGKUNGAN GLOBAL STUDI KASUS SI

POLITIK LINGKUNGAN GLOBAL STUDI KASUS SI

Pemanasan global (global warming) merupakan isu global, karena tidak hanya dialami atau menimpa bangsa Indonesia saja, melainkan hampir seluruh warga bumi merasakan dampak yang ditimbulkannya. Pemanasan global adalah kejadian terperangkapnya radiasi gelombang panjang matahari (inframerah atau gelombang panas) yang dipancarkan oleh bumi, sehingga tidak dapat lepas ke angkasa dan akibatnya suhu di atmosfer bumi memanas. Pemanasan global disebabkan oleh gas-gas rumah kaca yang dihasilkan oleh aktivitas manusia. Pemanasan global merupakan ancaman serius terhadap Negara kepualau dan kehidupan di planet bumi. Hal itu tampak dari fakta mencairnya es di Kutub Utara dan Selatan, meningkatnya level permukaan air laut, perubahan iklim/cuaca yang semakin ekstrem, gelombang panas menjadi semakin ganas, dan habisnya gletser sumber air bersih dunia. Pemanasan global berdampak negatif terhadap Negara kepualauan dunia. Indonesia telah mengambil langkah konkret untuk merespons pemanasan global berupa pembentukan institusi nasional untuk mengatur Mekanisme Pembangunan Bersih. KTT PBB untuk perubahan Iklim di Kopenhagen, Denmark, 7-18 Desember 2009 Pemanasan global (global warming) dapat diartikan juga sebagai peningkatan rata-rata temperatur udara dan air di dekat permukaan tanah di planet bumi dalam tahun-tahun terakhir ini dan diperkirakan akan terus berlangsung atau berkelanjutan. Secara terminologi, pemanasan global (global warming) adalah suatu contoh spesifik dari istilah perubahan iklim yang lebih luas. Dapat juga mengacu pada pendinginan global. Dalam penggunaan umum, istilah ini mendasarkan pada pemanasan umum dan mengimplikasikan pengaruh manusia. UNFCCC yang merupakan Forum Kerangka Kerja Konvensi Perubahan Iklim PBB, menggunakan istilah perubahan iklim (climate change) untuk perubahan yang disebabkan oleh manusia dan tingkat perubahan iklim, untuk perubahan-perubahan lainnya. Meningkatnya pemanasan global (global warming) sangat memprihatinkan masa depan bumi. Jika hal tersebut tidak segera diatasi, akibatnya bisa sangat fatal: lapisan es di kutub akan mencair dan permukaan air laut akan naik hal ini akan mengancam Negara-negara kepualauan termasuk indonesia.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Peran Hutan Dalam Mereduksi Pemanasan Global

Peran Hutan Dalam Mereduksi Pemanasan Global

Sudah sejak lama para ahli mengkawatirkan efek yang timbul dari aktifitas manusia di permukaan bumi seperti pembakaran bahan bakar fosil untuk kendaraan, proses industri, penyediaan listrik dan proses penebangan hutan yang dapat mengeluarkan sejumlah besar Gas Rumah Kaca (GRK) yang menutupi lapisan azon di atmosfer bumi. Semakin tebal GRK menutupi lapisan di atmosfer menyebabkan panas yang dipancarkan matahari ke bumi terperangkat. Akibatnya temperatur permukaan bumi perlahan-lahan terus mengalami peningkatan. Peningkatan ternperatur ini disebut pemanasan global.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Green Manufacturing : Kajian Literatur

Green Manufacturing : Kajian Literatur

Konsep Green Manufacturing telah lama dikenal dan dikembangkan di beberapa negara di dunia. Kelangkaan dan semakin berkurangnya sumber daya alam, isu pemanasan global yang disebabkan oleh efek rumah kaca yang salah satu penyumbang terbesarnya adalah dunia industri, semakin ketatnya peraturan dan undang-undang mengenai industri berwawasan lingkungan, serta semakin tingginya awareness konsumen untuk menggunakan produk yang ramah lingkungan dengan harga yang rendah, menyebabkan dunia industri semakin serius menangani isu lingkungan dan mengintegrasikan aspek lingkungan pada semua tahapan proses di perusahaan. Walaupun demikian, industri yang mengimplementasikan green masih relatif kecil dibanding jumlah industri yang ada, terutama di negara berkembang dan negara belum berkembang. Dari kajian mengenai GM yang telah dilakukan, sebagian besar penghambat implementasi green adalah lemahnya peraturan dan penegakan aturan serta kurangnya pengetahuan mengenai green terutama untuk industri kecil dan menengah. Anggapan bahwa penerapan GM hanya menimbulkan biaya produksi yang tinggi dengan manfaat yang tidak berpengaruh langsung pada keuntungan perusahaan, menyebabkan perusahaan kurang serius mengimplementasikan GM. Oleh karena itu, perlu dilakukan perbaikan penerapan perundang- undangan mengenai lingkungan yang harus ditaati oleh semua industri dengan aturan atau mekanisme pelaksanaan yang jelas.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Makalah pemanasan global telaah histo  (6)

Makalah pemanasan global telaah histo (6)

Efek rumah kaca dapat divisualisasikan sebagai sebuah proses. Rumah kaca adalah analogi atas bumi yang dikelilingi oleh gelas kaca, yakni selimut gas pada atmosfer. Panas matahari yang mausk dengan menembus gelas kaca tersebut berupa radiasi gelombang pendek. Sebagian diserap oleh bumi dan sisanya dipantulkan kembali ke angkasa sebagai radiasi gelombang panjang. Namun panas yang sejarusnya dapat dipantulkan kembali ke angkasa menyentuh permukaan gelas dan terperangkap di dalam bumi. Layaknya proses dalam rumah kaa di pertanian dan perkebunan, gelas kaca memang berfungsi sebagai penahan panas untuk menghangatkan rumah kaca. Masalah timbul ketika aktivitas manusia menyebabkan konsentrasi selimut gas di atmosfer (gas rumah kaca) sehingga melebihi konsentrasi yang seharusnya. Dengan demikian panas matahari tidak dapat dipantulan ke angkasa dan semakin lama semakin meningkat.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Pemanasan Global terhadap lingkungan hidup (2)

Pemanasan Global terhadap lingkungan hidup (2)

memantulkan kembali sisanya. Sebagian dari panas ini berwujud radiasi infra merah gelombang panjang ke angkasa luar. Namun sebagian panas tetap terperangkap di atmosfer bumi akibat menumpuknya jumlah gas rumah kaca antara lain uap air, karbon dioksida, dan metana yang menjadi perangkap gelombang radiasi ini. Gas-gas ini menyerap dan memantulkan kembali radiasi gelombang yang dipancarkan Bumi dan akibatnya panas tersebut akan tersimpan di permukaan Bumi. Keadaan ini terjadi terus menerus sehingga mengakibatkan suhu rata-rata tahunan bumi terus meningkat. Gas-gas tersebut berfungsi sebagaimana gas dalam rumah kaca. Dengan semakin meningkatnya konsentrasi gas-gas ini di atmosfer, semakin banyak panas yang terperangkap di bawahnya. Efek rumah kaca ini sangat dibutuhkan oleh segala makhluk hidup yang ada di bumi, karena tanpanya, planet ini akan menjadi sangat dingin. Dengan suhu rata-rata sebesar 15 °C (59 °F), bumi sebenarnya telah lebih panas 33 °C (59 °F) dari suhunya semula, jika tidak ada efek rumah kaca suhu bumi hanya -18 °C sehingga es akan menutupi seluruh permukaan Bumi. Akan tetapi sebaliknya, apabila gas-gas tersebut telah berlebihan di atmosfer, akan mengakibatkan pemanasan global.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PPT Gejala pemanasan global

PPT Gejala pemanasan global

Menghadapi global warming1  Pemanasan global sebaiknya dihadapi terutama dengan dua usaha : pengurangan laju emisi “gas-gas rumah kaca” dan penanggulangan dampak negatif dari pemanasa[r]

13 Baca lebih lajut

Bab 10 . Perubahan Iklim

Bab 10 . Perubahan Iklim

 Pemanasan global adalah terjadinya kecenderungan meningkatnya suhu udara di permukaan bumi dan lapisan atmosfer bawah dari waktu ke waktu, akibat terjadinya efek rumah kaca greenhouse[r]

67 Baca lebih lajut

85434328 makalah pencemaran udara

85434328 makalah pencemaran udara

Efek rumah kaca disebabkan oleh keberadaan CO2, CFC, metana, ozon, dan N2O di lapisan troposfer yang menyerap radiasi panas matahari yang dipantulkan oleh permukaan bumi. Akibatnya panas terperangkap dalam lapisan troposfer dan menimbulkan fenomena pemanasan global.

19 Baca lebih lajut

Contoh Teks Eksplanasi Fenomena Alam Pem

Contoh Teks Eksplanasi Fenomena Alam Pem

Proses pemanasan global adalah ketika bumi menyerap semua energi dari matahari tetapi tidak dapat memantulkannya kembali, melainkan terperangkap di atmosfer. Hal yang menghambat keluarnya panas menuju luar angkasa yaitu akibat penumpukan gas-gas rumah kaca, seperti uap air, karbon dioksida, dan metana yang berlebih di permukaan bumi. Gas rumah kaca sebenarnya sangat dibutuhkan oleh bumi untuk menjaga bumi agar tetap hangat, karena tanpanya bumi akan bersuhu -18 o C yang berarti bumi akan terselimuti oleh es. Dengan efek

2 Baca lebih lajut

Materi Fisika SMA

Materi Fisika SMA

Gejala pemanasan global  Efek rumah kaca  Emisi karbon dan perubahan iklim Dampak pemanasan global, antara lain  Mencairnya es  perubahan iklim Alternatif solusi  efisiensi [r]

4 Baca lebih lajut

Efek Rumah Kaca dan pemanasan (2)

Efek Rumah Kaca dan pemanasan (2)

Daerah hangat akan menjadi lebih lembab karena lebih banyak air yang menguap dari lautan. Para ilmuan belum begitu yakin apakah kelembaban tersebut malah akan meningkatkan atau menurunkan pemanasan yang lebih jauh lagi. Hal ini disebabkan karena uap air merupakan gas rumah kaca, sehingga keberadaannya akan meningkatkan efek insulasi pada atmosfer. Akan tetapi, uap air yang lebih banyak juga akan membentuk awan yang lebih banyak, sehingga akan memantulkan cahaya matahari kembali ke angkasa luar, di mana hal ini akan menurunkan proses pemanasan (lihat siklus air). Kelembaban yang tinggi akan meningkatkan curah hujan, secara rata-rata, sekitar 1 persen untuk setiap derajat Fahrenheit pemanasan. (Curah hujan di seluruh dunia telah meningkat sebesar 1 persen dalam seratus tahun terakhir ini)[21]. Badai akan menjadi lebih sering. Selain itu, air akan lebih cepat menguap dari tanah. Akibatnya beberapa daerah akan menjadi lebih kering dari sebelumnya. Angin akan bertiup lebih kencang dan mungkin dengan pola yang berbeda. Topan badai (hurricane) yang memperoleh kekuatannya dari penguapan air, akan menjadi lebih besar. Berlawanan dengan pemanasan yang terjadi, beberapa periode yang sangat dingin mungkin akan terjadi. Pola cuaca menjadi tidak terprediksi dan lebih ekstrim.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Efek Rumah Kaca, Perubahan Iklim, Pemanasan Global, Atmosfer

Efek Rumah Kaca, Perubahan Iklim, Pemanasan Global, Atmosfer

4. Dampak pemanasan global yang telah nampak, di antaranya tem- peratur Bumi menjadi semakin tinggi, penguapan dan curah hujan yang tidak menentu, mencairnya glasier yang menyebabkan volume air laut meningkat, hilangnya terumbu karang, kepunahan spesies yang semakin meluas, kegagalan panen besar-besaran, dan penipisan lapisan ozon.

15 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...