Top PDF Demam dengue dan demam berdarah

Demam dengue dan demam berdarah

Demam dengue dan demam berdarah

• Demam Tifoid abdominalis Enteric Feverserta syok • Sepsis dengan DICDeseminated Int ravascular Coaggulat ion & syok • M eningitis meningokokussering diserta DIC • Demam Chikungunya:[r]

12 Baca lebih lajut

Deteksi Dan Penentuan Virus Dengue Serotipe 3  Dari Serum Penderita Demam Dengue/Demam  Berdarah Dengue Di Rumah Sakit Kota Medan  Menggunakan Reverse Transcriptase Polymerase Chain Reaction

Deteksi Dan Penentuan Virus Dengue Serotipe 3 Dari Serum Penderita Demam Dengue/Demam Berdarah Dengue Di Rumah Sakit Kota Medan Menggunakan Reverse Transcriptase Polymerase Chain Reaction

Infeksi Demam Dengue/Demam Berdarah Dengue ditularkan pada manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Nyamuk-nyamuk ini termasuk dalam famili Culicidae, sub genus Stegomyia yang tersebar secara kosmopolit. Epidemi nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, tersebar di Asia, Afrika, Amerika Tengah dan Selatan dan Pasifik. Di Indonesia, nyamuk tersebar di seluruh Indonesia (terutama pada musim penghujan), kecuali di daerah pada ketinggian di atas 1000 meter dari permukaan laut. Nyamuk betina menghisap darah vertebra sedangkan yang jantan menghisap air madu atau air gula. Bila sudah dewasa nyamuk mempunyai sayap berwarna hitam, badan dan kaki berbercak putih, lalu bertelur di mana saja di wadah-wadah penampungan air. Nyamuk ini mempunyai jarak terbang kira-kira 50 meter dan menggigit terutama siang hari, di dalam rumah atau tempat-tempat yang tidak diterangi matahari (Siregar, 2004).
Baca lebih lanjut

65 Baca lebih lajut

Demam Dengue dan Demam Berdarah Dengue

Demam Dengue dan Demam Berdarah Dengue

Yang harus diperhatikan pada masa kritis: 6K Kritis  Kesadaran menurun, gelisah, rewel  Kulit, kaki, tangan lembab, dingin  Kencing berkurang  Kejang  Kurang makan, minum, muntah [r]

2 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Tn.S DENGAN DEMAM BERDARAH DENGUE PADA Ny.T DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BULU SUKOHARJO.

PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Tn.S DENGAN DEMAM BERDARAH DENGUE PADA Ny.T DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BULU SUKOHARJO.

Demam dengue dan demam berdarah dengue disebabkan oleh virus dengue, yang termasuk dalam genusFlavivirus , keluargaFlaviv ir idae. Terdapat 4 serotipe virus yaitu DEN 1, DEN 2, DEN 3, dan DEN 4. Keempat serotipe ditemukan di Indonesia dengan DEN 3 merupakan serotipe yang terbanyak (Sudomo,2003). Demam berdarah merupakan salah satu penyakit menular yang dapat menimbulkan kejadian luar biasa (KLB)/wabah (Depkes, 1992). Demam berdarah dengue tersebar di wilayah Asia tenggara, Pasifik Barat, dan Karibia. Indonesia merupakan wilayah endemis dengan sebaran di seluruh wilayah tanah air. Insiden DBD di Indonesia antara 6 hingga 15 per 100.000 penduduk (1989- 1995) dan pernah meningkat tajam saat kejadian luar biasa hingga 35 per 100.000 penduduk pada tahun 1998, sedangkan mortalitas DBD Cenderung menurun hingga mencapai 2 % pada tahun 1999,Kebanyakan kasus DBD terjadi pada anak- anak dengan usia kurang dari 15 tahun (WHO, 1999).
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

ANALISIS SPASIAL PREVALENSI KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI WILAYAH KERJA  Analisis Spasial Prevalensi Kasus Demam Berdarah Dengue (Dbd) Di Wilayah Kerja Puskesmas Gambirsari.

ANALISIS SPASIAL PREVALENSI KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI WILAYAH KERJA Analisis Spasial Prevalensi Kasus Demam Berdarah Dengue (Dbd) Di Wilayah Kerja Puskesmas Gambirsari.

World Health Organization (WHO) (1995) memperkirakan populasi didunia yang berisiko terhadap penyakit demam berdarah dengue (DBD) mencapai 2,5-3 miliar terutama yang tinggal di daerah perkotaan di negara tropis dan subtropis. Saat ini diperkirakan juga ada 50 juta infeksi dengue yang terjadi di seluruh dunia setiap tahun. Diperkirakan untuk Asia Tenggara (ASEAN) terdapat 100 juta kasus demam dengue (DD) dan 500.000 kasus demam berdarah dengue (DBD) yang memerlukan perawatan dirumah sakit, dan 90% penderitanya anak-anak usia kurang dari 15 tahun dan jumlah kematian oleh penyakit demam berdarah dengue (DBD) mencapai 5% dengan perkiraan 25.000 kematian setiap tahunnya (WHO, 2011).
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Demam Berdarah Dengue Pada Anak

Demam Berdarah Dengue Pada Anak

Anoreksi dan obstipasi sering dilaporkan, disamping itu perasaan tidak nyaman di daerah epigastrium disertai nyeri kolik dan perut lembek sering ditemukan. Pada stadium dini sering timbul perubahan dalam indera pengecap. Gejala klinis lain yang sering terdapat adalah fotofobik, keringat yang bercucuran, suara serak, batuk, epistaksis, dan dysuria. Demam menghilang secara lisis dan disertai keringat yang banyak keluar. Kelenjar limfa servikal dilaporkan membesar pada 67-77% kasus. Beberapa sarjana menyebutnya sebagai castelani sign. Sangat patognomonik dan merupakan patokan yang berguna untuk membuat diagnosis banding. Manifestasi perdarahan tidak sering dijumpai. Rush pada tahun 1789 melaporkan pasien demam dengue yang kemudian meninggal akibat perdarahan. Bentuk perdarahan lain yang dilaporkan adalah menoraghi dan menstruasu dini, abortus atau kelahiran BBLR, mungkin sekali karena perdarahan uterus.
Baca lebih lanjut

44 Baca lebih lajut

BAB 2 DEMAM BERDARAH DENGUE 2.1 Definisi

BAB 2 DEMAM BERDARAH DENGUE 2.1 Definisi

Demam dengue/DF dan demam berdarah dengue/DBD (dengue haemorrhagic fever/DHF) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue dengan manifestasi klinis demam, nyeri otot dan/atau nyeri sendi yang disertai lekopenia, ruam, limfadenopati, trombositopeniadan diathesis hemoragik. Pada DBD terjadi perembesan plasma yang ditandai oleh hemokonsentrasi (peningkatan hematokrit) atau penumpukan cairan di rongga tubuh. Sindrom renjatan dengue (dengue shock syndrome) adalah demam berdarah dengue yang ditandai oleh renjatan/syok (Suhendro, Nainggolan, Chen, 2006).
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Mawatdah Yusoh BAB II

Mawatdah Yusoh BAB II

Penyakit ini disebabkan oleh virus Dengue dari genus Flavivirus, familyFlaviviridae. DBD ditularkan kemanusia melalui gigitan nyamuk Aedes yang terinfeksi virus Dengue. Virus Dengue penyebab Demam Dengue (DD), Demam Berdarah Dngue (DBD) dan Dengue Shock Syndrom (DSS) termasuk dalam lelompok B Arthropod Virus(Arbovirosis) yang sekarang dikenal sebagai genus Flavivirus, famili Flaviviride, dan mempunyai 4 jenis serotype, yaitu: Den-1, Den2 ,Den-3 ,Den-4 (Kemenkes RI, 2010).

25 Baca lebih lajut

Tingkat Pengetahuan Siswa SMP Harapan Mandiri Terhadap Demam Berdarah Dengue

Tingkat Pengetahuan Siswa SMP Harapan Mandiri Terhadap Demam Berdarah Dengue

terjadi pada demam hari ke-3 hingga hari ke-7, dan fase penyembuhan terjadi setelah demam hari ke-6 atau sampai dengan hari ke-7. Demam merupakan tanda utama infeksi dengue, terjadi mendadak tinggi selama 2-7 hari. Demam juga disertai gejala konstitusional lainnya seperti lesu, tidak mau makan, dan muntah. Selain itu, pada anak lebih sering terjadi gejala facial flush, radang faring, serta pilek. Pada DBD, terjadi peningkatan permeabilitas vaskular yang menyebabkan kebocoran plasma ke jaringan, sedangkan pada demam dengue tidak terjadi hal ini. Kondisi tersebut dapat menyebabkan syok hipovolemia. Peningkatan permeabilitas vaskular akan terjadi pada fase kritis. Hal ini menjadi alasan mengapa cairan diberikan maksimal 48 jam. 10,16,24
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

TUGAS MATA KULIAH PENYAKIT TROPIK

TUGAS MATA KULIAH PENYAKIT TROPIK

Meskipun sama-sama disebabkan oleh virus dan ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti, tetapi berbeda dengan demam berdarah dengue. Pada chikungunya tidak ada perdarahan hebat, renjatan (shock) maupun kematian. Dengan istirahat cukup, obat demam, kompres, serta antisipasi terhadap kejang demam, penyakit ini biasanya sembuh dengan sendirinya dalam tujuh hari. (Anies, 2006). c. Campak

6 Baca lebih lajut

Penyakit Tropik Tugas 1 Kelompok 06 Epid16

Penyakit Tropik Tugas 1 Kelompok 06 Epid16

Chikungunya adalah sejenis demam virus yang disebabkan Alphavirus yang disebarkan oleh gigitan nyamuk dari spesies Aedes aegypti dan Aedes africanus. Namanya berasal dari sebuah kata dalam bahasa Swahili yang berarti “yang melengkung ke atas”, merujuk pada tubuh yang membungkuk akibat gejala-gejala arthritis.

14 Baca lebih lajut

INSIDENSI KEJANG PADA PENDERITA DEMAM BERDARAH DENGUE   Insidensi Kejang Pada Penderita Demam Berdarah Dengue.

INSIDENSI KEJANG PADA PENDERITA DEMAM BERDARAH DENGUE Insidensi Kejang Pada Penderita Demam Berdarah Dengue.

Research Findings: Based on the result showed the incidence seizures in patients with dengue hemorrhagic fever is only 8 people (3.83%). That experienced seizures at the beginning of fever, or 5 people (2.39%) at 1 st day to 3 rd day and 3 people (1.44%) who experienced seizures at 4 th day to 5 th day.

16 Baca lebih lajut

Hubungan Iklim (Curah Hujan, Kecepatan Angin, Kelembaban, dan Temperatur Udara) Terhadap Kejadian DBD di Kota Medan tahun 2010-2014

Hubungan Iklim (Curah Hujan, Kecepatan Angin, Kelembaban, dan Temperatur Udara) Terhadap Kejadian DBD di Kota Medan tahun 2010-2014

Andriani, D.K., 2001. Hubungan Faktor-faktor Perubahan Iklim dengan Kepadatan Vektor Demam Berdarah Dengue dan Kasus serta Angka Insidens Demam Berdarah Dengue di DKI Jakarta Tahun 1997-2000. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.

4 Baca lebih lajut

PERTANYAAN novatif pada peningkatan pemahaman (6)

PERTANYAAN novatif pada peningkatan pemahaman (6)

Sebenarnya ini adalah saat yang paling berbahaya yang memerlukan kewaspadaan bagi petugas yang merawat. Tanda dan gejala yang harus diperhatikan adalah sakit perut yang hebat, muntah terus menerus, perdarahan di kulit yang tampak berupa bercak kecil merah atau keunguan, hidung berdarah, gusi berdarah, tinja berwarna hitam seperti arang.

4 Baca lebih lajut

FOGGING SEBAGAI UPAYA UNTUK MEMBERANTAS VEKTOR NYAMUK PENYAKIT MALARIA DAN DEMAM BERDARAH

FOGGING SEBAGAI UPAYA UNTUK MEMBERANTAS VEKTOR NYAMUK PENYAKIT MALARIA DAN DEMAM BERDARAH

Paradigma sehat. Sebagian besar kebijakan pemberantasan penyakit demam berdarah dengue masih lebih banyak berkonteks retrospektif (setelah kejadian) dan pada upaya pengobatan (kuratif), dibanding konteks prospektif (sebelum kejadian) dan upaya pencegahan (preventif). Misalnya kebijakan pengobatan gratis dan kebijakan larangan pada rumah sakit untuk menolak pasien demam berdarah, pengasapan (fogging) yang menurut petunjuk teknisnya memang dilakukan seperlunya sebatas 100 meter dari lokasi adanya penderita demam berdarah. Upaya pencegahan (preventif) yang dilakukan secara dini dan berkesinambungan belum banyak mendapat penekanan. Padahal, pemberantasan vektor penyakit demam berdarah harus dilakukan secara dini dan berkesinambungan (Bramono 2005), (WHO 2004). Kecenderungan retrospektif dan kuratif ini tidak konsisten dengan paradigma kesehatan yang baru yaitu pendekatan yang lebih mengutamakan upaya preventif daripada kuratif (Depkes 2003), (Suara Pembaruan 22 September 2004).
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

HUBUNGAN KEBERADAAN JENTIK NYAMUK DAN PERILAKU PSN-DBD MASYARAKAT DI DAERAH ENDEMIS DAN NON ENDEMIS KECAMATAN NANGGULAN KABUPATEN KULON PROGO Repository - UNAIR REPOSITORY

HUBUNGAN KEBERADAAN JENTIK NYAMUK DAN PERILAKU PSN-DBD MASYARAKAT DI DAERAH ENDEMIS DAN NON ENDEMIS KECAMATAN NANGGULAN KABUPATEN KULON PROGO Repository - UNAIR REPOSITORY

Research with „chi-square‟ test in Wijimulyo village resulted factors affecting dengue mosquito‟s breeding nest eradication‟s success were respondent‟s „attitudes‟ (.009) Contingency coefficient (.391) correlation is enough and „actions‟ (.009) Contingency coefficient (.391) correlation is enough towards the eradication. Research with „chi-square‟ test in Banyuroto village resulted factors affecting dengue mosquito‟s breeding nest eradication‟s success were respondent‟s „attitudes‟ (.011) Contingency coefficient (.422) correlation is enough and „actions‟ (.040) Contingency coefficient (.365) correlation is enough towards the eradication. There was a relation between respondent‟s „attitudes‟ and the number of dengue mosquito‟s larvae found. There was a fact that dengue mosquito‟s breeding nest eradication in Banyuroto village was better than Wijimulyo village.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PROPOSAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELOMPO INDONESIA

PROPOSAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELOMPO INDONESIA

Terdapat tiga faktor yang memegang peranan pada penularan infeksi virus dengue, yaitu manusia, virus dan vektor perantara. Virus dengue ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk Aedes aegypti albopictus, Aedes polynesiensis dan beberapa spesies yang lain dapat juga menularkan virus ini, namun merupakan vektor yang kurang berperan. Nyamuk Aedes tersebut mengandung virus dengue pada saat menggigit manusia yang sedang mengalami viremia. Kemudian virus yang berada di kelenjar liur berkembang biak dalam waktu 8-10 hari (extrinsic incubation period) sebelum dapat ditularkan kembali kepada manusia pada saat gigitan berikutnya. Virus dalam tubuh nyamuk beina dapat ditularkan kepada telurnya (transsovarian transmission), namun perannya dalam penularan virus tidak penting. Sekali virus dapat masuk dan berkembang biak di dalam tubuh nyamuk, nyamuk tersebut akan menularkan virus selama hidupnya (infektif). Di tubuh manusia, virus memerlukan masa tunas 4-6 hari (intrinsic incubation period) sebelum menimbulkan penyakit. Penularan dari manusia kepada nyamuk hanya dapat terjadi bila nyamuk menggigit manusia yang sedang mengalami viremia, yaitu 2 hari sebelum panas sampai 5 hari setelah demam timbul. (Depkes RI, 2004).
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Demam Berdarah Dengue (DBD) 1. Definisi - Tegar Alam Pambudi BAB II

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Demam Berdarah Dengue (DBD) 1. Definisi - Tegar Alam Pambudi BAB II

Penyakit ini didahului oleh demam tinggi yang mendadak, terus menerus, berlangsung 2-7 hari, naik turun dan tidak mampu dengan antipiretik. Kadang suhu tubuh sangat tinggi dan dapat terjadi kejang demam. Akhir fase demam merupakan fase kritis pada DBD pada saat fase demam mulai menurun dan pasien tampak seakan sembuh, hati-hati karena fase tersebut sebagai awal kejadian syok. Biasanya pada hari ke tiga dari demam. Hari ke 3, 4, 5 adalah fase kritis yang harus dicermati pada hari ke 6 dapat terjadi syok. Kemungkinan dapat terjadi perdarahan dan kadar trombosit sangat rendah (<20.000/µl).
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

TUGAS BAHASA INDONESIA dania. docx (6)

TUGAS BAHASA INDONESIA dania. docx (6)

Demam berdarah merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue dan di sebar luaskan oleh nyamuk Aedes aegypti. Penyakit demam berdarah dapat menyerang anak – anak maupun orang dewasa. Nyamuk Aedes aegypti betina biasanya menggigit pada pagi, siang, atau sore hari. Penyakit ini tidak menular melalui sentuhan. Dengan melakukan penyemprotan, pengasapan, dan memutus daur hidup nyamuk dapat memberantas nyamuk Aedes aegypti.

13 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...