Top PDF Efektivitas Pelaksanaan Pendaftaran Tanah Untuk Pertama Kali Secara Sporadik Di Desa Butuh Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo

Efektivitas Pelaksanaan Pendaftaran Tanah Untuk Pertama Kali Secara Sporadik Di Desa Butuh Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo

Efektivitas Pelaksanaan Pendaftaran Tanah Untuk Pertama Kali Secara Sporadik Di Desa Butuh Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo

Pendaftaran tanah merupakan salah satu hal yang sangat penting dan sangat berperan sekali terhadap kepastian hukum untuk melindungi hak seseorang atas tanahnya. Di Desa Butuh Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo masih terdapat tanah yang belum didaftarkan sehingga belum bersertipikat. Namun seiring dengan semakin majunya pembangunan, maka kesadaran akan pentingnya pendaftaran tanah membuat warga masyarakat mengajukan pendaftaran tanah untuk pertama kalinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendaftaran tanah pertama kali di Desa Butuh Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo bisa dikatakan efektif. Kendala-kendala yang timbul dalam pelaksanaan pendaftaran tanah pertama kali adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pensertifikatan tanah, belum terpasangnya patok tanda batas diatasi dengan pemilik diminta,dan kesulitan menghadirkan tetangga batas sehingga pengukuran ditunda dengan menunggu kehadiran tetangga batas. Akibat hukum tanah-tanah yang belum didaftarkan ke Badan Pertanahan Kabupaten Purworejo adalah tanah tidak dapat dijadikan sebagai agunan (Hak Tanggungan) di bank dan juga pemilk tidak memiliki bukti kepemilikan yang kuat atas tanahnya.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PELAKSANAAN PENDAFTARAN TANAH PERTAMA KALI SECARA SPORADIK MENJADI SERTIKAT HAK MILIK BERDASARKAN SURAT SEGEL (Studi di Desa Sumberkradenan Kecamatan Pakis Kabupaten Malang)

PELAKSANAAN PENDAFTARAN TANAH PERTAMA KALI SECARA SPORADIK MENJADI SERTIKAT HAK MILIK BERDASARKAN SURAT SEGEL (Studi di Desa Sumberkradenan Kecamatan Pakis Kabupaten Malang)

Dalam pembangunan nasional peranan tanah bagi pemenuhan berbagai keperluan akan meningkat, baik sebagai tempat bermukim atau untuk kegiatan usaha. Sehubungan dengan itu akan meningkat pula kebutuhan akan dukungan berupa jaminan kepastian hukum dibidang pertanahan. Pemberian jaminan hukum dibidang pertanahan, pertama-tama memerlukan tersediamya perangkat hukum yang tertulis, lengkap dan jelas. Selain itu dalam mengahadapi kasus-kasus kongkrit diperlukan juga terselenggaranya pendaftaran tanah yang memungkinkan bagi para pemegang atas tanah untuk dengan mudah membuktikan hak atas tanah yang dikuasainya, khususnya adalah tanah bekas milik adat.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS PELAYANAN DALAM KEGIATAN PENDAFTARAN TANAH SECARA SPORADIK DI KANTOR PERTANAHAN KOTA MEDAN

EFEKTIVITAS PELAYANAN DALAM KEGIATAN PENDAFTARAN TANAH SECARA SPORADIK DI KANTOR PERTANAHAN KOTA MEDAN

Pendaftaran Tanah Secara Sporadik adalah kegiatan pendaftaran tanah untuk pertama kali mengenai satu atau beberapa obyek pendaftaran tanah dalam wilayah atau bagian wilayah suatu desa/kelurahan secara individual atau massal. Pendaftaran tanah secara sporadik dilaksanakan atas permintaan pihak yang berkepentingan, yaitu pihak yang berhak atas obyek pendaftaran tanah yang bersangkutan atau kuasanya. Pendaftaran Tanah secara Sporadik ini merupakan perwujudan dari Undang-Undang Pokok Agraria Nomor 5 Tahun 1960 agar terlaksananya tertib administrasi pertanahan. Tetapi pendaftaran tanah yang diselenggarakan oleh Kantor Pertanahan masih dipandang negatif oleh masyarakat yang keliru mengenai pelaksanaan pendaftaran tanah seperti jangka waktu penerbitan sertifikat yang lama, biaya yang mahal, dan proses yang berbelit-belit. Penelitian ini sendiri ditujukan untuk mengetahui bagaimana efektivitas pelayanan dalam kegiatan pendaftaran tanah secara sporadik di Kantor Pertanahan Kota Medan.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Pelaksanaan pendaftaran tanah untuk pertama kali secara sporadik pada tanah yang belum Bersertifikat di kantor pertanahan Kabupaten banjarnegara

Pelaksanaan pendaftaran tanah untuk pertama kali secara sporadik pada tanah yang belum Bersertifikat di kantor pertanahan Kabupaten banjarnegara

Dapat diberikan contoh, masalah Girik / Pethuk / Letter C yang dikeluarkan oleh kepala desa. Administrasi desa berbeda dengan yang ada di Kantor Pertanahan seperti yang diharapkan, misalkan desa mengeluarkan letter C ternyata dalam kenyataannya telah terbit suatu sertifkat atas dasar Letter C yang dikeluarkan Kepala Desa tersebut. Atas permintaan pihak yang berkepentingan dengan itikad yang tidak baik, maka desa mengeluarkan Letter C desa yang baru, sehingga akan muncul data yang baru. Padahal ketentuan setelah tahun 1960 yaitu setelah berlakunya UUPA maka tidak ada Letter C lagi yang diterbitkan. Atas dasar Letter C desa yang baru tersebut maka dibuatkan suatu sertifikat baru, sehingga digunakan untuk mengalahkan kekuatan pembuktian sertifikat yang lama dan digunakan untuk menggugat/membuktikan sebaliknya. Intinya walaupun peraturan yang sudah ada seperti halnya demikian , apabila pembuktian materiil itu tidak benar maka oleh pengadilan bisa dikalahkan dan dinyatakan batal atau harus dirubah.
Baca lebih lanjut

93 Baca lebih lajut

RKA_DPA 2016 dan PPKD 33 kecamatan butuh

RKA_DPA 2016 dan PPKD 33 kecamatan butuh

DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH DPA SKPD TAHUN ANGGARAN 2016 KECAMATAN BUTUH PEMERINTAH KABUPATEN PURWOREJO KODE NAMA FORMULIR Ringkasan Dokumen Pela[r]

2 Baca lebih lajut

PELAKSANAAN PENDAFTARAN TANAH PERTAMA KALI (KONVERSI HAK MILIK ATAS TANAH ADAT) DALAM RANGKA MEMBERIKAN JAMINAN KEPASTIAN HUKUM DI KABUPATEN MERAUKE.

PELAKSANAAN PENDAFTARAN TANAH PERTAMA KALI (KONVERSI HAK MILIK ATAS TANAH ADAT) DALAM RANGKA MEMBERIKAN JAMINAN KEPASTIAN HUKUM DI KABUPATEN MERAUKE.

5   penyelenggaraaan. Kepastian hukum yang dimaksud dalam Pasal 19 ayat (1) UUPA adalah kepastian mengenai subyek, obyek, dan hak atas tanah tersebut. Kegiatan Pendaftaran Tanah diatur lebih lanjut dalam Peraturan Pemerintan Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah. Kegiatan pendaftaran tanah untuk pertama kali diatur dalam Pasal 12 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997. Kegiatan Pendaftaran Tanah untuk pertaman kali ini meliputi tiga tahap. Tahap pertama yaitu pengumpulan dan pengolahan data fisik; kedua pembuktian hak dan pembukuannya; dan yang ketiga penerbitan sertipikat. Pelaksanaan Pendaftaran Tanah pertama kali (konversi hak milik atas tanah adat) oleh Bapak Muktiar, Bapak Amin, dan Bapak Fransiskus dibantu oleh Notari/PPAT, sedangkan Bapak Hassan mendaftarkan hak milik atas tanah tanpa dibantu oleh Notaris/PPAT dan ketika muncul kasus kemudian ia memintabantuan kepada Notaris/PPAT. Para responden mendaftarkan tanahnya dibantu oleh Notaris/PPAT karena prosesnya pendaftaran tanah untuk pertama kali (konversi hak milik atas tanahadat)cukup panjang. Kewenangan PPAT terdapat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 1998 tentang Peraturan Jabatan Pejabat Pembuat Akta Tanah. Tugas dan kewenangan PPAT diatur dalam Pasal 2. Ketiga PPAT menyatakan bahwa wewenang PPAT dalam proses pelaksanaan Pendaftarana Tanah pertama kali (konversi hak milik atas tanah adat) ialah membantu. Hal ini sesuai dengan Pasal 2 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 1998 tentang Peraturan Jabatan Pejabat Pembuat Akta Tanah PPAT yang menentukan bahwa PPAT melaksanakan sebagian kegiatan Pendaftaran Tanah. PPAT tidak memiliki kewenangan yang penuh atas proses pelaksaan Pendaftaran Tanah pertama kali (konversi).
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

KEBIJAKAN HUKUM KEPALA KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN PESAWARAN DALAM PENDAFTARAN TANAH UNTUK PERTAMA KALI KARENA PEMINDAHAN HAK

KEBIJAKAN HUKUM KEPALA KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN PESAWARAN DALAM PENDAFTARAN TANAH UNTUK PERTAMA KALI KARENA PEMINDAHAN HAK

Pendaftaran tanah untuk pertamakali merupakan serangkaian kegiatan pendaftaran tanah untuk mendapatkan pengakuan hukum secara kuat melalui sertipikat dengan alat bukti atau pembuktian yang menggunakan dokumen asli yang dimiliki oleh pemohon, berbagai macam dokumen yang diakui tercantum dalam Pasal 23 dan 24 PP 24/1997 dan peraturan pelaksananya PMNA KaBPN No. 3 tahun 1997. Namun dalam kenyataannya dokumen asli yang digunakan sebagai dasar pembuatan sertipikat itu banyak yang sudah tidak dimiliki oleh masyarakat lagi. Hanya surat perjanjian jual beli tanah dibawah tangan yang sering dilampirkan masyarakat dalam pengajuan permohonan pembuatan sertipikat yang pembuatannya setelah tahun 1997. Walaupun berdasarkan peraturan Permen Agraria No. 3 tahun 1997 Pasal 76 ayat (1) huruf g, hal ini tidak dibenarkan. Perumusan masalah dalam tulisan ini adalah bagaimana kebijakan hukum Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pesawaran dalam pendaftaran tanah pertama kali karena Pemindahan Hak dengan pembuktian Hak. Bagaimana Dampak kebijakan hukum Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pesawaran dalam pendaftaran tanah pertama kali karena Pemindahan Hak.
Baca lebih lanjut

47 Baca lebih lajut

ASAS AKUNTABILITAS DALAM PENDAFTARAN TANAH PERTAMA KALI (Studi di Kantor Pertanahan Kabupaten Sukoharjo)

ASAS AKUNTABILITAS DALAM PENDAFTARAN TANAH PERTAMA KALI (Studi di Kantor Pertanahan Kabupaten Sukoharjo)

6. Bapak Deden Deni, S.H., selaku Kepala Subseksi Pendaftaran Hak Tanah di Kantor Pertanahan Kabupaten Sukoharjo yang telah memberikan banyak informasi kepada penulis untuk menuangkan kedalam penulisan hukum ini. 7. Bapak Eko Setyawan, S.SiT.,M.H., selaku Kepala Urusan Umum dan

11 Baca lebih lajut

ASAL MULA  desa golo DUSUN BUTUH

ASAL MULA desa golo DUSUN BUTUH

Ki Ageng Butuh memiliki seekor anjing yang ukurannya sebesar anak sapid an sering kali berlari-lari mengelilingi rumah teduh Ki Ageng Butuh di bawah pohon yang rindang tadi. Apabila ada bencana ataupun malapetaka yang akan datang menyerang suatu daerah maka anjing terssebut akan memberikan pertanda/ kode/ sinyal kepada masyarakat dengan menghentak- hentakkan kakinya ketika berlari dan bersuara ketika mengelilingi rumah Ki Ageng Butuh. Anehnya yang mendengar suara anjing ini adalah masyarakat yang tempat tinggalnya jauh dari rumah Ki Ageng Butuh. Rumah Ki Ageng Giring dahulu bernama Njulat yang terpencil dan berada di daerah sekitar Imogiri.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

pendaftaran tanah untuk pertama kali berdasarkan alas hak perjanjian jual beli di bawah tangan di Kabupaten Tanah Datar

pendaftaran tanah untuk pertama kali berdasarkan alas hak perjanjian jual beli di bawah tangan di Kabupaten Tanah Datar

Masyarakat dalam melakukan pengurusan pendaftaran tanah, ada yang mengurus sendiri dan ada juga yang meminta jasa dari Pejabat Pembuat Akta Tanah, selanjutnya disebut PPAT. PPAT pada pelaksanaan pendaftaran tanah, berfungsi sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam melaksanakan tujuan pendaftaran tanah. Akta- akta yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) sebagai Pejabat Umum tersebut harus dapat dipertanggung jawabkan secara hukum, terutama sekali pada saat pendaftaran aktanya dalam proses penerbitan sertipikat. Pasal 1 angka 24 PP No. 24 Tahun 1997 menyatakan bahwa ” Pejabat Pembuat Akta Tanah adalah pejabat umum yang diberi kewenangan untuk membuat akta-akta tertentu.”
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Tinjauan Atas Pelaksanaan Dan Hambatan Pendaftaran Tanah Pertama Kali Di Badan Pertanahan Nasional Binjai

Tinjauan Atas Pelaksanaan Dan Hambatan Pendaftaran Tanah Pertama Kali Di Badan Pertanahan Nasional Binjai

Terhadap pemberian atau penetapan hak-hak atas tanah termasuk dalam setiap penyelesaian masalah pertanahan tersebut dimaksudkan sebagai upaya untuk pemberian jamainan kepastian hukum bagi pemegang haknya. Pemberian jaminan kepastian hukum terhadap hak – hak atas tanah bagi rakyat seluruhnya merupakan salah satu tujuan pokok UUPA yang sudah tidak bisa ditawar lagi, sehingga Undang-Undang menginstruksikan kepada Pemerintah untuk mengadakan pendaftaran tanah di seluruh wilayah Indonesia yang bersifat menjamin kepastian hukum dan kepastian haknya.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Tinjauan Atas Pelaksanaan Dan Hambatan Pendaftaran Tanah Pertama Kali Di Badan Pertanahan Nasional Binjai

Tinjauan Atas Pelaksanaan Dan Hambatan Pendaftaran Tanah Pertama Kali Di Badan Pertanahan Nasional Binjai

Dalam hal data dan dokumen telah dimuat dalam mikro film atau imaging system, maka data asli dapat disimpan di tempat lain, sedang data atau dokumen lain yang dapat disimpan di tempat lain adalah warkah yang telah berumur lebih dari 30 tahun, alat ukur pemetaan, gambar ukur dan data administrasi lain yang sudah tidak dipakai. Sementara itu menurut ketentuan pasal 192 Peraturan Menteri Negara Agraria / Kepala BPN Nomor 3 tahun 1997 diatur bahwa semua daftar umum dan dokumen – dokumen yang telah dipergunakan sebagai dasar pendaftaran merupakan dokumen Negara yang harus disimpan dan dipelihara menurut peraturan Perundang – undangan yang berlaku.
Baca lebih lanjut

59 Baca lebih lajut

EFEKTIFITAS PELAKSANAAN PENDAFTARAN TANAH MELALUI PENDAFTARAN MANDIRI AKTA TANAH SECARA ONLINE DI KABUPATEN SUKOHARJO.

EFEKTIFITAS PELAKSANAAN PENDAFTARAN TANAH MELALUI PENDAFTARAN MANDIRI AKTA TANAH SECARA ONLINE DI KABUPATEN SUKOHARJO.

The result of field studies show that theimplementation of Land Registration through online PendaftaranMandiriAkta Tanah / PERMATA (Self-Registration of Land Deed) in Sukoharjo District has not been effective yet, in terms of components of the structure, substances, and culture. The obstacles found in The Implementation of Land Registration through Online Self-Registration of Land Deed in Sukoharjo District are (1) internet and data storage network in The Ministry of Agrarian and Spatial Affair/ National Land Agency of The Republic of Indonesia, (2) The Ministry of Agrarian and Spatial Affair/ National Land Agency of The Republic of Indonesia in Sukoharjo still receive regristation manually/offline. The solutions to address these obstacles are (1) increasing storage data space and strengthening internet access network, (2) creating clear rules and regulations in order to protect all parties, and (3) recruiting more employees in PERMATA so that their responsibilities become obvious.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

KETERANGAN LOLOS BUTUH

KETERANGAN LOLOS BUTUH

Grobogan tahun Pelajaran 2011/2012, masih terdapat kekurangan 1 satu orang guru IPA dan perlu ditambah.. Demikian surat keterangan ini dibuat untuk di ketahui dan menjadikan periksa.[r]

1 Baca lebih lajut

PENUTUP  PELAKSANAAN PENDAFTARAN HAK MILIK ADAT (LETTER C) SECARA SPORADIK DALAM MEWUJUDKAN KEPASTIAN HUKUM DI KABUPATEN BANYUMAS.

PENUTUP PELAKSANAAN PENDAFTARAN HAK MILIK ADAT (LETTER C) SECARA SPORADIK DALAM MEWUJUDKAN KEPASTIAN HUKUM DI KABUPATEN BANYUMAS.

2. Seluruh responden yang sudah mendaftarkan hak milik adat (Letter C) secara sporadik pada tahun 2012 sudah mendapat sertipikat hak milik atas tanah. Proses pembuatan sertipikat membutuhkan waktu kurang lebih satu tahun. Hal ini terjadi karena pelaksanaan pendaftaran hak milik adat (Letter C) secara sporadik dalam mewujudkan kepastian hukum di Kabupaten Banyumas pada tahun 2012 tersebut telah dilakukan sesuai dengan proses dan syarat yang telah ditentukan berdasarkan Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2010 tentang Standar Pelayanan dan Pengaturan Pertanahan dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2010 tentang Jenis Dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Badan Pertanahan Nasional. Responden telah memenuhi persyaratan sehingga proses pembuatan sertipikat juga cepat. Sehingga mereka yang telah melakukan pendaftaran hak milik adat (Letter C) secara sporadik tidak ada yang mengalami kesulitan dan tidak ada yang belum menerima sertipikat dengan kata lain wujud dari kepastian hukum itu sendiri telah terlaksana.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  PELAKSANAAN PENDAFTARAN HAK MILIK ADAT (LETTER C) SECARA SPORADIK DALAM MEWUJUDKAN KEPASTIAN HUKUM DI KABUPATEN BANYUMAS.

PENDAHULUAN PELAKSANAAN PENDAFTARAN HAK MILIK ADAT (LETTER C) SECARA SPORADIK DALAM MEWUJUDKAN KEPASTIAN HUKUM DI KABUPATEN BANYUMAS.

Hasil dari pendaftaran tanah adalah sertipikat tanah yang berlaku sebagai alat pembuktian yang kuat terhadap pemegang hak atas tanah. Dengan diterbitkannya sertipikat Hak Milik maka kepada pemiliknya diberikan kepastian hukum. 6 Wujud dari kepastian hukum itu adalah sertipikat yang merupakan tanda bukti hak yang kuat. Dalam arti bahwa selama tidak dapat dibuktikan sebaliknya data fisik dan data yuridis yang tercantum di dalam sertipikat harus diterima sebagai data yang benar dan harus sesuai dengan data yang tercantum dalam buku tanah dan surat ukur yang bersangkutan. Karena data itu diambil dari buku tanah dan surat ukur tersebut.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

IMPLIKASI HUKUM DIHAPUSKANNYA SURAT KETERANGAN TANAH DALAM SISTEM PENDAFTARAN TANAH PERTAMA KALI

IMPLIKASI HUKUM DIHAPUSKANNYA SURAT KETERANGAN TANAH DALAM SISTEM PENDAFTARAN TANAH PERTAMA KALI

Hal tersebut berbeda dengan sistem pendaftaran tanah di Indonesia yang bersumber dari hukum adat dengan asas pelekatan horizontal dengan menggunakan sistem negatif akan tetapi bertendensi ke positif. Berbeda dengan alat bukti dalam pendaftaran tanah di Australia yang sifatnya mutlak dan memiliki asas pelekatan tanah security of title, pengadaan dari keterlambatan dan pembiayaan yang berlebihan penyederhanaan atas hak, ketelitian, maka di Indonesia memiliki alat bukti berupa sertipikat yang sifatnya kuat tetapi tidak mutlak sedang asas pendaftaran tanahnya sederhana aman, terjangkau, mutakhir, dan terbuka. Jenis pendaftaran hak yang dilakukan oleh kedua negara tersebut sama-sama pendaftaran hak. Sedangkan para pihak yang terkait dengan pendaftaran tanah di Indonesia hanya dua pihak saja, yaitu Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dan individu, sedangkan pada Australia terdapat tiga pihak, yaitu Solicitor, Landbroker, dan Individu. Sedangkan untuk jaminan pemerintah Indonesia belum menjamin kebenaran data fisik dan yuridis
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

RANCANGAN PEMBELAJARAN SEMESTER MATA KULIAH: PENDAFTARAN TANAH PERTAMA KALI

RANCANGAN PEMBELAJARAN SEMESTER MATA KULIAH: PENDAFTARAN TANAH PERTAMA KALI

2. Sarikan mekanisme kegiatan pengumpulan data fisik dan data yuridis, kegiatan pengolahan dan penerbitan sertipikatan tanah, serta pengelolaan arsip pendaftaran tanah tersebut dengan menggunakan bahasa anda sendiri secara sederhana dan operasional;

13 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects