Top PDF EKONOMI INDONESIA yang bab 3

EKONOMI INDONESIA yang bab 3

EKONOMI INDONESIA yang bab 3

masyarakat labih banyak peminat bahkan usaha tersebut bisa menembus pasar internasional. Selain kreatif untuk membuka suatu usaha, sehingga dapat membantu perekonomian hidup mereka. Politik, dengan diselenggarakannya perdagangan bebas indonesia mampu menjalin hubungan kerjasama antar negara, sehingga negara indonesia memiliki hubungan baik dengan negara-negara lain.

1 Baca lebih lajut

SISTEM EKONOMI INDONESIA bab 3

SISTEM EKONOMI INDONESIA bab 3

Lebih 80 % rakyat Indonesia hidup dipendesaan, Diantara mereka hanya hanya sekitar 10-15 % yang disebut orang berada. Sisanya, Lebih 80 % rakyat rakyat desa serba kekurangan , bahkan lebih kurang 40 % rakyat desa tergolong sangat miskin dan miskin. Dengan demikian , logika menunjukkan bahwa setiap strategi pembangunan yang mengarah pada cita-cita , haruslah memperhatikan daerah pendesaan.

4 Baca lebih lajut

8. Bab 3 Kerangka Ekonomi Daerah

8. Bab 3 Kerangka Ekonomi Daerah

Berdasarkan analisis Kamar Dagang Indonesia (KADIN), Kondisi makro ekonomi Indonesia sampai akhir tahun 2014 secara relatif belum kritis walau pada tingkat pertumbuhan ekonomi yang rendah. Namun tidak dapat dikatakan bahwa perekonomian sudah sepenuhnya terkendali, karena masih diwarnai oleh permasalahan defisit anggaran belanja dan defisit neraca perdagangan dan neraca berjalan. Perekonomian belum didukung oleh sisi pasokan yang kuat, karena lebih bertumpu kepada sisi permintaan. Perekonomian Indonesia ditopang oleh arus modal portofolio yang “ vurnerable ” dan dikhawatirkan terjadinya arus modal balik yang menyebabkan ekonomi tidak terkendali, kecuali adanya kebijakan ekonomi yang tepat sasaran. Perekonomian Indonesia juga menghadapi masalah defisit neraca perdagangan dan defisit neraca berjalan, karena lemahnya struktur ekonomi serta lemahnya kemandirian ekonomi.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Bab III - Bab 3 Keunggulan dan Keterbatasan Antarruang dan Pengaruhnya terhadap kegiatan Ekonomi, Sosial, Budaya di Indonesia dan ASEAN

Bab III - Bab 3 Keunggulan dan Keterbatasan Antarruang dan Pengaruhnya terhadap kegiatan Ekonomi, Sosial, Budaya di Indonesia dan ASEAN

Pada era abad XXI ini, perekonomian yang tidak berhubungan dengan negara lain menjadi hal yang mustahil. Peran masyarakat luar negeri dalam perekonomian terlihat nyata dalam perdagangan internasional. Contoh perdagangan internasional: Indonesia mengekspor produk tekstil ke negara Jepang, dan Jepang mengekspor kendaraan bermotor ke Indonesia. Dengan transaksi tersebut terbentuklah kerja sama antara Indonesia dan masyarakat Jepang (masyarakat luar negeri). Apakah di daerahmu terdapat perusahaan yang sudah melaksanakan ekspor atau impor? Untuk dapat memahami lebih mendalam bagaimana masyarakat luar negeri dan perusahaan dalam negeri bekerja sama, kalian dapat mewawancarai pemilik perusahaan di lingkungan tempat tinggal kalian yang sudah melakukan ekspor hasil produksinya. Tanyakan tentang proses pelaksanaan ekspor. Hasilnya dipresentasikan di depan kelas. Untuk melihat gambaran tentang pengiriman barang yang akan diekspor, kalian dapat mengamati gambar sebuah pelabuhan yang melakukan aktivitas perdagangan internasional, sebagaimana diperlihatkan pada Gambar 3.8 berikut.
Baca lebih lanjut

58 Baca lebih lajut

6. Bab 3 Rancangan Kerangka Ekonomi

6. Bab 3 Rancangan Kerangka Ekonomi

Ketiga, Terdapat tiga perkembangan global yang perlu dicermati dalam tahun 2015, yaitu: (a) krisis di kawasan eropa masih belum pulih (mild recovery) sehingga dikhawatirkan belum mampu meningkatkan permintaan dunia, yang pada akhirnya akan menyulitkan ekspor Indonesia tumbuh lebih cepat; (b) harga komoditas dunia masih melanjutkan tren penurunan ataupun flat dan adanya indikasi berakhirnya era supercycle juga akan mempengaruhi ekspor dan investasi Indonesia; (c) rencana akan berakhirnya stimulus moneter ( tapering off ) di AS sampai di akhir tahun 2014 dan kemungkinan akan diberlakukannya kebijakan uang ketat di Amerika Serikat dan juga negara maju lainnya akan mendorong naiknya biaya untuk mengakses modal internasional.
Baca lebih lanjut

38 Baca lebih lajut

BAB 3 RANCANGAN KERANGKA EKONOMI DAERAH

BAB 3 RANCANGAN KERANGKA EKONOMI DAERAH

Dengan memperhatikan permasalahan Lingkungan Hidup yang masih akan dihadapi, maka Program-program yang akan dilaksanakan meliputi: 1)Program Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Hutan. 2) Program Perencanaan dan Pengembangan Hutan. 3) Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Hutan serta 4) Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan. Pendekatan yang dapat dilakukan untuk pengendalian pencemaran Lingkungan Hidup diantaranya dilakukan melalui program prioritas seperti program Kali Bersih, Program penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup, Program Langit Biru dan Menuju Indonesia Menghijau. Sementara issue Strategis Lingkungan Hidup yang akan diimplementasikan meliputi Kerusakan Hutan, Kerusakan pencemaran Sungai/Danau serta kerusakan/pencemaran lingkungan pesisir dan laut. Sasaran akhir program pembangunan Lingkugan Hidup diharapkan dapat : 1. Membaiknya fungsi lingkungan hidup dan pengelolaan sumber daya alam yang mengarah pada pelaksanaan prinsip pembangunan berkelanjutan di seluruh sektor dan bidang pembangunan;
Baca lebih lanjut

41 Baca lebih lajut

Materi Ekonomi Kelas X Bab 3

Materi Ekonomi Kelas X Bab 3

Konsumsi minuman Coca Cola diprediksi naik sekitar 20-50% selama Ramadhan tahun ini. Manajemen Coca Cola sudah mempersiapkannya dengan menambah suplai tentunya disertai dengan promosi yang dilakukan hampir di setiap Supermarket. “Paling banyak minuman Coca Cola yang laku untuk kemasan keluarga isi 1 dan 1,5 liter itu bisa naik sampai 50% dibandingkan dengan bulan lalu. Kenaikan konsumsi ini diperkirakan akan terus naik sampai akhir tahun nanti,” ujar Media Relations Manager PT Coca Cola Indonesia Arief Mujahidin, kemarin. Menurut Arief, kenaikan permintaan sudah rutin terjadi setiap tahun dan pihaknya sudah siap menghadapinya. Namun yang membedakannya dengan tahun- tahun sebelumnya, kini persaingan lebih ketat. ”Jumlah produsen minuman siap saji berkarbonasi semakin bertambah, dan menjelang akhir tahun kita berlomba- lomba untuk menarik minat pembeli agar membeli produk kita,” ujarnya. Ia menambahkan, sekarang ini yang dilakukan Coca Cola untuk menarik pembeli adalah dengan melakukan promo yaitu menawarkan paket murah dan juga hadiah yang menarik bagi pembeli.
Baca lebih lanjut

43 Baca lebih lajut

Mengukur Demokrasi Ekonomi Indonesia bab

Mengukur Demokrasi Ekonomi Indonesia bab

Sementara Dimensi Penguasaan Faktor Produksi merupakan realisasi produksi yang semestinya dibawah pimpinan dan atau penilikan anggota-anggota masyarakat. Demi tujuan ini maka negara harus memiliki kontrol atas berbagai sumber daya material Indonesia. Hal ini sesuai dengan Pasal 33 ayat (2) dan (3) yang mengamanatkan penguasaan negara atas cabang-cabang produksi yang penting, serta bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya.

3 Baca lebih lajut

Anomali Pertumbuhan Ekonomi Indonesia bab

Anomali Pertumbuhan Ekonomi Indonesia bab

Di tengah kondisi perekonomian global yang dilanda krisis, catatan pertumbuhan ekonomi Indonesia memperlihatkan hasil positif. Pada triwulan kedua tahun ini dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, ekonomi Indonesia tumbuh sekitar 6,4 persen. Pertumbuhan ini tetap masih terpust di Pulau Jawa dengan pertumbuhan sebesar 57,5 persen. Jika diakumulasikan, pertumbuhan ekonomi Indonesia semester I tahun 2012 lebih baik dibandingkan dengan semester I tahun 2011 yang tumbuh sekitar 6,3 persen.

5 Baca lebih lajut

Ekonomi Islam di Indonesia bab id

Ekonomi Islam di Indonesia bab id

Krisis ekonomi yang telah melanda Indonesia itu hendaklah dijadikan momentum yang tepat untuk menggalang kesadaran dan opini bagi reformasi di segala bidang termasuk ekonomi, jumlah agenda persoalan Indonesia terlalu banyak dan besar, tantangannya adalah bagaimana supaya masyarakat boleh mendapat tempat yang cukup dalam pembangunan, mereka mesti benar-benar merasakan keadilan dalam pembangunan supaya boleh mendapatkan hasil yang sesuai dengan kemempuan mereka. Konsep pertumbuhan ekonomi yang berlaku selama Orde Baru dengan pertumbuhan yang tinggi ternyata tetap gagal memenuhi aspirasi mesyarakat, padahal sebenarnya pertumbuhan tinggi tetap diperlukan dan akan menjadi baik kalau di lakukan dengan melaluidan menghasilkan pemerataan, dengan kata lain kalau pertumbuhan eknomi di sokong oleh potensi terbesar mesyarakat, tidak akan ada yang menyalahkan pertumbuhan tinggi itu, kerana boleh sahaja pertumbuhan di mulai dari pemerataan dan boleh menghasilkan pemerataaan. [210]
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

BAB I SISTEM EKONOMI INDONESIA

BAB I SISTEM EKONOMI INDONESIA

Ada dua teori utama yang umum digunakan dalam menganalisis perubahan struktur ekonomi, yakni dari Arthur Lewis tentang teori migrasi dan hoilis chenery tentang teori transportasi struktural. Teori Lewis pada dasarnya membahas proses pembangunan ekonomi yang terjadi di daerah pedesaan dan daerah perkotaan. Dalamnya Lewis mengasumsikan bahwa perekonomian suatu negara pada dasarnya terbagi menjadi dua yaitu perekonomian tradisional di pedesaan yang didominasi sector pertanian dan perekonomian modern di perkotaan dengan industri sebagai sector utama. Karana perekonomiannya masih bersifat tradisional dan sub sistem, dan pertumbuhan penduduk yang tinggi maka terjadi kelebihan supplay tenaga kerja. B. Struktur Perekonomian Indonesia
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

PERKIRAAN NERACA PEMBAYARAN US MILIAR In

PERKIRAAN NERACA PEMBAYARAN US MILIAR In

Perubahan situasi geo-politik global juga ditandai dengan pertarungan penguasaan sumber daya alam dalam rangka food and energy security. Krisis energi dunia dipicu oleh kian menipisnya cadangan energi yang berasal dari bahan bakar fosil. Begitu pula dengan pengalihfungsian sumber pangan pokok seperti jagung, tebu/gula, dan gandum menjadi sumber energi alternatif yang menimbulkan dampak krisis pangan dunia. Akibatnya adalah terjadinya peningkatan harga pangan dunia dan arus ekspor-impor pangan dalam jumlah besar. Kondisi ini memperlihatkan terjadinya kompetisi penyediaan energi dan pangan menjadi alat negosiasi baru di dunia internasional (aturan main dalam rezim internasional). Dalam bidang perdagangan, sejumlah negara menerapkan strategi hambatan non-tarif untuk melindungi harga dan pasokan pangan dalam negerinya. Dalam konteks penguasaan sumber daya alam, bahkan persaingan negara besar dan negara industri baru ditandai dengan strategi eksplorasi dan akuisisi lahan ke benua lain untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan negara-negara yang secara ekonomi lebih kaya dan kuat.
Baca lebih lanjut

80 Baca lebih lajut

PENUTUP UPAYA NEGARA INDONESIA DALAM MENANGANI MASALAH ILLEGAL FISHING DI ZONA EKONOMI EKSKLUSIF INDONESIA.

PENUTUP UPAYA NEGARA INDONESIA DALAM MENANGANI MASALAH ILLEGAL FISHING DI ZONA EKONOMI EKSKLUSIF INDONESIA.

Dari apa yang telah tertulis dalam bab pembahasan, dapat disimpulkan bahwa upaya Indonesia dalam menangani masalah illegal fishing di zona ekonomi eksklusif Indonesia yaitu diranah internasional, Indonesia turut aktif dalam hal pemberantasan IUU Fishing. Salah satunya yaitu dengan ikut dalam kerjasama internasional Regional Fisheris Management Organization (RFMO). Sementara diranah nasional, Indonesia melalui Menteri Kelautan dan Perikanan telah mengeluarkan KEPMEN Nomor KEP/50/MEN/2012 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Illegal, Ureported and Unregulated Fishing (IUU Fishing).
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Keadaan Ekonomi Indonesia bab 1

Keadaan Ekonomi Indonesia bab 1

Dampak positif globalisasi ekonomi ditilik dari aspek kreatifitas dan daya saing dengan semakin terbukanya pasar untuk produk-produk ekspor maka diharapkan tumbuhnya kreatifitas dan peningkatan kualitas produksi yang disebabkan dorongan untuk tetap eksis ditengah persaingan global, secara natural ini akan terjadi manakala kesadaran akan keharusan berinivasi muncul dan pada giliranya akan menghasilkan produk2 dalam negeri yang handal dan berkualitas.

5 Baca lebih lajut

MAKALAH PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA bab

MAKALAH PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA bab

Selanjutnya, secara parsial pengeluaran pemerintah tidak berpengaruh signifikan dan positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Terjadinya peningkatan pengeluaran pemerintah misalnya untuk penyediaan atau perbaikan infrastruktur maka proses produksi barang dan jasa akan semakin lancar. Hal ini akan menyebabkan terjadinya peningkatan produksi barang dan jasa. Peningkatan produksi barang dan jasa ini akan menyebabkan peningkatan terhadap pertumbuhan ekonomi. Begitu sebaliknya, apabila pengeluaran pemerintah tidak ditingkatkan atau terjadi penurunan sehingga masalah infrastruktur tidak dapat diatasi maka akan mengakibatkan proses produksi barang dan jasa menjadi terhalang. Hal ini akan berdampak terhadap penurunan produksi barang dan jasa. Penurunan produksi barang dan jasa akan menyebabkan penurunan terhadap pertumbuhan ekonomi. Begitu juga dengan net ekspor, net ekspor pun memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Apabila ekspor mengalami peningkatan maka produksi barang dan jasa juga akan mengalami peningkatan karena net ekspor yang meningkat mengindikasikan permintaan terhadap barang dan jasa di luar negeri lebih besar dari pada permintaan barang luar negeri di dalam negeri. Oleh karena itu, perekonomian akan meningkatkan jumlah produksi barang jasa. Peningkatan produksi barang dan jasa ini akan menyebabkan peningkatan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, apabila net ekspor mengalami penurunan dikarenakan terjadinya penurunan permintaan terhadap barang dan jasa di luar negeri sehingga impor lebih besar dari pada ekspor dan hal ini akan mengakibatkan penurunan produksi barang dan jasa.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

MAKALAH SISTEM EKONOMI INDONESIA bab

MAKALAH SISTEM EKONOMI INDONESIA bab

terhadap kearifan lokal bangsa Indonesia serta ketahanan ekonomi Indonesia. Namun kita sebagai masyarakat Indonesia sekaligus sebagai pelaku ekonomi harus tetap berfikir optimis bahwa pada saatnya Masyarakat Ekonomi ASEAN di berlakukan pada tahun 2015 nanti indonesia dapat menghadapi berbagai tantangan dan pengaruh negatif dari MEA itu sendiri tentunya dengan berbagai perencanaan perencanan yang matang dalah meghadapi tantangan Masyarakat Ekonomi ASEAN.

6 Baca lebih lajut

KEADAAN EKONOMI INDONESIA ID bab

KEADAAN EKONOMI INDONESIA ID bab

Masalah ekonomi merupakan masalah mendasar yang terjadi disemua negara. Oleh karena itu, dalam menyikapi permasalahan ekonomi tiap negara, masing-masing negara menganut sistem ekonomi yang sesuai dengan kondisi dan ideologi negara yang bersangkutan. Sistem menurut Chester A. Bernard, adalah suatu kesatuan yang terpadu, yang di dalamnya terdiri atas bagian-bagian dan masing-masing bagian memiliki ciri dan batas tersendiri. Suatu sistem pada dasarnya adalah “organisasi besar” yang menjalin berbagai subjek (atau objek) serta perangkat kelembagaan dalam suatu tatanan tertentu. Subjek atau objek pembentuk sebuah sistem dapat berupa orang-orang atau masyarakat, untuk suatu sistem sosial atau sistem kemasyarakatan dapat berupa makhluk-makhluk hidup dan benda alam, untuk suatu sistem kehidupan atau kumpulan fakta, dan untuk sistem informasi atau bahkan kombinasi dari subjek- subjek tersebut.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Penerapan Prinsip Kehati Hatian Dalam Pelaksanaan Kredit Sindikasi

Penerapan Prinsip Kehati Hatian Dalam Pelaksanaan Kredit Sindikasi

Baik Bank maupun lembaga keuangan non-bank sama-sama memiliki fungsi sebagai lembaga keuangan untuk turut memajukan perekonomian bangsa. Akan tetapi, fungsi menghimpun dana dari masyarakat, yang dimiliki oleh Bank memberikan perbedaan antara Bank dengan lembaga keuangan non-bank. Fungsi menyalurkan dana dalam bentuk kredit memang merupakan salah satu fungsi utama bank, akan tetapi konsentrasi kredit yang berlebihan dapat membahayakan bank. Untuk itu Bank Indonesia (BI) mewajibkan bank menerapkan prinsip kehati-hatian penyaluran kredit dan melakukan penyebaran portofolio penyediaan dana terutama dengan pembatasan penyediaan dana dengan persentase tertentu terhadap pihak terkait maupun pihak yang tidak terkait dengan memperhatikan keadaan modal bank. Hal inilah yang lebih dikenal dengan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang diatur dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 7/3/PBI/ 2005 yang telah diubah dengan PBI No. 8/13/PBI/2006 tentang Batas Umum Pemberian Kredit Bank Umum. Ketentuan ini diatur lebih lanjut pada Surat Edaran Bank Indonesia (SEBI) No. 7/14/PBI/DPNP tertanggal 18 April 2005. Oleh karena adanya aturan BMPK, bank tidak dapat memberikan kredit melebihi batas maksimum yang telat ditentukan, meskipun pada kenyataannya ada kalanya suatu nasabah, pada umumnya perusahaan besar,
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Pengantar Teori Ekonomi Makro

Pengantar Teori Ekonomi Makro

Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan sebagai kenaikan GDP/GNP tanpa memandang apakah kenaikan itu lebih besar atau lebih kecil daripada tingkat pertambahan penduduk atau apakah perubahan struktur ekonomi terjadi atau tidak. Pandangan tradisional beranggapan yang membedakan antara negara maju dengan Negara Sedang Berkembang (NSB) adalah pendapatan rakyatnya. Dengan ditingkatkannya pendapatan per kapita diharapkan masalah-masalah, seperti pengangguran, kemiskinan, dan ketimpangan distribusi pendapatan yang dihadapi NSB dapat terpecahkan, misalkan melalui apa yang dikenal dengan “dampak merembes ke bawah” (trickle down effect). Indikator berhasil tidaknya pembangunan semata-mata dilihat dari meningkatnya pendapatan nasional (GNP) per kapita riel, dalam arti tingkat pertumbuhan pendapatan nasional harus lebih tinggi dibanding tingkat pertumbuhan penduduk. Kecenderungan di atas terlihat dari pemikiran-pemikiran awal mengenai pembangunan, seperti teori Harrod Domar, Arthur Lewis, WW Rostow, Hirschman, Rosenstein Rodan, Nurkse, Leibenstein.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

faktor penyebab Kemiskinan nelayan  (3)

faktor penyebab Kemiskinan nelayan (3)

MODUL ULANGKAJI EKONOMI MALAYSIA BAB 6 : MODUL 6 / SEMESTER 3 / 2013 SMK TAMAN KLUANG BARAT PRA-U ATAS 2013 NOTA EKONOMI MALAYSIA SEMESTER 3 BAB 6 : KEMISKINAN DAN AGIHAN PENDAPATA[r]

2 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...