Top PDF Ekonomi-Politik Kebijakan Impor Garam Indonesia Periode 2007-2012

Ekonomi-Politik Kebijakan Impor Garam Indonesia Periode 2007-2012

Ekonomi-Politik Kebijakan Impor Garam Indonesia Periode 2007-2012

kebijakan impor garam, kementerian ini selalu menitikberatkan kepada konsumen garam. Jika konsumen garam yang dimaksud oleh kementerian ini adalah masyarakat, industri, ataupun perusahaan yang membutuhkan garam, maka kementerian ini memang lebih cenderung pro terhadap asing. PT. Cheetham Garam Indonesia yang merupakan anak perusahaan Australia, PT. Cheetham Salt Ltd. merupakan salah satu perusahaan yang cukup banyak melakukan impor garam. Garam yang diimpor pun berasal dari Aus- tralia. Padahal garam lokal belum terserap sepenuhnya. Seharusnya garam yang dihasilkan oleh petani bisa diserap terlebih dahulu sebelum perusahaan-perusahaan ataupun industri yang menggunakan garam sebagai salah satu bahan bakunya melakukan impor garam. Hal ini yang kemudian disayangkan oleh para petani garam. Ketika garam petani tidak laku dipasaran, para perusahaan asing ini justru lebih memilih impor dibanding membeli garam petani. Kalaupun dibeli, garam petani dihargai sangat rendah, bahkan di bawah dari harga yang ditetapkan oleh peraturan Menteri Perdagangan. Hal lain yang perlu diperhatikan juga ialah PT. Cheetham beberapa kali didapati melakukan impor garam pada waktu yang tidak diperbolehkan untuk mengimpor garam. Dalam paparan penulis sebelumnya telah dijelaskan bahwa pada tahun 2009, 2011, dan 2012, perusahaan ini diketahui mendatangkan garam pada saat masa larangan untuk mengimpor garam.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

IMPLIKASI LIBERALISASI PERDAGANGAN TERHADAP SEKTOR GARAM NASIONAL (Studi Kasus Kebijakan Garam Impor di Jawa Timur)

IMPLIKASI LIBERALISASI PERDAGANGAN TERHADAP SEKTOR GARAM NASIONAL (Studi Kasus Kebijakan Garam Impor di Jawa Timur)

Komoditas garam merupakan komoditas strategis, menjadi komoditas politik yang mampu mengoyak kedaulatan Negara dan pemerintah. Ketergantungan bangsa terhadap produk impor garam telah sampai pada tingkat yang mengkhawatirkan, oleh karenanya produksi garam di tanah air harus bisa dilakukan secara mandiri, tidak selalu tergantung produk impor agar Indonesia sebagai negara berdaulat dapat mencapai cita-citanya menuju swasembada pangan garam nasional yang dicanangkan pemerintah pada tahun 2014-2015 dapat segera terwujud dalam rangka memberikan kemakmuran dan kesejahteraan bagi segenap masyarakat sesuai amanat Undang-Undang Dasar tahun 1945. Penelitian ini bertujuan mengangkat permasalahan yang ramai dibicarakan saat ini tentang membanjirnya garam impor dari Australia, India, China dan Malaysia. Dilatar belakangi sinyalemen di masyarakat kalangan dunia usaha ekonomi tentang adanya kebijakan pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (KEMENPERINDAG R.I) yang tertuang dalam Peraturan Kemendag Nomor. 58/M - DAG/PER/9/2012 tentang Ketentuan Impor Garam tertanggal 4 September 2012. Pada kenyataannya produk hukum kebijakannya belum memenuhi kepentingan pelaku usaha ekonomi pergaraman nasional, dalam arti kebijakan yang dibuat itu tidak menunjukkan keberpihakannya kepada pelaku usaha di negeri ini yang katanya kaya raya melimpah ruah sumber kelautannya. Tindakan kontradiktif tersebut terlihat jelas secara terang benderang yaitu dengan dibukanya kran impor garam yang membanjiri pasar lokal di tanah air.
Baca lebih lanjut

34 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI EKSPOR-IMPOR TERHADAP PENDAPATAN NASIONAL DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi Komparasi Indonesia dan Qatar Periode 2012-2016) - Raden Intan Repository

KONTRIBUSI EKSPOR-IMPOR TERHADAP PENDAPATAN NASIONAL DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi Komparasi Indonesia dan Qatar Periode 2012-2016) - Raden Intan Repository

Semua negara mempunyai hubungan dagang dengan luar negeri. Sebagian barang dan jasa yang dihasilkannya dijual ke luar negeri sebagai ekspor. Sebagian pengeluarannya dipakai untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang diimpor. Pengaruh perdagangan luar negeri atas penentuan pendapatan nasional adalah sama dengan pengeluaran pengeluaran pemerintah dan perpajakan. Pengeluaran oleh orang asing atas ekspor suatu negara akan menghasilkan pendapatan, sama halnya dengan pengeluaran pemerintah. Besarnya pendapatan yang dihasilkan oleh suatu negara dari ekspor tergantung pada berbagai faktor, antara lain kapasitas produksi perusahaan-perusahaan penghasil barang ekspor, kemampuan perusahaan-perusahaan itu untuk bersaing dengan perusahaan-perusahaan luar negeri yang menghasilkan barang yang sama, nilai tukar uang dalam negeri dengan uang luar negeri, politik dagang negara-negara dan tingkat permintaan keseluruhan di negara-negara lain. 36 Perdagangan yang terjadi antar negara mengakibatkan adanya: pertukaran barang dan jasa, gerakan sumber daya melalui batas-batas negara, dan alih teknologi semakin pesat berkembang.
Baca lebih lanjut

139 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS INSTRUMEN KEBIJAKAN MONETER TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA (Periode 1999:1 – 2012:2) JURNAL ILMIAH

EFEKTIVITAS INSTRUMEN KEBIJAKAN MONETER TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA (Periode 1999:1 – 2012:2) JURNAL ILMIAH

Hubungan antara output agregat keseimbangan dengan suku bunga yang dihasilkan dikenal sebagi Kurva IS (IS curve). Seperti halnya kurva permintaan itu sendiri tidak dapat menjelaskan berapa besar jumlah barang yang dijual di pasar, kurva IS dengan sendirinya tidak dapat menjelaskan beberapa tingkat output agregat yang akan dihasilkan karena suku bunga masih belum bisa diketahui. Oleh karena itu dibutuhkan hubungan lain, yang disebut Kurva LM (LM Curve) (Mankiw, 2007). Kurva LM ini dugunakan untuk menjelaskan kombinasi suku bunga dan output agregat dimana jumlah uang yang diminta sama dengan jumlah uang yang ditawarkan. Ketika kurva IS dan kurva LM digabung dalam diagram yang sama, perpotongan keduanya akan menentukan tingkat output agregat keseimbangan dan suku bunga keseimbangan. Dan akhirnya akan diperoleh analisis yang lengkap mengenai penentuan output agregat dimana kebijakan moneter memaikan peran penting di sini.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

ANALISIS PERMINTAAN IMPOR GARAM INDONESIA DENGAN PENDEKATAN ALMOST IDEAL DEMAND SYSTEM

ANALISIS PERMINTAAN IMPOR GARAM INDONESIA DENGAN PENDEKATAN ALMOST IDEAL DEMAND SYSTEM

importir garam untuk mengeruk keun- tungan melalui penyimpangan. Halini disebabkan dengan adanya SK tersebut maka para importir akan lebih leluasa melakukan impor garam dengan dalih bahwa garam yang diimpor tersebut adalah garam industri, padahal sebenar- nya garam industri tersebut dialihkan untuk garam konsumsi. Kondisi inilah yang tampak di ruang publik akibat Menteri Kelautan dan Perikanan pada tahun 2011 melakukan pembongkaran terhadap gudang penyimpanan garam yang berisi garam impor yang akan dilempar ke pasar untuk menurunkan harga garam di tingkat petani di salah satu perusahaan garam di Madura 3 .
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

Pengaruh Pergerakan Nilai Tukar Yuan Terhadap Ekspor Dan Impor Indonesia (Studi Pada Bank Indonesia Periode 2012-2014)

Pengaruh Pergerakan Nilai Tukar Yuan Terhadap Ekspor Dan Impor Indonesia (Studi Pada Bank Indonesia Periode 2012-2014)

This study examines the effect of yuan exchange rate movement on Indonesia exports and imports. In this study, the data variable of yuan exchange rate movement by measuring a midpoint exchange rate transaction (CHY/IDR), obtained through the Bank of Indonesia website. Exports is defined as domestically produced goods and services that are sold aboard. Imports is defined as goods and services that is brought into domestic countries from foreign countries. This study uses data per month over a range of 2012 to 2014, the number of samples are 36 time series data. Testing the hypothesis in this study by using simple regression analysis techniques. The hypothesis in this study was to know the effect from yuan exchange rate movement to Indonesia exports and Imports. The result of this study show that; there is no partialy significant effect between the yuan exchange rate movement on Indonesian imports and exports to China.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Pengaruh Globalisasi Terhadap Kebijakan Ekonomi Politik (Studi Interlinkages Kebijakan Ekonomi Politik Terhadap Maraknya Pembangunan Ritel di Kota Medan)

Pengaruh Globalisasi Terhadap Kebijakan Ekonomi Politik (Studi Interlinkages Kebijakan Ekonomi Politik Terhadap Maraknya Pembangunan Ritel di Kota Medan)

Ekonomi politik dimaksudkan untuk membahas keterkaitan antara berbagai aspek, proses, dan institusi politik dengan kegiatan ekonomi (produksi, investasi, pembentukan harga, perdagangan, konsumsi, dan lain- lain). Penelusuran mendalam tentang ekonomi politik biasanya didekati dari format dan pola hubungan antara pemerintah, swasta, masyarakat, partai politik, organisasi buruh, lembaga konsumen, dan sebagainya. 86 Ekonomi politik jelas tidak dapat dipisahkan dari suatu kebijakan publik, mulai dari proses perancangan, perumusan, sistem organisasi dan implementasinya. Sesuai dengan perkembangan ekonomi politik, kebijakan publik, terutama tentang ekonomi adalah suatu pilihan (terbaik) yang diperoleh melalui suatu perjuangan para kelompok kepentingan, yang berlangsung pada suatu setting institusi politik yang sedang berkuasa saat ini, bukan semata setting pasar. Artinya, negara juga punya kewajiban membangun suatu struktur kelembagaan yang mampu mendorong inisiatif para pelaku dan agen ekonomi sebagai individu dan sebagai anggota masyarakat, sekaligus wajib menciptakan suatu proses dan kesempatan agar struktur kelembagaan itu dapat dimodifikasi jika kondisi sosial ekonomi memungkinkan.
Baca lebih lanjut

186 Baca lebih lajut

PENGARUH KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKAL REGIONAL TERHADAP INFLASI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI  PENGARUH KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKAL REGIONAL TERHADAP INFLASI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (PERIODE 1990-2007).

PENGARUH KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKAL REGIONAL TERHADAP INFLASI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI PENGARUH KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKAL REGIONAL TERHADAP INFLASI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (PERIODE 1990-2007).

ALLAH SWT atas segala kuasa, berkat, karunia, dan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik. Penulisan skripsi ini dilaksanakan guna memenuhi salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Fakultas Ekonomi Universitas Atmajaya Yogyakarta.

15 Baca lebih lajut

Neoliberalisme Dan Ekonomi Politik Indonesia Studi Kasus: Penerapan Kebijakan Privatisasi Pendidikan Di Indonesia

Neoliberalisme Dan Ekonomi Politik Indonesia Studi Kasus: Penerapan Kebijakan Privatisasi Pendidikan Di Indonesia

Proyeksi IMF (International Monetary Funds) yang dituangkan dalam Letter of Intent (LoI) dengan pemerintah Indonesia menyebutkan, dalam jangka 10 tahun, proses swastanisasi seluruh BUMN (Badan Usaha Milik Negara), kecuali sebagian kecil BUMN harus diselesaikan. Swastanisasi dianggap sebagai cara terbaik yang harus dilakukan pemerintah dalam menutupi defisit anggaran akibat krisis ekonomi. Memang, jika dengan melakukan swastanisasi, pemerintah akan mendapatkan kucuran dana, selain dari penjualan aset juga dari kucuran dana pinjaman dari lembaga keuangan untuk pembangunan dalam negeri. Tetapi disisi lain, tujuan utama resep privatisasi anjuran IMF (International Monetary Funds) dan lembaga keuangan lainnya yang sebenarnya hanyalah untuk memenuhi kepentingan modal internasional, memperluas modal dan pasar mereka, serta terjaminnya pembayaran hutang luar negeri Indonesia. Namun, ada beberapa hal pokok lainnya antara lain:
Baca lebih lanjut

99 Baca lebih lajut

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Nilai Impor Kendaraan Bermotor Indonesia dari Jepang Periode 1990-2012

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Nilai Impor Kendaraan Bermotor Indonesia dari Jepang Periode 1990-2012

Impor Indonesia tidak terlepas dari pengaruh permintaan dalam negeri atas barang-barang konsumsi dan impor atas bahan baku dan penolong, serta barang modal yang pasokannya belum dapat dipenuhi seluruhnya oleh industri-industri dalam negeri. Salah satu barang yang diimpor oleh Indonesia adalah Kendaraan Bermotor. Perkembangan Impor Kendaraan Bermotor Indonesia dari Jepang periode 1990-2012 memiliki rata-rata perkembangan sebesar 31.38 persen pertahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Produk Domestik Bruto (PDB), Kurs Dollar Amerika Serikat, Inflasi dan Cadangan Devisa secara serempak maupun parsial terhadap Nilai Impor Kendaraan Bermotor Indonesia dari Jepang periode 1990-2012. Serta untuk mengetahui variabel paling berpengaruh dominan terhadap nilai impor kendaraan bermotor Indonesia dari Jepang periode 1990-2012. Dengan menggunakan analisis regresi linier berganda mendapatkan hasil diperoleh kesimpulan bahwa produk domestik bruto (PDB), kurs dollar, tingkat inflasi, dan cadangan devisa secara serempak berpengaruh terhadap nilai impor kendaraan bermotor Indonesia dari Jepang periode 1990-2012. Secara parsial, kurs dollar dan inflasi tidak berpengaruh terhadap nilai impor, produk domestik bruto (PDB) dan cadangan devisa berpengaruh positif, sedangkan variabel produk domestik bruto (PDB) diketahui sebagai yang paling dominan.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENGARUH TINGKAT PERPUTARAN PIUTANG DAN TINGKAT PERPUTARAN PERSEDIAAN TERHADAP RENTABILITAS EKONOMI (Suatu Studi pada PT. Gudang Garam Tbk yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2007-2017)

PENGARUH TINGKAT PERPUTARAN PIUTANG DAN TINGKAT PERPUTARAN PERSEDIAAN TERHADAP RENTABILITAS EKONOMI (Suatu Studi pada PT. Gudang Garam Tbk yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2007-2017)

2. Tingkat perputaran persediaan pada PT Gudang Garam Tbk periode 2007-2017 mengalami fluktuasi. Hal ini disebabkan karena aset lancar yang mengalami peningkatan seiring meningkatnya nilai persediaan akibat dari naiknya harga beli dan volume bahan baku. Selain itu disebabkan karena penjualan yang terus mengalami kenaikan namun rasio yang dihasilkan mengalami penurunan yang cukup besar seiring dengan meningkatnya persediaan. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, tingkat perputaran piutang secara parsial tidak berpengaruh terhadap rentabilitas ekonomi pada PT Gudang Garam Tbk periode 2007-2017, dan memiliki tingkat hubungan yang rendah dan bernilai negatif. Dengan demikian apabila tingkat perputaran persediaan mengalami kenaikan belum tentu rentabilitas ekonomi pada perusahaan akan meningkat.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

ANALISIS ARAH KEBIJAKAN FISKAL (FISCAL STANCE) MENGGUNAKAN FISCAL IMPULSE DAN HUBUNGANNYA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA PERIODE 2000-2012

ANALISIS ARAH KEBIJAKAN FISKAL (FISCAL STANCE) MENGGUNAKAN FISCAL IMPULSE DAN HUBUNGANNYA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA PERIODE 2000-2012

Sementara kebijakan fiskal telah berhasil digunakan selama dan setelah depresi besar, teori Keynesian mulai dipertanyakan pada tahun 1980 setelah popularitas jangka panjang. Monetaris, seperti Milton Friedman dan pihak lain mengklaim bahwa tindakan pemerintah yang sedang berlangsung tidak membanti negara itu menghindari siklus tak berujung ekspansi produk domestik bruto (PDB) dibawah rata-rata, resesi dan berkutatnya tingkat suku bunga.

65 Baca lebih lajut

EKONOMI POLITIK INDONESIA EKONOMI POLITI

EKONOMI POLITIK INDONESIA EKONOMI POLITI

Liberalisme menghendaki adanya sistim ekonomi besar. Tiap-tiap individu, tiap orang, harus memiliki kebebasan kemerdekaan dalam berusaha, memilih mata pencaharian yang disukai, mengumpulkan harta benda dan lain-lain. Pemerintah jangan mencampuri masalah perekonomian, karena masalah itu adalah masalahnya individu. Semboyan Kaum Liberal yang terkenal berbunyi adalah "Laisser faire, laisser passer, ie monde va de lui meme" Artinya Produksi bebas, perdagangan bebas, dunia akan berjalan sendiri. Dalam alam ekonomi liberal akan terjadi persaingan hebat antara individu satu dengan individu lainnya. Pengusaha-pengusaha dengan modal besar akan mudah menelan pengusaha-pengusaha kecil. Akibatnya timbullah perusahaan-perusahaan raksasa yang dapat menguasai perekonomian negara dan politik negara. Jurang pemisah antara si kaya dan si miskin makin lama makin bertambah lebar dan dalam.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

ANALISIS PERMINTAAN IMPOR BERAS DI INDONESIA TAHUN 1998-2007

ANALISIS PERMINTAAN IMPOR BERAS DI INDONESIA TAHUN 1998-2007

menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang berjudul: Analisis Permintaan Impor Beras di Indonesia Tahun 1998.1-2007.12 adalah benar-benar hasil karya sendiri, kecuali jika dalam pengutipan substansi disebutkan sumbernya, dan belum pernah diajukan pada institusi mana pun, serta bukan karya jiplakan. Saya bertanggung jawab atas keabsahan dan kebenaran isinya sesuai dengan sikap ilmiah yang harus dijunjung tinggi.

19 Baca lebih lajut

Pengaruh Ekspor dan Impor terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia

Pengaruh Ekspor dan Impor terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia

Hasil estimasi tabel 5 didapat koefisien var- iabel ECT (Error Correction Term) yaitu sebesar 1.036208 yang mempunyai makna bahwa perbe- daan antara tingkat pertumbuhan dengan nilai keseimbangannya akan disesuaikan dalam waktu 1 tahun. Koefisien ECT ini digunakan untuk mengukur respon regressand setiap periode yang menyimpang dari keseimbangan. Menurut Widarjono (2009), koefisien ECT dalam bentuk nilai absolute menjelaskan seberapa cepat waktu yang diperlukan untuk mendapatkan nilai kese- imbangan. Nilai ECT sebesar -1.036208 dengan probabilitas 0.0000 yang berarti signifikan pada tingkat signifikansi 1 persen sehingga model ECM dalam jangka pendek adalah valid atau cukup baik.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

ANALISIS PERMINTAAN IMPOR BERAS DI INDONESIA TAHUN 1998-2007

ANALISIS PERMINTAAN IMPOR BERAS DI INDONESIA TAHUN 1998-2007

menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang berjudul: Analisis Permintaan Impor Beras di Indonesia Tahun 1998.1-2007.12 adalah benar-benar hasil karya sendiri, kecuali jika dalam pengutipan substansi disebutkan sumbernya, dan belum pernah diajukan pada institusi mana pun, serta bukan karya jiplakan. Saya bertanggung jawab atas keabsahan dan kebenaran isinya sesuai dengan sikap ilmiah yang harus dijunjung tinggi.

19 Baca lebih lajut

Kebijakan Pendidikan Sebagai Kebijakan Publik dalam Sistem Politik di Indonesia

Kebijakan Pendidikan Sebagai Kebijakan Publik dalam Sistem Politik di Indonesia

Miriam Budiardjo memberikan definisi kebijakan publik (public poilicy) sebagai suatu kumpulan keputusan yang dilakukan oleh aktor pengambil keputusan atau kelompok politik untuk mencapai suatu tujuan bersama. Kelompok politik yang membuat kebijakan tentu kelompok yang memiliki kekuasaan atau wewenang (Budiardjo, 2008: 20). Masyarakat yang disebut sebagai publik memiliki cita-cita dan keinginan bersama. Sehingga diperlukan usaha bersama dengan cara membuat rencana-rencana tindakan yang mengikat dan selanjutnya disusun kebijakan oleh mereka yang telah diberi wewenang untuk melakukannya. Dalam pandangan Frans Magnis Susesno, bahwa dimensi kesosialan manusia selalu berhubungan dengan dimensi politik yang berhubungan dengan kelembagaan hukum dan negara serta sistem nilai yang dijadikan sebagai legimitasi. Dimensi politik itulah yang menyangkut dimensi masyarakat secara keseluruhan. Sebuah keputusan yang dibuat oleh aktor kebijakan publik dalam proses politik dikatakan sebagai politis ketika menyangkut kepentingan masyarakat. Karena itulah dimensi politik ditentukan oleh kesadaran manusia itu sendiri sebagai anggota masyarakat yang menentukan arah dan kerangka proses kehidupan (Susesno, 2016: 17).
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Impor Garam Politisasi atau sebuah ketid

Impor Garam Politisasi atau sebuah ketid

Berdasarkan data diatas maka wajar jika pemerintah kita menerapkan kebijakan Impor garam untuk memenuhi kebutuhan garam nasional. Tapi dalam menganalisis kebijakan impor garam yang dilakukan pemerintah ada poin penting yang perlu diperhatikan adalah proses pengambilan kebijakan itu sendiri. Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam setiap pengambilan kebijakan suatu negara terdapat pertarungan antara kelompok-kelompok kepentingan baik dalam pemerintahan maupun kepentingan dari luar pemerintah.

3 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...