Top PDF Eksploitasi Tubuh Sales Promotion Girl (Spg) Rokok

Eksploitasi Tubuh Sales Promotion Girl (Spg) Rokok

Eksploitasi Tubuh Sales Promotion Girl (Spg) Rokok

Pekerjaan ini lebih banyak dipilih perempuan dikarenakan penghasilan gaji yang menggiurkan ditambah lagi pekerjaan ini tidak menggeluarkan banyak tenaga. SPG rokok merupakan salah satu pekerjaan yang masuk kedalam sektor informal. Sektor informal adalah pekerjaan yang tidak didasarkan pada kontrak kerja yang jelas, penghasilan tidak tetap (musiman), serta tidak dibutuhkan pendidikan dan ketrampilan yang tinggi. Stereotip adalah pelabelan terhadap pihak tertentu yang selalu berakibat merugikan pihak lain dan menimbulkan ketidakadilan. Banyak bentuk ketidakadilan terhadap jenis kelamin perempuan yang bersumber pada stereotip yang melekatnya. Para pekerja yang bersolek dan menggunakan pakaian mini akan memancing perhatian lawan jenis, sehingga bila terjadi pelecehan seksual dan perkosaan, maka perempuan yang disalahkan. Banyak jenis pekerjaan perempuan yang dianggap tidak bermoral serta pekerjaan yang dilakukan pada waktu malam hari salah saatunya profesi SPG rokok. Eksploitasi dan dominasi lebih dari sekadar distribusi kesejahteraan dan kekuasaan yang tidak seimbang. Eksploitasi merupakan suatu bagian penting dari ekonomi kapitalis. Hal ini merupakan makanisme kapitalisme yang mamandang tubuh perempuan seperti halnya sebuah barang. Bersama patriaki, kapitalisme membangun sinergi untuk mengekploitasi tubuh SPG rokok. Perempuan dipandang memiliki keindahan dalam bentuk fisik yang kemudian memanfaatkan keadaan tubuh perempuan dalam kepentingan penjualan.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Konsep Diri Sales Promotion Girl Rokok (Studi Deskriptif Kualitatif Sales Promotion Girl Rokok di Kota Medan) Chapter III V

Konsep Diri Sales Promotion Girl Rokok (Studi Deskriptif Kualitatif Sales Promotion Girl Rokok di Kota Medan) Chapter III V

Sesuai dengan pengertian konsep diri dari William D. Brooks yang mendefenisikan konsep diri sebagai ” those physical, social and psychological perceptions of ourselves that we have derived from experience and our interaction with others” (1974:40). Jadi, konsep diri adalah pandangan dan perasaan kita tentang diri kita. Persepsi tentang diri ini boleh bersifat psikologis, sosial dan fisis. Konsep diri bukan hanya sekedar gambaran deskriptif, tetapi juga penilaian anda tentang diri anda. Jadi, konsep diri meliputi apa yang anda pikirkan dan apa yang anda rasakan tentang diri anda (Rakhmat, 1986:124). Seperti yang dijelaskan oleh informan Tiara, dia tidak memperdulikan apa yang dikatakan orang tentang profesinya sebagai SPG rokok, baginya yang terpenting ialah bekerja untuk mendapatkan penghasilan dan bisa menuhi kebutuhan hidup. Informan Rica juga merasakan hal yang sama, Rica hanya berpikiran untuk bekerja mencari duit dan tidak memikirkan apa yang masyarakat katakana terhadap profesinya sebagai SPG rokok, walaupun bayang-bayang stigma negatif terhadap profesi SPG seringkali menghantuinya.
Baca lebih lanjut

45 Baca lebih lajut

Perilaku Konsumtif Mahasiswi Yang Berstatus Sales Promotion Girl (SPG)

Perilaku Konsumtif Mahasiswi Yang Berstatus Sales Promotion Girl (SPG)

3 melalui atribut yang terdapat dalam tubuh, seperti pakaian, model rambut, make up, sepatu dan tas. Melalui konsep teoritis Baudrillard mengenai nilai dan tanda peneliti akan menelusuri bagaimana sebuah tanda dan simbol yang memiliki peran dalam memainkan pandangan mahasiswa yang bekerja sebagai SPG freelance dalam menilai sebuah produk yang sesuai dengan gaya hidup wanita modern. Wanita modern akan mensimulasi dirinya dengan berbagai tanda dan symbol yang direproduksi dalam ruang simulakra sehingga menghasilkan realitas buatan yang nampak lebih riil dari realitas sebenarnya atau yang disebut hiperrealitas. Dalam dunia hiperealitas objek objek asli yang merupakan hasil produksi bercampur dengan objek hipereal yang merupakan hasil reproduksi. Sehingga yang nyata kin menjadi simulasi.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Sistem Penunjang Keputusan Pemilihan Sales Promotion Girl

Sistem Penunjang Keputusan Pemilihan Sales Promotion Girl

Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh pelamar yang sudah memasukan lamarannya menjadi seorang SPG untuk produk rokok dengan studi kasus salah satu distributor rokok GG Mild di Kota Pontianak. Sementara yang menjadi objek penelitian adalah penunjang keputusan melakukan pemilihan karyawan SPG. Penentuan jumlah sampel dalam penelitian menggunakan teorema centra limit. Untuk jumlah sampel yang digunakan sebagai alternatif dalam penelitian ini berjumlah 3 (tiga) orang. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah dengan cara menyebarkan instrumen penelitian berupa kuesioner/angket kepada 3 (tiga) orang pelamar tersebut. Penyebaran kuesioner ini untuk memperoleh informasi mengenai apa saja kriteria yang diperlukan sebagai keputusan dalam memilih seorang SPG.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Perilaku Konsumtif Mahasiswi yang Berstatus Sales Promotion Girl (SPG)

Perilaku Konsumtif Mahasiswi yang Berstatus Sales Promotion Girl (SPG)

Simulasi adalah proses penciptaan bentuk nyata melalui model-model yang tidak mempunyai asal- usul atau referensi realitasnya, sehingga mampukan manusia membuat yang supernatural, ilusi, fantasi, khayalan menjadi tampak nyata (Piliang dalam Kushendrawati, 2011:88). Simulasi berupa pemberian perawatan tubuh pada SPG. Perawatan tubuh meliputi penggunaan kosmetik maupun gaya berpakaian. Hal tersebut pada dasarnya merepresentasikan kepribadian dan jiwa yang diinginkan pemakainya. Penampilan glamour dapat ditemukan dalam pemberian simulasi berupa tubuh yang dibalut dengan fashion yang terkesan merk import dengan kualitas ori dan minimal KW Super, pemakaian make up yang lengkap, aksesoris dan perhiasan yang digunakan melambangkan high class. Penampilan stylistic yang didalamnya terdapat simulasi berupa gaya yang tak jelas arahnya. cenderung mengikuti glamour namun ada juga yang minimalis. Rata-rata SPG yang menunjukkan gaya yang terlihat stylish / gaul karena disesuaikan perekonomiannya. Tampilan stylistic biasanya dilakukan oleh mahasiswi yang menjadi SPG barang-barang standart seperti makanan, minuman ringan, kartu perdana dan elektronik. Penampilan minimalis didalamnya terdapat simulasi dibuktikan dengan tubuh yang dibalut dengan pakaian, aksesoris, dan make up yang terkesan lebih natural tidak seperti glamour dan stylish identik menggunakan aksesoris yang berlebihan.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

SKRIPSI Sales Promotion Girl (SPG) (Studi tentang stigmatisasi dan makna terhadap pekerjaan sales promotion girl rokok di Surabaya)

SKRIPSI Sales Promotion Girl (SPG) (Studi tentang stigmatisasi dan makna terhadap pekerjaan sales promotion girl rokok di Surabaya)

Penelitian ini mendiskripsikan tentang adanya stigma masyarakat tentang pekerjaan SPG rokok, serta makna dan respon terhadap stigma negatif masyarakat, Tanggapan yang di lontarkan masing-masing informan tentang makna dan stigma pekerjaan SPG rokok berbeda-beda.

13 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Eksploitasi Tubuh Perempuan pada Sales Promotion Girl: Studi Kasus Komunikasi Non Verbal Sales Promotion Girl Produk Rokok T1 362009067 BAB V

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Eksploitasi Tubuh Perempuan pada Sales Promotion Girl: Studi Kasus Komunikasi Non Verbal Sales Promotion Girl Produk Rokok T1 362009067 BAB V

menawarkan produk kepada konsumen, faktor target penjualan rokok yang sudah ditentukan oleh perusahaan menjadi salah satu penyebab mereka harus memiliki sikap agresif terhadap konsumen. Ketika para SPG bersikap agresif dan aktif maka mereka akan menjaring banyak pembeli yang notabene adalah kaum laki-laki agar dapat membantu untuk memenuhi target penjualan, sehingga para SPG terhindar dari sanksi perusahaan.

3 Baca lebih lajut

Jaringan Sosial Prostitusi Terselubungsales Promotion Girl Rokok Mobile Di Surabaya

Jaringan Sosial Prostitusi Terselubungsales Promotion Girl Rokok Mobile Di Surabaya

Sales Promotion Girl dapat masuk ke perdagangan seks melalui berbagai cara, masing-masing mempunyai hubungan dengan sektor yang berbeda dalam industri. Mereka mempertimbangkan tawaran kompensasi melalui beberapa jenis pekerjaan, dengan memperhatikan manfaat dan kelemahan pelayanan seksual dengan berbagai jenis klien, kemudian mereka memutuskan lebih menyukai prostitusi dibanding pekerjaan lainnya sehingga memiliki jaringan prostitusi terselubung. Penelitian ini bertujuan untuk memahami alasan seorang sales promotion girl rokok melakukan prostitusi terselubung dan jaringannya. Teori-teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Jaringan Sosial James S. Coleman, Pertukaran Sosial George Homans, dan Fenomenologi Alfred Schutz. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Lokasi Penelitian di kota Surabaya. Subyek yang dipilih secara purposive. Mereka adalah 11 Sales Promotion Girl rokok mobile yang membentuk jaringan sosial prostitusi terselubung. Penelitian ini bersifat kualitatif yang berangkat dari suatu data untuk mengetahui fenomena yang terjadi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alasan seorang SPG rokok melakukan prostitusi adalah kegagalan pernikahan atau selingkuh, kurangnya kesempatan.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  PERSEPSI SALES PROMOTION GIRL (SPG) TERHADAP PROFESINYA DAN RESPON SPG TERHADAP PERSEPSI MASYARAKAT.

PENDAHULUAN PERSEPSI SALES PROMOTION GIRL (SPG) TERHADAP PROFESINYA DAN RESPON SPG TERHADAP PERSEPSI MASYARAKAT.

mengandalkan kemolekan tubuh dan riasan wajah saja tanpa didasari oleh pendidikan yang tinggi atau keahlian. Isu lain yang juga makin memperburuk citra profesi ini adalah bahwa SPG menggunakan profesi ini untuk melakukan prostitusi terselubung. Dengan kata lain, dapat dikatakan bahwa profesi ini secara umum masih dipandang rendah oleh masyarakat, dan dianggap sebagai profesi yang "kurang baik."

13 Baca lebih lajut

IMAGE DAN MOTIVASI PEREMPUAN MENJADI SPG (Sales Promotion Girl) Di Kota Bandar Lampung

IMAGE DAN MOTIVASI PEREMPUAN MENJADI SPG (Sales Promotion Girl) Di Kota Bandar Lampung

Akhirnya Rara Mendut di boyong ke Mataram. Atas jasa panglima perangnya, Sultan Agung berkenan menghadiahkan Rara Mendut kepada Tumenggung Wiraguna. Seorang panglima perang sangat senior yang juga sudah melewati umur setengah baya. Meskipun “diinginkan” oleh para bangsawan, tetapi hati nurani Rara Mendut senantiasa berontak dan ingin melepaskan diri dari belenggu perbudakan yang menimpanya, karena selalu menolak Wiraguna lama kelamaan kesabaran sang tumenggung mendekati puncak kejengkelannya. Terlebih dengan sombong Rara Mendut menyatakan akan menebus diri dengan berapapun harga yang diajukan Wiraguna. Akhirnya penjagaan terhadap Rara Mendut diperlonggar dan untuk mengumpulkan sejumlah uang tebusan yang sebenarnya tidak akan mungkin dikumpulkannya dengan cara kerja apapun, ia kemudian berjualan rokok lintingan klobot. Rokok Rara Mendut bukan sembarangan dan seumumnya rokok di jamannya.
Baca lebih lanjut

79 Baca lebih lajut

Konstruksi Makna Mahasiswi sebagai Spg (Sales Promotion Girl) Freelance di Kota Pekanbaru

Konstruksi Makna Mahasiswi sebagai Spg (Sales Promotion Girl) Freelance di Kota Pekanbaru

Namun demikian, masih banyak orang yang menganggap seorang wanita (muda) yang menjadi seorang SPG dilihat dengan sebelah mata karena pakaian seksi dan riasan wajah yang berlebihan. Misalnya para frontliner produk (khusuhnya rokok) sebetulnya mereka adalah para wanita pintar yang melakukan pekerjaan ini disela- sela kesibukannya kuliah, atau bahkan berprofesi penuh sebagai seorang SPG. Dan sudah jelas tidak mudah untuk menjadi mereka, fisik wajib tahan banting. Coba bayangkan anda harus jalan berkeliling untuk menawarkan produk tersebut. Kadang, dalam posisi memakai high heels yang tentunya sangat tidak mudah untuk dilakukan (Endrawan, 2012:
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PERSEPSI SALES PROMOTION GIRL (SPG) TERHADAP PROFESINYA DAN RESPON SPG TERHADAP PERSEPSI MASYARAKAT.

PERSEPSI SALES PROMOTION GIRL (SPG) TERHADAP PROFESINYA DAN RESPON SPG TERHADAP PERSEPSI MASYARAKAT.

Namun profesi SPG ini juga rentan terhadap berbagai isu-isu negatif. Pakaian sexy dan minim, riasan yang mencolok, dan sikap yang centil dari sebagian SPG ketika berusaha menarik perhatian konsumen telah melahirkan persepsi negatif di masyarakat terhadap profesi ini. SPG dinilai hanya mengandalkan kemolekan tubuh dan riasan wajah saja tanpa didasari oleh pendidikan yang tinggi atau keahlian. Isu lain yang juga makin memperburuk citra profesi ini adalah bahwa SPG menggunakan profesi ini untuk melakukan prostitusi terselubung. Dengan kata lain, dapat dikatakan bahwa profesi ini secara umum masih dipandang rendah oleh masyarakat, dan dianggap sebagai profesi yang "kurang baik."
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

POLA KOMUNIKASI SALES PROMOTION GIRL (SPG) DALAM PEMASARAN PRODUK ROKOK DI LAMPUNG (Studi SPG rokok Djarum DSO B. Lampung dan SPG rokok Djarum DSO Kota Bumi)

POLA KOMUNIKASI SALES PROMOTION GIRL (SPG) DALAM PEMASARAN PRODUK ROKOK DI LAMPUNG (Studi SPG rokok Djarum DSO B. Lampung dan SPG rokok Djarum DSO Kota Bumi)

Pemasaran dalam suatu produk, konsumen merupakan bagian yang sangat penting dalam keberlangsungan suatu perusahaan. Tanpa ada konsumen, tanpa ketertarikan konsumen terhadap produk yang telah diproduksi, perusahaan akan tidak berjalan dengan baik. PT. Djarum selalu mengutamakan agar konsumen selalu puas terhadap produknya, dengan memberikan harga yang relatif rendah meskipun keuntungan yang dicapai berkurang. Hal ini diatasi dengan peningkatan hasil yang baik dan jumlah penjualan, selain itu juga PT. Djarum memberikan dana kepada beberapa konsumen untuk memasarkan produknya sehingga tercipta hubungan yang sangat dekat. Ini lah yang membedakan perusahaan rokok Djarum dengan perusahaan rokok-rokok yang ada di Indonesia.
Baca lebih lanjut

73 Baca lebih lajut

FENOMENA SALES PROMOTION GIRL (SPG)FREELANCE PADA MAHASISWA DI KOTA SURAKARTA

FENOMENA SALES PROMOTION GIRL (SPG)FREELANCE PADA MAHASISWA DI KOTA SURAKARTA

Analisis penelitian membuktikan bahwa SPG tertindas akibat pekerjaan, citra diri dan budaya patriarki masyarakat. Opresi pada SPG tersebut berupa eksploitasi dan alienasi diri, seperti yang dikemukakan oleh Marx. Fenomena SPG ini juga membuktikan bahwa melalui proses determinisme ekonomi pekerjaan manusia selalu menjadi penyebab penindasan selalu terulang dimana tujuan awal dan hasil akhir yang ingin dicapai adalah materi.

23 Baca lebih lajut

PENGARUH KOMUNIKASI PERSUASIF SALES PROMOTION GIRL ROKOK DJARUM BLACK MILD TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN DI SUMARECON MALL SERPONG

PENGARUH KOMUNIKASI PERSUASIF SALES PROMOTION GIRL ROKOK DJARUM BLACK MILD TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN DI SUMARECON MALL SERPONG

Pengenalan produk terbaru ini tidaklah mudah dikenal oleh masyarakat, karena masyarakat sudah memiliki daya tarik dan menikmati rokok produk lain yang cukup bersaing, maka PT. Djraum Indonesia memulai minat beli di media cetak, media sosial, maupun minat beli langsung yang dilakukan sales promotion girl salah satunya berlokasi di summarecon mall serpong yang memiliki minat yang tinggi menurut PT. Djarum Indonesia disalah satu bagian dari wawancara penelitian ini, karena dilihat setelah wawncara yang saya lakukan PT. Djarum Indonesia mengaatakan di Summarecon mall serpong merupakan penjualan terbaik dan memiliki daya tarik minat beli yang paling tinggi ini memunculkan spekulasi apa dibalik seorang daya pikat SPG untuk memberikan komunikasi persuasi yang baik untuk minat beli konsumen.
Baca lebih lanjut

166 Baca lebih lajut

Gambaran Umum Sales Promotion Girls  PERSEPSI SALES PROMOTION GIRL (SPG) TERHADAP PROFESINYA DAN RESPON SPG TERHADAP PERSEPSI MASYARAKAT.

Gambaran Umum Sales Promotion Girls PERSEPSI SALES PROMOTION GIRL (SPG) TERHADAP PROFESINYA DAN RESPON SPG TERHADAP PERSEPSI MASYARAKAT.

Sales Promotion Girl Mobile biasanya dikontrak oleh suatu Brand, dan kebanyakan dari brand rokok. Namun sekarang SPG Mobile bukan hanya SPG rokok saja melainkan juga Brand Provider ponsel dan sudah banyak yang memakai jasa SPG Mobile. Dalam proses pelaksanaan, SPG Mobile tidak serta terjun langsung melainkan mereka ditemani oleh Team Leader (TL) dan sudah ditentukan areanya masing-masing. Tugas dari SPG Mobile tersebut berjualan dan diawasi oleh seorang Team Leader. Pembayaran atau fee SPG Mobile berkisar minimal antara 200.000 sampai dengan 350.00 perhari namun bisa lebih dan kontrak mereka biasanya sekitar tiga bulan. Sistem pembayaran atau fee biasanya perdua minggu atau sampai perbulan.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PROSTITUSI TERSELUBUNG PADA DUNIA SALES PROMOTION GIRL

(Studi Pada Sales Promotion Girl Rokok di Kota Malang)

PROSTITUSI TERSELUBUNG PADA DUNIA SALES PROMOTION GIRL (Studi Pada Sales Promotion Girl Rokok di Kota Malang)

Sales Promotion Girl (SPG) merupakan perempuan yang menawarkan jasa pelayanan untuk melayani seorang konsumen. Dengan adanya Sales Promotion Girl (SPG) di suatu perusahaan rokok dapat menarik konsumen dan juga dapat mempengaruhi beberapa konsumen untuk agar dapat mencoa atau membeli produk yang ditawarkan. Rayuan menjadi sangat dibutuhkan dan penting untuk seorang Sales Promotion Girl (SPG) sehingga menjadikan laki-laki tersebut minat terhadap produk yang ditawarkan.

13 Baca lebih lajut

Konsep Diri Sales Promotion Girl Rokok (Studi Deskriptif Kualitatif Sales Promotion Girl Rokok di Kota Medan)

Konsep Diri Sales Promotion Girl Rokok (Studi Deskriptif Kualitatif Sales Promotion Girl Rokok di Kota Medan)

Namun menjadi seorang SPG atau sales promotion girl juga tidak harus cantik atau berpenampilan menantang, tapi dituntut secara professional untuk bisa memiliki penampilan yang menarik siapapun orangnya yang mendapatkan kesempatan tersebut. Disinilah banyak masyarakat yang salah paham terhadap persepsi tersebut, karena jika SPG yang membawakan produk sudah menarik, maka orang atau calon konsumen akan tertarik atau bisa mendapatkan impresi yang bagus pada pandangan pertama, karena SPG berpenampilan menarik, semampai dan catik biasanya memang lebih cepat meraih impresi dari calon customer pada produk yang dibawakannya. Maka dari itu bila seorang SPG memiliki itu semua dan ditambah dengan wawasan yang luas mengenai knowledge product maka tidak hanya akan meningkatkan popularitas produk selama promo saja, tetapi juga secara langsung bisa berpengaruh pada peningkatan penjualan produk, karena ini termasuk sale service before purchase (www.mcscv.com).
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Eksploitasi Tubuh Perempuan pada Sales Promotion Girl: Studi Kasus Komunikasi Non Verbal Sales Promotion Girl Produk Rokok

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Eksploitasi Tubuh Perempuan pada Sales Promotion Girl: Studi Kasus Komunikasi Non Verbal Sales Promotion Girl Produk Rokok

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan kesempatan, kemampuan, kesabaran, dan kekuatan untuk menyelesaikan skripsi dengan judul “ EKSPLOITASI TUBUH PEREMPUAN PADA SALES PROMOTION GIRL (STUDI KASUS KOMUNIKASI NON VERBAL SPG PRODUK ROKOK) ”. Adapun tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk memenuhi persyaratan mendapatkan gelar Strata Satu (S1) Program Studi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi Universitas Kristen Satya Wacana.

15 Baca lebih lajut

Konsep Diri Sales Promotion Girl Rokok (Studi Deskriptif Kualitatif Sales Promotion Girl Rokok di Kota Medan)

Konsep Diri Sales Promotion Girl Rokok (Studi Deskriptif Kualitatif Sales Promotion Girl Rokok di Kota Medan)

Skripsi ini berjudul "Konsep Diri Sales Promotion Girl Rokok (Studi Deskriptif Kualitatif Sales Promotion Girl Rokok di Kota Medan)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembentukan konsep diri sales promotion girl (SPG) rokok dan alasan SPG rokok tersebut memilih SPG rokok menjadi pekerjaannya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah komunikasi antar pribadi, teori konsep diri, disonansi kognitif dan self disclosure. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan snowball. Peneliti terlebih dahulu menentukan kriteria responden lalu memilih responden, kemudian peneliti mengubahnya dengan meminta bantuan ke orang terdekat untuk mencari informan. Hasil penelitian ini menunjukkan alasan para sales promotion girl (SPG) rokok di Kota Medan memilih bekerja menjadi SPG rokok karena pendapatan yang mereka dapat cukup tinggi dan untuk menjadi SPG rokok tidak harus memiliki jenjang pendidikan yang tinggi. Para SPG rokok juga tidak memperdulikan apa kata masyarakat terhadap dirinya, karena mereka bekerja hanya untuk mencari penghasilan demi memenuhi kebutuhan hidupnya.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Show all 7690 documents...

Related subjects