Top PDF Energi Bagi Kesejahteraan Rakyat

Energi Bagi Kesejahteraan Rakyat

Energi Bagi Kesejahteraan Rakyat

Seperti telah diketahui bahwa berbagai energi yang dinikmati para konsumen dapat berupa bahan bakar minyak (BBM) dan listrik. Sumber energi primer seperti minyak bumi, batubara, gas bumi, tenaga air, angin, matahari, dan panas bumi misalnya merupakan sumber daya alam yang dapat diolah untuk memenuhi kebutuhan energi nasional. Setelah melalui pengolahan sesuai prosesnya masing-masing hasil produknya akan sampai ke tangan konsumen menjadi energi sekunder atau produk finalnya berupa BBM (bensin dan solar) dan listrik. Walaupun demikian kebanyakan hanya sumber energi fosil (minyak bumi, batubara dan gas bumi) yang secara terus menerus dieksploitasi. Mineral alam lainnya seperti uranium dan thorium yang dapat diolah sebagai energi nuklir, untuk pembangkit listrik, belum dipandang sebagai alternatif sumber energi. Sedangkan sumber energi alam yang terbarukan (tenaga air, angin, matahari, energi arus, gelombang dsb.) belum banyak dimanfaatkan. Demikian pula energi nabati seperti biomasa yang mudah dijadikan bahan bakar terbarukan masih belum menjadi prioritas energi alternatif bagi masyarakat.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Kesejahteraan Rakyat atas Papan, Akselerasi Pemenuhan Kebutuhan Papan bagi Peningkatan Kesejahteraan Rakyat - repository civitas UGM

Kesejahteraan Rakyat atas Papan, Akselerasi Pemenuhan Kebutuhan Papan bagi Peningkatan Kesejahteraan Rakyat - repository civitas UGM

Sepanjang sejarahnya, pemerintah membuat berbagai standar yang ha- rus dipenuhi oleh rumah yang ideal. Pada tahun 1950, diundangkan UU Standar Bangunan yang berusaha menyelesaikan problem rawan kebakaran dari rumah yang ada saat itu karena kebanyakan masih menggunakan kayu. Caranya yaitu dengan mengganti bangunan kayu dengan bangunan apartemen beton yang diperkuat. Kemudian, ketika Jepang menjadi semakin modern dan masalah kuan- titas rumah sudah teratasi, PKRLT 1976-1980 menetapkan standar rumah mini- mum, yakni standar minimal yang harus ada dalam rumah untuk menciptakan kehidupan yang sehat dan beradab. PKRLT yang sama juga menetapkan standar rumah rata-rata, yang mendesak untuk dipenuhi oleh rumah tangga rata-rata. Se- lanjutnya, pada PKRLT yang dimulai tahun 1986, diciptakan standar baru: standar rumah yang ditargetkan. Standar ini adalah garis pedoman untuk meningkatkan standar rumah dari perspektif jangka panjang. Berbagai standar tersebut belum termasuk beberapa UU yang dibentuk khusus untuk menjamin kualitas rumah, di antaranya UU Standar Bangunan yang menentukan level performa minimum dari sebuah rumah dalam kaitannya dengan struktur, fasilitas, pencegahan bencana, keamanan, sanitasi, dan lain-lain. Selain itu, ada juga UU Rasionalisasi Konsumsi Energi dan UU tentang Promosi Rehabilitasi Seismik Bangunan.
Baca lebih lanjut

145 Baca lebih lajut

LAPORAN 2009 Keberadaan PUK dan Kesejahteraan Rakyat

LAPORAN 2009 Keberadaan PUK dan Kesejahteraan Rakyat

Pada tingkat kabupaten, JarPUK sebagai bagian masyarakat sipil tetap memelihara hubungan dengan komponen lain. Hal itu menjadi bagian aktifitas JARPUK yang tak terpisahkan, karena disadari tak mungkin menyuarakan hak-hak PUK tanpa beraliansi. Aktiftas tersebut yang terus didokumentasikan seknas ASPPUK dan disebarkarluaskan kepada JARPUK di tempat lain. Namun begitu, mobilisasi aliansi antar JARPUK di tingkat nasional, di tahun 2009 belum menjadi priorotas, karena beberapa kendala keterbatasan dana dan maraknya issu pada tingkat kabupaten sehingga energi JARPUK tercurahkan pada tingkat lokal. Selain itu, issue nasional seperti terjadi pada tahun sebelumnya – seperti kenaikan BBM, kenaikan tarif listrik dsb – tidak mengemuka di tahun 2009.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat

Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat

• Kesiapan Panti Rehabilitasi Di Setiap Provinsi Dan Kabupaten Kota Melayani Penyalah Guna Dan Atau / Pecandu Narkoba • Kesiapan Dalam Program Pascarehab Kususnya Menciptakan. Unit – Uni[r]

20 Baca lebih lajut

Sebuah Paradoks : Opini WTP dan Kesejahteraan Rakyat

Sebuah Paradoks : Opini WTP dan Kesejahteraan Rakyat

Kemakmuran dalam sudut pandang ekonomi didefinisikan sebagai kondisi dalam siklus ekonomi tercapainya tingkat pengangguran yang relatif rendah, pendapatan tinggi yang merata, serta tingginya kemampuan daya beli (jika tingkat inflasi dijaga dalam kondisi yang rendah). Sedangkan kesejahteraan menurut ekonomi merupakan sebuah cabang dari ilmu ekonomi yang memfokuskan pada alokasi optimal dari sumber daya dan bagaimana hal ini berpengaruh terhadap kesejahteraan sosial. Ekonomi kesejahteraan juga menganalisis bagaimana barang–barang dapat didistribusikan sehingga tercapai kondisi saat ini. Hal ini berhubungan dengan studi distribusi pendapatan dan dampaknya terhadap barang-barang secara umum. Dari dua definisi tersebut dapat dilihat perbedaannya pada pendekatan yang digunakan. Kemakmuran secara umum menggunakan pendekatan ekonomi makro seperti tingkat pengangguran, pendapatan dan kemampuan daya beli. Sedangkan kesejahteraan pada dasarnya menggunakan pendekatan analisis ekonomi mikro berupa optimalisasi penggunaan sumber daya ekonomi atau efisiensi yang dianalisis secara agregat Indikator–indikator kesejahteraan ekonomi yang digunakan, diantaranya (Akbar dan Djazuli, 2015:7):
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Dana Desa Untuk Kesejahteraan Rakyat

Dana Desa Untuk Kesejahteraan Rakyat

Dana Desa yang bersumber dari APBN adalah wujud pengakuan negara terhadap kesatuan masyarakat hukum yang berwenang mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa, hak asal usul dan/ atau hak tradisional. Disamping itu, pemberian Dana Desa juga dimaksudkan untuk mendukung meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan, serta komitmen Pemerintah untuk secara serius memperkuat pelaksanaan otonomi daerah dan desentralisasi fiskal, sekaligus wujud dari implementasi Nawacita,

125 Baca lebih lajut

Desentralisasi Fiskal untuk Kesejahteraan Rakyat

Desentralisasi Fiskal untuk Kesejahteraan Rakyat

P erekonomian Indonesia sepanjang tahun 2017 menunjukkan kinerja positif dan tumbuh sebesar 5,07 persen, lebih tinggi dibandingkan tahun 2016 yang mencapai 5,03 persen. Sumber kenaikan pertumbuhan ekonomi tahun 2017 terutama bertumpu pada perbaikan kinerja investasi dan ekspor. Investasi mencapai pertumbuhan tertinggi dalam 5 tahun terakhir yaitu sebesar 6,15 persen, sementara ekspor tumbuh sebesar 9,09 persen setelah mengalami kontraksi pada tahun 2015 dan 2016. Kinerja positif ini diharapkan dapat terus berlanjut di tahun 2018 dan memberikan dampak positif terhadap kegiatan perekonomian serta peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Beberapa asumsi dasar ekonomi makro sampai akhir bulan Januari 2018 menunjukkan kinerja yang positif. Rata-rata nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika mencapai Rp13.380/US$. Laju inflasi dalam bulan Januari 2018 dapat dijaga pada kisaran 0,62 persen (mtm) dan 3,25 persen (yoy). Sejalan dengan stabilitas inflasi pada tingkat yang rendah dan pergerakan nilai tukar yang cukup stabil, suku bunga dalam negeri turut mengalami tren menurun, termasuk suku bunga SPN 3
Baca lebih lanjut

80 Baca lebih lajut

Indikator Kesejahteraan Rakyat Sulawesi Utara 2016

Indikator Kesejahteraan Rakyat Sulawesi Utara 2016

Publikasi Indikator Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2016 yang ber tema “Potret Capaian Investasi Sektor Pendidikan di Provinsi Sulawesi Utara” ini dibagi kedalam 4 BAB. Sebagai pembuka, BAB 1 berisi latar belakang, tujuan, ruang lingkup, sumber data yang digunakan, dan sistematika penulisan. BAB 2 membahas tentang capaian pembangunan sarana prasarana pendidikan di Sulawesi Utara, seperti jumlah sekolah, jumlah ruang kelas, rasio ruang kelas terhadap murid, jumlah guru, rasio guru terhadap murid, alokasi anggaran bidang pendidikan di Sulawesi Utara. Selain itu, BAB 2 juga berisi tentang gambaran mengenai sarana prasarana lain yang dapat menunjang akses terhadap pendidikan, seperti kondisi jalan, jenis angkutan dan sarana transportasi yang tersedia. Di dalam BAB 3 terdapat gambaran capaian tingkat pendidikan yang ditandai oleh capaian APM, APS, APK, MYS, dan gini pendidikan. Pada BAB 3 juga terdapat analisis sederhana mengenai hubungan antara sarana dan prasarana terhadap capaian pendidikan menggunakan scatter plot. BAB 4 adalah bab pamungkas yang berisi indikator-indikator kesejahteraan rakyat lainnya, seperti kependudukan, kesehatan dan gizi, taraf dan pola konsumsi, perumahan dan lingkungan, serta kemiskinan.
Baca lebih lanjut

98 Baca lebih lajut

INdIKaToR KEsEJahTERaaN RaKyaT BUKU 3: KEsEhaTaN

INdIKaToR KEsEJahTERaaN RaKyaT BUKU 3: KEsEhaTaN

Buku “Indikator Kesejahteraan – Buku 3: Kesehatan” ini secara rinci memaparkan indikator-indikator yang berkaitan dengan kondisi kesehatan sebagai salah satu ukuran kesejahteraan pada masing-masing provinsi dan kabupaten/kota. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan gambaran tentang kondisi masing-masing ka- bupaten berkaitan dengan kondisi kesejahteraan, khususnya pada bidang kesehatan.

209 Baca lebih lajut

INdIKATOR KESEJAhTERAAN RAKyAT BUKU 2: PENdIdIKAN

INdIKATOR KESEJAhTERAAN RAKyAT BUKU 2: PENdIdIKAN

Buku “Indikator Kesejahteraan – Buku 2: Pendidikan” ini secara rinci memaparkan indikator-indikator yang berkaitan dengan kondisi pada berbagai jenjang pendidikan pendidikan dan sekaligus sebagai salah satu ukuran kesejahteraan pada masing-masing kabupaten. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan gambaran tentang kondisi masing-masing kabupaten berkaitan dengan kondisi kesejahteraan, khususnya pada bidang pendidikan.

215 Baca lebih lajut

ANALISIS KESEJAHTERAAN RAKYAT KALIMANTAN TENGAH 2013

ANALISIS KESEJAHTERAAN RAKYAT KALIMANTAN TENGAH 2013

Kesehatan merupakan aspek penting dalam kehidupan manusia. Dengan kondisi fisik yang sehat maka manusia dapat melakukan aktivitas secara optimal. Oleh sebab itu kesehatan menjadi salah satu aspek kesejahteraan dan menjadi salah satu fokus utama pembangunan manusia. Pembangunan di bidang kesehatan bertujuan agar semua lapisan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan secara mudah, murah, dan merata. Dengan adanya upaya tersebut diharapkan akan tercapai derajat kesehatan masyarakat yang baik. Dengan masyarakat yang memiliki tingkat derajat kesehatan tinggi akan lebih berhasil dalam melaksanakan pembangunan. Upaya perbaikan kesehatan masyarakat dikembangkan melalui Sistem Kesehatan Nasional. Pelaksanaannya diusahakan dengan meningkatkan partisipasi aktif masyarakat yang diarahkan terutama kepada golongan masyarakat yang berpenghasilan rendah. Usaha yang sudah banyak dilakukan oleh pemerintah, antara lain dengan memberikan penyuluhan kesehatan agar keluarga berperilaku hidup sehat, dan meningkatkan penyediaan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, posyandu, dan polindes. Oleh karena itu pembangunan di bidang kesehatan yang sedang digiatkan ini diharapkan dapat berakselerasi secara positif.
Baca lebih lanjut

138 Baca lebih lajut

Ass. IV Adm. Kesejahteraan Rakyat & Humas

Ass. IV Adm. Kesejahteraan Rakyat & Humas

membina, mengendalikan dan menilai prestasi kerja Kepala Bagian dan bawahan dengan cara mengevaluasi hasil kerjanya sebagai bahan pengembangan karier;.[r]

1 Baca lebih lajut

Kesejahteraan Rakyat dan Kebijakan Publik

Kesejahteraan Rakyat dan Kebijakan Publik

Adapun untuk mencapai tujuan-tujuan kebijakan kesejahteraan rakyat, terdapat beberapa perangkat dan mekanisme kemasyarakatan yang perlu diubah, antara lain menyangkut: Pengembangan sumber-sumber, Pengalokasian status, dan Pendistribusian hak. Pengembangan sumber-sumber meliputi pembuatan keputusan-keputusan masyarakat dan penentuan pilihan-pilihan tindakan berkenaan dengan jenis, kualitas, dan kuantitas semua barang-barang dan pelayanan-pelayanan yang ada dalam masyarakat. Pengalokasian status menyangkut peningkatan dan perluasan akses serta keterbukaan kriteria dalam menentukan akses tersebut bagi seluruh anggota masyarakat. Kebijakan kesejahteraan rakyat harus memiliki efek pada penghilangan segala bentuk diskriminasi. Kebijakan sosial harus mendorong bahwa semua anggota masyarakat memiliki kesempatan yang sama
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...