Top PDF EVALUASI PELAKSANAAN PRAKTIK INDUSTRI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL CIPP PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA.

EVALUASI PELAKSANAAN PRAKTIK INDUSTRI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL CIPP PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA.

EVALUASI PELAKSANAAN PRAKTIK INDUSTRI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL CIPP PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA.

Penelitian ini dilakukan di Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif evaluatif model CIPP ( Context, Input, Process, Product ).Sampel penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu koordinator Program Praktik Industri, Dunia Industri (DU/DI), dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Mesin pelaksana Program Praktik Industri periode 2015 dan periode 2016. Teknik pengumpulan data menggunakan angketyang bertujuan untuk mendapatkan data yang berkaitan dengan Praktik Industri berdasarkan model evaluasi CIPP , observasi untuk memperoleh data yang berkaitan dengan proses pelaksanaan Praktik Industri , dan wawancara untuk menggali informasi yang berkaitan dengan Praktik Industri secara mendalam. Validitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah validitas logika. Teknik analisis kuisioner yang digunakan dalam penelitian ini melalui analisis rata-rata yang dinilai berdasarkan kriteria penilaian.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

EVALUASI PELAKSANAAN MICRO TEACHING DENGAN MENGGUNAKAN MODEL CIPP PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA - UNS Institutional Repository

EVALUASI PELAKSANAAN MICRO TEACHING DENGAN MENGGUNAKAN MODEL CIPP PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA - UNS Institutional Repository

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi: (1) kesiapan pelaksanaan micro teaching pada program studi Pendidikan Teknik Mesin; (2) penyiapan kelompok micro teaching; (3) sarana prasarana penunjang dalam pelaksanaan micro teaching; (4) penyiapan oleh mahasiswa sebelum melaksanakan latihan micro teaching; (5) pelaksanaan praktik micro teaching oleh mahasiswa; (6) hambatan yang dialamai selama pelaksanaan micro teaching; (7) kepuasan mahasiswa pada pelaksanaan micro teaching; (8) keterampilan mengajar mahasiswa setelah melaksanakan micro teaching.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

RELEVANSI MATA KULIAH BERKARYA (MKB) KONSENTRASI MESIN OTOMOTIF PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA DENGAN KEBUTUHAN INDUSTRI JASA OTOMOTIF DAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN.

RELEVANSI MATA KULIAH BERKARYA (MKB) KONSENTRASI MESIN OTOMOTIF PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA DENGAN KEBUTUHAN INDUSTRI JASA OTOMOTIF DAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN.

kebutuhan kompetensi di dunia industri memiliki hubungan yang erat. Ada hal menarik yang menjadi perhatian dalam penelitian ini, yaitu beberapa kompetensi dasar yang di terapkan di program studi PTM JPTK FKIP UNS tetapi tidak ada di dunia industri jasa otomotif dan SMK teknik otomotif, dan ada kompetensi yang dilakukan di dunia industri dan SMK tetapi secara redaksional belum masuk kedalam perancangan kompetensi dasar MKB konsentrasi mesin otomotif program studi PTM JPTK FKIP UNS. Hal tersebut dikarenakan perkembangan dunia industri yang selalu dinamis dan selayaknya dunia pendidikan pun selalu melakukan evaluasi untuk mempertinggi tingkat link and match antara kedua hal tersebut.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Evaluasi Kinerja Program Studi Pendidikan Teknik Mesin FKIP UNS Menggunakan Metode Integrated Performance Measurement System (IPMS) JURNAL

Evaluasi Kinerja Program Studi Pendidikan Teknik Mesin FKIP UNS Menggunakan Metode Integrated Performance Measurement System (IPMS) JURNAL

pengukuran kinerja. Kedua , tingkat kinerja pada tiap Key Performance Indicators ( KPI ) yang paling tinggi adalah indikator tersedia instrumen baku untuk mengukur kinerja dosen dalam perkuliahan, sedangkan kinerja yang paling rendah adalah indikator 95% lembar Berita Acara Perkuliahan (BAP). Kinerja Program Studi Pendidikan Teknik Mesin secara keseluruhan memiliki indeks kinerja sebesar 5,055, sehingga kinerja pada Program Studi Pendidikan Teknik Mesin masuk dalam kategori mengalami peningkatan kinerja. Ketiga , kinerja yang perlu ditingkatkan pada Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Universitas Sebelas Maret Surakarta terdapat 8 Key Performance Indicators ( KPI ). Kinerja yang perlu diperbaiki pada Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Universitas Sebelas Maret Surakarta adalah 95% lembar Berita Acara Perkuliahan (BAP) terisi.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGHAMBAT PENYELESAIAN STUDI MAHASISWA S1 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK DAN KEJURUAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA.

ANALISIS PENGHAMBAT PENYELESAIAN STUDI MAHASISWA S1 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK DAN KEJURUAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA.

Penelitian ini termasuk penelitian evaluasi dengan menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini seluruh mahasiswa PTM JPTK FKIP UNS angkatan 2006, 2007, dan 2008. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling . Sampel penelitian dalam penelitian ini adalah mahasiswa PTM JPTK FKIP UNS angkatan 2006, 2007, dan 2008 yang mengambil mata kuliah skripsi. Teknik pengumpulan datanya adalah studi dokumentasi, angket, wawancara, dan observasi. Validitas data yang digunakan dengan menggunakan triangulasi data dan triangulasi metodologis. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis data kualitatif model analisis interaktif.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Evaluasi Penggunaan E-Learning pada Proses Pembelajaran Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Universitas Sebelas Maret Halaman Awal

Evaluasi Penggunaan E-Learning pada Proses Pembelajaran Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Universitas Sebelas Maret Halaman Awal

This research was held at study program of Mechanical Engineering Education Sebelas Maret University. This research was used descriptive evaluative methods with CIPP (Context, Input, Process, Product) model. Sample on this research was taken by purposive sampling technique that are 10 lecturer and proportional random sampling technique that are 149 Mechanical Engineering Education students. Data collecting was held with questionnaire and observation methods. The questionnaire was used to measure part indicator contex evaluation, input, process, and product. The observation was held to get an obstruct about learning processes at study program of Mechanical Engineering Education. Data analysis uses average analysis which is rated based on rating criteria.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Evaluasi Penggunaan E-Learning Pada Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Universitas Sebelas Maret.

Evaluasi Penggunaan E-Learning Pada Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Universitas Sebelas Maret.

Penelitian ini dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Teknik Mesin UNS. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif evaluatif model CIPP (Context, Input, Process, Product). Sampel penelitian ini diambil dengan teknik purposive sampling yaitu 10 dosen dan teknik proportional random sampling yaitu 149 mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin. Pengumpulan data dilaksanakan dengan angket dan observasi. Angket digunakan untuk mengukur indikator komponen evaluasi konteks, input, proses, dan produk. Observasi dilakukan untuk memperoleh gambaran proses pembelajaran di Program Studi Pendidikan Teknik Mesin. Analisis data menggunakan analisis rata-rata yang dinilai berdasarkan kriteria penilaian.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

EVALUASI PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PRAKTIK DI LABORATORIUM OTOMOTIF DENGAN MODEL CONTEXT INPUT PROCESS PRODUCT (CIPP) PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN FKIP UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA - UNS Institutional Repository

EVALUASI PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PRAKTIK DI LABORATORIUM OTOMOTIF DENGAN MODEL CONTEXT INPUT PROCESS PRODUCT (CIPP) PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN FKIP UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA - UNS Institutional Repository

Hasil penelitian menunjukkan: (1) kondisi kampus Program Studi PTM FKIP UNS dalam rangka persiapan untuk melaksanaan pembelajaran praktik di laboratorium otomotif tergolong sudah baik; (2) penyiapan dalam melaksanaan pembelajaran praktik di laboratorium otomotif pada Program Studi PTM FKIP UNS tergolong cukup baik; (3) proses pelaksanaan pembelajaran praktik di laboratorium otomotif pada Program Studi PTM FKIP UNS sudah baik; (4) faktor-faktor yang menjadi kendala yaitu penyiapan teori oleh mahasiswa yang masih kurang, luas area laboratorium yang masih kurang, kurangnya jumlah peralatan praktik, dan terdapat mahasiswa yang memiliki sikap kerja rendah; (5) manfaat pelaksanaan pembelajaran praktik di laboratorium otomotif pada program studi PTM FKIP UNS yaitu meningkatkan keterampilan, meningkatkan pengetahuan, menambah pengalaman inovatif, meningkatkan personalitas, dan meningkatkan kepuasan belajar mahasiswa dalam pelaksanaan pembelajaran praktik di laboratorium otomotif.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN APLIKASI PLC PNEUMATIK “BATERRY FILLING EQUIPMENT” (PROSES MANUFACTURING).

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN APLIKASI PLC PNEUMATIK “BATERRY FILLING EQUIPMENT” (PROSES MANUFACTURING).

Proyek akhir ini bertujuan untuk menggambarkan secara sederhana cara kerja sistem PLC pneumatik seperti halnya di dunia industri. Proyek akhir ini menghasilkan alat praktikum sistem PLC pneumatik, dengan spesifikasi sebagai berikut : PLC Omron CPIE 10 I/0, silinder pneumatik 2 buah, Solenoid control valve 2 buah.

11 Baca lebih lajut

DESAIN RANGKA ALAT PERAGA DRILLING DAN REAMING DENGAN SISTEM ELEKTRIK PNEUMATIK.

DESAIN RANGKA ALAT PERAGA DRILLING DAN REAMING DENGAN SISTEM ELEKTRIK PNEUMATIK.

Konsep perancangan alat peraga ini mengacu pada tahapan konsep perancangan Pahl dan Beitz yaitu: (1) perencanaan dan penjelasan tugas, (2) perancangan konsep produk, (3) perancangan bentuk pada produk, (4) perancangan rinci/detail. Alat- alat yang digunakan dalam merancang alat peraga ini adalah: (1) kertas, (2) pensil, (3) komputer, (4) sofware SolidWorks premium 2011, (5) printer. Langkah proses perencanaan alat peraga ini adalah: (1) mempelajari sistem kerja alat, (2) memilih material dan teknik produksi, (3) mendalami keterbatasan ruang, (4) mengidentifikasi komponen-komponen produk, (5) memberi bentuk, (6) evaluasi, (7) perbaikan material, (8) perbaikan bentuk.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

RANCANG BANGUN MESIN PERONTOK PADI PORTABEL Bagian Silinder Perontok.

RANCANG BANGUN MESIN PERONTOK PADI PORTABEL Bagian Silinder Perontok.

HALAMAN PENGESAHAN Proyek Akhir Program Studi Diploma III Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta dengan judul : RANCANG BANGUN ALAT PERONTOK PADI PORTABEL [r]

5 Baca lebih lajut

PANCASILA DALAM KONTEKS KETATANEGARAAN R (7)

PANCASILA DALAM KONTEKS KETATANEGARAAN R (7)

NIM : I8517020 PROGRAM STUDI D3 TEKNIK SIPIL BANGUNAN GEDUNG FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA.[r]

1 Baca lebih lajut

Pemasangan wiper belakang dan modifikasi mekanisme pengunci tutup tangki bahan bakar isuzu panther tahun 1996 fery1

Pemasangan wiper belakang dan modifikasi mekanisme pengunci tutup tangki bahan bakar isuzu panther tahun 1996 fery1

Fery Hartanto, PEMASANGAN WIPER BELAKANG DAN MODIFIKASI MEKANISME PENGUNCI TUTUP TANGKI BAHAN BAKAR ISUZU PANTHER TAHUN 1996. Proyek Akhir, Surakarta : Program Studi D III Teknik Mesin Produksi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret, 2012.

10 Baca lebih lajut

RANCANG BANGUN MESIN PEMBUAT TUSUK SATE (KONSTRUKSI).

RANCANG BANGUN MESIN PEMBUAT TUSUK SATE (KONSTRUKSI).

Laporan proyek akhir ini membahas tentang perhitungan kekuatan material pada konstruksi mesin pembuat tusuk sate. Komponen pada konstruksi yang ditinjau adalah rangka bagian atas dan dudukan motor listrik. Tahap selanjutnya adalah perencanaan yang meliputi mendesain gambar dan perhitungan desain untuk menentukan komponen-komponen yang akan digunakan dalam proyek akhir ini. Tahap terakhir yaitu proses produksi dan perakitan serta pengujian produk.

9 Baca lebih lajut

Perancangan Dan Pembuatan Aplikasi Plc Pneumatik “Baterry Filling Equipment” (Proses Manufacturing) cover

Perancangan Dan Pembuatan Aplikasi Plc Pneumatik “Baterry Filling Equipment” (Proses Manufacturing) cover

Saat ini sistem PLC pneumatik banyak digunakan dalam berbagai macam industri dan penerapan sistem pneumatik juga banyak digunakan pada proses produksi. Akan tetapi di Universitas Sebelas Maret khususnya Teknik Mesin masih kurang peralatan praktikum PLC pneumatik

11 Baca lebih lajut

Hubungan Media Multitasking dan Stres dengan Konsentrasi Belajar pada Mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Universitas Sebelas Maret - UNS Institutional Repository

Hubungan Media Multitasking dan Stres dengan Konsentrasi Belajar pada Mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Universitas Sebelas Maret - UNS Institutional Repository

Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 118 orang mahasiswa Program Studi Teknik Mesin yang dipilih menggunakan metode proportional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari tiga jenis skala, yaitu skala stres dengan reliabilitas 0,906 , skala konsentrasi belajar dengan reliabilitas 0,917, dan Media Multitasking Index (MMI) dengan reliabilitas 0,978

14 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGHAMBAT PENYELESAIAN STUDI MAHASISWA S1 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK DAN KEJURUAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA.

ANALISIS PENGHAMBAT PENYELESAIAN STUDI MAHASISWA S1 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK DAN KEJURUAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA.

The purpose of the research is to acquire knowledge about the internal factors and external factors are a barrier to completion of the study in thesis writing student S1 in PTM JPTK UNS Surakarta. The source in this research are all students Mechanical Engineering Education JPTK FKIP UNS Surakarta class of 2006, 2007, and 2008. The sample is taken by using sampling purposive technique. The sample in this research are students Mechanical Engineering Education JPTK FKIP UNS Surakarta class of 2006, 2007, and 2008 which take courses thesis. The most dominant factor that inhibits completion of studies students PTM S1 JPTK FKIP UNS Surakarta, among others: (1) Internal factors is health factors, fatigue factors, and psychological factors. (2) External factors is guidance by professors factors, family factors, friends factors, student reference factors, and administrative thesis factors. Key words: inhibitor analysis, study completion, student S1, thesis
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Pengaruh Penambahan Gas Pelindung dan Tegangan Listrik Terhadap Sifat Mekanik Kekuatan Sambungan Las Titik (Resistance Spot Welding) Logam Tak Sejenis AA5052-AA6061.

Pengaruh Penambahan Gas Pelindung dan Tegangan Listrik Terhadap Sifat Mekanik Kekuatan Sambungan Las Titik (Resistance Spot Welding) Logam Tak Sejenis AA5052-AA6061.

11. Teman skripsi Nazir, Gilang, Sanuri, Dion, Daus, Mas Zuhri, Mas Sulistyo dan teman - teman di Laboratorium Material yang telah menemani penulis baik dalam keadaan suka maupun duka selama menyelesaikan skripsi di Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret.

11 Baca lebih lajut

DESAIN RANGKA PURWARUPA ELECTRIC MONOWHEEL VEHICLE.

DESAIN RANGKA PURWARUPA ELECTRIC MONOWHEEL VEHICLE.

Hasil disain meliputi dimensi kendaraan 850 mm x 590 mm x 970 mm, penggerak motor listrik brushless 250 watt, kecepatan maksimal 25 km/jam, waktu pengisian baterai 3 jam, dan ketahanan baterai 1 jam. Kemudian dari hasil analisa kekuatan rangka menggunakan aplikasi solidworks tegangan maksimal yang mampu ditahan oleh rangka sebesar 137, 281 N/mm 2 dengan perubahan bentuk ( displacement ) terbesar 3,96 mm dan faktor keamanan 2,1.

11 Baca lebih lajut

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN APLIKASI PLC PNEUMATIK “BATERRY FILLING EQUIPMENT”(PENGERJAAN SISTEM PNEUMATIK).

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN APLIKASI PLC PNEUMATIK “BATERRY FILLING EQUIPMENT”(PENGERJAAN SISTEM PNEUMATIK).

Today PLC pneumatic systems are widely used in various industries and application of pneumatic systems are also widely used in the production process. But at the Sebelas Maret University is still lacking, especially Mechanical Engineering laboratory equipment pneumatic PLC .

10 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...