Top PDF FORMULASI TABLET HISAP EKSTRAK PEGAGAN (Centella asiatica L.) DENGAN BASIS MANITOL (Pengaruh Kadar Pengikat PVP K-30 Terhadap Mutu Fisik Tablet)

FORMULASI TABLET HISAP EKSTRAK PEGAGAN (Centella asiatica L.) DENGAN BASIS MANITOL (Pengaruh Kadar Pengikat PVP K-30 Terhadap Mutu Fisik Tablet)

FORMULASI TABLET HISAP EKSTRAK PEGAGAN (Centella asiatica L.) DENGAN BASIS MANITOL (Pengaruh Kadar Pengikat PVP K-30 Terhadap Mutu Fisik Tablet)

Diberbagai negara, pegagan sudah secara turun menurun digunakan sebagai obat tradisional untuk berbagai jenis penyakit. Dibeberapa daerah di India, penduduk sangat senang membuat serbuk dari pegagan yang sudah dikeringkan. Serbuk itu kemudian diseduh dalam air mendidih dan dicampur susu. Khasiatnya adalah mempertajam ingatan, menyehatkan badan, dan membuat awet muda. Disana, daun pegagan dianggap memiliki nilai spiritual yang tinggi dibandingkan dengan simplisia lainnya. Para ahli ayurveda atau ahli spiritual di India kuno meyakini bahwa pegagan yang disebut brahmi dapat membangkitkan pusat tenaga dalam yang terdapat di bagian kepala dan dapat menyeimbangkan kemampuan kerja otak kiri dan otak kanan (Winarto & Subakti, 2008).
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

SKRIPSI FARIZA NOOR LAILY WIDYANINGTYAS. FORMULASI TABLET HISAP EKSTRAK PEGAGAN (Centella asiatica L.) DENGAN BASIS MANITOL

SKRIPSI FARIZA NOOR LAILY WIDYANINGTYAS. FORMULASI TABLET HISAP EKSTRAK PEGAGAN (Centella asiatica L.) DENGAN BASIS MANITOL

Segala puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah S.W.T, atas rahmat, hdayah dan karuniaNya sehingga skripsi ini dapat diselesaikan dengan sebaik- baiknya. Dengan selesainya skripsi yang berjudul “Formulasi Tablet Hisap Ekstrak Pegagan (Centella asiatica L.) Dengan Basis Manitol (Pengaruh Kadar Pengikat PVP K-30 Terhadap Mutu Fisik Tablet)” ini, perkenankanlah saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada:

16 Baca lebih lajut

FORMULASI TABLET HISAP EKSTRAK PEGAGAN (Centella asiatica L) DENGAN BASIS MANNITOL (Pengaruh Kadar Pengikat CMC Na Terhadap Mutu Fisik Tablet)

FORMULASI TABLET HISAP EKSTRAK PEGAGAN (Centella asiatica L) DENGAN BASIS MANNITOL (Pengaruh Kadar Pengikat CMC Na Terhadap Mutu Fisik Tablet)

The purpose of this study was determine the effect of CMC Na concentration as tablet binder on physical performance of Centella asiatica Extract Lozenges. The Lozenges were prepared by wet granulation method with different concentration of CMC Na (1%, 2%, and 3%). The granules were compressed with hydraulic press at 1 ton pressure. Physical quality test of Centella asiatica Extract Lozenges had been evaluated, including hardness, friability, and dissolving time. From statistical analysis, there were significant different among the formulas for the hardness and dissolving time, but there were no significant difference among the formulas for friability. The results showed that hardness and dissolving time of Centella asiatica Extract Lozenges were enhanced by increasing CMC Na concentration, except in concentration 3%. From this observation, it could be concluded that mannitol based Centella asiatica Extract Lozenges with 1 % concentration of CMC Na was the optimum formula.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

PENGARUH KADAR PVP K 30 TERHADAP MUTU FISIK TABLET EKSTRAK PEGAGAN (Centella asiatica L)

PENGARUH KADAR PVP K 30 TERHADAP MUTU FISIK TABLET EKSTRAK PEGAGAN (Centella asiatica L)

2 Tablet merupakan salah satu alternatif sediaan farmasi yang paling banyak diproduksi. Pada pembuatan sediaan tablet, selain berisi bahan aktif juga diperlukan adanya bahan tambahan seperti bahan pengisi, bahan pengikat, disintegran dan lubrikan. Berdasarkan hasil uji pendahuluan, bahan pengisi yang digunakan dalam tablet ekstrak pegagan ini adalah laktosa, avicel PH 102 dan amylum manihot. Untuk membentuk tablet yang kompak dan memenuhi kekerasan tablet yang cukup diperlukan bahan pengikat. Bahan pengikat yang umum digunakan adalah polivinil pirolidon (PVP), gelatin, HPMC, CMC-Na dan metil selulosa. Pada penelitian ini dipilih bahan pengikat PVP K 30 karena mampu membentuk ikatan yang kuat antar granul, sehingga tablet yang dihasilkan memiliki kekerasan dan kerapuhan yang cukup. Selain itu PVP K 30 memiliki sifat alir yang baik, sudut diam yang minimum dan menghasilkan daya kompaktibilitas lebih baik (Muktamar, 2007).
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

FORMULASI TABLET HISAP EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa L) DENGAN BASIS MANITOL (Pengaruh Kadar Pengikat PVP K-30 Terhadap Mutu Fisik Tablet)

FORMULASI TABLET HISAP EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa L) DENGAN BASIS MANITOL (Pengaruh Kadar Pengikat PVP K-30 Terhadap Mutu Fisik Tablet)

11. Teman-teman skripsi Tablet Hisap Rosela: Tya, Icha, & Daus, atas semangat, saran, masukan, bantuan dan kerjasamanya. 12. Teman-teman Farmasi 2006 yang Bhineka Tunggal Ika: Vindi, Icha, Dita, Achi, Dina, Rani, Sita, Ika, Sendi, Irvan, Wina, ‘Mami’ Uli, Ana, Fia, Nisa, Indah, Tya, Suhud, Heru, Dewi, Yulia, Amel, Lisa, Sari, Sandra, Hana, Nining, Dinul, ‘pakdhe’ Andi, terimakasih atas persahabatan yang telah kita bina selama 4 tahun ini, semoga bisa selalu seperti ini & lebih dekat lagi walau terpisah oleh jarak dan waktu.

17 Baca lebih lajut

SKRIPSI NABILAH NADHIF. PENGARUH KADAR PVP K 30 TERHADAP MUTU FISIK TABLET EKSTRAK PEGAGAN (Centella asiatica L)

SKRIPSI NABILAH NADHIF. PENGARUH KADAR PVP K 30 TERHADAP MUTU FISIK TABLET EKSTRAK PEGAGAN (Centella asiatica L)

Segala puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan hidayah serta karuniaNya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Pengaruh Kadar PVP K 30 Terhadap Mutu Fisik Tablet Ekstrak Pegagan (Centella asiatica L)”.

20 Baca lebih lajut

PENGARUH KADAR PVP K-30 TERHADAP MUTU FISIK TABLET HISAP EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle L.) dengan BASIS MANITOL

PENGARUH KADAR PVP K-30 TERHADAP MUTU FISIK TABLET HISAP EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle L.) dengan BASIS MANITOL

Tanaman sirih merupakan salah satu tanaman yang mempunyai daya antibakteri, kemampuan tersebut karena adanya berbagai zat yang terkandung didalamnya. Daya antibakteri minyak atsiri daun sirih disebabkan oleh adanya senyawa fenol dan turunannya. Bahan aktif tersebut adalah kavikol dan betelfenol, kavikol memiliki daya pembunuh bakteri lima kali lipat dari pada fenol biasa. Umumnya masyarakat menggunakan daun sirih masih dengan cara yang sederhana, yaitu dengan cara direbus dahulu, kemudian baru diminum sarinya. Penyajian demikian itu kurang praktis, maka dari itu diperlukan inovasi baru untuk meningkatkan kenyamanan dan kemudahan dalam penggunaannya, diantaranya dibuat dalam bentuk sediaan tablet hisap. Metode pembuatan tablet hisap ekstrak daun sirih dipilih metode cetak langsung karena minyak atsiri pada daun sirih memiliki sifat tidak tahan terhadap pemanasan. Pada penelitian ini dikembangkan granul dasar sebagai bahan pengisi cetak langsung yang dibuat dari manitol dengan bahan pengikat PVP K-30 dengan kadar 0%, 1%, 2%, 3%.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

PENGARUH KADAR PVP K 30 TERHADAP MUTU FISIK TABLET HISAP EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza. Roxb) DENGAN BASIS MANITOL

PENGARUH KADAR PVP K 30 TERHADAP MUTU FISIK TABLET HISAP EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza. Roxb) DENGAN BASIS MANITOL

3 hisap karena rasa yang manis dan sensasi dingin di mulut (Rowe et al., 2009), dalam penelitian ini dipilih manitol sebagai basisnya. Metode dalam pembuatan tablet atau pengempaan tablet, diantaranya adalah granulasi basah, granulasi kering dan cetak langsung yang dapat digunakan dalam pembuatan tablet hisap atau lozenges. (Mendes & Bhargava, 2007).

24 Baca lebih lajut

PENGARUH KADAR GELATIN TERHADAP MUTU FISIK TABLET EKSTRAK PEGAGAN (Centella asiatica L)

PENGARUH KADAR GELATIN TERHADAP MUTU FISIK TABLET EKSTRAK PEGAGAN (Centella asiatica L)

Centella asiatica L is one of herbal medicine with abundant amount of commodity and has many benefits. The research reported activity that Centella asiatica L as an anti-ulcer, antioxidant, and immunomodulatory. One of the benefits as anti-ulcer, because there are compounds of triterpenoid glycosides called asiaticoside. To increase the acceptability of Centella asiatica L extract, tablets with dose of 100 mg was made. The objective of this study was to determine the effect of gelatin concentration a 1%, 2%, 3% as tablet binder on physical performance of Centella asiatica L extract tablets. Tablets were prepared by wet granulation method with different concentration of gelatin. The granules were compressed with hydrolic press. Physical quality test of Centella asiatica L extract tablets had been evaluated, including hardness, friability, and disintregation time. Based on analysis statistic one way anova, there were significant different among the formulas for the hardness, friability and disintregation time. From this observation, formula without gelatin concentration was chosen for Centella asiatica L extract tablets.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

PENGARUH KADAR PVP K-30 TERHADAP MUTU FISIK TABLET HISAP EKSTRAK TEMULAWAK

PENGARUH KADAR PVP K-30 TERHADAP MUTU FISIK TABLET HISAP EKSTRAK TEMULAWAK

Rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) merupakan ikon tanaman yang sering digunakan sebagai obat tradisional. Rimpang temulawak mengandung senyawa Curcumin yang berkhasiat sebagai hepatoprotektor. Berdasarkan khasiat tersebut maka dilakukan penelitian untuk mengembangkan ekstrak rimpang temulawak menjadi sediaan tablet hisap yang memenuhi persyaratan farmasetik. Pembuatan tablet hisap merupakan upaya pengembangan tanaman obat agar lebih praktis dan efektif dalam penggunaannya. Tablet hisap yang dibuat menggunakan metode granulasi basah dengan penambahan PVP K30 sebagai bahan pengikat untuk meningkatkan kompaktibilitas serta kekerasan tablet. Sehingga, pada penelitian ini dilakukan pengamatan pengaruh kadar PVP K30 terhadap mutu fisik tablet hisap ekstrak rimpang temulawak. Pemberian kadar bahan pengikat yang berbeda diharapkan dapat memberikan mutu fisik tablet yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh kadar PVP K-30 0%, 1%, 2%, 3% terhadap mutu fisik tablet hisap dengan basis sukrosa dan kadar PVP K-30 yang dibutuhkan untuk dapat membentuk tablet yang memenuhi persyaratan farmasetik.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENGARUH KADAR PVP K-30 TERHADAP MUTU FISIK TABLET HISAP EKSTRAK TEMULAWAK

PENGARUH KADAR PVP K-30 TERHADAP MUTU FISIK TABLET HISAP EKSTRAK TEMULAWAK

Syukur Alhamdulillah dan terima kasih penulis panjatkan kepada Allah SWT atas rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “PENGARUH KADAR PVP K-30 TERHADAP MUTU FISIK TABLET HISAP EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) DENGAN BASIS SORBITOL(Dibuat Dengan Metode Granulasi Basah)” untuk memenuhi salah satu persyaratan akademik dalam menyelesaikan Program Sarjana Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang.

17 Baca lebih lajut

SKRIPSI NUR ANDINI. PENGARUH KADAR PVP K-30 TERHADAP MUTU FISIK TABLET HISAP EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle L.) dengan BASIS MANITOL

SKRIPSI NUR ANDINI. PENGARUH KADAR PVP K-30 TERHADAP MUTU FISIK TABLET HISAP EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle L.) dengan BASIS MANITOL

Tanaman sirih merupakan salah satu tanaman yang mempunyai daya antibakteri, kemampuan tersebut karena adanya berbagai zat yang terkandung didalamnya. Daya antibakteri minyak atsiri daun sirih disebabkan oleh adanya senyawa fenol dan turunannya. Bahan aktif tersebut adalah kavikol dan betelfenol, kavikol memiliki daya pembunuh bakteri lima kali lipat dari pada fenol biasa. Umumnya masyarakat menggunakan daun sirih masih dengan cara yang sederhana, yaitu dengan cara direbus dahulu, kemudian baru diminum sarinya. Penyajian demikian itu kurang praktis, maka dari itu diperlukan inovasi baru untuk meningkatkan kenyamanan dan kemudahan dalam penggunaannya, diantaranya dibuat dalam bentuk sediaan tablet hisap. Metode pembuatan tablet hisap ekstrak daun sirih dipilih metode cetak langsung karena minyak atsiri pada daun sirih memiliki sifat tidak tahan terhadap pemanasan. Pada penelitian ini dikembangkan granul dasar sebagai bahan pengisi cetak langsung yang dibuat dari manitol dengan bahan pengikat PVP K-30 dengan kadar 0%, 1%, 2%, 3%.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENGARUH KADAR PVP K-30 DALAM GRANUL DASAR MANITOL TERHADAP MUTU FISIK TABLET HISAP EKSTRAK WORTEL (Daucus carota)

PENGARUH KADAR PVP K-30 DALAM GRANUL DASAR MANITOL TERHADAP MUTU FISIK TABLET HISAP EKSTRAK WORTEL (Daucus carota)

Setiap tahunnya diperkirakan lebih dari 60.000 anak Indonesia menderita gangguan penglihatan tingkat berat dan sepertiga dari mereka menjadi buta yang permanen. Kekurangan vitamin A pada anak-anak akan menghambat pertumbuhan, mudah terserang infeksi, dan menyebabkan buta sedangkan pada orang dewasa kulit menjadi kering dan bersisik, daya tahan tubuh lemah, kekuatan otot berkurang, dan juga menyebabkan rabun senja. Mengingat betakaroten atau provitamin A sangat penting untuk kesehatan, mengkonsumsi pangan yang mengandung zat gizi ini perlu menjadi kebiasaan setiap hari termasuk diantaranya mengkonsumsi wortel. Untuk pengembangan produk wortel maka dapat diformulasi menjadi tablet hisap ekstrak wortel yang dibuat dengan cara cetak langsung. Pada penelitian ini dikembangkan granul dasar sebagai bahan baku cetak langsung dari manitol dengan bahan pengikat yaitu PVP K-30 dengan kadar 0%(F0), 1%(F1), 2%(F2) dan 3%(F3).
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PENGARUH KADAR PVP K-30 TERHADAP MUTU FISIK TABLET HISAP EKSTRAK DAUN KETEPENG CINA (Cassia alata L.) BERBASIS MANITOL

PENGARUH KADAR PVP K-30 TERHADAP MUTU FISIK TABLET HISAP EKSTRAK DAUN KETEPENG CINA (Cassia alata L.) BERBASIS MANITOL

iv iv KATA PENGANTAR Bismillarhirrahmanirrahim. Alhamdulillahirrobbilalamin. Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allat SWT. atas segala rahmat, hidayah dan karunia- Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “ Pengaruh Kadar PVP K-30 Terhadap Mutu Fisik Tablet Hisap Ekstrak Daun Ketepeng Cina ( Cassia alata L.) Berbasis Manitol ” .

19 Baca lebih lajut

PENGARUH KADAR PVP K-30 DALAM GRANUL MANITOL TERHADAP MUTU FISIK TABLET HISAP EKSTRAK LIDAH BUAYA (Aloe vera) PROGRAM

PENGARUH KADAR PVP K-30 DALAM GRANUL MANITOL TERHADAP MUTU FISIK TABLET HISAP EKSTRAK LIDAH BUAYA (Aloe vera) PROGRAM

KATA PENGANTAR Bismillahirrohmanirrohim Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh Puji syukur tercurahkan kepada ALLAh SWT, tuhan semesta alam karena berkat rahmad dan ridhonya, penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul PENGARUH KADAR PVP K 30 DALAM GRANUL MANNITOL TERHADAP MUTU FISIK TABLET HISAP EKSTRAK LIDAH ( Aloe vera ) Skripsi ini diajukan untuk memenuhi syarat untuk mencapai gelar Sarjana Farmasi pada Program Studi Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang. Dalam penyusunan skripsi ini penulis tidak terlepas dari peranan pembimbing dan bantuan dari seluruh pihak. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati, penulis ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada:
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PENGARUH KADAR PVP K-30 TERHADAP MUTU FISIK TABLET HISAP EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) DENGAN BASIS MANITOL (Dibuat Dengan Metode Granulasi Basah)

PENGARUH KADAR PVP K-30 TERHADAP MUTU FISIK TABLET HISAP EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) DENGAN BASIS MANITOL (Dibuat Dengan Metode Granulasi Basah)

Pada zaman dahulu hingga sekarang temulawak sering disajikan secara sederhana dalam bentuk tradisional seperti yang biasa dikenal dengan sebutan jamu. Seiring dengan perkembangan teknologi penggunaan temulawak dapat dikembangkan dibuat dalam bentuk sediaan farmasi dengan bahan berkhasiat dari ekstrak maupun isolat yang berasal dari tanaman yang dapat memberikan manfaat untuk pengobatan dan aman digunakan. Kandungan utama rimpang temulawak yaitu kurkumin dapat diambil dengan menggunakan cara mengekstraksi rimpang temulawak (Ramdja et all., 2009). Ekstrak temulawak ini bersifat kental, lengket, tidak larut dalam air, dan larut dalam etanol.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PENGARUH KADAR HPMC 2910 3 CPS TERHADAP MUTU FISIK TABLET EKSTRAK PEGAGAN (Centella asiatica L)

PENGARUH KADAR HPMC 2910 3 CPS TERHADAP MUTU FISIK TABLET EKSTRAK PEGAGAN (Centella asiatica L)

Centella asiatica extract is one of herbal medicine which are reported to have anti ulcer activities because of glycosides triterpenoid. The excees of herbal medicines are can give therapeutuc effect with lower side because herbal products are more safety and healty. The objective of this study was to determine the effect of HPMC 2910 3 cps concentration as binder on physical performance tablet of Centella asiatica Extract. The tablet was prepared by wet granulation method with different concentration of HPMC 2910 3 cps (0%, 1%, 2%, and 3%). Physical quality test of Centella asiatica Extract tablet had been evaluated, including hardness, friability, and disintregation time. From statistical analysis, there were significant different among the formulas for the friability and disintregation time, but hardness test is not always showed significant differences. The results showed that hardness of Centella asiatica Extract Tablets were increased, disintregation time of Centella asiatica Extract Tablets were increased, and friability of Centella asiatica Extract Tablets were decreased by increasing HPMC 2910 3 cps concentration. From this observation, it could be concluded that HPMC 2910 3 cps with 0 % concentration was the chosen formula for Centella asiatica Extract Tablets.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

PENGARUH KADAR PVP K-30 TERHADAP MUTU FISIK TABLET HISAP PERASAN RIMPANG KENCUR (Kaempferia galanga L.) DENGAN BASIS MANITOL (Dibuat Dengan Metode Granulasi Basah)

PENGARUH KADAR PVP K-30 TERHADAP MUTU FISIK TABLET HISAP PERASAN RIMPANG KENCUR (Kaempferia galanga L.) DENGAN BASIS MANITOL (Dibuat Dengan Metode Granulasi Basah)

iv KATA PENGANTAR Syukur Alhamdulillah dan terima kasih penulis panjatkan kepada Allah SWT atas rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “ PENGARUH KADAR PVP K-30 TERHADAP MUTU FISIK TABLET HISAP PERASAN RIMPANG KENCUR (Kaempferia galanga L.) DENGAN BASIS MANITOL (DIBUAT DENGAN METODE GRANULASI BASAH) ” untuk memenuhi salah satu persyaratan akademik dalam menyelesaikan Program Sarjana Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Uninersitas Muhammadiyah Malang.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PENGARUH KADAR CMC – Na TERHADAP MUTU FISIK TABLET DALAM FORMULASI TABLET HISAP EKSTRAK DAUN KETEPENG CINA (Cassia alata L.) DENGAN BASIS MANITOL

PENGARUH KADAR CMC – Na TERHADAP MUTU FISIK TABLET DALAM FORMULASI TABLET HISAP EKSTRAK DAUN KETEPENG CINA (Cassia alata L.) DENGAN BASIS MANITOL

ABSTRAK Pengaruh Kadar CMC-Na Terhadap Mutu Fisik Tablet Hisap Ekstrak Daun Ketepeng Cina ( Cassia alata L.) Berbasis Manitol Seringnya terjadi resistensi terhadap obat antimikroba dalam pengobatan menyebabkan dibutuhkannya alternatif baru untuk obat antimikroba yaitu dengan obat herbal. Ekstrak daun ketepeng cina (Cassia alata L.) merupakan salah satu tanaman obat yang dilaporkan memiliki aktivitas antimikroba dan berkhasiat imunomodulator karena adanya flavonoid yang terkandung didalamnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh kadar CMC-Na 1%, 2%, dan 3% sebagai bahan pengikat terhadap mutu fisik tablet hisap ekstrak daun ketepeng cina dan menentukan mutu fisik tablet hisap terbaik yang memenuhi persyaratan. Pembuatan tablet hisap ekstrak daun ketepeng cina dengan kadar CMC-Na 1%, 2%, dan 3% dilakukan dengan metode granulasi basah menggunakan aquadest. Hasil analisis statistik one way anova dengan program SPSS pada tingkat kepercayaan 95%, dilanjutkan dengan Tukey HSD untuk menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna pada mutu fisik tablet dari masing-masing formula terhadap peningkatan kadar bahan pengikat CMC-Na kecuali pada persentase kerapuhan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kadar pengikat CMC-Na yaitu 1%, 2% dan 3% memiliki pengaruh terhadap mutu fisik tablet hisap ekstrak daun ketepeng cina.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

PENGARUH KADAR PVP K-30 TERHADAP MUTU FISIK TABLET HISAP EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle L) DENGAN BASIS SUKROSA (GULA BATU)

PENGARUH KADAR PVP K-30 TERHADAP MUTU FISIK TABLET HISAP EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle L) DENGAN BASIS SUKROSA (GULA BATU)

Gunsel, W. L, and Kanig, J. L, 1976, Tablet in Lachman, L, Lieberman, H. A, Kanig, J. L, (Ed. 5), The Theory and Practice of Industrial Pharmacy, 2nd Edition, Lea and Febiger, Philadelphia, 321, 327-329. King, Robert E. 1980. Tablet, Capsules, and Pills, in Osol A., Chase G. D., Gennaro A. R., Gibson M. R., Granberg C. B., Harvey S. C., King R. E., Martin A. N., Swinyard E. A., Zink G. L. R emington’s Pharmaceutical Sciences 16 th Edition, Volume 2. Easton: Mack Publishing Company.

17 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects