Top PDF GAMBARAN PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG PENYAKIT HIPERTENSI PADA LANSIA Di Rumah Ny.S

GAMBARAN PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG PENYAKIT HIPERTENSI PADA LANSIA Di Rumah Ny.S

GAMBARAN PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG PENYAKIT HIPERTENSI PADA LANSIA Di Rumah Ny.S

Hipertensi sering disebut sebagai masalah utama dalam kesehatan masyarakat, yang pada umumnya dialami oleh lansia. Penyakit ini sering tidak menampakkan gejala. Begitu penyakit ini di derita, tekanan darah pasien harus dipantau dengan teratur. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi tekanan darah yang meningkat dan timbul gejala yang berlanjut pada organ tubuh seperti stroke, penyakit jantung koroner (Armilawaty, 2007).

15 Baca lebih lajut

Gambaran Pelaksanaan Tugas Kesehatan Keluarga yang Memiliki Lansia dengan Penyakit Hipertensi

Gambaran Pelaksanaan Tugas Kesehatan Keluarga yang Memiliki Lansia dengan Penyakit Hipertensi

lanjut usia sering berbeda dengan dewasa muda, karena penyakit pada lansia merupakan gabungan dari kelainan-kelainan yang timbul akibat penyakit dan proses menua, yaitu proses menghilangnya secara perlahan kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri atau mengganti diri serta mempertahankan struktur dan fungsi normalnya, sehingga tidak dapat bertahan terhadap penyakit (infeksi) dan memperbaiki kerusakan yang diderita. Keluhan kesehatan yang dialami oleh lansia merupakan efek dari penyakit kronis seperti asam urat, hipertensi, diabetes mellitus, rematik dan penyakit lainnya, dan yang merupakan penyakit penyebab rawat jalan tertinggi pada tahun 2010 yang dialami lansia adalah hipertensi. Hipertensi merupakan penyakit degeneratif, dengan bertambahnya usia seseorang kemungkinan untuk menderita hipertensi juga semakin besar, hipertensi banyak ditemukan pada lanjut usia (Anggraeni, 2012). Hipertensi adalah suatu keadaan di mana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal yang mengakibatkan peningkatan angka morbiditas dan angka kematian (mortalitas). Menurut WHO, tekanan darah dianggap normal bila kurang dari 135/85 mmHg, sedangkan bila lebih dari 140/90 mmHg dikatakan hipertensi. Batasan ini berlaku bagi orang dewasa di atas 18 tahun (Adib, 2009). Batasan tekanan darah untuk lansia adalah 160/90 mmHg, jika tekanan darah lansia melebihi dari batas tersebut maka lansia menderita hipertensi (Fatimah, 2010).
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

GAMBARAN PELAKSANAAN TUGAS KESEHATAN KELUARGA YANG MEMILIKI LANSIA DENGAN PENYAKIT HIPERTENSI ipi186747

GAMBARAN PELAKSANAAN TUGAS KESEHATAN KELUARGA YANG MEMILIKI LANSIA DENGAN PENYAKIT HIPERTENSI ipi186747

lanjut usia sering berbeda dengan dewasa muda, karena penyakit pada lansia merupakan gabungan dari kelainan-kelainan yang timbul akibat penyakit dan proses menua, yaitu proses menghilangnya secara perlahan kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri atau mengganti diri serta mempertahankan struktur dan fungsi normalnya, sehingga tidak dapat bertahan terhadap penyakit (infeksi) dan memperbaiki kerusakan yang diderita. Keluhan kesehatan yang dialami oleh lansia merupakan efek dari penyakit kronis seperti asam urat, hipertensi, diabetes mellitus, rematik dan penyakit lainnya, dan yang merupakan penyakit penyebab rawat jalan tertinggi pada tahun 2010 yang dialami lansia adalah hipertensi. Hipertensi merupakan penyakit degeneratif, dengan bertambahnya usia seseorang kemungkinan untuk menderita hipertensi juga semakin besar, hipertensi banyak ditemukan pada lanjut usia (Anggraeni, 2012). Hipertensi adalah suatu keadaan di mana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal yang mengakibatkan peningkatan angka morbiditas dan angka kematian (mortalitas). Menurut WHO, tekanan darah dianggap normal bila kurang dari 135/85 mmHg, sedangkan bila lebih dari 140/90 mmHg dikatakan hipertensi. Batasan ini berlaku bagi orang dewasa di atas 18 tahun (Adib, 2009). Batasan tekanan darah untuk lansia adalah 160/90 mmHg, jika tekanan darah lansia melebihi dari batas tersebut maka lansia menderita hipertensi (Fatimah, 2010).
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA TENTANG HIPERTENSI DENGAN TEKANAN DARAH LANSIA HIPERTENSI

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA TENTANG HIPERTENSI DENGAN TEKANAN DARAH LANSIA HIPERTENSI

Iin Kusumawardana. S521408002. 2017. Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Keluarga tentang Hipertensi dengan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi. TESIS. PembimbingI: Prof. Dr. Didik Tamtomo,dr., MM., M.Kes,PAK. PembimbingII: Dr. Sugiarto,dr. Sp.PD-KEMD-FINASIM. Program Studi Kedokteran Keluarga. Program Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

11 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG DIIT HIPERTENSI DENGAN  KEKAMBUHAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI  Hubungan antara pengetahuan keluarga tentang diit hipertensi dengan kekambuhan hipertensi pada lansia di posyandu Setya Budi desa Reksosari kecamata

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG DIIT HIPERTENSI DENGAN KEKAMBUHAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI Hubungan antara pengetahuan keluarga tentang diit hipertensi dengan kekambuhan hipertensi pada lansia di posyandu Setya Budi desa Reksosari kecamata

KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum warrroh mtullahiwabarokatuh Alhamdulillahirobbil ‘alamin, segala puji Allah SWT yang selalu penulis panjatkan atas nikmat, taufik dan hidayat Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skipsi ini yang berjudul “ Hubungan antara pengetahuan keluarga tentang diit hipertensi dengan kekambuhan hipertensi pada lansia di posyandu Setya Budi desa Reksosari”. S olawat serta salam semoga tercurah

18 Baca lebih lajut

PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG KEAMANAN LANSIA DI RUMAH

PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG KEAMANAN LANSIA DI RUMAH

Kehidupan yang berada di lingkungan tempat penelitian masih banyak rumah lansia yang tidak sesuai dengan keamanan lansia misalnya teras rumah banyak anak tangga seharus tidak terlalu banyak anak tangga karena akan menyebabkan lansia itu tidak nyaman apalagi sebagian besar lansia mengalami penurunan tajam penglihatan atau buram, penerangan yang kurang, lalu kamar lansia yang sempit masih jauh dari keamanan karena terlalu banyak barang yang seharusnya tidak ada di kamar lansia misal meja yang telalu banyak, lalu tempat tidur yang terlalu tinggi dan jauh dengan kamar mandi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan keluarga tentang keamanan dirumah lansia saat dirumah maupun di lingkungan di Dusun koplakan Desa Kandangan Kec. Kandangan Kab. Kediri 2014.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG PERAWATAN PENYAKIT REUMATOID ARTHRITIS PADA LANSIA

PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG PERAWATAN PENYAKIT REUMATOID ARTHRITIS PADA LANSIA

Keluarga dengan lansia yang menderita reumatoid arthritis, tugas keluarga adalah Mengenal masalah kesehatan setiap anggotanya. Perubahan sekecil apapun yang dialami anggota keluarga secara tidak langsung menjadi perhatian dan tanggung jawab keluarga (Setiadi, 2008). Sementara lansia karena mengalami peradangan pada jaringan di sekitar sendi terutama sendi besar sehingga timbul gejala nyeri yang berkepanjangan, bengkak, sendi berwarna merah, dan terasa panas jika di sentuh (Smeltzer & Bare, 2002), sehingga keluarga memiliki fungsi untuk meningkatkan keadaan kesehatan lansia (setiadi, 2008). Pengetahuan merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan seseorang (Notoatmodjo, 2003), selain karena terjadi penurunan fungsi organ pada lansia (Nugroho, 2006) ditambah dengan keadaan lansia yang mengalami rheumatoid arthritis maka peran keluarga dalam merawat lansia sangat diperlukan, akhirnya sangat penting bagi lansia mendapat informasi untuk mengetahui bagaimana cara merawat lansia yang mengalami ruematoid artritis.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG DIIT HIPERTENSI DAN TINGKAT STRES DENGAN FREKUENSI  Hubungan Tingkat Pengetahuan Keluarga Tentang Diit Hipertensi dan Tingkat Stres Dengan Frekuensi Kekambuhan Hipertensi Pada Lansia.

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG DIIT HIPERTENSI DAN TINGKAT STRES DENGAN FREKUENSI Hubungan Tingkat Pengetahuan Keluarga Tentang Diit Hipertensi dan Tingkat Stres Dengan Frekuensi Kekambuhan Hipertensi Pada Lansia.

Pendahuluan: Lansia dengan hipertensi merupakan kelompok yang memiliki risiko terhadap kualitas hidup yang baik, salah satunya disebabkan oleh kekambuhan hipertensi. Kemunduran kemampuan lansia baik dari segi kognitif dan psikomotor menyebabkan lansia membutuhkan bantuan orang lain dalam menjaga kualitas hidupnya, salah satunya dari keluarga. Kemampuan keluarga dalam merawat lansia salah satunya ditentukan oleh pengetahuan keluarga tentang diit hipertensi. Secara internal kekambuhan hipertensi pada lansia juga disebabkan adanya distress yang menyebabkan pola tidur lansia menjadi terganggu yang menyebabkan meningkatnya tekanan darah dan akhirnya memicu kekambuhan hipertensi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan keluarga tentang diit hipertensi dan tingkat stres dengan frekuensi kekambuhan hipertensi pada lansia Di Desa Pabelan Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura Sukoharjo. Metode: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelatif dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah lansia yang menderita hipertensi yang berjumlah 74 dan sering mengalami hipertensi berulang serta aktif mengikuti kegiatan posyandu lansia di Desa Pabelan , dimana semua populasi dijadikan sampel dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan uji korelasi dan regresi linier berganda. Hasil Penelitian: Hasil penelitian adalah tingkat pengetahuan keluarga tentang diit hipertensi sebagian besar adalah kurang (50%), tingkat stres penderita hipertensi sebagian besar adalah berat (51%), frekuensi kekambuhan hipertensi pada penderita hipertensi sebagian besar adalah sering (61%).
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG DIIT HIPERTENSI DAN TINGKAT STRES DENGAN FREKUENSI KEKAMBUHAN HIPERTENSI PADA LANSIA SKRIPSI

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG DIIT HIPERTENSI DAN TINGKAT STRES DENGAN FREKUENSI KEKAMBUHAN HIPERTENSI PADA LANSIA SKRIPSI

Puji syukur senantiasa peneliti panjatkan kehadirat Allah SWT yang melimpahkan karunia dan memberikan kemudahan, kekuatan serta kelancaran kepada peneliti sehingga pada kesempatan ini dapat menyelesaikan Skripsi yang berjudul ”Hubungan Tingkat Pengetahuan Keluarga Tentang Diit Hipertensi dan Tingkat Stres Dengan Frekuensi Kekambuhan Hipertensi Pada Lansia”. Shalawat dan salam tak lupa juga peneliti curahkan pada Rasulullah Muhammad SAW yang telah membawa kita dari alam jahilia menuju ke alam yang penuh dengan ilmu pengetahuan seperti yang kita rasakan saat ini.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

GAMBARAN TINGKAT STRES LANSIA DENGAN HIPERTENSI

GAMBARAN TINGKAT STRES LANSIA DENGAN HIPERTENSI

Pendahuluan: Lansia mengalami perubahan kondisi fisik, psikologis maupun sosial yang saling berinteraksi satu sama lain. Perubahan fisik yang terjadi pada lansia yaitu adanya penyakit fisik. Penyakit fisik yang sering diderita lansia salah satunya adalah hipertensi. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya hipertensi diantaranya adalah faktor yang dapat dikendalikan seperti pola makan, kebiasaan olah raga, jenis pekerjaan, konsumsi garam, kopi, alkohol dan stres. Metode: Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat stres lansia dengan hipertensi. Desain penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan secara cross sectional. Sampel diambil secara Purposive Sampling sebanyak 42 lansia. Alat penelitian menggunakan kuesioner karakteristik dan kuesioner tentang stres yang terdiri dari 14 pernyataan. Data dianalisis secara univariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan mayoritas lansia dengan hipertensi mengalami tingkat stres sedang (52%). Diskusi: Hasil penelitian ini diharapkan ada upaya yang dapat dilakukan perawat untuk mengatasi tingkat stres pada lansia dengan hipertensi.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG DIET HIPERTENSI DENGAN KEKAMBUHAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI PUSKESMAS KARTASURA II KABUPATEN SUKOHARJO

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG DIET HIPERTENSI DENGAN KEKAMBUHAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI PUSKESMAS KARTASURA II KABUPATEN SUKOHARJO

ix KATA PENGANTAR Alhamdulillah, segala puji syukur senantiasa penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Hubungan Tingkat Pengetahuan Keluarga tentang Diet Hipertensi Dengan Kekambuhan Hipertensi Pada Lansia di Puskesmas Kartasura II Kabupaten Sukoharjo” sebagai salah satu syarat guna memperoleh gelar Sarjana Keperawatan. Tersusunnya skripsi ini tidak terlepas dari bantuan semua pihak, maka pada kesempatan ini penulis dengan segala kerendahan hati mengucapkan terima kasih kepada :
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN LANSIA TENTANG DIET HIPERTENSI DENGAN TEKANAN DARAH DI PUSKESMAS GAMPING I

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN LANSIA TENTANG DIET HIPERTENSI DENGAN TEKANAN DARAH DI PUSKESMAS GAMPING I

Prevalensi hipertensi di DIY menurut Riskesdas 2013 adalah 35,8% atau lebih tinggi jika dibandingkan dengan angka nasional (31,7%). Prevalensi ini menempatkan DIY pada urutan ke-5 sebagai provinsi dengan kasus hipertensi yang tinggi. Hipertensi selalu masuk dalam 10 besar penyakit sekaligus 10 besar penyebab kematian di DIY selama beberapa tahun terakhir berdasarkan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS). Laporan Puskesmas Tahun 2016 tercatat kasus hipertensi 29105 kasus 49 Sedangkan laporan Surveilans Terpadu Penyakit (STP) Rumah Sakit Rawat Jalan sebanyak 1152 kasus hipertensi esensial. Sedangkan berdasar STP Puskesmas tahun 2017 tercatat 20.309 kasus hipertensi. Untuk STP Rawat Jalan Rumah Sakit tercatat 12.962 kasus baru 4 .
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN LANSIA TENTANG HIPERTENSI DI RW 05 DESA DAYEUHKOLOT KABUPATEN BANDUNG.

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN LANSIA TENTANG HIPERTENSI DI RW 05 DESA DAYEUHKOLOT KABUPATEN BANDUNG.

Kasus hipertensi atau tekanan darah di Indonesia cukup tinggi. Selain itu, akibat yang ditimbulkannya menjadi masalah kesehatan masyarakat. Hipertensi, merupakan salah satu faktor risiko yang paling berpengaruh terhadap kejadian penyakit jantung dan pembuluh darah. Hipertensi sering tidak menunjukkan gejala, sehingga baru disadari bila telah menyebabkan gangguan organ seperti gangguan fungsi jantung atau stroke. Tidak jarang hipertensi ditemukan secara tidak sengaja pada waktu pemeriksaan kesehatan rutin atau datang dengan keluhan lain. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan lansia tentang hipertensi di RW 05 Desa Dayeuhkolot Kabupaten Bandung. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Jumlah sampel sebanyak 70 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengolahan data didapatkan hasil penelitian menunjukkan memiliki pengetahuan yang kurang. Responden yang memiliki tingkat pengetahuan hipertensi baik sebanyak 14 responden (20,0%), cukup sebanyak 15 responden (21,4%), dan kurang sebanyak 41 responden (58,6%). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan lansia tentang hipertensi adalah kurang. Adapun saran diharapkan agar lansia RW 05 Desa Dayeuhkolot Kabupaten Bandung lebih memperhatikan lagi tentang pentingnya pengetahuan tentang hipertensi.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, SIKAP, DAN TINDAKAN KELUARGA TENTANG DIET RENDAH GARAM DENGAN KONSUMSI LANSIA HIPERTENSI

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, SIKAP, DAN TINDAKAN KELUARGA TENTANG DIET RENDAH GARAM DENGAN KONSUMSI LANSIA HIPERTENSI

menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang berjudul : “Hubungan Antara Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Keluarga tentang Diet Rendah Garam dengan Konsumsi Lansia Hipertensi” adalah benar-benar hasil karya sendiri, kecuali jika dalam pengutipan substansi disebutkan sumbernya, dan belum pernah diajukan pada institusi manapun, serta bukan karya jiplakan. Saya bertanggung jawab atas keabsahan dan kebenaran isinya sesuai dengan skripsi ilmiah yang harus dijunjung tinggi.

22 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, SIKAP, DAN TINDAKAN KELUARGA TENTANG DIET RENDAH GARAM DENGAN KONSUMSI LANSIA HIPERTENSI

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, SIKAP, DAN TINDAKAN KELUARGA TENTANG DIET RENDAH GARAM DENGAN KONSUMSI LANSIA HIPERTENSI

menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang berjudul : “Hubungan Antara Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Keluarga tentang Diet Rendah Garam dengan Konsumsi Lansia Hipertensi” adalah benar-benar hasil karya sendiri, kecuali jika dalam pengutipan substansi disebutkan sumbernya, dan belum pernah diajukan pada institusi manapun, serta bukan karya jiplakan. Saya bertanggung jawab atas keabsahan dan kebenaran isinya sesuai dengan skripsi ilmiah yang harus dijunjung tinggi.

22 Baca lebih lajut

Studi Deskriptif: Sikap, Pengawasan Keluarga, Tingkat Pengetahuan dan Upaya Pengendalian Hipertensi Pada Lansia

Studi Deskriptif: Sikap, Pengawasan Keluarga, Tingkat Pengetahuan dan Upaya Pengendalian Hipertensi Pada Lansia

Studi pendahuluan yang dilakukan pada bulan Februari 2020 di Puskesmas Saptosari didapatkan bahwa Kelurahan Desa Planjan merupakan kelurahan dengan jumlah kasus hipertensi tertinggi pada lansia di Kecamatan Saptosari. Hal ini ditunjukkan dengan kasus hipertensi di Kelurahan Desa Planjan sebanyak 85 kasus pada bulan Februari 2020. Hasil wawancara dan observasi dengan lima lansia di Posyandu lansia didapatkan data bahwa 100% atau seluruh lansia dalam memelihara kesehatan, mereka tidak datang rutin ke posyandu untuk kontrol tekanan darah. Berdasarkan uraian latar belakang di atas dapat dirumuskan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana gambaran sikap, pengawasan keluarga, tingkat pengetahuan dan upaya pengendalian hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Saptosari Gunungkidul.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Hubungan Pengetahuan Keluarga Tentang Diet

Hipertensi Dan Kecemasan Lansia Dengan

Terkontrolnya Tekanan Darah Di Posyandu

Lansia Sejahtera Tipes Surakarta

Hubungan Pengetahuan Keluarga Tentang Diet Hipertensi Dan Kecemasan Lansia Dengan Terkontrolnya Tekanan Darah Di Posyandu Lansia Sejahtera Tipes Surakarta

Hipertensi merupakan penyebab kematian nomor 3 setelah stroke dan tuberkulosis. Hipertensi merupakan penyakit yang dapat menimbulkan kecemasan dan menyebabkan masalah-masalah baru, seperti stroke, gagal jantung, ginjal dan pastinya semua berdampak terjadinya kematian. Penderita hipertensi memerlukan dukungan dari keluarga terutama dalam mengontrol diet agar tekanan darah dapat terkontrol dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara pengetahuan keluarga tentang diet hipertensi dan tingkat kecemasan lansia dengan terkontrolnya tekanan darah di Posyandu Lansia SejahteraKelurahan Tipes Surakarta.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Gambaran Pengetahuan Keluarga Dalam Pemberian Gizi Pada Lansia Di Desa Sidorejo Kecamatan Siantar.

Gambaran Pengetahuan Keluarga Dalam Pemberian Gizi Pada Lansia Di Desa Sidorejo Kecamatan Siantar.

Abstrak Usia lanjut adalah tahap masa tua dalam perkembangan individu berada pada usia 60 tahun keatas yang merupakan suatu kejadian yang pasti akan dialami oleh semua orang yang dikaruniai usia panjang yang disertai dengan terjadinya kemunduran fungsi fisiologis pada lansia. Untuk mengkompensasi terjadinya penurunan fungsi fisiologis lansia maka harus diberikan nutrisi yang cukup pada lansia agar sesuai dengan aktivitas lansia. Keluarga sangat berperan penting dalam menjaga status kesehatan lansia karena keluarga merupakan pihak terdekat dengan lansia, pengetahuan keluarga tentang gizi yang seimbang pada lansia sangat diperlukan agar tercapainya status kesehatan lansia yang optimal sehingga kualitas hidup lansia dapat meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan keluarga dalam pemberian gizi pada lansia di Desa Sidorejo Kecamatan Siantar yang dilakukan pada tanggal 22 Desember 2011 sampai dengan 02 Januari 2012. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan teknik total sampling, dan uji reliabilitas dengan menggunakan KR-21 yang mendapatkan nilai reliabilitas sebesar 0,81.
Baca lebih lanjut

94 Baca lebih lajut

TINGKAT PENGETAHUAN LANSIA TENTANG PENYAKIT HIPERTENSI SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN DIPOSYANDU LANSIA PERMADI RW 02 KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU MALANG

TINGKAT PENGETAHUAN LANSIA TENTANG PENYAKIT HIPERTENSI SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN DIPOSYANDU LANSIA PERMADI RW 02 KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU MALANG

Penyuluhan kesehatan adalah kegiatan pendidikan kesehatan yang dilakukan dengan menyebabkan pesan, menanamkan keyakinan, sehingga keluarga tidak hanya sadar, tahu dan mengerti, tetapi juga mau dan bisa melakukan sesuai ajaran yang ada hubungannya dengan kesehatan (azwar 1983; dikutip Machfeodz, 2007). Dalam bidang keperawatan, penyuluhan kesehatan adalah suatu bentuk intervensi keperawatan yang mandiri untuk membantu klien, baik individu, keluarga, kelompok maupun masyarakat dalam mengatasi msalah kesehatan melalui kegiatan pembelajaran, yang didalamnya perawat berperan sebagai perawat pendidik (Suliha, 2001). Pemulihan metode dan alat peraga perlu disesuaikan dengan sasaran pada penyuluhan kesehatanyang akan dilakukan. Kemampuan penyuluh menguasai materi dan melalukan komunikasi secara efektif terhadap sasaran mempengaruhi keberhasilan dari penyuluhan. Hal ini karena komunikasi merupakan proses tercapainya kesamaan pengertian antara individu yang bertindak sebagai sumber
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA Tn. S KHUSUSNYA PADA Ny. H DENGAN HIPERTENSI DI DESA TEMPUREJO KABUPATEN JEMBER. Oleh:

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA Tn. S KHUSUSNYA PADA Ny. H DENGAN HIPERTENSI DI DESA TEMPUREJO KABUPATEN JEMBER. Oleh:

setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. Makin tinggi tingkat pendidikan seseorang, makin mudah orang tersebut menerima informasi sehingga semakin banyak pula pengetahuan yang dimilikinya. Selain pendidikan, pengetahuan juga dipengaruhi oleh media massa, sosial budaya, dan ekonomi. Menurut penulis berdasarkan fakta dan teori yang ada klien sulit memahami tentang pola hidup bersih dan sehat dimana didukung oleh klien tidak sekolah sebelumnya. Menurut penulis berdasarkan fakta dan teori yang ada, kurang pengetahuan dalam hidup sehat merupakan keluhan utama yang dikeluhkan oleh klien dan merupakan akibat dari penyakit hipertensi. Dan hal ini dapat menjadi sangat berbahaya bila tidak segera ditangani karena dapat menimbulkan berbagai penyakit.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...