Top PDF GOLDEN SECTION PADA RAGAM HIAS TRADISIONAL MELAYU.

ANALISIS PENERAPAN RAGAM HIAS MELAYU PADA GEDUNG MAJELIS ADAT BUDAYA MELAYU INDONESIA (MABMI)DI KABUPATEN LANGKAT.

ANALISIS PENERAPAN RAGAM HIAS MELAYU PADA GEDUNG MAJELIS ADAT BUDAYA MELAYU INDONESIA (MABMI)DI KABUPATEN LANGKAT.

1. Mengajak kembali masyarakat pada umumnya untuk melestarikanarsitektur tradisional Melayu, meskipun hanya sebahagian saja bentukornamen Melayu yang diterapkan pada bangunan khas Melayu sepertipucuk rebung dan semut beriring dan menjaga keutuhan bangunantradisional Melayu yang masih ada demi menjaga kelestariannya. 2. Harapan penulis melalui penelitian gedung MABMI di Kabupaten Langkat diharapkan bagi pemerintah daerah maupun masyarakat yang tinggal di Kabupaten Langkat khususnya Stabat, penerapan ornamen tradisional Melayu perlu adanyapengembangan positif yaitu lebih memperhatikan kesesuaian bentuk dari jenis ornamen Melayu yang ada, dan dalam teknik pembuatan ornamen tidak meninggalkan teknik awalnya yaitu dengan cara diukir pada kayu, serta lebih menyesuaikan penempatan ornamen pada ornamen tradisional Melayu yang telah ada.
Baca lebih lanjut

31 Baca lebih lajut

ANALISIS VISUALISASI GAYA RAGAM HIAS PLAFON ISTANA KESULTANAN DELI MEDAN.

ANALISIS VISUALISASI GAYA RAGAM HIAS PLAFON ISTANA KESULTANAN DELI MEDAN.

daerah maupun masyarakat kota Medan, penerapan ragam hias pada dinding dan plafon bangunan-bangunan seperti rumah adat tradisional maupun istana perlu adanya pengembangan positif yaitu harus adanya kesesuaian dalam penerapan bentuk gaya ragam hias seperti gaya klasik, tradisional dan modern. Karena pada saat ini daerah kota Medan merupakan salah satu kota wisata dengan keberadaan museum Melayu yaitu Istana Maimoon, dan Mesjid bernuansa Melayu dan lain sebagainya. Maka dengan upaya tersebut masyarakat kota Medan dapat mengenalkan budayanya kepada wisatawan yang sedang berkunjung ke kota Medan. Khususnya memperkenalkan ragam hias Melayu yang diterapkan pada permukaan bangunan khas Melayu dengan berbagai bentuk gaya-gaya yang diambil dari budaya luar Melayu yang bernilai estetis.
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

Penerapan Ragam Hias Pada Bahan Keras

Penerapan Ragam Hias Pada Bahan Keras

Jenis ragam hias setiap daerah berbeda-beda dan me miliki ciri khas dalam pem- buatannya. Ragam hias ini muncul dalam bentuk dasar yang sama seperti bentuk flora, fauna, manusia dan ben tuk geometris. Ben tuk-ben tuk tersebut bia sa - nya me rupakan bentuk stilisasi dari bentuk aslinya. Proses pem buatan ragam hias ini dapat dilakukan dengan cara memahat, menganyam, dan pengecatan. Bahan- bahan yang digunakan dapat berupa kayu, batu, bambu, rotan, mendong atau pandan.

14 Baca lebih lajut

STUDI GOLDEN SECTION PADA FASADE BANGUNAN DI KAWASAN KAYUTANGAN, MALANG

STUDI GOLDEN SECTION PADA FASADE BANGUNAN DI KAWASAN KAYUTANGAN, MALANG

Data-data yang telah terkumpul dan didokumentasikan di dalam tahap pengumpulan data selanjutnya dianalisis mengenai kesesuaian proporsi fasade bangunannya menggunakan teori golden section. Analisis tersebut dilakukan dengan mengevaluasi proporsi antara kepala, badan, dan kaki bangunan maupun proporsi antara bukaan-bukaan adap tiga komponen tersebut maupun terhadap keseluruhan fasade bangunan. Apabila hasil analisis ada yang menunjukkan ketidaksesuaian dengan teori proporsi golden section, maka peneliti membuat simulasi desain dengan teori tersebut terhadap fasade bangunan yang bersangkutan hingga diperoleh proporsi yang tepat.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Menerapkan Ragam Hias pada Bahan Kayu

Menerapkan Ragam Hias pada Bahan Kayu

Selain digunakan sebagai hiasan, ada ragam hias pada benda-benda tersebut yang juga memiliki nilai simbolis, terkait dengan kepercayaan atau agama. Beberapa daerah di Indonesia seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali, Sulawesi, dan Papua memiliki ragam hias yang khas pada bahan kayu.

11 Baca lebih lajut

Menerapkan Ragam Hias pada Bahan Tekstil

Menerapkan Ragam Hias pada Bahan Tekstil

Bahan tekstil di kehidupan masyarakat Indonesia tidak terlepas dari kebutuhan upacara adat terutama kain tradisional. Kain ini merupakan bagian dari upacara dalam kehidupan manusia. Setiap adat memiliki kain sebagai bagian dari upacara. Kelestarian bahan tekstil terutama batik, tenun, dan sejenisnya merupakan tanggung jawab bersama.

10 Baca lebih lajut

Pengembangan Pola Ragam Hias Trowuli

Pengembangan Pola Ragam Hias Trowuli

Indonesia yang sangat kaya akan seni dan budayanya memiliki potensi yang besar untuk dilakukannya ekplorasi atas peninggalan-peninggalan budaya masa lampau yang turut membentuk karakter bangsa Indonesia untuk digunakan kembali di masa sekarang. Sangat disayangkan apabila ragam hias yang merupakan bagian dari identitas bangsa dan menjadi aset bangsa tidak termanfaatkan untuk kesejahteraan dan kebesaran sebuah bangsa. Masih banyak potensi seni dan budaya Indonesia yang dapat digali, dikembangkan dan dimanfaatkan untuk kebutuhan di masa sekarang dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas khususnya para desainer dan arsitek. Ragam Hias Trowuli ini adalah satu dari beberapa upaya masyarakat dalam rangka melestarikan seni dan budaya Indonesia serta memperkuat jatidiri bangsa, memberikan kebanggaan akan kebesaran negara Indonesia bahwa bangsa ini tidak kalah dengan bangsa asing. Ragam hias ini merupakan transformasi dari bentuk tiga dimensi ragam hias yang terdapat pada fragmen-fragmen gerabah Majapahit yang diubah menjadi bentuk dua dimensi. Ragam hias Trowuli yang ditampilkan kemudian dikembangkan lebih lanjut baik melalui penelitian lanjutan maupun aplikasi praktis dengan beragam variabel yang mempengaruhinya sehingga tercipta ragam hias-ragam hias baru.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

3.RAGAM HIAS DAN WARNA SEBAGAI SIMBOL moejiono

3.RAGAM HIAS DAN WARNA SEBAGAI SIMBOL moejiono

bangunan yang ada pada dasarnya adalah termasuk dalam Arsitektur Tradisional berornamen baik yang ada di dinding, di pintu, di jendela bahkan bisa keluar dihalaman, yang kesemuanya didasarkan pada mitos orang- orang Tionghoa. Ornamen yang ditampilkan bermacam-macam meliputi motif flora, fauna, geometris, fenomena alam, bahkan sampai tema-tema legenda yang terkenal. Gaya orientalnya sangat kuat ditandai dengan penggunaan material kayu, kertas pelapis dinding, dengan warna-warna dominan merah, coklat tua dan emas, yang dimunculkan dalam disain interiornya termasuk penggunaan ornamen dalam bentuk ukiran seperti naga, singa dan lain-lain. Dari motif flora yang sering muncul seperti bunga lotus, bunga teratai, bambu, beringin, dan lain-lain yang selain tampil dalam bentuk ukiran, sering juga tampil dalam bentuk lukisan.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

KAJIAN RAGAM HIAS BATIK LASEM MASA KINI.

KAJIAN RAGAM HIAS BATIK LASEM MASA KINI.

Hasil penelitian ini adalah (1) Latar belakang pengembangan ragam hias batik Lasem masa kini berdasarkan latar belakang ekonomi, sosial budaya dan teknologi. Latar belakang ekonomi berdasarkan pertimbangan biaya produksi dan permintaan pasar. Latar belakang sosial budaya karena munculnya ide-ide baru dan inovasi tentang ragam hias batik Lasem. Teknologi yang digunakan menggunakan teknik batik tulis. (2) Batik Lasem digolongkan menjadi tiga golongan, yaitu batik klasik/rakyat, batik Laseman dan batik kontemporer. Batik klasik/rakyat ragam hiasnya menggunakan kepercayaan legenda serta flora fauna khas Lasem, sedangkan batik Laseman ragam hiasnya adopsi budaya Cina, dan untuk batik kontemporer ragam hiasnya bebas tidak terikat. Ketiga golongan batik Lasem kemudian dikaji berdasarkan unsur-unsur desain dan prinsip desain (3) Desain ragam hias batik Lasem masa kini dalam pengerjaannya mempertimbangkan beberapa aspek diantaranya: aspek fungsi,aspek bahan, aspek proses, aspek estetika, aspek mode dan selera konsumen.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

UNSUR ESTETIKA DAN ERGONOMIS PADA KERAJI

UNSUR ESTETIKA DAN ERGONOMIS PADA KERAJI

motif yang diambil dari hewan tertentu. Hewan pada umumnya telah mengalami perubahan bentuk atau gaya. Beberapa hewan yang biasa dipakai sebagai objek ragam hias adalah kupu- kupu, burung, kadal, gajah, dan ikan. Ragam hias motif fauna telah mengalami deformasi namun tidak meninggalkan bentuk aslinya. Ragam hias fauna dapat dikombinasikan dengan motif flora dengan bentuk yang digayakan.

8 Baca lebih lajut

silabus seni rupa SMP kantor 8mei2013

silabus seni rupa SMP kantor 8mei2013

Menerapkan ragam hias pada bahan tekstil  Menghubungkan antara konsep dan prosedur gambar ragam hias flora dan fauna serta geometrik dengan budaya setempat  Membandingkan konsep dan[r]

14 Baca lebih lajut

Analisis Semiotika Pada Ornamen Masjid Raya AL-Mashun Medan

Analisis Semiotika Pada Ornamen Masjid Raya AL-Mashun Medan

Makna Simbolik Ragam Hias pada Arsitektur Rumah Melayu Dharma, htpp://staffsite.gunadarma.ac.id/agus_dh/ diakses 2012 Supriyadi, Bambang.. “Kajian Ornamen Pada Masjid Bersejarah Kawasan[r]

2 Baca lebih lajut

Algoritma Golden Section Search

Algoritma Golden Section Search

Penutup Penutup • Algoritma Algoritma Golden Section SearchGolden Section Search dapat digunakan untuk mencari dapat digunakan untuk mencari solusi optimal pada Pemrograman solusi o[r]

17 Baca lebih lajut

Bab 2 Menggambar Ragam Hias

Bab 2 Menggambar Ragam Hias

Ragam hias atau ornamen merupakan bentuk karya seni rupa yang sudah berkembang sejak zaman prasejarah. Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki banyak ragam hias. Ragam hias di Indonesia dipengaruhi oleh faktor lingkungan alam, lora dan fauna, serta budaya masing-masing daerah. Keinginan untuk menghias merupakan naluri atau insting manusia. Selain itu, pembuatan ragam hias juga didasarkan atas kebutuhan masyarakat baik yang bersifat praktis maupun yang terkait dengan kepercayaan atau agama. Terdapat ragam hias memiliki makna simbolis karena mengandung nilai-nilai budaya yang terdapat di masyarakat pendukungnya. Menggambar ragam hias dapat dilakukan dengan stilasi (penggayaan) dengan menyederhanakan bentuk objek yang menjadi sumbernya dengan pertimbangan keindahan. Selain itu, gambar hias juga harus disesuaikan dengan fungsinya.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU PPL UNY 2016 SMP N 1 PRAMBANAN KLATEN.

LAPORAN INDIVIDU PPL UNY 2016 SMP N 1 PRAMBANAN KLATEN.

Ragam hias biasa disebut juga ornamen. Ornamen berasal dari bahasa Yunani dari kata ornare yang artinya hisan atau perhiasan. Ragam hias berkaitan dengan pola hias dan motif. Pola hias merupakan unsur dasar yang dapat digunakan sebagai pedoman dalam merancang suatu hiasan. Sedangkan, motif hias merupakan pokok pikiran dan bentuk dasar dalam perwujudan ragam hias, meliputi segala bentuk alami ciptaan Tuhan seperti manusia, binatang, tumbuhan, gunung, batuan, air, awan dan lainnya serta hasil kreasi manusia. Ragam hias atau ornamen itu sendiri terdiri dari berbagai jenis motif dan motif-motif itulah yang digunakan sebagai penghias. Oleh karena itu motif adalah dasar untuk menghias suatu ornamen.
Baca lebih lanjut

134 Baca lebih lajut

SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 7 PURWOREJO

SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 7 PURWOREJO

Ragam hias yang mengulang suatu bentuk baku dengan ukuran tertentu pada komposisi yang seimbang di sebut ragam hias : A.. Berdasarkan polanya, ragam hias yang bentuk polanya disusun den[r]

4 Baca lebih lajut

KREASI RAGAM HIAS UIS BARAT.

KREASI RAGAM HIAS UIS BARAT.

penonjolan pada bentuk uis diatas terdapat pada ragam hias siwaluh jabu dan tanduk jabu. Sedangkan ragam hias tapak sulaiman merupakan pelengkap pada ragam hias utama yakni ragam hias siwaluh jabu dan tanduk jabu. Bila diamati dari segi warna, maka seluruh ragam hias uis diatas mengunakan benang pakan tambahan bewarna kuning emas. Penonjolan warna kuning emas menimbulkan kesan mewah dan warna coklat sebagai warna dasar kain dari benang lungsi. Bentuk ragam hias uis ragi barat memiliki ke khasan tersendiri, yang mana bentuk ragam hias kreasi uis ragi barat antara lain: ragam hias siwaluh jabu, ragam hias pengeret-ret, ragam hias tanduk jabu, ragam hias tapak sulaiman, bentuk geometrik garis, titik, dan kotak-kotak. Namun yang menjadi ciri khas ragam hias kreas uis ragi barat yakni ragam hias siwaluh jabu. Sedangkan ragam hias tapak sulaiman merupakan raja yang berasal dari tanah karo.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...