Top PDF Hakekat Pendidik Dalam Pandangan Islam

Hakekat Pendidik Dalam Pandangan Islam

Hakekat Pendidik Dalam Pandangan Islam

Di samping guru harus mempunyai rasa kepedulian terhadap peserta didik dan lingkungan, karena kepedulian guru sangat berpengaruh terhadap hasil dan tujuan yang dicapai dalam proses belajar mengajar. Juga sifat-sifat lain yang dapat diterapkan oleh guru dalam melaksanakan tugas mendidik dan mengajar peserta didik, misalnya dengan belajar dari sifat-sifat alam dan hukum alam. Guru dapat meniru sifat matahari, bulan, bintang dalam kedisiplinan, pencerahan, dan kemanfaatan bagi umat manusia. Juga dapat belajar dari sifat air, angin dan lainnya. Air yang tenang menunjukkan tingkat kedalaman sungai itu sendiri dan dapat menghanyutkan bagi orang yang tidak berhati-hati. Tetapi air yang gemercik menunjukkan tingkat kedangkalan sungai itu sendiri. Demikian juga pendidik atau orang yang berlimu tinggi akan tenang dalam pembawaan dan dalam berperilaku, akan tetapi guru yang tak berilmu akan terlihat perilaku dan banyak bertingkah yang kurang baik. Dan kemampuan air dapat menghanyutkan apa saja yang dilewatinya tanpa pandang bulu, demikian juga guru atau pendidik, mampu melewati masa-masa sulit dan masa-masa mudah dalam menjalankan tugas dan kewajibannya dengan penuh rasa tanggung jawab dan konsekuen. Angin sepoi-sepoi akan menjadikan orang yang diterpanya merasakan kenikmatan yang menjadikan dirinya mengantuk dan terninabobokan, akan tetapi angin kencang yang menerpa dapat mengakibatkan apa-apa yang diterpanya terbawa dan beterbangan kemana-mana dan menimbulkan kerusakan yang berakibat manusia menjadi sengsara. Demikian juga sifat guru, bila guru mampu memberikan rasa tenang, sejuk dan damai bagi peserta didik, maka menjadikan dunia ini indah rasanya, karena dihiasi oleh hati-hati yang penuh kedamaian dan ketenangan. Akan tetapi bila guru mempunyai sifat suka marah, suka mengamuk dan membuat kerusakan, menjadikan dunia ini akan semakin tidak menentu bagaikan angin ribut yang mengakibatkan kerusakan- kerusakan baik terhadap masa depan peserta didik maupun lingkungannya.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Hakekat Pendidik Dan Peserta Didik Dalam Pendidikan Islam

Hakekat Pendidik Dan Peserta Didik Dalam Pendidikan Islam

Menurut konsep ajaran Islam manusia pada hakikatnya, adalah makhluk ciptaan Allah yang secara biologis diciptakan melalui proses pertumbuhan dan perkembangan yang berlangsung secara evolutif, yaitu melalui proses yang bertahap. Sebagai makhluk ciptaan, manusia memiliki bentuk yang lebih baik, lebih indah dan lebih sempurna dibandingkan makhluk lain ciptaan Allah, hingga manusia dinilai sebagai makhluk lebih mulia, sisi lain manusia merupakan makhluk yang mampu mendidik, dapat dididik, karena manusia dianugerahi sejumlah potensi yang dapat dikembangkan. Itulah antara lain gambaran tentang pandangan Islam mengenai hakikat manusia, yang dijadikan acuan pandangan mengenai hakikat peserta didik dalam pendidikan Islam. Peserta didik dalam pendidikan Islam harus memperoleh perlakuan yang selaras dengan hakikat yang disandangnya sebagai makhluk Allah. Dengan demikian, sistem pendidikan Islam peserta didik tidak hanya sebatas pada obyek pendidikan, melainkan pula sekaligus sebagai subyek pendidikan.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

MAKALAH HAKEKAT MANUSIA DALAM PANDANGAN

MAKALAH HAKEKAT MANUSIA DALAM PANDANGAN

Dalam Al qur’an surat Az-Zariyat (51) ayat 56, Alloh swt telah berfiman yang artinya kurang lebih demikian; “Aku (Alloh swt) tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku”. Dari tafsir tersebut terlihat jelas bahwa jin dan manusia diciptakan untuk beribadah kepada Alloh swt. Namun, banyak dari golongan manusia yang tidak dapat melakukan sebagaimana yang diharapkan oleh sang pencipta (Alloh SWT), malah manusia berbuat sebaliknya dan mengingkari apa yang telah dikaruniakan. Itu karena manusia belum memahami betul hakikat dirinya diciptakan dan diturunkan dibumi dilihat dari segi agama islam.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

KONSEP PENDIDIK DALAM PANDANGAN ISLAM DAN BARAT : STUDI PEMIKIRAN Al-ZARNUJI DAN PAULO FREIRE.

KONSEP PENDIDIK DALAM PANDANGAN ISLAM DAN BARAT : STUDI PEMIKIRAN Al-ZARNUJI DAN PAULO FREIRE.

Membahas terkait pendidik tentu tidak lepas dengan konsep pendidikan secara umum. Seperti yang kita ketahui bahwa selama ini paradigma pendidikan Barat dan Timur sangatlah berbeda. Hal ini dikarenakan bangunan filsafat yang digunakan kedua negara tersebut tidak sama. Karakteristik Pendidikan Barat Menurut Naquib al-Attas, ilmu dalam peradaban Barat tidak dibangun atas wahyu dan kepercayaan agama namun dibangun atas tradisi budaya yang diperkuat dengan spekulasi filosofis yang terkait dengan kehidupan sekular yang memusatkan manusia sebagai makhluk rasional. Akibatnya ilmu pengetahuan serta nilai-nilai etika dan moral, yang diatur oleh rasio manusia, terus menerus berubah. Dari cara pandang yang seperti inilah pada akhirnya akan melahirkan ilmu-ilmu sekular. 8
Baca lebih lanjut

40 Baca lebih lajut

Hakekat Keadilan dalam Islam pdf

Hakekat Keadilan dalam Islam pdf

Hakekat  keadilan  dalam  pandangan  Islam  sesungguhnya  merupakan  kondisi  ideal  untuk  dapat  memberikan  kesetaraan,  keseimbangan  dan  keharmonisan  diantara  sesama  manusia  dimuka  bumi.  Islam  menghargai  kontribusi  seseorang  dengan  imbalan  yang  sesuai.  Disisi  lain  Islam  juga  mengajarkan  bahwa  memberikan  bantuan  terhadap  orang  miskin  bukan  hanya  sebagai sikap baik saja tetapi sebagai sebuah kewajiban. Seperti yang tercermin  dalam pelaksanaan zakat. Selain itu kondisi adil juga menuntut adanya kerelaan  diantara  kedua  belah  pihak  dalam  setiap  kegiatan  ekonomi,  tanpa  adanya  paksaan dan tidak saling merugikan, tidak ada pihak yang menganiaya dan tidak  pula teraniaya. 
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Islam Dan Globalisasi: Sebuah Pandangan Tentang Universalitas Islam

Islam Dan Globalisasi: Sebuah Pandangan Tentang Universalitas Islam

Pada aspek pendidikan, tawaran yang hendak disampaikan oleh Islam adalah pendidikan yang integralistik. Berbeda dengan pendidikan umum dewasa ini, Islam tidak menghendaki dualisme pendidikan. Pendidikan selain diperuntukkan untuk mencapai ‘kebahagiaan’ dunia, juga seyogyanya diwarnai dengan nilai-nilai transendensi kepada Sang Maha Pendidik, yaitu Allah SWT. Pendidikan seyogyanya mengutamakan kepentingan moralitas sebagai bagian yang esensial dalam tata kehidupan manusi. Namun demikian, tidak berarti antipati terhadap modernisme yang merupakan produk Barat. Oleh karena itu, pendidikan merupakan sistem bagi pengembangan iptek yang berangkat dari ajaran al-Qur’an dan Sunnah, sebagai pembaharuan pemikiran yang dapat merespon tantangan zaman tanpa mengabaikan aspek teologis dogmatis, dan sebagai sarana untuk menumbuhkembangkan sikap dan mental manusia yang benar-benar bertakwa kepada Tuhan tanpa
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

MAKALAH PENDIDIK DALAM PENDIDIKAN ISLAM

MAKALAH PENDIDIK DALAM PENDIDIKAN ISLAM

ru) yang berarti digugu dan ditiru. Dikatakan digugu(dipercaya) karena guru memiliki seperangkat ilmu yang memadai, karena memiliki wawasan dan pandangan yang luas dalam melihat kehidupan ini. Dikatakan ditiru (diikuti) karena guru memiliki kepribadian yang utuh, segala tindak tanduknya patut dijadikan panutan dan suri teladan oleh peserta didik. Pendidik bertugas sebagai motivator dan fasilitator dalam proses belajar mengajar. Keaktifan sangat tergantung pada peserta didiknya sendiri, sekalipun keaktifan itu akibat dari motivasi dan pemberian fasilitas dari pendidiknya.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Hakekat, Dinamika Organisasi, Dan Fungsi Pemimpin Dan Kepemimpinan Pendidikan Islam

Hakekat, Dinamika Organisasi, Dan Fungsi Pemimpin Dan Kepemimpinan Pendidikan Islam

Dalam pengaplikasiannya pada Pendidikan Islam, hal ini menuntun pada tugas utama seorang pemimpin. Terus berusaha menjadikan dirinya sebagai teladan bagi seluruh tenaga pendidik dan kependidikan untuk dapat melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh pemimpin dalam rangka membangun nilai-nilai atau norm-norma yang berlandaskan Al-Qur’an dan Hadist dalam mencapai tujuan yang diinginkan.

12 Baca lebih lajut

hakekat manusia dalam pandangan islam

hakekat manusia dalam pandangan islam

Al-nafs al-lawwamah secara literlik berarti jiwa yang amat menyesali dirinya sendiri, maksudnya bila ia telah berbuat kejahatan maka ia menyesal telah melakukan perbuatan tersebut, dan bila ia berbuat kebaikan maka ia juga menyesal kenapa tidak berbuat lebih banyak (Departemen Agama RI, 1978; Surin, 1978). Dimensi jiwa ini dinamakan oleh para filosof Islam sebagai „aql atau akal (Ahmad, 1992; Mujib, 1999).Al-nafs laammaratun bi al- su‟ secara harfiah berarti jiwa yang memerintah kepada kejahatan, yaitu aspek jiwa yang menggerakkan manusia untuk berbuat jahat dan selalu mengejar kenikmatan. Menurut para kaum sufi, dimensi jiwa ini dinamakan sebagai hawa atau nafsu (Sudewo, 1968; Ahmad, 1992; dan Mujib, 1999). Ahmad (1992) menyebutkan, meskipun unsur rohani manusia yang diistilah-kan dengan nafs disebut dengan tiga buah istilah yang berbeda-berbeda sehingga seolah-olah ketiganya berdiri sendiri-sendiri, namun hakikat ketiganya merupakan satu kesatuan. Ketiga buah istilah tersebut menggambarkan bahwa secara garis besar terdapat tiga buah fungsi dan sifat yang dimainkan oleh unsur rohani manusia.
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

Pendidikan Nilai dan Pelaksanaannya menurut Pandangan Pendidik dan Implikasinya terhadap Tugas Guru.

Pendidikan Nilai dan Pelaksanaannya menurut Pandangan Pendidik dan Implikasinya terhadap Tugas Guru.

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif penggabungan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan kuantitatif untuk mengkaji pandangan pendidik lembaga dan lingkungan pendidikan I, II, dan III tentang pendidikan nilai bagi peserta didik usia sekolah dasar dan menengah. Pendekatan kualitatif untuk mengkaji makna hasil pengkajian pendekatan kuantitatif tersebut.

1 Baca lebih lajut

Bisnis dalam Pandangan Islam

Bisnis dalam Pandangan Islam

menjadi problem mulai dari dulu sampai saat ini adalah masih banyaknya para pebisnis dan pedagang yang mengabaikan cara bisnis yang diajarkan oleh Islam. Tidak bisa dipungkiri, kadang kita lupa apa sebenarnya tujuan kita berbisnis? Kebanyakan masyarakat kita jika mereka berdagang, selalu ingin mencari laba yang besar. Jika ini yang menjadi tujuan usahanya, maka seringkali mereka menghalalkan berbagai cara. Dalam hal ini sering terjadi perbuatan negatif, yang akhirnya menjadi kebiasaan. Adalah sifat tidak baik apabila orang banyak bicara dan banyak bohongnya, bila dititipi selalu khianat, janji sering meleset, punya utang selalu ditunda pembayarannya, bahkan mengelak untuk membayar bila punya kekuasaan, ia menindas, dan mempersulit orang lain, tidak pernah ia memberi kemudahan dalam hal yang menjadi wewenangnya, atau dalam menagih piutang, ia bisa berlaku tidak manusiawi dan sebagainya. Perilaku demikian sangat ditentang dalam ajaran Islam. 6 Islam sangat menganjurkan mencari nafkah dengan cara yang halal, bisnis bisa dilakukan oleh siapapun dan dimanapun.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

Pendidik dalam pendidikan islam docx

Pendidik dalam pendidikan islam docx

Seorang pendidik harus memiliki dasar ilmu pengetahuan yang sangat banyak, karena setiap waktu pendidikan pasti akan berubah sesuai dengan berputarnya bumi. Seperti yang disebutkan diatas seorang pendidik bukan hanya guru saja, tetapi juga termasuk diri sendiri, orang tua, bahkan masyarakat/lingkungan. Dengan demikian seorang pendidik mempunyai peranan masing-masing dalam menjalankan suatu pendidikan, dan dalam setiap peranan tersebut harus dipertanggung jawabkan. Selain itu pendidik juga mempunyai peranan utama dalam proses pendidikan, yaitu dengan adanya pendidik diharapkan bisa menciptakan peserta didik yang diharapkan dalam tuntutan agama, yang lebih baik dari seseorang yang tidak mengenal pendidikan dan dapat mempertahankan agamanya.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Istihalah Dalam Pandangan Islam

Istihalah Dalam Pandangan Islam

Walaupun begitu terdapat juga jenis-jenis makanan dan minuman yang menggunakan alkohol jenis memabukkan dengan tujuan untuk mendapatkan rasa yang lebih sedap dan membuatkan orang ramai merasa ketagihan selepas makan atau minum bahan tersebut. Ianya banyak terdapat dalam beberapa jenis aiskrim , manisan, sebahagian coklat, minuman bergas dan sebagainya. Penambahan ahkohol jenis tersebut sengaja dilakukan pada sebahagian besar jenis makanan dan minuman dengan tujuan untuk mendapatkan rasa yang tertentu dan terbaik supaya pengguna merasa ketagihan dan menyukai makanan atau minuman tersebut. Maka penggunaan alcohol ini, dengan jelas tidak dibolehkan malah diharamkan dalam Islam. (Ibn Hamz, t.t : h. 135).
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Kewirausahaan dan Pandangan Islam

Kewirausahaan dan Pandangan Islam

Apa yang tergambar di atas, setidaknya dapat menjadi bukti nyata bahwa etos bisnis yang dimiliki oleh umat Islam sangatlah tinggi, atau dengan kata lain Islam dan berdagang ibarat dua sisi dari satu keping mata uang. Benarlah apa yang disabdakan oleh Nabi, “Hendaklah kamu berdagang karena di dalamnya terdapat 90 persen pintu rizki” (HR. Ahmad).

11 Baca lebih lajut

Akuntansi dalam Pandangan Islam

Akuntansi dalam Pandangan Islam

(Hayashi 1989) dalam Harahap mengatakan bahwa dalam akuntansi Islam ada “meta rule” yang berasal di luar konsep akuntansi yang harus dipatuhinya yaitu hukum syariah yang berasal dari Tuhan yang bukan ciptaan manusia. Menurut beliau akuntansi Islam sesuai dengan kecenderungan manusia yaitu hanief, yang menuntut agar perusahaan juga memilki etika dan tanggung jawab sosial. Dalam tulisannya Hayashi menjelaskan bahwa konsep akuntansi Islam sudah ada dalam sejarah Islam yang sangat berbeda dengan konsep akuntansi konvensional. Dia menunjukkan bahwa istilah “muhtasib” sebagai seseorang yang diberikan kekuasaan besar dalam masyarakat untuk memastikan sebagai “muhasabah”. Bahkan beliau menjelaskan bahwa dalam konsep Islam ada pertanggungjawaban di akhirat, di mana setiap orang akan mempertanggungjawabkan tindakannya di hadapan Tuhan.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Hakikat Pendidik Dalam Pendidikan Islam

Hakikat Pendidik Dalam Pendidikan Islam

memberikan posisi terhormat kepadanya. Hal ini beralasan mengingat peran pendidik sangat menentukan dalam mendidik manusia untuk tetap konsisten dan komitmen dalam menjalankan risalah yang dibawa oleh Rasulullah SAW. Kemudian ada pula hadits yang menjelaskan bahwa kedudukan orang „alim itu lebih unggul dibanding „abid. Juga hadits tentang pujian Nabi SAW terhadap orang yang belajar ilmu Al-Qur‟an dan mengajarkannya kepada orang lain.

15 Baca lebih lajut

MAKALAH AGAMA ISLAM PANDANGAN ISLAM TENT

MAKALAH AGAMA ISLAM PANDANGAN ISLAM TENT

Amal Usaha Muhammadiyah adalah salah satu usaha dari usaha-usaha persyarikatan untuk mencapai maksud dan tujuan Persyarikatan, yakni menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud Masyarakat Utama yang diridlai Allah SWT. Oleh karenanya semua bentuk kegiatan amal usaha Muhammadiyah harus mengarah kepada terlaksananya maksud dan Tujuan Persyarikatan dan seluruh pimpinan serta pengelola amal usaha berkewajiban untuk melaksanakan misi utama Muhammadiyah itu sebaik-baiknya sebagai misi dakwah75.

29 Baca lebih lajut

IDI pengobatan dalam pandangan islam

IDI pengobatan dalam pandangan islam

Islam mengajarkan bahwa dalam berobat hendaklan mencari obat atau dokter yang lebih baik. Dalam kedokteran Islam diajarkan bila ada dua obat yang kualitasnya sama maka pertimbangan kedua yang harus diambil adalah yang lebih efektif dan tidak memiliki efek rusak bagi pasien. Itulah sebabnya Rasulullah menganjurkan kita untuk berobat pada ahlinya. Sabda beliau,

12 Baca lebih lajut

PANDANGAN ISLAM TERHADAP MEDIA SOSIAL

PANDANGAN ISLAM TERHADAP MEDIA SOSIAL

* Hal positif lainnya adalah dengan memanfaatkan media sosial kita dapat melakukan kegiatan bisnis tentunya yang sesuai dengan hukum-hukum islam. Media sosial juga kita dapat memanfaatkan sebagai jalan dakwah atau menyampaikan ajaran islam. Dengan media sosial juga kita dapat mendapatkan informasi yang positif dan menambah wawasan yang luas. Kita dapat memperoleh banyak informasi yang berguna yang kita butuhkan, dan masih banyak lagi kelebihan lainnya.

2 Baca lebih lajut

Pandangan Islam tentang Seni Budaya

Pandangan Islam tentang Seni Budaya

Dengan memperhatikan dalil-dalil tersebut di atas, maka seni budaya (yang baik), baik berupa musik atau tari-tarian yang sopan yang tidak mengundang atau membangkitkan nafsu syahwat, dibolehkan dalam Islam. Apalagi musabaqah tilawah Al-Qur’an, lebih-lebih lagi diperbolehkan, apalagi kalau hal itu dipakai sebagai sarana untuk mendakwahkan agama Islam.

3 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...