Top PDF HASIL WAWANCARA akpk dengan kepala sekolah Karyamukti 1

HASIL WAWANCARA akpk dengan kepala sekolah Karyamukti 1

HASIL WAWANCARA akpk dengan kepala sekolah Karyamukti 1

Program supervisi merupakan program yang harus dibuat oleh kepala sekolah berbarengan dengan program lainnya. Yaitu program semester dan program tahunan kepala sekolah. Program supervisi merupakan bagian dari program semester dan program tahunan kami sebagai kepala sekolah. Program supervisi guru kami lakukan sesuai dengan jadwal yang tertera pada program. Pemeriksaan pada seluruh administrasi guru, baik guru kelas maupun guru mata pelajaran Jika ada perubahan, kami diskusikan untuk dicarikan waktu yang tepat. Jadi sekalipun telah terjadwal, pelaksanaannya menyesuaikan dengan situasi dan kondisi.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA A. Gambaran Umum Latar Penelitian 1. Sejarah Singkat Berdirinya TK An-Nur - Implementasi supervisi akademik kepala sekolah pada taman kanak-kanak di Kecamatan Labuhan Ratu Kota Bandar Lampung - Raden Intan Repository

BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA A. Gambaran Umum Latar Penelitian 1. Sejarah Singkat Berdirinya TK An-Nur - Implementasi supervisi akademik kepala sekolah pada taman kanak-kanak di Kecamatan Labuhan Ratu Kota Bandar Lampung - Raden Intan Repository

sekaligus, ialah penguasaan terhadap model pembelajaran dan cara-cara memberikan bantuan kepada guru yang mengalami kesulitan dalam menerapkan persiapan pembelajaran. Hasil surpervisi yang dilakukan kepala sekolah harus dianalisi dan dideskripsikan melalui narasi. Hasil anlisis tersebut harus dikomunikasikan kepada guru yang disupervisi agar guru tersebut dapat memperbaiki kekurangannya yang tercatat di lembar penilaian. Analisis merupakan sebuah aktivitas yang memuat kegiatan memilih, mengurai, membedakan sesuatu untuk digolongkan dan dikelompokkan menurut kriteria tertentu lalu dicari makna dan kaitannya. Dalam Mengamati harus menggunakan beberapa metode, diantaranya metode observasi, metode wawancara, dan dokumentasi. 29
Baca lebih lanjut

38 Baca lebih lajut

PELAKSANAAN MANAJEMEN BIMBINGAN KONSELIN (1)

PELAKSANAAN MANAJEMEN BIMBINGAN KONSELIN (1)

Dari hasil wawancara dengan kepala sekolah sebagai pemimpin di SMP Negeri 2 Salatiga diperoleh keterangan bahwa pelaksanaan manajemen bimbingan konseling dalam penanganan masalah peserta didik di SMP Negeri 2 Salatiga sudah berjalan dengan baik di bawah koordinasi kepala sekolah dalam setiap kegiatan yang diprogramkan di sekolah. Kepala sekolah juga melaksanakan pengawasan dan pembinaan terhadap program bimbingan konseling yang dilaksanakan secara rutin. Selain itu dalam mengevaluasi hasil kerja bimbingan konseling dilakukan dengan cara melihat pemberian layanan secara langsung di kelas dan dari hasil pelaporan administrasi guru bimbingan dan konseling tiap bulan.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pelatihan Pakem Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Pada Proses Pembelajaran Di Kelas.

PENDAHULUAN Pelatihan Pakem Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Pada Proses Pembelajaran Di Kelas.

Berdasarkan hasil wawancara dengan Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah, mereka menyatakan bahwa kompetensi mengajar guru SDIT Arofah masih perlu ditingkatkan karena sebagian besar guru belum melaksanakan tugas keguruannya dengan baik, hal ini dapat dilihat dari: 1) guru masih harus “dioyak” untuk mau membuat rencana pembelajaran, padahal sudah pernah diberikan pelatihan pembuatan administrasi yang diperlukan oleh guru, 2) penggunaan media pembelajaran masih kurang, sementara sekolah sudah menyediakan beberapa media dan alat bantu yang dapat digunakan guru untuk mempermudah proses belajar mengajar, 3) kurangnya kreativitas guru dalam mengajar, sehingga guru cenderung mengajar dengan apa adanya. Ketiga masalah kompetensi guru diatas menurut Kepala Sekolah dikarenakan kurangnya motivasi atau kemauan serta keterampilan guru untuk melakukan hal-hal yang seharusnya sudah menjadi tugas seorang guru.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Evaluasi Implementasi Program Pengembangan Diri di SMP Negeri I Kebumen T2 942011003 BAB I

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Evaluasi Implementasi Program Pengembangan Diri di SMP Negeri I Kebumen T2 942011003 BAB I

Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah,program pengembangan diri yang ada di SMP Negeri 1 Kebumen juga terdiri dari kegiatan terprogram dan tidak terprogram.Dalam penelitian ini penulis hanya membatasi pada kegiatan terprogram yaitu kegiatan layanan konseling dan kegiatan ekstrakurikuler.SMP Negeri I Kebumen merupakan salah satu SMP yang mempunyai layanan terbaik di Kabupaten Kebumen.Sekolah ini merupakan sekolah unggulan di Kabupaten Kebumen.SMP Negeri I Kebumen menetapkan visinya yaitu unggul dalam prestasi, mulia dalam akhlak, serta mampu berkompetisi di tingkat internasional.Misi SMP Negeri 1 Kebumen, salah satunya adalah mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan potensi peserta didik untuk meraih prestasi non akademik.Sesuai dengan misinya SMP Negeri I Kebumen diharapkan mempunyai lulusan yang tidak hanya mempunyai prestasi di bidang akademik saja tetapi juga di bidang non akademik karena dalam arti luas pendidikan tidak harus selalu akademik, melainkan hal-hal umum yang bisa didapat dari luar juga merupakan pendidikan.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PELAKSANAAN MANAJEMEN BIMBINGAN KONSELIN. pdf

PELAKSANAAN MANAJEMEN BIMBINGAN KONSELIN. pdf

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan dan keberhasilan bimbingan konseling di sekolah. Secara lebih rinci tujuan tersebut diuraikan sebagai berikut : (1) Mengkaji Manajemen bimbingan konseling dalam penanganan masalah peserta didik di SMP Negeri 2 Salatiga (2) Bagaimana pelaksanaan program bimbingan konseling di SMP Negeri 2 Salatiga. (3) Bagaimana upaya penanganan masalah peserta didik di SMP Negeri 2 Salatiga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Obyek penelitian adalah manajemen bimbingan konseling dalam penanganan masalah peserta didik di SMP Negeri 2 Salatiga; sedangkan subyek penelitiannya adalah guru bimbingan dan konseling, kepala sekolah dan peserta didik bermasalah di SMP Negeri 2 Salatiga. Teknik dalam pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan : (1) Manajemen bimbingan konseling dalam penanganan masalah peserta didik di SMP Negeri 2 Salatiga melalui beberapa tahapan yaitu tahapan perencanaan, pelaksanaan, penilaian, analisis hasil, tindak lanjut dan pelaporan. (2) Pelaksanaan program bimbingan konseling di SMP Negeri 2 Salatiga sudah dilaksanakan dengan baik dimana guru bimbingan konseling memberi layanan dari kelas VII, VIII dan IX. (3) Upaya penanganan masalah peserta didik di SMP Negeri 2 Salatiga menggunakan beberapa strategi yaitu berupa konseling individu yang mencakup teknik pendekatan direktif dan non direktif.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU  Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di SD Negeri Kudu 01 Baki Sukoharjo.

PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di SD Negeri Kudu 01 Baki Sukoharjo.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepemimpinan kepala sekolah di SD negeri Kudu 01 Baki Sukoharjo. Jenis penelitian ini penelitian kualitatif dengan strategi penelitian studi kasus. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala sekolah dan guru dan Narasumber dari penelitian ini Pengawas Sekolah SD Negeri Kudu 01. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru adalah (1) kepala sekolah sebagai Educator/pendidik yaitu mengikutsertakan guru-guru dalam diklat; (2) sebagai Leader/pemimpin dalam mengambil keputusan; (3) sebagai Supervisor kunjungan kelas; (4) sebagai manager dan administrator dalam bekerjasama, berkoordinasi dan perencanaan; (5) sebagai motivator yaitu memberi penghargaan; (6) sebagai inovasi yaitu berupa pembaharuan. Kinerja guru yaitu berupa Kemampuan guru di SD Negeri Kudu 01 dalam membuat perencanaan dan persiapan pembelajaran. Kemampuan guru SD Negeri Kudu 01 dalam penggunaan strategi dan metode pembelajaran. Kemampuan guru SD Negeri Kudu 01 dalam mengelola kelas. Kemampuan guru SD Negeri Kudu 01 dalam melakukan evaluasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru yaitu meliputi lingkungan masyarakat sekitar sekolah partisipasi masyarakat motivasi, kreativitas, kemampuan merencanakan dan mengorganisasi kegiatan sekolah.  
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Pembangunan Sistem Evaluasi Hasil Penilaian Tryout Memetakan Kelemahan Siswa Dan Kesulitan Soal Pada Learning Management System (LMS) SMAN 2 Bandung

Pembangunan Sistem Evaluasi Hasil Penilaian Tryout Memetakan Kelemahan Siswa Dan Kesulitan Soal Pada Learning Management System (LMS) SMAN 2 Bandung

Analisis butir soal merupakan kegiatan yang dilakukan oleh guru untuk meningkatkan mutu soal yang ditulis. Kegiatan ini merupakan proses pengumpulan, peringkasan dan penggunaan informasi dari jawaban siswa/i untuk membuat keputusan tentang setiap penilaian. Tujuan dari analisis butir soal yaitu untuk memperoleh soal yang bermutu dan membantu meningkatkan tes melalui merevisi atau membuang soal yang tidak efektif, serta mengetahui informasi diagnostik pada siswa/i apakah mereka sudah atau belum memahami materi yang telah diajarkan [1]. Soal yang bermutu adalah soal yang dapat memberikan informasi sesuai dengan tujuannya yang diamana dapat menentukan peserta didik yang sudah atau belum menguasai materi yang telah diajarkan guru.
Baca lebih lanjut

219 Baca lebih lajut

Kata kunci: SMKN 13, e-Learning, infrastruktur, siswa, cost and benefit

Kata kunci: SMKN 13, e-Learning, infrastruktur, siswa, cost and benefit

Menurut Fiati (2005:9-13), internet berasal dari kata Interconnection Networking yang mempunyai arti hubungan berbagai komputer dengan bermacam tipe yang membentuk sistem jaringan yang mencakup seluruh dunia (jaringan komputer global) melalui jalur komunikasi seperti telepon. Terdapat 2 jenis pemanfaatan internet dalam pengajaran (Prakoso, 2005:5-8), yaitu (1) Web entrance course. Model ini menggunakan internet sebagai penunjang peningkatan kegiatan belajar mengajar di kelas. Jadi, peningkatan kualitas pengajaran masih sangat mengutamaan tatap muka di kelas; dan (2) Distance learning. Pada model ini, pengajar dan peserta didik terpisah oleh ruang dan waktu. Walau demikian diskusi masih bisa dilaksanakan, baik secara synchronous maupun asynchronous. Seluruh kegiatan pengajaran dilakukan melalui internet sehingga kegiatan tatap muka secara fisik tidak diperlukan. Dalam distance learning, internet adalah faktor utama yang menentukan jalannya pengajaran.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Fungsi Manajemen Perpustakaan Dalam Membangun Masyarakat Belajar di Sekolah Dasar Muhammadiyah 1 Ponorogo - Electronic theses of IAIN Ponorogo

Fungsi Manajemen Perpustakaan Dalam Membangun Masyarakat Belajar di Sekolah Dasar Muhammadiyah 1 Ponorogo - Electronic theses of IAIN Ponorogo

pembelajaran adalah sebuah dogma, dan juga menjadi bahan yang sedang dipelajari. Di dalam pendidikan tradisional. Para siswa lebih dikonsentrasikan kepada pengetahuan, dan disiplin atau materi. Namun di dalam menghadapi era kontemporer. Para siswa diwajibkan untuk tidak hanya membangun pengetahuan saja, tapi juga harus mengembangkan, memajukan kapabilitasnya untuk berfikir kritis, berkolaborasi, pemecah masalah, juga sebagai penerjamaah yang baik. 116 Oleh karena itu dalam membangun lingkungan belajar di sekolah, pustakawan sekolah dapat mengembangkan kebijakan- kebijakan dan prosedur-prosedur yang sesuai dengan relasi perencanaa, penganggaran, dan evaluasi manusia, informasi dan sumber-sumber fisikal. 117 Disertai, dengan membuat hubungan yang baik antara siswa, petugas administrasi, guru dan sahabat, maka pembelajaran dapat berjalan dengan sangat efektif. 118 Yaitu ketika siswa mengkolaborasikan dengan pengalaman ilmu pengetahuannya, mereka telah melakukan model pembelajaran kontekstual yang tepat
Baca lebih lanjut

110 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Strategi Peningkatan Mutu melalui Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) Studi pada: SDN Ngimbrang Kecamatan Bulu Kabupaten Temanggung T2 942011078 BAB IV

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Strategi Peningkatan Mutu melalui Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) Studi pada: SDN Ngimbrang Kecamatan Bulu Kabupaten Temanggung T2 942011078 BAB IV

raih. SDN Ngimbrang mampu meraih berbagai kejua- raan baik tingkat kecamatan, kabupaten, karesidenan, dan provinsi. Hal tersebut merupakan suatu penghar- gaan atas usaha dan kerja sama antara stakeholkders yang ada di sekolah. Guru di SDN Ngimbrang dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran mengacu pada program yang telah disusun sebelumnya, hal tersebut sesuai dengan tupoksi guru yang meliputi merencana- kan, melaksanakan, menilai, mengevaluasi, dan mela- kukan tindaklanjut. Namun masih terdapat guru di SDN Ngimbrang yang melaksanakan KBM kurang profesional, contohnya tidak menggunakan alat peraga pendidikan.
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

IMPLIKASI KETELADANAN DAN HABITUASI PADA NILAI-NILAI KARAKTER SISWA DI SDN 2 TLOGODEPOK KECAMATAN MIRIT KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2016 – 2017 - STIE Widya Wiwaha Repository

IMPLIKASI KETELADANAN DAN HABITUASI PADA NILAI-NILAI KARAKTER SISWA DI SDN 2 TLOGODEPOK KECAMATAN MIRIT KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2016 – 2017 - STIE Widya Wiwaha Repository

Asep Barhia (2012:27) beralasan pendidikan karakter mempunyai tujuan mulia karena memiliki manfaat serta tujuan yang cukup mulia bagi bekal kehidupan peserta didik agar senantiasa siap dalam merespon segala dinamika kehidupan dengan penuh tanggung jawab. Pendidikan karakter bukan hanya tanggung jawab pendidikan formal tetapi semua stakeholder pendidikan harus terlibat dalam rangka mengembangkan pendidikan karakter ini, bahkan pemangku kebijakan harus menjadi teladan terdepan. Hal ini sependapat dengan Doni (2007:135), dengan menempatkan pendidikan karakter dalam rangka dinamika dan dialektika proses pembentukan individu, para insane pendidik, seperti guru, orang tua, staf sekolah, masyarakat dan lain-lain, diharapkan semakin menyadari pentingnya pendidikan karakter sebagai sarana pembentuk pedoman prilaku, pengayaan nilai individu dengan cara memberikan ruang bagi figur keteladanan bagi anak didik dan mencipatakan sebuah lingkungan yang kondusif bagi proses pertumbuhan berupa kenyamanan, keamanan yang membantu suasana pengembangan diri satu sama lain dalam keseluruhan dimensinya.
Baca lebih lanjut

106 Baca lebih lajut

PROFIL MADRASAH ALIYAH BERBASIS MANAJEMEN PESANTREN (STUDI KASUS PADA MA PONDOK PABELAN MAGELANG)

PROFIL MADRASAH ALIYAH BERBASIS MANAJEMEN PESANTREN (STUDI KASUS PADA MA PONDOK PABELAN MAGELANG)

Sedangkan menurut Weiner dalam Hasan (1994: 40) hal yang paling penting diperhatikan dalam interaksi di kelas pada saat proses pembelajaran serta dalam rangka meningkatkan kemampuan atau kompetensi siswa adalah ciri siswa. Ciri-ciri siswa yang perlu dipertimbangkan ialah perbedaan perseorangan, kesiapan untuk belajar dan motivasi. Yang pertama perbedaan perseorangan, dalam hal ini yang perlu diperhatikan ialah tingkat perkembangan siswa dan tingkat perkembangan siswa dan tingkat rasa harga diri siswa. Yang kedua kesiapan untuk belajar, hal ini sangat mempengaruhi hasil pembelajaran yang bermanfaat bagi siswa itu sendiri. Dan yang ketiga adalah motivasi, ciri khas dari teori-teori belajar adalah memperlakukan motivasi sebagai suatu konsep yang dihubungkan dengan asa-asas untuk menimbulkan terjadinya belajar pada diri siswa. Konsep ini dilakukan untuk mendorong siswa seperti dalam membangkitkan perhatian siswa, mempelajari peranan perangsang atau membuat agar bahan ajar menarik bagi siswa.
Baca lebih lanjut

101 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Guru IPS di SMA Kristen 1 Salatiga T1 162007020 BAB IV

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Guru IPS di SMA Kristen 1 Salatiga T1 162007020 BAB IV

Berbagai teknik dapat digunakan supervisor dalam membantu guru meningkatkaan situasi belajar mengajar yang baik, Kepala SMA Kristen 1 Salatiga melaksanakan supervisi kepada guru IPS berdasarkan program supervisi yang telah disusun, dan menggunakan pendekatan yaitu dengan cara tidak langsung atau tanpa pemberitahuan lebih dulu (tidak adanya temu awal). Adapun Prosedur supervisi kelas dalam beberapa tahap: 1. Tahap persiapan: menyiapkan instrumen dan jadwal kunjungan kelas. 2. Tahap pelaksanaan: observasi kelas. 3. Tahap pelaporan: identifikasi hasil kunjungan kelas, dan analisis hasil supervisi. 4. Tahap tindak lanjut: diskusi mencari solusi bersama, sosialisasi hasil kunjungan kelas, dan komunikasi khusus dengan guru.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

Lampiran 1 : Bentuk Pedoman Wawancara PEDOMAN WAWANCARA KEPALA KKPD KABUPATEN KARO

Lampiran 1 : Bentuk Pedoman Wawancara PEDOMAN WAWANCARA KEPALA KKPD KABUPATEN KARO

3 Jenis koleksi Perpustakaan memiliki jenis koleksi anak, koleksi remaja, dewasa, koleksi referensi anak, koleksi referensi remaja/ dewasa, koleksi khusus, surat kabar, majalah, dan [r]

17 Baca lebih lajut

t ips 029446 table of content

t ips 029446 table of content

DAFTAR LAMPIRAN Nomor Lampiran Halaman 1 Pedoman Wawancara untuk Kepala Sekolah ………….[r]

6 Baca lebih lajut

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERIBADAH SISWA TAHUN PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PERILAKU SISWADI SD NEGERI KALIBENING SALATIGA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 PERILAKU KALIBENING SALATIGA - Test Repository

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERIBADAH SISWA TAHUN PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PERILAKU SISWADI SD NEGERI KALIBENING SALATIGA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 PERILAKU KALIBENING SALATIGA - Test Repository

Kelebihan yang dimiliki seorang guru dapat dijadikan contoh bagi peserta didik sebagaimana dalam firman Allah yang menyatakan bahwa Rasul adalah sebaik-baik contoh bagi umat islam. Dengan menjadikan pribadi Rasul sebagai contoh, guru akan dapat membimbing peserta didiknya sesuai dengan agama.Dalam pembentukan perilaku siswa di sekolah apabila diterapkan pendidikan agama islam sejak dini, maka psikologi agama siswanya menjadi kuat serta tidak terjadi konfersi agama. Dengan contoh yang baik pula, pola pergerakan dan pola belajar di sekolah dapat diarahkan pada kebijakan yang telah guru programkan. Disebutkan dalam Al-Qur’an surat Al-Ahzab ayat 21:
Baca lebih lanjut

118 Baca lebih lajut

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TEMATIK INTEGRATIF DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC KELAS IV DI SD NEGERI JLABAN SENTOLO, KULON PROGO.

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TEMATIK INTEGRATIF DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC KELAS IV DI SD NEGERI JLABAN SENTOLO, KULON PROGO.

Guru : ” Yang mengkomunikasikan itu dulu pernah itu gini, jadi ee hasil dari karya anak itu kan istilahnya nanti bisa ditularkan ke anak yang lain itu saya dulu perna membuat, untuk membuat itu semester satu. Membuat kitiran dari kertas itu. Membuat kitiran dari kertas istilahnya untuk membuktikan bahwa angin mempunyai tenaga yang dapat menggerakkan baling – baling. Itu pada waktu membuat kitiran dari kertas, itu kami menugaskan pada anak supaya anak istilanya ee menyebarluaskan. Menyebarluaskan keterampilan tersebut, kepada teman – teman yang lain maksudnya teman adik kelas, bagaimana cara membuat ee kitiran kertas tadi. Itu ee jelas mengkomunikasikan atau membuat jejaring yang pernah kami lakukan. Kalau yang mempresentasikan di depan kelas itu juga termasuk mengkomunikasikan atau membuta jejaring, tapi kan itu hanya lingkup dalam kelas sendiri bukan lingkup yang keluar.”
Baca lebih lanjut

310 Baca lebih lajut

PEMBATAS LAMPIRAN LAPORAN OJL

PEMBATAS LAMPIRAN LAPORAN OJL

AKPK  Surat Pernyataan Kesediaan Wawancara... RTL  Jurnal Harian OJL.[r]

9 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN PEMBELAJARAN  SEKOLAH RSBI DI SMP NEGERI 1 PURWODADI BERBASIS MBS (MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH)  Pengelolaan Pembelajaran Sekolah Rsbi Di SMP Negeri 1 Purwodadi Berbasis MBS (Manajemen Berbasis Sekolah).

PENGELOLAAN PEMBELAJARAN SEKOLAH RSBI DI SMP NEGERI 1 PURWODADI BERBASIS MBS (MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH) Pengelolaan Pembelajaran Sekolah Rsbi Di SMP Negeri 1 Purwodadi Berbasis MBS (Manajemen Berbasis Sekolah).

Berdasarkan hasil observasi RPP yang dibuat telah mengacu pada standar yang telah ditetapkan di SMP Negeri 1 Purwodadi, yaitu sesuai dengan kurikulum yang berlaku (KTSP) dan juga kurikulum sekolah SBI dengan program pengajaran dengan dua bahasa (bilingual), telah memuat SK dan KD yang jelas dan menunjukkan keterkaitan antara masing-masing berdasarkan tujuan SBI yang akan dicapai, menentukan media pembelajaran yang akan digunakan serta metode pembelajaran. Selain itu guru juga membuat dua RPP dalam dua bahasa yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...