Top PDF Hubungan Spiritualitas dengan Kualitas Hidup Lansia di Lingkungan IX Kelurahan Petisah Hulu Medan.

Hubungan Spiritualitas dengan Kualitas Hidup Lansia di Lingkungan IX Kelurahan Petisah Hulu Medan.

Hubungan Spiritualitas dengan Kualitas Hidup Lansia di Lingkungan IX Kelurahan Petisah Hulu Medan.

ini berkaitan dengan pertanyaan mengenai kehidupan seksual yang tidak terpenuhi karena kehilangan pasangan yang dicintai dan mayoritas lansia mengatakan merasa sangat tidak memuaskan (80%). Hal ini sesuai dengan Kuntjoro (2002) yang mengatakan bahwa pada lansia terjadi penurunan fungsi dan potensial seksual, hal ini disebabkan faktor psikologis yang menyertai lansia seperti rasa tabu atau malu bila mempertahankan kehidupan seksual, sikap keluarga dan masyarakat yang kurang menunjang serta diperkuat oleh tradisi dan budaya, kelelahan atau kebosanan karena kurang variasi dalam kehidupannya, pasangan hidup telah meninggal, dan disfungsi seksual. Responden memiliki hubungan personal yang baik dikarenakan responden tinggal bersama keluarga dan adanya dukungan keluarga terhadap kesehatan lansia. Hal ini dikuatkan Kuntjoro (2002) menyatakan bahwa pada umumnya lansia yang berbudaya ketimuran yang memiliki keluarga masih sangat beruntung karena anggota keluarga seperti anak, cucu, cicit, sanak saudara bahkan kerabat umumnya ikut membantu (care) dengan penuh kesabaran dan pengorbanan.
Baca lebih lanjut

98 Baca lebih lajut

HUBUNGAN SPIRITUALITAS DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI LINGKUNGAN IX KELURAHAN PETISAH HULU MEDAN

HUBUNGAN SPIRITUALITAS DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI LINGKUNGAN IX KELURAHAN PETISAH HULU MEDAN

Spiritualitas lebih meningkat pada kelompok lansia dimana perkembangan spiritualitas mencakup perkembangan perasaan identitas, penciptaan dan pemeliharaan relasi yang bermakna dengan orang lain dan yang ilahi, dan menghargai alam. Spiritualitas merupakan salah satu parameter yang mempengaruhi kualitas hidup. Setiap orang memiliki kualitas hidup yang berbeda tergantung bagaimana individu menyikapi permasalahan yang terjadi dalam dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan spiritualitas dengan kualitas hidup lansia di Lingkungan IX Kelurahan Petisah Hulu Medan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 27 Februari – 14 Maret 2014. Desain penelitian deskriptif korelasi dengan besar sampel 40 orang dengan metode total sampling, instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan, Spiritualitas lansia tinggi 35 orang (87.5%) dan rendah 5 orang (12.5%). Kualitas hidup lansia baik 31 orang (77.5%) dan cukup 10 orang (22.5%). Analisa data menggunakan uji korelasi Spearmen Rank (Rho)dengan hasil korelasi antara spiritualitas dengan kualitas hidup lansia yaitu (r) 0.528 dengan tingkat signifikasi (P) 0.000 yaitu terdapat hubungan cukup kuat positif yaitu semakin tinggi spiritualitas maka semakin tinggi juga kualitas hidup lansia. Peneliti menyimpulkan bahwa spiritualitas berpengaruh pada kesehatan fisik lansia sehingga dapat mengatasi perubahan atau stres yang terjadi dalam kehidupannya dan lansia yang lebih optimis akan masa depannya akan merasa lebih bahagia dan puas atas hidupnya, mengevaluasi dirinya secara positif dan dapat mengendalikan aspek-aspek penting dalam hidupnya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi suatu pertimbangan dan masukan bagi pendidikan keperawatan khususnya keperawatan gerontik untuk mempelajari spiritualitas dan kualitas hidup lansia sehingga nantinya dapat diaplikasikan ketika berada di lingkungan masyarakat.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Hubungan Spiritualitas dengan Kualitas Hidup Lansia di Lingkungan IX Kelurahan Petisah Hulu Medan.

Hubungan Spiritualitas dengan Kualitas Hidup Lansia di Lingkungan IX Kelurahan Petisah Hulu Medan.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan spiritualitas dengan kualitas hidup lansia di Lingkungan IX Kelurahan Petisah Hulu Medan. Saya mengharapkan jawaban yang Bapak/Ibu berikan sesuai dengan pendapat Bapak/Ibu sendiri. Saya menjamin kerahasiaan identitas dan pendapat Bapak/Ibu. Informasi yang Bapak/Ibu berikan hanya akan digunakan untuk mengembangkan pelayanan kesehatan khususnya ilmu keperawatan dan tidak akan dipergunakan untuk maksud-maksud lain selain penelitian ini.

28 Baca lebih lajut

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Lansia 2.1.1 Defenisi lansia - Hubungan Spiritualitas dengan Kualitas Hidup Lansia di Lingkungan IX Kelurahan Petisah Hulu Medan.

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Lansia 2.1.1 Defenisi lansia - Hubungan Spiritualitas dengan Kualitas Hidup Lansia di Lingkungan IX Kelurahan Petisah Hulu Medan.

Menurut Mickley et al (1992) menguraikan spiritualitas sebagai suatu yang multidimensi yaitu dimensi eksistensial dan dimensi agama. Dimensi eksistensial berfokus pada tujuan dan arti kehidupan, sedangkan dimensi agama lebih berfokus pada hubungan seseorang dengan Tuhan Yang Maha Kuasa. Spiritualitas sebagai konsep dua dimensi, dimensi vertikal sebagai hubungan dengan Tuhan atau Yang Maha Tinggi yang menuntun kehidupan seseorang, sedangkan dimensi horizontal adalah hubungan dengan diri sendiri, hubungan dengan orang lain dan hubungan dengan lingkungan. Terdapat hubungan terus-menerus antara dua dimensi tersebut (Stoll, 1989; dikutip dari Kozier, Erb, Blais & Wilkinson, 1995).
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP PADA LANSIA DENGAN DEMENSIA DI KELURAHAN MAGETAN KABUPATEN MAGETAN.

PENDAHULUAN HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP PADA LANSIA DENGAN DEMENSIA DI KELURAHAN MAGETAN KABUPATEN MAGETAN.

1. Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Terapi Hemodialisa di RSUP Haji Adam Malik Medan oleh Saragih (2010). Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelatif . Besar sampel sebanyak 40 orang. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling dengan kriteria sampel yaitu pasien gagal ginjal kronis yang menjalani terapi hemodialisa minimal dua kali seminggu, berusia 18-65 tahun. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner data demografi, kuisioner dukungan keluarga dan kuisioner kualitas hidup. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Februari hingga Maret 2010. Hasil pengumpulan data diuji menggunakan uji korelasi spearmen yang digunakan untuk melihat hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal yang menjalani terapi hemodialisa . Berdasarkan hasil analisa data korelasi spearmen diketahui bahwa koefisisen korelasinya yaitu r =0,511 dengan tingkat signifikasi p =0,001.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

View of HUBUNGAN FUNGSI KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP LANJUT USIA DI DESA JIMBARAN KECAMATAN KUTA SELATAN

View of HUBUNGAN FUNGSI KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP LANJUT USIA DI DESA JIMBARAN KECAMATAN KUTA SELATAN

kualitas hidup lansia adalah bila fungsi kemudian memungkinkan sebuah keluarga yang utuh, agar dapat hidup normal secara sosial dan ekonomi. Maka dari itu akan dapat menurunkan angka kesakitan dan angka kematian yang akhirnya akan meningkatkan kualitas hidup lansia. Meningkatkan kualitas hidup lansia dipengaruhi oleh beberapa faktor yang menyebabkan seorang lansia untuk tetap bisa berguna di masa tuanya, yaitu kemampuan menyesuaikan diri, menerima segala perubahan dan kemunduran yang dialami serta adanya penghargaan dan perlakuan yang baik dari anggota keluarga (Kunjhoro, 2009).
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

HUBUNGAN FUNGSI KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA

HUBUNGAN FUNGSI KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA

untuk mempertahanakan fungsi kognitifnya sebab otak yang sering dilatih dan dirangsang maka akan semakin berfungsi baik, berbeda jika fungsi otaknya tidak pernah dilatih maka itu akan mempercepat lansia mengalami masa dimensi dini. Aktivitas-aktivitas spiritualitas dan sosial akan memberikan nilai tertinggi bagi lansia untuk menemukan kebermaknaan dan rasa harga dirinya, dengan banyak berdzikir dan melaksanakan ibadah sehari-hari lansia akan menjadi lebih tenang dalam hidupnya kecemasan akan kematian bisa direduksi. Dengan aktif dalam aktivitas sosial, seperti tergabung dalam paguyuban lansia atau karang werdha akan menjadi ajang bagi mereka untuk saling bertukar pikiran, berbagi pengalaman dan saling memberikan perhatian, kegiatan ini akan sangat membantu para lansia untuk mencapai kualitas hidup yang maksimal. (Depsos,2007)
Baca lebih lanjut

61 Baca lebih lajut

Peran Kelompok Remaja Masjid Dalam Pennaggulangan Narkoba Di Kampung Kubur Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah Kota Medan

Peran Kelompok Remaja Masjid Dalam Pennaggulangan Narkoba Di Kampung Kubur Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah Kota Medan

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kesehatan, kekuatan, kesabaran dan kemudahan, sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi ini dengan baik yang berjudul “Peran Kelompok Remaja Masjid Dalam Pennaggulangan Narkoba Di Kampung Kubur Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah Kota Medan”.

12 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA  DI POSYANDU LANSIA DI KECAMATAN SANDEN  Hubungan Antara Status Gizi Dengan Kualitas Hidup Lansia Di Posyandu Lansia Di Kecamatan Sanden Bantul.

HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI POSYANDU LANSIA DI KECAMATAN SANDEN Hubungan Antara Status Gizi Dengan Kualitas Hidup Lansia Di Posyandu Lansia Di Kecamatan Sanden Bantul.

Ada beberapa penelitian yang relevan menunjukkan hasil yang sesuai hasil dari penelitian ini. Beberapa penelitian antara lain penelitian yang dilakukan oleh Ayun mengenai perbedaan kualitas hidup pada lansia yang aktif dan tidak aktif dalam kunjungan posyandu lansia menunjukkan terdapat perbedaan kualitas hidup yang signifikan antara lansia aktif dan yang tidak aktif di posyandu lansia (Ayun, 2010). Hal ini sesuai dengan penelitian ini bahwa keaktifan lansia bisa mempengaruhi status gizinya terutama tentang pengetahuan mengenai pentin gnya status gizi yang baik, sehingga pada akhirnya mempengaruhi kualitas hidup lansia itu sendiri. Pada penelitian yang dilakukan oleh Kusirisin dkk di Meung Thailand mengenai Malnutritional status and quality of life of the elderly at out patient of primary care unit, department of family medicine mengatakan bahwa malnutrisi
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Hubungan antara kualitas hidup dengan harga diri lansia yanng tinggal di rumah di RW.8 Bratang Binangun Surabaya Kelurahan Barata Jaya Kecamatan Gubeng Surabaya - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Hubungan antara kualitas hidup dengan harga diri lansia yanng tinggal di rumah di RW.8 Bratang Binangun Surabaya Kelurahan Barata Jaya Kecamatan Gubeng Surabaya - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Semakin lanjut usia seseorang akan mengalami kemunduran terutama kemampuan fisik yang dapat menyebabkan penurunan peran sosial yaitu kecendrungan munculnya nilai sosial yang dapat mengakibatkan menurunnya penghargaan dan penghormatan kepada lanjut usia. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis adanya hubungan antara kualitas hidup dengan harga diri lansia yang tinggal di rumah di RW.8 Bratang Binangun Kelurahan Barata Jaya Kecamatan Gubeng Surabaya dengan menggunakan desain penelitian korelasional melalui pendekatan cross sectional. Sampelnya adalah lansia yang tiggal di rumah di RW.8 Bratang Binangun Surabaya. Total 45 responden yang dipilih secara acak, dengan cara probability sampling melalui teknik simple random. Variabel independen adalah kualitas hidup dan variabel dependen adalah harga diri. Analisis data menggunakan uji rank spearman yang diolah menggunakan SPSS for windows 19,0. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara kualitas hidup dengan harga diri lansia terhadap kualitas hidup secara umum dan 4 domain kualitas hidup, yakni kesehatan fisik, faktor psikologi, faktor sosial, dan faktor lingkungan dengan nilai sig ρ < α 0,05. Domain 1: disebabkan oleh dukungan keluarga dan kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan RW. Domain 2 : disebabkan oleh dukungan keluarga/pasangan. Domain 3 daan 4 : disebabkan oleh dukungan keluarga dan sosial. Keterbatasan penetian pada kuesioner WHOQOL-BREF , pertanyaan-pertanyaan perlu dimodifikasi lagi agar mudah dipahami dan dibaca responden saat penelitian.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Budaya Kerja Pengusaha Jok Mobil (Studi Deskriptif Pada Pengusaha Jok Mobil di Jalan Glugur Medan)

Budaya Kerja Pengusaha Jok Mobil (Studi Deskriptif Pada Pengusaha Jok Mobil di Jalan Glugur Medan)

Beberapa tempat yang cukup dikenal di Kecamatan Medan Petisah adalah Pasar Tradisional Petisah yang menjual berbagai macam keperluan masyarakat dan pusat penjualan ole – ole Bika Ambon yang ada di jalan Majapahit. Masyarakat pada kelurahan Petisah Tengah dari dulu sudah dikenal sebagai pusat perdagangan eceran maupun besar. Kecamatan ini juga berada di sekitar pusat perbelanjaan, perkantoran, perbankan maupun perhotelan diantaranya Plaza Medan Fair, Grand Palladium, Bank, SunPlaza, Grand Aston, Cambrige, Lapangan Benteng, Merdeka Walk, Kantor Walikota dll.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

HUBUNGAN SPIRITUALITAS DENGAN PENAMPILAN PERAN LANSIA DI MASYARAKAT WILAYAH POSYANDU ALAMANDA 99 KELURAHAN JEMBER LOR KABUPATEN JEMBER

HUBUNGAN SPIRITUALITAS DENGAN PENAMPILAN PERAN LANSIA DI MASYARAKAT WILAYAH POSYANDU ALAMANDA 99 KELURAHAN JEMBER LOR KABUPATEN JEMBER

adalah simple random sampling. Penentuan responden atau subjek penelitian dengan pengundian secara acak, dimana peneliti memasukkan semua daftar nama lansia yang kemudian dilakukan pengambilan secara acak sampai didapatkan 34 sampel. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner spiritualitas dan penampilan peran lansia yang dikembangkan oleh peneliti sebagai alat pengumpul data. Uji validitas dan reliabilitas menggunakan Pearson Product Moment dan uji Alpha Cronbach, yang didapatkan 24 pertanyaan yang valid dari 33 pertanyaan untuk variabel spiritualitas lansia serta 21 pertanyaan yang valid dari 28 pertanyaan dari variabel penampilan peran lansia.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Lampiran 2 KUESIONER KUALITAS HIDUP WANITA LANSIA di KELURAHAN PABATU KECAMATAN PADANG HULU TEBING TINGGI PETUNJUK PENGISIAN

Lampiran 2 KUESIONER KUALITAS HIDUP WANITA LANSIA di KELURAHAN PABATU KECAMATAN PADANG HULU TEBING TINGGI PETUNJUK PENGISIAN

Saya adalah mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara Medan. Penelitian ini dilaksanakan sebagai salah satu kegiatan dalam menyelasaikan tugas akhir di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara Medan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi gambaran kualitas hidup wanita lansia.

23 Baca lebih lajut

Lampiran 2 KUESIONER KUALITAS HIDUP WANITA LANSIA di KELURAHAN PABATU KECAMATAN PADANG HULU TEBING TINGGI PETUNJUK PENGISIAN

Lampiran 2 KUESIONER KUALITAS HIDUP WANITA LANSIA di KELURAHAN PABATU KECAMATAN PADANG HULU TEBING TINGGI PETUNJUK PENGISIAN

Berilah tanda ( √) pada kolom jawaban yang tersed ia sesuai dengan jawaban ibu. Pertanyaan berikut menyangkut perasaan ibu terhadap kualitas hidup, kesehatan dan hal-hal lain dalam kehidupan ibu. Pilihlah jawaban yang menurut ibu paling sesuai. Jika ibu tidak yakin tentang jawaban yang akan ibu berikan terhadap pertanyaan yang diberikan, pikiran pertama yang muncul pada benak ibu seringkali merupakan jawaban yang terbaik.

23 Baca lebih lajut

HUBUNGAN SPIRITUALITAS DENGAN PENAMPILAN PERAN LANSIA DI MASYARAKAT WILAYAH POSYANDU ALAMANDA 99 KELURAHAN JEMBER LOR KABUPATEN JEMBER

HUBUNGAN SPIRITUALITAS DENGAN PENAMPILAN PERAN LANSIA DI MASYARAKAT WILAYAH POSYANDU ALAMANDA 99 KELURAHAN JEMBER LOR KABUPATEN JEMBER

M enyatakan dengan sesungguhnya bahwa karya ilmiah yang berjudul “Hubungan Spiritualitas dengan Penampilan Peran Lansia di Masyarakat Wilayah Posyandu Alamanda 99 Kelurahan Jember Lor Kabupaten Jember” adalah benar-benar hasil karya sendiri, kecuali kutipan yang sudah saya sebutkan sumbernya, belum pernah diajukan pada institusi mana pun, dan bukan karya jiplakan. Saya bertanggung jawab atas keabsahan dan kebenaran isinya sesuai dengan sikap ilmiah yang harus dijunjung tinggi.

18 Baca lebih lajut

Peran Kelompok Remaja Masjid Dalam Pennaggulangan Narkoba Di Kampung Kubur Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah Kota Medan

Peran Kelompok Remaja Masjid Dalam Pennaggulangan Narkoba Di Kampung Kubur Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah Kota Medan

Adolescence is the period that is susceptible to the influence of the environment. When adolescence directional well, then the teens would be good individual morals and budinya. But if adolescence is not routed properly, then the teen does not have periods that are not good and easily fall into drug abuse. Environmental factors is one of the factors in drug abuse. Environment with the highest drug abuse was Kampung Kubur Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah Kota Medan.From his background, people have long known the drugs. Starting from meet the needs of the economy, sales of the drug gives promising results, and ultimately using such drugs. So the current very difficult to eradicate the plurality of persons involved. Every effort has been made either from the Government or swsata but not led to improved. Thus a group of teens to the mosque which aims to shape a healthy young generation that is free of drugs and be a younger generation who uphold Islamic values and norms in force. The type of research used in this writing is descriptive, qualitative approach. Data collection techniques in the study of field observation, with interviews, and documentation. The focus of the research is the role of a group of teen drug prevention effort in the mosque in the Tomb. The results of this research show that the existence of a group of teenagers of the mosque has a real role. What's with the condition that enough concern where access to obtain illegal drugs are very easy to obtained. If someone does not have a foundation of life and a healthy relationship can be ascertained then someone will fall into drug abuse. The existence of a group of teenagers mosque gave a teenager the environment and healthy community. With the cultivation of the values and morals as well as deepening a powerful religion someone is able to avoid all acts of drug abuse. The Group of teens the mosque also became a means of developing an interest and talent in which teens can channel his talent through a variety of sporting activities, as well as social events.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Hubungan Perilaku ibu dalam Penggunaan Kartu Menuju Sehat (KMS) dengan Status gizi Balita di Posyandu   Kelurahan Petisah Hulu Kecamatan Medan Baru

Hubungan Perilaku ibu dalam Penggunaan Kartu Menuju Sehat (KMS) dengan Status gizi Balita di Posyandu Kelurahan Petisah Hulu Kecamatan Medan Baru

Etika dalam penelitian ini setelah sidang proposal selesai peneliti mengajukan permohonan etika penelitian dari komite etika setempat yaitu dari Komite Etik Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara. Peneliti kemudian mengajukan izin penelitian kepada Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara, mengajukan permohonan izin penelitian kepada Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kota Medan, Camat Medan Baru, dan Lurah Petisah Hulu. Setelah mendapat izin, peneliti menemui responden, menjelaskan kepada responden manfaat dan tujuan penelitian yang dilakukan. Responden dapat mengundurkan diri dari penelitian setiap saat tanpa ada tekanan maupun paksaan. Setelah responden memahami maka responden diminta untuk menandatangani lembaran persetujuan ( Informed Consent ) yang dilanjutkan denganpengisian lembar kuesioner dengan memberi kode tanpa mencantumkan nama responden. Data-data yang diperoleh dari responden semata-mata digunakan demi perkembangan ilmu pengetahuan.
Baca lebih lanjut

91 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI POSYANDU LANSIA DI KECAMATAN SANDEN  Hubungan Antara Status Gizi Dengan Kualitas Hidup Lansia Di Posyandu Lansia Di Kecamatan Sanden Bantul.

HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI POSYANDU LANSIA DI KECAMATAN SANDEN Hubungan Antara Status Gizi Dengan Kualitas Hidup Lansia Di Posyandu Lansia Di Kecamatan Sanden Bantul.

Hasil. Proporsi kualitas hidup yang baik lebih banyak pada kelompok lansia dengan sta tus gizi yang normal dibandingkan dengan kelompok lansia dengan status gizi yang malnutrisi ( 91,7 % : 12,0 % dengan p = < 0,001; p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kualitas hidup lansia di posyandu lansia di kecamatan Sanden Bantul.

13 Baca lebih lajut

HUBUNGAN TINGKAT RELIGIUSITAS DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI KELURAHAN TLOGOMAS KOTA MALANG

HUBUNGAN TINGKAT RELIGIUSITAS DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI KELURAHAN TLOGOMAS KOTA MALANG

Tingkat religiusitas yang sangat baik pada responden dikarenakan agama dapat memenuhi beberapa kebutuhan psikologis yang penting pada lansia, membantu mereka menghadapi kematian, memperoleh dan memelihara rasa berarti dalam hidupnya, serta penerimaan terhadap berbagai kehilangan yang tidak dapat dihindarkan pada masa lanjut usia. Arti dan harapan seseorang sebagai penganut suatu agama, menimbulkan kebahagian dan kualitas hidup. Religiusitas merupakan rasa keagamaan, keimanan, sikap dan tingkah laku keagamaan yang terorganisir dalam sistem mental dari kepribadian. Karena agama melibatkan seluruh fungsi jiwa, rasa kemanusiaan maka religiusitas pun mencakup aspek- aspek afektif, konatif dan kognitif sehingga mampu menimbulkan kualitas hidup lansia yang lebih baik.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Kualitas Hidup Wanita Lansia di Kelurahan Pabatu Kecamatan Padang Hulu Tebing Tinggi

Kualitas Hidup Wanita Lansia di Kelurahan Pabatu Kecamatan Padang Hulu Tebing Tinggi

Perubahan psikologis pada wanita lansia meliputi short term memory, frustasi, kesepian, takut kehilangan kebebasan, takut menghadapi kematian, perubahan keinginan, depresi, dan kecemasan. Psikis pada wanita usia lanjut perubahan dapat berupa sikap yang semakin egosentrik, mudah, curiga, bertambah pelit. Hal yang perlu dimengerti adalah sikap umum yang ditemukan pada hamper setiap lanjut usia, yakni keinginan berumur panjang, tenaganya sedapat mungkin dihemat. Individu tetap mengharapkan tetap diberi peranan dalam masyarakat, ingin mempertahankan hak dan harkatnya serta ingin tetap berwibawa.
Baca lebih lanjut

87 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...