Top PDF IBING PENCAK PADA PERTUNJUKAN LAKON TOPENG PENDUL DI KABUPATEN KARAWANG - repository UPI S SDT 1103196 Title

IBING PENCAK PADA PERTUNJUKAN LAKON TOPENG PENDUL DI KABUPATEN KARAWANG - repository UPI S SDT 1103196 Title

IBING PENCAK PADA PERTUNJUKAN LAKON TOPENG PENDUL DI KABUPATEN KARAWANG - repository UPI S SDT 1103196 Title

2 IBING PENCAK PADA PERTUNJUKAN LAKON TOPENG PENDUL DI KABUPATEN KARAWANG Oleh Neng Iramaya Sebuah Skripsi yang Diajukan untuk Memenuhi Salahsatu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pe[r]

3 Baca lebih lajut

IBING PENCAK PADA PERTUNJUKAN LAKON TOPENG PENDUL DI KABUPATEN KARAWANG.

IBING PENCAK PADA PERTUNJUKAN LAKON TOPENG PENDUL DI KABUPATEN KARAWANG.

Penelitian ini berjudul Ibing Pencak pada Pertunjukan Lakon Topeng Pendul di Kabupaten Karawang. Kesenian ini merupakan kesenian khas dari Kabupaten Karawang yang merupakan kesenian yang digunakan dalam pesta panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang ragam gerak Ibing Pencak pada Pertunjukan Lakon Topeng Pendul dan akan membahas tentang penyajian ibing pencak pada pertunjukan lakon Topeng Pendul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskritif analisis dengan menggunakan pendekatan Kualitatif, dengan tujuan untuk memberi gambaran yang faktual dan akurat mengenai fakta-fakta dan ciri khas tertentu dalam objek penelian. Kesenian ini berdiri kurang lebih pada tahun 1900 di Kabupaten Karawang. Kesenian Ibing Pencak pada pertunjukan lakon Topeng Pendul pada awalnya digunakan sebagai pesta panen, namun dengan perkembangan zaman mengalami berbagai perubahan agar tetap bisa menjaga eksistensi dari kesenian Topeng Pendul.
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

S SDT 1103196 Chapter3

S SDT 1103196 Chapter3

Selain teknik observasi, penelitian ini juga menggunakan teknik wawancara.Wawancara yaitu teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan tanya jawab kepada narasumber yang terkait. Peneliti melakukan wawancara yang berkaitan dengan Ibing Pencak Pada Pertunjukan Lakon Topeng Pendul di Kabupaten Karawang. Dalam penelitian ini, peneliti menjadikan Grup Sinar Pusaka Warna, pimpinan bapak Sahrul sebagai informan, dimana peneliti mendapatkan informasi lengkap dari informan tesebut.

10 Baca lebih lajut

S SDT 1103196 Table of content

S SDT 1103196 Table of content

1 Neng Iramaya, 2015 IBING PENCAK PADA PERTUNJUKAN LAKON TOPENG PENDUL DI KABUPATEN KARAWANG Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu DAFTAR ISI [r]

2 Baca lebih lajut

S SDT 1103196 Bibliography

S SDT 1103196 Bibliography

2 Neng Iramaya, 2015 IBING PENCAK PADA PERTUNJUKAN LAKON TOPENG PENDUL DI KABUPATEN KARAWANG Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu Yuliawati,[r]

2 Baca lebih lajut

S SDT 1103196 Abstract

S SDT 1103196 Abstract

Penelitian ini berjudul Ibing Pencak pada Pertunjukan Lakon Topeng Pendul di Kabupaten Karawang. Kesenian ini merupakan kesenian khas dari Kabupaten Karawang yang merupakan kesenian yang digunakan dalam pesta panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang ragam gerak Ibing Pencak pada Pertunjukan Lakon Topeng Pendul dan akan membahas tentang penyajian ibing pencak pada pertunjukan lakon Topeng Pendul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskritif analisis dengan menggunakan pendekatan Kualitatif, dengan tujuan untuk memberi gambaran yang faktual dan akurat mengenai fakta-fakta dan ciri khas tertentu dalam objek penelian. Kesenian ini berdiri kurang lebih pada tahun 1900 di Kabupaten Karawang. Kesenian Ibing Pencak pada pertunjukan lakon Topeng Pendul pada awalnya digunakan sebagai pesta panen, namun dengan perkembangan zaman mengalami berbagai perubahan agar tetap bisa menjaga eksistensi dari kesenian Topeng Pendul.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

S SDT 1103196 Chapter1

S SDT 1103196 Chapter1

Berdasarkan latar belakang tersebut, peneliti akan membatasi objek penelitian kepada salah satu grup kesenian Topeng Pendul di Kabupaten Karawang, dipilihnya grup ini ada beberapa pertimbangan yang menjadi alasan peneliti yaitu selain kesediaan waktu yang tersedia, juga keterbatasan pandangan peneliti. Alasan lain yang dapat peneliti kemukakan bahwa objek kajian tentang Pencugan Ibing Pencak pada kesenian Topeng Pendul Kabupaten Karawang belum diteliti, baik di luar maupun di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Dengan demikian, peneliti menentukan judul “IBING PENCAK PADA PERTU NJUKAN LAKON TOPENG PENDUL. ”.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

S SDT 1103196 Chapter5

S SDT 1103196 Chapter5

Topeng Pendul group Sinar Pusaka Warna yang dipimpin oleh bapak syahrul, asuahan bapak dalang Sangkun Taryana karawang.yang mempunyai struktur pertunjukan secara globalnya sama dengan group-group Topeng Pendul lain, tetapin secara detailnya mempunyai perbedaan yaitu khehasan masing-masing. Topeng pendul ini khususnya dalam Ibing Pencak atau pencugan yang dibawakan oleh seorang lakon lebih kepada pencak silat tepak dua parerdan, alairan yang dibawakan dalam ibing tersebut aliran cImande dan pekalongan yang menceritakan lakon putih dan hitam, dengan diiringi lagu buah kawung atau wangsit siliwangi.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

SENI PERTUNJUKAN TOPENG TRADISIONAL DI SURAKARTA DAN YOGYAKARTA - Institutional Repository ISI Surakarta

SENI PERTUNJUKAN TOPENG TRADISIONAL DI SURAKARTA DAN YOGYAKARTA - Institutional Repository ISI Surakarta

Seperti telah dikemukakan pada pembicaraan di muka lakon-lakon yang dipentaskan di dalam pertunjukan Wayang Topeng atau Topeng Dalang di wilayah Klaten dan sekitarnya, termasuk di Surakarta, bersumber pada siklus Panji, walaupun adakalanya Dalang menyusun sendiri sebuah lakon, tetapi masih tetap berkisar pada tokoh-tokoh Panji. Adapun lakon-lakon yang ditampilkan adalah perseteruan antara Prabu Klana Sewandana dengan Raden Panji yang berkisar pada percintaan antara Panji dengan Sekartaji, dan kegandrungan Prabu Klana Sewandana dengan Dewi Sekartaji. Inti dari penyajian merupakan penggambaran dari percintaan seorang pria yang jatuh cinta dengan perempuan idamannya, sehingga dalam cerita divisualisasikan melalui tokoh Prabu Klana yang gandrung dengan Dewi Sekartaji, namun hal itu dihalau oleh Raden Panji, sehingga terjadi peperangan. Kisah antara tokoh Pentul dan Tembem, serta Prabu Klana dengan Sembung
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN IBING PENCAK SILAT PALEREDAN PADA SISWA KELAS V SDN CIMALAKA III KECAMATAN CIMALAKA KABUPATEN SUMEDANG.

PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN IBING PENCAK SILAT PALEREDAN PADA SISWA KELAS V SDN CIMALAKA III KECAMATAN CIMALAKA KABUPATEN SUMEDANG.

Pada tahap awal pembelajaran media audio visual, guru menyiapkan diri siswa pada kondisi pembelajaran yang efektif, kemudian guru membagi siswa menjadi 4 kelompok dan setelah itu melakukan pemanasan statis dimana lebih memperbanyak gerakan yang mengerah pada ibing pencak silat. Setelah itu guru memperkenalkan media audio visual yang akan menjadi bantuan siswa dalam melakukan ibing pencak silat. Selanjutnya guru memberikan contoh gerakan ibing pencak silatmenggunakan Audio visual kepada siswa dan dilanjutkan dengan membuat kesimpulan bersama bahwa “ apabila siswa diberikan arahan terlebih dahulu, lalu guru memberikan gerakan ibing pencak silat melalui video atau hanya visualnya saja, maka siswa akan mudah melakukan gerakan ibing pencak silat” .Siswa memperagakan gerakan ibing pencak silat tersebut dengan dibantu dan diawasi oleh guru.Setelah itu guru memberikan motivasi kepada siswa agar tidak takut dalam melakukan ibing pencak silat.
Baca lebih lanjut

51 Baca lebih lajut

SENI PERTUNJUKAN TOPENG TRADISIONAL DI SURAKARTA DAN YOGYAKARTA | Pramutomo | Jurnal Kajian Seni 5877 10075 1 SM

SENI PERTUNJUKAN TOPENG TRADISIONAL DI SURAKARTA DAN YOGYAKARTA | Pramutomo | Jurnal Kajian Seni 5877 10075 1 SM

Seperti telah dikemukakan pada pembicaraan di muka lakon-lakon yang dipentaskan di dalam pertunjukan Wayang Topeng atau Topeng Dalang di wilayah Klaten dan sekitarnya, termasuk di Surakarta, bersumber pada siklus Panji, walaupun adakalanya Dalang menyusun sendiri sebuah lakon, tetapi masih tetap berkisar pada tokoh-tokoh Panji. Adapun lakon-lakon yang ditampilkan adalah perseteruan antara Prabu Klana Sewandana dengan Raden Panji yang berkisar pada percintaan antara Panji dengan Sekartaji, dan kegandrungan Prabu Klana Sewandana dengan Dewi Sekartaji. Inti dari penyajian merupakan penggambaran dari percintaan seorang pria yang jatuh cinta dengan perempuan idamannya, sehingga dalam cerita divisualisasikan melalui tokoh Prabu Klana yang gandrung dengan Dewi Sekartaji, namun hal itu dihalau oleh Raden Panji, sehingga terjadi peperangan. Kisah antara tokoh Pentul dan Tembem, serta Prabu Klana dengan Sembung
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

GAYA VOKAL WALDJINAH PADA LANGGAM KERONCONG - repository UPI S SDT 0801268 Title

GAYA VOKAL WALDJINAH PADA LANGGAM KERONCONG - repository UPI S SDT 0801268 Title

GAYA VOKAL WALDJINAH PADA LANGGAM KERONCONG Oleh Sekar Larasati Sebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana pada Fakultas Pendidikan Bahasa [r]

3 Baca lebih lajut

EKSISTENSI KESENIAN HADRO DI KECAMATAN BUNGBULANG KABUPATEN GARUT - repository UPI S SDT 1102885 Title

EKSISTENSI KESENIAN HADRO DI KECAMATAN BUNGBULANG KABUPATEN GARUT - repository UPI S SDT 1102885 Title

EKSISTENSI KESENIAN HADRO DI KECAMATAN BUNGBULANG KABUPATEN GARUT Oleh Vinny Silviany Sebuah Skripsi yang Diajukan untuk Memenuhi Salahsatu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan[r]

3 Baca lebih lajut

KESENIAN TSAMRAH GRUP AS-SURUR DI KABUPATEN SUMEDANG - repository UPI S SDT 1006127 Title

KESENIAN TSAMRAH GRUP AS-SURUR DI KABUPATEN SUMEDANG - repository UPI S SDT 1006127 Title

Kesenian Tsamrah Grup As-Surur di Kabupaten Sumedang Oleh Abdul Malik Ditamanggala Sebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana pada Fakult[r]

4 Baca lebih lajut

KESENIAN JANENG PADA ACARA KHITANAN DI WONOHARJO KABUPATEN PANGANDARAN - repository UPI S SDT 1005578 Title

KESENIAN JANENG PADA ACARA KHITANAN DI WONOHARJO KABUPATEN PANGANDARAN - repository UPI S SDT 1005578 Title

KESENIAN JANENG PADA ACARA KHITANAN DI WONOHARJO KABUPATEN PANGANDARAN Oleh : Indra Jaya Sebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Pendid[r]

3 Baca lebih lajut

NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL PADA SENI TARI TOPENG BENJANG DI SANGGAR SENI RENGKAK KATINEUNG KECAMATAN UJUNGBERUNG - repository UPI S SDT 1105197 Title

NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL PADA SENI TARI TOPENG BENJANG DI SANGGAR SENI RENGKAK KATINEUNG KECAMATAN UJUNGBERUNG - repository UPI S SDT 1105197 Title

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi dengan judul NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL PADA SENI TARI TOPENG BENJANG DI SANGGAR SENI RENGKAK KATINEUNG KECAMATAN UJUNGBERUNG. Ini beserta seluruh isinya adalah benar-benar karya saya sendiri. Saya tidak melakukan penjiplakan atau pengutipan dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan aturan etika ilmu yang berlaku dalam masyarakat keilmuan. Atas pernyataan ini, saya siap menanggung resiko/sanksi apabila di kemudian hari ditemukan adanya pelanggaran etika keilmuan atau ada klaim dari pihak lain terhadap keaslian karya saya ini.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

PELESTARIAN TARI TRADISIONAL DI SANGGAR SUNDA RANCAGE KABUPATEN MAJALENGKA - repository UPI S SDT 1205254 Title

PELESTARIAN TARI TRADISIONAL DI SANGGAR SUNDA RANCAGE KABUPATEN MAJALENGKA - repository UPI S SDT 1205254 Title

PELESTARIAN TARI TRADISIONAL DI SANGGAR SUNDA RANCAGE KABUPATEN MAJALENGKA Oleh Suci Intan Maghfiroh Sebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar S[r]

3 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN ANTARA MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TERHADAP PENGUASAAN GERAK SENI IBING TEPAK TILU JALAN MUKA SATU PENCAK SILAT - repository UPI S JKR 1001566 Title

PERBANDINGAN ANTARA MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TERHADAP PENGUASAAN GERAK SENI IBING TEPAK TILU JALAN MUKA SATU PENCAK SILAT - repository UPI S JKR 1001566 Title

PERBANDINGAN ANTARA MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TERHADAP PENGUASAAN GERAK SENI IBING TEPAK TILU JALAN MUKA SATU PENCAK SILAT Studi Eksperimen Terha[r]

3 Baca lebih lajut

PERAN DAN RELASI GENDER MASYARAKAT USING

PERAN DAN RELASI GENDER MASYARAKAT USING

pemuda Suwarno yang saling jatuh cinta. Di saat mereka sedang memadu kasih, datanglah Pak Janoko (paman Suwarti) untuk memastikan keseriusan hubungan mereka. Pada akhirnya Pak Janoko memberitahukan rencana pernikahan mereka kepada orangtua Suwarti. Penyelesaian atau akhir cerita ditutup dengan adegan orangtua Suwarti yang meresmikan hubungan Suwarti dan Suwarno dalam sebuah pesta pernikahan yang meriah. Lakon Singa Lundaya diawali dengan paparan adegan Pak Mantri yang berpamitan kepada kedua istrinya (Siti Sundari dan Siti Ambari) dan dua orang pembantunya untuk bertugas ke luar kota dalam waktu yang lama. Pak Mantri berpesan kepada kedua istrinya agar menjaga diri mereka baik-baik. Kepada para pembantunya ia juga berpesan agar mereka menjaga rumah dan kedua istrinya. Sementara itu di tempat lain nampak adegan Lundaya yang menghadap gurunya untuk belajar ilmu kesaktian. Awal konflik muncul ketika Lundaya yang telah memiliki kesaktian jatuh cinta pada Siti Ambari. Setelah mengetahui bahwa Pak Mantri meningalkan rumah dalam waktu yang lama, maka Lundaya sering sekali menemui Siti Ambari secara sembunyi-sembunyi untuk memadu kasih. Karena telah didasari oleh perasaan suka sama suka, maka suatu hari Lundaya membawa lari Siti Ambari dari rumah Pak Mantri. Konflik berlanjut ketika Pak Mantri yang sudah pulang ke rumah marah dan menantangnya untuk diuji kesaktiannya. Tubuh Lundaya diikat kuat dengan tali, tetapi ternyata dia mampu melepaskan diri dari ikatan tersebut tanpa bantuan siapa pun. Dengan begitu Lundaya memenangkan Siti Ambari untuk dijadikan istrinya. Konflik dan komplikasi muncul karena kemudian Siti Ambari diberitahu oleh Garuda Sawung Alit bahwa Lundaya bukanlah manusia biasa, namun jin yang menjelma sebagai manusia. Setelah mengetahui hal itu, Siti Ambari menjauh dan berusaha meninggalkan Lundaya. Lundaya marah dan mengejar Siti Ambari, namun Siti Ambari segera diselamatkan oleh Garuda Sawung Alit. Mengetahui hal itu, Lundaya semakin marah dan berubah wujud menjadi macan. Klimaks memuncak saat Lundaya marah membabi buta bergerak hingga ke luar arena pertunjukan. Pada saat itulah penari macan-macanan bagian depan kesurupan. Penyelesaian lakon ini berakhir dengan masuknya penjangkung atau pawang barong untuk menyadarkan tokoh Lundaya yang yang sedang berada dalam kondisi trance (kerasukan). Dengan kembalinya kesadaran tokoh Lundaya maka berakhir pulalah seluruh pertunjukan Barong Kemiren.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

PERTUNJUKAN TARI GENDING SRIWIJAYA BAGI MASYARAKAT PERANTAU ASAL PALEMBANG DI JAWA BARAT - repository UPI S SDT 0908859 Title

PERTUNJUKAN TARI GENDING SRIWIJAYA BAGI MASYARAKAT PERANTAU ASAL PALEMBANG DI JAWA BARAT - repository UPI S SDT 0908859 Title

Mustika Ramadhana Abeldiba, 2014 PERTUNJUKAN TARI GENDING SRIWIJAYA BAGI MASYARAKAT PERANTAU ASAL PALEMBANG DI JAWA BARAT Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | per[r]

3 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...