Top PDF ILMU PENGETAHUAN LINGKUNGAN PENDIDIKAN B

ILMU PENGETAHUAN LINGKUNGAN PENDIDIKAN B

ILMU PENGETAHUAN LINGKUNGAN PENDIDIKAN B

Aktivitas manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sering menimbulkan dampak buruk pada lingkungan. Misalnya untuk memenuhi kebutuhan bahan bangunan dan kertas, maka kayu di hutan ditebang. Untuk memenuhi kebutuhan lahan pertanian, maka hutan dibuka dan rawa/lahan gambut dikeringkan. Untuk memenuhi kebutuhan sandang, didirikan pabrik tekstil. Untuk mempercepat transportasi, diciptakan berbagai jenis kendaraan bermotor. Apabila tidak dilakukan dengan benar, aktivitas seperti contoh tersebut lambat laun dapat menimbulkan pencemaran lingkungan dan kerusakan ekosistem.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

menjadi guru pendidikan jasmani yang transformative

menjadi guru pendidikan jasmani yang transformative

pengetahuan tentang gerak manusia dan apa yang berhubungan dengan itu, pengetahuan pedagogik dan keterampilan praktik yang akan diterapkan dalam situasi pengajaran dengan berbagai macam kelompok dalam lingkungan yang berbeda, dan menurut tujuan tertentu. Tujuan adalah sama, yakni melayani kelompok dengan cara yang terbaik untuk mendapatkan manfaat bagi semua saja yang terlibat dalam proses pembelajaran. Untuk mencapai tujuan ini, muatan kurikulum LPTK pendidikan jasmani meliputi: strategi terapan (didaktik), kajian pengajaran (observasi kelas), dan pengajaran tentang praktik yang pararel dengan kuliah- kuliah teori. Walaupun institusi pendidikan jasmani di Uni Eropa mungkin cukup berbeda di dalam program persiapan keguruannya, kebanyakan memasukan “ilmu pengetahuan alam” seperti fisiologi dan biomekanik yang relevan untuk mengajar olahraga, dan seringkali pendidikan lebih banyak berhubungan secara langsung dengan topik-topik yang aplikatif seperti pembelajaran gerak, metode latihan, dan lain sebagainya. Dalam beberapa jenis studi akademik, pencapaian ketrampilan fisik di masukkan dalam kurikum (Ursprung, 2001). Sejak 1975, Kanada menggunakan dua pendekatan dasar untuk pendidikan keguruan dengan spesialisasi guru pendidikan jasmani untuk sekolah menengah. Pertama, pendekatan yang secara esensial merupakan pendekatan disipliner yang ada di prodi, jurusan, fakultas pendidikan jasmani atau kinesiology. Program persiapan untuk menjadi guru ditawarkan secara terpisah menjadi program satu-tahun-sertifikasi oleh jurusan pendidikan jasmani di bawah fakultas pendidikan kepada mereka yang telah mendapatkan gelar sarjana muda. Pendekatan ke dua menggabungkan liberal art dan sains, dengan memasukkan matakuliah pendidikan jasmani dan pendidikan kesehatan secara khusus. Program ini lebih berada di bawah fakultas pendidikan dari pada fakultas pendidikan jasmani atau kinesiologi (Zeigler, 1990 cited by Netz & Dunsky, 2003).
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

01. SKL SATUAN PENDIDIKAN & KEL MATA PELAJARAN

01. SKL SATUAN PENDIDIKAN & KEL MATA PELAJARAN

Pada satuan pendidikan SMP/MTs/SMPLB/Paket B, tujuan ini dicapai melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa, matematika, ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial, keterampilan/kejuruan, dan/atau teknologi informasi dan komunikasi, serta muatan lokal yang relevan

13 Baca lebih lajut

3. Filsafat Ilmu Pengetahuan  (B 3)

3. Filsafat Ilmu Pengetahuan (B 3)

untuk tujuan-tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Tujuan akhir dari teknologi adalah untuk memecahkan masalah-masalah material manusia, atau untuk membawa pada perubahan-perubahan praktis yang diimpikan manusia. Sedangkan ilmu bertujuan untuk memahami dan menerangkan fenomena fisik, biologis, psikologis, dan dunia sosial manusia secara empiris. Kedua, ilmu berkaitan dengan pemahaman dan bertujuan untuk meningkatkan pikir manusia, sedangkan teknologi memusatkan diri pada manfaat dan tujuannya adalah untuk menambah kapasitas kerja manusia. Ketiga, tujuan ilmu adalah memajukan pembangkitan pengetahuan, sedangkan tujuan teknologi adalah memajukan kapasitas teknis dalam membuat barang atau layanan. Keempat, membedakan ilmu dan teknologi terkait dengan pemegang peran. Ilmuwan diha- rapkan untuk mencari pengetahuan murni dari jenis tertentu, sedangkan teknolog untuk tujuan tertentu. Ilmu- wan “mencari tahu”, sedangkan teknolog “mengerjakan”. Kelima, ilmu bersifat “supranasional” (mengatasi batas negara), sedangkan teknologi harus menyesuaikan diri dengan lingkungan tertentu. Keenam, input teknologi bermacam-macam jenis, yaitu: material alamiah, daya alamiah, keahlian, teknik, alat, mesin, ilmu maupun pengetahuan dari berbagai macam, misalnya: akal sehat, pengalaman, ilmham, intuisi, dan lain-lain. Adapun input ilmu adalah pengetahuan yang telah tersedia. Dan terakhir, output ilmu adalah “pengetahuan baru”, sedangkan teknologi menghasilkan produk berdimensi tiga.
Baca lebih lanjut

211 Baca lebih lajut

01. SKL SATUAN PENDIDIKAN & KEL MATA PELAJARAN

01. SKL SATUAN PENDIDIKAN & KEL MATA PELAJARAN

Pada satuan pendidikan SMP/MTs/SMPLB/Paket B, tujuan ini dicapai melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa, matematika, ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial, keterampilan/kejuruan, dan/atau teknologi informasi dan komunikasi, serta muatan lokal yang relevan

13 Baca lebih lajut

Jenis Jenis Kelembagaan Sosial (pendidikan, budaya, politik)

Jenis Jenis Kelembagaan Sosial (pendidikan, budaya, politik)

Lembaga Budaya • Lembaga budaya adalah lembaga publik dalam suatu negara yang berperan dalam pengembangan budaya, ilmu pengetahuan, lingkungan, seni, dan pendidikan pada masya[r]

13 Baca lebih lajut

S SOS 1201866 Abstract

S SOS 1201866 Abstract

Eksistensi mahasiswi dalam berorganisasi merupakan bagian dari adanya dinamika modernitas. Mahasiswi mulai banyak berpartisipasi dalam organisasi bahkan menempati posisi strategis sebagai pemimpin organisasi. Sementara ada anggapan pada umumnya posisi strategis adalah posisi yang identik dengan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh suatu gambaran yang komprehensif tentang Eksistensi Mahasiswi dalam Berorganisasi di lingkungan Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Pendidikan Indonesia yang ditinjau dari peran, motivasi, aksesibilitas, kendala dan upaya dalam berorganisasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif. Pada umumnya keberadaan dan peran mahasiswi dalam berorganisasi dianggap penting sama halnya dengan mahasiswa, kendati demikian dalam pembagian peran mahasiswi belum bisa sepenuh terlepas dari stereotip hasil konstruksi sosial budaya yang menempatkan mereka di peran-peran domestik. Motivasi mahasiswi dalam berorganisasi, yaitu untuk memperoleh pengalaman berorganisasi yang menunjang kegiatan akademik dan kehidupan di masyarakat kelak, motivasi mahasiswi mengalami fluktuasi yang dipengaruhi menstruasi, komitmen pribadi dan lingkungan organisasi, untuk membangkitkan motivasi dilakukan upaya melalui upgrading, sanksi dan penghargaan. Aksesibilitas mahasiswi dalam menempati posisi strategis terbuka selama kompetisi untuk menduduki posisi tersebut tidak melanggar aturan organisasi, mahasiswi memiliki kesempatan terbuka dalam menentukan regulasi organisasi di forum Musyawarah Mahasiswa, namun untuk menduduki posisi ketua masih ada pengaruh stereotip bahwa ketua identik dengan sifat maskulinitas yang dimiliki laki-laki. Kendala yang ditemui mahasiswi dalam berorganisasi di antaranya faktor biologis (menstruasi) dalam mengatasi persoalan ini mereka meminum obat pereda nyeri, keterbatasan langkah, dan konflik, upaya yang mereka lakukan untuk mengatasi keterbatasan langkah melalui berkoordinasi dan bekerjasama dalam pembagian tugas dengan pengurus lain, sedangkan untuk konflik mereka melakukan diskusi dengan pihak-pihak yang berkonflik guna mendapatkan solusi yang disepakati bersama.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

LAPORAN TUGAS ILMU TEKNOLOGI DAN PENGETAHUAN LINGKUNGAN

LAPORAN TUGAS ILMU TEKNOLOGI DAN PENGETAHUAN LINGKUNGAN

Pengertian tentang mutu lingkungan sangatlah penting, karena merupakan dasar dan pedoman untuk mencapai tujuan pengelolaan lingkungan. Perbincangan tentang lingkungan pada dasarnya adalah perbincangan tentang mutu lingkungan, namun dalam perbincangan itu apa yang dimaksud dengan mutu lingkungan tidak jelas. Mutu lingkungan hanyalah dikaitkan dengan masalah lingkungan misalnya pencemaran, erosi, dan banjir. Secara sederhana kualitas lingkungan hidup diartikan sebagai keadaan lingkungan yang dapat memberikan daya dukung yang optimal bagi kelangsungan hidup manusia di suatu wilayah. Berbagai keperluan hidup terpenuhi dari kebutuhan dasar/fisik seperti makan minum, perumahan sampai kebutuhan rohani/spiritual seperti pendidikan, rasa aman, ibadah dan sebagainya. Indonesia adalah sebuah negara tropis yang kaya akan sumber daya alam melimpah ruahnya sumber daya alam Indonesia sudah sangat terkenal sejak zaman dulu. Penjajahan yang terjadi di tanah air tercinta ini pun awalnya adalah perebutan akan potensi sumber daya alam ini.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

IPS   Ilmu Pengetahuan Sosial b

IPS Ilmu Pengetahuan Sosial b

Buku-buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh (download), digandakan, dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun, untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Diharapkan bahwa buku teks pelajaran ini akan lebih mudah diakses sehingga siswa dan guru di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri dapat memanfaatkan sumber belajar ini.

150 Baca lebih lajut

ANALISIS MANFAAT BIAYA PADA PT. PERTAMINA (PERSERO) REFINERY UNIT. V BALIKPAPAN (APLIKASI BENEFIT COST RATIO)

ANALISIS MANFAAT BIAYA PADA PT. PERTAMINA (PERSERO) REFINERY UNIT. V BALIKPAPAN (APLIKASI BENEFIT COST RATIO)

2 krusial terhadap lingkungan hidup sehingga pengolahannya membutuhkan keahlian khusus agar dalam menggunakannya tidak hanya dapat merusak lingkungan oleh proses pengerukkannya, tetapi juga keahlian dalam mengolah hasil limbah industrinya. Limbah hasil pengolahan minyak bumi memiliki efek yang sangat kuat terhadap kesehatan. Pada umumnya, limbah dibuang bebas dilepas pantai melalui proses pengilangan minyak dan sistem pengolahan limbah melalui Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Meskipun telah diolah melalui beberapa tahapan yang telah distandarisasikan, namun tak dapat dihindari hal ini dapat menurunkan kualitas lingkungan terutama terhadap masyarakat sekitar lokasi industri.
Baca lebih lanjut

110 Baca lebih lajut

pengumuman informasi harga DAK 2012

pengumuman informasi harga DAK 2012

2. Pengadaan Peralatan laboratorium IPA dan Peralatan Laboratorium Bahasa Di SMP Tahun 2012 Sesuai dengan Permendikbud Republik Indonesia No. 57 Tahun 2011 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Alokasi Khusus ( DAK ) Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2012 Untuk Sekolah Menengah pertama/Sekolah Menengah Pertama Luar biasa.

1 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Mitigasi Bencana Banjir Di Kelurahan Nusukan Kecamatan Banjarsai Kota USurakarta.

PENDAHULUAN Mitigasi Bencana Banjir Di Kelurahan Nusukan Kecamatan Banjarsai Kota USurakarta.

4. Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor manusia maupun faktor alam sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, maupun dampak psikologis. (Krishna S. Pribadi, 2008)

10 Baca lebih lajut

Peran Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan da

Peran Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan da

Masalah ini lebih serius lagi kalau diperhatikan bahwa pada kenyataannya nilai-nilai budaya yang disampaikan lewat proses pendidikan bukan nilai-nilai budaya yang diperlukan oleh anak didik kita kelak di mana dia akan dewasa dan berfungsi dalam masyarakat melainkan nilai-nilai konvensional yang sekarang berlaku yang didalami dan dipraktekkan oleh orang tua dan guru mereka selaku pendidik. Kesimpulan sementara penelitian Sheldon Shaeffer di kecamatan Turen, Malang (1978), menyebutkan bahwa kegiatan pendidikan dasar disana tidak memberikan pengetahuan, nilai, sikap yang diperlukan anak itu kelak untuk hidup dalam abad XXI. Bukan rahasia lagi bahwa guru selaku pendidik termasuk dalam kelompok yang bersikap konservatif dalam menghadapi pembaruan dan perubahan.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN ILMU PENDIDIKAN

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN ILMU PENDIDIKAN

mendiskusikan (hubungan sebab akibat dalam suatu kejadian), membuat sesuatu (bel listrik), menulis laporan, dan lain sebagainya. Keaktifan- keaktifan yang lain yang sulit diamati misalnya menggunakan isi khasanah pengetahuan dalam memecahkan masalah baru, menyatakan gagasan dengan bahasa sendiri, menyusun rencana suatu pelajaran atau eksperimen (Raka, 1984:1). Menurut Dimyati dan Mudjiono (1999:51) keaktifan siswa meliputi aktif secara fisik, intelektual, dan emosional untuk memproses dan mengolah perolehan belajarnya secara efektif. Keaktifan tersebut dapat berupa perilaku-perilaku seperti mencari sumber informasi yang dibutuhkan, menganalisis hasil percobaan, membuat karya tulis, dan lain sebagainya. Dari pendapat-pendapat di atas maka dapat disimpulkan bahwa keaktifan adalah kegiatan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran baik secara fisik, intelektual, dan emosional dengan mendengarkan, memperhatikan, menganalisis, mencatat, bertanya, mengerjakan dan menjawab soal-soal serta turut menyumbangkan dan menyampaikan gagasan yang dimiliki.
Baca lebih lanjut

345 Baca lebih lajut

RPS Filsafat Ilmu dan Logika 2018 1

RPS Filsafat Ilmu dan Logika 2018 1

B- / B / B+ C / C+ D E Mengidentifikasi nilai-nilai ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial dan perbedaan keduanya dengan benar Mengidentifik asi nilai-nilai ilmu pengeta[r]

11 Baca lebih lajut

Teknik Industri - S1

Teknik Industri - S1

lingkungan 2. mahasiswa menyadari pentingnya melestarikan daya dukung lingkungan dan keterbatasan sumber daya alam dalam pembangunan, memahami peran teknologi dalam pembangunan dan pengelolaan lingkungan. 2. Sumber Daya Alam Mengetahui   dan

10 Baca lebih lajut

Ilmu Perpustakaan dan Informasi docx

Ilmu Perpustakaan dan Informasi docx

Berdasar kutipan Lien, Diao Ai, Transformasi adalah perubahan yang bersifat struktural, secara bertahap, total, dantidak bisa dikembalikan lagi ke bentuk semula (irreversible) (Danabalan, 1999). Transformasi mutlak perlu dilakukan dalam sebuah perpustakaan untuk menyesuikan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang begitu cepat. Perpustakaan sebagai sumber informasi harus mampu berkembang mengikuti tantangan perubahan peradaban teknologi yang semakin modern mengikuti dinamika zaman. "Leadership..., like swimming, cannot be learnt by reading about it," kata Harkrisyati Kamil, Presiden Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi Indonesia (ISIPII) mengutip perkataan Henry Mintzberg, ketika menggambarkan peran sentral seorang pemimpin dalam menggiring perpustakaan konvensional untuk bertransformasi.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Pembahasan Pengertian dan Unsur unsur Ma

Pembahasan Pengertian dan Unsur unsur Ma

Pendidikan dihakikatkan dengan pembebasan menurut Paula Freire dan menurut Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 pendidikan memiliki arti yang sangat luas. Namun manusia sekarang terpaku dan terkotaki dengan mindset pendidikan itu hanyalah formalitas dalam kehidupan, , nyatanya salah besar. Pola pemikiran semacam itu perlu diperbaiki dengan cara menanamkan betapa pentingnya ilmu pengetahuan dan pendidikan sejak kecil demi kebaikan diri sendiri dan perkembangan masa depan bangsa.

15 Baca lebih lajut

Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Ketentuan lebih lanjut mengenai teknis pelaksanaan Peraturan Presiden ini, diatur oleh Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia setelah berkoordinasi dengan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi dan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang keuangan.

8 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...