Top PDF Implementasi Kepemimpinan, Motivasi, dan Budaya Organisasi Kaitannya dengan Profesionalisme Karyawan Tetap

Implementasi Kepemimpinan, Motivasi, dan Budaya Organisasi Kaitannya dengan Profesionalisme Karyawan Tetap

Implementasi Kepemimpinan, Motivasi, dan Budaya Organisasi Kaitannya dengan Profesionalisme Karyawan Tetap

Bank Jatim Cabang Jember sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa perbankan telah menyadari arti penting profesionalisme sumber daya manusia dalam mencapai tujuan. Bank Jatim Cabang Jember telah memberikan gaji sesuai Upah Minimum Regional. Karyawan mendapat asuransi kesehatan dan fasilitas kantor telah mencakup keamanan kantor dari kemungkinan tindakan kriminalitas karena Bank Jatim Cabang Jember telah bekerja sama dengan kepolisian, biaya perawatan rutin untuk perawatan gedung, dan alat untuk mengatasi situasi darurat seperti alat pemadaman kebakaran. Apresiasi terhadap karyawan berupa pemberian bonus untuk setiap kenaikan laba perusahaan. Bank Jatim Cabang Jember juga memperhatikan hubungan antar karyawan dengan menyelenggarakan kegiatan berupa bimbingan mental, ibadah bersama dan gathering. Bank Jatim Cabang Jember memiliki nilai– nilai budaya organisasi yang harus dijadikan pedoman oleh karyawan, yaitu Integrity, Costumer Focus, dan Impact.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Motivasi, dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan KJKS BMT Tamzis Bandung

Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Motivasi, dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan KJKS BMT Tamzis Bandung

Dalam pengelolaan sumber daya manusia terdapat kepemimpinan, yang menjadi tonggak awal sebuah organisasi akan di bawa kearah mana. Kepemimpinan merupakan dimana orang memberi pengaruh besar untuk menggerakkan setiap lingkuangannya (organisasi) untuk mencapai tujuan. Kepemimpinan yang baik akan memberi target dalam setiap kebijakan, namun selalu memberi buah yang mampu menjadi pemicu yaitu dengan menghargai setiap prestasi kerja yang ada , memberikan seluas-luasnya pengembangan karir teradap pegawai, seingga setiap kerja keras yang dilakukan pegawai akan selalu diperatikan, tidak luput juga memberikan lingkungan kerja yang baik dan kondusif bagi pegawai agar tetap nyaman saat bekerja. Sehingga banyaknya target yang mesti di raih jika diimbangi dengan hal-hal tersebut bisa memulikan kembali kinerja pegawai. Seperti pendapat kartini Kartono (Priadana & Hadian, 2011;41) bahwa dalam organisasi dimana terdapat situasi bekerjasama diantara orang-orang di dalamnya maka dibutuhkan adanya pemimpin dan kepemimpinan. Faktor kepemimpinan mempunyai peran yang sangat penting dalam meningkatkan kinerja pegawai, karena kepemimpinan yang efektif memberikan pengarahan terhadap usaha-usaha semua pekerja dalam mencapai tujuan-tujuan organisasi. Ini menunjukkan bahwa sebuah kepemimpinan sangatlah penting untuk mendorong sebuah organisasi meraih tujuannya.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KEPEMIMPINAN, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI CIPAGANTI GROUP.

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KEPEMIMPINAN, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI CIPAGANTI GROUP.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Penciptaan iklim hubungan dalam keyakinan, kepercayaan dan keterbukaan merupakan pertimbangan mendasar dan memberikan hasil. Iklim organisasi semacam itu dianggap sejalan dengan produktivitas yang tinggi dan implementasi strategi organisasi yang efektif. Jikalau iklim organisasi bersifat terbuka dan memancing karyawan untuk mengutarakan ketidakpuasan dan kepentingan tanpa rasa takut akan adanya pembalasan, maka ketidakpuasan dan perhatian seperti itu dapat ditangani dengan cara yang positif (Simamora,2004:27). Iklim keterbukaan terbentuk bilamana karyawan memiliki keyakinan yang tinggi dan percaya pada keadilan keputusan dan tindakan manajerial. Pembentukan iklan keterbukaan, keyakinan, dan kepercayaan amat tergantung pada nilai dan tujuan manajemen.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENGARUH KEPEMIMPINAN, MOTIVASI KERJA, DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN  Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi Kerja Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Empiris Pada Pt Kebon Agung Pabrik Gula Trangkil Kabupaten Pati).

PENGARUH KEPEMIMPINAN, MOTIVASI KERJA, DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi Kerja Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Empiris Pada Pt Kebon Agung Pabrik Gula Trangkil Kabupaten Pati).

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan tetap yang bekerja pada PT Kebon Agung Pabrik Gula Trangkil Kabupaten Pati. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 120 responden. Metode pengumpulan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Alat analisis yang digunakan meliputi uji validitas dan uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas, uji regresi linier berganda, uji F, uji koefisien determinasi R, dan uji t.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENGARUH KEPEMIMPINAN, MOTIVASI KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN   Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi Kerja Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Empiris Pada Pt Kebon Agung Pabrik Gula Trangkil Kabupaten Pati).

PENGARUH KEPEMIMPINAN, MOTIVASI KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi Kerja Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Empiris Pada Pt Kebon Agung Pabrik Gula Trangkil Kabupaten Pati).

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan tetap yang bekerja pada PT Kebon Agung Pabrik Gula Trangkil Kabupaten Pati. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 120 responden. Metode pengumpulan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Alat analisis yang digunakan meliputi uji validitas dan uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas, uji regresi linier berganda, uji F, uji koefisien determinasi R, dan uji t.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Pengaruh Motivasi Kerja, Kepemimpinan dan Budaya Organisasi terhadap Kepuasan Kerja Karyawan di Sampoerna University

Pengaruh Motivasi Kerja, Kepemimpinan dan Budaya Organisasi terhadap Kepuasan Kerja Karyawan di Sampoerna University

Mengingat hasil penelitian terhadap faktor kepemimpinan yang tidak secara signifikan berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan, hal ini dapat berarti bahwa karyawan telah mengerti mengerti mengenai fungsi dan tanggung jawab masing-masing walaupun tidak ada pimpinan, namun arahan serta bimbingan pimpinan tetap diperlukan sehingga diperlukan interaksi yang lebih sering dari pimpinan kepada para karyawan yang berada dibawahnya dapat dibuat lebih sering untuk menggali aspirasi dari para bawahannya serta menunjukan rasa kepedulian kepada mereka.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENGARUH KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. MONDRIAN KLATEN.

PENGARUH KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. MONDRIAN KLATEN.

sumber daya manusia, tugas manajemen sumber daya manusia, pengertian budaya organisasi, tingkatan dalam budaya organisasi, pengertian kepemimpinan, tipe-tipe kepemimpinan, pengertian motivasi, spesifikasi motivasi, pengertian kinerja karyawan, penilaian kinererja karyawan, penelitian terdahulu dan hipotesis. BAB III : METODOLOGI PENELITIAN

6 Baca lebih lajut

PENGARUH MOTIVASI, KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN DAN KINERJA KARYAWAN PADA PT. MONDRIAN KLATEN.

PENGARUH MOTIVASI, KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN DAN KINERJA KARYAWAN PADA PT. MONDRIAN KLATEN.

sangat diperlukan untuk meningkatkan daya saing perusahaan secara berkelanjutan. Kepemimpinan adalah suatu proses dimana seseorang dapat menjadi pemimpin (leader) melalui aktivitas yang terus menerus sehingga dapat mempengaruhi yang dipimpinnya (followers) dalam rangka untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan. Hal inilah yang menjadi alasan penulis untuk meneliti dengan mengambil judul “Pengaruh Motivasi, Kepemimpinan dan Budaya Organisasi Terhadap Kepuasan dan Kinerja Karyawan pada PT. Mondrian Klaten”.

6 Baca lebih lajut

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. MONDRIAN KLATEN.

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. MONDRIAN KLATEN.

Faktor lain yang mempengaruhi kinerja karyawan PT. Mondrian Klaten yaitu faktor kepemimpinan. Menurut Priyono (1998: 166) kepemimpinan adalah kepemimpinan dapat diartikan sebagai keseluruhan aktivitas dalam rangka mempengaruhi orang–orang agar mau bekerja sama untuk mencapai tujuan yang memang diinginkan bersama. Kepemimpinan yang efektif haruslah memberikan pengarahan terhadap usaha–usaha semua pekerja dalam mencapai tujuan–tujuan organisasi. Menurut (Rachmadi, 1994) pemimpin mempunyai sifat, kebiasaan, watak, dan kepribadian sendiri yang khas, sehingga tingkah laku dan gayanya yang membedakan dirinya dengan orang lain.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Pengaruh budaya organisasi, kepemimpinan, dan motivasi terhadap komitmen organisasional dan kinerja karyawan pada karyawan kafe kopi di Surabaya

Pengaruh budaya organisasi, kepemimpinan, dan motivasi terhadap komitmen organisasional dan kinerja karyawan pada karyawan kafe kopi di Surabaya

Berdasarkan hasil olah data ditemukan bahwa budaya organisasi, kepemimpinan, dan motivasi masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasional. Kemudian hasil dari penelitian ini juga menunjukkan bahwa budaya organisasi, kepemimpinan, dan motivasi secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasional, dan terakhir hasil penelitian ini juga menunjukkan jika komitmen organisasional berpengaruh positif dan signfikan terhadap kinerja karyawan.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Gaya Kepemimpinan Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan

Gaya Kepemimpinan Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan

Kemampuan suatu perusahaan untuk berkembang sangat bergantung pada kemampuan sumber daya manusia. Sumber daya manusia merupakan aset penting untuk menunjang keberhasilan suatu organisasi. Sumber daya manusia adalah pelaksana seluruh kebijakan organisasi sehingga perlu dibekali dengan pengetahuan yang memadai. Pentingnya sumber daya manusia ini perlu disadari oleh semua tingkatan manajemen di perusahaan. Bagaimanapun majunya teknologi saat ini, namun faktor manusia tetap memegang peranan penting bagi keberhasilan suatu organisasi. Dengan

20 Baca lebih lajut

PENGARUH MOTIVASI KERJA, KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI, DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN

PENGARUH MOTIVASI KERJA, KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI, DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN

Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan yaitu motivasi kerja. Motivasi kerja sangat mempengaruhi semangat kerja yang dimiliki oleh karyawan yang berpotensi untuk mencapai hasil yang optimal, sehingga diperlukan adanya pendorong agar karyawan mau mengerahkan seluruh potensinya. Pekerjaan dapat lebih cepat dan tepat diselesaikan tanpa mengurangi kedisiplinan yang ada jika didukung oleh peran serta seorang pimpinan. Dalam hal ini direktur harus selalu memberikan arahan, membina, dan memotivasi bawahan dalam menyelesaikan pekerjaan untuk mencapai tujuan organisasi. Hal tersebut selalu diupayakan oleh pimpinan dengan memberikan motivasi dan keseimbangan upah atas hasil pekerjaan karyawan. Dengan demikian, semakin tinggi motivasi kerja akan berpengaruh pada peningkatan kinerja karyawan (Listianto dan Setiaji, 2005). F. KESIMPULAN DAN SARAN
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, TERHADAP KINERJA KARYAWAN Pengaruh Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan, Dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan PT Coca-Cola Distribution Surakarta.

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, TERHADAP KINERJA KARYAWAN Pengaruh Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan, Dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan PT Coca-Cola Distribution Surakarta.

Menurut Husein (2006) dalam penelitian Sari (2011), motivasi sebagai suatu kekuatan dorongan untuk melakukan tindakan. Dorongan pihak manajemen untuk meningkatkan semangat kerja karyawan melalui motivasi untuk mencapai tujuan perusahaan juga sangat diharapkan. Dalam teori motivasi dikemukakan bahwa produktivitas seseorang sangat ditentukan oleh “virus mental” yang ada pada dirinya. Virus mental adalah kondisi jiwa yang mendorong seseorang untuk mampu mencapai. Motivasi karyawan dalam organisasi juga sangat penting selain budaya organisasi dan gaya kepemimpinan, karena motivasi yang rendah dapat mempengaruhi kinerja yang rendah pula.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PENGARUH MOTIVASI KERJA, KEPEMIMPINAN, DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN  Pengaruh Motivasi Kerja, Kepemimpinan Dan Budaya Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan (Studi kasus pada AJB BUMIPUTERA 1912 Salatiga).

PENGARUH MOTIVASI KERJA, KEPEMIMPINAN, DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN Pengaruh Motivasi Kerja, Kepemimpinan Dan Budaya Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan (Studi kasus pada AJB BUMIPUTERA 1912 Salatiga).

Dubrin (2005) mengemukakan bahwa kepemimpinan itu adalah upaya mempengaruhi banyak orang melalui komunikasi untuk mencapai tujuan, cara mempengaruhi orang dengan petunjuk atau perintah, tindakan yang menyebabkan orang lain bertindak atau merespons dan menimbulkan perubahan positif, kekuatan dinamis penting yang memotivasi dan mengkoordinasikan organisasi dalam rangka mencapai tujuan, kemampuan untuk menciptakan rasa percaya diri dan dukungan diantara bawahan agar tujuan organisasional dapat tercapai.

15 Baca lebih lajut

PENGARUH MOTIVASI KERJA, KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PERUSAHAAN  Pengaruh Motivasi Kerja, Kepemimpinan dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Perusahaan (Studi kasus di Lingkungan Kantor PDAM Se-Eks Karesidenan Su

PENGARUH MOTIVASI KERJA, KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PERUSAHAAN Pengaruh Motivasi Kerja, Kepemimpinan dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Perusahaan (Studi kasus di Lingkungan Kantor PDAM Se-Eks Karesidenan Su

Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil ini di dasarkan pada hasil uji t statistik (t-hitung) lebih besar dari nilai t tabel (3,177 > 1,960) atau Pobabilitas t lebih kecil dari 0,05 (0,002 < 0,05) maka Ho ditolak pada taraf signifikansi 0,05. Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil ini di dasarkan pada hasil uji t statistik (t-hitung) lebih besar dari nilai t tabel (2,372 > 1,960) atau probabilitas t lebih kecil dari 0,05 (0,021 < 0,05) maka Ho ditolak pada taraf signifikansi 0,05. Budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil ini di dasarkan pada hasil uji t statistik (t-hitung) lebih besar dari nilai kritis (2,250 > 1,960) atau probabilitas t lebih kecil dari 0,05 (0,028 < 0,05) maka Ho ditolak pada taraf signifikansi 0,05.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KEPEMIMPINAN DAN

MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN

(Studi Kasus: Karyawan PT. Daeyu Indonesia)

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN (Studi Kasus: Karyawan PT. Daeyu Indonesia)

Teori kepemimpinan situasional tersebut pada hakikatnya memandang hubungan pemimpin-pengikut dengan analogi hubungan orang tua dan anak. Persis seperti orang tua perlu melepaskan kendali ketika anak mereka tumbuh lebih matang dan bertanggung jawab, begitu juga pemimpin. Hersey dan Blanchard mengidentifikasikan empat perilaku pemimpin spesifik, mulai dari yang sangat direktif sampai yang sangat bebas. Perilaku yang paling efektif tergantung pada kemampuan dan motivasi pengikut. Maka teori kepemimpinan situasional mengatakan jika para pengikut tidak mampu dan tidak ingin melakukan tugas, pemimpin perlu memberikan arahan yang khusus dan jelas, jika para pengikut tidak mampu dan ingin, maka pemimpin perlu memaparkan orientasi tugas yang tinggi untuk mengkompensasi kekurangmampuan para pengikut dan orientasi hubungan yang tinggi untuk membuat para pengikut menyesuaikan diri dengan keinginan pemimpin. Jika pengikut mampu dan tidak ingin, maka pemimpin perlu menggunakan gaya yang mendukung dan partisipatif, dan jika karyawan mampu dan ingin, maka para pemimpin tidak perlu berbuat banyak.
Baca lebih lanjut

204 Baca lebih lajut

Pengaruh Budaya Organisasi, Kepemimpinan dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan pada PT BPD Bali Cabang Renon

Pengaruh Budaya Organisasi, Kepemimpinan dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan pada PT BPD Bali Cabang Renon

Penelitian ini dilakukan pada PT Bank BPD Cabang Renon Jalan Raya Puputan Niti Mandala Renon Denpasar Bali. Objek dalam penelitian ini adalah kinerja PT Bank BPD Cabang Renon Jalan Raya Puputan Niti Mandala Renon Denpasar Bali diukur dengan melihat pengaruh budaya organisasi, kepemimpinan dan motivasi terhadap kinerja karyawan PT Bank BPD Bali cabang renon. PT BPD Bali kantor cabang renon memiliki populasi sebanyak 64 orang pegawai diluar satpam, OB dan cleaning service. Karena penelitian ini meneliti kepemimpinan jadi populasi yang digunakan hanya 62 orang. Guna meminimalisir taraf kesalahan saat membuat generalisasi, maka peneliti mengunakan sample sebanyak 62 orang atau peneliti melakukan sensus.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Pengaruh Budaya Organisasi, Kepemimpinan, dan Motivasi Kerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan CV Surya Raya

Pengaruh Budaya Organisasi, Kepemimpinan, dan Motivasi Kerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan CV Surya Raya

Teori keadilan (equity theory). Teori ini mengemukakan bahwa orang akan merasa puas atau tidak puas, tergantung pada ada atau tidaknya keadilan (equity) dalam suatu situasi, khususnya situasi kerja. Menurut teori ini komponen utama dalam teori keadilan adalah input, basil, keadilan dan ketidakadilan. Input adalah faktor bernilai bagi karyawan yang dianggap mendukung pekerjaannya, seperu pendidikan, pengalaman, kecakapan, jumlah tugas dan peralatan atau perlengkapan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaannya. Hasilnya adalah sesuatu yang dianggap bernilai oleh seorang karyawan yang diperoleh dari pekerjaannya, seperti: upah/gaji, keuntungan sampingan, simbol, status, penghargaan dan kesempatan untuk berhasil atau aktualisasi diri. Sedangkan orang selalu membandingkan dapat berupa seseorang di perusahaan yang sama, atau di tempat lain atau bisa pula dengan dirinya di masa lalu. Menurut teori ini, setiap karyawan akan membandingkan rasio input hasil dirinya dengan rasio input hasil orang lain. Bila perbandingan itu dianggap cukup adil, maka karyawan akan merasa puas. Bila perbandingan itu tidak seimbang tetapi menguntungkan bisa menimbulkan kepuasan, tetapi bisa pula tidak. Tetapi bila perbandingan itu tidak seimbang akan timbul ketidakpuasan.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENGARUH MOTIVASI KERJA, KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PERUSAHAAN  Pengaruh Motivasi Kerja, Kepemimpinan dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Perusahaan (Studi kasus di Lingkungan Kantor PDAM Se-Eks Karesidenan Su

PENGARUH MOTIVASI KERJA, KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PERUSAHAAN Pengaruh Motivasi Kerja, Kepemimpinan dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Perusahaan (Studi kasus di Lingkungan Kantor PDAM Se-Eks Karesidenan Su

Pengertian kepemimpinan menurut Hedjrachman dan Husnan (2002:217) kepemimpianan adalah proses mendorong, membantu orang lain untuk bekerja dengan antusias untuk mencapai tujuan. Kepemimpinan adalah aktivitas mempengaruhi orang-orang untuk bekerja sama secara suka rela dalam mengerjakan tugas-tugas yang berhubungan untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Jadi dari pengertian diatas tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa kepemimpinan adalah proses mendorong orang lain untuk bekerja secara antusias dalam mecapai tujuan yang dilakukan oleh pimpinan terhadap bawahannya.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

Pengaruh Motivasi Kerja, Kepemimpinan dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Perusahaan  Pengaruh Motivasi Kerja, Kepemimpinan dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Perusahaan (Studi kasus di Lingkungan Kantor PDAM Se-Eks Karesidenan Su

Pengaruh Motivasi Kerja, Kepemimpinan dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Perusahaan Pengaruh Motivasi Kerja, Kepemimpinan dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Perusahaan (Studi kasus di Lingkungan Kantor PDAM Se-Eks Karesidenan Su

Puji syukur alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul: “Pengaruh Motivasi Kerja, Kepemimpinan dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Perusahaan (Studi kasus di Lngkungan Kantor PDAM Se-Eks Karesidenan Surakarta) ” sebagai salah satu syarat untuk mencapai gelar sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

14 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects