Top PDF IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA KURIKULUM INTERNATIONAL BACCALAURETTE (IB) DAN KURIKULUM 2013 (Studi Kasus pada Sekolah Victory Plus)

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA KURIKULUM INTERNATIONAL BACCALAURETTE (IB) DAN KURIKULUM 2013 (Studi Kasus pada Sekolah Victory Plus)

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA KURIKULUM INTERNATIONAL BACCALAURETTE (IB) DAN KURIKULUM 2013 (Studi Kasus pada Sekolah Victory Plus)

A. IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA KURIKULUM 2013 Pendidikan karakter menjadi isu utama dalam kurikulum 2013. Bahkan diantara alasan utama perubahan kurikulum 2013 adalah alasan karakter. Jauh sebelum kurikulum ini bergulir dan diimplementasikan, diskusi mengenai pendidikan karakter telah ramai diperbincangkan. Maka jadilah pendidikan karakter sebagai program pendidikan nasional. Maka mulailah dikenal istilah pendidikan karakter dan RPP berkarakter. Kurikulum dan pendidikan merupakan dua konsep yang harus dipahami terlebih dahulu sebelum membahas mengenai pengembangan kurikulum. Sebab, dengan pemahaman yang jelas atas kedua konsep tersebut diharapkan para pengelola pendidikan, terutama pelaksana kurikulum, mampu melaksanakan tugas dengan sebaik- baiknya. Kurikulum dan pendidikan bagaikan dua keping mata uang, antara satu dengan lainnya saling berhubungan dan tak bisa terpisahkan.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH PADA KURIKULUM 2013 DI SMA N 1 BOYOLALI abstrak. Cover

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH PADA KURIKULUM 2013 DI SMA N 1 BOYOLALI abstrak. Cover

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH PADA KURIKULUM 2013 DI SMA N 1 BOYOLALI TESIS Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Derajat Magister Program Studi Pen[r]

10 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN DI SMK NEGERI 9  Implementasi Pendidikan Karakter Kurikulum 2013 Pada Mata Pelajaran Prakarya Dan Kewirausahaan Di SMK Negeri 9 Surakarta Tahun Pelajaran 2015/2

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN DI SMK NEGERI 9 Implementasi Pendidikan Karakter Kurikulum 2013 Pada Mata Pelajaran Prakarya Dan Kewirausahaan Di SMK Negeri 9 Surakarta Tahun Pelajaran 2015/2

Hasil penelitian ini menemukan beberapa hal sebagai berikut yaitu dalam membangun karakter yang baik, berasal dari lingkungan sekolah yang positif, sehingga lingkungan sekolah harus menjadi pusat perhatian guru. Dalam hal ini sekolah bekerjasama dengan wali murid, penanaman karakter pada anak tidak akan berhasil tanpa campur tangan orang tua/wali murid. Penanaman karakter melalui kebiasaan sholat berjama’ah di masjid, berdo’a sebelum memulai belajar, dan lain sebagainya. Implementasi pendidikan karakter kurikulum 2013 pada mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan di SMK N 9 Surakarta meliputi perencanaan pendidikan karakter pada kompetensi inti 1(religius) dan kompetensi inti 2 (sikap sosial). Kurikulum 2013 yang menggunakan pendekatan scientific menekankan siswa untuk belajar mandiri, kemudian guru mengevaluasi pendidikan karakter dengan cara mengamati secara langsung KI 1 (religius) dan KI 2 (sikap sosial) ketika proses pembelajaran berlangsung.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (PPKn) DALAM KURIKULUM 2013 DI SMA N I BOYOLALI.

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (PPKn) DALAM KURIKULUM 2013 DI SMA N I BOYOLALI.

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id commit to user i IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN PPKn DALAM KURIKULUM 2013 D[r]

1 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN DI SMK  Implementasi Pendidikan Karakter Kurikulum 2013 Pada Mata Pelajaran Prakarya Dan Kewirausahaan Di SMK Negeri 9 Surakarta Tahun Pelajaran 2015/2016.

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN DI SMK Implementasi Pendidikan Karakter Kurikulum 2013 Pada Mata Pelajaran Prakarya Dan Kewirausahaan Di SMK Negeri 9 Surakarta Tahun Pelajaran 2015/2016.

Hasil penelitian ini menemukan beberapa hal sebagai berikut yaitu dalam membangun karakter yang baik, berasal dari lingkungan sekolah yang positif, sehingga lingkungan sekolah harus menjadi pusat perhatian guru. Dalam hal ini sekolah bekerjasama dengan wali murid, penanaman karakter pada anak tidak akan berhasil tanpa campur tangan orang tua/wali murid. Penanaman karakter melalui kebiasaan sholat berjama’ah di masjid, berdo’a sebelum memulai belajar, dan lain sebagainya. Implementasi pendidikan karakter kurikulum 2013 pada mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan di SMK Negeri 9 Surakarta meliputi perencanaan pendidikan karakter pada kompetensi inti 1(religius) dan kompetensi inti 2 (sikap sosial). Kurikulum 2013 yang menggunakan pendekatan scientific menekankan siswa untuk belajar mandiri, kemudian guru mengevaluasi pendidikan karakter dengan cara mengamati secara langsung KI 1 (religius) dan KI 2 (sikap sosial) ketika proses pembelajaran berlangsung.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER KURIKULUM 2013 DI SMK BATIK 1 SURAKARTA

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER KURIKULUM 2013 DI SMK BATIK 1 SURAKARTA

Menur ut Muchl as dan Har iyanto (2012), “Kar akter mer upakan sifat-sifat kejiw aan, akhl ak atau budi peker ti yang membedakan seseor ang dengan yang lain.” Dengan demikian, kar akter adalah nilai-nilai yang baik yang ter patr i dalam dir i dan terejawantahkan dalam per ilaku (Kementrian Pendidikan Nasional, 2010). Sama halnya dengan penger ti an kar akter menur ut Scer enko (1997) dalam Muchlas dan Har iyanto (2013) mendefinisikan “kar akter sebagai atr ibut atau ci ri - ci ri yang membentuk dan membedakan ci r i pr ibadi, cir i etis, dan kompleksitas mental dar i seseorang, suatu kelompok atau bangsa.” Dengan demikian, kar akter adalah sifat baik yang di miliki seseor ang yang di wujudkan melalui tingkah laku, peri laku, dan per buatan. Pendidikan kar akter mengantar kan peser t a didik untuk belaj ar memahami, memaknai dan mener apkan ni lai-nilai kebaikan dan nilai-ni lai budaya dalam kehi dupan sehar i-har i agar tidak ter tel an oleh zaman.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KURIKULUM 2013 DI SMP NEGERI 1 SEWON BANTUL Sri Harini SMP Negeri 2 Jetis Bantul Sriharini05yahoo.com ABSTRACT - IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KURIKULUM 2013

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KURIKULUM 2013 DI SMP NEGERI 1 SEWON BANTUL Sri Harini SMP Negeri 2 Jetis Bantul Sriharini05yahoo.com ABSTRACT - IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KURIKULUM 2013

seluruh sumberdaya manusia yang ada dan membentuk organisasi pelaksana program kegiatan sesuai kapasitas dan kemampuan masing-masing sumberdaya, khususnya guru. Kepala sekolah beserta staf telah menyusun pembagian tugas yang terdiri dari Tim Pengembang Kurikulum, Tim SBL, Tim kegiatan estrakurikuler, penanggung jawab kegiatan pembiasaan, dan penanggung jawab layanan bimbingan. Menurut hasil penelitian, pembagian tugas yang dilaksanakan oleh kepala sekolah sudah baik, meskipun ada beberapa guru atau karyawan yang memiliki tugas rangkap atau doble. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan sumberdaya dan ada orang-orang tertentu yang memiliki kemampuan lebih dibanding orang lain. Pelaksanaan Implementasi Pendidikan Karakter Terry (1997: 371) mendefinisikan actuating sebagai berikut, :actuating is getting all the members of the group to Want to strive to achieve objectives of the enter prise and pf the members becaue the members want to achive these objectives.” Maknanya actuating adalahmenempatkan semua anggota agar bekerja secara sadar untuk mencapai suatu tujuan yang yang diciptakan. SMP Negeri 1 Sewon, telah melaksanakan implementasi pendidikan karakter telah dilaksanakan dalam mata pelajaran. Hasil observasi, wawancara , dan studi dokumen beberapa guru mata pelajaran, telah menunjukkan bahwa guru telah memasukkan nilai-nilai karakter dalam kegiatan pembelajaran. Implementasi pendidikan karakter juga telah diimplementasikan melalui kegiatan pembiasaan yaitiu sholat jamaah wajib, dhuha, dan sholat Jumat, tadarus, senyum sapa dan salam, membuang sampah pada tempatnya, masuk sekolah tepat waktu, dsb. Kegiatan pembudayaan, seperti Sekolah berwawasan Lingkungandan gemar membaca juga dilaksanakan dengan baik. Kegiatan ekstrakurikuler wajib dan pilihan dilaksanakan denga baik pula. Berdasar peneltian, semua kegiatan yang menyangkut
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH PADA KURIKULUM 2013 DI SMA N 1 BOYOLALI Artikel

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH PADA KURIKULUM 2013 DI SMA N 1 BOYOLALI Artikel

Pendidikan yang diselenggarakan di setiap satuan pendidikan, mulai dari pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi, bahkan yang dilakukan di lembaga-lembaga nonformal dan informal seharusnya dapat menjadi landasan bagi pembentukan pribadi peserta didik, dan masyarakat pada umumnya. Menurut Mulyasa (2014: 13) pada kenyataaannya mutu pendidikan, khususnya mutu output pendidikan di Indonesia masih rendah jika dibanding mutu output pendidikan di negara lain, baik di Asia maupun di kawasan ASEAN. Rendahnya mutu pendidikan, memerlukan penanganan secara menyeluruh, karena dalam kehidupan suatu bangsa, pendidikan memegang peranan yang amat penting untuk menjamin kelangsungan hidup negara dan bangsa, juga merupakan wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Implementasi Pendidikan Karakter dalam Kurikulum 2013

Implementasi Pendidikan Karakter dalam Kurikulum 2013

Dalam naskah Kebijakan Nasional Pembagunan Karakter Bangsa, diuraikan bahwa, ada beberapa alasan mendasar yang melatari pentingnya pembangunan karakter bangsa, baik secara filosofis, ideologis, normatif, historis maupun sosiokultural. Secara filosofis, pembangunan karakter bangsa merupakan sebuah kebutuhan asasi dalam proses berbangsa karena hanya bangsa yang memiliki karakter dan jati diri yang kuat yang akan survive sebagai suatu bangsa. Secara ideologis, pembangunan karakter merupakan upaya mengejawantahkan ideologi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Secara normatif, pembangunan karakter bangsa merupakan wujud nyata langkah mencapai tujuan bangsa yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Secara historis, pembangunan karakter bangsa merupakan sebuah dinamika inti proses kebangsaan yang terjadi tanpa henti dalam kurung sejarah, baik pada zaman penjajahan maupun di zaman kemerdekaan. Secara kultural, pembangunan karakter bangsa merupakan suatu keharusan dari suatu bangsa yang multikultural 85 .
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Islam dalam Kurikulum Pembelajaran SMK

Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Islam dalam Kurikulum Pembelajaran SMK

Dewasa ini bangsa Indonesia sedang melakukan pembenahan Sumber Daya Manusia (SDM) terutama dalam bidang pendidikan. Diawali dari perubahan kurikulum yang dipandang oleh banyak kalangan pendidik sebagai perubahan yang sangat drastis, sejak terjadinya Era reformasi yang ditandai oleh berakhirnya kekuasaan orde baru bangsa Indonesia mengalami empat kali perubahan kurikulum, dari KBK, Kurikulum 2004, Kurikulum 2006 yang operasionalnya dikenal sebagai Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Kurikulum 2013. Salah satu keunikan dari Kurikulum 2013 adalah kurikulum ini lebih menekankan pentingnya aktualisasi pendidikan karakter dengan mengintegrasikan pada semua mata pelajaran, karena KI 1 dan KI 2 setiap mata pelajaran memandatkan kepada pendidik untuk membentuk kompetensi sikap baik sikap spiritual dan sikap sosial.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PPKN KURIKULUM 2013 UNTUK MEMBINA KARAKTER KEWARGANEGARAAN.

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PPKN KURIKULUM 2013 UNTUK MEMBINA KARAKTER KEWARGANEGARAAN.

Skripsi ini merupakan laporan penelitian tentang implementasi pembelajaran PPKn untuk membina karakter kewarganegaraan, yang diselenggarakan di SMKN 1 Sumedang dan melibatkan guru, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, sebagian peserta didik kelas X serta kepala seksi kurikulum dan kesiswaan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang. Penelitian ini didasarkan pada lima rumusan masalah antara lain: (1) Bagaimanakah persepsi guru PPKn tentang Implementasi pendidikan karakter dalam mata pelajaran PPKn Kurikulum 2013. (2) Bagaimanakah perencanaan pembelajaran PPKn Kurikulum 2013 di SMKN 1 Sumedang untuk membina karakter kewarganegaraan. (3) Bagaimanakah pelaksanaan pembelajaran PPKn Kurikulum 2013 di SMKN 1 Sumedang untuk membina karakter kewarganegaraan. (4) Bagaimanakah pendekatan pembelajaran dan penilaian dalam mata pelajaran PPKn Kurikulum 2013 di SMKN 1 Sumedang. (5) Bagaimanakah peran dari stakeholder pendidikan Kabupaten Sumedang dalam mewujudkan implementasi Pembelajaran PPKn Kurikulum 2013 untuk membina karakter kewarganegaraan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan literatur. Data dianalisis dengan menggunakan teori Miles dan Huberman (2007, hlm. 20) yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil analisis data adalah sebagai berikut: (1) Para guru memaknai pendidikan karakter merupakan pendidikan yang menekankan pada sikap dan budi pekerti anak/Peserta didik sehingga kurikulum 2013 sangat membantu sekali dalam membentuk sikap dan budi pekerti peserta didik. (2) Perencanaan pembelajaran PPKn Kurikulum 2013 yang telah dibuat oleh guru PPKn SMKN 1 Sumedang sudah mengacu kepada silabus yang dibuat oleh pemerintah. (3) Pelaksanaan pembelajaran PPKn Kurikulum 2013 di SMKN 1 Sumedang sangat berpusat kepada peserta didik. (4) Pembelajaran PPKn Kurikulum 2013 di SMKN 1 Sumedang menggunakan pendekatan ilmiah (scientific approach) dan Penilaian dalam mata pelajaran PPKn Kurikulum 2013 di SMKN 1 Sumedang menggunakan penilaian proses (autentik) dan penilaian hasil belajar dengan mengacu kepada sikap, pengetahuan, dan keterampilan peserta didik. (5) Peranan dari stakeholder pendidikan Kabupaten Sumedang dalam mewujudkan implementasi pembelajaran Kurikulum 2013 sudah cukup baik.
Baca lebih lanjut

34 Baca lebih lajut

Implementasi Kurikulum 2013 dengan pendidikan karakter dalam pembentukan kepribadian siswa di SMP Islam Sidoarjo.

Implementasi Kurikulum 2013 dengan pendidikan karakter dalam pembentukan kepribadian siswa di SMP Islam Sidoarjo.

Menurut pengamatan penulis, SMP Islam Sidoarjo sudah menerapkan kurikulum 2013 dengan pendidikan karakter ini dengan cukup baik, hal ini bisa tergambarkan dengan adanya pengintegrasian pendidikan karakter dalam semua mata pelajaran yang ada, mata pelajaran dalam muatan lokal, dan adanya pengembangan diri. SMP Islam Sidoarjo juga mempunyai program- program sebagai upaya untuk membentuk kepribadian siswa, seperti program 5S (senyum, sapa, salam, sopan, dan santun), pembiasaan keagamaan, pembinaan disiplin peserta didik, dan keteladanan. Sebagai contohnya shalat dhuhur dan ashar yang dilakukan dengan berjamaah, dan tidak hanya itu, setelah shalat berjamaah dilanjutkan dengan menghafal dan membaca asmaul husna yang menjadi kegiatan pembiasaan kurang lebih sudah berjalan 2 tahun ini. Dan masih banyak lagi kegiatan pembiasaan yang dilakukan di SMP Islam ini untuk membentuk kepribadian siswa yang lebih baik lagi. Berdasarkan hal tersebut diatas, peneliti akan melakukan penelitian tentang “ Implementasi
Baca lebih lanjut

151 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Kesiapan Karakter Mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP UMS dalam Implementasi Kurikulum 2013.

PENDAHULUAN Kesiapan Karakter Mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP UMS dalam Implementasi Kurikulum 2013.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) adalah salah satu perguruan tinggi yang menyelenggarakan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang membuka berbagai program studi pendidikan diantaranya yaitu Pendidikan Biologi, Pendidikan Akuntansi, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Pendidkan Kewarganegaraan (PKn), Pendidikan Matematika, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Geografi, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Pendidikan Teknik Informatika.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 TENTANG  PERAN GURU DALAM PENDIDIKAN KARAKTER  Implementasi Kurikulum 2013 Tentang Peran Guru Dalam Pendidikan Karakter Di SMA Muhammadiyah 1 Surakarta Tahun Pelajaran 2013/201.

IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 TENTANG PERAN GURU DALAM PENDIDIKAN KARAKTER Implementasi Kurikulum 2013 Tentang Peran Guru Dalam Pendidikan Karakter Di SMA Muhammadiyah 1 Surakarta Tahun Pelajaran 2013/201.

Transliterasi yang digunakan dalam penulisan Tesis ini berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama Republik Indonesia dan Menteri Pendidikan Republik Indonesia Nomor 158 Tahun 1987 dan Nomor 0543 b/U/1987 tentang Transliterasi Huruf Arab ke dalam Huruf Latin adalah sebagai berikut:

20 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA KURIKULUM 2013 DI SMK MUHAMMADIYAH 1  Pengelolaan Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Matematika Pada Kurikulum 2013 Di SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo.

PENGELOLAAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA KURIKULUM 2013 DI SMK MUHAMMADIYAH 1 Pengelolaan Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Matematika Pada Kurikulum 2013 Di SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo.

Pengelolaan pendidikan karakter dalam perencanaan pembelajaran yaitu silabus dan RPP, didukung oleh hasil penelitian Winarni (2013) dalam penelitiannya yang berjudul “Integrasi Pendidikan Karakter dalam Perkuliahan” menyatakan bahwa pengintegrasian pendidikan karakter dalam perkuliahan dapat dilakukan dengan memasukkan nilai-nilai karakter dalam perencanaan (silabus dan RPP), bahan ajar dan media, implementasi di kelas, penilaian, monitoring, dan evaluasi kegiatan secara keseluruhan. Oleh karena itu, agar silabus dan RPP memberi petunjuk pada dosen dalam menciptakan pembelajaran yang berwawasan pada pengembangan karakter, silabus dan RPP tersebut perlu diadaptasi seperti penambahan atau modifikasi tujuan pembelajaran untuk mengembangkan karakter siswa, penambahan atau pengembangan kegiatan pembelajaran untuk mengembangkan karakter siswa, penambahan atau modifikasi indikator pencapaian sehingga ada indikator yang terkait dengan pencapaian mahasiswa dalam hal karakter dan enambahan atau modifikasi teknik penilaian sehingga ada teknik penilaian yang dapat mengembangkan dan atau mengukur perkembangan karakter.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Implementasi kurikulum 2013 dalam pendidikan karakter peserta didik SMPIT Nurul Hikmah Matraman Jakarta Timur

Implementasi kurikulum 2013 dalam pendidikan karakter peserta didik SMPIT Nurul Hikmah Matraman Jakarta Timur

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dideskripsikan maka penulis menyimpulkan bahwa; implementasi kurikulum 2013 baik dalam pendidikan/pembentukan karakter siswa. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil penelitian penulis, hasil penelitian menunjukan proses dari implementasi kurikulum 2013 yang dilakukan secara aktif, komunikatif, serta terjadinya interaksi secara langsung antara guru/staff pendidikan dengan siswa dapat menimbulkan karakter siswa menjadi terbentuk, terlebih lagi adanya beberapa faktor yang dominan untuk pembentukan karakter siswa, seperti faktor pembelajaran dan lingkungan. Adapun usaha guru-guru untuk mendidik karakter siswa dalam implementasi kurikulum 2013 adalah poin penting. Di SMPIT Nurul Hikmah para guru tidak lagi hanya memperhatikan hasil belajar pada aspek nilai saja akan tetapi sudah memperhatikan perkembangan siswa-siswinya dari kepribadiannya, tutur katanya, dan karakter mereka. Adanya usaha para guru untuk membentuk karakter peserta didiknya saat mereka mengajar di dalam kelas maupun di lingkungan sekolah. Hal itu para guru perhatikan agar terbentuknya beberapa karakter seperti jujur, kerjakeras, disiplin, dan masih banyak lagi. Dari data penelitian dengan menggunakan angket pun menunjukan bahwa implementasi kurikulum 2013 cukup baik dalam pendidikan/pembentukan karakter.
Baca lebih lanjut

140 Baca lebih lajut

Implementasi Kurikulum 2013 dengan pendidikan karakter dalam pembentukan kepribadian siswa di SMP Islam Sidoarjo

Implementasi Kurikulum 2013 dengan pendidikan karakter dalam pembentukan kepribadian siswa di SMP Islam Sidoarjo

pohon yang memiliki empat bagian penting, yaitu akar, batang, cabang, dan daun. Akar reformasi adalah landasan filosofis (pijakan) pelaksanaan pendidikan karakter harus jelas dan dipahami oleh masyarakat. Dalam pendidikan karakter di sekolah/madrasah, semua komponen (stakeholders) harus dilibatkan, termasuk komponen-komponen yang ada dalam sistem pendidikan itu sendiri, yaitu isi kurikulum, rencana pembelajaran, proses pembelajaran, mekanisme penilaian, kualitas hubungan, pengelolaan pembelajaran, pengelolaan sekolah/madrasah, pelaksanaan pengembangan diri peserta didik, pemberdayaan sarana dan prasarana, pembiayaan, serta etos kerja seluruh warga dan lingkungan sekolah/madrasah. 4
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Implementasi Pembelajaran Bahasa Jawa (Materi Tembang Dolanan) Berbasis Pendidikan Karakter Religius dalam Kurikulum 2013

Implementasi Pembelajaran Bahasa Jawa (Materi Tembang Dolanan) Berbasis Pendidikan Karakter Religius dalam Kurikulum 2013

Dalam Permendikbud Nomor 81a Tahun 2013 dijelaskan bahwa kegiatan pembelajaran merupakan proses pendidikan yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi mereka menjadi kemampuan yang semakin lama semakin meningkat dalam sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang diperlukan dirinya untuk hidup dan untuk bermasyarakat, berbangsa, serta berkontribusi pada kesejahteraan hidup umat manusia. Oleh karena itu, kegiatan pembelajaran diarahkan untuk memberdayakan semua potensi peserta didik menjadi kompetensi yang diharapkan. Adapun implementasi pembelajaran Bahasa Jawa telah tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Tengah No: 423.5/27/2011 yang menyatakan bahwa Kurikulum Mata Pelajaran Muatan Lokal untuk jenjang pendidikan Sekolah Menengah Atas/ Sekolah Menengah Atas Luar Biasa/ Sekolah Menengah Kejuruan/ Madrasah Aliyah Negeri dan Swasta di Propinsi Jawa Tengah adalah Bahasa Jawa. Program pendidikan muatan lokal mempersiapkan siswa agar mereka memiliki wawasan yang mantap tentang lingkungannya serta sikap dan perilaku bersedia melestarikan dan mengembangkan sumber daya alam, kualitas sosial, dan kebudayaan yang mendukung pembangunan nasional maupun pembangunan setempat.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

View of Implementasi Penanaman Karakter Melalui Matematika Pada Kurikulum 2013

View of Implementasi Penanaman Karakter Melalui Matematika Pada Kurikulum 2013

Budaya dan karakter diyakini menjadi kunci sekaligus solusi pelbagai permasalahan sosial di masyarakat. Karenanya, penanaman nilai budaya dan karakter menjadi prioritas nasional, tidak terkecuali melalui dunia pendidikan. Seiring dengan hal tersebut, frame pendidikan nasional juga mengalami pergeseran dan perbaikan seiring dengan hadirnya kurikulum 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi penanaman nilai budaya dan karakter bangsa pada kurikulum 2013, utamanya melalui mata pelajaran matematika. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode multi kasus. Subjek pada penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan siswa pada tiga sekolah di Kabupaten Pacitan, yakni SDN Ploso I, SMPN 1 Pacitan, maupun di SMAN 1 Pacitan. Data diperoleh dari penelusuran dokumen, observasi, angket, wawancara mendalam, dan focus group discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai budaya dan karakter juga menjadi ruh dalam kurikulum 2013. Secara eksplisit, berbagai muatan nilai budaya dan karakter bangsa tercantum standar kompetensi lulusan, rumusan kompetensi aspek sikap spiritual, dan rumusan kompetensi aspek sikap sosial. Demikian halnya dengan pembelajaran matematika, sangat relevan untuk menanamkan nilai budaya dan karakter bangsa, melalui pembelajaran tidak langsung. Problematikanya bertalian erat dengan problematika kurikulum 2013, yakni keluasan materi, sistematika materi, penilaian, dan proses adaptasi guru.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

KEBIJAKAN PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013

KEBIJAKAN PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013

PPK adalah gerakan pendidikan di bawah tanggung jawab satuan pendidikan untuk memperkuat karakter peserta didik melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga dengan pelibatan dan kerja sama antara satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat sebagai bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM).

56 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects