Top PDF IMPLEMENTASI MODEL TEACHING GAME for UNDERSTANDING (TGfU) DALAM MENINGKATKAN INTENSITAS LATIHAN GERAK DAN KEMAMPUAN GERAK DASAR.

IMPLEMENTASI MODEL TEACHING GAME for UNDERSTANDING (TGfU) DALAM MENINGKATKAN INTENSITAS LATIHAN GERAK DAN KEMAMPUAN GERAK DASAR.

IMPLEMENTASI MODEL TEACHING GAME for UNDERSTANDING (TGfU) DALAM MENINGKATKAN INTENSITAS LATIHAN GERAK DAN KEMAMPUAN GERAK DASAR.

Dalam upaya memperbaiki rendahnya kualitas pembelajaran penjas seperti yang disampaikan di atas, maka perlu ada sebuah model pembelajaran yang cocok dengan tingkat perkembangan siswa, khususnya siswa sekolah dasar. Penulis berpendapat bahwa salah satu model pembelajaran yang cocok digunakan untuk siswa sekolah dasar adalah dengan mengggunakan model pembelajaran permainan. Sebagaimana dikemukakan oleh Metzler (2000: 159) bahwa: “ There are seven intructional models for physical education, one is The Tactical Games Model .” Dalam bagian lain Metzler (2000: 340) mengungkapkan: “ The tactical games model cleverly uses student interest in the game structure to promote skill development and tactical knowledge needed for competent game performance. ” Dari ungkapan tersebut jelas bahwa model pembelajaran permainan lebih mengutamakan minat siswa dalam struktur permainan dalam meningkatkan pengembangan keterampilan dan pengetahuan taktis yang diperlukan untuk penampilan yang kompeten dalam bermain. Perkembangan Tactical Games Model ini berawal dari adanya ketidakpuasan terhadap model tradisional yang lebih mengedepankan pendekatan keterampilan dengan pemberian latihan-latihan kecabangan olahraga pada saat proses pembelajaran penjas berlangsung.
Baca lebih lanjut

47 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBELAJARAN TEACHING GAME FOR UNDERSTANDING (TGFU) TERHADAP HASIL BERMAIN BOLAVOLI : Studi Eksperimen Pada Siswa SMA Yadika Cicalengka Kelas X.

PENGARUH PEMBELAJARAN TEACHING GAME FOR UNDERSTANDING (TGFU) TERHADAP HASIL BERMAIN BOLAVOLI : Studi Eksperimen Pada Siswa SMA Yadika Cicalengka Kelas X.

Pendidikan sebagai suatu proses pembinaan manusia yang berlangsung seumur hidup. Pendidikan jasmani yang diajarkan disekolah mempunyai peranan penting untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat langsung dalam berbagai pengalaman belajar melalui aktivitas jasmani, olahraga dan kesehatan yang terpilih dan dilakukan secara sistematis. Pembekalan pengalaman belajar itu diarahkan untuk membina pertumbuhan fisik dan pengembangan psikis yang lebih baik, sekaligus membentuk pola hidup sehat dan bugar sepanjang hayat. Olahraga merupakan kegiatan pembelajaran jasmani, yaitu kegiatan jasmani untuk memperkaya dan meningkatkan kemampuan dan keterampilan gerak dasar maupun gerak keterampilan (kecabangan olahraga).
Baca lebih lanjut

35 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TEACHING GAMES FOR UNDERSTANDING (TGFU) DALAM PERMAINAN BOLA VOLI: Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas VIII G SMP Negeri 1 Lembang Kabupaten Bandung Barat.

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TEACHING GAMES FOR UNDERSTANDING (TGFU) DALAM PERMAINAN BOLA VOLI: Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas VIII G SMP Negeri 1 Lembang Kabupaten Bandung Barat.

Pendekatan model pembelajaran Teaching Games for Understanding (TGfU) merupakan salah satu pendekatan yang mengakomodir kebutuhan anak dalam bermain. Pendidik/guru sebagai pengelola kelas lebih berperan sebagai fasilitator pembelajaran dan tidak menjadi dominan dengan memberikan contoh- contoh seperti yang terjadi pada pembelajaran yang berbasis teknik. Teaching Games for Understanding (TGfU) merupakan salah satu model pembelajaran yang memfokuskan pada pengembangan kemampuan peserta didik untuk bermain permainan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), Desain yang digunakan adalah model siklus yang meliputi langkah-langkah perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilakukan di SMPN 1 Lembang Kabupaten Bandung Barat dengan objek penelitian yaitu seluruh siswa kelas VIII G yang berjumlah 40 orang terdiri dari 19 orang putra dan 21 orang putri. Instrumen yang digunakan adalah The Games Performance Assesment Instrumen (GPAI). Berdasarkan hasil penghitungan pada tahap pra observasi rata-rata tingkat penguasaan keterampilan permainan bola voli adalah ẍ=48. Pada tahapan siklus I tindakan 1 diperoleh hasil rata- rata penguasaan keterampilan bola voli ẍ=53 dan pada siklus I tindakan 2 ẍ=61. Pada siklus II tindakan 1 diperoleh hasil penguasaan ketera mpilan bermain bola voli ẍ=74 dan pada siklus II tindakan 2 adalah ẍ=79. Dikarenakan penguasaan keterampilan bola voli telah mencapai target dari nilai maksimal 75 maka penelitian ini cukup pada siklus II tindakan 2. Dari hasil analisis data maka di peroleh kesimpulan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Teaching Games for Understanding (TGfU) yang di terapkan dalam pembelajaran bola voli mampu meningkatkan keterampilan siswa dalam bermain Bola voli.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN TEACHING GAME FOR UNDERSTANDING (TGFU) DALAM PEMBELAJARAN AKTIVITAS PERMAINAN HOKI.

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN TEACHING GAME FOR UNDERSTANDING (TGFU) DALAM PEMBELAJARAN AKTIVITAS PERMAINAN HOKI.

Seperti cabang olahraga beregu lain, tujuan utama permainan hoki adalah memasukan bola ke gawang lawan sebanyak-banyaknya melalui penggunaan teknik dan penerapan strategi serta menjaga gawang sendiri agar tidak kemasukan bola oleh lawan. Oleh karena itu dibutuhkan kerjasama antar pemain, unit dan tim. Tujuan tersebut akan sulit terealisasi jika kemampuan passing para pemain kurang mendukung, jangankan untuk merancang serangan dan mencetak gol ke gawang lawan, untuk mengumpan ke teman satu tim saja akan kesulitan karena kemampuan akurasi passing yang sangat lemah dikarenakan pemain tidak menguasai teknik passing dengan baik khususnya teknik push. Kondisi semacam ini menuntut tiap pemain memiliki kemampuan passing dan shooting dengan teknik push yang cepat dan akurat yang merupakan salah satu teknik yang sangat penting dalam menyusun suatu penyerangan maupun pertahanan.
Baca lebih lanjut

50 Baca lebih lajut

S POR 1101882 Table of content

S POR 1101882 Table of content

d. Motivasi Belajar.................................................. e. Motivasi Belajar dalam Penjas............................ f. Fungsi Motivasi dalam Penjas............................ g. Factor-faktor Motivasi........................................ 5. Keterampilan ........................................................... a. Pengertian Keterampilan..................................... b. Macam-macam Keterampilan............................. 6. Definisi Bermain....................................................... 7. Sepakbola.................................................................. a. Definisi sepakbola................................................ b. Karakteristik Sepakbola....................................... c. Teknik dasar sepakbola........................................ d. Keterampilan Bermain Sepakbola....................... B. Kerangka Pemikiran......................................................... C. Hipotesis Penelitian........................................................
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

S POR 1101882 Chapter3

S POR 1101882 Chapter3

Dari alur penelitian di atas sampel didapat secara acak dari populasi yang ada. Setelah sampel terkumpul maka langkah selanjutnya yaitu melakukan tes awal (pre-test) yang bertujuan untuk mengetahui keadaan awal siswa sebelum diberikan perlakuan. Setelah data awal terkumpul penulis atau peneliti memberikan treatment yaitu pendekatan TGFU (teaching game for understanding) pada semua siswa yang dijadikan sampel. Setelah waktu dan

21 Baca lebih lajut

S POR 1101882 Chapter1

S POR 1101882 Chapter1

Pada cabang olahraga sepakbola, sebetulnya ada banyak gerak dasar yang harus dikuasai oleh setiap siswa, tetapi penulis ingin menciptakan suasana belajar sepakbola itu tidak monoton dan berubah-ubah sehingga siswa termotivasi dengan apa yang akan nantinya di ajarkan oleh guru dikala ada beberapa siswa tidak bisa dalam melakukan tugas gerak dasar bermain sepakbola.

8 Baca lebih lajut

S POR 1101882 Bibliography

S POR 1101882 Bibliography

Erfan Rifansyah, 2015 PENGARUH PENDEKATAN TGFU TEACHING GAME FOR UNDERSTANDING TERHADAP MOTIVASI DAN KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA DI MTS AL-MARWAH PAMEUNGPEUK Universitas Pendidik[r]

2 Baca lebih lajut

S POR 1101882 Abstract

S POR 1101882 Abstract

The purpose of this research is to know whether there are significant differences influence approach TFGU (teaching games for understanding) against motivation and skill played football in MTs Al-Marwah Pameungpeuk class VII consisting of 4 class of 120 student, while included in this study as many as 20 people students is drawn through whipped certain consideration (claster random sampling). Design pretest- posttest design research group. Primary instrument to motivate use the survey and skill play using GPAI (games ferpormance assessment). The testing date were obtained the t-hitung the motivation to study (2.185) and t-hitung skill play (3.508), but larger than t-tabel at the trust or standard significance α = 0,05 dk (n1 -1)= 19, the price of t1-0.05 (2,093). According to the date processing and analysis, concluded that approach TGFU (teaching games for understanding) influential significantly against motivation and skill played football.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

s pgsd penjas 1204126 chapter1

s pgsd penjas 1204126 chapter1

Menurut Imam Hidayat (1995) dalam buku Mahendra (2011, hlm 2) “senam yaitu suatu latihan tubuh yang dipilih dan dikonstruk dengan sengaja, dilakukan secara sadar dan terencana, disusun secara sistematis dengan tujuan meningkatkan kesegaran jasmani, mengembangkan keterampilan, dan menanamkan nilai- nilai spiritual”. Senam juga dapat dipelajari semua orang, khususnya dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan.

11 Baca lebih lajut

PENGARUH PENDEKATAN TEACHING GAME FOR UNDERSTANDING (TGFU) TERHADAP PERILAKU SOSIAL SISWA DALAM PENDIDIKAN JASMANI | Firmansyah | Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan 8002 16150 2 PB

PENGARUH PENDEKATAN TEACHING GAME FOR UNDERSTANDING (TGFU) TERHADAP PERILAKU SOSIAL SISWA DALAM PENDIDIKAN JASMANI | Firmansyah | Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan 8002 16150 2 PB

Perilaku sosial yang terlihat pada siswa selama proses pembelajaran yaitu perilaku tanggung jawab akan tugas gerak yang diberikan, toleransi dan menghargai perbedaan antar siswa (baik perbedaan pendapat, agama, jenis kelamin, maupun kemampuan), disiplin dalam melaksanakan tugas gerak yang diberikan (tidak semaunya, melaksanakan sesuai dengan urutan dan tidak mendahului temannya). Proses tanggung jawab, toleransi, dan disiplin dalam pembelajaran pendidikan jasmani bukanlah sekedar perilaku positif antar siswa, melainkan menegaskan arti tentang bekerja dengan orang lain, manusia tidak bisa hidup sendiri, dan akan selalu membutuhkan orang lain. Kondisi seperti itu, membuat anak merasa menjadi bagian dari kelompoknya, tidak merasa dikucilkan, tidak merasa sendiri dan tidak punya teman, dan anak merasa meraka berguna di dalam kelompoknya. Tugas kita sebagai guru adalah meberikan kepada mereka kondisi dan situasi pembelajaran yang tepat untuk menumbuhkan dan membuktikan diri dalam lingkungan yang diharapkan.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

S SDP 1003172 Chapter5

S SDP 1003172 Chapter5

2. Dalam menggunakan strategi dengan model pembelajaran Teaching Games for Understanding (TGfU ) seyogianya para pendidik, khususnya guru pendidikan jasmani memberikan lebih banyak permainan yang mirip dengan cabang olahraga sesungguhnya pada siswa, sehingga aktivitas pembelajaran pendidikan jasmani menarik, gampang dilaksanakan dan mudah dipelajari siswa.

2 Baca lebih lajut

PENGARUH PENDEKATAN TGFU (TEACHING GAME FOR UNDERSTANDING) TERHADAP MOTIVASI DAN KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA DI MTS AL-MARWAH PAMEUNGPEUK.

PENGARUH PENDEKATAN TGFU (TEACHING GAME FOR UNDERSTANDING) TERHADAP MOTIVASI DAN KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA DI MTS AL-MARWAH PAMEUNGPEUK.

Dari alur penelitian di atas sampel didapat secara acak dari populasi yang ada. Setelah sampel terkumpul maka langkah selanjutnya yaitu melakukan tes awal (pre-test) yang bertujuan untuk mengetahui keadaan awal siswa sebelum diberikan perlakuan. Setelah data awal terkumpul penulis atau peneliti memberikan treatment yaitu pendekatan TGFU (teaching game for understanding) pada semua siswa yang dijadikan sampel. Setelah waktu dan program perlakuan sudah diberikan maka langkah selanjutnya yaitu melakukan tes akhir (post-test). Data-data yang sudah terkumpul, yaitu data pre-test dan post- test selanjutnya diolah dan akan didapat kesimpulan mengenai pengaruh
Baca lebih lanjut

42 Baca lebih lajut

s pgsd penjas 1204323 chapter5

s pgsd penjas 1204323 chapter5

1. Pada observasi pelaksanaan data awal, penulis merasa prihatin dengan keadaan siswa yang belum memahami gerak dasar lompat, untuk menigkatkan pembelajaran gerak dasar lompat jauh pada pembelajaran pendidikan jasmani. Penulis akan mencoba menggunakan media permainan, dengan adanya beberapa jenis media permainan yang akan dilaksanakan pada setiap tindakan penelitian kepada siswa, dengan merubah bentuk latihan gerak dasar lompat yang mengacu pada hasil meningkatkan gerak dasar lompat jauh.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

S PJKR 1000534 Bibliography

S PJKR 1000534 Bibliography

Mohammad Fadhli Firdaus, 2015 Peningkatan Keterampilan Guling Depan Pada Proses Belajar Mengajar Senam Melalui Pendekatan Teaching Game For Understanding TGFU Di SD Negeri Margahayu R[r]

3 Baca lebih lajut

S PJKR 1000534 Table of content

S PJKR 1000534 Table of content

Mohammad Fadhli Firdaus, 2015 Peningkatan Keterampilan Guling Depan Pada Proses Belajar Mengajar Senam Melalui Pendekatan Teaching Game For Understanding TGFU Di SD Negeri Margahayu R[r]

8 Baca lebih lajut

S PJKR 1000534 Title

S PJKR 1000534 Title

Saya menyatakan bahwa skripsi deng an judul; “ Peningkatan Keterampilan Guling Depan Pada Proses Belajar Mengajar Senam Melalui Pendekatan Teaching Game For Understanding (TGFU) Di SD Negeri Margahayu Raya 01” Adalah sepenuhnya karya saya sendiri tidak ada di dalamnya yang termasuk kriteria plagiat dari karya orang lain dan saya tidak melakukan penjiplakan atau pengutipan dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan etika keilmuan yang berlaku dalam masyarakat keilmuan.

4 Baca lebih lajut

PENELUSURAN NILAI-NILAI KETERAMPILAN SOSIAL DALAM TEACHING GAME FOR UNDERSTANDING (TGFU) PADA PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLA TANGAN.

PENELUSURAN NILAI-NILAI KETERAMPILAN SOSIAL DALAM TEACHING GAME FOR UNDERSTANDING (TGFU) PADA PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLA TANGAN.

b. Guru lebih baik untuk menggunakan pendekatan TGfU dikarenakan siswa akan merasa senang ketika mengikuti pembelajaran, hal ini juga melatih keteampilan guru untuk memberikan berbagai permainan yang mengarah ke ranah materi yang akan disampaikan dalam pembelajaran. Dalam pendekatan TGfU juga murid lebih sedikit untuk berdiam diri melakukan gerakan kecabangan dalam materi pendidikan jasmani.

11 Baca lebih lajut

S PJKR 1000534 Chapter1

S PJKR 1000534 Chapter1

TGfU adalah suatu pola pembelajaran yang lebih menekankan pada pemahaman tentang permainan, hal itu terangkum dalam model pembelajaran taktikal dalam pengajaran penjas. Pada model pembelajaran permainan taktikal, guru merencanakan urutan tugas mengajar dalam konteks pengembangan keterampilan taktis bermain siswa dan mengarah pada permainan yang sebenarnya. Tugas-tugas belajar menyerupai permainan dan modifikasi bermain sering disebut sebagai „ben tuk- bentuk permainan‟. Maka guru harus mampu mengundang siswa untuk memecahkan masalah taktis bermain. Guru harus mampu menunjukan masalah-masalah taktik yang diperlukan dalam situasi bermain. Sedangkan siswa sangat penting untuk mengenali posisi bermain di lapangan secara benar, pilihan- pilihan gerak yang mungkin dilakukan,dan situasi-situasi bermain yang dihadapi siswa. TGfU memiliki ciri khas dalam pengelolaan permainannya yang setiap bentuk permainan memiliki ciri khas dan karakteristik tersendiri yang tentunya memberikan rasa kesenangan berbeda pada para pemainnya. Tetapi apabila pada pelaksanaannya tidak terdapat variasi permainan, maka siswa tidak akan mendapatkan kesenangan malah akan cenderung mengalami kejenuhan.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

permainan senam pada tahun 1960--an oleh Aquilino an oleh Aquilino Cosani (I talian). Di masa itu, latihan stabilisasi dan Cosani (I talian). Di masa itu, latihan stabilisasi dan keseimbangan banyak digunakan untuk merehabilitasi keseimbangan banyak digunakan untuk merehabilitasi kondisi yang mengalami cedera seperti yang dilakukan kondisi yang mengalami cedera seperti yang dilakukan oleh Dr. Susan Klein

118 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...