Top PDF Indonesia dan Masa Depan Umat Islam

Indonesia dan Masa Depan Umat Islam

Indonesia dan Masa Depan Umat Islam

Indonesia juga kaya akan sumber daya alam hayati dan non-hayati (tidak terperbarukan). Kenyataan bahwa manusia menggantungkan diri pada keanekaragaman hayati, masih jelas terlihat di negara-negara sedang berkembang. 60 % penduduk Indonesia bermukim di wilayah pesisir. 8 Dalam dua dasawarsa terakhir, pemanfaatan keanekaragaman hayati, misalnya kayu dan ikan laut yang masih hidup liar meningkat pesat. Meskipun selama tiga dasa warsa terakhir selalu diposisikan sebagai pinggiran ( peryphery ) dalam pembangunan ekonomi nasional. Keanekaragaman hayati Indonesia sebagian telah dimanfaatkan, sebagian baru diketahui potensinya, dan sebagian lagi belum dikenal. 9 Kekayaan hayati maritim Indonesia dapat mendongkrak perekonomian Indonesia.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Diferensiasi Umat Islam Indonesia Klik R

Diferensiasi Umat Islam Indonesia Klik R

Di Indonesia, JT juga telah menyentuh hati Saktia Ari Seno (Sakti), mantan personel band Sheila on 7. Pada tahun 2006 ia telah keluar selama empat bulan ke Markas International Tabligh di Nizzamudin, New Delhi, India. Ia telah berhenti bermusik dan memilih menjalankan amalan amalan maqami dan amalan intiqali dengan sangat intensif. Ada juga Vokalis dari Nineball band, Ray. Selain itu pula ada Lukman Hakim, gitaris Peterpan. Muhammad Arifin Ilham juga termasuk anggota aktif di jamaah tabligh dan sering terlihat hadir pada beberapa ijtima’ yang diadakan Jamaah Tabligh di Indonesia. Dari kalangan Polisi aktif yaitu Komjen. Pol. H. Drs. Anton Bahrul Alam, SH., yang kini menjabat sebagai Irwasum POLRI menggantikan Komjen Pol Imam Sudjarwo yang memasuki masa pensiun. 73
Baca lebih lanjut

97 Baca lebih lajut

mediaSEJ.PERGERAKAN

mediaSEJ.PERGERAKAN

MUHAMMADIYAH  Latar belakang: keprihatinan terhadap kondisi agama dan umat Islam Indonesia  Tujuan: memperbaiki agama dan umat Islam Indonesia, menumbuhkan simpati para pemeluknya[r]

30 Baca lebih lajut

ISLAM DI INDONESIA DI AWAL ABAD 21

ISLAM DI INDONESIA DI AWAL ABAD 21

Sejak akhir tahun 1990an muncul kelompok-kelompok anak muda yang menamakan diri kelompok “Islam Liberal” yang mencoba memberikan respon terhadap permasalahan- permasalahan yang muncul pada akhir abad ke- 20. Majelis Ulama Indonesia melihat betapa bahayanya pemikiran-pemikiran yang dikembangkan oleh kelompok ini, sehingga pada Munasnya yang ke-7 pada tanggal 25-29 Juli 2005 mengeluarkan fatwa bahwa pluralisme, sekularisme dan liberalisme merupakan paham yang bertentangan dengan ajaran agama Islam. Oleh sebab itu umat Islam haram hukumnya mengikuti paham pluralisme, sekularisme dan liberalisme agama.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

BAB XIV - 4. Menyoroti Kiprah Dakwah Ihya Turots dkk di Indonesia

BAB XIV - 4. Menyoroti Kiprah Dakwah Ihya Turots dkk di Indonesia

Kedua : Umat memahami akan bahaya perang fisik, sehingga mereka secara serentak bergerak bersama untuk melawan musuh. Berbeda dengan ahli bid’ah, tidak semua orang bisa memahami bahaya dan kerusakan yang ditimbulkan. Oleh karena itu, jihad melawan ahli bid’ah lebih utama daripada jihad melawan musuh fisik, mengingat sedikit sekali yang mau berjihad melawan ahli bid’ah. Bahkan sebagian umat secara sadar atau tidak, ikut serta membantu ahli bid’ah dalam menebar kesesatan. Orang yang berjihad dalam keadaan seperti ini bagaikan memerangi musuh, (seperti keadaan) setelah pasukan banyak melarikan diri dari medan perang. Manakah pahala orang yang berperang bersama tentara yang kuat dengan tentara yang ditinggalkan lari oleh pasukan ? Ketiga : Berjihad melawan musuh fisik banyak orang yang siap, berbeda dengan jihad melawan ahli bid’ah, tidak mungkin dilakukan kecuali oleh para ulama yang istiqamah di atas As Sunnah. Lebih dari itu harus ada keberanian, hujjah yang kuat serta penguasaan manhaj dan pernyataan ulama’ salaf seputar masalah bid’ah, agar mampu merontokkan syubhat ahli bid’ah. Bagi pembaca buku sejarah bisa mengetahui kisah “Fitnah Al Qur’an Makhluk” pada zaman pemerintahan Abbasiyah di masa khalifah Makmun. Bagaimana kegigihan dan ketegaran ulama Sunnah dalam menghadapi cobaan dan penyiksaan dahsyat, bahkan tidak ada yang mampu menghadapi cobaan itu melainkan Imam Ahmad, Imam Ahli Sunnah wal jama’ah dan sekelompok kecil dari ulama. Mereka secara tegas menyatakan bahwa Al Quran Kalamullah bukan makhluk, membantah propaganda dengan dalil dan alasan-alasan yang lugas di bawah tekanan penyiksaan dan kebengisan pemimpin, serta ancaman cambuk dan pembunuhan. Tidak banyak yang mampu menghadapi cobaan sebesar itu. Bahkan tidak sedikit yang terpaksa menyatakan Al Quran adalah makhluk. Ketika Imam Ahmad menghadapi siksaan cambuk, Bisyr bin Harits ditanya,”Wajib bagi kamu untuk berbicara.” Ia menjawab, “Kalian ingin aku meraih kedudukan para Nabi ? Itu tidak saya miliki, semoga Allah Ta’ala menjaga Ahmad bin Hambal dari arah depan dan belakangnya.” Hal senada diungkapkan Yahya bin Main, “Manusia menginginkan aku seperti Imam Ahmad. Demi Allah Ta’ala aku tidak bisa seperti Imam Ahmad, dan tidak bisa menempuh jalan Ahmad.” (Syarh Ushul I’tiqad Ahli Sunnah 1/140).
Baca lebih lanjut

241 Baca lebih lajut

this PDF file SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN | Karim | FIKRAH 1 PB

this PDF file SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN | Karim | FIKRAH 1 PB

pergerakan ilmu pengetahuan. Hal ini dapat dilihat dari semboyan yang berlaku bagi ilmu pada masa itu adalah ancillla theologia atau abdi agama. Atau dengan kata lain, kegiatan ilmiah tersebut diarahkan untuk mendukung kebenaran agama. Agama Kristen menjadi problema kefilsafatan karena mengajarkan bahwa wahyu Tuhanlah yang merupakan kebenaran sejati. Inilah yang dianggap sebagai salah satu penyebab masa ini disebut dengan Abad gelap (dark age). Usaha-usaha menghidupkan kembali keilmuan hanya sesekali dilakukan oleh raja-raja besar seperti Alfred dan Charlemagne. Lihat: Surajiyo, Filsafat Ilmu dan Perkembangannya Di Indonesia: Suatu Pengantar (Jakarta: Bumi Aksara, 2007), hlm. 85. Lihat Juga: Jerome R. Ravertz, Filsafat Ilmu : Sejarah dan Ruang Lingkup Bahasan, hlm. 16
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

pengeluaran negara ISLAM DAN NEGARA

pengeluaran negara ISLAM DAN NEGARA

Adapun Thohir Luth, memandang bahwa alasan Natsir bersama- sama partai-partai Islam lainnya mengusulkan Islam sebagai dasar negara karena tiga hal. Pertama, adanya fakta sosiologis, yakni mayoritas masyarakat Indonesia adalah muslim. Kedua, adanya fakta normatif yang jauh sebelum Pancasila lahir, umat Islam di Indonesia telah menjadikan dan mengamalkan Islam dalam kehidupan sehari-harinya. Ketiga, adanya komitmen yang sangat kuat tentang Islam dalam diri Natsir, hal ini terbukti dalam pernyataannya yang memperjuangkan Islam sebagai pedoman
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

101207 MQFM 2009 05 Fokus Pagi 13 Mei 2009

101207 MQFM 2009 05 Fokus Pagi 13 Mei 2009

Sahabat MQ/ memasuki masa pendaftaran calon presiden yang akan memasuki masa akhir/ sebagai umat islam/ nampaknya kita pantas kecewa// Dari 90 persen penduduk Islam yang ada di Indonesia/ dan parpol Islam yang berkompetisi/ nampaknya belum mampu memberikan kontribusi yang menguntungkan bagi umat Islam// Setelah beberapa parpol Islam hanya menjadi partai tengah dalam hasil pemilu legislatif// Kini dari sejumlah parpol Islam diperkirakan tidak akan mewakilkan kadernya dalam pilpres 2009 nanti//
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

MEWASPADAI ABU JAHAL KONTEMPORER

MEWASPADAI ABU JAHAL KONTEMPORER

Abu Jahal itu pun kini bisa berubah wujudnya menjadi para provokator yang selalu meneriakkan terompet kebencian kepada Islam dan umat Islam dengan beragam caranya. Hingga – bukan tidak mungkin – kebencian-kebencian publik terhadap Islam dan umat Islam, kini dan masa datang, akan terus menjadi realitas yang perlu kita sikapi dengan cerdas untuk – secara sistematik – kita hadapi dengan isu tandingan yang lebih menyejukkan. Agak kita (baca: umat Islam) tidak selalu dihantui oleh opini publik yang menyesatkan terhadap Islam dan umat Islam. Termasuk di dalamnya, ketika kita menghadapi menghadapi fenomena Islamofobia yang bukan hanya terjadi di kalangan komunitas non-muslim, tetapi bahkan telah merasuk ke dalam jantung kehidupan umat Islam sendiri, yang – tentu saja -- sangat memrihatinkan.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Media SEJ.PERGERAKAN Nasional

Media SEJ.PERGERAKAN Nasional

MUHAMMADIYAH  Latar belakang: keprihatinan terhadap kondisi agama dan umat Islam Indonesia  Tujuan: memperbaiki agama dan umat Islam Indonesia, menumbuhkan simpati para pemeluknya,[r]

68 Baca lebih lajut

Dakwah Islam di Tengah Globalisasi Media

Dakwah Islam di Tengah Globalisasi Media

Pada dasarnya segala hal dapat dilihat dari berbagai interpretasi. Seperti contoh para pejuang pada masa kemerdekaan yang melakukan perwalanan terhadap kolonialisasi. Bagi masyarakat pribumi, mereka adalah pahlawan namun bagi kaum penjajah mereka disebut dengan pemberontak. Oleh karena itu, memaknai suatu hal memang sangat tergantung dari sudut mana menafsirkannya. Sama halnya dengan globalisasi, ketika globalisasi hanya dianggap sebagai sesuatu yang melemahkan maka umat Islam akan terpuruk, begitu pula ketika globalisasi dimaknai sebagai peluang, maka umat Islam tetap akan dapat memanfaatkan era globalisasi sebagai sarana untuk berdakwah dan melakukan aktivitas lainnya yang sesuai dengan nilai- nilai Islam.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

13.PerkembanganIslamPadaMasaModern

13.PerkembanganIslamPadaMasaModern

Masa pembaharuan (modern) Islam adalah masa yang dimulai dari tahun 1800 M sampai sekarang. Masa pembaharuan ditandai dengan adanya kesadaran umat Islam terhadap kelemahan dirinya dan adanya dorongan untuk memperoleh kemajuan dalam berbagai bidang.

16 Baca lebih lajut

Muhammadiyah di Amerika Serikat ke

Muhammadiyah di Amerika Serikat ke

Tiadanya tokoh Islam dari Indonesia di tingkat internasional dan minimnya pengaruh Islam Indonesia dalam pergaulan global inilah di antaranya yang menyebabkan umat Islam dari Indonesia sering dianggap sebelah mata, atau paling tidak hanya dianggap saudara lebih muda, oleh umat Islam dari negara lain. Ketika kita bertemu dengan umat Islam dari negara lain di sebuah masjid di Inggris atau Amerika Serikat, misalnya, mereka sering memandang kita lebih rendah keislamannya. Bahkan kadang mereka menganggap pengetahuan keislaman kita lebih rendah dari orang awam yang berasal dari satu negara Arab atau dari Pakistan. Indonesia hanya dibanggakan sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, tak lebih dari itu.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

SILABUS PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan M

SILABUS PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan M

khulafaurrasyidin • Mengeksplorasi - Mendiskusikan tentang kemajuan yang dicapai umat Islam pada masa khulafaurrasyidin - Mendiskusikan kemajuan yang dicapai umat Islam pada masa kh[r]

20 Baca lebih lajut

RELEVANSI WISATA ZIARAH BALONG KERAMAT DARMALOKA DENGAN PERKEMBANGAN DAKWAH ISLAM (Study Kasus di Desa Darma Kec. Darma Kab. Kuningan) - IAIN Syekh Nurjati Cirebon

RELEVANSI WISATA ZIARAH BALONG KERAMAT DARMALOKA DENGAN PERKEMBANGAN DAKWAH ISLAM (Study Kasus di Desa Darma Kec. Darma Kab. Kuningan) - IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Dengan adanya syariat yang menganjurkan untuk berziarah, maka umat Islam diseluruh penjuru dunia terutama umat Islam di Indonesia sering melakukan ziarah bahkan ziarah tersebut tidak hanya dilakukan kepada orang tua mereka yang sudah meninggal, melainkan makam-makam para Wali yang dianggap mulia dan keramat sering diziarahi oleh umat Islam di Indonesia sebagai bentuk ungkapan syukur dan penghormatan kepada para Wali yang sudah berjuang untuk menyebarkan agama Islam khususnya didaerah Pulau Jawa dengan harapan mendapatkan berkah dari karomah para Wali yang diziarahi.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Puasa dan Tradisi Penguatan Riset di Pes

Puasa dan Tradisi Penguatan Riset di Pes

Bulan Ramadan kembali datang menyapa umat Islam Indonesia, sebagai bulan yang istimewa bagi umat Islam, Ramadan merupakan bulan latihan tirakat dan pendakian spiritualitas muslim menuju derajat muttaqin (orang yang bertakwa). Muslim ditempa untuk berempati dengan mereka yang lapar dan marginal. Puasa menjadi momentum penting untuk melakukan internalisasi nilai-nilai solidaritas Islam.

2 Baca lebih lajut

Perhitungan umur umat Islam

Perhitungan umur umat Islam

Metode penggabungan ini dipegangi oleh beberapa ulama dengan memilih dasar etode penggabungan ini dipegangi oleh beberapa ulama dengan memilih dasar perhitungan dari Ibnu Hajar dan Imam Suyuthi yang hanya terpaut 1 tahun, perhitungan dari Ibnu Hajar dan Imam Suyuthi yang hanya terpaut 1 tahun, sehingga mereka berasumsi bahwa umur Islam berada antara 1400 hingga 1500 sehingga mereka berasumsi bahwa umur Islam berada antara 1400 hingga 1500 tahun (atau 1476 ~ 1477), termasuk didalamnya adalah masa Khalifah Imam tahun (atau 1476 ~ 1477), termasuk didalamnya adalah masa Khalifah Imam Mahdi dan masa Khalifah Nabi Isa.
Baca lebih lanjut

31 Baca lebih lajut

GERAKAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN PA

GERAKAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN PA

Spanyol diduduki umat Islam pada zaman khalifah Al-Walid (705-715 M), salah seorang khalifah dari Bani Umayyah yang berpusat di Damaskus. Sebelum pra kedatangan Islam sungguh ssangat memprihatinkan, terutama masa pemerintahan raja Ghotic yang melaksanakan pemerintahannya dengan tangan besi yitu seing menghasut penduduk agar membuat kerusuhan dan menentang kekuasaan Islam. Kondisi ini membuat rakyat Andalusia (Spanyol) menderita. Mereka sangat merindukan datangnya Ratu yang Adil sebagai sebuah kekuatan yang mampu membebaskan mereka dari kondisi tersebut. Kemudian mereka akhirnya menemukan momentumnya ketika kedatangan Islam di Spanyol dan banyak beberapa kemajuan dalam bidang sosial dan Ilmu perkembangan ilmu pengetahuan Islam di Spanyol.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Makalah Perkembangan Islam Di Indonesia

Makalah Perkembangan Islam Di Indonesia

Pada tahun 1562-1565 M, di bawah pimpinan Raja Tumaparisi Kolama, kerajaan Gowa Tallo berhasil menaklukkan daerah Selayar, Bulukumba, Maros, Mandar, dan Luwu. Pada masa itu, di Gowa Tallo telah terdapat kelompok- kelompok masyarakat Muslim dalam jumlah yang cukup besar. Atas jasa Dato Ribandang dan Dato Sulaemana, penyebaran dan pengembangan Islam lebih intensif dan mendapat kemajuan yang pesat. Pada tanggal 22 September 1605 Raja Gowa yang bernama Karaeng Tonigallo masuk Islam yang kemudian bergelar Sultan Alaudin. Beliau berhubungan baik dengan Ternate, bahkan secara pribadi beliau bersahabat baik dengan Sultan Babullah dari Ternate.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Bagi umat Islam

Bagi umat Islam

Namun karena di kebanyakan negeri Islam saat ini –termasuk Indonesia- menggunakan sistem demokrasi yang kepemimpinan negeri ditentukan melalui pemilu, maka dalam kondisi seperti ini apakah kita ikut coblos ataukah tidak? Masalah ini diperselisihkan para ulama yang mu’tabar tentang boleh tidaknya, karena mempertimbangkan kaidah maslahat dan mafsadat. Sebagian ulama berpendapat tidak boleh berpartisipasi secara mutlak seperti pendapat mayoritas ulama Yaman karena tidak ada maslahatnya bahkan ada madharatnya. Dan sebagian ulama lainnya berpendapat boleh untuk menempuh madharat yang lebih ringan seperti pendapat Syaikh Abdul Aziz bin Baz, Syaikh Ibnu Utsaimin dan lain-lain, karena “Apa yang tidak bisa didapatkan seluruhnya maka jangan ditinggalkan sebagiannya” dan “rabun itu lebih baik daripada buta”. Maka seyogyanya bagi kita semua untuk bersikap arif dan bijaksana serta berlapang dada dalam menyikapinya. Marilah kita menjaga ukhuwwah islamiyyah (persaudaraan sesama Islam) dan menghindari segala perpecahan, perselisihan serta percekcokan karena masalah ijtihadiyyah seperti ini.
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...