Top PDF INPLEMENTASI NILAI NILAI PANCASILA DALAM

INPLEMENTASI NILAI NILAI PANCASILA DALAM

INPLEMENTASI NILAI NILAI PANCASILA DALAM

Jadi ketika sikap politik yang sama juga ditegaskan presiden Susilo Bambang Yudhoyono maka secara formal penegasan ini merupakan sebuah instruksi politik yang penekanan tindal lanjutnya sudah pada tatanan partisipasi politik. Sehingga terkait dengan upaya menanamkan kesadaran politik bangsa dalam menjaga Pancasila para elit politik, legislatif-eksekutif dan penyelenggara Negara seharusnya perlu mendorong tersedianya kebijakan atau regulasi public.Kebijaksanaan itu harus mampu membangun partisipasi politik rakyat secara kesluruhan kea rah itu.Terlebih lagi bila hal tersebut dikaitkan dengan realitas sosial-politik saat ini.Membangun kesadaran politik bangsa perlu dan harus diarahkan secara dini kepada generasi muda.Karena kelompok masyarakat inilah yang mengalami jeda pemahaman nilai-nilai Pancasila cukup tinggi pada sisi konseptual dan kontekstual.Jika penegasan SBY tersebut juga mencerminkan sikap formal Negara maka pemerintah seharusnya juga mampu menjalankan kebijakan-kebijakan secara konsisten yang selalu berpijak pada pemaknaan politik mendefinisikan eksistensi Pancasila sebagai falsafah negara. Langkah konkritnya, pemerintah perlu memasukkan kembali nilai-nilai Pancasila sebagai materi bahan pengajaran pada system pendidikan nasional. Kebijakan
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

INTERNALISASI NILAI NILAI PANCASILA SEBA

INTERNALISASI NILAI NILAI PANCASILA SEBA

Merupakan suatu kebanggaan tatkala di muka Kongres Amerika Serikat, dalam kunjungan pertamanya ke negeri ini (16 Mei-3 Juni 1956), Bung Karno dengan kepercayaan diri yang tinggi berpidato menguraikan Pancasila. Setiap sila disebutkan, hadirin bertepuk riuh diakhiri dengan standing ovation yang panjang. Tampak di sana, betapapun rumusan Pancasila itu digali dari bumi Indonesia sendiri, kandungan nilainya bisa diterima secara universal. Keberanian Bung Karno mengkampanyekan Pancasila pada dunia itu kembali disampaikan dalam pidatonya di depan PBB, 30 September 1960, yang berjudul “To Build the World Anew”. 9
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

Nilai nilai pancasila dalam keperawatan (7)

Nilai nilai pancasila dalam keperawatan (7)

Disaar terjadinya krisis nasional terjadi ancaman berat terhadap kelangsungan hidup bangsa dan bernegara, dan tindakan dari sekolompok orang-orang yang mengarah pada disintegrasi bangsa. Tapi, Pancasila selalu menjadi pegangan bersama dan juga ideologi negara tak tergoyahkan sedikit pun.

10 Baca lebih lajut

PENERAPAN NILAI NILAI PANCASILA yang pdf

PENERAPAN NILAI NILAI PANCASILA yang pdf

Kesimpulan  Pancasila merupakan dasar dari segala aspek dalam Negara Indonesia  Penerapan nilai-nilai Pancasila telah berlangsung dari zaman dahulu kala zaman kerajaan-kerajaan di In[r]

25 Baca lebih lajut

Implementasi Nilai Nilai Pancasila Untuk

Implementasi Nilai Nilai Pancasila Untuk

Nilai-nilai dalam sila ini adalah merupakan refleksi dari martabat serta harkat manusia yang memiliki potensi kultural. Potensi tersebut sebagai hal yang bersifat universal atau keseluruhan dan dipunyai oleh semua bangsa tanpa kecuali. Menurut sila ini setiap manusia Indonesia adalah bagian dari warga dunia, yang menyakini adanya prinsip persamaan harkat dan martabatnya sebagai hamba Tuhan. Dalam sila kedua ini menyangkut nilai-nilai hak dan kewajiban asasi manusia Indonesia. Setiap Warganegara dijamin hak dan kebebasannya yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, dengan orang seorang, atau masyarakatnya, dan alam lingkungannya. Di dalamnya mengandung nilai cinta kasih yang harus dikembangkan nilai etis yang menhargai keberanian untuk membela kebenaran, santun dan menghormati harkat kemanusiaan.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Revitalisasi Nilai nilai Pancasila Pengg

Revitalisasi Nilai nilai Pancasila Pengg

Namun ditengah-tengah kuatnya arus globalisasi, memunculkan asumsi bahwa proses globalisasi akan membuat dunia menjadi seragam, menghapus identitas dan jati diri masyarakat setempat. Kebudayaan lokal atau etnis atau tepatnya lagi nilai-niai kearifan lokal akan ditelan oleh kekuatan budaya besar atau kekuatan budaya global. Dan disini kedudukan pancasila sebagai idelogi terbuka, sebuah ideologi yang tidak menutup diri terhadap tantangan global. Dan tantangan globalisasi itu akan menjadi suatu hal yang positif jika bangsa Indonesia mampu memelihara identitasnya yang majemuk dalam komitmen persatuan nasional dan di sisi lain bisa beradaptasi sehingga mampu bersaing diantara bangsa-bangsa lain yang memiliki identitas budaya yang belum tentu cocok dengan bangsa Indonesia.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

ANALISIS NILAI NILAI PANCASILA DAN WAWAS

ANALISIS NILAI NILAI PANCASILA DAN WAWAS

Wawasan nusantara adalah sikap dan cara pandang warga negara Indonesia yang didasarkan pada UUD 1945 dan Pancasila. Dalam menjalankan wawasan nusantara, diutamakan untuk memenuhi kesatuan wilayah dan menghargai perbedaan yang ada untuk mencapai tujuan nasional. Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki banyak daerah bahkan pulau yang masih belum berpenghuni. Banyaknya suku bangsa dan kebudayaan yang berbeda membuat negara Indonesia kaya dengan beragam asetnya. Perbedaan ini menjadikan Indonesia sebagai negara yang luas dan memiliki banyak keragaman.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Pengaruh Nilai nilai Pancasila dan Ajara

Pengaruh Nilai nilai Pancasila dan Ajara

Pengamalan dan pelaksanaan Pancasila sebagai Dasar Negara disertai sanksi-sanksi hukum. Sedangkan pengamalan atau pelaksanaan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari tidak disertai sanksi-sanksi hukum tetapi mempunyai sifat mengikat, artinya setiap manusia Indonesia terikat dalam cita-cita yang terkandung didalam pancasila untuk mewujudkan sikap Iman dan Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (Allah SWT), bertindak adil dan menjadi manusia yang beradab (berbudi luhur), memiliki rasa persaudaraan antar suku, etnis, dan agama demi menjunjung persatuan Indonesia, berjiwa kepemimpinan yang merakyat dengan hikmat dan bijaksana sebagai wakil dalam permusyawaratan rakyat, serta menciptakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

Nilai Nilai Pancasila pada Masa Kerajaan

Nilai Nilai Pancasila pada Masa Kerajaan

Sejarah lahirnya Pancasila pada tanggal 1 agustus 1945 tidak dapat dibantah, dimana Ir. Soekarno yang diakui sebagai tokoh nasional yang menggali Pancasila. Nilai-nilai essensial yang terkandung dalam Pancasila yaitu: Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan serta Keadilan, dalam kenyataannya secara objektif telah dimiliki oleh Bangsa Indonesia sejak zaman dahulu kala sebelum mendirikan Negara. Proses terbentuknya Negara dan bangsa Indonesia melalui suatu proses sejarah yang cukup panjang yaitu sejak zaman batu kemudian timbulnya kerajaan-kerajaan pada abad ke IV yaitu kerajaan Kutai di Kalimantan. Kemudian dasar-dasar kebangsaan Indonesia telah mulai nampak pada abad ke VII, yaitu ketika timbulnya kerajaan Sriwijaya di bawah Syailendra di Palembang. Kemudian muncul kerajaan Mataram Kuno di jawa Tengah dan kerajaan Singasari di Jawa Timur. Kemudian kerajaan Majapahit di Jawa Timur serta kerajaan- kerajaan lainnya.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI BANGSA (2)

PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI BANGSA (2)

Di bidang Hukum demikian halnya. Pancasila sebagai paradigm pembangunan hukum ditunjukkan dalam setiap perumusan peraturan perundang-undangan nasional yang harus selalu memperhatikan dan menampung aspirasi rakyat. Nilai-nilai Pancasila menjadi landasan dalam pembentukan hukum yang aspiratif. Dalam pembaharuan hukum, Pancasila sebagai cita-cita hukum yang berkedudukan sebagai peraturan yang paling mendasar (staatsfundamentalnorm) di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pancasila sebagai acuan dalam etika penegakan hukum yang berkeadilan yang bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran bahwa tertib sosial, ketenangan dan keteraturan hidup bersama hanya dapat diwujudkan dengan ketaatan terhadap hukum dan seluruh peraturan yang berpihak kepada keadilan.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

MAKALAH NILAI NILAI PANCASILA DALAM KERU

MAKALAH NILAI NILAI PANCASILA DALAM KERU

Indonesia sebagai negara Islam dan secara “fair” hal tersebut dapat memojokkan umat beragama lain. Yang lebih buruk lagi adalah dapat memicu disintegrasi bangsa terutama bagi provinsi yang mayoritas beragama nonislam. Karena itulah sampai detik ini bunyi sila pertama adalah “ketuhanan yang maha esa” yang berarti bahwa Pancasila mengakui dan menyakralkan keberadaan Agama, tidak hanya Islam namun termasuk juga Kristen, Katolik, Budha dan Hindu sebagai agama resmi negara pada saat itu.

7 Baca lebih lajut

PENGGALIAN NILAI NILAI PANCASILA PADA MA

PENGGALIAN NILAI NILAI PANCASILA PADA MA

Perancangan lambang negara dimulai pada Desember 1949, beberapa hari setelah pengakuan kedaulatan Republik Indonesia Serikat oleh Belanda. Kemudian pada tanggal 10 Januari 1950, dibentuklah Panitia Lencana Negara yang bertugas menyeleksi usulan lambang negara. Dari berbagai usul lambang negara yang diajukan ke panitia tersebut, rancangan karya Sultan Hamid II lah yang diterima. Sultan Hamid II (1913–1978) yang bernama lengkap Syarif Abdul Hamid Alkadrie merupakan sultan dari Kesultanan Pontianak, yang pernah menjabat sebagai Gubernur Daerah Istimewa Kalimantan Barat dan juga Menteri Negara Zonder Portofolio pada era Republik Indonesia Serikat. Dalam rancangannya yang pertama masih menampilkan bentuk tradisional garuda dengan tangan dan berbahu manusiayang memegang perisai dan dianggap terlalu bersifat mitologis. Sultan Hamid II kembali mengajukan rancangan gambar lambang negara yang telah disempurnakan berdasarkan aspirasi yang berkembang, sehingga tercipta bentuk Rajawali-Garuda Pancasila. Ketika itu gambar bentuk kepala Rajawali Garuda Pancasila masih "gundul" dan tidak berjambul seperti bentuk sekarang ini. Soekarno terus memperbaiki bentuk Garuda Pancasila. Pada tanggal 20 Maret 1950 Soekarno memerintahkan pelukis istana, Dullah, melukis kembali rancangan tersebut; setelah sebelumnya diperbaiki antara lain penambahan "jambul" pada kepala Garuda Pancasila, serta mengubah posisi cakar kaki yang mencengkram pita dari semula di belakang pita menjadi di depan pita, atas masukan Presiden Soekarno. Dipercaya bahwa alasan Soekarno menambahkan jambul karena kepala Garuda gundul dianggap terlalu mirip dengan Bald Eagle (Lambang Negara Amerika Serikat).
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

NILAI NILAI PANCASILA DALAM UUD 1945

NILAI NILAI PANCASILA DALAM UUD 1945

Pasal 7A  Presiden dan/atau Wakil Presiden dapat diberhentikan dalam masa jabatannya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat atas usul Dewan Perwakilan Rakyat, baik apabila terbukti telah [r]

13 Baca lebih lajut

INTERNALISASI NILAI NILAI PANCASILA DALA

INTERNALISASI NILAI NILAI PANCASILA DALA

Puncaknya adalah ketika Bung Karno berpidato dihadapan peserta sidang Umum PBB ke-XV tanggal 30 September 1960 dalam pidatonya yang berjudul To Build The World a New. Dalam pidato yang mampu mengguncang seluruh hadirin di sidang PBB tersebut Bung Karno menjelaskan Pancasila sebagai salah satu alternatif untuk memecahkan kebuntuan antara dua kubu ideologi yang saling berhadapan sekaligus membuka cakrawala baru dalam memandang dan memperlakukan dunia.

10 Baca lebih lajut

MAKALAH PENDIDIKAN PANCASILA NILAI NILAI

MAKALAH PENDIDIKAN PANCASILA NILAI NILAI

Sebuah filsafat politik yang mendukung nilai-nilai tradisional. Istilah ini berasal dari kata dalam bahasa latin, conservāre, melestarikan; "menjaga, memelihara, mengamalkan". Karena berbagai budaya memiliki nilai-nilai yang mapan dan berbeda-beda, kaum konservatif di berbagai kebudayaan mempunyai tujuan yang berbeda-beda pula.Sebagian pihak konservatif berusaha melestarikan status quo, sementara yang lainnya berusaha kembali kepada nilai-nilai dari zaman yang lampau, the status quo ante.

45 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI NILAI NILAI PANCASILA DALAM (1)

IMPLEMENTASI NILAI NILAI PANCASILA DALAM (1)

Secara Filosofis bangsa Indonesia sebelum mendirikan negara adalah sebagai bangsa yang berketuhanan dan berkemanusiaan, hal ini berdasarkan kenyataan obyektif bahwa manusia adalah mahluk Tuhan YME. Setiap aspek penyelenggaraan negara harus bersumber pada nilai-nilai Pancasila termasuk sistem peraturan perundang-undangan di Indonesia. Oleh karena itu dalam realisasi kenegaraan termasuk dalam proses reformasi dewasa ini merupakan suatu keharusan bahwa Pancasila merupakan sumber nilai dalam pelaksanaan kenegaraan, baik dalam pembangunan nasional, ekonomi, politik, hukum, sosial budaya, maupun pertahanan keamanan.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

A. Nilai nilai Dalam Pancasila

A. Nilai nilai Dalam Pancasila

kesluruhan kea rah itu.Terlebih lagi bila hal tersebut dikaitkan dengan realitas sosial-politik saat ini.Membangun kesadaran politik bangsa perlu dan harus diarahkan secara dini kepada generasi muda.Karena kelompok masyarakat inilah yang mengalami jeda pemahaman nilai- nilai Pancasila cukup tinggi pada sisi konseptual dan kontekstual.Jika penegasan SBY tersebut juga mencerminkan sikap formal Negara maka pemerintah seharusnya juga mampu menjalankan kebijakan-kebijakan secara konsisten yang selalu berpijak pada pemaknaan politik mendefinisikan eksistensi Pancasila sebagai falsafah negara.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Revitalisasi Nilai Nilai Pancasila dalam

Revitalisasi Nilai Nilai Pancasila dalam

Pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai- nilai nasionalisme, antara lain (1) Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran, sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. Jika hal tersebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang; (2) bidang ekonomi, hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri membanjiri di Indonesia. Hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia; (3) Mayarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia, karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat; (4) Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin, karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. Hal tersebut dapat menimbulkan pertentangan antara yang kaya dan miskin yang dapat mengganggu kehidupan nasional bangsa; dan (5) Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Contoh Makalah Nilai Nilai Pancasila

Contoh Makalah Nilai Nilai Pancasila

Jadi, secara historis bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam setap sila Pancasila sebelum dirumuskan dan disahkan menjadi dasar negara Indonesia secara objektf historis telah dimiliki oleh bangsa Indonesia sendiri. Oleh karena berdasarkan nilai-nilai yang sudah ada, agar tercipta dan tercermin nilai-nilai Pancasila dalam generasi muda masa kini, perlu dilakukan berbagai cara agar mampu menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam setap diri generasi muda masing-masing. Sehingga, generasi muda sekarang menjadi teladan bagi generasi-generasi berikutnya.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

pancasila nilai nilai dalam TPA

pancasila nilai nilai dalam TPA

Dari penjelasan kami di atas kami menyimpulkan bahwa nilai-nilai pancasila masih berlaku di kalangan masyarakat tetapi pemerintah tidak pernah mencoba untuk mensosialisasikan program kepada masyarakat dan tidak ada bantuan yang di berikan oleh pemerintah.

13 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...