Top PDF Iptek bagi Desa Mitra 1

Iptek bagi Desa Mitra 1

Iptek bagi Desa Mitra 1

6 Tahun 2014  Desa yang diusulkan adalah binaan Perguruan Tinggi dengan rekomendasi ketua LPPM  Desa bermitra dengan Tim pengusul yang dibuktikan dengan surat persetujuan kerjasama[r]

13 Baca lebih lajut

BAB 27 IPTEK BAGI DESA MITRA - Bab 27 Iptek Bagi Desa Mitra

BAB 27 IPTEK BAGI DESA MITRA - Bab 27 Iptek Bagi Desa Mitra

Dukungan dari PEMDA/instansi pemerintah atau pemangku kepentingan (stakeholders) terkait (program CSR dari industri/institusi) akan memberikan penguatan bagi keberhasilan program. Isu-isu penting yang ditangani dalam program ini antara lain pendidikan, kesehatan, lingkungan dan konservasi, pangan, energi, eco-tourism, budaya, industri kreatif, penatakelolaan wilayah/sumber daya alam dan sumber daya manusia, moral, karakter dan etika, maritim, atau lainnya. Dengan demikian, akan terbangun desa binaan mitra perguruan tinggi yang memiliki keunggulan tertentu sebagai icon dan penggerak utama (prime mover) pembangunan desa sekaligus sebagai salah satu model sains-techno and tourism park. Program Iptek Bagi Desa Mitra (IBDM) dalam mewujudkan desa unggulan sebagai desa binaan perguruan tinggi dilakukan dengan skema seperti pada Gambar 27.1.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Bahan Pelatihan Abdimas UT 2016 | lppm.ut.ac.id

Bahan Pelatihan Abdimas UT 2016 | lppm.ut.ac.id

Program Iptek bagi Produk Unggulan Daerah (IbPUD) adalah salah satu skema penugasan program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk inovasi produk, dunia usaha, dan sumber daya manusia di suatu daerah. Program ini merupakan penerapan Iptek dari perguruan tinggi sebagai usaha pengambangan produk daerah untuk tujuan pasar di dalam negeri, sebelum mampu memasuki pasar global. Mitra program IbPUD adalah sepasang atau lebih koperasi, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), Kelompok Kesenian Desa, Usaha Kecil Menengah (UKM), dengan karakter sebagai berikut: (1) mampu menghasilkan produk/jasa unggulan daerah untuk tujuan pasar lokal yang dinamis; (2) calon mitra/UKM berjumlah 2 sampai 3; (3) bukan UKM yang sangat rentan terhadap persaingan bisnis; (4) menghasilkan produk/jasa sejenis, (5) bersedia memberi kontribusi dana minimum Rp20.000.000,- (dua puluh juta rupiah) dibagi semua mitra, flat selama tiga tahun; (6) membutuhkan penerapan Iptek; dan (7) diprediksi dapat dikembangkan lebih lanjut melalui program IbPUD. Alur proses penyusunan proposal IbPUD dan pelaksanaan program IbPUD di lapangaan disajikan pada Gambar 23.1 di atas.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Introduksi Teknologi Tepat Guna untuk Perbaikan Proses Produksi dan Pengembangan Usaha Jamu Herbal di CV. Arba’in Jaya Mandiri Surakarta

Introduksi Teknologi Tepat Guna untuk Perbaikan Proses Produksi dan Pengembangan Usaha Jamu Herbal di CV. Arba’in Jaya Mandiri Surakarta

Mesin mixer madu masih belum dapat dioperasikan secara optimal, karena daya listrik di tempat produksi UMKM CV. Arba’in Jaya Mandiri tidak mencukupi. Kebutuhan daya untuk mesin mixer madu minimal 3000 Watt, sedangkan daya listrik terpasang di lokasi mitra hanya 2200 Watt. Sedngkan apabila motor penggerak diturunkan kekuatannya/diperkecil menjadi 1 PK, proses produksi menjadi terhambat karena mesin cepat panas bila dibebani 50 liter madu. Kendala kekurangan daya ini pada tahap pertama ini, mitra UMKM sedang menyiapkan dana dan proses pengurusan untuk peningkatan daya listrik.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Makalah MPK Agama Islam Tentang Iptek

Makalah MPK Agama Islam Tentang Iptek

Sebagai umat muslim yang taat pada ajaran Islam, tentu dapat memilah-milih hal mana yang dapat memberikan dampak positif maupun negatif. Begitupun dengan penggunaan iptek. Dampak positif dari berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi bagi umat muslim salah satunya adalah pembuatan website Islami untuk mempermudah umat muslim dalam memndapatkan informasi seputar dunia Islami, selain itu pula dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi terciptalah pesawat terbang yang dapat membawa umat muslim untuk pergi haji dengan lebih mudah, efektif dan hemat waktu.

9 Baca lebih lajut

Ministry of Research, Technology, and Higher Education

Ministry of Research, Technology, and Higher Education

Sebagai Pusat Unggulan IPTEK Kopi dan Kakao, Pusat penelitian Kopi dan Sebagai Pusat Unggulan IPTEK Kopi dan Kakao, Pusat penelitian Kopi dan Kakao Indonesia mempunyai kawasan Techno Park yang merupakan sarana pembelajaran teknologi pengembangan kopi dan kakao mulai dari hulu dan hilir.

30 Baca lebih lajut

Al quran induk dari iptek bagian 1

Al quran induk dari iptek bagian 1

Al-Qur'an, yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW secara lisan dan berangsur-angsur antara tahun 610 hingga 632 M atau selama kira-kira 22 tahun, dimana pada masa itu umat manusia khususnya orang-orang Mekah dan Madinah masih dalam kegelapan dan buta huruf, telah membuktikan kebenaran wahyunya melalui konsistensinya dan kesesuaiannya dengan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang ditemukan umat manusia pada masa jauh setelah Muhammad.

1 Baca lebih lajut

EKOWISATA DESA KUPUK PONOROGO (Program Pengembangan Desa Mitra)

EKOWISATA DESA KUPUK PONOROGO (Program Pengembangan Desa Mitra)

Konon diceritakan desa kupuk terdapat sumber air yang mengalir kesebuah tempat yang lebih rendah. Kumpulan air ini tertampung pada satu tempat yang disebut orang dengan istilah Sendang. Kumpulan air tersebut sangat jernih, bening tidak berbau, dan orang sangat percaya bahwa air di Sendang tersebut mempunyai tuah. Barang siapa mandi, membasuh muka ataupun minum airnya dipercaya akan menjadikan awet muda, sembuh dari penyakit ataupun dilancarkan rezekinya.

13 Baca lebih lajut

IPTEK DAN PERAN KEKHALIFAHAN ALAM SEMEST (1)

IPTEK DAN PERAN KEKHALIFAHAN ALAM SEMEST (1)

Kata ilmu berasal dari bahasa Arab ‘ilm yang berarti pengetahuan. Kata ‘ilm memiliki kemiripan dengan kata ma’rifah, fiqh, hikmah, dan syu’ur. Dari segi bahasa ilmu berarti jelas. Sedangkan ilmu dalam pengertian merupakan pengetahuan ilmiah sekalipun juga merupakan keseluruhan bentuk upaya kemanusiaan untuk mengetahui sesuatu, tetapi disertai dengan memperhatikan objek yang ditelaah, cara yang dipergunakan dan kegunaannya. (Tim Departemen Agama RI. 2004:1)

15 Baca lebih lajut

SINERGI PEMERINTAH DESA DAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DALAM PEMBANGUNAN DESA DI BIDANG PENDIDIKAN DI DESA PADANGSAMBIAN KAJA KECAMATAN DENPASAR BARAT KOTA DENPASAR TAHUN 2017 | SUDIARTA | Widya Accarya 434 814 1 SM

SINERGI PEMERINTAH DESA DAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DALAM PEMBANGUNAN DESA DI BIDANG PENDIDIKAN DI DESA PADANGSAMBIAN KAJA KECAMATAN DENPASAR BARAT KOTA DENPASAR TAHUN 2017 | SUDIARTA | Widya Accarya 434 814 1 SM

Wujud konkrit dari terjadinya hubungan yang tidak harmonis antara kepala desa dan BPD terlihat dalam proses – proses penyusunan dan penetapan peraturan desa, penyusunan dan penetapan anggara pendapatan dan belanja desa (APBD), pelaksanaan peraturan desa dan pelaksanaan pertanggungjawaban kepala desa.. HubungankerjaKepalaDesadan BPD dalam proses-proses tersebut, menunjukkan adanya ketergantungan yang begitu besardari Kepala Desa atas persetujuan yang diberikan oleh BPD. Dimana BPD hanya berupa lembaga yang menyetujui, kurang berperan aktif dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Sehingga seringkali kondisi demikian menimbulkan ketidak sinkron anantara Kepala Desa dengan BPD. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan Kepala Desadan BPD sering terjebak dalam perbedaan dan pertentangan yang mengarah kepada terjadinya konflik, diantaranya adalah adanya sikap dan perilaku khususnya Kepala Desa yang masih ingin mempertahankan kekuasaan, terbatasnya kualitas sumber daya manusia, lemahnya komunikasi dan koordinasi, keterbatasan anggaran operasional BPD, rendahnya partisipasi masyarakat, kendala yuridis serta kendala politis.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Jurnal Penelitian IPTEK KOM PENGUKURAN K (1)

Jurnal Penelitian IPTEK KOM PENGUKURAN K (1)

Skala pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini adalah empat poin skala Likert. Pengguna akan diminta menilai website untuk kualitas masing- masing menggunakan skala mulai dari 1 (sangat tidak setuju) hingga 4 (sangat setuju). Skala sengaja dibuat genap untuk menghindari kecenderungan responden yang besikap netral. Terlepas dari perdebatan apakah skala Likert memiliki jenis data ordinal ataukah interval, dalam penelitian ini diasumsikan data yang dperoleh adalah berjenis interval, sehingga dapat digunakan untuk statistika parametrik seperti analisis regresi linier berganda.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

BERITA IPTEK Tahun 44 N0 1 2005

BERITA IPTEK Tahun 44 N0 1 2005

Namun biaya produksi proses gas ke bahan bakar cair (gas to liquid fuel) masih lebih mahal daripada biaya produksi bahan bakar cair dari minyak mentah. Menurut Michael Corke, Purvin and Gertz, London (1998), proses gas ke bahan bakar cair akan menguntungkan kalau harga minyak mentah lebih dari $ 16/bbl. Apabila harga gas alam rendah (< $1/million BTU) dan biaya produksi sintesis gas (CO dan H 2 ) juga rendah, maka semakin menambah nilai kompetitif proses

17 Baca lebih lajut

instrumen analisis karakteristik dan tipologi desa

instrumen analisis karakteristik dan tipologi desa

Karakteristik Desa N o Teori Desa Mitra 1 Kehidupan dan mata pencaharian sangat erat hubungannya dengan alam 2 Anggota keluarga mengambil peran bertani dengan tingkat keterlibatan ber[r]

2 Baca lebih lajut

Lembaga Adat Sebagai Mitra Kepala Desa Dalam Penyelesaian Sengketa Di Desa

Lembaga Adat Sebagai Mitra Kepala Desa Dalam Penyelesaian Sengketa Di Desa

Dalam menentukan siapa yang berhak duduk dalam Lembaga Adat ini, ada 2 (dua) prinsip yang dipakai yaitu pertama didasarkan kepada kemampuan dari seorang tokoh tersebut dalarn menyelesaikan sengketa di masyarakat dan yang kedua yaitu didasarkan pada keputusan dari suatu bagian desa yang disebut dengan Sohe dalam mengutus siapa yang duduk dalam lembaga adat yang ada di desa.

1 Baca lebih lajut

 Makalah Seni dan Iptek Dalam Islam seni dan iptek

Makalah Seni dan Iptek Dalam Islam seni dan iptek

Gambaran yang jelas mrngenai konsep tersebut bisa tampak sekali di dalam al-Qur'an, yang dengan tegas menghimabau -di samping juga memelihara urusan akhirat- manusia agar tidak melupakan[r]

3 Baca lebih lajut

IPTEK DAN SENI DLM PERSPEKTIF ISLAM (1)

IPTEK DAN SENI DLM PERSPEKTIF ISLAM (1)

PERAN IPTEK DLM MENGENAL ALLAH  Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia,[r]

19 Baca lebih lajut

BAB24 PROGRAM PENGEMBANGAN DESA MITRA PPDM 1

BAB24 PROGRAM PENGEMBANGAN DESA MITRA PPDM 1

Uraikan kompetensi Tim Pengusul, sarana dan prasarana yang dimiliki untuk menunjang kegiatan. Anggota tim pengusul harus berkontribusi dalam program sesuai dengan kompetensinya. Kelayakan wilayah Mitra akan dinilai dari kompetensi mitra yang ditangani, potensi Desa Mitra, sarana dan prasarana yang dimiliki, serta kesanggupan dalam sharing resources. Potensi desa yang unik/ spesifik juga menentukan penilaian.

26 Baca lebih lajut

Iptek dan Peradaban Islam (1)

Iptek dan Peradaban Islam (1)

Semetara dari segi metodologi, pendidikan dan pengajaran agama disemua jenjang pendidikan tersebut, tidak cukup dengan metode rasional dengan mengisi otak dan kecerdasan peserta didik demata-mata, sementara jiwa dan spiritualitasnya dibiarkan kosong dan hampa. Pendidikan agama perlu dilakukan dengan memberikan penekanan pada aspek afektif melalui praktik dan pembiasaan, serta melalui pengalaman langsung dan keteladanan prilaku dan amal sholeh. Dalam tradisi intelektual Islam klasik, pada saat mana Islam mencapai puncak kejayaannya, aspek pemikiran teoritik (al aql al nazhari) tidak pernah dipisahkan dari aspek pengalaman praksis (al aql al amali). Pemikiran teoritis bertugas mencari dan menemukan kebenaran, sedangkan pemikiran praksis bertugas mewujudkan kebenaran yang ditemukan itu dalam kehidupan nyata sehingga tugas dan kerja intelektual pada hakekatnya tidak pernah terpisah dari realitas kehidupan umat dan bangsa. Dalam paradigma ini, ilmu dan pengembangan ilmu tidak pernah bebas nilai. Pengembangan iptek harus diberi nilai rabbani (nilai ketuhanan dan nilai imtak), sejalan dengan semangat wahyu pertama, iqra’ bismi rabbik. Ini berarti pengembangan iptek tidak boleh dilepaskan dari imtak. Pengembangan iptek harus dilakukan untuk kemaslahatan kemanusiaan yang sebesar-besarnya dan dilakukan dalam kerangka ibadah kepada Allah SWT.
Baca lebih lanjut

52 Baca lebih lajut

Integrasi Seni dan IPTEK (1)

Integrasi Seni dan IPTEK (1)

Seni dan ilmu dan teknologi (IPTEK) seringkali dianggap sebagai dua kutub yang amat berbeda, baik dalam lingkup kajiannya, atuapun pada praktiknya. Seni sebagai disiplin keilmuan yang lekat dengan konsep humaniora yang bersifat abstrak kemudian dianggap amat bertolak belakang dengan ilmu dan teknologi yang bersifat realistis dan empiris yang mengedapankan penggunaan rasio dalam praktiknya. Integrasi antara ilmu dan teknologi terjadi dengan sendirinya dan diterima begitu saja dan dianggap sebagai sebuah kelaziman global yang kemudian dikuatkan dengan hadirnya akronim IPTEK sebagai paduan dari keduanya.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...