[PDF] Top 20 Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 2(2) : (2014) ISSN :
Has 10000 "Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 2(2) : (2014) ISSN :" found on our website. Below are the top 20 most common "Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 2(2) : (2014) ISSN :".
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 2(2) : (2014) ISSN :
... Pembuatan pakan diawali dengan memisahkan bahan kering dengan bahan yang basah, kemudian dilakukan pencampuran secara merata bahan yang bersifat kering dari yang jumlahnya terkecil ke bahan yang jumlahnya semakin besar, ... Lihat dokumen lengkap
10
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 2(2) : (2014) ISSN :
... termometer, spektrofotometer, nampan, penggiling daging, Kjeldhal line unit, Lipid extraction unit, Dry oven, Muffle furnace, desikator, blender, freezer. Sedangkan bahan yang digunakan yaitu benih ikan patin jambal ... Lihat dokumen lengkap
13
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 2(2) : (2014) ISSN :
... Jaringan yang telah difiksasi diambil menggunakan pinset dan selanjutnya disentuhkan pada kertas tissue untuk menghilangkan larutan fiksatif. Sebelum digunakan objek gelas direndam di dalam alkohol 70% selama 2 ... Lihat dokumen lengkap
10
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 2(2) : (2014) ISSN :
... Menurunnya nafsu makan ikan akan mempengaruhi nutrisi yang terserap oleh ikan tersebut, sehingga kadar hematokrit pada perlakuan kontrol lebih rendah dari pada perlakuan[r] ... Lihat dokumen lengkap
14
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 2(1) : (2014) ISSN :
... sehingga udang mudah stres, kurang nafsu makan, serta cenderung berkulit tipis (Taqwa et al., 2010). Penelitian tentang adaptasi yang memanfaatkan bahan kimia sintetis (K 2 CO 3 ) telah banyak dilakukan seperti ... Lihat dokumen lengkap
12
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 3(2) : (2015) ISSN :
... The purpose of this research were to determine the best ratio of injection pituitary extract of climbing perch, latency time, amount of egg, percentage fertilized of egg, percentage hatching of egg and survival rate of ... Lihat dokumen lengkap
12
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 2(1) : (2014) ISSN :
... Menurut Pudrow (1993) terdapat tiga variasi kromosom dalam intraspesifik maupun pada intra individual yaitu 1) variasi jumlah kromosom (2n) maupun jumlah lengan kromosom, 2) variasi dalam pola pita kromosom ... Lihat dokumen lengkap
11
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 2(1) : (2014) ISSN :
... Pengamatan kromosom dilakukan secara baik, hal ini dikarenakan kromosom dapat dihitung jumlahnya. Menurut Hartono (2003), sebaran kromosom yang relatif baik adalah kromoaom yang dapat dilakukan pengamatan terhadap jumlah ... Lihat dokumen lengkap
11
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 2(1) :43-54 (2014) ISSN :
... Data sekunder merupakan informasi yang diperoleh dari hasil pencatatan terhadap data yang sudah tersedia di instansi seperti : kondisi umum lokasi penelitian, data dari BPS Kabupaten Banyuasin, peta kawasan, peraturan ... Lihat dokumen lengkap
12
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 2(1) :01-12 (2014) ISSN :
... Ikan bawal yang dipuasakan secara periodik yaitu satu hari dipuasakan dua hari diberi pakan menghasilkan pertumbuhan yang lebih rendah dibandingkan dengan ikan yang dib[r] ... Lihat dokumen lengkap
12
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 2(1) :78-92 (2014) ISSN :
... Larva hasil penetasan telur dipelihara pada salinitas sesuai perlakuan sampai larva berumur 2 hari. Selama pemeliharaan larva tidak diberi pakan karena kuning telur masih ada. Telur yang tidak menetas dibuang ... Lihat dokumen lengkap
15
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 2(1) :13-23 (2014) ISSN :
... salinitas 2 dan salinitas 0, ini disebabkan karena adanya penyerangan jamur pada perlakuan tanpa salinitas dan dengan salinitas 2, sehingga telur yang terserang jamur itu besar kemungkinan mati, sehingga ... Lihat dokumen lengkap
11
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 2(1) :55-66 (2014) ISSN :
... 6,0). Peberian probiotik EM-4 dapat menurunkan pH disebabkan karena kandungan EM-4 terdapat bakteri Lactobacillus sp. sehingga kondisi media menjadi asam (Amelia, 2009). Sedangkan, oksigen terlarut didapatkan hasil 3,05 ... Lihat dokumen lengkap
12
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 3(1) : (2015) ISSN :
... Tubifex sp., dan pakan buatan. Alat-alat yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian meliputi akuarium 25x25x25 cm 3 , pH-meter, DO-meter, Termometer, Spektrofotometer, Aerator, Jangka sorong, Timbangan digital, Neraca ... Lihat dokumen lengkap
11
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 4(1) : (2016) ISSN :
... 178 2014). Sedangkan cacing sutera diberikan sebanyak 5% dari total bobot tubuh ikan per hari (Cong et al., 2008). Pemberian pakan alami gabungan selama dua hari (naupli Artemia sp. dan Daphnia sp.) serta (Daphnia sp. ... Lihat dokumen lengkap
13
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 4(2) : (2016) ISSN :
... Sebelum penelitian dimulai terlebih dahulu dilakukan persiapan baik persiapan alat maupun bahan-bahan yang akan digunakan. Semua alat dan bahan dikumpulkan dalam suatu tempat dan ditata rapi sesuai dengan urutan ... Lihat dokumen lengkap
7
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 1(2) : (2013) ISSN :
... Rancangan percobaan pada penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan 2 faktor peubah dan 3 ulangan. Faktor peubah tersebut adalah dosis enzim cairan rumen domba dan lama waktu inkubasi. ... Lihat dokumen lengkap
10
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 1(2) : (2013) ISSN :
... Ikan sebelum digunakan diaklimatisasi kemudian diambil secara acak diukur dan ditimbang berat tubuhnya, kemudian dimasukkan ke aquarium, setelah adaptasi selama 3 hari ikan mulai diberi perlakuan dengan memberikan pakan ... Lihat dokumen lengkap
13
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 1(2) : (2013) ISSN :
... terhadap ikan uji, ikan memberikan respon antara lain hiper aktif, kulit ter- kelupas, megap-megap, dan hilang keseimbangan. Respon ini sama seper- ti respon Clarias gariepinus yang di- laporkan oleh Guedenon et al. ... Lihat dokumen lengkap
13
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 1(2) : (2013) ISSN :
... lain menunjukkan bahwa adanya gejala klinis pada ikan patin, ini disebabkan adanya pengaruh limbah cair lateks. Gejala yang timbul hampir sama dengan penelitian Yosmaniar et al. (2009) dimana gejala fisiologis berupa ... Lihat dokumen lengkap
13
Related subjects