Top PDF KEBAKARAN 1 UNIT BANGUNAN PERMANEN

KEBAKARAN 1 UNIT BANGUNAN PERMANEN

KEBAKARAN 1 UNIT BANGUNAN PERMANEN

Kronologis kejadian berawal ketika saksi 1 An. Miranti sedang berada di dalam rumah kemudian datang pelaku lari ke dalam rumah minta tolong kepada saksi 1 An. Miranti karena dikejar oleh warga. Mengetahui banyak warga di luar rumah, saksi 1 An. Miranti pergi ke luar rumah dan warga yang mengejar pelaku memerintahkan pelaku untuk keluar dari rumah. Karena ketakutan pelaku melemparkan botol minuman, gelas dan perabotan rumah tangga lainnya ke arah warga serta memegang senjata tajam berupa sebilah parang.Pada saat bersamaan datang di Tkp sebanyak 2 orang petugas Polsek Koto Tangah beruniform dan 2 orang petugas Polsek Koto Tangah non uniform untuk mengamankan pelaku, namun pelaku tidak mau keluar dan menutup pintu rumah sehingga petugas tidak bisa masuk ke dalam rumah. Beberapa saat berselang terlihat api sudah membesar dan membakar seluruh rumah korban.Melihat api membakar rumah korban, masyarakat secara bersama-sama membantu memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya dan menghubungi Pemadam Kebakaran Dinas BPBD Kota Padang. Sekira pukul 14.30 wib datang di tkp 1 unit mobil pemadam kebakaran Dinas BPBD Pemko Padang melakukan pendinginan terhadap material sisa kebakaran bangunan. Setelah anggota pemadam kebakaran memastikan api sudah mati, selanjutnya anggota Polsek Koto Tangah mengamankan pelaku yang memegang senjata tajam berupa sebilah parang dan bersembunyi di dalam sumur di dalam rumah korban. Selanjutnya pelaku diamankan ke Mapolresta Padang untuk penyidikan lebih lanjut, dan berdasarkan identifikasi sementara di Tkp diketahui bahwa kebakaran bangunan disebabkan karena pelaku yang sengaja membakar rumah korban, dan akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian + Rp. 150.000.000,- (seratus lima puluh juta Rupiah).
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Undangan Nego dan Pembuktian Kualifikasi Bangunan Gedung 2

Undangan Nego dan Pembuktian Kualifikasi Bangunan Gedung 2

Sehubungan dengan keikutsertaan perusahaan Saudara dalam pelaksanaan paket pekerjaan Pengadaan Bangunan Gedung Kantor Permanen pada Kelompok Kerja Jasa Konstruksi 1 Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Kabupaten Alor Tahun Anggaran 2016, yang saat ini masih dalam tahapan evaluasi maka berdasarkan perihal surat diatas, kami mohon kehadiran Saudara pada :

1 Baca lebih lajut

Tingkat Pemenuhan Sistem Proteksi Kebakaran Pada Bangunan Gedung dan Lingkungan di Unit Produksi Amoniak PT PETROKIMIA GRESIK Tahun 2014

Tingkat Pemenuhan Sistem Proteksi Kebakaran Pada Bangunan Gedung dan Lingkungan di Unit Produksi Amoniak PT PETROKIMIA GRESIK Tahun 2014

Konstruksi tahan api merupakan kesatuan dari penghalang api, dinding api, dinding luar dikaitkan dengan lokasi bangunan gedung yang dilindungi, partisi penahan penjalaran api, dan penutup asap (Departemen Pekerjaan Umum, 2008). Konstruksi tahan api tersebut harus dipelihara, diperbaiki, dan diperbarui atau diganti dengan tepat apabila terjadi kerusakan, perubahan, keretakan, penembusan, pemindahan atau akibat pemasangan yang salah (Badan Standardisasi Nasional, 2000). Menurut SNI 03-1736- 2000 mengenai tata cara perencanaan sistem proteksi pasif, Elemen persyaratan pada konstruksi tahan api antara lain sebagai berikut 1. Terdapat dinding penghalang api untuk membagi bangunan
Baca lebih lanjut

273 Baca lebih lajut

Asesmen wilayah rawan kebakaran pada per

Asesmen wilayah rawan kebakaran pada per

Perkembangan bangunan di perkotaan semakin kompleks baik dari segi intensitas, teknologi maupun kebutuhan prasarana dan sarana. Perbedaan lokasi ini menyebabkan adanya permukiman yang padat penduduk dengan unit-unit rumah yang mempunyai ukuran kecil serta kondisi fisik lingkungan yang buruk. Ciri lain adalah berkembang tanpa rencana, cenderung kumuh, seringkali ditandai dengan letak rumah yang tidak teratur dan rapat, prasarana kota terbatas, kepadatan penduduk tinggi penghasilan masyarakat rendah, bangunan semi permanen dan kepemilikan lahan yang tidak jelas (Kartono, 1994). Hal ini dimungkinkan untuk dapat menimbulkan bahaya kebakaran. Interaksi antarsubsistem dapat dijelaskan dalam konteks wilayah, mulai dari perpindahan penduduk dari desa ke kota (Rahardjo, 2005). Jakarta Barat dalam hal ini dapat disebut sebagai national growth center (Wheeler & Muller, 1981; Goldblum & Wong, 2000). Penduduk memilih tempat bermukim di kota itu, karena memperoleh kemudahan ke tempat bekerja. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada konsep dasar penelitian pada Gambar 1.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

KEPUTUSAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR 4 (1)

KEPUTUSAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR 4 (1)

b. Apabila ketentuan sebagaimana dimaksudkan pada butir 1 di atas tidak momungkinkan, dengan ijin instansi yang bersangkutan, sumber daya utama dapat menggunakan sistem pembangkit tenaga sendiri, yang penempatannya harus aman dan tidak menimbulkan gangguan lingkungan serta harus mengikuti standar dan atau nomalisasi dari peraturan yang berlaku, di antaranya Peraturan Umum Instalasi Listrik dan SNI-0225 yang berlaku. c. Bangunan dan ruang khusus yang pelayanan daya listrik tidak boleh putus,

110 Baca lebih lajut

Kepmen PU No. 441 tentang 1998 tentang P

Kepmen PU No. 441 tentang 1998 tentang P

d. Ruang terbuka hijau pekarangan sebanyak mungkin diperuntukkan bagi penghijauan / penanaman di atas tanah. Dengan demikian area parkir dengan lantai perkerasan masih tergolong RTHP sejauh ditanami pohon peneduh yang ditanam di atas tanah, tidak di dalam wadah / container yang kedap air. e. KDH tersendiri dapat ditetapkan untuk tiap-tiap klas bangunan dalam

110 Baca lebih lajut

MERISA DYAH S 21020112130099 BAB V

MERISA DYAH S 21020112130099 BAB V

Jaringan pengamanan bangunan terhadap kebakaran terdiri dari sistem detektor yang dilengkapi dengan alarm dan sistem pemadaman api. Sistem pemadaman yang diterapkan adalah sistem semi otomatis. Sistem pemadam kebakaran yang digunakan adalah sprinkler, fire hydrant, fire extinguisher, hydrant pillar, serta siamese untuk keperluan lingkungan sekitar.

5 Baca lebih lajut

5.1.  Zoning  SEKOLAH PENDIDIKAN DASAR TERPADU DI SURAKARTA.

5.1. Zoning SEKOLAH PENDIDIKAN DASAR TERPADU DI SURAKARTA.

Kebakaran Untuk sistem pengaman terhadap bahaya kebakaran dilakukan dengan menyediakan : - Hidran pada titik-titik strategis dalam site - Sprinkler dalam bangunan yang dipasang pada[r]

4 Baca lebih lajut

BAB IV. ANALISA SOSIAL EKONOMI DAN LINGKUNGAN - DOCRPIJM 1503115199BAB IV. ANALISA SOSIAL EKONOMI DAN LINGKUNGAN

BAB IV. ANALISA SOSIAL EKONOMI DAN LINGKUNGAN - DOCRPIJM 1503115199BAB IV. ANALISA SOSIAL EKONOMI DAN LINGKUNGAN

Kegiatan pengadaan tanah dan kewajiban pemberian kompensasi atas tanah dan bangunan terjadi jika kegiatan pembangunan bidang cipta karya berlokasi di atas tanah yang bukan milik pemerintah atau telah ditempati oleh swasta/masyarakat selama lebih dari satu tahu n. Prinsip utama pengadaan tanah adalah bahwa semua langkah yang diambil harus dilakukan untuk meningkatkan, atau memperbaiki, pendapatan dan standar kehidupan warga yang terkena dampak akibat kegiatan pengadaan tanah ini.

40 Baca lebih lajut

BAB VIII. ASPEK LINGKUNGAN DAN SOSIAL - DOCRPIJM 1503127136BAB VIII. aspek lingkungan dan sosial

BAB VIII. ASPEK LINGKUNGAN DAN SOSIAL - DOCRPIJM 1503127136BAB VIII. aspek lingkungan dan sosial

2 Penataan Bangunan dan Lingkungan Pembinaan teknis bangunan gedung 1 Penataan lingkungan permukiman 2 Peningkatan pencegahan bahaya 3 kebakaran Pengembangan permukiman harus diikuti[r]

35 Baca lebih lajut

Perancangan Alat Pendeteksi Kebakaran Berdasarkan Suhu Dan Asap Berbasis Arduino

Perancangan Alat Pendeteksi Kebakaran Berdasarkan Suhu Dan Asap Berbasis Arduino

Pada Projek 1 ini telah dibuat alat pendeteksi kebakaran yang dilengkapi dengan unit mikrokontroler Arduino Uno R3 sebagai sarana untuk menyimpan program, DS18B20 sebagai sensor suhu, MQ-2 sebagai sensor asap. Alat ini juga mempunyai buzzer (alarm) peringatan sebagai tanda terdeteksinya kebakaran. Alat ini dirancang untuk meningkatkan fasilitas deteksi dan pencegahan kebakaran ruangan dan sebagai sarana untuk mendeteksi adanya kebakaran sehingga dengan ini akan lebih mudah dalam memantau kondisi ruangan.

2 Baca lebih lajut

KETAHANAN MATERIAl BAJA SEBAGAI STRUKTUR BANGUNAN TERHADAP KEBAKARAN.

KETAHANAN MATERIAl BAJA SEBAGAI STRUKTUR BANGUNAN TERHADAP KEBAKARAN.

Baja diklasifikasikan sebagai bahan atau material yang non combustible, penghantar panas yang baik sehingga sewaktu kebakaran cepat menyebarkan panas. Bila nyala api sudah masuk dalam tahap awet baja dapat dengan mudah berubah bentuknya . Pada suhu yang tinggi, selama terjadi kebakaran struktur baja akan mengalami deformasi, kestabilan dan daya dukungnya akan hilang.

4 Baca lebih lajut

KONSEP PERANCANGAN  GEDUNG PERPUSTAKAAN UMUM DI YOGYAKARTA.

KONSEP PERANCANGAN GEDUNG PERPUSTAKAAN UMUM DI YOGYAKARTA.

yang tahan api minimal 2 jam, ketinggian dan jarak bangunan yang memudahkan unit pemadam kebakaran memasuki area site dan sekitar bangunan, perancangan koridor yang tidak buntu, serta perancangan pintu dan jalan keluar yang tidak membingungkan dan dekat dengan ruang terbuka.  Penggunaan detektor ionisasi yang ditempatkan pada pantry dan dapur cafe,

40 Baca lebih lajut

Perwal Tangerang Selatan No. 30 Tahun 2015 ttg Pelaksanaan Perda Kota Tangerang Selatan No. 7 Tahun

Perwal Tangerang Selatan No. 30 Tahun 2015 ttg Pelaksanaan Perda Kota Tangerang Selatan No. 7 Tahun

33. Reklame Baliho/Banner adalah Reklame yang diseleggarakan dari bahan kain, plastik, vinil dan sejenisnya yang disablon/dicetak, dengan peletakan menggunakan rangka besi atau alumunium dan bersifat tidak permanen dan tujuan materinya mempromosikan suatu produk pada acara atau kegiatan yang bersifat sementara;

34 Baca lebih lajut

Pengumuman Hasil Lelang Disbangker Kota Bekasi T.A 2012

Pengumuman Hasil Lelang Disbangker Kota Bekasi T.A 2012

Bekasi Timur Kota Bekasi 2 PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA DINAS BANGUNAN DAN KEBAKARAN KOTA BEKASI TTD Pengumuman Pengadaan Barang/Jasa Konstruksi Dinas Bangunan dan Kebakaran Kota Be[r]

1 Baca lebih lajut

PERDA NOMOR 6 TAHUN 2005 TENTANG PEMADAM KEBAKARAN

PERDA NOMOR 6 TAHUN 2005 TENTANG PEMADAM KEBAKARAN

(2) Setiap pelataran parkir terbuka yang luasnya tidak lebih dari 300 (tiga ratus) m 2 , harus ditempatkan minimum 2 (dua) alat pemadam kebakaran ringan dari jenis gas atau jenis kimia kering serbaguna, yang berukuran 2A, 10B – 20B, dipasang di tempat yang mudah dilihat dan mudah diambil untuk dipergunakan.

21 Baca lebih lajut

STUDI FAKTOR PENCEGAHAN TERHADAP RESIKO KEBAKARAN PADA BANGUNAN HOTEL-HOTEL   STUDI FAKTOR PENCEGAHAN TERHADAP RESIKO KEBAKARAN PADA BANGUNAN HOTEL-HOTEL DI YOGYAKARTA.

STUDI FAKTOR PENCEGAHAN TERHADAP RESIKO KEBAKARAN PADA BANGUNAN HOTEL-HOTEL STUDI FAKTOR PENCEGAHAN TERHADAP RESIKO KEBAKARAN PADA BANGUNAN HOTEL-HOTEL DI YOGYAKARTA.

Tugas akhir dengan topik Studi Faktor Pencegahan terhadap Resiko Kebakaran pada Bangunan Hotel-hotel di Yogyakarta ini merupakan salah satu syarat untuk menyelesaikan Sarjana Strata Satu (S1), Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

10 Baca lebih lajut

DOCRPIJM 87df1b2ea4 BAB VIBAB VI ASPEK TEKNIS PER SEKTOR

DOCRPIJM 87df1b2ea4 BAB VIBAB VI ASPEK TEKNIS PER SEKTOR

Tingginya tingkat kebcoran tersebut terjadi karena oleh jaringan air minum kurang dikelola dengan baik, minimnya dana pemeliharaan dan perawatan terhadap pipa jaringan akibat tarif yang terlalu rendah, selain itu disebabkan adanya penyebab non teknis. Dari aspek peralatan, sampai saat ini PDAM hanya memiliki 1 unit pompa intake, sehingga secara terus menerus dioperasikan. Peralatan lainnya yang sudah dalam kondisi tua meliputi mixer pengaduk bahan kimia, pompa dozing yang tidak layak pakai dan peralatan pengangkat bahan kimia.

42 Baca lebih lajut

PERDA 8 2010.doc

PERDA 8 2010.doc

(1) Setiap alat pencegah dan pemadam kebakaran harus diperiksa secara berkala paling cepat 1 (satu) tahun sekali, paling lambat 3 (tiga) tahuni sekali serta dalam waktu 5 (lima) tahun sekali harus dilaksanakan pengetesan tabung bahan pemadamnya dengan tekanan hidrolik. Disamping itu dapat dilakukan pemeriksaan sewaktu-waktu dengan atau tanpa pemberitahuan terlebih dahulu oleh Bupati atau Pejabat yang ditunjuknya.

1 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...