Top PDF PENGARUH RISIKO KREDIT, KECUKUPAN MODAL, LIKUIDITAS DAN EFISIENSI OPERASIONAL, NET INTEREST MARGIN TERHADAP PROFITABILITAS PADA BANK KONVENSIONAL GO PUBLIK - Perbanas Institutional Repository

PENGARUH RISIKO KREDIT, KECUKUPAN MODAL, LIKUIDITAS DAN EFISIENSI OPERASIONAL, NET INTEREST MARGIN TERHADAP PROFITABILITAS PADA BANK KONVENSIONAL GO PUBLIK - Perbanas Institutional Repository

PENGARUH RISIKO KREDIT, KECUKUPAN MODAL, LIKUIDITAS DAN EFISIENSI OPERASIONAL, NET INTEREST MARGIN TERHADAP PROFITABILITAS PADA BANK KONVENSIONAL GO PUBLIK - Perbanas Institutional Repository

Industri perbankan di Indonesia telah mengalami banyak perubahan dari waktu ke waktu. Masyarakat yang kelebihan dana dapat menyimpan dananya di bank dalam bentuk giro, deposito, tabungan, dan bentuk lain sesuai kebutuhan yang disebut dengan dana pihak ketiga. Sementara untuk masyarakat yang kekurangan atau membutuhkan dana dapat mengajukan pinjaman atau kredit pada bank. Penyaluran kredit merupakan kegiatan utama usaha bank yang mempunyai fungsi sebagai lembaga intermediasi.Selain untuk mensejahterakan masyarakat, kredit dilaksanakan oleh bank juga bertujuan untuk memperoleh laba yang berasal dari selisih bunga tabungan yang diberikan pada nasabah penabung dengan bunga yang diperoleh dari nasabah debitor dan merupakan sumber utama pendapatan bank.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENGARUH RISIKO KREDIT, KECUKUPAN MODAL, LIKUIDITAS DAN EFISIENSI OPERASIONAL, NET INTEREST MARGIN TERHADAP PROFITABILITAS PADA BANK KONVENSIONAL GO PUBLIK - Perbanas Institutional Repository

PENGARUH RISIKO KREDIT, KECUKUPAN MODAL, LIKUIDITAS DAN EFISIENSI OPERASIONAL, NET INTEREST MARGIN TERHADAP PROFITABILITAS PADA BANK KONVENSIONAL GO PUBLIK - Perbanas Institutional Repository

Puji syukur saya panjatkan kepada kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan ridho-Nya akhirnya saya dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Pengaruh Risiko Kredit, Kecukupan Modal, Likuiditas Dan Efisiensi Operasional, Net Interest Margin Terhadap Profitabilitas Pada Bank Konvensional Go Publik.” Penulisan skripsi ini dimaksudkan untuk memenuhi persyaratan guna memperoleh gelar Sarjana ekonomi Strata satu di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Perbanas Surabaya.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

V PE NUTUP 5.1 Kesimpulan

V PE NUTUP 5.1 Kesimpulan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh risiko kredit , kecukupan modal, likuiditas, efisiensi operasional, dan Net Interest Margin terhadap profitabilitas pada bank konvensional go publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Variabel independen ini adalah risiko kredit yang diukur dengan Non Performing Loan (NPL), kecukupan Modal diukur dengan Capital Adequacy Ratio (CAR), Likuiditas diukur dengan Loan to Deposit Ratio (LDR), efisiensi operasional diukur dengan Biaya operasional efisiensi operasioanal (BOPO), dan Net Interest Margin diukur dengan NIM, sedangkan variabel dependen yaitu profitabilitas yang diukur dengan Return On Assets (ROA). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang didapatkan dari laporan keuangan tahunan bank konvensional go publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis statistik.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

5. Pengaruh secara simultan LDR, NPL, CAR dan BOPO terhadap NIM pada - PENGARUH LIKUIDITAS, RISIKO KREDIT, KECUKUPAN MODAL DAN EFISIENSI TERHADAP NET INTEREST MARGIN PADA BANK KONVENSIONAL (Studi di Indonesia Periode Tahun 2009 - 2013) - Repository Fakult

5. Pengaruh secara simultan LDR, NPL, CAR dan BOPO terhadap NIM pada - PENGARUH LIKUIDITAS, RISIKO KREDIT, KECUKUPAN MODAL DAN EFISIENSI TERHADAP NET INTEREST MARGIN PADA BANK KONVENSIONAL (Studi di Indonesia Periode Tahun 2009 - 2013) - Repository Fakult

Keputusan untuk memasukkan variabel boneka dalam model efek tetap (fixed effect) akan dapat menimbulkan konsekuensi dan mengurangi banyaknya derajat kebebasan (degree of freedom) yang pada akhirnya akan mengurangi efisiensi dari parameter yang diestimasi. Pendekatan model ini melibatkan variabel gangguan baik itu secara menyeluruh yang terdiri atas kombinasi time series dan cross section maupun variabel gangguan secara individu, oleh karena itu model ini disebut juga dengan pendekatan model komponen error (Error Component Model) (ECM).
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENGARUH RISIKO KREDIT, PROFITABILITAS, LOAN TO DEPOSIT RATIO, BIAYA OPERASIONAL PENDAPATAN OPERASIONAL, DAN UKURAN BANK TERHADAP KECUKUPAN MODAL BANK KONVENSIONAL GO PUBLIK - Perbanas Institutional Repository

PENGARUH RISIKO KREDIT, PROFITABILITAS, LOAN TO DEPOSIT RATIO, BIAYA OPERASIONAL PENDAPATAN OPERASIONAL, DAN UKURAN BANK TERHADAP KECUKUPAN MODAL BANK KONVENSIONAL GO PUBLIK - Perbanas Institutional Repository

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Risiko Kredit, Profitabilitas, Loan to Deposit Ratio, Biaya operasional Pendapatan Operasional dan Ukuran Bank. Rasio keuangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahwa NPL, ROA, LDR, BOPO dan SIZE. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 38 bank konvensional go public yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), 2013 - 2015. Penelitian ini menggunakan sensus. Data yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Laporan Tahunan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear tes sebelumnya dilakukan normalitas setelah baru pengujian hipotesis dengan menggunakan uji F, uji R2 dan uji T.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PENGARUH RISIKO KREDIT, PROFITABILITAS, LOAN TO DEPOSIT RATIO, BIAYA OPERASIONAL PENDAPATAN OPERASIONAL, DAN UKURAN BANK TERHADAP KECUKUPAN MODAL BANK KONVENSIONAL GO PUBLIK - Perbanas Institutional Repository

PENGARUH RISIKO KREDIT, PROFITABILITAS, LOAN TO DEPOSIT RATIO, BIAYA OPERASIONAL PENDAPATAN OPERASIONAL, DAN UKURAN BANK TERHADAP KECUKUPAN MODAL BANK KONVENSIONAL GO PUBLIK - Perbanas Institutional Repository

Dalam tabel 1.1 menggambarkan LDR yang mengalami pola perkembangan dan melebihi batas aman dapat membuat jumlah dana yang digunakan untuk mendanai kredit semakin besar sehingga seharu[r]

9 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - PENGARUH LIKUIDITAS, RISIKO KREDIT, KECUKUPAN MODAL DAN EFISIENSI TERHADAP NET INTEREST MARGIN PADA BANK KONVENSIONAL (Studi di Indonesia Periode Tahun 2009 - 2013) - Repository Fakultas Ekonomi UNJ

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - PENGARUH LIKUIDITAS, RISIKO KREDIT, KECUKUPAN MODAL DAN EFISIENSI TERHADAP NET INTEREST MARGIN PADA BANK KONVENSIONAL (Studi di Indonesia Periode Tahun 2009 - 2013) - Repository Fakultas Ekonomi UNJ

Bank merupakan lembaga keuangan yang memiliki fungsi untuk menerima dana dari masyarakat dan institusi kemudian menyediakan pinjaman atau menyalurkan kembali dalam bentuk pemberian kredit kepada sektor bisnis atau pihak-pihak yang membutuhkan lainnya. Aktivitas pemberian kredit ini menyebabkan bank dapat menghasilkan laba karena terdapat perbedaan tingkat bunga pinjaman yang biasanya lebih tinggi dari tingkat bunga tabungan. Perbedaan tingkat bunga itu biasa disebut spreads dimana selalu bernilai positif. Achmad menyatakan pengertian bank:
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Pengaruh Kecukupan Modal, Dana Pihak Ketiga, Risiko Kredit, Risiko Pasar, dan Efisiensi Operasional Terhadap Profitabilitas Perbankan (Studi Kasus pada Bank Umum yang Listed di Bursa Efek Indonesia Tahun 2013-2015).

Pengaruh Kecukupan Modal, Dana Pihak Ketiga, Risiko Kredit, Risiko Pasar, dan Efisiensi Operasional Terhadap Profitabilitas Perbankan (Studi Kasus pada Bank Umum yang Listed di Bursa Efek Indonesia Tahun 2013-2015).

ROA (Defri, 2012). Semakin besar ROA suatu bank maka semakin baik profitabilitas bank sehingga semakin baik pula kinerja perusahaan perbankan tersebut. Faktor penentu profitabilitas dalam menciptakan dan memelihara perbankan yang sehat diatur dalam pasal 29 ayat 2 Undang-undang Republik Indonesia No.10 tahun 1998, yaitu: Bank wajib memelihara tingkat kesehatan bank sesuai dengan ketentuan kecukupan modal, kualitas aset, kualitas manajemen, likuiditas, rentabilitas, solvabilitas, dan aspek lain yang berhubungan dengan usaha bank (Defri, 2012). Salah satu metode yang paling sering digunakan dalam menilai kesehatan bank adalah metode CAMEL (Capital, Assets, Management, Earning, dan Liquidity) (Kasmir, 2014: 48). Aspek capital (permodalan) dapat dinilai melalui Capital Adequacy Ratio (CAR), aspek assets dinilai dengan Non Performing Loan (NPL), aspek earning meliputi Return on Assets (ROA), Net Interest Margin (NIM), dan BOPO. Sedangkan aspek likuiditas meliputi Loan to Deposit Ratio (LDR) (Sianturi, 2012).
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

PENGARUH RISIKO LIKUIDITAS, RISIKO KREDIT, RISIKO PASAR, DAN RISIKO OPERASIONAL TERHADAP ROA BANK GO PUBLIC - Perbanas Institutional Repository

PENGARUH RISIKO LIKUIDITAS, RISIKO KREDIT, RISIKO PASAR, DAN RISIKO OPERASIONAL TERHADAP ROA BANK GO PUBLIC - Perbanas Institutional Repository

Dengan mengucapkan segala puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan lindungan dan rahmat-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Pengaruh Risiko Likuiditas, Risiko Kredit, Risiko Pasar Dan Risiko Operasional Terhadap ROA Bank Go Public”.

14 Baca lebih lajut

PENGARUH RISIKO LIKUIDITAS, RISIKO KREDIT, RISIKO PASAR, DAN RISIKO OPERASIONAL TERHADAP ROA BANK GO PUBLIC - Perbanas Institutional Repository

PENGARUH RISIKO LIKUIDITAS, RISIKO KREDIT, RISIKO PASAR, DAN RISIKO OPERASIONAL TERHADAP ROA BANK GO PUBLIC - Perbanas Institutional Repository

negatif atau berlawanan arah. Apabila LDR meningkat, berarti terjadi peningkatan total kredit yang lebih besar dibandingkan dengan peningkatan total dana pihak ketiga. Hal tersebut berdampak pada peningkatan pendapatan yang lebih besar dari peningkatan biayanya, sehingga kemampuan bank untuk memenuhi kewajiban segeranya meningkat, dengan kata lain risiko likuiditas akan menurun. Pengaruh LDR terhadap ROA adalah positif atau searah, hal ini terjadi apabila LDR meningkat, berarti terjadi peningkatan total kredit yang lebih besar dari peningkatan dana pihak ketiga. Akibatnya terjadi peningkatan pendapatan yang lebih besar dari peningkatan biaya, sehingga laba bank meningkat dan ROA juga meningkat. Pengaruh antara risiko likuiditas terhadap ROA adalah negatif atau berlawanan arah karena jika LDR meningkat maka risiko likuiditas menurun dan ROA mengalami peningkatan.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENGARUH RISIKO USAHA TERHADAP KECUKUPAN MODAL INTI PADA BANK UMUM SWASTA NASIONAL GO PUBLIC - Perbanas Institutional Repository

PENGARUH RISIKO USAHA TERHADAP KECUKUPAN MODAL INTI PADA BANK UMUM SWASTA NASIONAL GO PUBLIC - Perbanas Institutional Repository

Risiko Likuiditas adalah ketidakmampuan bank dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya pada saat ditagih (Kasmir, 2010 : 286). Dengan kata lain bank tidak dapat membayar kembali pencairan dana deposannya pada saat ditagih serta tidak dapat mencukupi permintaan kredit yang telah diajukan meskipun bank tersebut memiliki asset yang cukup bernilai untuk melunasi kewajibannya, tetapi jika tidak segera dikonversikan menjadi uang tunai maka bank tersebut dikatakan tidak likuid. Dalam penelitian ini risiko likuiditas suatu bank dapat diukur menggunakan rasio keuangan antara lain Loan To Deposit Ratio (LDR) dan Investing Policy Ratio (IPR).
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

PENGARUH RISIKO LIKUIDITAS, RISIKO KREDIT, RISIKO PASAR, DAN RISIKO OPERASIONAL TERHADAP ROA BANK GO PUBLIC - Perbanas Institutional Repository

PENGARUH RISIKO LIKUIDITAS, RISIKO KREDIT, RISIKO PASAR, DAN RISIKO OPERASIONAL TERHADAP ROA BANK GO PUBLIC - Perbanas Institutional Repository

PDN dapat didefinisikan sebagai rasio yang menggambarkan tentang perbandingan antara selisih aktiva valas dan pasiva valas ditambah dengan selisih bersih off balance sheet dibagi dengan modal, selain itu dapat pula diartikan sebagai angka yang merupakan penjumlahan dari nilai absolut untuk jumlah dari selisih bersih aktiva dan pasiva dalam neraca untuk setiap valuta asing, ditambah dengan selisih bersih tagihan dan kewajiban baik yang merupakan komitmen maupun kontijensi dalam rekening administrative untuk setiap valas, yangsemuanya dinyatakan dalam rupiah. Dalam (SE BI No. 13/30/dpnp-16 Desember 2011) untuk menghitung PDN maka dapat digunakan rumus sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH KECUKUPAN MODAL, EFISIENSI OPERASIONAL, LIKUIDITAS, KUALITAS ASET DAN UKURAN TERHADAP PROFITABILITAS BANK DENGAN JENIS BANK SEBAGAI VARIABEL MODERASI - Perbanas Institutional Repository

ANALISIS PENGARUH KECUKUPAN MODAL, EFISIENSI OPERASIONAL, LIKUIDITAS, KUALITAS ASET DAN UKURAN TERHADAP PROFITABILITAS BANK DENGAN JENIS BANK SEBAGAI VARIABEL MODERASI - Perbanas Institutional Repository

3. Dalam rentan tahun 2013 – 2015 nilai NPL meningkat dua kali lipat, yaitu diangka 2.7%, hal tersebut harus telah menjadi perhatian khusus bagi semua bank di Indonesia, termasuk bankbank yang masuk kategori BUKU 1 dan BUKU 2 yang cenderung memiliki modal dan kegiatan perbankan yang terbatas. Pertumbuhan NPL yang tinggi disertai dengan ekspansi kredit yang rendah membuat rasio NPL terus meningkat. Mengatasi kredit bermasalah tidak hanya melalui penagihan kepada nasabah, tetapi bisa turut serta dengan cara restrukturisasi jenis pinjaman yang sesuai dengan perkembangan usaha dan financial performance terakhir. Bank tidak ada salahnya untuk melakukan review lebih awal terhadap nasabah – nasabah yang diindikasikan akan mengalami NPL, sehingga angka NPL yang tercatat pada pembukuan bank tidak terlalu tinggi dan akan mempengaruhi resiko yang diperoleh.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PENGARUH RISIKO LIKUIDITAS, RISIKO KREDIT, RISIKO PASAR, DAN RISIKO OPERASIONAL TERHADAP ROA BANK GO PUBLIC - Perbanas Institutional Repository

PENGARUH RISIKO LIKUIDITAS, RISIKO KREDIT, RISIKO PASAR, DAN RISIKO OPERASIONAL TERHADAP ROA BANK GO PUBLIC - Perbanas Institutional Repository

Collection methods used in this research is purposive sampling method, in which the Bank's private national Go Public is selected as the study sample was PT Bank Central Asia, Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk and PT Bank Permata Tbk in the period of 2010 until 2015 the second quarter. By using multiple linear regression analysis.

12 Baca lebih lajut

PENGARUH RISIKO LIKUIDITAS, RISIKO KREDIT, RISIKO PASAR, DAN RISIKO OPERASIONAL TERHADAP ROA BANK GO PUBLIC - Perbanas Institutional Repository

PENGARUH RISIKO LIKUIDITAS, RISIKO KREDIT, RISIKO PASAR, DAN RISIKO OPERASIONAL TERHADAP ROA BANK GO PUBLIC - Perbanas Institutional Repository

Non Performing Loan (NPL) merupakan rasio yang menunjukkan kemampuan manajemen bank dalam mengelola kredit bermasalah dari keseluruhan kredit yang diberikan oleh bank. Semakin tinggi rasio NPL menunjukkan semakin rendah kualitas aktiva produktif yang bersangkutan karena jumlah kredit bermasalah memerlukan penyediaan PPAP yang cukup besar sehingga pendapatan menjadi menurun dan laba juga akan mengalami penurunan. Kredit dalam hal ini adalah kredit yang diberikan kepada pihak ketiga bukan bank. Kredit bermasalah adalah kredit dengan kualitas kurang lancar, diragukan, dan macet. Jika kategori kredit bermasalah tersebut semakin besar maka pendapatan bank dari bunga kredit akan semakin kecil. Apabila persentase NPL lebih besar dari 5% maka bank tersebut memiliki masalah kredit yang harus segera diatasi. Semakin tinggi NPL semakin besar pula jumlah kredit yang tidak tertagih dan berakibat pada menurunnya pendapatan bank.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

112 BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan

112 BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan

mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kecukupan modal inti pada bank pembangunan daerah sampel penelitian periode triwulan I tahun 2010 sampai dengan triwulan II tahun 2014. Dapat disimpulkan bahwa risiko kredit, risiko likuiditas, risiko pasar, dan risiko operasional secara bersama- sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kecukupan modal inti pada bank pembangunan daerah sampel penelitian periode triwulan I tahun 2010 sampai dengan triwulan II tahun 2014. Besarnya pengaruh variabel LDR, IPR, NPL, BOPO, FBIR, IRR, dan PDN secara bersama-sama terhadap kecukupan modal inti pada bank pembangunan daerah pada periode triwulan I tahun 2010 sampai dengan triwulan II tahun 2014 adalah sebesar 43,9 persen, sedangkan sisanya 56,1 persen dipengaruhi oleh variabel lain. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis pertama yang menyatakan bahwa variabel LDR, IPR, NPL, BOPO, FBIR, IRR, dan PDN secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kecukupan modal inti pada bank pembangunan daerah diterima
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Risiko Kredit Kecukupa

Analisis Pengaruh Risiko Kredit Kecukupa

Loan to Deposit Ratio (LDR), mencerminkan kemampuan bank dalam menyalurkan dana pihak ketiga pada loan/kredit atau sejenis kredit, yang jika tidak tersalur, akan menjadi iddle money yang akan mengakibatkan opportunity lost dan perubahan laba menjadi rendah. LDR merupakan rasio yang mengukur kemampuan bank untuk memenuhi kewajiban keuangan yang harus segera dipenuhi. Kewajiban tersebut berupa call money yang harus dipenuhi pada saat adanya kewajiban kliring, dimana pemenuhannya dilakukan dari aktiva lancar yang dimiliki perusahaan.
Baca lebih lanjut

45 Baca lebih lajut

PENGARUH RISIKO USAHA TERHADAP KECUKUPAN MODAL INTI PADA BANK PEMBANGUNAN DAERAH - Perbanas Institutional Repository

PENGARUH RISIKO USAHA TERHADAP KECUKUPAN MODAL INTI PADA BANK PEMBANGUNAN DAERAH - Perbanas Institutional Repository

Risiko bank didefinisikan sebagai potensi terjadinya suatu kejadian yang dapat menimbulkan kerugian bagi bank (Imam Ghozali :2007). Semakin tidak pasti hasil yang diperoleh suatu bank, semakin besar kemungkinan risiko yang dihadapi investor dan semakin tinggi pula premi risiko atau biaya yang ditanggung oleh investor. Risiko yang berkaitan dengan usaha bank pada dasarnya dapat berasal dari sisi aktiva dan passiva. Risiko usaha yang dapat dihadapi oleh suatu bank antara lain risiko likuiditas (LDR dan IPR ), risiko kredit (NPL), risiko operasional (FBIR dan BOPO), risiko pasar (IRR dan PDN), risiko hukum, risiko strategik, risiko kepatuhan, risiko reputasi.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus  Repositori Universitas Muria Kudus

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus Repositori Universitas Muria Kudus

Nusantara, Ahmad Buyung, 2009, Analisis Pengaruh NPL, CAR, LDR, dan BOPO terhadap Profitabilitas Bank (Perbankan Bank Umum Go Publik dan Bank Umum Non Go Publik di Indonesia Periode Tahun 2005-2007). Tesis Program Studi Magister Manajemen Universitas Diponegoro Semarang.

2 Baca lebih lajut

Pengaruh Kredit Bermasalah, Tingkat Kecukupan Modal, Tingkat Likuiditas, dan Efisiensi Operasional Perusahaan Terhadap Rentabilitas.

Pengaruh Kredit Bermasalah, Tingkat Kecukupan Modal, Tingkat Likuiditas, dan Efisiensi Operasional Perusahaan Terhadap Rentabilitas.

Hasil penelitian secara simultan menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara NPL, CAR, LDR dan BOPO terhadap ROA. Secara parsial NPL, CAR, LDR dan BOPO berpengaruh secara masing-masing terhadap ROA. Dari persamaan regresi berganda dapat diketahui adanya pengaruh besarnya CAR dan LDR yang sifatnya positif dan besar NPL dan BOPO yang sifatnya negatif. Angka ROA pada BPR di Kota Semarang berada pada kriteria sangat profitabel, NPL berada pada kriteria yang bermasalah, CAR berada pada kriteria modal sangat mencukupi, LDR berada pada kriteria yang cukup likuid, dan BOPO berada pada kriteria yang sangat efisien.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...