Top PDF PENGARUH KECUKUPAN MODAL, RISIKO PEMBIAYAAN, EFISIENI OPERASIONAL DAN LIKUIDITAS TERHADAP PROFITABILITAS (Studi Pada Bank Syariah dan Bank Konvensional di Indonesia)

PENGARUH KECUKUPAN MODAL, RISIKO PEMBIAYAAN, EFISIENI OPERASIONAL DAN LIKUIDITAS TERHADAP PROFITABILITAS (Studi Pada Bank Syariah dan Bank Konvensional di Indonesia)

PENGARUH KECUKUPAN MODAL, RISIKO PEMBIAYAAN, EFISIENI OPERASIONAL DAN LIKUIDITAS TERHADAP PROFITABILITAS (Studi Pada Bank Syariah dan Bank Konvensional di Indonesia)

Hasil dari penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Prasanjaya dan Ramantha (2013), Margaretha dan Zai (2013), Lukitasari dan Kartika (2014), Prasetyo (2015), Saputra dan Budiasih (2016) yang menyebutkan bahwa efisiensi operasional yang diukur dengan BOPO berpengaruh dan signifikan secara statistik pada profitabilitas bank. Dalam penelitian ini menggambarkan adanya hubungan negatif antara efisiensi operasional dengan profitabilitas, hal tersebut menjelaskan bahwa biaya operasional yang dikeluarkan memiliki jumlah yang sedikit, dengan begitu pendapatan yang diperoleh dari hasil kegiatan operasional bank akan bertambah sehingga dapat berdampak pada peningkatan profitabilitas bank. Jadi, semakin rendahnya rasio BOPO maka dengan begitu dapat meningkatkan profitabilitas bank. Hal ini berhubungan dengan efisiensi operasional bank, rasio BOPO yang tinggi menunjukkan bahwa bank belum mampu memanfaatkan dan menggunakan sumber daya yang dimiliki secara baik dan benar atau dapat dikatakan belum mampu menjalankan kegiatan usahanya secara efisien, sebaliknya rasio BOPO yang rendah mengindikasikan bahwa bank tersebut telah mampu menjalankan usahanya secara efisien.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN Pengaruh Kecukupan Modal, Risiko Pembiayaan, Efisiensi Operasional, dan Likuiditas Terhadap Profitabilitas Pada Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2011-2015.

PENDAHULUAN Pengaruh Kecukupan Modal, Risiko Pembiayaan, Efisiensi Operasional, dan Likuiditas Terhadap Profitabilitas Pada Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2011-2015.

Likuiditas dapat diukur dengan Financing to Deposit Ratio (FDR). Istilah Loan to Deposit Ratio (LDR) lebih banyak digunakan dalam bank konvensional, sedangkan Financing to Deposit Ratio (FDR) pada bank syariah, karena dalam perbankan syariah tidak dikenal istilah kredit (loan) namun pembiayaan (Antonio, 2001:170). FDR adalah rasio antara jumlah pembiayaan yang diberikan bank dengan dana pihak ketiga yang diterima oleh bank. FDR ditentukan oleh perbandingan antara jumlah pembiayaan yang diberikan dengan dana masyarakat yang dihimpun yaitu mencakup giro, simpanan berjangka (deposito), dan tabungan. Lebih lanjutnya, pembiayaan (financing) dalam perbankan syariah merupakan penyaluran dana pihak ketiga, bukan bank dan bukan bank indonesia yang dikeluarkan dalam bentuk produk bank. FDR tersebut menyatakan seberapa jauh kemampuan bank dalam membayar kembali penarikan dana yang dilakukan nasabah dengan mengandalkan kredit yang diberikan sebagai sumber likuiditasnya. Semakin besar kredit, pendapatan yang diperoleh semakin naik karena pendapatan naik secara otomatis laba atau profitabilitas juga akan mengalami kenaikan.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Pengaruh Kecukupan Modal, Dana Pihak Ketiga, Risiko Kredit, Risiko Pasar, dan Efisiensi Operasional Terhadap Profitabilitas Perbankan (Studi Kasus pada Bank Umum yang Listed di Bursa Efek Indonesia Tahun 2013-2015).

Pengaruh Kecukupan Modal, Dana Pihak Ketiga, Risiko Kredit, Risiko Pasar, dan Efisiensi Operasional Terhadap Profitabilitas Perbankan (Studi Kasus pada Bank Umum yang Listed di Bursa Efek Indonesia Tahun 2013-2015).

ROA (Defri, 2012). Semakin besar ROA suatu bank maka semakin baik profitabilitas bank sehingga semakin baik pula kinerja perusahaan perbankan tersebut. Faktor penentu profitabilitas dalam menciptakan dan memelihara perbankan yang sehat diatur dalam pasal 29 ayat 2 Undang-undang Republik Indonesia No.10 tahun 1998, yaitu: Bank wajib memelihara tingkat kesehatan bank sesuai dengan ketentuan kecukupan modal, kualitas aset, kualitas manajemen, likuiditas, rentabilitas, solvabilitas, dan aspek lain yang berhubungan dengan usaha bank (Defri, 2012). Salah satu metode yang paling sering digunakan dalam menilai kesehatan bank adalah metode CAMEL (Capital, Assets, Management, Earning, dan Liquidity) (Kasmir, 2014: 48). Aspek capital (permodalan) dapat dinilai melalui Capital Adequacy Ratio (CAR), aspek assets dinilai dengan Non Performing Loan (NPL), aspek earning meliputi Return on Assets (ROA), Net Interest Margin (NIM), dan BOPO. Sedangkan aspek likuiditas meliputi Loan to Deposit Ratio (LDR) (Sianturi, 2012).
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pengaruh Kecukupan Modal, Risiko Kredit, Efisiensi Operasional Dan Likuiditas Terhadap Profitabilitas (Survey pada Bank Umum Konvensional di Indonesia Periode 2011-2015).

PENDAHULUAN Pengaruh Kecukupan Modal, Risiko Kredit, Efisiensi Operasional Dan Likuiditas Terhadap Profitabilitas (Survey pada Bank Umum Konvensional di Indonesia Periode 2011-2015).

(2011) dalam Prasanjaya dan Ramantha (2013) sebuah perusahaan diwajibkan untuk mempertahankan likuiditasnya serta menjamin kelancaran operasi dalam memenuhi kewajiban. Bank yang memiliki total aset besar, mempunyai kesempatan untuk menyalurkan kreditnya kepada pihak peminjam dalam jumlah yang lebih besar, sehingga memperoleh keuntungan yang tinggi. LDR atau juga bisa disebut Loan to Deposit Ratio merupakan rasio yang dapat digunakan untuk pengukuran dalam aspek likuiditas. Loan to Deposit Ratio merupakan rasio untuk mengukur komposisi jumlah kredit yang diberikan dibandingkan dengan jumlah dana masyarakat dan modal sendiri yang digunakan (Kasmir, 2004:272). Menurut Lukman Dendawijaya (2015) dalam Eng (2013) menyebutkan pegertian Loan to Deposit Ratio (LDR) adalah rasio antara seluruh jumlah kredit yang diberikan bank dengan dana yang diterima oleh bank. Kurangnya likuiditas adalah salah satu alasan utama kegagalan bank. LDR yang tinggi akan menunjukkan profitabilitas yang besar, karena kredit yang disalurkan oleh bank dapat dijalankan secara efektif (Prasanjaya dan Ramantha, 2013). Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat likuiditas dapat meningkatkan profitabilitas bank.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PENGARUH PROPORSI DANA PIHAK KETIGA, BOPO, KECUKUPAN MODAL DAN RISIKO PEMBIAYAAN TERHADAP PROFIT DISTRIBUTION MANAGEMENT (Studi Empiris pada Bank Umum Syariah di IndonesiaPeriode 2012-2016)

PENGARUH PROPORSI DANA PIHAK KETIGA, BOPO, KECUKUPAN MODAL DAN RISIKO PEMBIAYAAN TERHADAP PROFIT DISTRIBUTION MANAGEMENT (Studi Empiris pada Bank Umum Syariah di IndonesiaPeriode 2012-2016)

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh proporsi dana pihak ketiga, BOPO (biaya operasioal atas pendapatan operasional), kecukupan modal, dan risiko pembiayaan terhadap profit distribution management pada Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2012-2016. Populasi penelitian ini adalah Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2012-2016. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 9 Bank Umum Syariah dengan 45 data observasi. Alat analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis yaitu regresi linear berganda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel proporsi dana pihak ketiga berpengaruh positif terhadap profit distribution management. BOPO berpengaruh negatif terhadap profit distribution management. Sedangkan variabel kecukupan modal dan risiko pembiayaan tidak berpengaruh positif terhadap profit distribution management.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENGARUH RISIKO KREDIT, KECUKUPAN MODAL, LIKUIDITAS DAN EFISIENSI OPERASIONAL, NET INTEREST MARGIN TERHADAP PROFITABILITAS PADA BANK KONVENSIONAL GO PUBLIK - Perbanas Institutional Repository

PENGARUH RISIKO KREDIT, KECUKUPAN MODAL, LIKUIDITAS DAN EFISIENSI OPERASIONAL, NET INTEREST MARGIN TERHADAP PROFITABILITAS PADA BANK KONVENSIONAL GO PUBLIK - Perbanas Institutional Repository

Industri perbankan di Indonesia telah mengalami banyak perubahan dari waktu ke waktu. Masyarakat yang kelebihan dana dapat menyimpan dananya di bank dalam bentuk giro, deposito, tabungan, dan bentuk lain sesuai kebutuhan yang disebut dengan dana pihak ketiga. Sementara untuk masyarakat yang kekurangan atau membutuhkan dana dapat mengajukan pinjaman atau kredit pada bank. Penyaluran kredit merupakan kegiatan utama usaha bank yang mempunyai fungsi sebagai lembaga intermediasi.Selain untuk mensejahterakan masyarakat, kredit dilaksanakan oleh bank juga bertujuan untuk memperoleh laba yang berasal dari selisih bunga tabungan yang diberikan pada nasabah penabung dengan bunga yang diperoleh dari nasabah debitor dan merupakan sumber utama pendapatan bank.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENGARUH RISIKO KREDIT, KECUKUPAN MODAL, LIKUIDITAS DAN EFISIENSI OPERASIONAL, NET INTEREST MARGIN TERHADAP PROFITABILITAS PADA BANK KONVENSIONAL GO PUBLIK - Perbanas Institutional Repository

PENGARUH RISIKO KREDIT, KECUKUPAN MODAL, LIKUIDITAS DAN EFISIENSI OPERASIONAL, NET INTEREST MARGIN TERHADAP PROFITABILITAS PADA BANK KONVENSIONAL GO PUBLIK - Perbanas Institutional Repository

The purpose of this study to determine the influence of credit risk, capital adequacy, liquidity, and operational efficiency, net interest margin on profitability. Financial ratios used in this study is that the NPL, CAR, LDR, BOPO and NIM. The sample used in this study consisted of 40 conventional banks go public listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) period 2013 - 2015. The sampling method in this study using census method. Data obtained from the Indonesia Stock Exchange (IDX) and the Annual Report. Data analysis method used is multiple linear regression analysis. The Results from this study indicates that Credit risk significant negative effect on Profitability. Capital Adequacy is not a significant positive effect on Profitability. Liquidity significant positive effect on Profitability. Operational Efficiency significant negative effect on Profitability. Net Interest Margin significant positive effect on Profitability.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENGARUH KECUKUPAN MODAL (CAR), EFISIENSI OPERASIONAL (BOPO), DAN KUALITAS PEMBIAYAAN (NPF) TERHADAP PROFITABILITAS (ROA) PADA BANK SYARIAH DI INDONESIA

PENGARUH KECUKUPAN MODAL (CAR), EFISIENSI OPERASIONAL (BOPO), DAN KUALITAS PEMBIAYAAN (NPF) TERHADAP PROFITABILITAS (ROA) PADA BANK SYARIAH DI INDONESIA

bertahan atau bahkan berkembang lebih. Untuk itu perusahaan perlu mengembangkan suatu strategi yang tepat agar bisa mempertahankan eksistensinya dan memperbaiki kinerjanya, oleh karenanya salah satu langkah strategis yang dapat ditempuh oleh Bank Syariah agar tetap bertahan dan dipercaya oleh masyarakat adalah dengan meningkatkan kinerja keuangannya. Peningkatan kinerja keuangan mempunyai dampak yang luar biasa terhadap usaha menjaga kepercayaan nasabah agar tetap setia menggunakan jasanya. Dana yang telah dikumpulkan oleh bank Islam dari dana titipan pihak ketiga atau titipan lainnya, perlu dikelola dengan penuh amanah dan istiqomah. Dengan harapan dana tersebut mendatangkan keuntungan yang besar, baik untuk nasabah maupun bank Islam. Prinsip utama yang harus dikembangkan bank Islam dalam kaitan dengan manajemen dana adalah, bank Islam harus mampu memberikan bagi hasil kepada penyimpan dana minimal sama dengan atau lebih besar dari suku bunga yang berlaku di Bank Konvensional, dan mampu menarik bagi hasil dari debitur lebih rendah daripada bunga yang berlaku di Bank Konvensional (Muhammad, 2005: 107).
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

PENGARUH KECUKUPAN MODAL, RISIKO PEMBIAYAAN, EFISIENSIOPERASIONAL, DAN LIKUIDITAS TERHADAP PROFITABILITAS Pengaruh Kecukupan Modal, Risiko Pembiayaan, Efisiensi Operasional, dan Likuiditas Terhadap Profitabilitas Pada Bank Umum Syariah di Indonesia Period

PENGARUH KECUKUPAN MODAL, RISIKO PEMBIAYAAN, EFISIENSIOPERASIONAL, DAN LIKUIDITAS TERHADAP PROFITABILITAS Pengaruh Kecukupan Modal, Risiko Pembiayaan, Efisiensi Operasional, dan Likuiditas Terhadap Profitabilitas Pada Bank Umum Syariah di Indonesia Period

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh Kecukupan Modal, Risiko Pembiayaan, Efisiensi Operasional dan Likuiditas terhadap Profitabilitas pada Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2011-2015. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 3 Bank Umum Syariah. Teknik pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan regresi linier berganda untuk menguji dan membuktikan hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan Risiko Pembiayaan dan Likuiditas tidak berpengaruh terhadap Profitabilitas yang dibuktikan dengan tingkat signifikansi variabel tersebut lebih dari 0,05. Sementara Kecukupan Modal dan Efisiensi Operasional berpengaruh signifikan terhadap profitablitas karena tingkat signifikansi variabel tersebut kurang dari 0,05.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PENGARUH KECUKUPAN MODAL, RISIKO KREDIT, EFISIENSI OPERASIONAL DAN LIKUIDITAS TERHADAP PROFITABILITAS  Pengaruh Kecukupan Modal, Risiko Kredit, Efisiensi Operasional Dan Likuiditas Terhadap Profitabilitas (Survey pada Bank Umum Konvensional di Indonesia P

PENGARUH KECUKUPAN MODAL, RISIKO KREDIT, EFISIENSI OPERASIONAL DAN LIKUIDITAS TERHADAP PROFITABILITAS Pengaruh Kecukupan Modal, Risiko Kredit, Efisiensi Operasional Dan Likuiditas Terhadap Profitabilitas (Survey pada Bank Umum Konvensional di Indonesia P

The study was conducted to test the effect of Capital Adequacy, Credit Risk, Operational Efficiency and Liquidity towards Profitability. Profitability is an indicator that can be used to measure the performance of a bank. The population used in this study is the state- owned banks listed on Bank Indonesia (BI). The sampling method that used in this study is purposive sampling and obtained a sample of 4 banks that have met the criteria. The data is quarterly data obtained from published financial statements of state-owned banks during the years 2011-2015. Data analysis with multiple regression. The result of study shows that simultaneously variable Capital Adequacy, Credit Risk, Operational Efficiency, and Liquidity significant influence toward Profitability. Partially independent variables that significant influence toward Profitability are Capital Adequacy, Operational Efficiency, And Liquidity toward profitability. Meanwhile variable Credit Risk has not been influence toward profitability. Adjusted R-Square value of 91,8 % suggests that the variable profitability can be explained by variable Capital Adequacy, Credit Risk, Operational Efficiency and Liquidity of 91,8 % , while the rest of 8,2 % described by other variables outside model research.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

PENGARUH KECUKUPAN MODAL, RISIKO PEMBIAYAAN, EFISIENSIOPERASIONAL, DAN LIKUIDITAS TERHADAP PROFITABILITAS Pengaruh Kecukupan Modal, Risiko Pembiayaan, Efisiensi Operasional, dan Likuiditas Terhadap Profitabilitas Pada Bank Umum Syariah di Indonesia Period

PENGARUH KECUKUPAN MODAL, RISIKO PEMBIAYAAN, EFISIENSIOPERASIONAL, DAN LIKUIDITAS TERHADAP PROFITABILITAS Pengaruh Kecukupan Modal, Risiko Pembiayaan, Efisiensi Operasional, dan Likuiditas Terhadap Profitabilitas Pada Bank Umum Syariah di Indonesia Period

mengutamakan nilai profitabilitas suatu bank yang diukur dari aset yang dananya berasal sebagian besar dana simpanan masyarakat. Semakin besar ROA semakin besar pula keuntungan yang diperoleh bank dan semakin baik posisi bank tersebut dari segi penggunaan aset (Dendawijaya, 2009:118). ROA merupakan pendapatan bersih setelah pajak terhadap jumlah aset secara keseluruhan. Rasio ini menilai seberapa besar tingkat pengembalian (%) dari aset yang dimiliki. ROA mengukur kemampuan perusahaan dalam memanfaatkan aktivanya untuk memperoleh laba.

15 Baca lebih lajut

PENGARUH TINGKAT KECUKUPAN MODAL, LIKUIDITAS, RISIKO PASAR, RISIKO KREDIT TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA BANK UMUM SYARIAH

PENGARUH TINGKAT KECUKUPAN MODAL, LIKUIDITAS, RISIKO PASAR, RISIKO KREDIT TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA BANK UMUM SYARIAH

Puji syukur penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul “ PENGARUH TINGKAT KECUKUPAN MODAL, LIKUIDITAS, RISIKO PASAR, RISIKO KREDIT TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA BANK UMUM SYARIAH ” . Penulisan skripsi ini dimaksudkan untuk memenuhi sebagian dari persyaratan untuk menyelesaikan studi sarjana S-1 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis prodi Akuntansi S-1 Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

S PEA 1006190 Chapter5

S PEA 1006190 Chapter5

a. Penyaluran dana dalam bentuk pembiayaan tetap dijaga kualitasnya agar masalah yang ditimbulkan oleh pembiayaan bermasalah tidak menurunkan kinerja bank khususnya dari segi profitabilitas sehingga bank tetap sehat. b. Peningkatan jumlah pembiayaan dan investasi lainnya yang memiliki nilai

3 Baca lebih lajut

S PEA 1006190 Chapter1

S PEA 1006190 Chapter1

The internal factors are bank specific variables which influence the profitability of specific bank. These factors are within the scope of the bank to manipulate them and that they differ from bank to bank. These include capital size, size of deposit liabilities, size and composition of credit portfolio, interest rate policy, labor productivity, and state of information technology, risk level, management quality, bank size, ownership and the like.

12 Baca lebih lajut

S PEA 1006190 Abstract

S PEA 1006190 Abstract

The implications of this research, the bank should be able to maintain the quality of financing in order to not be a worse rated and maintain other operations that have added value to improve profitability. In terms of efficiency, the bank should work harder to improve the efficiency of its operations in order to increase profitability. It’s because most of the banks in the object of research is still very inefficient. In addition, the bank must optimize their assets in an efficient economies of scale, in order to avoid a decrease in profitability as banks get the bigger size.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang - PENGARUH PEMBIAYAAN BERMASALAH, EFISIENSI OPERASIONAL DAN UKURAN BANK TERHADAP PROFITABILITAS BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA - Perbanas Institutional Repository

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang - PENGARUH PEMBIAYAAN BERMASALAH, EFISIENSI OPERASIONAL DAN UKURAN BANK TERHADAP PROFITABILITAS BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA - Perbanas Institutional Repository

Ukuran perusahaan merupakan besarnya kekayaan yang dimiliki oleh suatu perusahaan. Ukuran perusahaan dapat dinyatakan dalam total aktiva maupun log size. Karena total aset perusahaan yang bernilai besar maka hal ini dapat disederhanakan dengan mentranformasikan ke dalam logaritma natural (Ghozali, 2006) . Semakin besarnya ukuran perusahaan perBankan juga memiliki peluang yang lebih besar dalam meningkatkan risiko yang harus ditanggung oleh pihak Bank. Hal itu terjadi apabila aset yang dimiliki Bank tersebut tidak dikelola dan digunakan secara maksimal untuk kegiatan operasional Bank, sehingga Bank akan berpotensi mengeluarkan biaya pengelolaan aset yang lebih besar. Semakin besar aktiva perusahaan, maka semakin banyak modal yang ditanam dalam aktiva tersebut. Pada neraca Bank, aktiva menunjukkan posisi penggunaan dana
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

ANALISIS PERBANDINGAN KECUKUPAN MODAL PADA BANK KONVENSIONAL DENGAN BANK SYARIAH

ANALISIS PERBANDINGAN KECUKUPAN MODAL PADA BANK KONVENSIONAL DENGAN BANK SYARIAH

Berkaitan dengan ini tentu saja fungsi perlindunganlah yang paling penting. Dana modal harus mencukupi untuk menyerap kerugian dan menjamin keamanan dana para deposan karena tingginya asset bank yang dibiayai dana deposan. Fungsi utama pelindungan dianggap tidak hanya sebagai sumber pembayaran bagi deposan dalam hal terjadinya likuidasi, tetapi juga sebagai pendukung solvabilitas dengan memberikan penyangga dalam bentuk kelebihan asset, sehingga dengan demikikan bank yang terancam kerugian dapat terus melanjutkan kegiatannya.
Baca lebih lanjut

47 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBIAYAAN BERMASALAH, EFISIENSI OPERASIONAL, DAN UKURAN BANK TERHADAP PROFITABILITAS BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA TAHUN 2011-2013 - repository UPI S PEA 1006190 Title

PENGARUH PEMBIAYAAN BERMASALAH, EFISIENSI OPERASIONAL, DAN UKURAN BANK TERHADAP PROFITABILITAS BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA TAHUN 2011-2013 - repository UPI S PEA 1006190 Title

PENGARUH PEMBIAYAAN BERMASALAH, EFISIENSI OPERASIONAL, DAN UKURAN BANK TERHADAP PROFITABILITAS BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA TAHUN 2011-2013 Oleh Dewi Kurnianingsih Sebuah skri[r]

3 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...