Top PDF KEPUASAN KERJA AKUNTAN PENDIDIK DENGAN PENINGKATAN KOMITMEN PROFESIONAL DAN KOMPETENSI.

KEPUASAN KERJA AKUNTAN PENDIDIK DENGAN PENINGKATAN KOMITMEN PROFESIONAL DAN KOMPETENSI.

KEPUASAN KERJA AKUNTAN PENDIDIK DENGAN PENINGKATAN KOMITMEN PROFESIONAL DAN KOMPETENSI.

Populasi dan Sampel Penelitian populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah akuntan pendidik yang terdapat di Perguruan Tinggi Swasta yang mempunyai pendidikan profesi akuntansi (PPAk) di daerah Semarang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling. yaitu pemilihan sampel yang dilakukan secara tidak acak yang informasinya diperoleh dengan menggunkan pertimbangan dan kebijakan dari peneliti. Dalam penelitian ini, penulis mengambil sampel dengan kiteria Dosen akuntansi yang mempunyai keahlian dibidang akuntansi yang diwujudkan melalui gelar Akt atau Ak dari beberapa perguruan tinggi swasta di Semarang. Pengumpulan data diperoleh dengan cara penyebaran kuesioner kepada akuntan pendidik yang mempunyai gelar Akt atau Ak.Populasi dalam penelitian ini adalah akuntan pendidik
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENGARUH KOMITMEN TERHADAP KEPUASAN KERJA AUDITOR DENGAN MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Survey pada Auditor pada KAP Wilayah Jawa Tengah).

PENGARUH KOMITMEN TERHADAP KEPUASAN KERJA AUDITOR DENGAN MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Survey pada Auditor pada KAP Wilayah Jawa Tengah).

Beberapa penelitian tentang profesi akuntan khususnya auditor telah dilakukan, dan seperti disebutkan oleh Mardiasmo (2002) yang dikutip dari Media Akuntansi (2002), bahwa dapat dikatakan muncul kekhawatiran terhadap kelangsungan hidup dan masa depan profesi serta ruang lingkup pekerjaan profesi tersebut juga bagi mereka yang terjun menggeluti profesi akuntan. Selain ancaman berupa perkembangan teknologi yang pesat dan harus mampu diatasi oleh para akuntan, juga adanya tuntutan terhadap integritas, kompetensi, kepatuhan, dan independensi dari seorang auditor. Hal ini berhubungan erat dengan komitmen organisasional maupun komitmen profesional dari seorang anggota organisasi profesi.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Pengaruh Komitmen Organisasional, Komitmen Profesional, Motivasi Kerja dan Konflik Peran terhadap Kepuasan Kerja Auditor (Studi Empiris Pada Kantor Akuntan Publik Di DKI Jakarta)

Pengaruh Komitmen Organisasional, Komitmen Profesional, Motivasi Kerja dan Konflik Peran terhadap Kepuasan Kerja Auditor (Studi Empiris Pada Kantor Akuntan Publik Di DKI Jakarta)

Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) di Indonesia saat ini adalah penanganan terhadap rendahnya kualitas sumber daya manusia. Sumber daya manusia apabila dapat didayagunakan secara efektif dan efisien akan bermanfaat untuk menunjang gerak lajunya going concern KAP. Agar di masyarakat tersedia sumber daya manusia yang handal diperlukan pendidikan yang berkualitas, penyediaan berbagai fasilitas sosial, lapangan pekerjaan yang memadai. Kelemahan dalam penyediaan berbagai fasilitas tersebut akan menyebabkan keresahan sosial yang akan berdampak kepada keamanan masyarakat. Saat ini kemampuan sumber daya manusia masih rendah baik dari kemampuan intelektualnya maupun keterampilan teknis yang dimilikinya (Koesmono, 2005:2).
Baca lebih lanjut

154 Baca lebih lajut

PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI, KOMITMEN PROFESIONAL, MOTIVASI DAN TINDAKAN SUPERVISI TERHADAP KEPUASAN KERJA AUDITOR (Studi Empiris Pada Kantor Akuntan Publik Di Semarang) - Unika Repository

PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI, KOMITMEN PROFESIONAL, MOTIVASI DAN TINDAKAN SUPERVISI TERHADAP KEPUASAN KERJA AUDITOR (Studi Empiris Pada Kantor Akuntan Publik Di Semarang) - Unika Repository

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah komitmen organisasi, komitmen profesional, motivasi dan tindakan supervisi mempengaruhi kepuasan kerja auditor yang bekerja di kantor akuntan publik di kota Semarang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan kontribusi bagi satiap individu ataupun organisasi yang terkait dalam hal peningkatan kepuasan kerja auditor.

17 Baca lebih lajut

AKUNTABILITAS KINERJA AKUNTAN PENDIDIK BERDASARKAN KOMPETENSI AKUNTAN DAN ETIKA PROFESIONAL ( Studi Empiris Pada Perguruan Tinggi Swasta di Bogor )

AKUNTABILITAS KINERJA AKUNTAN PENDIDIK BERDASARKAN KOMPETENSI AKUNTAN DAN ETIKA PROFESIONAL ( Studi Empiris Pada Perguruan Tinggi Swasta di Bogor )

Seiring perkembangan zaman, kebutuhan akan akuntan sangat meninggi pada semua bidang. Hingga awal tahun ada 100.000 organisasi membutuhkan tenaga akuntan untuk pengelola keuangan baik pemerintahan maupun swasta. Sementara Pusat Pembinaan dan Jasa Penilai (PPAJP) Kementerian Keuangan menginventarisasikan pekerja ada kurang dari 17.000, hal tersebut menggambarkan bahwa Indonesia masih memerlukan tenaga akuntan profesional, di lain sisi Indonesia segera menghadapi masa MEA. Pada era tersebut pekerja sejumlah negara ASEAN mempunyai harapan kerja pada daerah itu. Terlebih bagi pekerja yang dibekali oleh sertifikasi profesi internasional, hal ini diperuntukkan juga untuk profesi sebagai akuntan. Guna menyediakan peluang dan permintaan pasar, jasa keuangan profesional perlu memperbaiki kinerjanya. Persoalan etika selalu hadir pada dunia auditing misalnya pentingnya fungsi akuntan pendidik. Tugas akuntan pendidik mencanangkan nilai etika profesional sebagai akuntan pada mahasiswa ajar. Akuntan pendidik punya tugas guna pendidikan akuntansi, melaksanakan penelitian dan pembaharuan akuntansi mengajar, penataan program akuntansi. Etika profesional diperlukan untuk tahu hal baik serta hal yang buruk sehingga dalam hal mengambil keputusan tersebut dapat dipertanggungjawabkan dan bermoral. Fenomena akuntan pendidik mengajar tidak berdasarkan garis besar pengajaran telah ada di awal beberapa oknum tenaga pengajar. Budaya pengawasan yang tidak berlangsung lancar dan semestinya di mana dosen sering meninggalkan ruangan dan lebih memilih berdiri di luar ruangan bercengkrama dengan pengawas lainnya, beberapa oknum dosen melimpahkan tugasnya kepada petugas administrasi untuk mengawasi jalannya ujian. Profesi akuntan pendidik dinilai penting sebab diperlukan untuk peningkatan akuntan itu sendiri, karena berkat ajaran mereka para akuntan terdidik. Akuntan pendidik hendaklah melakukan proses pemberian pemahaman pelajaran (transfer knowledge) kepada mahasiswa, informasi teknologi, meningkatkan ilmu pengetahuan melalui pendidikan. Maka dari itu, penting sekali memahami dampak etika profesional, kompetensi akuntan pendidik atas akuntabilitas kinerja akuntan
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENGARUH KOMITMEN ORGANISASIONAL DAN KOMITMEN PROFESIONAL TERHADAP KEPUASAN KERJA AKUNTAN PUBLIK DENGAN MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI ARTIKEL ILMIAH

PENGARUH KOMITMEN ORGANISASIONAL DAN KOMITMEN PROFESIONAL TERHADAP KEPUASAN KERJA AKUNTAN PUBLIK DENGAN MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI ARTIKEL ILMIAH

Dari 72 kuesioner yang tersebar, sebanyak 37 kuesioner yang kembali dan terisi dengan lengkap oleh responden, sedangkan kuesioner yang tidak kembali adalah sebanyak 37 kuesioner hal ini dikarenakan auditor tidak sedang berada dikantor pada saat pengiriman sampai dengan pengembalian. Sebagian besar auditor sedang bertugas ke luar kota untuk melaksanakan tugas audit. Berdasarkan informasi diatas, dapat kita ketahui bahwa kuesioner – kuesioner yang kembali tersebut berasal dari 14 Kantor Akuntan Publik (KAP) yang terdaftar di Surabaya dengan jumlah responden sebanyak 37 yang memiliki latar belakang pendidikan D3, S1, dan S2. 1.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

KEPUASAN KERJA AUDITOR PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK DILIHAT DARI KOMITMEN ORGANISASIONAL DAN KOMITMEN PROFESIONAL DENGAN MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI EMPIRIS PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK DI BANDUNG).

KEPUASAN KERJA AUDITOR PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK DILIHAT DARI KOMITMEN ORGANISASIONAL DAN KOMITMEN PROFESIONAL DENGAN MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI EMPIRIS PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK DI BANDUNG).

Selain itu, auditor mempunyai tingkat komitmen profesional yang rendah. Komitmen profesional tidak signifikan terhadap kepuasan kerja auditor. Hal ini tidak sesuai dengan teorinya, apabila seorang auditor mempunyai kepercayaan dan penerimaan terhadap nilai- nilai profesi auditor, berusaha secara sungguh-sungguh demi kepentingan profesinya dan memelihara keanggotaan sebagai seorang auditor, maka akan berpengaruh pada semakin besarnya kepuasan kerja auditor tersebut. Namun dalam hasil pengolahan data, peningkatan komitmen profesional dalam diri seorang auditor tidak mempengaruhi peningkatan kepuasan kerja auditor, hal ini ditunjukkan oleh hasil pengisian responden yang memperoleh hasil bahwa responden yang menjawab pertanyaan tentang tetap bekerja sebagai auditor walaupun gaji mereka dipotong untuk keperluan tugas auditor masih rendah yaitu dengan persentase sangat tidak setuju sebesar 13,2%, tidak setuju sebesar 21,05%, tidak pasti sebesar 47,4%, setuju sebesar 18,4%, dan sangat setuju sebesar 0%. Jadi dapat diperoleh kesimpulan bahwa tingkat loyalitas responden dalam berkomitmen masih minim, dibuktikan dengan persentase yang menjawab setuju hanya sebesar 18,4%, oleh karena itu kepuasan kerja pun akan sulit didapat. Hasil penelitian ini tidak sama dengan penelitian yang dilakukan oleh Restuningdiah (2009).
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA AUDITOR (Survei pada Auditor di KAP Wilayah Jateng dan DIY).

PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA AUDITOR (Survei pada Auditor di KAP Wilayah Jateng dan DIY).

Beberapa penelitian tentang profesi akuntan khususnya auditor telah dilakukan, dan seperti disebutkan oleh Mardiasmo (2002) yang dikutip dari Media Akuntansi (2001), bahwa dapat dikatakan muncul kekhawatiran terhadap kelangsungan hidup dan masa depan profesi serta ruang lingkup pekerjaan profesi tersebut juga bagi mereka yang terjun menggeluti profesi akuntan. Selain ancaman berupa perkembangan teknologi yang pesat dan harus mampu diatasi oleh para akuntan, juga adanya tuntutan terhadap integritas, kompetensi, kepatuhan, dan independensi dari seorang auditor. Hal ini berhubungan erat dengan komitmen organisasional maupun komitmen profesional dari seorang anggota organisasi profesi.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Pengaruh komitmen organisasi dan komitmen profesional terhadap kepuasan kerja akutan publik dengan sikap perubahan sebagai variabel intervening : studi empiris pada kantor akuntan publik di dki jakarta

Pengaruh komitmen organisasi dan komitmen profesional terhadap kepuasan kerja akutan publik dengan sikap perubahan sebagai variabel intervening : studi empiris pada kantor akuntan publik di dki jakarta

Untuk selalu siap menghadapi perubahan yang selalu terjadi tersebut, Kantor Akuntan Publik (KAP) sebagai salah satu bisnis di bidang jasa keuangan dituntut untuk selalu memberikan perhatian yang besar pada upaya- upaya peningkatan kemampuan sumber daya manusia. Upaya-upaya tersebut dilaksanakan melalui pendidikan dan pelatihan baik yang bersifat struktural ataupun yang bersifat fungsional. Pendidikan dan pelatihan saja tidaklah cukup, diperlukan adanya pembinaan dan motivasi kerja auditor untuk menumbuhkan komitmen yang kuat dalam rangka meningkatkan prestasinya. Hal tersebut sangatlah penting mengingat perhatian orang terhadap komitmen dewasa ini semakin besar, terutama disebabkan adanya pemahaman bahwa kinerja berkaitan erat dengan komitmen (Meyer, J.P., Allen, N.J., & Smith, C.A., 1993).
Baca lebih lanjut

181 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  PENGARUH MOTIVASI TERHADAP HUBUNGAN ANTARA KOMITMEN DENGAN KEPUASAN KERJA AUDITOR (Survey pada Kantor Akuntan Publik di Wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta).

PENDAHULUAN PENGARUH MOTIVASI TERHADAP HUBUNGAN ANTARA KOMITMEN DENGAN KEPUASAN KERJA AUDITOR (Survey pada Kantor Akuntan Publik di Wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta).

Beberapa penelitian tentang profesi akuntan khususnya auditor telah dilakukan, dan seperti disebutkan oleh Mardiasmo (2002) yang dikutip dari Media Akuntansi (2001), bahwa dapat dikatakan muncul kekhawatiran terhadap kelangsungan hidup dan masa depan profesi serta ruang lingkup pekerjaan profesi tersebut juga bagi mereka yang terjun menggeluti profesi akuntan. Selain ancaman berupa perkembangan teknologi yang pesat dan harus mampu diatasi oleh para akuntan, juga adanya tuntutan terhadap integritas, kompetensi, kepatuhan, dan independensi dari seorang auditor. Hal ini berhubungan erat dengan komitmen organisasional maupun komitmen profesional dari seorang anggota organisasi profesi.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PENGARUH KOMPETENSI PEDAGOGIK, KOMPETENSI PROFESIONAL, KOMPETENSI KEPRIBADIAN, DAN KOMPETENSI SOSIALTENAGA AKUNTAN PENDIDIK TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA (Studi pada Mahasiswa Akuntansi Angkatan 2010 UPN “Veteran” Jatim).

PENGARUH KOMPETENSI PEDAGOGIK, KOMPETENSI PROFESIONAL, KOMPETENSI KEPRIBADIAN, DAN KOMPETENSI SOSIALTENAGA AKUNTAN PENDIDIK TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA (Studi pada Mahasiswa Akuntansi Angkatan 2010 UPN “Veteran” Jatim).

Dewasa ini dunia berkembang tanpa batas karena tuntutan kualitas produk satu aktivitas dalam era globalisasi semakin tinggi. Termasuk juga dunia pendidikan dituntut harus dapat memiliki output berupa sumber daya manusia yang berkualitas. Arti berkualitas disini adalah mereka yang memiliki kompetensi terhadap disiplin ilmunya dan mampu diterima di pasar tenaga kerja dan setaraf dengan kualitas output dari negara. Dari dunia pendidikan inilah dapat menciptakan sumber daya manusia yang mempunyai keahlian yang akan dipergunakan pada waktu yang akan datang.
Baca lebih lanjut

107 Baca lebih lajut

pengaruh tindakan supervisi pengalaman kerja, komitmen organisasi, dan komitmen profesional terhadap kepuasan kerja auditor (studi empiris pada kantor akuntan publik di DKI Jakarta)

pengaruh tindakan supervisi pengalaman kerja, komitmen organisasi, dan komitmen profesional terhadap kepuasan kerja auditor (studi empiris pada kantor akuntan publik di DKI Jakarta)

Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa pengalaman kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja auditor. Hal ini menunjukkan bahwa dengan proses pembelajaran dan pertumbuhan perkembangan potensi bertingkah laku baik pendidikan formal maupun non formal atau bisa diartikan sebagai suatu proses yang membawa seseorang kepada suatu pola tingkah laku yang lebih tinggi. Suatu pembelajaran juga mencakup perubahan yang relatif tepat dari perilaku yang diakibatkan pengalaman, pemahaman, dan praktek. Maka sikap tersebut merefleksikan seseorang mengenai pekerjaannya sebagai hasil penilaian terhadap perbedaan antara jumlah ganjaran positif yang ia terima dengan jumlah yang ia percaya seharusnya ia terima. Hasil penelitian ini konsisten dengan penelitian yang dilakukan oleh Tethool dan Rustiana (2003).
Baca lebih lanjut

157 Baca lebih lajut

PENGARUH LOCUS OF CONTROL TERHADAP HUBUNGAN KOMITMEN PROFESIONAL DAN KEPUASAN KERJA AKUNTAN PENDIDIK

PENGARUH LOCUS OF CONTROL TERHADAP HUBUNGAN KOMITMEN PROFESIONAL DAN KEPUASAN KERJA AKUNTAN PENDIDIK

Akuntan pendidik yang memiliki komitmen profesi yang tinggi dengan locus of control internal secara umum akan lebih puas dalam pekerjaannya, karena ia merasa percaya bahwa ia dapat mempengaruhi lingkungannya, sehingga ia lebih memperhatikan dan siap untuk belajar terhadap lingkungan di sekitarnya. Komitmen profesional akuntan pendidik nampak pada komitmennya untuk selalu antusias dengan pekerjaannya sebagai pendidik, dan ada dorongan untuk melihat akuntan pendidik yang idealis dalam pekerjaannya yaitu dalam melaksanakan tridharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Pengaruh Komitmen Profesional terhadap Kepuasan Kerja Akuntan Pendidik melalui Komitmen Organisasional

Pengaruh Komitmen Profesional terhadap Kepuasan Kerja Akuntan Pendidik melalui Komitmen Organisasional

melakukan pekerjaan lebih dari yang disyaratkan, serta memiliki kreativitas dan fleksibilitas. Lebih lanjut Cohen, dkk. (2001)mengemukakan bahwa komitmen dan kepuasan kerja juga dapat mempengaruhi tingkat absen dan tingkat produktivitas seseorang. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian Trisnaningsih (2003), yang menyatakan bahwa Komitmen Organisasional menunjukkan suatu daya dari seseorang dalam meng- identifikasikan keterlibatannya dalam suatu bagian organisasi. Oleh karena itu, Komitmen Organisasional akan menimbulkan rasa ikut memiliki (sense of be- longing) bagi pekerja terhadap organisasi.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENGARUH KOMPETENSI, KOMITMEN ORGANISASI, KOMITMEN PROFESIONAL, KEPUASAN KERJA, MOTIVASI, DAN LETAK KENDALI DIRI PADA KINERJA AKUNTAN PENDIDIK - Perbanas Institutional Repository

PENGARUH KOMPETENSI, KOMITMEN ORGANISASI, KOMITMEN PROFESIONAL, KEPUASAN KERJA, MOTIVASI, DAN LETAK KENDALI DIRI PADA KINERJA AKUNTAN PENDIDIK - Perbanas Institutional Repository

Letak Kendali Diri merupakan cara pandang seseorang terhadap suatu kejadian apakah dia mampu atau tidak mampu dalam mengendalikan kejadian yang dihadapi olehnya (Rotter, 1966 dalam Cecilia dan Gudono, 2007). Letak Kendali Diri mencerminkan tingkat dimana individu tersebut percaya bahwa perilaku mempengaruhi apa yang terjadi pada dirinya. Dengan Locus of Control dapat lebih melihat individu lebih personal, yaitu melalui sikapnya dalam mengendalikan diri, terutama dalam lingkungan oragnisasinya sebagai seorang Akuntan Pendidik. Individu dengan locus of control internal mempunyai kemampuan menghadapi ancaman-ancaman yang timbul dari lingkungannya akan berusaha memecahkan masalah dengan keyakinan yang tinggi (Soni, 2008). Letak kendali diri juga dapat mencerminkan sikap seseorang dalam pengelolaan emosi pada saat menghadapi perubahan situasi yang terjadi dalam lingkungan tempat dia bekerja dan dengan cepat mampu menyesuaikan diri dengan adanya perubahan tersebut. Mereka yang yakin dapat mengendalikan tujuan mereka
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

PENGARUH KOMPETENSI, KOMITMEN ORGANISASI, KOMITMEN PROFESIONAL, KEPUASAN KERJA, MOTIVASI, DAN LETAK KENDALI DIRI PADA KINERJA AKUNTAN PENDIDIK - Perbanas Institutional Repository

PENGARUH KOMPETENSI, KOMITMEN ORGANISASI, KOMITMEN PROFESIONAL, KEPUASAN KERJA, MOTIVASI, DAN LETAK KENDALI DIRI PADA KINERJA AKUNTAN PENDIDIK - Perbanas Institutional Repository

Segala puja dan puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan segala rahmat dan hidaya-Nya kepada penulis sehingga penulis dapat menyusun dan menyelesaikan penyusunan skripsi yang berjudul “PENGARUH KOMPETENSI, KOMITMEN ORGANISASI, KOMITMEN

17 Baca lebih lajut

Pengaruh komitmen organisasional dan komitmen profesional terhadap kepuasan kerja auditor : studi empiris pada beberapa kantor akuntan publik di Yogyakarta - USD Repository

Pengaruh komitmen organisasional dan komitmen profesional terhadap kepuasan kerja auditor : studi empiris pada beberapa kantor akuntan publik di Yogyakarta - USD Repository

Pada Bab ini akan dibahas hasil penelitian yang telah dilakukan, kemudian dilanjutkan dengan perhitungan statistik dan pengujian hipotesis untuk menguji apakah terdapat pengaruh antara komitmen organisasional dan profesional terhadap kepuasan kerja dengan subjek penelitian adalah Auditor. Pada Bab ini pula akan diuraikan pembahasan yang terkait dengan hasil penelitian yang didasarkan pada teori dan penelitian terdahulu. Untuk memperoleh data dalam menganalisa sejauh mana pengaruh Komitmen Organisasional dan Komitmen Profesional terhadap Kepuasan Kerja Auditor, Maka disebarkan kuesioner (yang tampak pada Lampiran I) kepada beberapa Kantor Akuntan Publik yang berlokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Baca lebih lanjut

115 Baca lebih lajut

PENGARUH KOMITMEN ORGANISASIONAL DAN KOMITMEN PROFESIONAL TERHADAP KEPUASAN KERJA AUDITOR (Survey Pada Auditor Di Kantor Akuntan Publik Wilayah Surakarta Dan Yogyakarta).

PENGARUH KOMITMEN ORGANISASIONAL DAN KOMITMEN PROFESIONAL TERHADAP KEPUASAN KERJA AUDITOR (Survey Pada Auditor Di Kantor Akuntan Publik Wilayah Surakarta Dan Yogyakarta).

Sri Trisnaningsih (2003) melakukan penelitian tentang pengaruh komitmen terhadap kepuasan kerja auditor. Penelitian tersebut mengambil sampel auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik di Jawa Timur yang terdaftar pada Direktori Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) per 31 Januari 2000 dan menganalisis pengaruh komitmen organisasional dan komitmen profesional terhadap kepuasan kerja auditor dengan menambah variabel motivasi sebagai variabel intervening. Alat uji yang digunakan dalam penelitian tersebut adalah teknik analisis jalur (path analysis) dan dilakukan dengan menggunakan bantuan program AMOS 4.0. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa komitmen organisasional dan komitmen profesional mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja auditor.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN   ANALISIS PENGARUH KOMITMEN ORGANISASIONAL DAN KOMITMEN PROFESIONAL TERHADAP KEPUASAN KERJA AUDITOR.

PENDAHULUAN ANALISIS PENGARUH KOMITMEN ORGANISASIONAL DAN KOMITMEN PROFESIONAL TERHADAP KEPUASAN KERJA AUDITOR.

Sri Trisnaningsih (2003) melakukan penelitian tentang pengaruh komitmen terhadap kepuasan kerja auditor dangan motivasi sebagai variabel intervening pada para auditor akuntan publik di Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen organisasional dan komitmen profesional mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja auditor.

7 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH KOMITMEN ORGANISASIONAL  DAN KOMITMEN PROFESIONAL TERHADAP   ANALISIS PENGARUH KOMITMEN ORGANISASIONAL DAN KOMITMEN PROFESIONAL TERHADAP KEPUASAN KERJA AUDITOR.

ANALISIS PENGARUH KOMITMEN ORGANISASIONAL DAN KOMITMEN PROFESIONAL TERHADAP ANALISIS PENGARUH KOMITMEN ORGANISASIONAL DAN KOMITMEN PROFESIONAL TERHADAP KEPUASAN KERJA AUDITOR.

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kesempatan penulis untuk menjalankan ibadah, melalui waktu dan cara yang berbeda. Atas karunia-Nyalah penulis dapat menyelesaikan skripsi yang dengan judul: ANALISIS PENGARUH KOMITMEN ORGANISASIONAL DAN KOMITMEN PROFESIONAL TERHADAP KEPUASAN KERJA AUDITOR.

14 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...