Top PDF KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN OPERASI HITUNG ALJABAR BENTUK PECAHAN Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Operasi Hitung Aljabar Bentuk Pecahan.

KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN OPERASI HITUNG ALJABAR BENTUK PECAHAN  Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Operasi Hitung Aljabar Bentuk Pecahan.

KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN OPERASI HITUNG ALJABAR BENTUK PECAHAN Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Operasi Hitung Aljabar Bentuk Pecahan.

Kesulitan dalam menyelesaikan soal matematika sering dialami oleh siswa, terlebih lagi karena kurangnya minat siswa untuk mempelajari matematika khususnya pada materi aljabar yang dirasa sulit bagi siswa. Menurut Mustaqim (2013) kesulitan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika adalah ketidakmampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika yang ditandai adanya kesalahan. Berdasarkan hasil observasi pembelajaran yang telah dilakukan pada saat Program Pengalaman Lapangan (PPL) di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta, dapat diketahui bahwa siswa mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal operasi hitung aljabar bentuk pecahan. Hal tersebut terlihat dari hasil belajar siswa yang masih berada di bawah KKM yaitu 70.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN OPERASI HITUNG ALJABAR BENTUK PECAHAN  Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Operasi Hitung Aljabar Bentuk Pecahan.

ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN OPERASI HITUNG ALJABAR BENTUK PECAHAN Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Operasi Hitung Aljabar Bentuk Pecahan.

Puji syukur senantiasa penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia yang telah diberikan sehingga dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik, yang berjudul : “ Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Operasi Hitung Aljabar Bentuk Pecahan”.

17 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Operasi Hitung Aljabar Bentuk Pecahan.

PENDAHULUAN Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Operasi Hitung Aljabar Bentuk Pecahan.

Kesulitan tersebut dapat dilihat dari hasil pembelajaran matematika yang didapat dari ulangan harian siswa yang kemudian dapat dianalisis dan dicari solusi pemecahannya, dengan harapan kesulitan tersebut tidak akan terjadi untuk kedua kalinya. Analisis kesulitan secara mendetail dibutuhkan agar kesalahan yang dilakukan siswa dalam menjawab soal dan kesulitan- kesulitan yang dialami siswa serta faktor-faktor penyebabnya dapat diketahui lebih jauh untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Diagnosis kesulitan belajar siswa dan pembelajaran remedial dalam materi operasi pada pecahan bentuk aljabar di kelas VIII SMPN2 Jetis Bantul.

Diagnosis kesulitan belajar siswa dan pembelajaran remedial dalam materi operasi pada pecahan bentuk aljabar di kelas VIII SMPN2 Jetis Bantul.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kesalahan yang dialami siswa terletak pada kesalahan dalam memahami materi pecahan bentuk aljabar, serta kesalahan karena kurangnya penguasaan materi prasyarat seperti materi faktorisasi bentuk aljabar, operasi hitung bentuk aljabar, dan operasi hitung bilangan bulat, (2) penyebab lain yang menimbulkan kesulitan belajar ini seperti situasi pembelajaran yang kurang mendukung maupun kebiasaan belajar dari siswa, dan (3) Adanya penurunan banyaknya kesalahan siswa serta peningkatan hasil belajar dalam materi operasi pada pecahan bentuk aljabar setelah diadakannya pembelajaran remedial. Hal ini dilihat dari perbandingan hasil tes awal dan hasil tes remedial, serta perbandingan rata-rata dari hasil kedua tes tersebut.
Baca lebih lanjut

144 Baca lebih lajut

PENGARUH PENGUASAAN MATERI OPERASI BILANGAN PECAHAN TERHADAP KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL POKOK BAHASAN PECAHAN BENTUK ALJABAR PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 SUMBER KABUPATEN CIREBON - IAIN Syekh Nurjati Cirebon

PENGARUH PENGUASAAN MATERI OPERASI BILANGAN PECAHAN TERHADAP KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL POKOK BAHASAN PECAHAN BENTUK ALJABAR PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 SUMBER KABUPATEN CIREBON - IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Latar belakang penelitian ini yaitu Pada umumnya para siswa merasa matematika lebih sulit dipahami daripada ilmu-ilmu yang lain. Hal tersebut dapat terjadi karena adanya kemungkinan siswa belum mampu menerima beberapa materi matematika, disebabkan mereka belum mampu berfikir abstrak. Kadangkala siswa tidak mengerti tujuan dari materi yang ia pelajari, karena hanya sekedar menerima sejumlah materi yang diberikan oleh guru. Padahal dalam mempelajari matematika itu antara materi yang satu selalu berkaitan dengan materi yang lainnya. Pengaitan itu maksudnya keterkaitan antara pelajaran yang telah di pelajari dan yang akan dipelajari anak didik. Semakin kuat pengaitannya maka pengaruh penguasaan konsep yang akan diajarkan dengan yang sebelumnya akan semakin kuat.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGGUNAAN ALAT PERAGA KENIK ALJABAR DAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL OPERASI HITUNG BENTUK ALJABAR PADA MATERI PERSEGI (Studi Eksperimen di Kelas VII SMPN 1 Maja) - IAIN Syekh Nurjati Cirebon

ANALISIS PENGGUNAAN ALAT PERAGA KENIK ALJABAR DAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL OPERASI HITUNG BENTUK ALJABAR PADA MATERI PERSEGI (Studi Eksperimen di Kelas VII SMPN 1 Maja) - IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Berdasarkan hal tersebut di atas, penulis tertarik untuk menganalisis penggunaan alat peraga yang dapat menjelaskan konsep operasi hitung bentuk aljabar yang digunakan dalam pembelajaran matematika. Salah satu alat peraga yang dapat menjelaskan konsep operasi hitung bentuk aljabar tersebut adalah alat peraga kenik aljabar. Alat peraga kenik aljabar ini berfungsi untuk menentukan penyelesaian Persamaan Linier Satu Variabel (PLSV). Penulis berharap penggunaan alat peraga kenik aljabar ini mendapatkan respon yang baik dari siswa. Selain itu, penulis berharap kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal yang berkaitan dengan konsep operasi hitung bentuk aljabar bisa diselesaikan siswa dengan baik. Penelitian yang akan diteliti peneliti ini ber judul “Analisis Penggunaan Alat Peraga Kenik Aljabar dan Kemampuan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Operasi Hitung Bentuk Aljabar pada Materi Persegi”.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA MATERI OPERASI PECAHAN BENTUK ALJABAR KELAS VIII SMP NEGERI 2 MALANG

ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA MATERI OPERASI PECAHAN BENTUK ALJABAR KELAS VIII SMP NEGERI 2 MALANG

Untuk mendapatkan data penelitian, metode pengumpulan data sebagai berikut: a) Tes tertulis, tes yang dimaksud dalam penelitian ini adalah tes berbentuk uraian. Jumlah soal yang diberikan adalah 10 soal yang harus dikerjakan. Adapun perbandingan antara soal yang termasuk dalam kategori mudah, sedang dan sulit yaitu 3: 5: 2. b) Wawancara, Untuk mendapatkan data atau informasi yang relevan pada wawancara ini menggunakan rancangan pokok masalah yang akan dijadikan acuan dalam pembicaraan. Rancangan yang diajukan dalam wawancara tersebut disusun sebelum wawancara dilakukan. Oleh karena itu pelaksanaan wawancara dan urutan pertanyaan yang diberikan mengacu pada jenis kesalahan dan kecenderungan responden dalam menyelesaikan soal. Jawaban dari siswa yang diwawancarai inilah nantinya yang akan dijadikan sebagai dasar untuk menemukan faktor-faktor penyebab terjadinya kesalahan dalam menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan operasi pada pecahan bentuk aljabar. c) Lembar validasi soal, Untuk mengetahui apakah instrumen yang telah dibuat oleh peneliti benar-benar valid maka instrumen harus divalidasi oleh validator. Oleh karena itu dibutuhkan lembar validasi tes untuk mengetahui valid atau tidaknya soal-soal yang telah dibuat. Data validasi soal dikumpulkan dengan cara memberikan lembar validasi soal kepada validator, yaitu satu orang dosen matematika dan satu orang guru matematika. Validator akan
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

KESULITAN-KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL MATEMATIKA KONSEP OPERASI HITUNG  KESULITAN-KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL MATEMATIKA KONSEP OPERASI HITUNG PADA SISWA KELAS VII SMP 1 WADASLINTANG WONOSOBO.

KESULITAN-KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL MATEMATIKA KONSEP OPERASI HITUNG KESULITAN-KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL MATEMATIKA KONSEP OPERASI HITUNG PADA SISWA KELAS VII SMP 1 WADASLINTANG WONOSOBO.

Matematika merupakan ilmu universal yang mendasari perkembangan teknologi modern, mempunyai peran penting dalam berbagai disiplin dan memajukan daya pikir manusia. Perkembangan pesat di bidang teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini dilandasi oleh perkembangan matematika di bidang teori bilangan, aljabar, analisis, teori peluang dan matematika diskrit. Untuk menguasai dan menciptakan teknologi di masa depan diperlukan penguasaan matematika yang kuat sejak dini.

8 Baca lebih lajut

ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA POKOK BAHASAN OPERASI HITUNG  Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Pokok Bahasan Operasi Hitung Bentuk Aljabar(Studi Kasus Pada Siswa Kelas Vii Smp Muhammadiyah 1 Surakar

ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA POKOK BAHASAN OPERASI HITUNG Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Pokok Bahasan Operasi Hitung Bentuk Aljabar(Studi Kasus Pada Siswa Kelas Vii Smp Muhammadiyah 1 Surakar

Puji syukur Alhamdulilah hamba panjatkan atas rahmat, hidayah dan karunia Allah SWT, shalawat serta salam hanya bagi Nabi Muhammad SAW. Suatu kebanggaan tersendiri bagi penulis dapat menyelesaikan karya sederhana ini, dengan rasa syukur karya ini penulis persembahkan untuk :

15 Baca lebih lajut

PEDAHULUAN  Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Operasi Bentuk Aljabar Pada Siswa Kelas VIId SMP Al-Islam Kartasura.

PEDAHULUAN Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Operasi Bentuk Aljabar Pada Siswa Kelas VIId SMP Al-Islam Kartasura.

Minat dan bakat anak juga berpengaruh dalam menghadapi kesulitan pelajaran matematika. Faktor-faktor yang dapat menimbulkan kesulitan siswa dalam belajar matematika tentunya dipengaruhi beberapa hal diantaranya bisa dikarenakan motivasi siswa, pemahaman siswa mengenai materi, kesulitan dalam memahami bahasa matematis, dan lainnya.Dengan demikian kesulitan- kesulitan yang timbul harus segera diatasi sebaliknya apabila kesulitan- kesulitan siswa dalam belajar matematika tidak segera diatasi tentu dapat mempengaruhi motivasi anak dalam belajar dan hal ini akan berpengaruh besar pada prestasi akademi dan emosional psikologi pada diri anak itu sendiri dan akhirnya anak akan minder.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VI SD Negeri Dukuhwaru 01 pada Pokok Bahasan Pecahan Melalui Pembentukan Pembelajaran Tutor Sebaya.

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VI SD Negeri Dukuhwaru 01 pada Pokok Bahasan Pecahan Melalui Pembentukan Pembelajaran Tutor Sebaya.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan yang dialami sebagian besar siswa. Hal ini dikarenakan siswa belum memahami sebutan pembilang dan sebutan penyebut. Akibatnya siswa tidak terampil dalam menyelesaikan operasi hitung penjumlahan, pembagian, dan perkalian bilangan pecahan. Sehingga hasil tes formatif maupun hasil tes sumatif menjadi rendah.

1 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Pokok Bahasan Operasi Hitung Bentuk Aljabar(Studi Kasus Pada Siswa Kelas Vii Smp Muhammadiyah 1 Surakarta).

PENDAHULUAN Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Pokok Bahasan Operasi Hitung Bentuk Aljabar(Studi Kasus Pada Siswa Kelas Vii Smp Muhammadiyah 1 Surakarta).

Berhitung merupakan cabang matematika yang digunakan hampir di seluruh cabang matematika seperti Aljabar, Aritmatika, Analisis dan Geometri. Operasi hitung yang mendasar adalah operasi penjumlahan (+) dan pengurangan ( − ) artinya operasi hitung yang lain seperti perkalian ( × ) dan pembagian ( ÷ ) dapat dijabarkan. Untuk perkalian dapat dijabarkan menjadi penjumlahan yang berulang sedangkan pembagian dapat dijabarkan menjadi pengurangan berulang.

5 Baca lebih lajut

ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS VII DALAM MENYELESAIKAN MATERI OPERASI ALJABAR DI MTS MUHAMMADIYAH 2 GANDUSARI TRENGGALEK - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS VII DALAM MENYELESAIKAN MATERI OPERASI ALJABAR DI MTS MUHAMMADIYAH 2 GANDUSARI TRENGGALEK - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Matematika adalah simbol; ilmu deduktif yang tidak menerima pembuktian secara induktif; ilmu tentang pola keteraturan, dan struktur yang terorganisasi, mulai dari unsur yang tidak didefinisikan, ke unsur yang didefinisikan, ke aksioma atau postulat, dan akhirnya ke dalil. 6 Pembelajaran matematika di sekolah tidak bisa lepas dari sifat-sifat matematika yang abstrak. Oleh karena itu banyak siswa yang tidak suka dengan pelajaran matematika. Dimana ketidaksukaan matematika menyebabkan siswa tidak mau dan enggan dalaam mempelajari matematika. Akibatnya siswa mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal matematika.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL OPERASI BENTUK ALJABAR PADA SISWA SMP  Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Operasi Bentuk Aljabar Pada Siswa Kelas VIId SMP Al-Islam Kartasura.

KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL OPERASI BENTUK ALJABAR PADA SISWA SMP Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Operasi Bentuk Aljabar Pada Siswa Kelas VIId SMP Al-Islam Kartasura.

Pada prosedur pengerjaan soal penjumlahan nomor 1a tersebut siswa tidak mengalami kesulitan, maksudnya siswa mengerti prosedur awal dari penjumlahan. Langkah awal siswa dalam pengerjaan mengubah dalam operasi penjumlahan kemudian mengelompokkan setiap suku yang sejenis tidak terdapat kesulitan. Dari hasil wawancara dengan siswa menunjukkan letak kesulitan siswa yaitu dalam menghitung setiap suku-suku yang sudah dikelompokkan. Kesulitannya seperti menjumlahkan maupun namun dalam menjumlahkan siswa tidak mengalami kesulitan. Dengan kata lain kesulitan siswa pada penjumlahan bentuk aljabar tersebut apabila terdapat bilangan bulat positif dan negatif bentuk aljabar dalam satu suku disitu letak kesulitan yang dialami oleh siswa. Hal tersebut juga diungkapkan oleh guru pengampu matematika kelas VIID mengenai kesulitan siswa menghitung dalam bilangan bulat bentuk aljabar, dikarenakan siswa terbiasa menggunakan garis bilangan ketika mengerjakan soal yang berkaitan dengan bilangan bulat sehingga dalam penerapan pada soal bentuk aljabar siswa mengalami kesulitan. Faktor yang menyebabkan siswa mengalami kesulitan sendiri adalah siswa belum terlalu memahami pada materi prasarat pada materi bilangan bulat sehingga berdampak pada materi hitung bilangan bulat berbentuk aljabar. Hal tersebut sejalan dengan penelitian Lorenzo J.Blanco dan Manuel Garrote (2007) yang mengatakan bahwa ada dua tipe kesulitan siswa pada menyelesaikan soal persamaan aljabar yang pertama kemampuan siswa terhadap materi dasar aritmatika yang kurang menyebabkan siswa melakukan kesalahan dan disisi lain pemahaman konsep siswa terhadap proses aljabar.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

KESULITAN SISWA TENTANG KONEKSI MATEMATIS DALAM OPERASI HITUNG BENTUK ALJABAR DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

KESULITAN SISWA TENTANG KONEKSI MATEMATIS DALAM OPERASI HITUNG BENTUK ALJABAR DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Sebanyak tiga orang siswa (BS, MLMS, dan RAA) menjawab tanpa ditulis variabel yang ada pada soal. Setelah dilakukan wawancara, alasan siswa dengan kode RAA menjawab bahwa dia lupa dengan apa yang dimaksud suku sejenis, sehingga melakukan perhitungan -16 – 3b = -19. Sedangkan dua siswa lainnya memiliki alasan yang sama yaitu variabel juga dilakukan operasi seperti ditambahkan atau dikurangkan sehingga apabila dikurangkan maka variabel akan hilang. Sebanyak tiga orang siswa (FR, HR, dan NO) menjawab hasil dari -16a – 4a = -12a. Setelah dilakukan wawancara, alasan mereka sama yaitu mengatakan karena perintahnya dikurang sehingga mereka mengurangkan 16 – 4= 12, dan tanda (-) karean didepan 16 ada tanda tersebut. Sebanyak tujuh orang siswa (DA, KD, LS, RSH, CPD, DY, dan FM) menjawab -6b + 9b= -15b. Setelah dilakukan wawancara, alasan mereka sama yaitu karena mereka melihat tanda operasi (+) sehingga mereka menjumlahakn 6 + 9=15 dan tanda negatif berasal dari soal. Sebanyak satu orang siswa (DiA) menjawab -16a - 6b= 22ab. Setelah dilakukan wawancara, alasan siswa tersebut karena kedua-duanya bernilai negatif jadi hasilnya ditambahkan beserta variabelnya sehingga mendapat hasil 22ab, dan negatifnya hilang karna berubah jadi positif. Sebanyak tiga orang siswa (MLMS, DiA, dan SW) menjawab -4a + 9b= 5ab. Setelah dilakukan wawancara, alasan satu siswa karena 4 bernilai (-) sehingga saat dijumlahkan dengan 9 hasilnya 5 dan variabel ditambahkan menjadi ab dan jawabannya menjadi -5ab karena negatif didepan angka 4 dianggap tetap ada. Sedangkan dua siswa lainnya mengatakan mereka mengurangkan 9b – 4a = 5ab dimana hasil variabel juga dijumlahkan karena hanya koefeseine yang dihitung.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL OPERASI BENTUK ALJABAR PADA SISWA KELAS VIID   Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Operasi Bentuk Aljabar Pada Siswa Kelas VIId SMP Al-Islam Kartasura.

ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL OPERASI BENTUK ALJABAR PADA SISWA KELAS VIID Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Operasi Bentuk Aljabar Pada Siswa Kelas VIId SMP Al-Islam Kartasura.

Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan kesulitan-kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal operasi bentuk aljabar dan menganalisis faktor-faktor penyebabnya. Jenis penelitian adalah kualitatif diskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIID SMP Al Islam Kartasura pada semester gasal tahun pelajaran 2015/2016. Metode pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan (1) kesulitan mentransfer pengetahuan yang berkaitan mengenai konsep operasi hitung aljabar, meliputi: kesulitan pada konsep perkalian satu suku dengan dua suku, dua suku dengan dua suku, dan pemangkatan, serta konsep pecahan bentuk aljabar dalam mencari Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) atau pecahan aljabar yang senilai. (2) Kesulitan dalam kemampuan bahasa matematika yaitu kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita bentuk aljabar dan memahami maksud soal bentuk aljabar. (3) Kesulitan dalam menghitung soal bentuk aljabar yaitu pada operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan bulat bentuk aljabar, serta menghitung pada operasi hitung pecahan bentuk aljabar. Faktor yang menyebabkan siswa mengalami kesulitan meliputi: kurangnya minat siswa, cara belajar siswa yang cenderung menghafalkan materi sehingga tidak ada konsep yang jelas, kebingungan dalam konsep pengerjaan, prosedur pengerjaan yang ribet dan panjang, siswa malas membaca text soal, kurang ketelitian siswa saat mengerjakan, kurang cermat dalam memahami kata demi kata pada soal, siswa jarang melakukan latihan soal, siswa belum memahami materi prasyarat mengenai bilangan bulat, motivasi belajar kurang, suasana kelas yang tidak nyaman dan strategi pembelajaran yang monoton.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

RPP KURIKULUM 2013 MATEMATIKA SMP-20180116T012231Z-001.zip

RPP KURIKULUM 2013 MATEMATIKA SMP-20180116T012231Z-001.zip

3.1 Menerapkan operasi aljabar yang melibatkan bilangan rasional dan pecahan 3.1.1 Siswa dapat menentukan operasi hitung tambah, kurang, kali, dan bagi pada bentuk aljabar 3.1.2 Siswa [r]

10 Baca lebih lajut

KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATERI OPERASI HITUNG PADA BENTUK ALJABAR DI MTs

KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATERI OPERASI HITUNG PADA BENTUK ALJABAR DI MTs

Prosedur dalam penelitian ini terdiri dari tiga bagian yaitu persiapan, pelaksanaan dan pembuatan laporan.Tahap-tahap dalam perencanaan antara lain: (1) Melakukan wawancara kepada salah satu guru bidang studi matematika untuk mengetahui keadaan objektif dan nilai matematika siswa; (2) Menyiapkan instrumen penelitian berupa kisi-kisi soal, menyusun soal tes, kunci jawaban, dan pedoman wawancara tidak terstruktur; (3) Melakukan validasi tehadap instrumen penelitian; (4) Melakukan revisi instrumen berdasarkan hasil validasi. Tahap- tahap dalam pelaksanaan antara lain: (1) Memberikan soal tes kepada siswa; (2) Menentukan siswa yang diwawancarai yaitu sebanyak enam orang; (3) Mewawancarai siswa yang dipilih menjadi subjek penelitian.Tahap-tahap pembuatan laporan antara lain: (1) Mendeskripsikan hasil penelitian; (2) Membuat kesimpulan.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

T1  Abstract Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Analisis Kualitas Jawaban Siswa Kelas VIII dalam Menyelesaikan Soal Operasi Hitung Pecahan Bentuk Aljabar Berdasarkan Taksonomi Solo

T1 Abstract Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Analisis Kualitas Jawaban Siswa Kelas VIII dalam Menyelesaikan Soal Operasi Hitung Pecahan Bentuk Aljabar Berdasarkan Taksonomi Solo

Taksonomi SOLO dikategorikan menjadi lima tingkatan yaitu prastruktural, unistruktural, multistruktural, relasional, dan abstrak diperluas. Taksonomi SOLO merupakan suatu alat evaluasi tentang kualitas jawaban siswa terhadap suatu tugas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas jawaban siswa kelas VIII dalam menyelesaikan soal operasi hitung pecahan bentuk aljabar berdasarkan Taksonomi SOLO. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 3 siswa kelas VIII SMP Kristen Lentera Ambarawa yang dikategorikan berdasarkan perbedaan kemampuan matematika. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pemerikasaan keabsahan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi sumber. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu peneliti, kisi-kisi soal tes, soal tes, dan pedoman wawancara. Prosedur pelaksanaan penelitian terdiri dari tiga tahap yaitu tahap pra lapangan, pelaksanaan penelitian, dan pembuatan laporan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas jawaban subjek berkemampuan tinggi berada pada level unistruktural sampai relasional, subjek berkemampuan sedang berada pada level unistruktural sampai multistruktural, dan subjek berkemampuan rendah hanya sampai pada level unistruktural saja. Semua subjek tidak dapat mencapai pada level abstrak diperluas maka seorang pendidik perlu menekankan kembali soal operasi hitung pecahan bentuk aljabar ke dalam bentuk soal cerita terutama pada mengubah soal cerita kedalam bentuk matematikanya.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Operasi Aljabar

Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Operasi Aljabar

Kesalahan-kesalahan yang dibuat siswa mengindikasikan adanya kesulitan yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman siswa terhadap sebuah materi tertentu. Skemp menjelaskan bahwa pemahaman dibagi atas pemahaman relasional dan pemahaman instrumental. Dapat dikategorikan sebagai pemahaman relasional, jika siswa selain dapat menentukan hasil, namun juga dapat menjelaskan mengapa hasilnya seperti itu. Pemahaman dikategorikan sebagai pemahaman instrumental, jika siswa hanya dapat menentukan hasil namun ia tidak dapat menjelaskan mengapa hasilnya seperti itu. Skemp menyatakan bahwa pemahaman instrumental sejatinya belum termasuk pada kategori pemahaman, sedangkan pemahaman relasional sudah termasuk pada kategori pemahahaman. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa siswa telah paham terhadap materi tertentu apabila siswa telah mencapai pemahaman relasional. Pemahaman relasional sendiri dibagi ke dalam tujuh indikator.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...