Top PDF Laporan Pendahuluan Gangguan Kebutuhan Dasar Nyeri.doc

Laporan Pendahuluan Gangguan Kebutuhan Dasar Nyeri.doc

Laporan Pendahuluan Gangguan Kebutuhan Dasar Nyeri.doc

intern ernal. al. 1 1erd erdapat apat int interk erkone oneksi ksi neu neuron ron dal dalam am kor kornu nu dor dorsali salis s yan yang g ketika diakti#kan, menghambat atau memutuskan taransmisi in#ormasi ketika diakti#kan, menghambat atau memutuskan taransmisi in#ormasi yang menyakitkan atau yang menstimulasi nyeri dalam jaras asenden. yang menyakitkan atau yang menstimulasi nyeri dalam jaras asenden. Seringkali area ini disebut gerbang3. Ke'endrungan alamiah gerbang Seringkali area ini disebut gerbang3. Ke'endrungan alamiah gerbang adalah membiark

22 Baca lebih lajut

LAPORAN PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN GANGGUAN PEMENUHAN KEBUTUHAN RASA NYAMAN (NYERI) Di Ruang Cendana V RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

LAPORAN PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN GANGGUAN PEMENUHAN KEBUTUHAN RASA NYAMAN (NYERI) Di Ruang Cendana V RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

Tingkat seorang klien memfokuskan perhatiannya pada nyeri dapat mempengaruhi persepsi nyeri. Menurut Gill (1990), perhatian yang meningkat dihubungkan dengan nyeri yang meningkat, sedangkan upaya distraksi dihubungkan dengan respon nyeri yang menurun. Tehnik relaksasi, guided imagery merupakan tehnik untuk mengatasi nyeri.

11 Baca lebih lajut

Laporan Pendahuluan Kebutuhan Dasar manu

Laporan Pendahuluan Kebutuhan Dasar manu

Tertjai ketika ventilasi alveolar tidak adekuat memenuhi kebutuhan oksigen tubuh atau mengeliminasi karbon dioksida secara adekuat. Tanda dan gejala hipoventilasi adalah pusing, nyeri kepala, letargi, disorientasi, koma dan henti jantung. Terapi umtuk penanangan hiperventilasi dan hipoventilasi dimulai dengan mengobati penyebab yang mendasaro gangguan tersebut, kemudian ditingkatkan oksigenasi jaringan, perbaikan fungsi ventilasi, dan upaya keseimbangan asam basa.

14 Baca lebih lajut

Laporan Pendahuluan Gangguan Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi

Laporan Pendahuluan Gangguan Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi

Perencanaan makan harus memperhitungkan anggaran keluarga dan perbedaan  pilihan anggota keluarga. Makanan yang spesifik dipilih berdasarkan resep diet atau standar pedoman diet seperti kelompok dasar makanan. Untuk keluarga dengan anggaran yang terbatas, dapat menggunakan pengganti. Metode persiapan  juga dimodifikasi apabila diperlukan untuk meminimalkan substansi tertentu.

25 Baca lebih lajut

LAPORAN PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN PEMENUHAN KEBUTUHAN OKSIGENASI OLEH

LAPORAN PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN PEMENUHAN KEBUTUHAN OKSIGENASI OLEH

Gangguan pada respirasi yaitu hipoksia, perubahan pola napas dan obstruksi sebagian jalan napas. Hipoksia yaitu suatu kondisi ketika ketidakcukupan oksigen di dalam tubuh yang diinspirasi sampai jaringan. Sianosis dapat ditandai dengan warna kebiruan pada kulit, dasar kuku dan membran mukosa yang disebabkan oleh kekurangan kadar oksigen dalam hemoglobin. Oksigenasi yang adekuat sangat penting untuk fungsi serebral. Korteks serebral dapat mentoleransi hipoksia hanya selama 3 - 5 menit sebelum terjadi kerusakan permanen. Wajah orang hipoksia akut biasanya terlihat cemas, lelah dan pucat.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

LAPORAN PENDAHULUAN Pola Gangguan  NYERI

LAPORAN PENDAHULUAN Pola Gangguan NYERI

Nyeri merupakan alasan yang paling umum seseorang mencari bantuan perawatan kesehatan. Nyeri terjadi bersama proses penyakit, pemeriksaan diagnostik dan proses pengobatan. Nyeri sangat mengganggu dan menyulitkan banyak orang. Perawat tidak bisa melihat dan merasakan nyeri yang dialami oleh klien, karena nyeri bersifat subyektif (antara satu individu dengan individu lainnya berbeda dalam menyikapi nyeri). Perawat memberi asuhan keperawatan kepada klien di berbagai situasi dan keadaan, yang memberikan intervensi untuk meningkatkan kenyamanan. Menurut beberapa teori keperawatan, kenyamanan adalah kebutuhan dasar klien yang merupakan tujuan pemberian asuhan keperawatan. Pernyataan tersebut didukung oleh Kolcaba yang mengatakan bahwa kenyamanan adalah suatu keadaan telah terpenuhinya kebutuhan dasar manusia.
Baca lebih lanjut

56 Baca lebih lajut

LAPORAN PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN PADIA PASIEN GANGGUAN KEBUTUHAN SUHU TUBUH (HIPERTERMI)

LAPORAN PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN PADIA PASIEN GANGGUAN KEBUTUHAN SUHU TUBUH (HIPERTERMI)

Hipertermi adalah sebagai mekanisme pertahanan tubuh (respon imun) terhadap infeksi atau zat asing yang masuk ke dalam tubuhnya.. Bila ada infeksi atau zat asing masuk ke tubuh akan [r]

8 Baca lebih lajut

LAPORAN PENDAHULUAN NYERI YANG AK

LAPORAN PENDAHULUAN NYERI YANG AK

Selanjutnya stimulasi yang diterima oleh reseptor tersebut ditransmisikan ke serabut C. serabut-serabut aferen masuk ke spinal melalui akar dorsal (dorsal root) serta sinaps pada dorsal horn. Dorsal horn, terdiri atas beberapa lapisan atau laminae yang saling bertautan. Diantara lapisan dua dan tiga berbentuk substansia gelatinosa yang merupakan saluran utama impuls. Kemudian, impuls nyeri menyeberangi sumsum tulang belakang pada interneuron dan bersambung ke jalur spinal asendens yang paling utama, yaitu jalur spinothalamic tract (STT) atau jalur spinothalamus tract (SRT) yang membawa informasi tentang sifat dan lokasi nyeri. Dari proses transmisi terdapat dua jalur mekanisme terjadinya nyeri, yaitu jalur opiate dan jalur non-opiate. Jalur opiate ditandai oleh pertemuan reseptor pada otak yang terdiri atas jalur spinal desendens dari thalamus yang melalui otak tengah dan medulla ke tanduk dorsal dari sumsum tulang belakang yang berkonduksi dengan nociceptor impuls supresif. Serotonin merupakan neurotransmitter dalam impuls supresif. System supresif lebih mengaktifkan stimulasi nociceptor yagn ditransmisikan oleh serabut A. Jalur non-opiate merupakan jalur desendens yang tidak memberikan respons terhadap naloxone yang kurang banyak diketahui mekanismenya. (Barbara C Long. 1989)
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Asuhan Keperawatan pada Nn.P dengan PrioritasMasalah Gangguan Kebutuhan Dasar Aman dan Nyaman (Nyeri) di RSUP. H. Adam Malik Medan

Asuhan Keperawatan pada Nn.P dengan PrioritasMasalah Gangguan Kebutuhan Dasar Aman dan Nyaman (Nyeri) di RSUP. H. Adam Malik Medan

P: Intervensi dilanjutkan -Memantau TTV -Menganjurkan keluarga memberikan perhatian dan menanyakan keadaan klien.. -Mengobservasi keadaan klien, mengkaji TTV.[r]

7 Baca lebih lajut

Asuhan Keperawatan pada Nn.P dengan PrioritasMasalah Gangguan Kebutuhan Dasar Aman dan Nyaman (Nyeri) di RSUP. H. Adam Malik Medan

Asuhan Keperawatan pada Nn.P dengan PrioritasMasalah Gangguan Kebutuhan Dasar Aman dan Nyaman (Nyeri) di RSUP. H. Adam Malik Medan

Wartonah, T.2006.Kebutuhan Dasar Manusia dan Proses Keperawatan.Edisi 3.Jakarta: Salemba Medika.. Wikinson, J.2006.Baku Saku Diagnosis Keperawatan.Edisi 7.Jakarta: EGC.[r]

1 Baca lebih lajut

Asuhan Keperawatan pada Nn.P dengan PrioritasMasalah Gangguan Kebutuhan Dasar Aman dan Nyaman (Nyeri) di RSUP. H. Adam Malik Medan

Asuhan Keperawatan pada Nn.P dengan PrioritasMasalah Gangguan Kebutuhan Dasar Aman dan Nyaman (Nyeri) di RSUP. H. Adam Malik Medan

Dalam melakukan pengkajian nyeri, perawat harus mempercayai ketika pasien melaporkan adanya nyeri, walaupun dalam observasi perawat tidak menemukan adanya cedera atau luka.Setiap nyeri yang dilaporkan oleh klien adalah nyata.Sebaliknya ada beberapa pasien yang terkadang justru menyembunyikan rasa nyerinya untuk menghindari pengobatan.

33 Baca lebih lajut

Asuhan Keperawatan pada Nn.P dengan PrioritasMasalah Gangguan Kebutuhan Dasar Aman dan Nyaman (Nyeri) di RSUP. H. Adam Malik Medan

Asuhan Keperawatan pada Nn.P dengan PrioritasMasalah Gangguan Kebutuhan Dasar Aman dan Nyaman (Nyeri) di RSUP. H. Adam Malik Medan

Menurut Arthur C.Curton, 1983 nyeri merupakan suatu mekanisme produksi bagi tubuh, timbul ketika jaringan sedang dirusak, dan menyebabkan individu tersebut bereaksi untuk menghilangkan rangsangan. Nyeri selalu dikaitkan dengan adanya stimulus (rangsang nyeri) dan reseptor.Munculnya nyeri dimulai dengan adanya stimulus nyeri, stimulus tersebut dapat berupa biologis, zat kimia, panas, listrik serta mekanik.

3 Baca lebih lajut

Asuhan Keperawatan pada Nn.P dengan PrioritasMasalah Gangguan Kebutuhan Dasar Aman dan Nyaman (Nyeri) di RSUP. H. Adam Malik Medan

Asuhan Keperawatan pada Nn.P dengan PrioritasMasalah Gangguan Kebutuhan Dasar Aman dan Nyaman (Nyeri) di RSUP. H. Adam Malik Medan

Stimulus pada cabang simpatis pada sistem saraf otonom menghasilkan respon fisiologis. Apabila nyeri berlangsung terus-menerus maka respon fisiolgis yang mengalami nyeri berubah , seperti respon simpatik akan mengakibatkan dilatasi pupil, penurunan motilitas saluran cerna, peningkatan pernapasan, peningkatan frekuensi denyut jantung, pucat, dan peningkatan tegangan otot. Respon parasimpatik mengakibatkan pernapasan cepat, penurunan denyut jantung, mual, muntah, lelah dan lemas.

51 Baca lebih lajut

Asuhan Keperawatan pada An. M dengan Prioritas Masalah Kebutuhan Dasar Gangguan Rasa Nyaman Nyeri Di RSU dr. Pirngadi

Asuhan Keperawatan pada An. M dengan Prioritas Masalah Kebutuhan Dasar Gangguan Rasa Nyaman Nyeri Di RSU dr. Pirngadi

Nyeri kronik merupakan nyeri berulang yang menetap dan terus menerus yang berlangsung selama enam bulan atau lebih. Nyeri kronis dapat tidak mempunyai awitan yang ditetapkan dengan tepat dan sering sulit untuk diobati karena biasanya nyeri ini tidak memberikan respons terhadapa pengobatan yang diarahkan pada penyebabnya. Meskipun tidak diketahui mengapa banyak orang menderita nyeri kronis setelah suatu cedera atau proses penyakit, hal ini diduga bahwa ujung ujung saraf yang normalnya tidak mentransmisikan nyeri menjadi mampu untuk memberikan sensasi nyeri, atau ujung-ujung saraf yang normalnya hanya mentransmisikan stimulus yang sangat nyeri menjadi mampu mentransmisikan stimulus yang sebelumnya tidak nyeri sebagai stimulus yang sangat nyeri (Smeltzer & Bare, 2001).
Baca lebih lanjut

42 Baca lebih lajut

Asuhan Keperawatan pada Nn.P dengan PrioritasMasalah Gangguan Kebutuhan Dasar Aman dan Nyaman (Nyeri) di RSUP. H. Adam Malik Medan

Asuhan Keperawatan pada Nn.P dengan PrioritasMasalah Gangguan Kebutuhan Dasar Aman dan Nyaman (Nyeri) di RSUP. H. Adam Malik Medan

Segala puji dan syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan rahmat dan berkah berupa kesehatan sehingga penulis dapat menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah (KTI) dengan judul “Asuhan Keperawatan dengan Prioritas Masalah Kebutuhan Dasar Manusia Konsep Aman dan Nyaman: Nyeri”. Karya Tulis Ilmiah ini disusun sebagai salah satu syarat bagi penulis untuk menyelesaikan pendidikan Program DIII Keperawatan di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatra Utara Medan.

5 Baca lebih lajut

Asuhan Keperawatan pada Ny. Y dengan Prioritas Masalah Kebutuhan Dasar Gangguan Rasa Nyaman (Nyeri) di RSUD. Dr. Pirngadi Medan

Asuhan Keperawatan pada Ny. Y dengan Prioritas Masalah Kebutuhan Dasar Gangguan Rasa Nyaman (Nyeri) di RSUD. Dr. Pirngadi Medan

Sebagian besar gejala klinis timbul setelah mengalami hipertensi bertahun- tahun berupa, nyeri kepala saat terjaga, kadang-kadang disertai mual dan muntah, akibat peningkatan tekanan darah intracranial. Penglihatan kabur akibat kerusakan retina akibat hipertensi, ayunan langkah yang tidak mantap karena kerusakan susunan saraf pusat, nokturia karena peningkatan aliran darah ginjal dan filtrasi glomerolus, edema dependen dan pembengkakan akibat peningkatan tekanan kapiler. Gejala lain yang umumnya terjadi pada penderita hipertensi yaitu pusing, muka merah, sakit kepala, keluaran darah dari hidung secara tiba-tiba, tengkuk terasa pegal dan lain-lain (Harrison, 1999).
Baca lebih lanjut

35 Baca lebih lajut

Asuhan Keperawatan pada Ny. Y dengan Prioritas Masalah Kebutuhan Dasar Gangguan Rasa Nyaman (Nyeri) di RSUD. Dr. Pirngadi Medan

Asuhan Keperawatan pada Ny. Y dengan Prioritas Masalah Kebutuhan Dasar Gangguan Rasa Nyaman (Nyeri) di RSUD. Dr. Pirngadi Medan

Masalah keperawatan yang didapati dari analisa data disusun menurut prioritas masalahnya. Menentukan prioritas masalah bergantung pada urgensi dari masalah, sifat dari pengobatan yang diberikan dan interaksi diantara diagnosis keperawatan. Dalam kasus Ny.Y, yang menjadi prioritas masalahnya adalah gangguan rasa nyaman (nyeri.) Setelah menemukan masalah yang paling prioritas, perawat menetapkan tujuan dan hasil yang diharapkan bagi pasien dan merencanakan intervensi keperawatannya. Intervensi atau rencana yang akan dilakukan harus disesuaikan dengan kondisi dan fasilitas yang ada. Intervensi yang direncanakan untuk mengatasi masalah Ny.Y disusun sesuai dengan intervensi NIC yang terdiri dari intervensi mandiri perawat dan kolaborasi dengan ahli kesehatan yang lain.
Baca lebih lanjut

46 Baca lebih lajut

Asuhan Keperawatan Pada Ny. N Dengan Prioritas Masalah Kebutuhan Dasar Gangguan Rasa Nyaman Nyeri di RSUD. dr. Pirngadi Medan

Asuhan Keperawatan Pada Ny. N Dengan Prioritas Masalah Kebutuhan Dasar Gangguan Rasa Nyaman Nyeri di RSUD. dr. Pirngadi Medan

Sistem aktivasi retikular menghambat stimulus yang menyakitkan jika sesorang menerima masukan sensori yang cukup ataupun berlebihan. Stimulus sensori yang menyenangkan menyebabkan pelepasan endorphin. Individu yang merasa bosan atau diisolasi hanya memikirkan nyeri tersebut dengan lebih akut. Distraksi mengalihkan perhatian klien ke hal yang lain dan dengan demikian menurunkan kewaspadaan terhadap nyeri bahkan meningkatkan toleransi terhadap nyeri. Namun, distraksi bekerja memberi pengaruh paling baik untuk jangka waktu yang singkat, untuk mengatasi nyeri intensif hanya berlangsung beberapa menit, misalnya selama pelaksanaan prosedur invasif atau saat menunggu kerja analgesik.
Baca lebih lanjut

50 Baca lebih lajut

Asuhan Keperawatan pada An. M dengan Prioritas Masalah Kebutuhan Dasar Gangguan Rasa Nyaman: Nyeri di RS. dr. Pirngadi Medan

Asuhan Keperawatan pada An. M dengan Prioritas Masalah Kebutuhan Dasar Gangguan Rasa Nyaman: Nyeri di RS. dr. Pirngadi Medan

Rasa nyaman berupa terbebas dari rasa yang tidak menyenangkan dalah suatu kebutuhan individu. Nyeri merupakan perasaan yang tidak menyenangkan yang terkadang dialami individu. Kebutuhan terbebas dari rasa nyeri itu merupakan salah satu kebutuhan dasar yang merupakan tujuan diberikannya asuhan keperawatan pada seseoarang pasien dirumah sakit.

3 Baca lebih lajut

Asuhan Keperawatan pada An. M dengan Prioritas Masalah Kebutuhan Dasar Gangguan Rasa Nyaman: Nyeri di RS. dr. Pirngadi Medan

Asuhan Keperawatan pada An. M dengan Prioritas Masalah Kebutuhan Dasar Gangguan Rasa Nyaman: Nyeri di RS. dr. Pirngadi Medan

Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Ibu Farida Linda Sari Siregar S.Kep,Ns.M.Kep selaku dosen pembimbing ya[r]

6 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...