Top PDF Logam Murni dan Logam Paduan

Logam Murni dan Logam Paduan

Logam Murni dan Logam Paduan

Logam aluminium mempunyai beberapa sifat yang penting sehingga dipilih dalam kelompok logam konstruksi, antara lain adalah sifat ringan, tahan korosi, penghantar listrik dan panas yang baik. Sifat tahan korosi pada aluminium diperoleh karena terbentuknya lapisan oksida aluminium pada permukaan aluminium, dimana lapisan oksida ini melekat pada permukaan dengan kuat dan rapat serta sangat stabil (tidak bereaksi dengan kondisi lingkungannya misalnya asam/basa) sehingga melindungi bagian dalam. Tetapi, oksida aluminium (A12 O3) ini. juga disamping menyebabkan tahan korosi menyebabkan logam aluminium menjadi sukar dilas (welding) dan disolder. Beberapa jenis logam aluminium dan paduannya yang penting, antara lain Duralumin (logam dural) paduan Al dengan 4% Cu ditambah sedikit Si, Fe dan magnesium (Mg). Aluminium-manganese alloy, ditambahkan elemen Mn 1,2% dan Aluminium-silikon alloy, mengandung elemen Si 12,5%.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Resume Logam Paduan dan Polimer

Resume Logam Paduan dan Polimer

Alumunium dapat ditempa, diekstruksi, dilengkungkan, direnggangkan, diputar, dispons, dirol dan ditarik untuk menghasilkan kawat. Dengan proses pemanasan dapat diperoleh alumunium dengan bentuk kawat foil, lembaran pelat dan profil. Semua paduan alumunium ini dapat di mampu bentuk (wrought alloys) dapat di mesin, di las dan di patri. Alumunium lebih banyak dipakai sebagai paduan daripada logam murni sebab tidak kehilangan sifat ringan dan sifat-sifat mekanisnya serta mampu cornya diperbaiki dengan menambah unsur –unsur lain. Unsur-unsur paduan yang tidak ditambahkan pada alumunium murni selain dapat menambah kekuatan mekaniknya juga dapat memberikan sifat-sifat baik lainnya seperti ketahanan korosi dan ketahanan aus.
Baca lebih lanjut

34 Baca lebih lajut

LOGAM FERRO DAN NON

LOGAM FERRO DAN NON

yang mengandung besi, dan logam non ferro atau logam bukan besi. Dari semua jenis logam dapat digolongkan menjadi logam murni dan lofgam paduan. Logam paduan artinya logam yang dicampur dengan logam lain atau bahkan dicampur dengan bukan logam. Ilmu logam adalah suatu pengetahuan tentang logam-logam yang menjelaskan tentang sifat-sifat, struktur, pembuatan, pengerjaan dan penggunaan dari logam dan paduannya. Pengetahuan bahan logam dan bukan logam mutlak harus dimiliki oleh awak kapal dalam bekerja di atas kapal. disamping itu awak kapal juga diharuskan mengetahui dan memahami tentang bahan teknik yang sering digunakan dalam bidang permesinan di kapal untuk menghindari kesalahan dalam pemilihan bahan teknik yang digunakan di kapal. Modul kompetensi bahan logam dan bukan logam ini pada dasarnya merupakan materi kurikulum yang berfungsi untuk
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

BAHAN STRUKTUR KRISTAL

BAHAN STRUKTUR KRISTAL

PADUAN KRISTAL LOGAM MURNI → TERDIRI DARI SATU JENIS TIPE ATOM SANGAT TIDAK MUNGKIN TERJADI BIASANYA 99,9999 % LOGAM PADUAN ADA LOGAM ASING YANG DIBERIKAN SECARA INTENSIF DENGAN TUJU[r]

4 Baca lebih lajut

4 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengecoran Logam

4 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengecoran Logam

Untuk logam murni memiliki nilai freezing range mendekati harga nol sedangkan untuk logam paduan berkisar antara 50 ºC-110 ºC. Semakin besar perbedaan temperatur freezing range maka semakin lebar daerah mushy yang berdampak pada laju proses solidifikasi akhir lebih lama. Selama proses solidifikasi logam coran akan mengalami penyusutan (shrinkage) yang harus bisa dicegah dengan mengontrol aliran logam cair dan desain cetakan yang baik. Sedangkan waktu solidifikasi coran dihitung menggunakan aturan Chvorinov sebagai berikut :
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Teknik Pengecoran Logam   Perancangan Dan Pembuatan Worm Screw   Untuk Pabrik Kelapa Sawit   Dengan Kapasitas Olahan 10 Ton Tbs/Jam   Dengan Proses Pengecoran Menggunakan Cetakan Pasir

Teknik Pengecoran Logam Perancangan Dan Pembuatan Worm Screw Untuk Pabrik Kelapa Sawit Dengan Kapasitas Olahan 10 Ton Tbs/Jam Dengan Proses Pengecoran Menggunakan Cetakan Pasir

Worm screw yang digunakan terbuat dari baja bahan cor, yaitu baja paduan. Baja merupakan paduan yang terdiri dari besi, karbon dan unsur lainnya. Karbon merupakan salah satu unsur terpenting karena dapat meningkatkan kekerasan dan kekutan baja. Kandungan karbon didalam baja sekitar 0,1-0,7%, sedangkan unsur lain dibatasi persentasenya. Unsur paduan yang bercampur didalam lapisan baja untuk membuat baja bereaksi terhadap pengerjaan panas atau menghasilkan sifat-sifat khusus. Baja merupakan logam yang paling banyak digunakan keteknikan seperti pembentukan pelat, lembaran, pipa, batang, profil dan lain sebagainya.
Baca lebih lanjut

113 Baca lebih lajut

h kimia tr ekstrasi logam metalurgi serbuk paduan logam dan bahan abrasif

h kimia tr ekstrasi logam metalurgi serbuk paduan logam dan bahan abrasif

Perak Jerman yang memiliki nama lain albata, argentan, dan pak tong tersusun oleh 60% tembaga, 25% zink, dan 15% nikel (Effendy, 2010). Adanya nikel dalam paduan ini perak jerman dikenal juga dengan nama perak nikel (nickel silver). Paduan ini pertama kali dikenal dan digunakan oleh bangsa cina pada masa dinasti Qing. Perak jerman memiliki sifat tahan terhadap korosi sehingga banyak dimanfaatkan untuk membuat teko, kran, dan uang logam. Selain itu menurut sejarahnya, pada tahun 1907 perusahaan otomotif Rolls-Royce pernah menggunakan paduan ini untuk pelapis badan mobil sebelum hadirnya pelapis baja. Salah satu aplikasi perak jerman adalah digunakan untuk membuat sisir yang dapat dilihat pada gambar 27.
Baca lebih lanjut

198 Baca lebih lajut

RESISTOR DAN PERHITUNGAN KAPASITAS RESIS

RESISTOR DAN PERHITUNGAN KAPASITAS RESIS

Resistor Resistor tipe film • Terdiri atas resisitor film kabon, resisitor film logam, resistor film oksida logam, secara umum terbuat dari logam murni seperti nikel atau filem oksida [r]

14 Baca lebih lajut

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

Jenis logam JENIS LOGAM Logam Besi Logam Bukan Besi Alumunium Besi Tuang kadar C 2-6% Stainless steel Tool steel Karbon steel Baja paduan Besi tuang putih Besi tuang kelabu Besi tu[r]

24 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Tinjauan Umum Udara 2.1.1. Pengertian - SINTESIS MEMBRAN ZEOLIT ZSM-5 SECARA COATING PADA SUHU 90°C BERDASARKAN VARIASI JENIS UKURAN KASA DALAM MENURUNKAN KADAR GAS CO - Repository Universitas Muhammadiyah Semarang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Tinjauan Umum Udara 2.1.1. Pengertian - SINTESIS MEMBRAN ZEOLIT ZSM-5 SECARA COATING PADA SUHU 90°C BERDASARKAN VARIASI JENIS UKURAN KASA DALAM MENURUNKAN KADAR GAS CO - Repository Universitas Muhammadiyah Semarang

lapisan tipis yang dapat melindungi diri dan disebut protective layer. Kandungan logam yang lain adalah Molibdeum (Mo), sehingga lebih tahan korosi terutama dilingkungan klorida. Komposisi kimia stainless steel tipe 304 (Murniati, 2012;Holmbergh, 2008) dan AISI 316 (Louis dkk., 2001) tertera pada Tabel 2.2 Tabel 2.2 Komposisi kimia kasa tipe 304 dan kasa stainless steel AISI 316

11 Baca lebih lajut

Modul Kimia Unsur SMA kelas XII

Modul Kimia Unsur SMA kelas XII

bijih tembaga dinaikkan konsentrasinya dengan proses pengapungan (flotasi) lalu dikenakan proses pemanggangan. Maka terjadi proses reduksi intramolekuler, diperoleh tembaga. Tembaga yang diperoleh belum murni tetapi sudah dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti pipa, bejana, dan lain-lain, tetapi belum baik untuk penghantar listrik. Untuk memurnikan dilakukan proses elektrolisis.

54 Baca lebih lajut

85 PEMADUAN DAN KARAKTERISASI PADUAN LOGAM AG3NE

85 PEMADUAN DAN KARAKTERISASI PADUAN LOGAM AG3NE

Penguatan logam tanpa pengaruh suhu overaging dapat dilakukan dengan metode dispersi. Pengerasan dispersi merupakan pengerasan melalui proses memasukkan partikel-partikel dispersan dalam bentuk serbuk yang tercampur secara homogen. Partikel dispersi merupakan partikel yang tidak larut dalam matriknya. Campuran serbuk dalam suatu paduan logam ketika dikompaksi dan disinter pada suhu yang mendekati titik cair logam matrik akan mengakibatkan penguatan ikatan. Partikel dispersi menjadi penghalang bagi gerakan dislokasi. Semakin banyak partikel akan semakin banyak terjadinya dislokasi. Dislokasi yang semakin banyak mengakibatkan celah semakin rapat sehingga bahan akan makin keras. Pada saat deformasi terjadi, dislokasi akan bergerak pada bidang slip dan berusaha mencapai permukaan luar. [2]
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

SUMMARY PADUAN LOGAM STRUKTUR POLIMER DA

SUMMARY PADUAN LOGAM STRUKTUR POLIMER DA

Konsep cacat titik berbeda dalam polimer dibandingkan logam dan keramik, sebagai konsekuensi dari makromolekul seperti rantai dan sifat dari keadaan kristalin untuk polimer. Titik cacat serupa dengan yang ditemukan dalam logam telah diamati di daerah kristalin dari bahan polimer, ini termasuk kekosongan dan atom interstisial dan ion. Ujung rantai dianggap cacat karena mereka secara kimiawi berbeda dengan unit rantai normal. Kekosongan juga dikaitkan dengan ujung rantai 15 . Namun, cacat tambahan dapat dihasilkan dari cabang dalam

58 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Analisa Heat Treatment Pada Aluminium Magnesium Silikon (Al – Mg – Si) Dengan Silikon (Si) (1%, 3%, 5%) Terhadap Sifat Fisis Dan Mekanis.

PENDAHULUAN Analisa Heat Treatment Pada Aluminium Magnesium Silikon (Al – Mg – Si) Dengan Silikon (Si) (1%, 3%, 5%) Terhadap Sifat Fisis Dan Mekanis.

Bahan teknik dapat digolongkan dalam kelompok logam dan bukan logam. Selain dua kelompok tersebut ada kelompok lain yang dikenal dengan nama metalloid (artinya menyerupai logam) yang sebenarnya termasuk bahan bukan logam. Logam dapat digolongkan pula dalam kelompok logam ferro yaitu logam yang mengandung besi, dan logam non ferro atau logam bukan besi.

8 Baca lebih lajut

Teknik Mesin - S1

Teknik Mesin - S1

5 Paduan Logam TIU: • Mahasiswa memahami struktur paduan, diagram fasa, • Mahasiswa mengetahui tentang besi tuang • Mahasiswa mengerti perlakuan panas paduan besi • Struktur paduan [r]

7 Baca lebih lajut

UJI KETAHANAN KOROSI TEMPERATUR TINGGI

UJI KETAHANAN KOROSI TEMPERATUR TINGGI

Saat ini, logam Paduan Zr-Mo-Fe-Cr merupakan salah satu kandidat bahan struktur elemen bahan bakar nuklir di masa mendatang. Paduan zirkonium ini dibuat dari campuran serbuk Zr, Mo, Fe, dan Cr dengan persentase berat tertentu di dalam tungku, pada kondisi vakum untuk menghasilkan ingot (bongkahan). Berdasarkan hasil-hasil penelitian sebelumnya (Sungkono, 1999 & 2004, Sugondo dan Futicah, 2005) diperkirakan bahwa penambahan unsur Mo antara 0,3% sampai 1,3%, Fe hingga 1,0% dan Cr hingga 1,6% akan meningkatkan ketahanan korosi dari Paduan zirkonium dalam uap air jenuh pada temperatur tinggi.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Klasifikasi bahan . p d f

Klasifikasi bahan . p d f

Paduan aluminium dengan seng merupakan paduan yang paling terkenal karena merupakan bahan pembuat badan dan sayap pesawat terbang. Paduan ini memiliki kekuatan tertinggi dibandingkan paduan lainnya, Aluminium dengan 5,5% seng dapat memiliki kekuatan tensil sebesar 580 MPa dengan elongasi sebesar 11% dalam setiap 50mm bahan. Bandingkan dengan aluminium dengan 1% magnesium yang memiliki kekuatan tensil sebesar 410 MPa namun memiliki elongasi sebesar 6% setiap 50 mm bahan.

4 Baca lebih lajut

UJI KETAHANAN KOROSI TEMPERATUR TINGGI

UJI KETAHANAN KOROSI TEMPERATUR TINGGI

Dari Gambar 1, diketahui bahwa Paduan logam Zr-Mo-Fe-Cr mempunyai laju korosi yang lebih lambat dibandingkan dengan logam zirkonium standar, hal ini dapat dilihat dari perubahan massa terhadap waktu korosi. Pada Paduan zirkonium produk korosi yang terbentuk lebih sedikit dibandingkan dengan zirkonium standar, sehingga Paduan zirkonium mengalami pertambahan massa yang lebih sedikit dibandingkan dengan zirkonium standar. Hal ini disebabkan oleh adanya unsur Mo dalam Paduan zirkonium yang dapat membentuk lapisan oksida (MoO 2 ). Lapisan oksida ini dapat menghambat peristiwa oksidasi,
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

5 Kegiatan belajar 5

5 Kegiatan belajar 5

Standarisasi aluminium digunakan untuk menggolongkan logam aluminium paduan berdasarkan komposisi kimia, penetapan standarisasi logam aluminium menurut American Society for Materials (ASTM) mempergunakan angka dalam menetapkan penggolongan aluminium paduan.

10 Baca lebih lajut

BAHAN KULIAH 1 001

BAHAN KULIAH 1 001

Sebenarnya perbedaan mendasar dari baja karbon dengan baja paduan terletak pada dominasi atas unsur dalam suatu baja. Jika yang mendominasi sifat fisik dan mekanik adalah prosentase atau kadar karbon maka dapat disebut sebagai baja karbon sedang bila yang mendominasi sifat fisik dan mekanik adalah paduan (selain unsur karbon) maka dapat disebut sebagai baja paduan. Baja paduan dapat diklasifikasikan menjadi :

18 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...