Top PDF Makalah Laporan Keuangan Komersial Dan Fiskal

Makalah Laporan Keuangan Komersial Dan Fiskal

Makalah Laporan Keuangan Komersial Dan Fiskal

'erusahaan adalah sebuah entitas yang berdiri sendiri dan terpisah dari pemiliknya. /an sering kali pemilik tidak berada dalam perusahaan untuk ikut s erta dalam "perasi dan mengaasi jalannya perusahaan dari hari ke hari. #arena adanya keterpisahan ini, maka  jembatan emas yang dapat menghubungkan antara pemilik dan para pengel"la perusahaan adalah pelap"ran keuangan =0inan%ial rep"rting>. /engan demikian, !ap"ran keuangan merupakan sarana untuk menyajikan in0"rmasi keuangan se%ara peri"dik yang utamanya ditujukan kepada pemilik@pemegang saham dan kreditur. Rumusan itu mengisyaratkan  juga baha terdapat pihak lain, selain yang disebutkan di atas, yang berkepentingan dengan in0"rmasi keuangan yang disajikan. al itu sejalan dengan apa yang dinyatakan Standar Akuntansi #euangan =SA#> dalam #erangka /asar 'enyusunan !ap"ran #euangan 'aragra0 2, baha Tujuan !ap"ran #euangan adalah menyediakan in0"rmasi yang menyangkut p"sisi keuangan, kinerja serta perubahan p"sisi keuangan keputusan ek"n"mi.B Namun demikian, !ap"ran #euangan tidak menyediakan semua in0"rmasi yang mungkin dibutuhkan pemakai untuk pengambilan keputusan.ek"n"mi karena se%ara umum menggambarkan pengaruh kejadian di masa lalu dan tidak menyediakan in0"rmasi n"n-keuangan.
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

Analisis Rekonsiliasi Laporan Keuangan Komersial Menjadi

Laporan Keuangan Fiskal untuk Menghitung PPh Badan Terutang Pada PT. Robertson Fastbuild Indonesia Tahun 2013

Analisis Rekonsiliasi Laporan Keuangan Komersial Menjadi Laporan Keuangan Fiskal untuk Menghitung PPh Badan Terutang Pada PT. Robertson Fastbuild Indonesia Tahun 2013

Penghasilan didefinisikan dalam Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan (KDPPLK) sebagai peningkatan manfaat ekonomis selama suatu periode akuntansi dalam bentuk pemasukan atau penambahan aset atau penurunan kewajiban yang mengakibatkan kenaikan ekuitas, yang tidak berasal dari kontribusi penanaman modal. Penghasilan (income) meliputi pendapatan (revenue) maupun keuntungan (gain).

6 Baca lebih lajut

Analisis Perbandingan Laporan Keuangan Komersial Dan Laporan Keuangan Fiskal Dalam Rangka Menghitung Pajak Penghasilan Terutang (Studi Kasus Pada CV. Makmur Jaya Mulia Di Bandar Lampung)

Analisis Perbandingan Laporan Keuangan Komersial Dan Laporan Keuangan Fiskal Dalam Rangka Menghitung Pajak Penghasilan Terutang (Studi Kasus Pada CV. Makmur Jaya Mulia Di Bandar Lampung)

Dengan adanya perbedaan tersebut maka laporan keuangan komersial perlu dilakukan penyesuaian dengan melakukan koreksi fiskal. Koreksi fiskal merupakan suatu penyesuaian yang dilakukan oleh perusahaan atas laporan laba rugi karena adanya perbedaan pengakuan penghasilan dan beban menurut ketentuan Undang-undang perpajakan dengan standar akuntansi keuangan.koreksi fiskal terdiri dari dua, yaitu koreksi fiskal positif dan koreksi fiskal negatif. Koreksi fiskal positif adalah koreksi yang dilakukan karena perusahaan membebankan beban-beban yang menurut ketentuan perpajakan merupakan beban yang tidak dapat dikurangkan dan perusahaan tidak menggabungkan penghasilan yang menurut ketentuan perpajakan merupakan penghasilan kena pajak. Dengan adanya koreksi fiskal positif maka akan mengakibatkan semakin besarnya penghasilan kena pajak. Koreksi fiskal negatif adalah koreksi fiskal yang dilakukan perusahaan apabila perusahaan tidak membebankan beban-beban yang menurut ketentuan perpajakan merupakan beban-beban yang tidak dapat dikurangkan dan perusahaan menggabungkan penghasilan tidak kena pajak. Perhitungan pajak penghasilan yang terutang pada CV. Makmur jaya mulia
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Analisis Rekonsiliasi Fiskal Atas Laporan Keuangan Komersial (Studi Kasus Pada PT. ABC, Perusahaan Industri Karet Remah)

Analisis Rekonsiliasi Fiskal Atas Laporan Keuangan Komersial (Studi Kasus Pada PT. ABC, Perusahaan Industri Karet Remah)

Tcrdapat Pott:nsi PPh Pasal 15 atus jasa pclayaran dalam negcn pada kclompok biaya pcnjualan yang belum dipotong pajak dengan tarif I ,2°10.. Tarif PPh Pasal 15 terutung.[r]

90 Baca lebih lajut

PENERAPAN KOREKSI FISKAL DAN PENGARUHNYA PADA LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL PADA PT. ESHAM DIMA MANDIRI SURABAYA SKRIPSI. Oleh : SYAMSUL ARIFIN

PENERAPAN KOREKSI FISKAL DAN PENGARUHNYA PADA LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL PADA PT. ESHAM DIMA MANDIRI SURABAYA SKRIPSI. Oleh : SYAMSUL ARIFIN

nilai lebih bayar pajak penghasilan. Sudah barang tentu kas tunai PT. Esham Dima Mandiri Surabaya menurut laporan keuangan komersial akan berbeda dengan laporan keuangan fiskal. Selisih yang terjadi adalah selisih positif mengingat pengembalian pajak dari pos pajak penghasilan tersebut akan menambah kas tunai perusahaan.

13 Baca lebih lajut

Analisis Koreksi Fiskal Atas Laporan Keuangan Komersial Pada PT. Bank Perkreditan Rakyat Cipta Cemerlang Indonesia

Analisis Koreksi Fiskal Atas Laporan Keuangan Komersial Pada PT. Bank Perkreditan Rakyat Cipta Cemerlang Indonesia

1. Languju (2014) dengan penelitian mengenai Analisis Terhadap Koreksi Fiskal Pajak Penghasilan Pada PT. Bitung Mina Utama Di Kota Bitung. Tujuan penelitian ini untuk melakukan analisis dan mengetahui bagaimana penerapan koreksi fiskal pajak penghasilan dalam perusahaan sesuai dengan peraturan perpajakan dan UU pajak penghasilan serta pengaruhnya pada laporan keuangan PT. Bitung Mina Utama. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian eksplanasi dengan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan koreksi fiskal pajak yang dilakukan pada laporan keuangan PT. Bitung Mina Utama dalam kurun waktu 2 tahun yaitu tahun 2012 dan tahun 2013. Pada tahun 2012 jumlah koreksi fiskal pajak positif masih tinggi dan kemudian pada tahun 2013 jumlah koreksi pajak positif mengalami penurunan yang cukup, sedangkan jumlah koreksi fiskal pajak negatif pada tahun 2012 cukup tinggi dan pada tahun 2013 jumlah koreksi fiskal pajak negatif mengalami penurunan yang signifikan sehingga menyebabkan laba perusahaan mengalami peningkatan tiap tahunnya.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Rekonsiliasi Fiskal Atas Laporan Keuangan 

Komersial Untuk Menghitung PPh Badan 

Pada Perusahaan CV Tamba Palembang

Rekonsiliasi Fiskal Atas Laporan Keuangan Komersial Untuk Menghitung PPh Badan Pada Perusahaan CV Tamba Palembang

Rekonsiliasi fiskal laporan keuangan dilakukan atas transaksi-transaksi usaha yang dilakukan oleh perusahaan tersebut. Perbedaan pengakuan pendapatan dan beban antara SAK dan Perpajakan yang menjadi dasar koreksi fiskal, baik koreksi positif maupun koreksi negatif.

6 Baca lebih lajut

Analisis Rekonsiliasi Fiskal atas Laporan Keuangan Komersial dalam Menentukan Pajak Penghasilan (PPh) Terutang (Studi Kasus pada PT. Indomix Perkasa Tahun Pajak 2010)

Analisis Rekonsiliasi Fiskal atas Laporan Keuangan Komersial dalam Menentukan Pajak Penghasilan (PPh) Terutang (Studi Kasus pada PT. Indomix Perkasa Tahun Pajak 2010)

Laporan keuangan disusun dengan tujuan menyediakan informasi yang menyangkut keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pengguna dalam pengambilan keputusan ekonomi. Laporan keuangan juga menunjukan apa yang telah dilakukan manajemen atau sebagai bentuk pertanggungjawaban manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya. Laporan keuangan yang selanjutnya disebut sebagai laporan keuangan komersial pada dasarnya disusun dengan berpedoman pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK). Laporan keuangan komersial ditunjukan untuk pihak intern dan ekstern. Bagi pihak intern, laporan keuangan digunakan untuk menilai hasil kinerja dalam suatu periode akuntansi, apakah selama periode tersebut terjadi kenaikan atau penurunan aktivitas usaha yang tercermin dari pendapatan (hasil usaha), yang selanjutnya akan menghasilkan kenaikan (penurunan) laba usaha dari periode sebelumnya. Dengan mengadakan analisa laporan keuangan dari perusahaan, manajemen akan mengetahui keadaan dan perkembangan financial dari perusahaannya, dimana hasil analisa historis tersebut sangat penting artinya bagi penyusunan rencana ataupun kebijakan
Baca lebih lanjut

164 Baca lebih lajut

Analisis Koreksi Fiskal Atas Laporan Keuangan Komersial Dalam Penentuan Pajak Penghasilan Pada Pt. Dayamega Pratama Medan

Analisis Koreksi Fiskal Atas Laporan Keuangan Komersial Dalam Penentuan Pajak Penghasilan Pada Pt. Dayamega Pratama Medan

Dalam laporan keuangan PT. Dayamega Pratama, terdapat biaya serba- serbi sebesar Rp. 4.646.230,00. Sesuai dengan Undang–Undang PPh Pasal 9 ayat (1) huruf g, harta yang dihibahkan, bantuan atau sumbangan, dan warisan, tidak dapat diperhitungkan sebagai pengurang penghasilan bruto. Maka biaya sumbangan dan entertaimen (di laporan keuangan dayamega masuk ke dalam biaya serba serbi) tidak dapat diakui sebagai biaya untuk dapat mengurangi penghasilan kena pajak atau dengan kata lain biaya serba serbi ini tidak diakui oleh pajak sehingga harus dikoreksi fiskal positif sebesar Rp. 4.646.230,00.
Baca lebih lanjut

101 Baca lebih lajut

Contoh Laporan Keuangan Fiskal N Penjelasan

Contoh Laporan Keuangan Fiskal N Penjelasan

Dapat dilihat dalam skema tersebut, penyusunan Laporan Keuangan Fiskal dimulai setelah Laporan Keuangan Komersial disusun yang didahului dengan koreksi fiskal berdasarkan UU Pajak Penghasilan, sedangkan Laporan Keuangan Komersial disusun berawal dari adanya dokumen-dokumen sumber transaksi keuangan yang terjadi dalam satu siklus akuntansi (satu tahun), kemudian atas dokumen-dokumen transaksi tersebut diproses berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan, di mana proses akuntansi tersebut meliputi; pencatatan (Jurnal dan Buku Pembantu), posting ke Buku-Besar, pengikhtisaran dalam Neraca Saldo, kemudian pada akhir periode melakukan penyesuaian-penyesuaian akibat berlalunya waktu atau koreksi-koreksi akibat kekeliruan pencatatan dalam Ayat-ayat Jurnal Penyesuaian, selanjutnya menyiapkan Kertas Kerja Laporan Keuangan (Neraca Lajur) sebagai langkah akhir menyusun Laporan Keuangan Komersial.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PERTEMUAN 4 LAPORAN KEUANGAN FISKAL PRIN

PERTEMUAN 4 LAPORAN KEUANGAN FISKAL PRIN

Laporan Komersial, Untuk mencatat besarnya jumlah pendapatan dan beban secara tepat dalam periode yang tepat, ada dua pilihan yang tersedia yang dapat dijadikan sebagai dasar pencatatan oleh akuntan yaitu cash basis dan accrual basis . Apabila dasar pencatatan akuntansi yang digunakan adalah cash basis , maka pendapatan dan beban dilaporkan dalam laporan laba rugi pada periode dimana uang kas diterima (untuk pendapatan) atau uang kas yang dibayarkan (untuk beban). Besarnya laba bersih yang dihasilkan dari selisih antara pendapatan dengan beban, akan mencerminkan jumlah bersih uang kas yang dihasilkan untuk net income (laba) atau jumlah bersih uang kas yang dikeluarkan untuk net loss (rugi). Apabila dasar pencatatan akuntansi yang digunakan adalah accrual basis , maka pendapatan dan beban dilaporkan dalam laporan laba rugi dalam periode dimana pendapatan dan beban tersebut terjadi, tanpa memperhatikan arus kas uang masuk dan arus kas uang keluar
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Pengaruh Koreksi Fiskal atas Laporan Laba Rugi Komersial terhadap Pajak Penghasilan Wajib Pajak Badan.

Pengaruh Koreksi Fiskal atas Laporan Laba Rugi Komersial terhadap Pajak Penghasilan Wajib Pajak Badan.

Dalam Pasal 4 ayat (4) tersebut tidak menjelaskan lebih lanjut, apakah Surat Pemberitahuan Tahunan tersebut harus disertai dengan laporan keuangan komersial ataukah laporan keuangan fiskal. Laporan Keuangan komersial adalah Laporan Keuangan yang dihasilkan dan disiapkan dari pembukuan Wajib Pajak. Laporan keuangan komersial pada dasaranya tidak harus mencerminkan seluruh pertimbangan yang menyangkut masalah perpajakan. Namun, dalam prakteknya, pengisian Surat Pemberitahuan yang bersumber dari laporan keuangan komersial, Wajib Pajak berkewajiban untuk melaporkan data laporan keuangan komersial dimaksud yang sudah disesuaikan dengan ketentuan peraturan undang-undang perpajakan. Dalam hal ini, sudah dapat dipastikan terdapat perbedaaan yang cukup signifikan antara laporan keuangan komersial yang mengacu kepada Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dengan data pengisian Surat Pemberitahuan yang mengacu pada Peraturan Undang-undang Perpajakan.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

PENYUSUNAN KOREKSI FISKAL TERHADAP

LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL MENURUT UNDANG

-

UNDANG

PAJAK PENGHASILAN NO. 36 TAHUN 2008

(Studi Kasus Terhadap Laporan Keuangan

CV. Grafiz Cipta Rifky

tahun 201

0

)

PENYUSUNAN KOREKSI FISKAL TERHADAP LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL MENURUT UNDANG - UNDANG PAJAK PENGHASILAN NO. 36 TAHUN 2008 (Studi Kasus Terhadap Laporan Keuangan CV. Grafiz Cipta Rifky tahun 201 0 )

1. Bantuan sumbangan, termasuk zakat yang diterima oleh badan amil zakat atau lembaga amil zakat yang dibentuk atau disahkan oleh pemerintah dan para penerima zakat yang berhak. Harta hibah yang diterima oleh keluarga sedarah dalam garis keturunan lurus atau derajat, dan oleh badan keagamaan atau badan pendidikan atau badan sosial atau pengusaha kecil, termasuk koperasi yang ditetapakan oleh menteri keuangan, sepanjang tidak ada hubungan dengan usaha, pekerjaan, kepemilikan, atau penguasaan antara pihak-pihak yang bersangkuatan.

41 Baca lebih lajut

Perbandingan Nilai Penyusutan Aktiva Tetap Antara Laporan Keuangan Komersial Dengan Laporan Keuangan Fiskal Berdasarkan Metode Garis Lurus (Straight Line Method) (Studi Kasus Pada PT Omedata Electronics, Bandung).

Perbandingan Nilai Penyusutan Aktiva Tetap Antara Laporan Keuangan Komersial Dengan Laporan Keuangan Fiskal Berdasarkan Metode Garis Lurus (Straight Line Method) (Studi Kasus Pada PT Omedata Electronics, Bandung).

1. Berdasarkan pengujian hipotesis menggunakan program SPSS dengan alat uji Paired Sampel T Test, diperoleh keputusan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai penyusutan aktiva tetap di dalam Laporan Keuangan Komersial (LKK) dengan nilai penyusutannya di dalam Laporan Keuangan Fiskal (LKF). Hal ini dibuktikan dengan hasil SPSS dimana t hitung adalah -0,128 dengan sig. (2-tailed) atau probabilitas sebesar 0,901 yang berarti H 0 diterima karena sesuai dengan

25 Baca lebih lajut

Rekonsiliasi Fiskal (Tata Cara dan Perhitungan atas Rekonsiliasi Fiskal Atas Laporan Keuangan)

Rekonsiliasi Fiskal (Tata Cara dan Perhitungan atas Rekonsiliasi Fiskal Atas Laporan Keuangan)

Rekonsiliasi fiskal yang tujuannya adalah agar laporan keuangan komersial sebelum datanya dimasukkan dalam SPT Tahunan PPh terlebih dahulu disesuaikan dengan ketentuan perpajakan yang berlaku. Rekonsiliasi fiskal perlu dilakukan karena terdapat beberapa perbedaan perlakuan baik itu mengenai pengakuan penghasilan maupun mengenai biaya atau beban. Oleh karena itu, berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan, maka dalam makalah kali ini akan dibahas mengenai hal-hal yang berkaitan dengan rekonsiliasi fiskal.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

ANALISIS KOREKSI FISKAL LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL TAHUN 2014 DALAM MENETAPKAN PAJAK PENGHASILAN BADAN PADA PT MUTIARA GANESSHA MAKMUR LUBUKLINGGAU

ANALISIS KOREKSI FISKAL LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL TAHUN 2014 DALAM MENETAPKAN PAJAK PENGHASILAN BADAN PADA PT MUTIARA GANESSHA MAKMUR LUBUKLINGGAU

Penulis memohon maaf apabila dalam penulisan laporan akhir ini terdapat kesalahan dan kekurangan dalam menganalisa maupun mengkaji materi. Hal ini disebabkan karena kemampuan Penulis masih terbatas. Oleh karena itu segala masukan, kritik, serta saran yang diberikan baik dari Bapak/Ibu dosen Politeknik Negeri Sriwijaya maupun dari semua pihak kepada Penulis yang bersifat membangun akan sangat bermanfaat. Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak, serta dapat dijadikan referensi untuk penulisan selanjutnya.

13 Baca lebih lajut

ANALISIS KOREKSI FISKAL ATAS LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL PADA CV. REVIANA

ANALISIS KOREKSI FISKAL ATAS LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL PADA CV. REVIANA

CV. Reviana memperoleh pendapatan bunga deposito sebesar Rp. 5.024.110,- dan pendapatan jasa Giro sebesar Rp. 936.537,-. Bunga Deposito dan Jasa Giro yang diterima oleh Wajib Pajak tersebut telah dipotong pajak penghasilan yang bersifat final sehingga tidak boleh ditambahkan pada pendapatan. Hal ini didasarkan pada ketentuan pasal 4 ayat (2) Undang-Undang Pajak Penghasilan No. 36 tahun 2008, yang menjelaskan bahwa bunga deposito, tabungan serta diskonto Sertifikat Bank Indonesia (SBI) yang diterima baik oleh Wajib Pajak Badan maupun pribadi dipotong Pajak Penghasilan dan bersifat final. Oleh karena itu CV. Reviana perlu melakukan koreksi fiskal negatif untuk bunga deposito sebesar Rp. 5.024.110 dan jasa giro sebesar Rp. 936.537,-.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

REKONSILIASI FISKAL ATAS LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL MENJADI LAPORAN KEUANGAN FISKAL UNTUK MENGHITUNG PPh BADAN TERHUTANG PADA PT FAJAR SELATAN PALEMBANG

REKONSILIASI FISKAL ATAS LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL MENJADI LAPORAN KEUANGAN FISKAL UNTUK MENGHITUNG PPh BADAN TERHUTANG PADA PT FAJAR SELATAN PALEMBANG

Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan besarnya jumlah pajak penghasilan terutang perusahaan dengan melakukan rekonsiliasi laporan keuangan komersial menjadi laporan keuangan fiskal pada PT Fajar Selatan Palembang. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan mendeskripsikan hasil perhitungan rekonsiliasi (koreksi) fiskal terhadap Laporan Keuangan perusahaan berupa Laporan Laba/ Rugi dan menghitung besarnya laba kena pajak serta menentukan pajak penghasilan pada tahun 2011. Hasil penelitian ini menunjukan adanya perbedaan antara laba menurut akuntansi dan laba untuk tujuan perpajakan. Laba komersial untuk tahun 2011 sebesar Rp 705.218.989, sedangkan laba fiskal sebesar Rp 769.709.997 dan pajak penghasilan terhutang pada PT Fajar Selatan Palembang sebesar Rp 142.789.000
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Pengaruh Rekonsiliasi Fiskal Atas Laporan Keuangan Komersial terhadap Laba Kena Pajak

Pengaruh Rekonsiliasi Fiskal Atas Laporan Keuangan Komersial terhadap Laba Kena Pajak

Laba akuntansi adalah laba atau rugi bersih yang selama satu periode sebelum dikurangkan beban pajak. Sedangkan Laba pajak adalah laba atau rugi selama satu periode yang dihitung berdasarkan peraturan perpajakan dan menjadi dasar perhitungan pajak penghasilan (PSAK. No 46). Laba secara fiskal adalah laba yang diperoleh Wajib Pajak yang dihitung dengan mempertimbangkan ketentuan perpajakan. Laba Kena Pajak atau Penghasilan Kena Pajak adalah laba yang diperoleh Wajib Pajak setelah memperhitungkan ketentuan perpajakan berkaitan dengan pengakuan penghasilan, baiaya, metode akuntansi, dan juga ketentuan-ketentuan khusus berkaitan dengan pengakuan perpajakan maupun akuntansi.(Djoko Muljono dan Baruni Wicaksono,2009:59,106).
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...