Top PDF MATERI KE SH AN PERSAUDARAAN SETIA TERAT

MATERI KE SH AN PERSAUDARAAN SETIA TERAT

MATERI KE SH AN PERSAUDARAAN SETIA TERAT

Dalam SH disebutkan manusia tidak akan bisa menderita bila manusia itu menuruti panggilan hidup, menuruti kehendak alam SH mempunyai ukuran pandangan hidup yang mendalam Kenalilah diri sendiri dengan mengenal diri sendiri anda akan tahu tempat anda sendiri dan fungsi anda sendiri. Hak manusia hidup bahagia sejahtera. Kalau manusia tidak bahagia manusia itu tidak dapat menempati tempatnya sendiri. SH didirikan tidak hanya bahagia sejahtera tetapi bahagia dunia akhirat. Kalau kita kumpul dan makan, maka orang itu baik apabila anda Sudah disyahkan tetapi ilmu tidak dikembangkan maka anda berdosa Gagal kalau orang itu tidak berani mengulangi cita-citanya sendiri Sabar ialah orang yang percaya pada dirinya sendiri artinya dia yakin dan yakin pasti cita-citanya tercapai.
Baca lebih lanjut

61 Baca lebih lajut

HUBUNGAN KONFORMITAS DAN OBEDIENCE DENGAN AGRESIVITAS PADA ANGGOTA   Hubungan Konformitas Dan Obedience Dengan Perilaku Agresi Pada Anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (Psht).

HUBUNGAN KONFORMITAS DAN OBEDIENCE DENGAN AGRESIVITAS PADA ANGGOTA Hubungan Konformitas Dan Obedience Dengan Perilaku Agresi Pada Anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (Psht).

Perilaku agresi berujung pada kekerasan yang dilakukan Persaudaraan Setia Hati Terate tidak hanya bentrok dengan Setia Hati Tunas Muda Winongo saja, tetapi dengan perguruan pencak silat lainnya juga demikian seperti yang dilansir oleh Detiknews.com (2001) terjadi bentrok antara Perguruan Pencak Silat Kera Sakti dengan PSHT di Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang pada tanggal 12 November 2001 kejadian ini melibatkan ratusan orang dan terdapat 6 korban luka parah dari pihak Kera Sakti. Perselisihan tersebut diakhiri dengan tanda tangan MoU kesepakatan damai oleh semua perguruan, yang dilakukan oleh jajaran Muspida dan semua ketua perguruan.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA LATIHAN FISIK DAN KAPASITAS VITAL PARU PADA SISWA PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI  Hubungan Antara Latihan Fisik Dan Kapasitas Vital Paru Pada Siswa Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

HUBUNGAN ANTARA LATIHAN FISIK DAN KAPASITAS VITAL PARU PADA SISWA PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI Hubungan Antara Latihan Fisik Dan Kapasitas Vital Paru Pada Siswa Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Hasil : Penelitian ini dilakukan dengan uji statistik uji T tidak berpasangan antara yang ikut pencak silat dan yang tidak ikut pencak silat, dengan hasil nilai p = 0,003. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara latihan fisik dan kapasitas vital paru pada siswa pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

12 Baca lebih lajut

PENANGANAN KONFLIK ANTAR MASYARAKAT OLEH PEMERINTAH KOTA MADIUN (Studi di Perguruan Persaudaraan Setia Hati Madiun)

PENANGANAN KONFLIK ANTAR MASYARAKAT OLEH PEMERINTAH KOTA MADIUN (Studi di Perguruan Persaudaraan Setia Hati Madiun)

antisipasi agar tidak sampai terjadi konflik, tertuang dalam program yang dikenal dengan nama upaya antisipasi cegah image yang melibatkan kepolisian, pemerintah sendiri dan juga kedua perguruan silat. Saran-saran yang diajukan adalah sebagai berikut: (1) Untuk mendiskripsikan latar belakang sampai terjadi konflik antara Perguruan Setia Hati Terate Dan Setia Hati Winongo di Kota Madiun, hendaknya penanggulangan terpadu yang dilakukan oleh aparat pemerintah harus didukung oleh para pihak (organisasi pencak silat) yang terlibat dalam masalah, juga oleh masyarakat. (2) Untuk mengetahui penanganan konflik pemerintah Kota Madiun, hendaknya dilakukan dengan tindakan penanggulangan dengan usaha di bidang pendidikan dan
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

HUBUNGAN KONFORMITAS DAN OBEDIENCE DENGAN PERILAKU AGRESI PADA ANGGOTA   Hubungan Konformitas Dan Obedience Dengan Perilaku Agresi Pada Anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (Psht).

HUBUNGAN KONFORMITAS DAN OBEDIENCE DENGAN PERILAKU AGRESI PADA ANGGOTA Hubungan Konformitas Dan Obedience Dengan Perilaku Agresi Pada Anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (Psht).

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah 1) Mengetahui hubungan antara konformitas dan obedience dengan perilaku agresi anggota Persaudaraan Setia Hati Terate. 2) Mengetahui hubungan antara konformitas dengan obedience anggota Persaudaraan Setia Hati Terate. 3) Mengetahui hubungan antara obedience dangan agresivitas anggota Persaudaraan Setia Hati Terate. 4) Mengetahui hubungan antara konformitas dengan perilaku agresi anggota Persaudaraan Setia Hati Terate. 5) Mengetahui tingkat konformitas anggota Persaudaraan Setia Hati Terate. 6) Mengetahui tingkat obedience anggota Persaudaraan Setia Hati Terate. 7) Mengetahui tingkat perilaku agresi anggota Persaudaraan Setia Hati Terate. 8) Mengetahui besarnya sumbangan efektif konformitas dan obedience terhgadap perilaku agresi anggota Persaudaraan Setia Hati Terate.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA LATIHAN FISIK DAN KAPASITAS VITAL PARU PADA SISWA PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI  Hubungan Antara Latihan Fisik Dan Kapasitas Vital Paru Pada Siswa Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

HUBUNGAN ANTARA LATIHAN FISIK DAN KAPASITAS VITAL PARU PADA SISWA PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI Hubungan Antara Latihan Fisik Dan Kapasitas Vital Paru Pada Siswa Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Latar Belakang : Kapasitas vital paru merupakan jumlah maksimum yang dapat dikeluarkan dari paru setelah terlebih dahulu mengisi paru secara maksimum dan kemudian mengeluarkan sebanyak-banyaknya (kira-kira 4.600 ml). Salah satu cara untuk meningkatkan kapasitas vital paru adalah dengan olahraga latihan fisik pencak silat. Latihan fisik merupakan aktivitas untuk meningkatkan keterampilan (kemahiran) berolahraga dengan menggunakan berbagai peralatan sesuai dengan tujuan dan kebutuhan cabang olahraganya. Latihan fisik memerlukan waktu yang relatif lama untuk mendapatkan hasil yang optimal. Berdasarkan Departemen Kesehatan tahun 2002, di Indonesia prevalensi kurangnya aktivitas fisik pada penduduk usia lebih dari 10 tahun mencapai angka 48,2%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara latihan fisik dan kapasitas vital paru pada siswa pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate di Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PERNAPASAN PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE UIN SUNAN AMPEL SURABAYA DALAM PERSPEKTIF SUFI HEALING DAN MEDITASI MAHASI SAYADAW.

PERNAPASAN PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE UIN SUNAN AMPEL SURABAYA DALAM PERSPEKTIF SUFI HEALING DAN MEDITASI MAHASI SAYADAW.

Prinsip dasar vipassana mengamati objek meditasi apa pun, baik yang ada didalam diri maupun di luar, baik yang kasat, berbentuk (rupa), seperti duduk, jalan, berdiri, makan, dan lain-lain, maupun yang bersifat halus atau mental, pikiran (nama) seperti perasaan-perasaan yang muncul saat melakukan gerakan (perasaan yang muncul saat berjalan atau makan dicatat), atau objek cita- cita, sifat-sifat serakah, dan lain-lain. Setiap objek meditasi tersebut di atas akan ditangkap oleh salah satu dari enam pintu indera, diamati dari materi dan mentalnya, dilakukan pencatatan dalam batin secara berkesinambungan, dengan menganalis berdasar tiga karakteristik eksistensi kehidupan: kesementaraan atau “tidak kekal” ( anicca), penderitaan (dukkha), dan tanpa-roh yang kekal/ketiadaan
Baca lebih lanjut

141 Baca lebih lajut

ORGANISASI PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE DI KEBUMEN TAHUN2008-2016

ORGANISASI PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE DI KEBUMEN TAHUN2008-2016

Puji dan syukur penulis sampaikan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “ ORGANISASI PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE DI KEBUMEN TAHUN 2008-2016 ”. Tak lupa shalawat dan salam kepada Nabi besar Muhammad SAW yang telah menjadi suri tauladan bagi umat manusia.

20 Baca lebih lajut

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KONFLIK ANTAR OKNUM PERGURUAN PENCAK SILAT DI KABUPATEN MADIUN (Studi Kasus Mengenai Konflik yang melibatkan Oknum dari Perguruan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate dan Persaudaraan Setia Hati Tunas Muda Winongo di Ka

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KONFLIK ANTAR OKNUM PERGURUAN PENCAK SILAT DI KABUPATEN MADIUN (Studi Kasus Mengenai Konflik yang melibatkan Oknum dari Perguruan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate dan Persaudaraan Setia Hati Tunas Muda Winongo di Ka

12 memang kerap menjadi topik maupun isu di kalangan masyarakat Kabupaten Madiun ketika mendekati bulan Suro tiba. Agenda seperti Halal Bihalal, Nyekar, Sah-Sahan, dan Suran Agung sering kali dikatakan rawan konflik oleh sejumlah kalangan masyarakat karena melibatkan masa yang cukup banyak. Tetapi realitas menunjukan bahwa konflik ini pun dapat juga terjadi di luar agenda-agenda tahunan perguruan pencak silat tersebut. Hal ini dapat dilihat dari peristiwa di desa Prambon kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun. Pemahaman tentang ajaran dan alur sejarah perguruan belum sepenuhnya diketahui dan ilhami oleh oknum kelompok sehingga saling mengklaim kebenaran ajaran pun masih terjadi baik itu di lingkungan masyarakat nyata maupun di dunia maya (Intermet). Prasangka masyarakat juga dapat diperoleh melalui proses belajar dan pengalamannya selama ini dalam melihat konflik yang terjadi. Hal inilah yang kemudian mendasari terbaginya persepsi masyarakat tentang konflik yang melibatkan oknum perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Tunas Muda Winongo dan Persaudaraan Setia Hati Terate di Kabupaten Madiun.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PERAN  PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) DALAM MENINGKATKAN AKHLAQ KARIMAH [Studi Kasus di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Gandusari Blitar]  Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PERAN PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) DALAM MENINGKATKAN AKHLAQ KARIMAH [Studi Kasus di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Gandusari Blitar] Institutional Repository of IAIN Tulungagung

4. Peran ekstrakurikuler pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dalam meningkatkan akhlak kepada sesama manusia di MTs Negeri Gandusari Blitar dalam PSHT diajarkan lebih menekan kan memayu hayuning bawono (menciptakan ketentraman di dalam masyarakat/sesama manusia), menjujung tinggi Persaudaraan dan tidak membeda-bedakan ras, suku maupun agama dan antar golongan, didalam organisasi PSHT tidak membeda bedakan suku ras, maupun agama karena organisasi PSHT sendiri sadar bahwa semua manusia merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Dan diharuskan untuk saling menghormati dan menghargai antara sesama manusia dengan bukti berjabatan tangan, bila berjumpa dengan warga atau siswa dimana saja. Hormat menghormati sesama warga muda ataupun tua untuk menjaga kesopanan, saling tolong menolong sesama tidak membeda-bedakan demi persaudaraan demi mempererat persaudaraan, adanya sabung antara anggota atau warga, demi mempererat persaudaraan di PSHT tidak boleh dendam lahir batin. Ini merupakan upaya untuk meningkatkan akhlaq karimah kepada sesama manusia.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Rekonsiliasi Konflik Antarperguruan Silat di Madiun (Studi Historis Sosiologis) | Soebijantoro | AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA 770 1416 1 SM

Rekonsiliasi Konflik Antarperguruan Silat di Madiun (Studi Historis Sosiologis) | Soebijantoro | AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA 770 1416 1 SM

Lacakan sejarah di atas memperlihat- kan dinamika internal di Perguruan Setia Hati yang berakibat pada perpecahan. Perpecahan tersebut disebabkan perbedaan strategi pengembangan perguruan. Ki Ngabehi ingin mengawal secara ketat perkembangan perguruan Setia Hati. Ki Ngabehi ingin agar ilmu Setia Hati tetap terjaga kualitasnya sehingga sangat selektif dalam menerima anggota baru. Sementara itu, Ki Hadjar Hardjo Oetomo ingin agar Setia Hati lebih terbuka sehingga dapat lebih mudah diterima di kalangan masyarakat luas. Demikian pula R. Djimat Hendro Soewarno dengan Setia Hati Winongo Tunas Mudanya juga ingin mengembangkan perguruan dengan lebih terbuka seperti halnya SH Terate. Sampai tahap tersebut, dinamika hubungan antara ketiga SH tersebut tidak diwarnai konflik terbuka dan nirkekerasan. Kedua perguruan tersebut saling berdampingan dengan damai.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Hubungan Antara Latihan Fisik Dan Kapasitas Vital Paru Pada Siswa Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

PENDAHULUAN Hubungan Antara Latihan Fisik Dan Kapasitas Vital Paru Pada Siswa Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Penelitian tentang hubungan antara latihan fisik dan kapasitas vital paru pada siswa pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate di Universitas Muhammadiyah Surakarta belum pernah ada. Untuk itu, penulis ingin mengetahui lebih jauh apakah ada hubungan antara latihan fisik dan kapasitas vital paru pada siswa pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

4 Baca lebih lajut

PERAN PEMERINTAH KOTA MADIUN DALAM PENANGANAN KONFLIK PERGURUAN SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE DAN PERGURUAN SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI WINONGO TUNAS MUDA THE ROLE OF MADIUN’S LOCAL GOVERNMENT IN THE CONFLICT MANAGEMENT OF SILAT COMMUNITY SETIA H

PERAN PEMERINTAH KOTA MADIUN DALAM PENANGANAN KONFLIK PERGURUAN SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE DAN PERGURUAN SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI WINONGO TUNAS MUDA THE ROLE OF MADIUN’S LOCAL GOVERNMENT IN THE CONFLICT MANAGEMENT OF SILAT COMMUNITY SETIA H

penelitian, yaitu Teori Konflik, Teori Identitas Sosial, Teori Peran, dan konsep Penanganan Konflik Sosial, serta Penelitian terdahulu. Konflik sosial berupa benturan atau tabrakan yang terjadi antara Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate dan Perguruan Silat Setia Hati Winongo Tunas Muda mengindikasikan adanya kebutuhan, nilai-nilai atau tuntutan- tuntutan berkenaan dengan status, kekuasaan, serta sumber-sumber kekayaan yang dari persediaannya tidak mencukupi. Adanya benturan yang terjadi di masyarakat dapat menguatkan solidaritas internal dan integrasi dalam kelompok (in-group) apabila tingkat benturan atau tabrakan dengan kelompok luar (out-group) bertambah besar. Solidaritas ini berkembang menjadi Identitas sosial yang berkaitan dengan Keterlibatan, Rasa peduli dan juga Rasa bangga dari keanggotaan dalam suatu kelompok. Adanya perasaan in-group sering menimbulkan In-group bias, yaitu kecenderungan untuk menganggap baik kelompoknya sendiri. In-group bias merupakan refleksi perasaan tidak suka pada out-group dan perasaan suka pada in-group. Prasangka biasanya kemudian terjadi disebabkan oleh in-group
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

PANDANGAN MASYARAKAT TERHADAP KONFLIK ANTAR OKNUM PERGURUAN SILAT (Studi Fenomenologi Mengenai Konflik Antar Oknum Perguruan Silat di Kabupaten Madiun) | Firmansyah | SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant 8303 17394 1 SM

PANDANGAN MASYARAKAT TERHADAP KONFLIK ANTAR OKNUM PERGURUAN SILAT (Studi Fenomenologi Mengenai Konflik Antar Oknum Perguruan Silat di Kabupaten Madiun) | Firmansyah | SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant 8303 17394 1 SM

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konflik yang melibatkan Oknum dari Perguruan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate dan Persaudaraan Setia Hati Tunas Muda Winongo di Kabupaten Madiun memunculkan persepsi yang beragam dari masyarakat baik itu negatif maupun positif. Terbaginya persepsi masyarakat ini disebabkan oleh faktor komunikasi yang belum berjalan selaras. Kuranglengkapnya informasi yang diperoleh masyarakat menimbulkan prasangka (Ketidaktahuan) yang berbuah desas-desus dan kecurigaan sehingga pelabelan terhadap kelompok yang sering melakukan konflik belum sepenuhnya hilang. Perasaan was-was, dan tidak nyaman masih dirasakan masyarakat sebagai dampak dari konflik. Keadaan antagonistik pun masih kuat terasa pada masyarakat di tataran bawah, terutama ketika agenda masing-masing perguruan pencak silat ini tiba di bulan Suro. Penafsiran Nilai- nilai luhur ajaran perguruan yang berbeda oleh sejumlah oknum mengindikasikan belum berhasilnya upaya pembinaan yang dilakukan. Lemahnya sistem sanksi dan kontrol masyarakat juga menjadi kendala sulitnya aparat dalam mengusut permasalahan dari konflik sehingga perlanggaran cenderung diulang. Menindaklanjuti hal ini pihak perguruan, pemerintah maupun aparat keamanan telah berusaha melakukan upaya pembinaan, ikrar, koordinasi, pengamanan, dan kemudian membentuk Paguyuban Pencak Silat serta mengusulkan rebranding Kabupaten menjadi “Madiun Kampung Pesilat”.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Contoh Program Kerja Pencak Silat | Program Kerja Ekstra

Contoh Program Kerja Pencak Silat | Program Kerja Ekstra

Rasa syukur yang mendalam kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, hanya karena nikmat dan hidayahNya pula kami dapat menyusun program kerja ektrakurikuler pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate Sekolah Anda untuk tahun pelajaran .... / ...... Program kerjainidisusun bertujuan untuk pedoman atau arah dalam pelaksanaan latihan.

10 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA FREKUENSI DENYUT JANTUNG DENGAN VOLUME OKSIGEN MAKSIMAL PADA ANGGOTA PENCAK  Hubungan antara Frekuensi Denyut Jantung dengan Volume Oksigen Maksimal pada Anggota Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Universitas Muhammadiyah Surakart

HUBUNGAN ANTARA FREKUENSI DENYUT JANTUNG DENGAN VOLUME OKSIGEN MAKSIMAL PADA ANGGOTA PENCAK Hubungan antara Frekuensi Denyut Jantung dengan Volume Oksigen Maksimal pada Anggota Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Universitas Muhammadiyah Surakart

Penelitian skripsi ini dilaksanakan pada bulan Januari 2014 di laboratorium Biomedik sub laboratorium Fisiologi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta. Sebelum penelitian telah dilakukan pemilihan sampel secara purposive sampling pada anggota pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate.

15 Baca lebih lajut

View of Integrasi Tasawuf dalam Tradisi Kejawen Persaudaraan Setia Hati Terate

View of Integrasi Tasawuf dalam Tradisi Kejawen Persaudaraan Setia Hati Terate

Dalam pandangan penulis, eksistensi PSHT adalah karena kemampuannya meramu kebudayaan Islam dengan kebudayaan Jawa ditambah dengan kesenian bela diri sebagai metode al-amr bi al-maʻrûf wa al-nahy ʻ an al-munkar yang pada masa itu, adhi luhuring kawulo (kehormatan seorang hamba) diukur oleh kemampuan olah spiritualitas dan kemampuan olah raganing diri (bela diri). Pada saat itu seseorang dipandang terhormat dan mempunyai status sosial serta disegani masyarakat jika ia mempunyai kemampuan spiritualitas dan bela diri. Dakwah dalam rangka amar makruf nahi munkar adalah kewajiban bagi setiap umat Islam yang sumber pokoknya adalah al-Qur‟ân. Metodenya pun telah ditegaskan dalam Q.S. al-Nah}l [16]: 125, yaitu dengan cara yang bijak (al-h}ikmah) dan mengedepankan nasehat yang baik (al- mawʻiz}ah al-h}asanah).
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

PEMAKNAAN PERSAUDARAAN (STUDI TENTANG PEMAKNAAN PERSAUDARAAN DALAM PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE DI UKM UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA) Repository - UNAIR REPOSITORY

PEMAKNAAN PERSAUDARAAN (STUDI TENTANG PEMAKNAAN PERSAUDARAAN DALAM PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE DI UKM UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA) Repository - UNAIR REPOSITORY

Persaudaraan yang tidak memandang siapa kamu dan siapa aku, persaudaraan yang idak membedakan latar belakang dan status politik, ekonomi, sosial dan budaya. Persaudaraan yang terlepas dari kefanatikan SARA (suku, ras, agama dan antar golongan) dengan suatu catatan keterkaitan atas pengertian persaudaraan itu tidak bertentangan dengan norma dan hukum masyarakat serta hukum negara, dimana kita hidup. Persaudaraan Setia Hati Terate sebagai organisasi berdaya gerak sistem persaudaraan mengenai tiga unsur pendukung persaudaraan:
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DI DALAM MATERI KEROHANIAN PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE KOMISARIAT IAIN PONOROGO - Electronic theses of IAIN Ponorogo

NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DI DALAM MATERI KEROHANIAN PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE KOMISARIAT IAIN PONOROGO - Electronic theses of IAIN Ponorogo

kedisiplinan, ketertiban dan kejujuran kemudian pada tingkat sabuk jambon kita berikan kembangan dan semaiyan pengertian dan makna ke-setia-an dalam kehidupan selama dalam latihan dan kehidupan sehari-hari, pemupukan dalam menanamkan pengertian dan makna ke-setia-an pada tingkatan sabuk hijau, pada tingkat sabuk putih perawatan atau pemliharaan dalam menamkan pngertian dan makna ke-setia-an dalam rangka pematangan dan menyatunya makna dan nilai-nilai ke-setia-an dalam pemikiran perbuatan dalam jiwa yang utuh pada ke-setia- an, proses akhir dari pembinaan kesetiaan ini adalah pemberian tes pada setiap anggota untuk di sahkan menjadi pendekar tingkat 1 demikian proses tersebut berjalan. dengan harapan ke- setia-an menjadi hal yang paling penting sebagai pegangan dan dasar menjadi pendekar tingkat 1 di organisasi persaudaraan setia hat iterate untuk terus dijaga dan dilestarikan disluruh aspek kehidupan kapanpun dan dimanapun. 15
Baca lebih lanjut

93 Baca lebih lajut

MODEL MANAJEMEN KONFLIK BERBASIS KEARIFAN LOKAL: KONFLIK PERGURUAN PENCAK SILAT DI MADIUN – JAWA TIMUR

MODEL MANAJEMEN KONFLIK BERBASIS KEARIFAN LOKAL: KONFLIK PERGURUAN PENCAK SILAT DI MADIUN – JAWA TIMUR

42 tokoh masyarakat informal dalam proses manajemen konflik, sehingga pendekatan dan pengendalian konflik lebih mudah dilakukan. Kedua, aspek yang belum terpenuhi dalam proses manajemen konflik berkaitan dengan nilai hamemayu hayuning bawono, merupakan perilaku yang berorientasi pada keselamatan dunia, kesejahteraan, dan kebahagiaan sebagai tujuan utama. Hal yang mendasar dari nilai hamemayu hayuning bawono adalah hamemayu hayuning diri yang tercermin dari sikap waspodo, eling, dan berbudi luhur. Sikap waspodo merupakan sikap teliti dan selektif untuk mencapai keselamatan hidup (Endraswara, 2012). Belum terpenuhinya sikap waspodo terlihat pada proses pembuatan kebijakan atau keputusan yang hanya mengutamakan aspek hukum saja, belum memperhatikan aspek sosial budaya yang menjadi bagian dari kehidupan anggota perguruan, sehingga berdampak pada kondisi damai yang hanya bersifat kondisional saja atau jangka pendek. Sikap eling berorientasi pada kesadaran manusia terhadap adanya tata nilai dan norma masyarakat; dan sikap berbudi luhur yang berorientasi pada kemampuan manusia untuk membangun hubungan baik dengan manusia lainnya dan mengutamakan kepentingan bersama (Endraswara, 2012; Herdiyanto & Yuniarti, 2012; Wagiran, 2012). Belum terpenuhinya sikap eling dan berbudi luhur terlihat pada adanya kepentingan lain yang muncul dalam proses manajemen konflik, utamanya kepentingan politik. Hal tersebut bertentangan dengan aturan yang tertera dalam Anggaran Dasar dari perguruan Persaudaraan Setia Hati Terate dan Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda bahwa perguruan tersebut tidak terikat pada suatu golongan dan aliran tertentu serta tidak berafiliasi dengan partai politik. Adanya kepentingan lain tersebut juga menunjukkan bahwa selama proses manajemen konflik belum menunjukkan kenetralan dari kepentingan pribadi.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...