Top PDF IMPROVING STUDENTS’ MATHEMATICAL COMMUNICATION THROUGH SCIENTIFIC APPROACH AND TTW (THINK TALK WRITE) Peningkatan Komunikasi Matematika Siswa melalui Pendekatan Saintifik (Scientific) dengan Strategi TTW (Think Talk Write)(PTK Pembelajaran Matem

IMPROVING STUDENTS’  MATHEMATICAL  COMMUNICATION THROUGH  SCIENTIFIC  APPROACH  AND TTW  (THINK TALK  WRITE)    Peningkatan Komunikasi Matematika Siswa melalui Pendekatan Saintifik (Scientific) dengan Strategi TTW (Think Talk Write)(PTK Pembelajaran Matem

IMPROVING STUDENTS’ MATHEMATICAL COMMUNICATION THROUGH SCIENTIFIC APPROACH AND TTW (THINK TALK WRITE) Peningkatan Komunikasi Matematika Siswa melalui Pendekatan Saintifik (Scientific) dengan Strategi TTW (Think Talk Write)(PTK Pembelajaran Matem

Result of the research reinforced by previous research, namely research has been done by Nunun Elida (2012) concluded that studentsmathematical communication skills acquire cooperative learning with Think Talk Write better than students who acquire learning in the conventional way. The same thing also expressed by Imama Wahidah and Ipung Yuwono (2012) concluded that by applying Think Talk Write strategy in learning can improve students’ learning outcomes in Junior high school of Brawijaya Smart School (BSS). In addition, Rofinda Taubah (2014) argued that an increase in studentsmathematical communication skills through scientific approach with Problem Based Learning model.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENINGKATAN  KOMUNIKASI  MATEMATIKA  SISWA  MELALUI PENDEKATAN  SAINTIFIK  (SCIENTIFIC) DENGAN STRATEGI  TTW  Peningkatan Komunikasi Matematika Siswa melalui Pendekatan Saintifik (Scientific) dengan Strategi TTW (Think Talk Write)(PTK Pembelajaran Matemat

PENINGKATAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK (SCIENTIFIC) DENGAN STRATEGI TTW Peningkatan Komunikasi Matematika Siswa melalui Pendekatan Saintifik (Scientific) dengan Strategi TTW (Think Talk Write)(PTK Pembelajaran Matemat

Rikhi Wulan / A410112013. PENINGKATAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK (SCIENTIFIC) DENGAN STRATEGI TTW (THINK TALK WRITE) (PTK Pembelajaran Matematika Kelas X TKJ 1 di SMK Negeri 1 Banyudono Tahun Ajaran 2014/2015). Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta. Juni 2015.

19 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Peningkatan Komunikasi Matematika Siswa melalui Pendekatan Saintifik (Scientific) dengan Strategi TTW (Think Talk Write)(PTK Pembelajaran Matematika Kelas X TKJ 1 di SMK Negeri 1 Banyudono Tahun Ajaran 2014/2015).

PENDAHULUAN Peningkatan Komunikasi Matematika Siswa melalui Pendekatan Saintifik (Scientific) dengan Strategi TTW (Think Talk Write)(PTK Pembelajaran Matematika Kelas X TKJ 1 di SMK Negeri 1 Banyudono Tahun Ajaran 2014/2015).

Kaitannya dengan dunia pendidikan, komunikasi memiliki peranan penting. Karl W Kosko dan Jesse L. M. Wilkins (2010) menyatakan “Communication is an essential part of mathematics and mathemati cs education” . Dalam proses pembelajaran matematika sangat diperlukan adanya komunikasi yang terjadi antara guru dan siswa maupun siswa dengan siswa lain. Kemampuan komunikasi matematika siswa perlu mendapatkan perhatian khusus. Hal ini sesuai dengan pendapat Wahid Umar (2012) siswa memerlukan kemampuan komunikasi agar dapat mengkomunikasikan ide-idenya dalam upaya menjawab masalah kontekstual yang diberikan guru, berpartisipasi aktif dalam diskusi, bertanggungjawab terhadap jawaban mereka atas pertanyaan terbuka maupun tugas-tugas yang diberikan guru. Jadi siswa tidak hanya dituntut dapat mengerjakan soal dengan baik dan benar akan tetapi mereka juga harus mampu mengetahui proses mendapatkan jawaban dan kemudian dapat mengkomunikasikan ide, gagasan dan pemikirannya kepada siswa lain.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF MATEMATIK SISWA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK-TALK-WRITE (TTW).

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF MATEMATIK SISWA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK-TALK-WRITE (TTW).

Dalam upaya meningkatkan kualitas matematika, maka perlu terus dilakukan usaha-usaha untuk mencari penyelesaian terbaik guna meningkatkan kreativitas berupa pengembangan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa dalam matematika. Untuk itu diperlukan usaha-usaha apa yang dilakukan oleh guru berupa inovasi-inovasi dalam pembelajaran sehingga proses belajar-mengajar dapat lebih bermakna bagi siswa. Hendriana (2009 : 5) mengatakan bahwa pola pembelajaran ceramah dan ekspositori ini kurang menanamkan pemahaman konsep, karena siswa kurang aktif. Sehingga, jika siswa diberi soal yang berbeda dengan soal yang telah diselesaikan oleh gurunya, maka siswa akan kesulitan untuk menyelesaikan, karena mereka tidak memahami konsep.
Baca lebih lanjut

47 Baca lebih lajut

t mtk 0908440 chapter5

t mtk 0908440 chapter5

5. Peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematik siswa yang pembelajarannya menggunakan pembelajaran kooperatif Think-Talk-Write (TTW) lebih baik daripada yang pembelajarannya menggunakan cara konvensional (KONV) berdasarkan kemampuan siswa tinggi, sedang, dan kurang. Peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematik siswa yang memperoleh pembelajaran dengan pembelajaran TTW pada siswa yang kemampuannya tinggi dan sedang berada dalam kualifikasi tinggi, sedangkan yang lainnya berada dalam kualifikasi sedang.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KOMUNIKASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI STRATEGI THINK TALK AND WRITE ( TTW ) ( PTK di kelas VIII SMP Negeri I Nogosari, Boyolali.

PENINGKATAN KOMUNIKASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI STRATEGI THINK TALK AND WRITE ( TTW ) ( PTK di kelas VIII SMP Negeri I Nogosari, Boyolali.

Faktor yang menyebabkan rendahnya komunikasi antara murid dengan guru di sebabkan Karena kegiatan pembelajaran yang terpusat pada guru. Dalam penyampaian materi guru monoton menguasai kelas sehingga siswa kurang aktif dan kurang dapat dengan leluasa menyampaikan ide-idenya. Akibatnya komumnikasi sebagai jembatan jalan pikiran sisiwa dengan guru tidak bisa terbangun dengan baik, sehingga pemahaman konsep siswa dalam belajar matematika menjadi kurang optimal serta perilaku belajar yang lain seperti suasana kelas yang komunikatif, keaktifan dan kreatifitas siswa dalam pembelajaran matematika hampir tidak tampak.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI: penelitian tindakan kelas di kelas XI IPS 1 SMA Pasundan 7 Bandung.

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI: penelitian tindakan kelas di kelas XI IPS 1 SMA Pasundan 7 Bandung.

Dari hasil pengamatan di kelas, peneliti menemukan beberapa permasalahan yang berkaitan dengan aktivitas belajar di kelas, yaitu sebagai berikut: pertama, penggunaan metode mengajar yang monoton dan masih kurang efektif yaitu hanya dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi biasa saja tanpa divariasikan dengan metode pembelajaran lain sehingga menimbulkan kejenuhan pada peserta didik saat belajar dan guru kurang tegas terhadap kelakuan peserta didik, sehingga banyak peserta didik yang kurang memperhatikan penjelasan guru akan tetapi peserta didik lebih fokus pada kegiatannya masing-masing seperti bermain handphone, mendengarkan musik melalui headset, mengobrol dengan teman sebangku, selain itu masih banyak peserta didik yang tidak memahami materi secara keseluruhan, sehingga ketika diberikan suatu soal berupa permasalahan yang berkaitan dengan peristiwa atau fenomena sehari-hari, peserta didik tersebut mengalami kesulitan untuk menyelesaikan soal tersebut, kebanyakan dari mereka menjawab secara tidak ilmiah dan tidak rasional sehingga hal ini berdampak pada hasil belajar mereka.
Baca lebih lanjut

63 Baca lebih lajut

t mtk 0908440 chapter1

t mtk 0908440 chapter1

sama). Hal ini menunjukkan bahwa salah satu tujuan pembelajaran matematika dalam KTSP adalah dapat mengembangkan berpikir kritis dan kreatif siswa yang melibatkan imajinasi, intuisi, dan penemuan dengan mengembangkan pemikiran divergen, orisinil, rasa ingin tahu, membuat prediksi dan dugaan, serta mencoba- coba. Dengan demikian pembelajaran matematika memiliki fungsi sebagai sarana untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, logis, kreatif dan bekerja sama yang diperlukan siswa dalam kehidupan modern.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK SISWA DENGAN PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN TTW (THINK� TALK WRITE) PADA MATERI FAKTORISASI BENTUK ALJABAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 PADANGSIDIMPUAN TAHUN AJARAN 2013/2014.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK SISWA DENGAN PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN TTW (THINK� TALK WRITE) PADA MATERI FAKTORISASI BENTUK ALJABAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 PADANGSIDIMPUAN TAHUN AJARAN 2013/2014.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Bapak Prof. Dr. Ibnu Hajar, M.Si., selaku rektor Universitas Negeri Medan beserta para staf pegawai di rektorat, Bapak Prof. Drs. Motlan, M.Sc, Ph.D., selaku Dekan FMIPA, Bapak Drs. Syafari, M.Pd., selaku ketua Jurusan Matematika, Bapak Drs. Zul Amry, M.Si selaku ketua Prodi Pendidikan Matematika, Bapak Drs. Yasifati Hia, M.Si., selaku sekretaris Jurusan Pendidikan Matematika, dan seluruh staf pegawai Jurusan Matematika FMIPA UNIMED yang telah banyak membantu penulis dalam pengumpulan berkas-berkas untuk wisuda.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

Skripsi Perbandingan Belajar Siswa\BAB I Pendahuluan

Skripsi Perbandingan Belajar Siswa\BAB I Pendahuluan

Perkembangan dunia yang makin pesat dan perubahan global dalam berbagai aspek kehidupan yang datang begitu cepat menjadi tantangan bagi bangsa dan negara dalam mempersiapkan generasi masa depan. Pendidikan mempunyai peran yang sangat penting dalam menentukan maju tidaknya suatu pembangunan bangsa. Menurut UU No.20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia,serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Sebagaimana dinyatakan dalam UU No. 20/2003 pasal 3, bahwa: Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat, dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MODUL UNTUK MEMBELAJARKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA PADA MATERI PECAHAN MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN THINK-TALK-WRITE (TTW) SMP.

PENGEMBANGAN MODUL UNTUK MEMBELAJARKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA PADA MATERI PECAHAN MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN THINK-TALK-WRITE (TTW) SMP.

Terima kasih juga disampaikan kepada semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu dalam tulisan ini, yang telah banyak memberikan bantuannya dalam penulisan tesis ini. Penulis telah berupaya semaksimal mungkin dalam penyelesaian tesis ini, namun penulis menyadari masih banyak kelemahan baik dari segi isi maupun tata bahasa, untuk itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun dari pembaca demi sempurnanya tesis ini. Kiranya tesis ini bermanfaat bagi para guru matematika dan dalam menambah khasanah ilmu pendidikan.

34 Baca lebih lajut

Pengaruh Strategi Pembelajaran Think-Talk-Write Terhadap Penguasaan Konsep Sistem Pencernaan Manusia

Pengaruh Strategi Pembelajaran Think-Talk-Write Terhadap Penguasaan Konsep Sistem Pencernaan Manusia

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Think- Talk-Write terhadap penguasaan konsep sistem pencernaan manusia. Penelitian ini dilakukan di SMP Islam Al-Azhar 3 Bintaro. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan desain penelitian two group pretest-posttest. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 35 siswa untuk kelas eksperimen dengan menggunakan strategi Think-Talk-Write dan 36 siswa untuk kelas kontrol dengan pengajaran konvensional dan penggunaan LKS. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes penguasaan konsep yang berupa tes objektif berbentuk pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data kedua kelompok menggunakan uji-t, diperoleh t hitung diperoleh 3,97 dan t tabel pada taraf
Baca lebih lanjut

158 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE (TTW) DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMP - repository UPI S MAT 1002343 Title

PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE (TTW) DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMP - repository UPI S MAT 1002343 Title

ii PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE TTW DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMP oleh Meigy Nugroho Sebuah skripsi[r]

3 Baca lebih lajut

“Pengaruh Pembelajaran Think-Talk-Write Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa”.

“Pengaruh Pembelajaran Think-Talk-Write Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa”.

Indikator tersebut dimodifikasi berdasarkan kebutuhan dalam penelitian. Pada penelitian ini peneliti akan meneliti kemampuan berpikir kritis matematika melalui materi logaritma. Indikator membangun keterampilan dasar dan strategi, taktik dijadikan satu karena membangun keterampilan dasar mencakup memberikan alasan mengenai jawaban yang diberikan, alasan dari jawaban tersebut merupakan sifat-sifat logaritma yang digunakan dalam menyelesaikan masalah. Jika siswa sudah mampu mengetahui sifat-sifat apa saja yang digunakan dalam menyelesaikan soal logaritma berarti siswa juga telah mengetahui strategi dan taktik apa yang akan ia gunakan. Selanjutnya, alasan mengapa menyimpulkan dan memberikan penjelasan lebih lanjut digabung jadi satu karena soal logaritma bukan merupakan soal yang setelah didapatkan hasil jawabannya perlu dijelaskan lagi menggunakan kalimat masing-masing siswa. Sehingga, indikator menyimpulkan dan memberikan penjelasan lebih lanjut dapat dianggap satu. Pada penelitian ini akan digunakan soal tidak rutin yang merupakan soal-soal pembuktian. Berikut akan dijelaskan indikator yang digunakan dan kaitannya dengan materi logaritma.
Baca lebih lanjut

247 Baca lebih lajut

skripsi bilangan bulat\BAB II

skripsi bilangan bulat\BAB II

Tahap berkomunikasi (talk) pada strategi ini memungkinkan siswa untuk terampil berbicara. Pada umumnya menurut Huinker dan Laughlin (Yamin & Ansari, 2008:86 ) berkomunikasi dapat berlangsung secara alami, tetapi menulis tidak. Proses komunikasi dipelajari siswa melalui kehidupannya sebagai individu yang berinteraksi dengan lingkungan sosialnya. Secara alami dan mudah, proses komunikasi dapat dibangun di kelas dan dimanfaatkan sebagai alat sebelum menulis. Misalnya siswa berkomunikasi tentang ide matematika yang dihubungkan dengan pengalaman mereka, sehingga mereka mampu untuk menulis tentang ide itu.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MELALUI STRATEGI TTW (THINK-TALK-WRITE) (PTK Kelas VII SMP Muhammadiyah 10 Surakarta Tahun Ajaran 2008/2009).

UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MELALUI STRATEGI TTW (THINK-TALK-WRITE) (PTK Kelas VII SMP Muhammadiyah 10 Surakarta Tahun Ajaran 2008/2009).

Namun sebagian besar guru masih menerapkan pembelajaran yang bersifat konvensional yang pada tahap pelaksanaan pembelajarannya dimulai dari menjelaskan materi, memberi contoh dan dilanjutkan dengan latihan soal, sehingga pembelajaran cenderung didominasi oleh guru. Siswa kurang diberikan kesempatan untuk memikirkan dan menemukan konsep sendiri.

9 Baca lebih lajut

Skripsi Perbandingan Belajar Siswa\BAB V Analisis Data

Skripsi Perbandingan Belajar Siswa\BAB V Analisis Data

Dari hasil data penelitian yang telah dikumpulkan, akan dianalisis menggunakan rumus uji t. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan jawaban terhadap rumusan masalah “Apakah prestasi belajar siswa yang diajar menggunakan Strategi Pembelajaran Think-Talk-Write (TTW) lebih baik dibandingkan dengan prestasi belajar siswa yang diajar menggunakan Strategi Pembelajaran Ekspositori pada Materi Pokok Faktorisasi Bentuk Aljabar kelas VIII SMPN Satu Atap 1 Pangarengan Sampang tahun pelajaran 2013/2014?“. Data yang terkumpul dalam penelitian ini adalah hasil tes akhir yang diberikan kepada siswa kelas VIII-A dan kelas VIII-B setelah diberi perlakuan strategi pembelajaran yang berbeda pada siswa, data tersebut digunakan untuk menguji hipotesis.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI STRATEGI THINK TALK WRITE (TTW) DAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATIC EDUCATIONS (RME) TERHADAP KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL-SOAL MATEMATIKA PADA SISWA (Eksperimentasi Pembelajaran Matematika di Kelas VIII SMP

EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI STRATEGI THINK TALK WRITE (TTW) DAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATIC EDUCATIONS (RME) TERHADAP KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL-SOAL MATEMATIKA PADA SISWA (Eksperimentasi Pembelajaran Matematika di Kelas VIII SMP

Dengan demikian, baik melalui strategi Think Talk Write (TTW) maupun pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) diharapkan pembelajaran matematika menjadi lebih bermakna. Sehingga pemahaman serta komunikasi matematik dan kemampuan menyelesaikan soal-soal matematika yang kontekstual pada siswa akan meningkat, begitu juga terhadap prestasi belajar mereka. Oleh sebab itu melalui kedua model tersebut pendidikan dapat dikatakan mampu berfungsi sebagai a built in shock proof crap detector dalam menghadapi era masa kini.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP DAN KEAKTIFAN SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE THINK TALK  Peningkatan Pemahaman Konsep Dan Keaktifan Siswa Dengan Menggunakan Metode Think Talk Write (TTW) Dalam Pembelajaran Matematika (PTK di Kelas X Pj SMK Muhammadiyah 2 Wu

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP DAN KEAKTIFAN SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE THINK TALK Peningkatan Pemahaman Konsep Dan Keaktifan Siswa Dengan Menggunakan Metode Think Talk Write (TTW) Dalam Pembelajaran Matematika (PTK di Kelas X Pj SMK Muhammadiyah 2 Wu

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keaktifan siswa dalam pembelajaran matematika melalui metode Think Talk Write (TTW) . Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas bersifat kolaboratif antara peneliti, guru matematika, dan kepala sekolah SMK Muhammadiyah 2 Wuryantoro. Sebagai subyek penerima tindakan adalah siswa kelas X Pj yang berjumlah 33 siswa, dan subyek pelaksana tindakan adalah peneliti dan guru matematika kelas X Pj. Data dikumpulkan melalui metode observasi, metode tes, catatan lapangan dan dokumentasi. Data dianalisis secara diskriptif kualitatif dengan analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep dan keaktifan siswa. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan pemahaman konsep siswa yang meliputi a) menjawab pertanyaan guru dan mengerjakan soal dengan tepat sebelum dilakukan tindakan sebesar 15,15% dan di akhir pelaksanaan tindakan mencapai 84,84%, b) menerapkan konsep dengan tepat sebelum dilakukan tindakan sebesar 12,12% dan di akhir pelaksanaan tindakan mencapai 81,81%, c) memberikan tanggapan tentang jawaban siswa lain sebelum tindakan sebesar 6% dan di akhir pelaksanaan tindakan mencapai 78,78%, d) membuat kesimpulan sebelum tindakan sebesar 18,18% dan di akhir pelaksanaan tindakan mencapai 96,96%. Peningkatan keaktifan siswa yang meliputi a) mengajukan pertanyaan sebelum tindakan sebesar 9,09% dan di akhir pelaksanaan tindakan mencapai 78,78%, b) menjawab pertanyaan sebelum tindakan sebesar 18,18% dan di akhir pelaksanaan tindakan sebesar 87,87%, c) mengemukakan pendapat sebelum tindakan sebesar 21,21% dan di akhir pelaksanaan tindakan mencapai 90,9%, d) menjawab dan mengerjakan soal di depan kelas sebelum tindakan sebanyak 12,12% dan di akhir pelaksanaan tindakan mencapai 87,87%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode TTW dapat meningkatkan pemahaman konsep dan keaktifan siswa dan keaktifan siswa.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF  THINK-TALK- WRITE (TTW) PADA  Peningkatan Hasil Belajar Melalui Penerapan Strategi Pembelajaran Kooperatif Think-Talk-Write (TTW) Pada Siswa Kelas IV Mata Pelajaran Matematika d

PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK-TALK- WRITE (TTW) PADA Peningkatan Hasil Belajar Melalui Penerapan Strategi Pembelajaran Kooperatif Think-Talk-Write (TTW) Pada Siswa Kelas IV Mata Pelajaran Matematika d

Selain hasil belajar, keaktifan siswa juga mengalami peningkatan yang dapat dilihat pada aspek: keaktifan mengerjakan soal di papan tulis 25% pada prasiklus, 33,3% pada siklus I, 75% pada siklus II. Keaktifan siswa mengerjakan soal – soal latihan: 29,2% prasiklus, 54,2%siklus I, 83,3% siklus II. Keaktifan siswa bertanya: 20,8% prasiklus, 37,5% siklus I, 75% siklus II. Keaktifan siswa menjawab pertanyaan: 12,5% prasiklus, 45,38% siklus I, 83,3% siklus II. Berkonsentrasi: 25% prasiklus, 37,5% siklus I, 79,2% siklus II. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa penerapan strategi pembelajaran kooperatif Think- Talk-Write (TTW) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran Matematika di SD Negeri Mojowetan 2 Banjarejo Blora tahun ajaran 2011/2012.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...