Top PDF 08. Melaksanakan Penilaian Kinerja Guru dan Kepala Sekolah

08. Melaksanakan Penilaian Kinerja Guru dan Kepala Sekolah

08. Melaksanakan Penilaian Kinerja Guru dan Kepala Sekolah

MELAKSANAKAN PENILAIAN KINERJA GURU DAN KEPALA SEKOLAH Satuan Hasil Angka Kredit Kriteria Bukti Fisik Pelaksana Setiap laporan setiap tahun  Pengawas muda = 4  Pengawas madya = 6 [r]

2 Baca lebih lajut

PEDOMAN PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH

PEDOMAN PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH

Penilaian kinerja kepala sekolah/madrasah dilaksanakan oleh pengawas yang ditunjuk oleh Kepala Dinas Propinsi/Kabupaten/Kota sesuai dengan kewenangannya, sesuai dengan pendekatan penilaian 360°. Penilaian kinerja kepala sekolah/madrasah harus dilakukan dengan menggali informasi dari unsur-unsur pemangku kepentingan (stakeholders) yang meliputi komite sekolah/madrasah, guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik bila diperlukan. Penilaian dilakukan dengan cara memberikan skor pada setiap kriteria berdasarkan kelengkapan dan keabsahan bukti yang releven dan teridentifikasi.
Baca lebih lanjut

42 Baca lebih lajut

pedoman penilaian kinerja kepala sekolah

pedoman penilaian kinerja kepala sekolah

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 28 tahun 2010 tentang Penugasan guru sebagai kepala sekolah/madrasah, Pasal 12 menyatakan bahwa: (1) Penilaian kinerja kepala sekolah/madrasah dilakukan secara berkala setiap tahun dan secara kumulatif setiap empat tahun; (2) Penilaian kinerja tahunan dilaksanakan oleh pengawas sekolah/madrasah; (3) Penilaian kinerja empat tahunan dilaksanakan oleh atasan langsung dengan mempertimbangkan penilaian kinerja oleh tim penilai yang terdiri dari pengawas sekolah/madrasah, pendidik, tenaga kependidikan, dan komite sekolah/madrasah dari tempatnya bertugas; (4) Hasil penilaian kinerja dikategorikan dalam tingkatan amat baik, baik, cukup, sedang atau kurang.
Baca lebih lanjut

44 Baca lebih lajut

5 pengantar dan tata laksana mk

5 pengantar dan tata laksana mk

Penyiapan calon kepala sekolah/madrasah adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk memilih guru-guru berpotensi dan berpengalaman terbaik yang siap menerima tugas tambahan sebagai kepala sekolah/madrasah. Prosesnya mencakup dua tahapan, yakni (1) rekrutmen, dan (2) pendidikan dan pelatihan. Rekrutmen meliputi kegiatan (1) pengusulan calon oleh kepala sekolah/madrasah, (2) seleksi administratif, dan (3) seleksi akademik. Calon yang diusulkan harus memenuhi persyaratan umum dan persyaratan khusus sebagaimana yang dimaksud pada Pasal 2 ayat (2) Permendiknas Nomor 28 Tahun 2010. Seleksi administratif dilakukan melalui penilaian terhadap kelengkapan dokumen yang diserahkan oleh calon. Calon yang telah memenuhi persyaratan umum dan khusus dinyatakan lulus dan berhak mengikuti seleksi akademik. Seleksi akademik dilakukan untuk mengungkap potensi kepemimpinan calon kepala sekolah/madrasah melalui rekomendasi dari kepala sekolah dan pengawas sekolahnya, penilaian kinerja guru, penilaian potensi kepemimpinan (PPK), dan penulisan makalah kepemimpinan. Calon yang lulus seleksi akademik mengikuti pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah/madrasah. Pendidikan dan pelatihan ini merupakan kegiatan pemberian pengalaman teoretik maupun praktik yang bertujuan untuk menumbuhkembangkan pengetahuan, sikap dan keterampilan calon pada dimensi kompetensi kepribadian, sosial, manajerial, supervisi, dan kewirausahaan.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENDIDIKAN buku 2 pedoman pkg

PENDIDIKAN buku 2 pedoman pkg

Penilaian kinerja guru dilakukan terhadap kompetensi guru sesuai dengan tugas pembelajaran, pembimbingan, atau tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah. Bagi guru kelas/mata pelajaran dan guru bimbingan dan konseling/konselor, kompetensi yang dijadikan dasar untuk penilaian kinerja guru adalah kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian, sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007. Keempat kompetensi ini telah dijabarkan menjadi subkompetensi dan indikator yang harus dapat ditunjukkan dan diamati dalam berbagai kegiatan, tindakan, dan sikap guru dalam melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan. Sedangkan, untuk tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah, penilaian kinerjanya dilakukan berdasarkan kompetensi tertentu sesuai dengan tugas tambahan yang dibebankan (misalnya; sebagai kepala sekolah/madrasah, wakil kepala sekolah/ madrasah, pengelola perpustakaan, dan sebagainya) sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 16 Tahun 2009.
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

Optimalisasi Penilaian Kinerja Guru Melalui Manajemen Saintifik Dengan Media Pigura Pengingat Pkg/digape

Optimalisasi Penilaian Kinerja Guru Melalui Manajemen Saintifik Dengan Media Pigura Pengingat Pkg/digape

Kepala sekolah adalah guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah, untuk melaksanakan penilaian kinerja guru dan penilaian kinerja kepala sekolah dilakukan oleh pengawas sekolah. Sedangkan kepala sekolah melaksanakan penilaian kinerja guru bagi guruguru di sekolahnya. Maka kepala sekolah wajib memahami prosedur penilaian kinerja guru secara baik, untuk itu peneliti sebagai pengawas sekolah melakukan penelitian tindakan pengawas sekolah ( PTPS ) dengan mempertimbangkan kurikulum yang berlaku di sekolah. Berdasarkan kurikulum yang berlaku di sekolah binaan, maka sekolah yang melaksanakan kurikulum 2013 adalah: SMP Negeri 1 Salatiga, SMP Negeri 8 Salatiga dan SMP Kristen 2 Salatiga, sekolah yang lain akan menyusul tahun berikutnya. Akhirnya peneliti menggunakan subyek penelitian 3 sekolah binaan tersebut, karena instrumen penelitian yang digunakan merupakan instrumen yang berlaku sesuai dengan kurikulum 2013.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

BUKU 2 PEDOMAN PKG

BUKU 2 PEDOMAN PKG

Penilaian kinerja guru dilakukan terhadap kompetensi guru sesuai dengan tugas pembelajaran, pembimbingan, atau tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah. Bagi guru kelas/mata pelajaran dan guru bimbingan dan konseling/konselor, kompetensi yang dijadikan dasar untuk penilaian kinerja guru adalah kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian, sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007. Keempat kompetensi ini telah dijabarkan menjadi subkompetensi dan indikator yang harus dapat ditunjukkan dan diamati dalam berbagai kegiatan, tindakan, dan sikap guru dalam melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan. Sedangkan, untuk tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah, penilaian kinerjanya dilakukan berdasarkan kompetensi tertentu sesuai dengan tugas tambahan yang dibebankan (misalnya; sebagai kepala sekolah/madrasah, wakil kepala sekolah/ madrasah, pengelola perpustakaan, dan sebagainya) sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 16 Tahun 2009.
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

Pedoman Penilaian Kinerja Guru dengan Tugas Tambahan Kepala Perpustakaan Sekolah Madrasah

Pedoman Penilaian Kinerja Guru dengan Tugas Tambahan Kepala Perpustakaan Sekolah Madrasah

Penilaian adalah suatu proses pengumpulan, pengolahan, analisis dan interpretasi data sebagai bahan dalam rangka pengambilan keputusan. Dengan demikian, dalam setiap kegiatan penilaian, ujungnya adalah pengambilan keputusan. Penilaian kinerja kepala perpustakaan sekolah/madrasah tidak hanya berkisar pada aspek karakter individu melainkan juga pada hal-hal yang menunjukkan proses dan hasil kerja yang dicapainya seperti kualitas, kuantitas hasil kerja, ketepatan waktu kerja, dan sebagainya. Apa yang terjadi dan dikerjakan kepala perpustakaan sekolah merupakan sebuah proses pengolahan input menjadi output tertentu. Atas dasar itu, terdapat tiga komponen penilaian kinerja kepala perpustakaan sekolah /madrasah, yakni:
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Model Program Supervisi Kepsek Edit

Model Program Supervisi Kepsek Edit

Program tahunan supervisi, selain sebagai bahan penilaian kinerja juga sebagai acuan pelaksanan tugas kepala sekolah dalam melaksanakan bantuan kepada guru dan tenaga kependidikan lainya dalam meningkatkan kemampuannya untuk melaksanakan proses pelaksanaan tugas dalam pemenuhan delapan standar yang meliputi komponen isi, proses, penilaian, SKL, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, serta pembiayaan sebagai acuan penilaian mutu sekolah.

38 Baca lebih lajut

KEENAM 01 MK Evaluasi Pendidikan dan Kinerja Guru PAI

KEENAM 01 MK Evaluasi Pendidikan dan Kinerja Guru PAI

PELAKSANAAN PENILAIAN KINERJA GURU  Dilakukan setiap tahun oleh kepala sekolah/madrasah atau pengawas atau guru senior yang ditunjuk oleh kepala sekolah/madrasah yang telah memaha[r]

24 Baca lebih lajut

Model Program Supervisi Kepsek Edit GP

Model Program Supervisi Kepsek Edit GP

Program tahunan supervisi, selain sebagai bahan penilaian kinerja juga sebagai acuan pelaksanan tugas kepala sekolah dalam melaksanakan bantuan kepada guru dan tenaga kependidikan lainya dalam meningkatkan kemampuannya untuk melaksanakan proses pelaksanaan tugas dalam pemenuhan delapan standar yang meliputi komponen isi, proses, penilaian, SKL, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, serta pembiayaan sebagai acuan penilaian mutu sekolah.

39 Baca lebih lajut

Penilaian Kinerja Guru dan Kepala Sekolah

Penilaian Kinerja Guru dan Kepala Sekolah

13 Penguasaan materi, struktur, konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu 3 14 Megembangkan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif 3 Jumlah (Hasil penilaian kinerja guru) 48 *) Nilai diisi berdasarkan laporan dan evaluasi PK Guru, Nilai minimum per kompetensi = 1 dan nilai

29 Baca lebih lajut

PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH 6 KOMPE

PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH 6 KOMPE

lah/madrasah yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran peserta didik; (f) mengelola guru dan staf dalam rangka pendayagunaan sumber daya manusia secara optimal; (g)mengelola sarana dan prasarana sekolah/madrasah dalam rangka pendayagunaan secara optimal; (h)mengelola hubungan sekolah/ma- drasah dan masyarakat dalam rangka pencarian dukungan ide, sumber belajar dan pembiyanaan sekolah/madrasah; (i) mengelola peserta didik dalam rang- ka penerimaan peserta didik baru, dan penempatan serta pengembangan ka- pasitas peserta didik; (j ) mengelola pengembangan kurikulum dan kegiatan pembelajaran sesuai dengan arah dan tujuan pendidikan nasional; (k) menge- lola keuangan sekolah/madrasah sesuai dengan prinsip pengelolaan yang akun- tabel, tranfaran dan efisien; (l) mengelola ketatausahaan sekolah/madrasah dalam mendukung pencapaian tujuan sekolah/madrasah; (m) mengelola unit layanan khusus sekolah/madrasah dalam mendukung kegiatan pembelajaran dan kegiatan peserta didik di sekolah/madrasah; (n) mengelola sistem infor- masi sekolah/madrasah dalam mendukung penyusunan program dan pengam- bilan keputusan; (o)memanfaatkan kemajuan teknologi informasi bagi pening- katan embelajaran dan manajemen sekolah/madrasah; (p) melakukan moni- toring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanakan program kegiatan sekolah/ma- drasah dengan prosedur yang tepat, serta merencanakan tindak lanjut.
Baca lebih lanjut

51 Baca lebih lajut

01.01. Jadwal Program Semester - Tahunan

01.01. Jadwal Program Semester - Tahunan

JADWAL PELAKSANAAN PEMBINAAN GURU DAN/ATAU KEPALA SEKOLAH/PEMANTAUAN - PENILAIAN KINERJA GURU DAN/ATAU KEPALA SEKOLAH - PEMBIMBINGAN DAN PELATIHAN PROFESIONALISME GURU DAN/ATAU KEPALA S[r]

2 Baca lebih lajut

PKG guru 2014

PKG guru 2014

4. Kepala Sekolah melaksanakan fungsi penilaian kinerja kepada seluruh Guru di sekolahnya dan melaporkan secara online hasilnya di Padamu Negeri menggunakan akun individu Kepala Sekolah masing-masing. Kepala Sekolah juga memastikan para PTKnya telah melakukan proses keaktifan NUPTK/PegID periode semester 1 Tahun Pelajaran 2014/2015 secara online mandiri di Padamu Negeri sebagai syarat status keaktifan Kepala Sekolah bersangkutan.

1 Baca lebih lajut

nomor 12 tahun 2007 dan lampiran

nomor 12 tahun 2007 dan lampiran

4.3 Menilai kinerja kepala sekolah, kinerja guru dan staf sekolah lainnya dalam melaksanakan tugas pokok dan tanggung jawabnya untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pembelajaran/bimbingan pada tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah yang sejenis.

17 Baca lebih lajut

 Artikel dan Makalah Pendidikan | tentang PENDIDIKAN | n 6 supak dan superman

Artikel dan Makalah Pendidikan | tentang PENDIDIKAN | n 6 supak dan superman

(5) Bab IV. Hasil Pengawasan pada tingkat provinsi/kabupaten /kota, berisi: a. Hasil pelaksanaan pembinaan guru dan kepala sekolah; b. Hasil pemantauan pelaksanaan 8 SNP; c.Hasil penilaian kinerja guru dan kepala sekolah,; d. Pembibingan profesionalisme guru dan kepala sekolah,; e. Pembimbingan kepala sekolah dalam pengelolaan sekolah;

66 Baca lebih lajut

PWR POIN TUGAS dan PERAN KEPALA SEKOLAH

PWR POIN TUGAS dan PERAN KEPALA SEKOLAH

Penilaian input, yaitu kemampuan atau kompetensi yang dimiliki dalam melakukan pekerjaannya. Orientasi penilaian difokuskan pada karakteris-tik individu sebagai objek penilaian dalam hal ini adalah komitmen kepa-la sekolah terhadap pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya. Komitmen tersebut merupakan refleksi dari kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial kepala sekolah.

60 Baca lebih lajut

D ADP 1103327 Chapter 1

D ADP 1103327 Chapter 1

Dari fenomena-fenomena yang terjadi bila dikaitkan dengan tujuan penilaian kinerja itu sendiri, maka Penilaian kinerja yang efektif hendaknya mampu menerjemahkan misi, visi dan strategi suatu organisasi ke dalam tujuan operasional (Fathoni dan Inda Kesuma; 2011, hlm 327). Berdasarkan hal tersebut, penelitian tentang efektivitas penilaian kinerja kepala sekolah sebagai alat penilaian merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan, agar penilaian yang diberikan benar-benar mengukur kinerja kepala sekolah sekaligus penilaian kinerja yang dilakukan memberikan manfaat bagi lembaga penyelenggaran pendidikan. Karena itu penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “ Studi Efektivitas Penilaian Kinerja Kepala SMP Negeri Di Lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat Tahun 2014 ”.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

BAB 1 PENDAHULUAN  Implementasi Model Penilaian Proyek Dalam Pembelajaran Matematika Berbasis Lesson Study Di Smp Muhammadiyah 1 Kartasura (Pada Siswa Kelas VII Semester Genap Tahun 2015/2016).

BAB 1 PENDAHULUAN Implementasi Model Penilaian Proyek Dalam Pembelajaran Matematika Berbasis Lesson Study Di Smp Muhammadiyah 1 Kartasura (Pada Siswa Kelas VII Semester Genap Tahun 2015/2016).

Oleh karena itu untuk mengetahui kemampuan siswa dalam memahami matematika dan meningkatkan hasil belajar siswa, serta belum adanya implementasi penilaian proyek dalam pembelajaran matematika berbasis lesson study maka peneliti ingin melakukan penelitian mengenai implementasi penilaian proyek dalam dalam pembelajaran matematika berbasis lesson study pada kelas VII diSMP Muhammadiyah 1 Kartasura.

5 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...