Top PDF Menerapkan Ragam Hias pada Bahan Kayu

Menerapkan Ragam Hias pada Bahan Kayu

Menerapkan Ragam Hias pada Bahan Kayu

Sejak masa lampau kayu digunakan untuk membuat perabot rumah tangga (misalnya kursi, lemari, dan peti) dan bagian bangunan (misalnya tiang, pintu, dan jendela). Banyak perabot kayu atau bagian bangunan tersebut diberi sentuhan ragam hias. Motif hias yang digunakan berupa motif tumbuhan, binatang, figuratif, dan geometris atau gabungan dari motif-motif tersebut. Penerapan ragam hias pada bahan kayu dilakukan dengan teknik mengukir atau teknik menggambar (melukis) atau gabungan dari keduanya.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Penerapan Ragam Hias Pada Bahan Keras

Penerapan Ragam Hias Pada Bahan Keras

Keindahan dan keunikan ragam hias bukan saja terletak pada keindahan susunan motifnya saja tetapi dapat juga dipengaruhi oleh bahan yang digunakan. Bahan-bahan seperti kayu, batu, besi, rotan dan bambu yang tersebar dan banyak dijumpai di Nusantara memberi kekayaan pada keunikan penerapan ragam hias yang ada. Dengan demikian sudah sepantasnya kita mensyukuri karunia Tuhan YME yang memberikan begitu banyak kekayaan alam pada kita dengan terus berkarya.

14 Baca lebih lajut

silabus seni rupa SMP kantor 8mei2013

silabus seni rupa SMP kantor 8mei2013

Menerapkan ragam hias pada bahan tekstil  Menghubungkan antara konsep dan prosedur gambar ragam hias flora dan fauna serta geometrik dengan budaya setempat  Membandingkan konsep dan[r]

14 Baca lebih lajut

Silabus Seni Rupa VIII

Silabus Seni Rupa VIII

Menerapkan ragam hias flora, fauna dan geometrik pada kriya dari bahan keras dengan berbagai teknik keras Membaca buku tentang konsep dan prosedur membuat motif ragam hias flora dan fa[r]

6 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN PRODUKSI ORNAMEN TRADISIONAL MINANGKABAU BERBASIS TEKNOLOGI CETAK ( PRECAST ) SUMATERA BARAT

PENGEMBANGAN PRODUKSI ORNAMEN TRADISIONAL MINANGKABAU BERBASIS TEKNOLOGI CETAK ( PRECAST ) SUMATERA BARAT

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan produksi perajin ornamen Minangkabau menggunakan teknik cetak (precast). Cetakan tersebut terbuat dari bahan silikon (rubber), sedangkan hasil cetakan terbuat dari bahan resin atau fiberglass. Target penelitian ini adalah para perajin tradisional dapat menerapkan teknik cetak precast untuk menghasilkan benda kerajinan berbasis ornamen hias Minangkabau. Selama ini produk kerajinan berbasis ornamen tradisional hanya dilakukan oleh perajin yang telah memiliki skil saja, dengan bahan kayu surian. Jumlah perajin yang memiliki skil yang memadai pada saat ini sudah berkurang, sehingga pada saat ini sulit mendapatkan ornamen tradisional Minangkabau dengan mutu yang baik. Selain itu, keberadaan kayu surian sebagai bahan utama sudah mulai sulit diperoleh, karena harga beli kayu surian sangat mahal. Kondisi ini berdampak pada rendahnya produksi, sekaligus berakibat menurunnya pendapatan perajin. Dikhawatirkan produksi ornamen tradisional Minangkabau berbasis manual akan terhenti.
Baca lebih lanjut

50 Baca lebih lajut

Silabus Ragam Hias Tekstil

Silabus Ragam Hias Tekstil

Mata kuliah ini terdiri dari teori dan praktek yang membahas tentang: ruang lingkup ragam hias tekstil, konsep pelayanan prima dan prosedur mengerjakan ragam hias tekstil yang sesuai dengan konsep K 3, mencipta desain motif ragam hias tekstil dengan menerapkan unsur-unsur dan prinsip desain, sumber ide dan pengembangannya. Teknik membesarkan dan mengecilkan pola ragam hias tekstil.Teknik memindahkan motif pada desain struktur. Macam-macam tusuk hias tekstil, Teknik membuat sulaman putih, sulaman berwarna dan sulaman istimewa dari bahan benang, pita, manik-manik dan kain/tekstil. Menghias benda fungsional dan dekoratif dengan teknik sulaman, serta teknik mengemas benda fungsional yang telah dihias.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Bab 9 Penerapan Ragam Hias pada Bahan Keras

Bab 9 Penerapan Ragam Hias pada Bahan Keras

Jenis ragam hias setiap daerah berbeda-beda dan me miliki ciri khas dalam pem- buatannya. Ragam hias ini muncul dalam bentuk dasar yang sama seperti bentuk lora, fauna, manusia dan ben tuk geometris. Ben tuk-ben tuk tersebut bia sa - nya me rupakan bentuk stilisasi dari bentuk aslinya. Proses pem buatan ragam hias ini dapat dilakukan dengan cara memahat, menganyam, dan pengecatan. Bahan- bahan yang digunakan dapat berupa kayu, batu, bambu, rotan, mendong atau pandan.

14 Baca lebih lajut

8. SILABUS SenBud SMP

8. SILABUS SenBud SMP

Menerapkan ragam hias flora, fauna dan geometrik pada kriya dari bahan keras dengan berbagai teknik Teknik ragam hias flora, fauna dan geometrik pada kriya dari bahan keras Mengamati [r]

104 Baca lebih lajut

Menggambar Ragam Hias Flora Geometris Figuratif Fauna Prosedur Alat dan Bahan Teknik Pola Susunan Motif

Menggambar Ragam Hias Flora Geometris Figuratif Fauna Prosedur Alat dan Bahan Teknik Pola Susunan Motif

Flora dan fauna di Indonesia sangat kaya dan beragam. Setiap daerah memiliki kekayaan flora dan fauna, hal ini menjadikannya ciri atau simbol suatu daerah. Kekayaan flora dan fauna oleh masyarakat diabadikan pada bentuk-bentuk ragam hias. Ragam hias flora dan fauna dapat dijumpai pada bangunan atau arsitektur rumah- rumah adat daerah. Ragam hias tersebut digunakan sebagai simbol yang memiliki nilai-nilai kearifan lokal. Ragam hias flora dan fauna dibuat menggunakan bahan dan teknik yang berbeda. Ragam hias ada yang dibuat di atas kayu, kain, kulit, dan serta tembaga. Amatilah beberapa gambar ragam hias di bawah ini.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Bab 2 Menggambar Ragam Hias

Bab 2 Menggambar Ragam Hias

Keanekaragaman lora dan fauna di Indonesia sangat kaya dan beragam. Setiap daerah memiliki kekayaan tersebut dan menjadi ciri atau simbol suatu daerah. Kekayaan lora dan fauna kemudian oleh masyarakat diabadikan pada bentuk-bentuk ragam hias. Ragam hias ini dapat dijumpai pada bangunan atau arsitektur rumah- rumah adat daerah sebagai simbol yang memiliki nilai-nilai kearifan lokal. Ragam hias lora dan fauna menggunakan bahan dan teknik yang berbeda. Ada ragam hias yang dibuat di atas kayu, kain, kulit, dan serta tembaga. Amatilah beberapa gambar ragam hias di bawah ini.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

SILABUS SENI Rupa SMP 7

SILABUS SENI Rupa SMP 7

Menerapkan ragam hias flora, fauna dan geometrik pada kriya dari bahan keras dengan berbagai teknik Teknik ragam hias flora, fauna dan geometrik pada kriya dari bahan keras Mengamati [r]

5 Baca lebih lajut

ragam hias kreasi utuh

ragam hias kreasi utuh

Teknik yang dapat digunakan dalam menghias suatu produk cukup variatif sesuai dengan ketektikan produk kerajinan yang akan dihias. Secara konvensional produk kerajinan dapat dibedakan menjadi kerajinan kayu dengan teknik pahat atau ukirnya; kerajinan logam dengan teknik las, tempa, patri, dan etsa; kerajinan kulit dengan teknik tatah sunggingnya; kerajinan tekstil dengan teknik printing, makram, rajut, ekolase, bordir, dan batik; kerajinan keramik dengan teknik ingub, glasir, toreh, dan cetak; dan kerajinan dengan bahan mixed media atau daur ulang. Selain teknik-teknik tersebut masih banyak teknik lain dapat digunakan dalam menghias produk kerajinan sesuai dengan perkembangan teknologi yang digunakan dalam produksi kerajinan. Dalam paparan sederhana ini secara singkat dapat dijelaskan beberapa teknik yang sering digunakan dalam menghias produk kerajinan, yakni: teknik menggambar, mengukir, mengkolase, menyulam dan membordir.
Baca lebih lanjut

59 Baca lebih lajut

Menerapkan Ragam Hias pada Bahan Tekstil

Menerapkan Ragam Hias pada Bahan Tekstil

Bahan tekstil dapat diberi warna baik dari bahan pewarna alami maupun buatan. Masing- masing bahan pewarna ini memiliki sifat dan jenis yang berbeda-beda. Pewarna alam dihasilkan dari ekstrak akar-akaran, daun, buah, kulit kayu dan kayu. Pewarna alami misalnya soga dan kesumba. Pewarna buatan (sintetis) dibuat dari bahan kimia, misalnya naptol dan indigosol. Jenis pewarna naptol digunakan dengan teknik celup, sedangkan pewarna indigosol dapat digunakan dengan teknik celup atau colet (lukis). Bahan pewarna buatan memiliki sifat tidak mudah luntur dan tahan terhadap sinar matahari. Sebaliknya, pewarna alami memiliki sifat mudah luntur dan mudah pudar karena tidak tahan terhadap sinar matahari.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

KREASI RAGAM HIAS UIS BARAT.

KREASI RAGAM HIAS UIS BARAT.

Penelitian ini akan membahas tentang uis ragi barat atau uis mbacang. Bentuk uis ini tidak terlepas dari faktor-faktor sosial masyarakat suku batak karo, hal ini dapat diamati secara langsung bentuk ragam hias pada uis ragi barat. Uis ini mempunyai beberapa ragam hias, yakni ragam hias siwaluh jabu, tanduk jabu, tapak raja sulaiman, pengeret-ret, dan aneka macam bentuk geometrik (garis vertikal, titik, dan lain sebagainya). Bentuk ragam hias ini selalu mengalami perubahan bentuk sehingga terbentuknya kreasi baru pada uis ragi barat. Walaupun ragam hias tersebut tercipta berlainan bentuk, namun tidak menghilangkan ciri khas corak yang asli. Seperti ragam hias tanduk jabu pada desain interior rumah adat batak karo, bila dibandingkan pada uis akan mengalami sedikit perbedaan bila diaplikasikan pada uis ragi barat. Demikian juga dengan ragam hias tapak raja sulaiman dan pengeret-ret.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

PENGERTIAN KRIYA KAYU Kriya kayu ialah suatu bidang kriya yang pekerjaannya membuat benda yang mempunyai nilai fungsional maupun hias dengan menggunakan bahan kayu... Pengerjaan Kriya [r]

16 Baca lebih lajut

SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 7 PURWOREJO

SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 7 PURWOREJO

Ragam hias yang mengulang suatu bentuk baku dengan ukuran tertentu pada komposisi yang seimbang di sebut ragam hias : A.. Berdasarkan polanya, ragam hias yang bentuk polanya disusun den[r]

4 Baca lebih lajut

KOMBINASI BENTUK RAGAM HIAS TRADISIONAL KARO DALAM PENCIPTAAN MOTIF DASAR RAGAM HIAS KARO BARU.

KOMBINASI BENTUK RAGAM HIAS TRADISIONAL KARO DALAM PENCIPTAAN MOTIF DASAR RAGAM HIAS KARO BARU.

Masalah yang tampak dewasa ini di kabupaten Karo banyak bangunan- bangunan dihias dengan variasi ragam hias yang kurang serasi dengan karakter ragam hias yang sudah ada. Misalnya di kawasan Tahura (Taman Hutan Raya) di desa Tongkoh Berastagi tampak beberapa bangunan yang masih menggunakan pola Ayo-Ayo yang di serap melalui ciri pola rumah adat Karo, tetapi penampilan ragam hiasnya sudah meninggalkan ciri dan watak ragam hias tradisional Karo pada umumnya dan sudah bercampur baur dengan ragam hias daerah lain misalnya ragam hias batak Toba.
Baca lebih lanjut

40 Baca lebih lajut

TATA RUANG DAN ELEMEN ARSITEKTUR PADA RU (2)

TATA RUANG DAN ELEMEN ARSITEKTUR PADA RU (2)

Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan kecenderungan penggunaan elemen, ragam hias, dan ruang. Yang paling sering digunakan adalah ragam hias flora dan alam. Seiring dengan meningkatkan hirarki bangunan, maka akan ditambah dengan fauna, dan selanjutnya agama. Yang paling sering untuk dihias adalah berturut-turut senthong, dalem, pringgitan, dan pendopo Saran bagi Penelitian Lanjut

16 Baca lebih lajut

Seni Budaya Seni Rupa SMP KK E Prof

Seni Budaya Seni Rupa SMP KK E Prof

Hal itu banyak kita temukan pada beberapa jenis benda yang terdapat di berbagai tempat di indonesia seperti di Batak, Palembang, Toraja, Sumba; Dayak, Irian Jaya dan beberapa daerah lainnya. Kita melihat bagaimana warna turut berperan sedemikian kuatnya, walaupun yang digunakan itu hanyalah wama primer seperti merah, hitam, putih dan beberapa kuning. Terlepas dari segi simbolisnya, pemakaian warna rupanya sudah demikian lama dikenal sebagai satu media bantu untuk penciptaan ragam hias. Kenyataan tersebut lebih kita rasakan dengan melihat berbagai karya tradisional kita yang banyak. Hal ini dapat kita ambil sekian ratus bahkan mungkin sekian ribu bentuk yang ada.
Baca lebih lanjut

285 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...