Top PDF MENGANALISIS ARTIKEL OPINI DAN KOLOM

MENGANALISIS ARTIKEL OPINI DAN KOLOM

MENGANALISIS ARTIKEL OPINI DAN KOLOM

Artikel “ Meraih Keseimbangan Melalui Seni” oleh Seruni Bodjawati mengungkapkan bahwa abad kita adalah abad seni. Pada zaman Yunani Kuno peradaban telah menyamakan seni dengan keabadian. Abad masa itu diyakini sebagai abad seni. Terbukti dengan pencapaian dengan munculnya berbagai prestasi seni yang gemilang, baik di bidang sastra, seni rupa, musik, drama, dan sebagainya. Sekarang inilah kurun terpenting dalam sejarah perabadan. Sebuah periode ketika inovasi teknologi yang berlangsung begitu memesona membuat semua berubah, akhirnya memaksa kita untuk menengok kembali lubuk sanubari yang terdalam dan nilai-nilai manusia yang telah tersembunyi.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PEMAKNAAN KARIKATUR CLEKIT PADA KOLOM OPINI JAWA POS (Studi Semiotik tentang Pemaknaan Karikatur Clekit pada Kolom Opini di Jawa Pos Edisi 3 April 2012).

PEMAKNAAN KARIKATUR CLEKIT PADA KOLOM OPINI JAWA POS (Studi Semiotik tentang Pemaknaan Karikatur Clekit pada Kolom Opini di Jawa Pos Edisi 3 April 2012).

Karikatur sebagai wahana penyampai kritik sosial seringkali kita temui di dalam berbagai media massa, baik media cetak maupun media elektronik. Di dalam media ini, karikatur menjadi pelengkap artikel dan opini. Keberadaannya biasanya disajikan sebagai selingan atau dapat dikatakan sebagai penyejuk setelah para pembaca menikmati artikel-artikel yang lebih serius dengan sederetan huruf yang cukup melelahkan mata dan pikiran. Meskipun sebenarnya pesan-pesan yang disampaikan dalam sebuah karikatur sama seriusnya dengan pesan-pesan yang disampaikan lewat berita dan artikel, namun pesan-pesan dalam karikatur lebih mudah dicerna karena sifatnya yang menghibur. Seringkali gambar itu terkesan lucu dan menggelikan sehingga membuat kritikan yang disampaikan oleh karikatur tidak begitu dirasakan melecehkan atau mempermalukan. (Indarto, 1999:5)
Baca lebih lanjut

81 Baca lebih lajut

ANALISIS PEMAKAIAN KATA SERAPAN DAN ISTILAH ASING DALAM ARTIKEL OPINI HARIAN KOMPAS  Analisis Pemakaian Kata Serapan Dan Istilah Asing Dalam Artikel Opini Harian Kompas Edisi Mei-Juni 2012.

ANALISIS PEMAKAIAN KATA SERAPAN DAN ISTILAH ASING DALAM ARTIKEL OPINI HARIAN KOMPAS Analisis Pemakaian Kata Serapan Dan Istilah Asing Dalam Artikel Opini Harian Kompas Edisi Mei-Juni 2012.

Validitas penelitian menggunakan triangulasi teori, yang dilakukan sebagai pengecekan atau pembanding terhadap data yang dianalisis. Oleh karena itu, triangulasi dengan teori dirasa lebih tepat digunakan dalam menganalisis klasifikasi kata yang termasuk bentuk serapan dan kata yang termasuk bentuk istilah asing kemudian disesuaikan dengan berdasarkan pada teori-teori untuk menyatakan kebenaran atau kevalidan data hasil penelitian. Adapun metode analisis data dalam penelitian ini adalah padan intralingual. Metode padan intralingual ini digunakan untuk menganalisis unsur bersifat intralingual, yang berada di dalam bahasa yang dianalisis (Mahsun, 2011: 117). Metode ini digunakan untuk mendeskripsikan kata serapan dan istilah asing yang terkandung dalam artikel opini harian Kompas edisi Mei-Juni 2012.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

ANALISIS DISFEMIA PADA KOLOM OPINI SURAT KABAR  HARIAN  Analisis Disfemia Pada Kolom Opini Surat Kabar Harian Bola Edisi Desember 2013 Serta Implikasinya Dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia Di SMA/SMK.

ANALISIS DISFEMIA PADA KOLOM OPINI SURAT KABAR HARIAN Analisis Disfemia Pada Kolom Opini Surat Kabar Harian Bola Edisi Desember 2013 Serta Implikasinya Dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia Di SMA/SMK.

Teknik keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi teori. Menurut Sutopo (2002:82) triangulasi teori dilakukan peneliti dengan menggunakan perspektif lebih dari satu teori dalam membahas permasalahan yang dikaji. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode padan referensial, pragmatik dan HBS. Menurut Sudaryanto (1993:13-14) metode padan alat penentunya di luar, terlepas, dan tidak menjadi bagian dari bahasa ( language ) yang bersangkutan. Penelitian ini menggunakan metode padan refrensial dengan teknik PUP (Pilah Unsur Penentu), karena alat penentunya yaitu kenyataan yang ditunjuk oleh bahasa atau referent bahasa. Sedangkan teknik padan pregmatik adalah teknik dengan daya pilah mitra wicara sebagai pembeda reaksi dan kadar kedengarannya (Sudaryanto,1993:25). Teknik padan pragmatik digunakan untuk menganalisis nilai rasa yang terkandung dalam penggunaan disfemia. Untuk mengimplikasikan hasil penelitian dengan pembelajaran Bahasa Indonesia, peneliti menggunakan metode padan teknik HBS. Teknik HBS yaitu teknik hubung banding menyamakan. Selain itu peneliti juga menggunakan metode padan teknik ganti. Menurut Sudaryanto (1993:48-49) teknik ganti yaitu untuk mengganti kadar kesamaan kelas atau kategori unsur terganti atau ginanti dengan unsur pengganti, khususnya bila tataran pengganti sama dengan tataran terganti atau tataran ginanti. Bila digantikan (saling menggantikan) berarti kedua unsur itu dalam kelas atau kategori yang sama.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

JENIS TULISAN (Reportase)

JENIS TULISAN (Reportase)

Semua tulisan di surat kabar, majalah, atau media cetak yang bukan berbentuk berita dapat disebut artikel.. Jika artikel itu dimuat dalam kolom opini, disebut artikel opini.[r]

7 Baca lebih lajut

ANALISIS KATA KETERANGAN MODALITAS DALAM KOLOM OPINI HARIAN SERAMBI INDONESIA

ANALISIS KATA KETERANGAN MODALITAS DALAM KOLOM OPINI HARIAN SERAMBI INDONESIA

Untuk memecahkan permasalahan tersebut di atas maka penulis tertarik untuk membuat sebuah penelitian yang bertujuan untuk menganalisis frekuensi, distribusi dan fungsi kata modalitas bahasa Indonesia dalam tajuk rencana harian waspada. Pembelajaran makna konjungsi yang dilaksanakan selami ini kurang produktif. Guru pada umumnya menerangkan hal-hal yang berkenaan dengan teori makna saja. Alternatif pemecahan yang penulis pilih dalam melaksanakan penelitian ini adalah kajian terhadap kata keterangan modalitas dalam kolom opini Harian serambi Indonesia.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PEMAKNAAN KARIKATUR CLEKIT PADA KOLOM OPINI JAWA POS (Studi Semiotik tentang Pemaknaan Karikatur Clekit pada Kolom Opini di Jawa Pos Edisi 3 April 2012)

PEMAKNAAN KARIKATUR CLEKIT PADA KOLOM OPINI JAWA POS (Studi Semiotik tentang Pemaknaan Karikatur Clekit pada Kolom Opini di Jawa Pos Edisi 3 April 2012)

Karikatur sebagai wahana penyampai kritik sosial seringkali kita temui di dalam berbagai media massa, baik media cetak maupun media elektronik. Di dalam media ini, karikatur menjadi pelengkap artikel dan opini. Keberadaannya biasanya disajikan sebagai selingan atau dapat dikatakan sebagai penyejuk setelah para pembaca menikmati artikel-artikel yang lebih serius dengan sederetan huruf yang cukup melelahkan mata dan pikiran. Meskipun sebenarnya pesan-pesan yang disampaikan dalam sebuah karikatur sama seriusnya dengan pesan-pesan yang disampaikan lewat berita dan artikel, namun pesan-pesan dalam karikatur lebih mudah dicerna karena sifatnya yang menghibur. Seringkali gambar itu terkesan lucu dan menggelikan sehingga membuat kritikan yang disampaikan oleh karikatur tidak begitu dirasakan melecehkan atau mempermalukan. (Indarto, 1999:5)
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Handout TIF214 INF210 Template Artikel Opini KomMas

Handout TIF214 INF210 Template Artikel Opini KomMas

Judul dan pengarang harus dalam format kolom tunggal dan harus terpusat. Setiap awal kata dalam judul harus huruf besar, kecuali untuk kata-kata pendek seperti, "sebuah", "dan", "di", "oleh", "untuk", "dari", "pada", "atau", dan sejenisnya. Penulisan penulis tidak boleh menunjukkan nama jabatan (misalnya Dosen Pembimbing), gelar akademik (misalnya Dr) atau keanggotaan dari setiap organisasi profesional (misalnya Senior Member IEEE).

3 Baca lebih lajut

Pengantar Redaksi | Redaksi | Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan 22941 44273 1 SM

Pengantar Redaksi | Redaksi | Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan 22941 44273 1 SM

Khazanah Edisi Maret 2016 menghadirkan beragam kajian kearsipan dari aspek konseptual kelembagaan hingga teknis tentang aplikasi di bidang kearsipan. Artikel pertama dalam Kolom Opini yang ditulis oleh Herman Setyawan memberikan gambaran tentang konsep penyelenggaraan lembaga kearsipan dalam sistem kearsipan di Indonesia setelah terbitnya UU No. 43 Tahun 2009. Sebuah kesadaran kolektif dari pimpinan, penyelenggaran lembaga kearsipan, SDM kearsipan/arsiparis maupun masyarakat umum diperlukan dalam mewujudkan sistem kearsipan nasional yang diamanatkan UU 43 Tahun 2009. A big statement for an awareness “Arsip Penting” seharusnya tak hanya sebatas retorika belaka. Dua artikel Kolom Opini lainnya memberikan inspirasi dalam pemanfaatan teknologi internet untuk membangun sebuah aplikasi kearsipan. Annisa Ni'matussholiha menyajikan aplikasi Google Drive untuk manajemen penyimpanan arsip elektronik bagi pelajar. Heri Abi Burachman Hakim menyajikan sebuah aplikasi bernama Omeka untuk mengelola arsip digital dalam berbagai format. Dua artikel ini sangat relevan dengan tuntutan penyelenggaraan kearsipan dalam manajemen modern saat ini.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBIASAAN MENGANALISIS ARTIKEL docx

PENGARUH PEMBIASAAN MENGANALISIS ARTIKEL docx

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembiasaan menganalisis artikel ilmiah terhadap keterampilan proses sains siswa di kelas X IPA 2 SMA Negeri 106 Jakarta pada materi Ekosistem. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 106 Jakarta, pada bulan Mei 2014. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kuasi Eksperimen dengan menggunakan desain Randomized Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi sebanyak 106 siswa pada kelas X IPA dan sampel yang digunakan melalui tahapan teknik cluster random sampling diperoleh kelas kontrol yaitu kelas X IPA 1 jumlah sampel sebanyak 36 siswa dan kelas X IPA 2 jumlah sampel sebanyak 35 siswa. Teknik pengumpulan data meggunakan teknik tes objektif pilihan ganda (multiple choice) yang disesuaikan dengan 5 indikator KPS yang digunakan yaitu: Mengajukan Pertanyaan, Inferensi, Klasifikasi, Komunikasi, dan Aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa terdapat perbedaan nilai gain yang diperoleh dari selisih hasil pretes dan postes masing-masing siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu 0,29 pada kelas eksperimen dan 0,11 pada kelas kontrol. Kemudian Untuk kelas eksperimen rata-rata KPS pretesnya adalah 63,9% dan kelas kontrol adalah 66,5%, sedangkan rata-rata KPS postesnya adalah 74,5% untuk kelas eksperimen dan 71,5% untuk kelas kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa kelas eksperimen memiliki keterampilan proses sains yang lebih baik dari pada kelas kontrol. Setelah dilakukan uji hipotesis menggunakan Uji Wilcoxon menunjukkan, W hitung yang diperoleh sebesar 28, dan
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

ANALISIS PEMAKAIAN KATA SERAPAN DAN ISTILAH ASING DALAM ARTIKEL OPINI HARIAN KOMPAS  Analisis Pemakaian Kata Serapan Dan Istilah Asing Dalam Artikel Opini Harian Kompas Edisi Mei-Juni 2012.

ANALISIS PEMAKAIAN KATA SERAPAN DAN ISTILAH ASING DALAM ARTIKEL OPINI HARIAN KOMPAS Analisis Pemakaian Kata Serapan Dan Istilah Asing Dalam Artikel Opini Harian Kompas Edisi Mei-Juni 2012.

Penelitian ini mengangkat masalah mengenai kata serapan dan istilah asing dalam artikel opini harian Kompas edisi Mei-Juni 2012. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) bentuk pemakaian kata serapan dan istilah asing dalam artikel opini harian Kompas edisi Mei-Juni 2012, (2) persamaan dan perbedaan kata serapan dengan istilah asing dalam artikel opini harian Kompas edisi Mei-Juni 2012.

13 Baca lebih lajut

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING CONCERN PADA PERUSAHAAN  Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penerimaan Opini Audit Going Concern Pada Perusahaan Manufaktur (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur di BEI Tahun

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING CONCERN PADA PERUSAHAAN Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penerimaan Opini Audit Going Concern Pada Perusahaan Manufaktur (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur di BEI Tahun

Pada variabel debt default diperoleh koefisien regresi sebesar (21,512) dan probabilitas sebesar (0,997 > 0,05) dengan demikian, status debt default pada perusahaan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern . Hasil penelitian ini tidak mendukung hipotesis kedua yang menyatakan bahwa status debt default berpengaruh terhadap penerimaan opini going concern. Hasil ini menunjukkan bahwa auditor dalam memberikan opini audit going concern tidak berdasarkan kegagalan dalam membayar hutang pokok perusahaan beserta bunganya pada saat waktu jatuh tempo, akan tetapi lebih cenderung melihat kondisi keuangan perusahaan secara keseluruhan. Hal ini disebabkan pula karena obyek penelitian ini adalah perusahaan yang kondisi keuangannya lebih kuat, hal ini ditunjukkan dengan lebih sedikitnya perusahaan sampel yang mengalami debt default . 3). Pengaruh Opini Audit Tahun Sebelumnya Terhadap Opini Audit Going
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Pengaruh Profitabilitas, Opini Audit Tahun  Sebelumnya, Pertumbuhan Perusahaan, Dan Leverage Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEI

Pengaruh Profitabilitas, Opini Audit Tahun Sebelumnya, Pertumbuhan Perusahaan, Dan Leverage Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEI

Fenomena lain yang terjadi di lapangan menunjukan banyak dari perusahaan yang go public menerima opini audit going concern dari auditor, yaitu keadaan perusahaan yang tidak sehat namun menerima pendapat unqualified. Kesalahan dalam memberikan opini audit akan berakibat fatal bagi para pemakai laporan keuangan tersebut. Pihak yang berkepentingan dalam laporan keuangan tersebut sudah tentu akan mengambil tindakan/ kebijakan yang salah pula. Hal ini berarti, menuntut auditor agar lebih mewaspadai hal-hal potensial yang dapat menggangu kelangsungan hidup suatu satuan usaha. Inilah alasan mengapa auditor bertanggungjawab atas kelangsungan hidup suatu entitas meskipun dalam batas waktu tertentu yaitu satu tahun sejak tanggal penebitan laporan auditor (SPAP, 2001 : 341.1 paragraf 5).
Baca lebih lanjut

106 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah - Pengaruh Profitabilitas, Opini Audit Tahun Sebelumnya, Pertumbuhan Perusahaan, Dan Leverage Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEI

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah - Pengaruh Profitabilitas, Opini Audit Tahun Sebelumnya, Pertumbuhan Perusahaan, Dan Leverage Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEI

Fenomena lain yang terjadi di lapangan menunjukan banyak dari perusahaan yang go public menerima opini audit going concern dari auditor, yaitu keadaan perusahaan yang tidak sehat namun menerima pendapat unqualified. Kesalahan dalam memberikan opini audit akan berakibat fatal bagi para pemakai laporan keuangan tersebut. Pihak yang berkepentingan dalam laporan keuangan tersebut sudah tentu akan mengambil tindakan/ kebijakan yang salah pula. Hal ini berarti, menuntut auditor agar lebih mewaspadai hal-hal potensial yang dapat menggangu kelangsungan hidup suatu satuan usaha. Inilah alasan mengapa auditor bertanggungjawab atas kelangsungan hidup suatu entitas meskipun dalam batas waktu tertentu yaitu satu tahun sejak tanggal penebitan laporan auditor (SPAP, 2001 : 341.1 paragraf 5).
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Artikel ilmiah Perangkat Lunak Password Bersama untuk poltek satu kolom

Artikel ilmiah Perangkat Lunak Password Bersama untuk poltek satu kolom

PNRG digunakan untuk menghasilkan bilangan acak yang terkendali yang akan digabungkan dengan password diproses dengan SHA menjadi message digest.Bilangan acak yang telah disisipkan dal[r]

8 Baca lebih lajut

TINDAK TUTUR DAN PELANGGARAN PRINSIP KESOPANAN DALAM KOLOM KOMENTAR ARTIKEL KOMPASIANA

TINDAK TUTUR DAN PELANGGARAN PRINSIP KESOPANAN DALAM KOLOM KOMENTAR ARTIKEL KOMPASIANA

(08D/Regional) Pada data (14 ) terdapat tindak tutur direktif „mengajak‟ yang disampaikan oleh Afandi Sido kepada 'kaca Mata Awam' dengan tuturan, “ yuk kita kopdaran kpan2 klo ke jogja, Mas Kacamata ” . Kata “yuk” sebagai kata seru untuk mengajak pada tuturan tersebut merupakan penanda lingual tindak tutur direktif „mengajak‟ . Melalui tuturan tersebut, Fandi Sido bermaksud mengajak 'kaca Mata Awam' untuk kopi darat (kopdar) atau bertemu di Yogyakarta. Pada umumnya para Kompasianer mulai saling mengenal melalui dunia maya. Mereka menulis artikel di Kompasiana dan saling mengomentari sehingga terjadi hubungan sosial yang erat. Di waktu-waktu tertentu, tidak jarang seorang atau sekelompok Kompasianer melakukan pertemuan secara langsung di tempat yang telah ditentukan sebelumnya. Pertemuan tersebut mereka manfaatkan untuk lebih mengenal satu sama lain, bersosialisasi, atau melakukan kegiatan yang bersifat kemanusiaan.
Baca lebih lanjut

141 Baca lebih lajut

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING CONCERN PADA PERUSAHAAN MANUFAKUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING CONCERN PADA PERUSAHAAN MANUFAKUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA.

Agar dapat menyajikan laporan keuangan yang dapat memenuhi kebutuhan informasi semua pihak yang berkepentingan, diperlukanlah satu pihak yang dapat independen untuk menyajikannya. Pihak yang dinilai independen dalam hal ini adalah auditor. Akuntan publik adalah pihak independen yang dianggap mampu menjembatani benturan kepentingan antara pihak prinsipal (pemegang saham) dengan pihak agen yaitu manajemen sebagai pengelola perusahaan. Untuk dapat menjalankan fungsi dan tugasnya dengan baik, auditor harus mampu menghasilkan opini audit yang berkualitas yang akan berguna tidak saja bagi dunia bisnis tetapi juga masyarakat luas. Pada saat ini, auditor mulai diminta pertanggungjawabannya untuk mengungkapkan informasi yang tidak sebatas hanya pada pada hal-hal yang ditampakkan dalam laporan keuangan tetapi juga harus mengungkapkan informasi seperti eksistensi dan kontinuitas entitas.
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

Bab 5 Menyajikan Gagasan Melalui Artikel

Bab 5 Menyajikan Gagasan Melalui Artikel

Bahasa dalam artikel bersifat ilmiah populer, berbeda dengan bahasa ilmiah pada umumnya. Penggunaan bahasa penting untuk diperhatikan untuk melihat sasaran pembacanya. Kecenderungan pembaca teks artikel adalah membaca tulisan yang tidak terlalu panjang, mudah dibaca, dan mudah dipahami. Oleh karena itu, pada saat membuat opini, gunakan bahasa yang komunikatif, tidak bertele-tele, dan ringkas penyajiannya. Dalam menggali gagasan dan argumentasi, gunakanlah kalimat yang efektif, efi sien, dan mudah dimengerti. Jika kamu menggunakan istilah asing atau bahasa daerah, buatlah padanan kata dalam bahasa Indonesia. Pada subpelajaran sebelumnya, kamu sudah dapat membedakan antara fakta dan opini penulis dalam sebuah artikel opini. Sekarang, kamu diminta menjadi seorang penulis artikel dengan mengungkapkan opini atau pendapatnya ke dalam sebuah kalimat yang baik dan benar.
Baca lebih lanjut

52 Baca lebih lajut

Dinas Kesehatan Sleman    File

Dinas Kesehatan Sleman File

Kiat Menulis Artikel Kiat Menulis Artikel Artikel atau yang sering disebut tulisan ilmiah Artikel atau yang sering disebut tulisan ilmiah populer adalah opini atau pendapat atau pop[r]

21 Baca lebih lajut

Artikel fakta dan opini docx

Artikel fakta dan opini docx

Sesuai dengan cara untuk membuktikan fakta salah satunya yaitu bisa menjawab pertanyaan apa, siapa, kapan, dimana dan berapa.. Jawaban : 8 buah es krim tersebut massa kedaluwarsanya ada[r]

4 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...