Top PDF MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN DISPOSIS MATEMATIK SISWA MDRASAH TSANAWAIYAH PEMBELAJARAN GEOMETRIK.

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN DISPOSIS MATEMATIK SISWA MDRASAH TSANAWAIYAH PEMBELAJARAN GEOMETRIK.

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN DISPOSIS MATEMATIK SISWA MDRASAH TSANAWAIYAH PEMBELAJARAN GEOMETRIK.

Untuk memperoleh soal yang baik, maka soal-soal tersebut diujicobakan agar diketahui tingkat validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda. Uji coba instrumen dilakukan di MTs Negeri Cikembar Kabupaten Sukabumi pada siswa kelas IX yang bukan sampel penelitian, uji coba instrumen dilakukan pada tanggal 4 April 2012 atas pertimbangan guru dan kepala sekolah dipilih kelas IX c sebagai kelas uji coba instrumen berpikir kreatif matematik. Langkah-langkah yang dilakukan dalam melaksanakan uji coba soal adalah sebagai berikut: Soal dikonsultasikan kepada dosen pembimbing dan didiskusikan dengan teman-teman program studi pendidikan matematika SPS UPI untuk melihat validitas isi dan validitas konstruk berkenaan dengan ketepatan alat ukur dengan materi yang akan diuji; kesesuaian antara indikator dan butir soal; kejelasan bahasa atau gambar dalam soal. Kemudian untuk melihat validitas empirik, dalam hal ini validitas banding tiap butir soal menggunakan korelasi produk momen dengan angka kasar.
Baca lebih lanjut

40 Baca lebih lajut

Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Komunikasi serta Disposisi Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMP Melalui Pembelajaran Inkuiri Model Alberta.

Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Komunikasi serta Disposisi Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMP Melalui Pembelajaran Inkuiri Model Alberta.

Kemampuan komunikasi matematis merupakan kemampuan untuk menafsrikan dan menyatakan suatu gagasan matematisa secara tertulis, lisan atau mendemontrasikan. Pada pembelajaran matematika dengan menggunakan pembelajaran tradisional, komunikasi masih merupakan largerly a one-way affair. Komunikasi siswa masih terbatas dalam jawaban verbal yang pendek atas berbagai pertanyaan yang diajukan oleh guru. Masalah yang diberikan guru, siswa mengalami kendala dalam hal bahasa maupun simbol-simbol matematika dalam mengemukakan dan menjelaskan di depan teman-temannya. Secara umum, komunikasi dapat diartikan sebagai suatu cara untuk menyampaikan pesan dari pembawa pesan ke penerima pesan untuk memberitahu, atau perilaku baik secara verbal, maupun tak langsung melalui media. Dalam berkomunikasi harus diperhatikan bagaimana caranya agar pesan yang akan disampaikan ke seseorang dapat dipahami oleh orang lain.
Baca lebih lanjut

59 Baca lebih lajut

Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Self-Concept Siswa SMP | Purwasih | Jurnal Didaktik Matematika 6783 17539 1 PB

Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Self-Concept Siswa SMP | Purwasih | Jurnal Didaktik Matematika 6783 17539 1 PB

Beberapa saran yang dapat diuraikan antara lain: (1) pembelajaran matematika dengan menggunakan pembelajaran PBM direkomendasikan sebagai alternatif dalam kegiatan pembelajaran matematika SMP. Tetapi perlu diketahui bahwa tidak semua materi matematika cocok dengan menggunakan strategi pembelajaran berbasis masalah oleh karena itu perlu pemilihan materi yang tepat; (2) pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran PBM ini terbatas pada kemampuan berpikir kreatif matematik pada pokok bahasan bangun ruang sisi lengkung. Sehingga peneliti selanjutnya dapat dikembangkan pada pokok bahasan lainnya; (3) bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk mengkaji tentang peningkatan kemampuan matematik lainnya melalui pembelajaran PBM seperti kemampuan pemahaman, kemampuan berpikir kritis, kemampuan berpikir logis, konekasi, pemecahan masalah, penalaran dan lain sebagainya. Selain itu, dapat dikaji pula pengaruh strategi ini terhadap disposisi matematik lainnya, seperti self-efficacy, kemandirian belajar dan disposisi lainnya.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SEARCH, SOLVE, CREAT, DAN SHARE (SSCS) UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KREATIF DAN KOMUNIKASI MATEMATIKA BERDASARKAN DISPOSISI MATEMATIKA PADA SISWA SMP - repo unpas

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SEARCH, SOLVE, CREAT, DAN SHARE (SSCS) UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KREATIF DAN KOMUNIKASI MATEMATIKA BERDASARKAN DISPOSISI MATEMATIKA PADA SISWA SMP - repo unpas

Irwan. (2011). Pengaruh Pendekatan Problem Posing Model Search, Solve, Create and Share (SSCS) dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis Mahasiswa Matematika. FMIPA Universitas Negeri Padang. Jurnal Penelitian Pendidikan Vo. 12 No. I

9 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN DISPOSISI MATEMATIK SISWA MADRASAH TSANAWIYAH MELALUI PEMBELAJARAN GENERATIF

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN DISPOSISI MATEMATIK SISWA MADRASAH TSANAWIYAH MELALUI PEMBELAJARAN GENERATIF

Menurut Osborne dan Wittrock (dalam Hulukati, 2005) bahwa esensi pembelajaran generatif adalah pikiran atau otak manusia bukanlah penerima informasi secara pasif tetapi aktif mengkonstruksi dan menafsirkan informasi dan selanjutnya menarik kesimpulan berdasarkan informasi itu. Pembelajaran generatif melibatkan aktivitas mental berpikir. Mental berpikir seseorang yang melakukan pembelajaran generatif akan berkembang sejalan dengan proses belajarnya. Pandangan lain tentang pembelajaran generatif oleh Wimberg dan Hollins (2002) adalah pada aspek teoritis pembelajaran generatif terkait erat dengan konstruktivisme, strategi pembelajaran yang mirip dengan pembelajaran kooperatif, menjelajahi perspektif, membangun pengetahuan di atas pengetahuan sebelumnya, secara aktif menghasilkan empat elemen ide-ide yaitu: ingat, integrasi, organisasi, dan elaborasi. Sedangkan dari aspek praktis terdiri dari Brainstorm , menghasilkan sub-masalah, sub-tujuan, dan strategi untuk mencapai tugas atau masalah yang lebih tinggi, dan membangun model mental atau mind mapping.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PengaruhPembelajaranBerbantuanGeogebraTerhadapKemampuanBerpikirKreatifdanSelf-ConceptSiswa(StudiKuasiEksperimenPadaSiswa Salah Satu SMPNegeridi Jakarta).

PengaruhPembelajaranBerbantuanGeogebraTerhadapKemampuanBerpikirKreatifdanSelf-ConceptSiswa(StudiKuasiEksperimenPadaSiswa Salah Satu SMPNegeridi Jakarta).

Di dalampelaksanaan proses pembelajarandibutuhkankomunikan (guru), metode pembelajaran, alat bantu untuk menyampaikan (media), urutan yang logis, dan suasana seluruh kegiatan (sistem). Dalam pembelajaran, peran guru sangatlah penting untuk menciptakan suatu kondisi lingkungan yang menyenangkan sehingga dapat mempengaruhi pembinaan dan membangkitkan kreativitas dalam kegiatan belajar. Tetapi,merancangpembelajaranmatematika yang sesuai dengan tujuan tidaklah mudah. Banyak dijumpai siswa yang mempunyai nilai rendah dalam sejumlah mata pelajaran, termasukpembelajaran Matematika.Hal inidapatdilihatberdasarkan survey yang dilakukanoleh TIMSS (Trend International Mathematics Science Study) Indonesia beradapadaurutan 34 dari 38 negara.
Baca lebih lanjut

57 Baca lebih lajut

PEMBELAJARAN PROBLEM POSING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA

PEMBELAJARAN PROBLEM POSING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA

Pelaksanaan pembelajaran dalam penelitian ini sesuai dengan tahapan pembelajaran Problem Posing oleh As‟ari (2000:43) . Terdapat sembilan langkah pembelajaran Problem Posingdalam penelitian ini.Langkah ke-1, menyiapkan bahan/alat pembelajaran. Guru menyiapkan bahan yang diperlukan yaitu Lembar Kerja Siswa, Lembar Problem Posing dan Lembar Problem Posing Individu. Alat yang diperlukan adalah penggaris dan busur papan tulis.Langkah ke-2, menjelaskan tujuan pembelajaran. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang diharapkan untuk dicapai siswa setelah melaksanakan pembelajaran.Langkah ke- 3,menjelaskan materi pembelajaran. Guru melakukan tanya jawab mengenai materi prasyarat yang harus dikuasai siswa sebelum mempelajari materi inti. Setelah itu guru memberikan penjelasan dan tanya jawab mengenai materi yang dipelajari. Untuk memantapkan pemahaman siswa, guru meminta siswa mengerjakan soal-soal yang berkaitan dengan materi. Kemudian dilakukan pembahasan dan diskusi kelas mengenai jawaban soal-soal tersebut.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

t ipa 0808070 chapter2

t ipa 0808070 chapter2

Berpikir berkaitan dengan apa yang terjadi di dalam otak manusia dan fakta-fakta yang ada dalam lingkungan sekitar. Hasil utama dari proses berpikir dapat membangun pengetahuan, penalaran, dan proses yang lebih tinggi mencapai tahapan mempertimbangkan. Kemampuan berpikir reflektif dalam matematika yang memuat kemampuan berpikir kritis dan kemampuan berpikir kreatif, akan berkesempatan dimunculkan dan dikembangkan ketika siswa sedang berada dalam proses yang intens dalam pemecahan masalah matematika yang membutuhkan keterampilan, pemahaman, penalaran, dan ketelitian.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

t ipa 0808070 bibliography

t ipa 0808070 bibliography

Pengaruh Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Open-Ended terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematik Siswa SMA Bandung.Bandung: Tesis SPS UPI: Tidak diterbitkan.. Konsep[r]

4 Baca lebih lajut

t mtk 0907608 chapter5

t mtk 0907608 chapter5

3. Penggunaan lembar kegiatan siswa dapat membantu siswa untuk mengkonstruksi pemahamannya, sehingga seyogyanya penyusunan lembar kegiatan siswa memperhatikan pula kemampuan-kemampuan matematik apa saja yang ingin ditingkatkan dan dapat membantu siswa mengembangkan kemampuan matematiknya.

3 Baca lebih lajut

t mtk 0907564 bibliography

t mtk 0907564 bibliography

Widjajanti, Djamilah Bondan. (2010). Analisis Implementasi Strategi Perkuliahan Kolaboratif Berbasis Masalah dalam Mengembangkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, Kemampuan Komunikasi Matematis, dan Keyakinan Terhadap Pembelajaran Matematika. Disertasi pada SPs UPI Bandung: Tidak diterbitkan.

4 Baca lebih lajut

Euis Istianah  Kritis & Kreatif   (MEAs)

Euis Istianah Kritis & Kreatif (MEAs)

Selain proses pembelajaran yang dianggap baru, pembelajaran dengan pendekatan MEAs yang dirancang pada penelitian ini dibagi dalam tiga kategori yaitu “masalah realistis, kelompok kecil, dan model”, yang jika ditelaah lebih lanjut pembelajaran dengan pendekatan MEAs yang diberikan pada kelas eksperimen yaitu siswa dilatih menyelesaikan masalah-masalah realistis dalam bentuk model matematika secara berkelompok. Pada saat proses pembelajaran, siswa juga diajak untuk melakukan kegiatan menggambar atau mempresentasikan suatu masalah yang didiskusikannya. Hal ini sangat berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa, terutama siswa lebih “lentur” dalam menghasilkan ide -ide matematika yang beragam pada saat mengkreasikan model matematika seperti yang diharapkan pada penelitian ini,namun tidak terhadap kemampuan berpikir kritis matematik siswa.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

T MAT 1201565 bibliography

T MAT 1201565 bibliography

Hendriana. (2009). Pembelajaran dengan Pendekatan Metaphorical Thinking untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematik, Komunikasi Matematik dan Kepercayaan Diri Siswa Sekolah Menengah Pertama. Disertasi. SPS UPI: Tidak diterbitkan.

6 Baca lebih lajut

T MAT 1201565 chapter1

T MAT 1201565 chapter1

Berkaitan dengan sikap, Ruseffendi (1991) mendefinisikan sikap positif siswa yaitu dapat mengikuti pelajaran dengan sungguh-sungguh, dapat menyelesaikan tugas yang diberikan dengan baik, tuntas dan tepat waktu, berpartisipasi aktif dalam diskusi dan dapat merespon dengan baik tantangan yang diberikan. Sedangkan Neale (dalam Arwana, 2006) memaparkan pengertian sikap sebagai ukuran suka atau tidak suka seseorang siswa tentang matematika, yaitu kecenderungan seseorang terlibat atau menghindar dari kegiatan matematika. menurut Alport (dalam Suherman dan Winataputra, 1992: 24) sikap yaitu (1) sikap merupakan suatu kecenderungan dalam diri individu yang diwujudkan dalam bentuk kesiapan mental dan fisik; (2) sikap merupakan wujud dari respon atau tanggapan individu terhadap sesuatu atau sejumlah objek dan stimulus yang dihadapi; (3) sikap merupakan kecenderungan dan manifestasi yang diorganisasikan melalui pengamatan individu sebelumnya; dan (4) sikap berfungsi untuk memberi arah dan langkah kepada individu yang diwujudkan dalam bentuk respon terhadap objek sikap. Sikap positif ataupun negatif yang dialami siswa pada saat proses pembelajaran secara terus menerus akan berpengaruh pada kemampuan matematis siswa dalam belajar matematika. jadi, terdapat hubungan antara kemampuan berpikir kreatif matematis dengan disposisi berpikir kreatif matematis, begitupun dengan kemampuan berpikir kreatif matematis dengan kemampuan komunikasi matematis.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

t mtk 0808252 bibliography

t mtk 0808252 bibliography

Rohaeti, E. E. (2008). Pembelajaran dengan Pendekatan Eksplorasi untuk Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Matematik Siswa Sekolah Menengah Pertama. Disertasi Sekolah Pasca Sarjana UPI. Bandung: Tidak dipublikasikan.

4 Baca lebih lajut

T MTK 1201706 Chapter5

T MTK 1201706 Chapter5

1. Model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) dapat diterapkan dengan syarat pada tahap review siswa harus mampu menguasai materi prasyarat agar dapat mengembangkan kemampuan berpikir kreatif dan pembuktian matematis yang lebih baik.

2 Baca lebih lajut

T MAT 1201565 table of content

T MAT 1201565 table of content

Kemampuan Berpikir Kreatif dan Komunikasi serta Disposisi Berpikir Kreatif Matematis ..................................... 57 Tabel 4.2 Statistik Deskriptif Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis 59 Tabel 4.3 Uji Normalitas Rerata Pretes Kemampuan Berpikir Kreatif

5 Baca lebih lajut

T MAT 1201565 chapter3

T MAT 1201565 chapter3

Setelah penyusunan kisi-kisi tes kemampuan berpikir kretaif dan komunikasi matematis dibuat selanjutnya peneliti berkonsultasi dengan dua orang dosen pembimbing, dengan maksud untuk mendapat masukan perbaikan tes mulai dari kisi-kisi, tujuan yang ingin dicapai, indikator kemampuan yang diukur baik dari perbaikan redaksi soal dan gambar dari setiap butir, agar instrumen tes yang dibuat memiliki validitas isi dan validitas muka yang baik dan dapat dipergunakan. Selanjutnya pemeriksaan validitas isi dan validitas muka dilakukan oleh dua orang mahasiswa S3 pendidikan matematika UPI.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Pengaruh Teknik Mencatat Menggunakan Peta Pikiran (Mind Map) Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematik Siswa SD Pada Aspek Elaborasi

Pengaruh Teknik Mencatat Menggunakan Peta Pikiran (Mind Map) Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematik Siswa SD Pada Aspek Elaborasi

Selain itu peran seorang guru juga sangat dibutuhkan dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, karena guru adalah tenaga pengajar yang secara langsung melaksanakan proses pendidikan. Dalam UU RI No.20 Tahun 2003 pasal 1 ayat 1 menjelaskan: “Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, Bangsa dan Negara”. 3
Baca lebih lanjut

214 Baca lebih lajut

Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Matematik dengan Pendekatan Model Eliciting Activities (MEAs) pada Siswa SMA.

Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Matematik dengan Pendekatan Model Eliciting Activities (MEAs) pada Siswa SMA.

Instrumen untuk tes kemampuan berpikir kritis dan berpikir kreatif matematik disusun dengan memperhatikan tiap indikator kemampuan berpikir kritis dan berpikir kreatif matematik yang diberikan dalam bentuk uraian. Penyusunan tes diawali dengan penyusunan kisi-kisi tes berpikir kritis dan berpikir kreatif matematik, kemudian dilanjutkan dengan menyusun soal beserta kunci jawaban (Lampiran B). Soal yang dibuat selanjutnya dimintai pertimbangan kepada rekan-rekan mahasiswa S2 pendidikan matematika yang berstatus guru dan dianggap kompeten di bidang matematika khususnya materi persamaan, fungsi, dan pertidaksamaan kuadrat. Setelah itu soal-soal dikonsultasikan kepada dosen pembimbing guna mengetahui bahwa tes yang digunakan sudah baik.
Baca lebih lanjut

55 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...