Top PDF Menurut Al-Qur`an dan As-Sunnah

Menurut Al-Qur`an dan As-Sunnah

Menurut Al-Qur`an dan As-Sunnah

Jika anda bermimpi melihat Al Qur'an, menandakan ada rahmat dari Tuhan yang besar untuk anda, dan mimpi Al Qur'an turun dari langit masuk kekepala anda dengan bentuk kertas yang panjang dan tiada putus bersirat anda memiliki banyak peluang untuk masuk kedunia yang anda inginkan hidup anda penuh dengan pilihan, semoga anda dapat pilihan yang benar, dan jauhi segala larangan Tuhan karna anda akan selalu dicoba dengan kemaksiatan entah itu datangnya dari kesusahan, atau kesenangan dunia. Dan bila anda lolos dari segala cobaan maka segala yang anda ucapkan akan dikabulkan oleh Yang Maha Kuasa. (hati-hati menyumpahi orang lain, karena ucapan anda cepat didengar Tuhan).
Baca lebih lanjut

108 Baca lebih lajut

STRATEGI MENGHADAPI ORANG MUNAFIK MENURUT AL-QUR`AN

STRATEGI MENGHADAPI ORANG MUNAFIK MENURUT AL-QUR`AN

Dan (di antara orang-orang munafik itu) ada orang-orang yang mendirikan mesjid untuk menimbulkan kemudharatan (pada orang-orang mu'min), untuk kekafiran dan untuk memecah belah antara orang-orang mu'min serta menunggu kedatangan orang-orang yang telah memerangi Allah dan Rasul- Nya sejak dahulu. Mereka sesungguhnya bersumpah: "Kami tidak menghendaki selain kebaikan." Dan Allah menjadi saksi bahwa sesungguhnya mereka itu adalah pendusta (dalam sumpahnya). (Qs. Al-Tawbah/9: 107) Ayat ini turun berkenaan dengan sekelompok orang munafik yang membangun masjid untuk menyaingi masjid Quba dan dalam rangka memecah belah kaum muslimin. Menurut riwayat, jumlah orang-orang munafik yang membangun masjid yang dikenal dengan nama masjid dhirar itu ada dua belas orang. Setelah selesai membangun masjid, mereka mendatangi Rasulullah saw. yang tengah bersiap- siap akan pergi ke Tabuk seraya berkata, "Wahai Rasulullah kami telah membangun masjid untuk mereka yang sakit, yang punya keperluan dan yang mau berlindung dari hujan di malam hari. Kami berharap engkau datang dan shalat di masjid itu sekaligus mendo'akan keberkahan untuk kami." Maka Rasulullah saw. berkata, "Aku akan berangkat, Insya Allah setelah pulang nanti, kami akan datang dan shalat di masjid kalian." 45
Baca lebih lanjut

245 Baca lebih lajut

Konsep AKAL menurut Tinjauan Al Qur an a

Konsep AKAL menurut Tinjauan Al Qur an a

Kata Al Dzikr. Hanna Kassis (1983) melihat hubungan organik antara fikr dan dzikr melalui penulusuran kata fakkara. Kata itu, disamping bermakna seperti disebut di atas, juga mengandung arti to reflect (merenung) sehingga dalam proses berpikir terkandung juga kegiatan yang bersifat refleksi (permenungan) terhadap obyek yang dipikirkan itu. Ketika seseorang berpikir, ia tidak hanya memperoleh informasi (data- data atau fakta-fakta) saja. Ia juga dan ini yang paling utama- memperoleh hikmah dan kebijaksanaan. Banyak orang memiliki ilmu, tetapi sedikit saja yang memiliki kebijaksanaan. Dan seutama-utamanya berfikir adalah berpikir menuju hikmah itu. Semakin dalam seseorang berpikir, semakin tajam kekuatannya, dan itu berarti semakin bijaksanalah dia. Al Quran berulang-ulang menandaskan bahwa hikmah itu dapat diberikan kepada siapa saja. Siapa yang telah memperoleh hikmah, ia sesungguhnya telah diberi nikmat yang banyak (QS Al Baqarah [2]: 269). Tadzakkur adalah salah satu tugas akal yang paling tinggi. Dan dzakirah (ingatan) adalah tempat penyimpanan pengetahuan dan informasi yang diperoleh manusia untuk dipergunakannya pada saat dibutuhkan. Manusia, menurut Qardhawi, tidak bisa hidup tanpa tadzakkur dan dzakirah. Entah di dunia, entah di akhirat.
Baca lebih lanjut

31 Baca lebih lajut

PENERIMAAN UPAH PEKERJA HARIAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM ( Studi Kasus Para Pekerja Toko Pakaian di Pasar Tengah Bandar Lampung ) - Raden Intan Repository

PENERIMAAN UPAH PEKERJA HARIAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM ( Studi Kasus Para Pekerja Toko Pakaian di Pasar Tengah Bandar Lampung ) - Raden Intan Repository

Berdasarkan masalah yang ditemukan dilapangan yang telah dijelaskan pada BAB III dan merujuk pada BAB II tentang dasar hukum upah mengupah dalam Al-Quran dan As-Sunnah, dapat dipaparkan bahwa pengupahan yang dilakukan oleh pemilik toko pakaian di pasar tengah Bandar Lampung belum sesuai dengan hukum Islam karena adanya ketidakadilan dalam memberikan upah, pada hakikatnya pekerjaan yang dilakukan pegawai toko itu sama rata hanya penyebutan dari pemilik toko terhadap pegawai itu yang berbeda, maka hal itu menjadi adanya perbedaan dalam pemberian upah tersebut, tergantung pada keadaan toko ramai atau tidaknya, dalam hal ini tidak sesuai dengan Hadis riwayat Abu Sa‟id Al-Khudri, Nabi SAW bersabda:
Baca lebih lanjut

99 Baca lebih lajut

Manusia Menurut Konsep Al-Qur`an dan Sains

Manusia Menurut Konsep Al-Qur`an dan Sains

This paper aimed to explore the human concept in the perspective of the Qur'an, Muslim scientists and Western (secular) scientists.. This research is a qualitative research using content analysis method. The source of this research data in the form of Qur'an and literature books related to the history of human development, both from the perspective of Islam and Western science. Data analysis with qualitative approach with steps are categorized, reduced, compared, verified and finally concluded. The results of this study confirm that; First; The Qur'an as a source of knowledge has illustrated how the essence of humanity starts from the origin of human creation, the potential given by God to man and the task and purpose of the creation of man himself. Second; Humans in the perspective of Muslim scientists reinforce and prove the conformity between the concept of the Qur'an and the concept of science. Third; The concept of man in the perspective of the Western (secular) sciences negated the element of the Creator (God) in the process of human existence. This concept is getting weaker and gets a lot of rebuttal from various parties.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

7 BAB II NILAI-NILAI PENDIDIKAN AKHLAK DALAM KITAB TAISIRUL KHALLAQ KARYA SYEIKH HAFIDH HASAN AL-MAS’UDI

7 BAB II NILAI-NILAI PENDIDIKAN AKHLAK DALAM KITAB TAISIRUL KHALLAQ KARYA SYEIKH HAFIDH HASAN AL-MAS’UDI

1. Skripsi karya abdul Kirom yang berjudul “Nila i-Nilai Pendidikan Akhlak Dalam Kitab Wasaya Al- Aba „lil Abna‟ Karangan Syaikh Muhammad Syakir dan Relevansinya Terhadap pendidikan Agama Islam” yang membahas unsur-unsur nilai akhlak yang dikembangkan dalam Kitab Wasaya Aba „lil Abna‟ yang sangat relevan dengan pendidikan agama Islam saat ini, yaitu jika ditinjau dari tujuannya yang menitik beratkan pada tercapainya kebaikan berupa kemampuan peserta didik berakhlak karimah, yang sesuai dengan Al- Quran dan Sunnah dalam kehidupan sehari-hari baik dalam keadaan ramai maupun pada saat sendiri. Serta ditinjau dari materi yang ditawarkan maupun metode yang dipakai dalam menyampaikan pendidikan akhlak, dalam Kitab Wasaya Al- aba‟ lil abna‟ ini dapat dijadikan sebagai rujukan dalam pembelajaran pendidikan agama islam.
Baca lebih lanjut

38 Baca lebih lajut

Kisah perseteruan nabi adam as dan iblis dalam al-qur'an - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Kisah perseteruan nabi adam as dan iblis dalam al-qur'an - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Tesis dengan judul “Kisah Perseteruan Adam as. dan Iblis dalam Al- Quran (Studi Komparasi Tafsir al-Quran al-A ẓīm dan Tafsir al-Misbah) ” ini ditulis oleh Uswatun Hasanah dengan di bimbing oleh Dr. H. Abad Badruzaman, Lc., M.Ag. dan Dr. Salamah Noorhidayati, M.Ag.

18 Baca lebih lajut

SISTEMATIKA AL-QUR`AN (Mengungkap Rahasia Susunan Surat dalam Al-Qur`an)

SISTEMATIKA AL-QUR`AN (Mengungkap Rahasia Susunan Surat dalam Al-Qur`an)

Sedangkan surat dan susunannya dalam Mushaf adalah hasil konstruksi yang dilakukan Nabi saw. sendiri melalui bimbingan dari Tuhan. Meski demikian, menurut Bell, Nabi juga melakukan beberapa perubahan beberapa susunan, seperti menyusun sebuah surat yang terdiri dari beberapa ayat yang turun secara terpisah, menaskh, menyesuaikan rima (saj’) , dan sebagainya. 16 Dalam hal ini, Bell melihat adanya beberapa ayat yang tidak sesuai jika dilihat dari segi kebahasaannya. Dengan memperhatikan uslûb ayat, ia membuat kesimpulan bahwa di akhir surat al-Zumar terdapat ayat yang terisolasi. Menurutnya, ayat 75 ini seharusnya berada tepat setelah ayat 69. Asumsi ini didasarkan pada kandungan ayat yang menceritakan suasana pada yaum al-hisâb. Namun sebelumnya, pada ayat 69-70 telah ada ketetapan pasti mengenai nasib setiap orang di akhirat. Orang-orang kafir masuk neraka, dan orang-orang yang bertakwa, akan masuk surga. Melihat kandungan ayat dan gaya bahasanya ini, Bell berkesimpulan bahwa nabi melakukan perubahan susunan melalui isolasi ayat 75 yang seharusnya berada pada posisi lima ayat lebih awal. Perubahan susunan berdasarkan uslûb ayat ini terlihat pada kritik Bell bahwa ayat 69 s.d. 74 adalah Madaniyyah. Sedangkan surat ini, tertulis sebagai surat Makkiyah. 17
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

PERBEDAAN BANK KONVENSIONAL DAN SYARIAH PARAMETER BANK SYARIAH BANK KONVENSIONAL Landasan hukum Al Qur`an & as Sunnah + Hukum positif Hukum positif Basis Operasional Bagi hasil Bung[r]

11 Baca lebih lajut

Konsep Pemikiran Al 'Ijazul Al 'Ilmi (Mu'jizat Ilmiah) Harun Yahya Dalam Analisis Pemberdayaan Masyarakat Islam

Konsep Pemikiran Al 'Ijazul Al 'Ilmi (Mu'jizat Ilmiah) Harun Yahya Dalam Analisis Pemberdayaan Masyarakat Islam

darwinisme. Karya-karya yang lain yaitu: teori evolusi, nilai akhlaq dalam al- Quran, ilmu al-Quran, index al-Quran, hijrah di jalan Allah, hukumhukum al- Quran yang diabaikan, karakter manusia dalam masyarakatjahiliyyah, pentingnya sabar dalam al-Quran, pengetahuan umum dari al- Quran, memahami iman dengan mudah 1-2-3, pemikiran dangkal kaum kafir, iman yang sempurna, sebelum anda menyesal, perkataan para rasul, kasih sayang orang mukmin, takut kepada Allah, mimpi buruk kekafiran, nabi Isa akan datang kembali, al-Quran memberi keindahan pada kehidupan, beragam keindahan ciptaan Allah 1-2-3- 4, perbuatan dosa bernama: „mencela ‟ , rahasia dibalik ujian, hikmah yang benar menurut al- Quran, perjuangan melawan agama kaum yang tidak beragama, tarbiyyah nabi Yusuf, bersekutu dalam kebaikan, fitnah terhadap umat islam sepanjang sejarah, urgensi mengikuti perkataan yang baik, mengapa menipu diri sendiri?, Islam: agama mudah, kegembiraan dan keteguhan dalam al-Quran, melihat kebaikan pada segala hal, bagaimana orang bodoh menafsirkan al-Quran?, sejumlah rahasia al-Quran, keberanian orang mukmin 11
Baca lebih lanjut

136 Baca lebih lajut

Konsep Pempikiran Al   ‘Ijazul Al – ‘Ilmi (Mu’jizat Ilmiah) Harun Yahya Dalam Analisis Pemberdayaan Masyarakat Islam

Konsep Pempikiran Al ‘Ijazul Al – ‘Ilmi (Mu’jizat Ilmiah) Harun Yahya Dalam Analisis Pemberdayaan Masyarakat Islam

darwinisme. Karya-karya yang lain yaitu: teori evolusi, nilai akhlaq dalam al- Quran, ilmu al-Quran, index al-Quran, hijrah di jalan Allah, hukumhukum al- Quran yang diabaikan, karakter manusia dalam masyarakatjahiliyyah, pentingnya sabar dalam al-Quran, pengetahuan umum dari al- Quran, memahami iman dengan mudah 1-2-3, pemikiran dangkal kaum kafir, iman yang sempurna, sebelum anda menyesal, perkataan para rasul, kasih sayang orang mukmin, takut kepada Allah, mimpi buruk kekafiran, nabi Isa akan datang kembali, al-Quran memberi keindahan pada kehidupan, beragam keindahan ciptaan Allah 1-2-3- 4, perbuatan dosa bernama: „mencela ‟ , rahasia dibalik ujian, hikmah yang benar menurut al- Quran, perjuangan melawan agama kaum yang tidak beragama, tarbiyyah nabi Yusuf, bersekutu dalam kebaikan, fitnah terhadap umat islam sepanjang sejarah, urgensi mengikuti perkataan yang baik, mengapa menipu diri sendiri?, Islam: agama mudah, kegembiraan dan keteguhan dalam al-Quran, melihat kebaikan pada segala hal, bagaimana orang bodoh menafsirkan al-Quran?, sejumlah rahasia al-Quran, keberanian orang mukmin 11
Baca lebih lanjut

136 Baca lebih lajut

KONSEP DESAKRALISASI AL-QUR’AN MENURUT NASR HAMID ABU ZAYD  Konsep Desakralisasi al-Qur'an Menurut Nasr Hamid Abu Zayd.

KONSEP DESAKRALISASI AL-QUR’AN MENURUT NASR HAMID ABU ZAYD Konsep Desakralisasi al-Qur'an Menurut Nasr Hamid Abu Zayd.

Pertama, dekontruksi al- Quran . Nasr Hamid Abu Zayd berpendapat bahwa al- Quran adalah produk budaya; al- Quran adalah fenomena sejarah; al- Quran adalah Teks manusiawi; dan al- Quran adalah teks bahasa Arab biasa, seperti teks-teks lainnya, maka semua pendapat Abu Zayd tersebut jelas-jelas mendekontruksi al- Quran , menggugat outentisitas dan kesakralannya, serta menjebol konsep dasar tentang al- Quran yang selama ini diyakini kaum muslimin, bahwa al- Quran itu, baik lafazh maupun maknanya adalah dari Allah Swt.; bukan produk budaya Arab, di mana al- Quran itu ditirunkan; dan juga bukan fenomena sejarah, di mana al- Quran harus tunduk pada peraturan sejarah. Dalam konsep Islam, Nabi Muhammad Saw. hanyalah sekedar menyampaikan, dan tidak mengapresiasi atau mengolah wahyu yang diterimanya, untuk kemudian disampaikan kepada umatnya, sesuai dengan iterpretasinya yang dipengaruhi kejiwaan, sosial, dan budaya, setempat dan seketika itu. Posisi beliau dalam menerima dan menyampaikan wahyu memang “ pasif ” , hanya sebagai “ penyampai ” apa-apa yang diwahyukan kepadanya. Beliau tidak menambah dan mengurangi apa-apa yang disampaikan Allah kepada beliau melalui Malaikat Jibril.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

1 Meniti Al-Qur'an As-Sunnah Menurut Pemahaman Salafus Shalih

1 Meniti Al-Qur'an As-Sunnah Menurut Pemahaman Salafus Shalih

Allah juga memberi jaminan bagi siapa saja yang mengikuti rasul. Allah telah berrman tentang beliau, Dan sesungguhnya pada kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang benar. (QS. 42: 52). Akan tetapi faktor yang membuat kelompok-kelompok dalam Islam itu menyimpang dari jalan yang lurus adalah kelalaian mereka terhadap rukun ketiga yang sebenarnya telah diisyaratkan dalam Al-Qur'an dan As-Sunnah, yakni memahami Al-Qur'an dan As-Sunnah menurut pemahaman salafus shalih. Surat Al-Fatihah secara gamblang telah menjelaskan ketiga rukun tersebut. Firman Allah,
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

KONSEP BELAJAR MENURUT AL-QUR‟AN SURAH AL-„ALAQ AYAT 1-5

KONSEP BELAJAR MENURUT AL-QUR‟AN SURAH AL-„ALAQ AYAT 1-5

Menurut Quraish Shihab mengatakan Kata ( ا ) al-qalam pada ayat ini terambil dari kata kerja ( ) qalama yang berarti memotong ujung sesuatu. Alat yang digunakan untuk menulis dinamai pula qalam karena pada mulanya alat tersebut dibuat dari suatu bahan yang dipotong dan diperuncing ujungnya. Kata qalam dapat berarti hasil dari penggunaan alat tersebut, yakni tulisan. Makna di atas dikuatkan oleh firman Allah, yakni firman-Nya: Nun demi Qalam dan apa yang mereka tulis. Apalagi disebutkan dalam sekian banyak riwayat bahwa awal surah Al-Qalam turun setelah akhir ayat kelima surah Al- ‘Alaq. Ini berarti dari segi masa turunnya kedua kata qalam tersebut berkaitan erat, bahkan bersambung walaupun urutan penulisannya dalam mushaf tidak demikian. Dari uraian di atas kita dapat menyatakan bahwa Allah mengajarkan manusia dengan pena yakni dengan sarana dan usaha mereka.
Baca lebih lanjut

131 Baca lebih lajut

PROSES KEJADIAN MANUSIA MENURUT AL-QUR`AN

PROSES KEJADIAN MANUSIA MENURUT AL-QUR`AN

Setelah tahapan selesai pembentukan manusia, Allah Swt meniupkan ruh dalam tubuh manusia agar bisa hidup dan berfungsi sebagai makhluk-Nya, sesuai dengan firman Allah Swt dalam surat Al-Sajadah ayat 9: " Kemudian dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh (ciptaan)-Nya dan dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur " .

8 Baca lebih lajut

Artinya : Tafsir bi al-ma’tsur mencakup segala bentuk penjelasan dan

Artinya : Tafsir bi al-ma’tsur mencakup segala bentuk penjelasan dan

Artinya : Tafsir bi al- ma’tsur ialah tafsir yang berdasarkan pada kutipan yang shahih menurut urutannya, yaitu menafsirkan al-Qur`an dengan al-Qur`an atau dengan Sunnah karena ia berfungsi menjelaskan kitab Allah, dengan perkataan sahabat karena merekalah yang paling mengetahui kitab Allah, atau dengan apa yang dikatakan tokoh-tokoh besar tabi‟in karena pada umumnya mereka menerimanya dari para sahabat.

12 Baca lebih lajut

Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Al-Qur`an dan As-Sunnah

Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Al-Qur`an dan As-Sunnah

Ayat-ayat Al-Qur`an yang Menjelaskan Keutamaan Menuntut Ilmu dan Kedudukan Ulama Allah Ta'ala berfirman menerangkan keutamaan ulama dan apa-apa yang mereka miliki dari kedudukan dan ket[r]

6 Baca lebih lajut

Analisis Kinerja Bank Konvensional Dan Bank Syariah Di Indonesia

Analisis Kinerja Bank Konvensional Dan Bank Syariah Di Indonesia

memberi pesan kepada masyarakat terutama investor asing bahwa perbankan Indonesia dapat dipercaya. Karena memiliki ketahanan modal yang kuat dalam menutupi resiko kredit. Menurut Bank Indonesia pada laporan Perkembangan Moneter, Sistem Pembayaran dan Perbankan (2010) perbaikan stabilitas sektor keuangan didukung oleh cukup kuatnya kinerja perbankan yang mencapai 17,4 % pada akhir Desember 2010. Selama semester laporan, CAR mencapai puncaknya pada September 2009, yaitu 17,7 %. Sejalan cukup kuatnya kinerja perbankan, pada bulan Januari 2010 Fitch (lembaga pemeringkat dari Amerika Serikat) menaikkan rating beberapa bank besar di Indonesia dari BB menjadi BB + , sedangkan Moody’s
Baca lebih lanjut

164 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...