Top PDF METODE PEMBELAJARAN DAN MODIFIKASI BOLA PADA PROSES PEMBELAJARAN BOLAVOLI

METODE PEMBELAJARAN DAN MODIFIKASI BOLA PADA PROSES PEMBELAJARAN BOLAVOLI

METODE PEMBELAJARAN DAN MODIFIKASI BOLA PADA PROSES PEMBELAJARAN BOLAVOLI

Dari sekian banyak bentuk aktivitas bermain, bola voli merupakan salah satu bentuk permainan cabang olahraga yang memiliki nilai pendidikan yang sangat tinggi. Oleh karena itu permainan olahraga bola voli seharusnya telah diperkenalkan kepada anak-anak sejak usia dini. Hal ini tentu diperlukan suatu tindakan yang mendukung terciptanya pembelajaran yang efektif. Guru harus terampil dalam memilih strategi pembelajaran agar pembelajaran efektif, efisien, refleksi dan terus menerus untuk selalu mencari perbaikan. Guru yang mengajar harus selalu memperhatikan kesulitan siswa dan memahami serta berupaya menyesuaikan bahan dengan peserta didik (Setiana, dkk., 2013: 2)
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN DRILL DENGAN MODIFIKASI BOLA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING ATAS BOLAVOLI PADA SISWA KELAS VIII A SMP KRISTEN 4 MONGINSIDI SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 20162017

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN DRILL DENGAN MODIFIKASI BOLA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING ATAS BOLAVOLI PADA SISWA KELAS VIII A SMP KRISTEN 4 MONGINSIDI SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 20162017

Hasil analisis data dapat disampaikan sebagai berikut: hasil belajar passing atas bolavoli siswa pada Siklus I dari 20 siswa mencapai 65.00% atau sebanyak 13 siswa sudah masuk kriteria tuntas dan pada Siklus II meningkat mencapai 85.00% atau sebanyak 17 siswa sudah masuk kriteria tuntas, sedangkan pada akhir siklus II ada 3 siswa yang belum tuntas. Berdasarkan hasil analisis data, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran drill dengan modifikasi bola dapat meningkatkan hasil belajar passing atas bolavoli pada siswa kelas VIII A SMP Kristen 4 Monginsidi Surakarta tahun pelajaran 2016/2017.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENINGKATAN PEMBELAJARAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA MENGGUNAKAN MODIFIKASI BOLA PLASTIK

PENINGKATAN PEMBELAJARAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA MENGGUNAKAN MODIFIKASI BOLA PLASTIK

Penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar menggiring bola menggunakan modifikasi bola plastik. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan bentuk penelitian tindakan kelas. subjek penelitian adalah kelas XI A SMK PGRI Pontianak yang terdiri dari 10 siswa putri dan 18 siswa putra. Teknik pengumpul data menggunakan pengukuran dengan alat pengumpulan data berupa tes. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penerapan metode pembelajaran menggiring bola dengan modifikasi bola plastik dapat meningkatkan kemampuan menggiring bola. Hal tersebut terbukti dengan adanya peningkatan kemampuan menggiring bola dari tes yang diberikan, yaitu pada siklus I dengan nilai rata-rata 73,82 meningkat sebesar 6,27%. Sedangkan nilai rata-rata pada siklus II adalah 82,71%, terjadi peningkatan sebesar 19,07%.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN METODE PEMBELAJARAN KESELURUHAN DAN BAGIAN TERHADAP KETERAMPILAN GERAK DASAR PASSING ATAS BOLAVOLI PADA SISWA KELAS X SMA N I RUMBIA LAMPUNG TENGAH TAHUN PELAJARAN 2012/2013

PERBANDINGAN METODE PEMBELAJARAN KESELURUHAN DAN BAGIAN TERHADAP KETERAMPILAN GERAK DASAR PASSING ATAS BOLAVOLI PADA SISWA KELAS X SMA N I RUMBIA LAMPUNG TENGAH TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Menurut Arikunto (1996: 112) instrumen penelitian adalah alat pada waktu penelitian menggunakan suatu metode. Keberhasilan suatu penelitian banyak ditentukan oleh instrumen yang digunakan, sebab data yang diperoleh untuk menjawab pertanyaan penelitian dan menguji melalui instrumen tersebut. Tolak ukur dipergunakan dalam penelitian ini untuk menilai keberhasilan belajar adalah bentuk tes keterampilan gerak dasar passing atas untuk pelajar. Pada penelitian ini alat pengumpul data yang digunakan adalah sejenis tes. Agar relevan dengan bahan latihan yang diberikan kepada sampel, maka digunakan satu instrumen tes, yaitu tes keterampilan bolavoli. Menurut Nurhasan (2001:76) yaitu tes pengoperan bola (passing) yang dilakukan satu kali pengetesan dengan memassing bola keatas selama satu menit.
Baca lebih lanjut

52 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KETERAMPILAN GERAK DASAR LOMPAT JAUH GAYA SCHNEPPER DENGAN METODE PEMBELAJARAN MODIFIKASI ALAT PADA SISWA KELAS IVB DI SD NEGERI 4 SAWAH LAMA, KEC.T.KARANG TIMUR BANDAR LAMPUNG T.P. 2012/2013

PENINGKATAN KETERAMPILAN GERAK DASAR LOMPAT JAUH GAYA SCHNEPPER DENGAN METODE PEMBELAJARAN MODIFIKASI ALAT PADA SISWA KELAS IVB DI SD NEGERI 4 SAWAH LAMA, KEC.T.KARANG TIMUR BANDAR LAMPUNG T.P. 2012/2013

pembelajaran yang dapat disediakan oleh sekolah dan sekurang-kurangnya guru dapat menggunakan alat yang murah dan efisien yang meskipun sederhana dan bersahaja tetapi dapat membantu dalam pencapaian tujuan pengajaran yang diharapkan. Begitu pula dengan guru Pendidikan Jasmani, dalam menghadapi suatu keterbatasan alat pembelajaran yang tersedia di sekolah sehingga menyebabkan tidak efektif serta tidak efisisennya proses pembelajaran Pendidian Jasmani yang terjadi sehingga mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa, maka seorang guru Pendidikan Jasmani dituntut untuk dapat melakukan serta menggunakan modifikasi alat dalam proses pembelajaran Pendidikan Jasmani yang dilakukan dengan tujuan mempermudah dan menbantu siswa dalam hal menguasai ataupun mempraktikkan keterampilan gerak dasar yang diajarkan dengan cara menciptakan alat pembelajaran dengan bentuk yang lebih sederhana tanpa mengurangi karakteristik dan fungsi dari alat pembelajaran yang sebenarnya.
Baca lebih lanjut

48 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN GERAK DASAR MENYUNDUL BOLA MELALUI MODIFIKASI ALAT PERMAINAN (BOLA KARET) PADA SISWA KELAS. VIII.A DI SMPN. 22 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2011/2012

UPAYA MENINGKATKAN GERAK DASAR MENYUNDUL BOLA MELALUI MODIFIKASI ALAT PERMAINAN (BOLA KARET) PADA SISWA KELAS. VIII.A DI SMPN. 22 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2011/2012

menentukan keberhasilan dalam menciptakan siswa yang berprestasi. Pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang dapat dilakukan secara efektif dan efisien. Proses pembelajaran harus sejalan dengan kematangan siswa dalam usia maupun fisik perlu dibedakan antara setiap umur yaitu dari masa balita, anak-anak, masa remaja, dewasa dan masa tua. Dengan demikian tahap perkembagan anak dalam hal ini usia siswa SMP Kelas VIII merupakan proses belajar gerak dasar, bila kemampuan gerak dasar umum telah dikuasai maka untuk mempelajari gerak kelanjutannya akan lebih mudah untuk diarahkan guna mempelajari keterampilan yang lebih tinggi dalam hal ini mempelajari bentuk-bentuk gerakan suatu cabang olahraga.
Baca lebih lanjut

53 Baca lebih lajut

PENGARUH MODIFIKASI PERMAINAN BOLAVOLI TERHADAP EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BOLAVOLI :Studi Eksperimen Pada Siswa SMPN 2 Baleendah.

PENGARUH MODIFIKASI PERMAINAN BOLAVOLI TERHADAP EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BOLAVOLI :Studi Eksperimen Pada Siswa SMPN 2 Baleendah.

Latar belakang permasalahan dalam penelitian ini adalah pembelajaran permainan bolavoli termasuk permainan yang sulit dilakukan oleh siswa SLTP karena dalam pembelajaran perminan bolavoli masih banyak menggunakan metode yang konvensional. Akibatnya dalam pembelajaran permainan bolavoli kurang kondusif serta siswa cepat bosan dan secara otomatis waktu aktif belajar siswa menjadi rendah. Untuk itu penulis mencoba memodifikasi pembelajaran permainan bolavoli untuk meningkatkan waktu aktif belajar siswa di SMP Negeri 2 Baleendah Kabupaten Bandung.
Baca lebih lanjut

29 Baca lebih lajut

PERBEDAAN PENGARUH MODIFIKASI PEMBELAJARAN DAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP HASIL BELAJAR SERVIS BAWAH BOLAVOLI PADA SISWA PUTRI KELAS VIII SMP NEGERI 1 GANDRUNGMANGU KABUPATEN CILACAP TAHUN PELA

PERBEDAAN PENGARUH MODIFIKASI PEMBELAJARAN DAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP HASIL BELAJAR SERVIS BAWAH BOLAVOLI PADA SISWA PUTRI KELAS VIII SMP NEGERI 1 GANDRUNGMANGU KABUPATEN CILACAP TAHUN PELA

Permainan bolavoli merupakan salah satu cabang olahraga yang cukup banyak penggemarnya dan dari tahun ke tahun mengalami perkembangan yang pesat. Permainan bolavoli dimainkan oleh dua regu yang saling berhadapan dan masing-masing regu terdiri enam orang pemain. Permainan bolavoli dilakukan dengan cara bola dipantulkan sebanyak-banyaknya tiga kali. Seperti dijelaskan dalam peraturan permainan bolavoli edisi (2001- 2004: 7) bahwa, “Tujuan dari permainan bolavoli adalah melewatkan bola di atas net agar dapat jatuh menyentuh lantai lapangan lawan dan untuk mencegah usaha yang sama dari lawan. Setiap tim dapat memainkan tiga pantulan untuk mengembalikan bola (di luar perkenaan blok)”. Sedangkan A. Sarumpaet, Zulfar Djazet, dan Imam Sadikun (1992: 86) berpendapat, “Prinsip bermain bolavoli adalah memainkan bola dengan memvoli (memukul dengan tangan) dan berusaha menjatuhkannya ke dalam permainan lapangan lawan dengan menyeberangkan bola lewat atas net atau jaring, dan mempertahankannya agar bola tidak jatuh di lapangan sendiri”.
Baca lebih lanjut

96 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN KETERAMPILAN GERAK DASAR OVERHEAD PASS PADA BOLA BASKET DENGAN ALAT YANG DIMODIFIKASI SISWA KELAS V SDN 1 PANJEREJO GADINGREJO PRENGSEWU

MENINGKATKAN KETERAMPILAN GERAK DASAR OVERHEAD PASS PADA BOLA BASKET DENGAN ALAT YANG DIMODIFIKASI SISWA KELAS V SDN 1 PANJEREJO GADINGREJO PRENGSEWU

Penddidikan jasmani merupakan suatu proses pembelajaran yang didesain untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan keterampilan motorik, pengetahuan dan hidup aktif serta sikap sportif melalui kegiatan pendidikan jasmani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajaran gerak dasar Overhead Pass dengan metode memodifikasi bola basket pada siswa kelas V SDN 1 Panjerejo Gadingrejo Pringsewu Tahun Pelajaran 2011/2012. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (Class room Action Reserch), dengan Dua siklus, dimana pada setiap siklus menggunakan tindakkan yang berbeda-beda. Siklus pertama dengan penggunaan modifikasi bola plastik dalam melakukan gerak dasar Overhead Pass, dan siklus kedua dengan penggunaan modifikasi bola plastic dengan seutas tali yang dipancangkan dalam melakukan gerak dasar Overhead Pass .
Baca lebih lanjut

47 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN PEMBELAJARAN GERAK DASAR SMASHBOLA VOLI MELALUI MODIFIKASI BOLA LAMBUNG DENGAN NET YANG DIPENDEKKAN PADA SISWA KELAS IV SDN CIKARAMAS 2 KECAMATAN TANJUNGMEDAR KABUPATEN SUMEDANG.

MENINGKATKAN PEMBELAJARAN GERAK DASAR SMASHBOLA VOLI MELALUI MODIFIKASI BOLA LAMBUNG DENGAN NET YANG DIPENDEKKAN PADA SISWA KELAS IV SDN CIKARAMAS 2 KECAMATAN TANJUNGMEDAR KABUPATEN SUMEDANG.

Metode deskriptif merupakan pencarian fakta dengan interpretasi yang tepat. Penelitian deskriptif mempelajari masalah-masalah dalam masyarakat, serta tata cara yang berlaku dalam masyarakat serta situasi-situasi tertentu, termasuk tentang hubungan, kegiatan, sikap-sikap, pandangan-pandangan, serta proses-proses yang sedang berlansung dan pengaruh-pengaruh dari suatu penomena. Pengertian metode deskriptif menurut Nazir (Suherman, 2012: 40) bahwa “ metode deskriptif adalah suatu metode dalam meneliti status sekelompok manusia, suatu objek, suatu set kondisi, suatu sistem pemikiran, ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang ” . Tujuan dari penelitian deskriptif ini adalah untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat serta hubungan antara penomena yang diselidiki.
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

MODIFIKASI PEMBELAJARAN AKTIVITAS PERMAINAN BOLAVOLI DALAM UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA.

MODIFIKASI PEMBELAJARAN AKTIVITAS PERMAINAN BOLAVOLI DALAM UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA.

Secara garis besarnya bagan pada halaman sebelumnya menunjukkan. Pertama, sebelum melaksakan tindakan terlebih dahulu peneliti harus merencanakan secara seksama jenis tindakan yang dilakukan. Kedua, setelah rencana disusun secara matang, barulah tindakan itu dilakukan. Ketiga, bersamaan dengan dilaksanakannya tindakan, peneliti mengamati proses pelaksanaan tindakan itu sendiri dan akibat yang di akibatkannya. Keempat, berdasarkan hasil pengamatan tersebut, peneliti kemudian melakukan refleksi ats tindakan yang telah dilakukan. Jika hasil menunjukkan perlunya dilakukan perbaikan atas tindakan yang dilakukan, maka rencana tindakan perlu disempurnakan lagi agar tindakan yang dilaksanakannya berikut tidak sekedar mengulang apa yang telah diperbuat sebelumnya. Demikian seterusnya sampai masalah yang diteliti dapat dipecahkan secara optimal.
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN GERAK DASAR MENGOPER BOLA DALAM BERMAIN SEPAKBOLA MELALUI MODIFIKASI ALAT BERMAIN (BOLA PLASTIK) DAN MODEL PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS VIII C SMPN 2 MERBAU MATARAM LAMPUNG SELATAN.

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN GERAK DASAR MENGOPER BOLA DALAM BERMAIN SEPAKBOLA MELALUI MODIFIKASI ALAT BERMAIN (BOLA PLASTIK) DAN MODEL PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS VIII C SMPN 2 MERBAU MATARAM LAMPUNG SELATAN.

Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Tindakan Kelas (Clasroom Action Research) dengan tiga siklus, setiap siklus memiliki kegiatan yang berbeda melalui modifikasi bola plastik dan model pembelajaran dalam melatih ketrampilan gerak dasar mengoper bola. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII C SMPN 2 Merbau Mataram, Lampung Selatan, yang berjumlah 36 siswa. Siklus pertama dengan perlakuan mengoper bola secara perpasangan (2 siswa) dengan 18 bola, siklus kedua diberikan pembelajaran dengan menggunakan model bujur sangkar berpindah dengan 9 bola, masing-masing kelompok 4 siswa, siklus ketiga dengan menggunakan model bintang beralih menggunakan 6 bola dengan masing-masing kelompok 6 siswa.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

S PJKR 1001603 Chapter1

S PJKR 1001603 Chapter1

Dari kutipan diatas bahwa modifikasi pembelajaran tidak terfokus pada satu arah tetapi ada modifikasi tujuan pembelajaran, modifikasi materi pembelajaran, modifikasi kondisi lingkungan belajar dan modifikasi evaluasi pembelajaran. Dalam pembelajaran pendidikan jasmani yang diperlukan ialah intensitas keterlibatan siswa mengikuti proses pembelajaran, oleh karena itu untuk mempermudah dan mengurangi tingkat kesulitan belajar siswa maka guru harus dapat memodifikasi peralatan pembelajaran. Untuk membuat anak didik atau siswa lebih tertarik dan termotivasi dalam pembelajaran futsal maka guru dapat memodifikasi bola futsal semenarik mungkin dan mengandung banyak unsur gerak sehingga pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan efektif. Keuntungan bola modifikasi adalah untuk mengembangkan proses pembelajaran dan pemecahan masalah kompleksitas belajar yaitu salah satunya adalah dengan memodifikasi bola futsal sehingga pembelajaran tersampaikan dengan baik dan anak didik dapat belajar dengan baik meskipun tidak dengan bola yang sebenarnya. Modifikasi bola yang akan penulis gunakan dalam pembelajaran futsal yaitu dengan menggunakan bola yang terbuat dari busa.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENINGKATKAN GERAK DASAR LOMPAT JAUH GAYA BERJALAN DI UDARA DENGAN MENGGUNAKAN MODIFIKASI ALAT SISWA KELAS V SDN 9 BANDUNG BARU PRENGSEWU TAHUN PELAJARAN 2012

PENINGKATKAN GERAK DASAR LOMPAT JAUH GAYA BERJALAN DI UDARA DENGAN MENGGUNAKAN MODIFIKASI ALAT SISWA KELAS V SDN 9 BANDUNG BARU PRENGSEWU TAHUN PELAJARAN 2012

Penddidikan jasmani merupakan suatu proses pembelajaran yang didesain untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan keterampilan motorik, pengetahuan dan hidup aktif serta sikap sportif melalui kegiatan pendidikan jasmani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajaran gerak dasar lompat jauh gaya berjalan di udara dengan metode pembelajarn modifikasi alat bantu pada siswa kelas SDN 9 Bandung Baru Prengsewu Tahun Pelajaran 2012.

42 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN MEDIA PAPAN DAN MODIFIKASI BOLA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN DASAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN BOLAVOLI : Penelitian Tindakan Kelas Pada Sekolah Dasar Negeri Mekarjaya.

PENGGUNAAN MEDIA PAPAN DAN MODIFIKASI BOLA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN DASAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN BOLAVOLI : Penelitian Tindakan Kelas Pada Sekolah Dasar Negeri Mekarjaya.

Tidak sedikit anak yang dapat memantulkan bola yang sedang bergerak dengan tepat akibat mereka tidak mampu menempatkan dirinya di bawah arah jatuhnya bola, sehingga tangan tidak dapat menjangkau bola. Gerak awalan lengan kadang-kadang mendahului bola (terlalu cepat) atau sebaliknya. Akibat semua itu perkenaan tangan pada bola juga tidak pada posisi yang tepat sebagaimana mestinya. Misalnya bola seharusnya dipantulkan dengan lengan, tapi anak hanya mengenai ujung lengan. Atau seharusnya bola memantul diantara ke dua lengan malah mengenai satu lengan.
Baca lebih lanjut

40 Baca lebih lajut

PERBEDAAN PENGARUH PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN BOLA STANDAR DAN BOLA MODIFIKASI TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PASSING BAWAH BOLAVOLI PADA SISWI KELAS Xl SMA NEGERI 2 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2015/2016.

PERBEDAAN PENGARUH PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN BOLA STANDAR DAN BOLA MODIFIKASI TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PASSING BAWAH BOLAVOLI PADA SISWI KELAS Xl SMA NEGERI 2 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2015/2016.

Kesimpulan Penelitian ini adalah Pertama, ada perbedaan pengaruh Pembelajaran menggunakan bola standart dan bola modifikasi terhadap kemampuan passing bawah bolavoli pada siswi kelas XI SMA Negeri 2 Boyolali Tahun Pelajaran 2015/2016. Kedua , Pembelajaran mengunakan bola modifikasi lebih baik pengaruhnya dari bola voli standart terhadap kemampuan passing bawah bolavoli pada siswi kelas XI SMA Negeri 2 Boyolali Tahun pelajaran 2015/2016.

11 Baca lebih lajut

PENINGKATAN GERAK DASAR LOMPAT JAUH GAYA BERJALAN DI UDARA DENGAN MENGGUNAKAN MODIFIKASI ALAT SISWA KELAS V SDN 1 KELAWI BAKAUHENI TAHUN PELAJARAN 2011/2012

PENINGKATAN GERAK DASAR LOMPAT JAUH GAYA BERJALAN DI UDARA DENGAN MENGGUNAKAN MODIFIKASI ALAT SISWA KELAS V SDN 1 KELAWI BAKAUHENI TAHUN PELAJARAN 2011/2012

pendidikan jasmani seperti kurangnya sarana penunjang pembelajaran yang membuat siswa sulit untuk mengerti apa yang disampaikan oleh guru dan bagaimana melakukan gerakan-gerakan dengan benar akibatnya siswa sering bosan dalam mengikuti pembelajaran dan memilih bermain-main daripada mengikuti pembelajaran dengan baik, sehingga proses belajar- mengajar menjadi kurang optimal. Dalam pembelajaran atletik misalnya siswa sulit untuk memahami dan mempraktikan gerakan-gerakan yang diajarkan. Seperti nomor lompat jauh, khususnya lompat jauh gaya berjalan di udara. Siswa kurang memahami bagaimana melakukan gerakan dengan benar. Selain itu juga permasalahan yang muncul adalah bagaimana memilih strategi, pendekatan dan metode pembelajaran yang cocok untuk menyampaikan materi pelajaran sesuai dengan karakteristik dan kompetensi siswa serta kemampuan memahami dan melakukan gerakan dengan benar. Maka dari itu, saat ini guru diharuskan lebih kreatif dalam menyusun metode pembelajaran agar lebih bervariasi. Dengan banyaknya ragam dan metode pembelajaran serta penggunaan alat bantu pada pembelajaran atletik, khususnya gerakan lompat jauh gaya berjalan di udara diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar.
Baca lebih lanjut

45 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN BOLA MODIFIKASI DAN BOLA STANDAR TERHADAP KESAN SUBJEKTIF SISWA PADA PEMBELAJARAN BOLAVOLI - repository UPI S JKR 1006262 Title

PENGGUNAAN BOLA MODIFIKASI DAN BOLA STANDAR TERHADAP KESAN SUBJEKTIF SISWA PADA PEMBELAJARAN BOLAVOLI - repository UPI S JKR 1006262 Title

PENGGUNAAN BOLA MODIFIKASI DAN BOLA STANDAR TERHADAP KESAN SUBJEKTIF SISWA PADA PEMBELAJARAN BOLAVOLI oleh ONGKO WIJOYO Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian dari Syarat Memperoleh Gelar S[r]

3 Baca lebih lajut

S JKR 1006262 Chapter5

S JKR 1006262 Chapter5

Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data, dapat ditarik kesimpulan bahwa kedua jenis bola yang digunakan yaitu bola modifikasi maupun bola standar, keduanya memberikan kesan subjektif yang positif terhadap siswa SMP Pasundan 4 Bandung dalam pembelajaran bolavoli. Namun dilihat dari hasil analisis data, bahwa penggunaan bola modifikasi memiliki kesan subjektif positif lebih tinggi dibandingkan dengan bola standar.

1 Baca lebih lajut

S JKR 1006262 Table of content

S JKR 1006262 Table of content

Ongko Wijoyo, 2015 PENGGUNAAN BOLA MODIFIKASI DAN BOLA STANDAR TERHADAP KESAN SUBJEKTIF SISWA PADA PEMBELAJARAN BOLAVOLI Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perp[r]

5 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...